cover
Contact Name
Aria Gusti
Contact Email
ariagusti@ph.unand.ac.id
Phone
+6282173932705
Journal Mail Official
editor.jk3l@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas Jalan Kampus Unand Limau Manis Padang 25613
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 27764133     DOI : 10.25077/jk3l
Core Subject : Health,
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (JK3L) adalah Jurnal ilmiah yang didirikan dan dikelola oleh bagian Keselamatan Kesehatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan (K3/Kesling), Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas sejak tahun 2020. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember (e-ISSN: 2776-4133). Sesuai namanya, Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (JK3L) menerima naskah dalam tema umum : 1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2. Kesehatan Lingkungan. 3. Epidemiologi Lingkungan 4. Epidemiologi Kesehatan Kerja
Articles 92 Documents
Hubungan Beban Kerja Dan Karakteristik Individu Dengan Stres Kerja Pada Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Datar Irene Sandra Olivia; Fea Firdani; Novia Wirna Putri
Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.793 KB) | DOI: 10.25077/jk3l.3.1.1-9.2022

Abstract

Studi pendahuluan yang dilakukan terhadap 10 orang petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tanah Datar diketahui bahwa 90% petugas merasakan gejala stres seperti sakit kepala, bibir kering, dan mudah marah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan karakteristik individu dengan stres kerja pada petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tanah Datar. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada bulan November 2020 hingga April 2021 di Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Datar dengan populasi sebanyak 74 orang. Teknik pengambilan sampel dengan metode total sampling. Sampel penelitian ini adalah seluruh petugas lapangan pemadam kebakaran Kabupaten Tanah Datar. Analisis data dengan uji chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 39,1% petugas pemadam kebakaran mengalami stres kerja berat, 39,1% memiliki beban kerja berat, 21,9% berumur tua (> 35 tahun), 23,4% memiliki masa kerja lama (> 5 tahun), dan 82,8% memiliki riwayat pelatihan tidak lengkap. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara beban kerja (p-value=0,000) dengan stres kerja. Tidak ada hubungan antara umur (p-value=0,363), masa kerja (p-value=0,603), dan riwayat pelatihan (p-value=0,378) dengan stres kerja. Diharapkan instansi terkait dapat melakukan pemeriksaan kesehatan mental pada petugas pemadam kebakaran yang dapat dilakukan pada pemeriksaan awal dan berkala sehingga kondisi psikologis petugas dapat dipantau dengan baik.
Analisis Risiko Kesehatan Masyarakat Akibat Pajanan Logam Timbal (Pb) Pada Penggunaan Kosmetik Lipstik Yang Diperjualbelikan Di Pasar Bandar Buat Kota Padang Mentari Nur Atika; Septia Pristi Rahmah; Fitriyani Fitriyani
Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.88 KB) | DOI: 10.25077/jk3l.3.1.17-21.2022

Abstract

Keberadaan timbal didalam lipstik dapat berbahaya bagi kesehatan. Di Pasar Bandar Buat terdapat 5 toko kosmetik lipstik. Lipstik yang dijual diduga mengandung timbal, jika terus digunakan maka akan berisiko terhadap kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis risiko kesehatan masyarakat akibat pajanan logam timbal pada penggunaan kosmetