Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal
Sosio Didaktika: Social Science Education Journal publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, master students’ theses research, and doctoral students’ dissertations research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and analysis contained in the journal accommodate manuscripts on integrated social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles
249 Documents
Dampak Budaya Akademik Kampus Terhadap Gaya Hidup Mahasiswa Perantau Tadris IPS UIN Jakarta
Alfarauq, Farkhan Abdurochim;
Syaripulloh, Syaripulloh;
Ishaq, Rusli
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sd.v10i1.32342
This study aims to find out and explain how the impact of campus academic culture on the lifestyles of overseas students in the Social Sciences Tadris Study Program at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. The method used is qualitative with the data analysis model of Miles and Hubberman on the basis of Peter L. Berger's social construction theory and Weber's Social Action. The results of this study are that campus academic culture becomes a habit and becomes values and norms that have gone through an institutional process and are present in a tangible form. Overseas students absorb the objective world and try to strengthen their existence as students depending on their association. The next step is that overseas students try to display it. Campus academic culture is only considered as a requirement during lectures by overseas students or wetrationalat. Campus academic culture is not an indicator of the lifestyle that is displayed, overseas students tend to display a lifestyle in accordance with their previous interests or those they just discovered while undergoing lectures. Campus academic culture has a more positive impact on improving the ability of individual overseas students such as adding insight and changing mindsets that affect their lives.Keywords: Academic Culture, Overseas Students, and Lifestyle.
Pemanfaatan Platform Google Classroom Dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Pembelajaran Serta Hasil Belajar Peserta Didik Di Masa Pandemi
Tina Agustina
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sd.v9i2.26066
AbstrakPada abad 21 terus akan menghadapi perubahan-perubahan cepat di dunia pendidikan akibat perkembangan teknologi. Pandemi memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap aspek kehidupan termasuk bidang Pendidikan salah satunya perubahan pada paradigma Pendidikan yang harus mengintegrasikan dari pembelajaran konvensional ke dalam pembelajaran teknologi. Salah Platform yang bisa digunakan dan banyak digunakan oleh guru dalam pembelajaran adalah platform Google Clasroom. Di dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah berupa metode deskriptif, yaitu metode analisis yang mendeskripsikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang terjadi pada saat penelitian. Di dukung dengan Teknik pengumpulan data yang di peroleh hasil dari data berupa kuesioner atau angket, survey dan wawancara. Berdasarkan hasil penilitian menyatakan bahwa pemanfaatan Plafform Google Classroom dalam pembelajaran daring di masa pandemi memiliki tingkat keefektifan yang baik dilihat dari aspek partisipasi siswa, pemahaman dan hasil belajarKata Kunci : Pemahaman, Platform Google Classroom
Zero Waste Lifestyle: Minimalisasi Resiko Bencana dalam Perspektif Kearifan Lokal Masyarakat Baduy
Adinda Maharani
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sd.v9i2.27879
Gaya hidup zero waste baru-baru ini mendapatkan perhatian dari masyarakat sebagai gaya hidup positif minim sampah. Konsep zero waste bukan menjadi hal yang baru sebenarnya, terlebih dahulu masyarakat adat sudah menerapkan hal ini sebagai gaya hidup mereka yang berbasis kearifan lokal, salah satunya adalah pada masyarakat adat Baduy. Masyarakat Baduy meyakini bahwa manusia harus bersinergi dengan lingkungan alam sebagai upaya dalam menjalankan adat istiadat dan bentuk pelestarian alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survey dan teknik wawancara untuk menggali bagaimana konsep zero waste yang diterapkan oleh masyarakat Baduy dapat mengurangi risiko bencana berupa penyelamatan lingkungan dari pencemaran tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, masyarakat Baduy sudah sejak dahulu menerapkan konsep zero waste sebagai sarana dalam mengharmoniskan kehidupannya dengan lingkungan. Konsep zero waste ini menjadikan sebuah gaya hidup minimalis ditandai dengan bagaimana mereka secara sederhana memanfaatkan alam sebagai sumber penghidupan mereka agar tidak mencemari wilayah mereka. Pengelolaan lingkungan yang dilakukan masyarakat Baduy menjadikan sebuah kearifan lokal berupa gaya hidup berkelanjutan yang dapat mengurangi risiko bencana.
Implementasi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Berbasis Kearifan Lokal Dan Moderasi Beragama
Laily Fu'adah;
Noor Fatmawati;
Fifi Nofiaturrahmah
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sd.v10i1.30863
To make it easier for students to understand the material, teachers can carry out learning activities by utilizing the surrounding environment. Such as learning based on local wisdom wrapped in the values of religious moderation. The purpose of this study was to determine the implementation of social studies learning based on local wisdom and religious moderation at Madrasah Tsanawiyah, Wirosari District. The research design uses qualitative research methods. Collecting data using interview techniques, observation and documentation. The results of this study are that there is social studies learning based on local wisdom and moderation of religion at MTs Wirosari Subdistrict which is listed in the RPP which contains the integration of local wisdom and religious moderation that takes place during the learning process. The character values contained in the implementation of Social Studies learning based on local wisdom are religious values, mutual cooperation values, historical values, and economic values, while the character values based on Religious Moderation are tasamuh, tahadhdhur, and tawazun attitudes. Then the relevance of social studies learning based on local wisdom can be seen in the lesson plan which contains the integration of local wisdom and the concept of religious moderation in social studies learning materials, namely Basic Competency 3.1 and 4.1 in class VII and class VIII. It is hoped that by implementing local wisdom-based learning and religious moderation in social studies learning, it will be able to provide students with a more comprehensive understanding.Key word : Learning Social Sciences, Local Wisdom, Religious Moderation
Analisis Kebutuhan Mahasiswa Terhadap Pengembangan E-Modul Praktikum Manajemen UMKM dan Koperasi
Yuliana FH;
Firmansyah Firmansyah;
Jaji Jaji
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sd.v9i2.28047
Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh informasi dan deskripsi secara mendalam terkait kebutuhan pengembangan e-modul praktikum pada mata kuliah Manajemen UMKM dan Koperasi yang sesuai dengan analisis kebutuhan mahasiswa dan analisis kurikulum. Responden pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Sriwijaya yang telah mengambil mata kuliah manajemen UMKM dan koperasi berjumlah 60 orang dan tim dosen pengampu mata kuliah yang berjumlah 3 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa, angket, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, Sebagian besar mahasiswa membutuhkan bahan ajar menarik yang dapat memenuhi karakteristik belajar mahasiswa yang beragam. Selain itu, kegiatan pembelajaran perlu diarahkan pada kegiatan pembelajaran bersifat praktik, karena peranan mata kuliah ini untuk mendukung kegiatan kewirausahaan di program studi. Selanjutnya, hasil analisis kebutuhan ini nantinya akan dijadikan pedoman/acuan bagi peneliti dalam mengembangkan e-modul praktikum Manajemen UMKM dan Koperasi berbasis team based project yang layak untuk dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran baik secara offline maupun online.
Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis STEM untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar
Dwi Oktaviani Ogara;
Hersan Hersan
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sd.v10i1.30009
This study aims to: 1) describe the stages of developing STEM-based digital modules; 2) describe student responses to STEM-based digital modules; 3) describe the effectiveness of STEM-based digital modules; and 4) describe the effect of STEM-based digital modules on increasing learning independence. This research is tdevelopment of R&D and experimental research using quantitative data analysis. Research procedure used is a 4-D development model developed by Thiagaraja, Semmel, and Semmel, there are four stages, define, design, develop and disseminate. Obtained data during the development of digital teaching materials will be analyzed by researchers with qualitative and quantitative analysis stages. This qualitative analysis was obtained from data collecting observations, interviews, and questionnaires. Quantitative analysis is intended to describe the quality of teaching materials developed based on the assessment of expert validators. Based on the results of the validation STEM-based Digital Module experts developed in the appropriate category, the student's response to the practicality of the STEM-based Digital Module is in the feasible category, based on the gain score test there are increase in independence, and based on the results of the paired samples test there are an effect of using the Digital Module on learning independence. Thus, it can be concluded that the STEM-based Digital Module is effectively used to increase learning independence.
Aplikasi Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh Untuk Pemetaan Tingkat Pengangguran di Kecamatan Cimahi Selatan
Kartiwa, Kartiwa;
Yani, Ahmad;
Setiawan, Iwan;
Somantri, Lili
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sd.v11i1.38460
Kota Cimahi menjadi daerah di Jawa Barat dengan angka pengangguran tertinggi ke dua setelah Kota Bogor berdasarkan data yang dirilis BPS. Data terakhir menunjukkan hingga Agustus 2022 ada 2,13 juta penduduk Jawa Barat yang menganggur, dimana sebanyak 10,77 persennya merupakan masyarakat Kota Cimahi. Salah satu kecamatan di Kota Cimahi yaitu Kecamatan Cimahi Selatan memiliki jumlah penduduk yang paling banyak dibandingkan dengan dua kecamatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat pengangguran yang ada di Kecamatan Cimahi Selatan. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data sekunder terkait empat peta parameter yaitu tingkat pendidikan, jumlah penduduk, jumlah penganggiran, dan jumlah lapangan kerja. Analisis data dilakukan dengan weighted overlay, dimana setiap data diberikan skoring dan pembobotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Cimahi Selatan terdapat satu kelurahan dengan tingkat pengangguran rendah yaitu Kelurahan Utama, dan kelurahan lainnya meliputi Kelurahan Cibeber, Kelurahan Cibeureum, Kelurahan Leuwigajah, dan Kelurahan Melong berada pada tingkat pengangguran sedang. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat memberikan panduan awal bagi para pemangku kepentingan dalam mengatasi isu pengangguran di Kota Cimahi khusunya Kecamatan Cimahi Selatan.
Yelim dan Maren sebagai Perwujudan Civic Responsibility Masyarakat Dusun Watran di Kota Tual
Naraha, Finsentina Milen;
Salamor, Lisye;
Sialana, Fatimah
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sd.v11i2.40689
Penelitian ini merupakan suatu penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana budaya yelim sebagai perwujudan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, bangsa, dan negara pada masyarakat Dusun Watran dan untuk mengetahui bagaimana budaya maren sebagai perwujudan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, bangsa dan negara. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Watran Kecamatan Pulau Dullah Utara Kota Tual. Pengambilan data primer dilakukan melalui wawancara terhadap sejumlah informan yang dianggap mengetahui dan terlibat dalam budaya yelim dan maren pada wilayah tersebut. Penelitian menemukan bahwa budaya yelim merupakan kewajiban yang dilakukan oleh masyarakat adat Dusun Watran sebagai bentuk kerja sama dan gotong-royong yang sudah terbangun dan terlahir secara turun temurun untuk dapat bertanggung jawab terhadap hukum adata dan tradisi yang sudah secara turun-temurun.
Perspektif Utilitas Teknologi Digital dalam Ruang-Ruang Kebudayaan Kasepuhan Ciptagelar Dibandingkan dengan Perspektif Ruang Dunia Konvensional
Angesty, Chintya;
Mukafi, Muhammad Hamdan
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sd.v11i2.40029
Masyarakat adat seringkali dikaitkan dengan ketakutan terhadap teknologi dengan pandangan bahwa mereka merupakan sebuah komunitas yang berperan sebagai tonggak utama pelestari tradisi dan adat istiadat. Ketakutan tersebut datang karena mereka khawatir dengan datangnya teknologi akan membuat mereka melupakan kewajibannya untuk melestarikan tradisi. Di sisi lain, masyarakat adat Kasepuhan Ciptagelar telah berinovasi mengenai teknologi di lingkungan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis definisi teknologi sebagai budaya massa yang bergeser menjadi sebuah budaya yang justru dianggap adilihung bagi masyarakat adat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan teori ruang Sarah Upstone dan relativisme budaya Franz Boas. Penelitian dilakukan melalui sistem wawancara terbuka, studi pustaka terhadap kajian literatur mengenai Ciptagelar, dan menyaksikan video dokumenter. Hasil dari penelitian ini terbukti bahwa perspektif manusia dalam ruang yang berbeda dapat mengubah suatu definisi atau indikator tertentu yang diyakini sebagai inovasi budaya dan reduplikasi budaya. Hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan pengalaman empirik dan linimasa yang tidak sama dalam mengenal perkembangan teknologi yang dianggap sebagai budaya massa. Ketidakterukuran indikator mengenai inovasi itu sendiri menjadi sebuah bukti bahwa budaya tidak dapat dikarakterisasi dengan hanya menggunakan sudut pandang satu dunia, misal dunia konvensional saja. Karena suatu kebudayaan harus dilihat menggunakan konteks kebudayaan yang tepat berdasarkan di mana ruang tersebut berada dan seperti apa karakteristiknya.
Dampak Sosial Ekonomi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Cipeucang Bagi Pemulung Sekitar
Fitria, Nada;
Nisa, Jakiatin;
Bahar, Syairul
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sd.v11i1.38611
Cipeucang landfill has become a place where waste collects which has a direct impact on local scavengers. The proximity of the scavenger community's residential location in Serpong Subdistrict to the landfill site means that the scavenger community is vulnerable to coming into contact with waste. This research aims to determine the socio-economic impact of the Cipeucang waste final disposal site (TPA) on local scavengers. The method used in this research is a descriptive qualitative approach. with this type of phenomenological research. The object of this research is society. scavengers who are around the Cipeucang TPA and who are the subjects are the scavenger community of RT 06 RW 04 who live and are in direct contact with the TPA. The data collection technique used in this research was observation interviews. and documentation. The results of the analysis show that there are positive and negative impacts on the scavenger community around the Cipeucang landfill. Among them is the positive impact of the large number of local scavenger communities whose main income is from scavenger work with very varied incomes, where the income earned by the The negative impact is that the residences occupied by scavengers are still inadequate because the residences they occupy in terms of the physical condition of the building are still considered vulnerable to potential danger, apart from that, in terms of education among the scavenger community, it is still relatively low, because many of them are the children of scavengers. who dropped out of school again because of financial constraints.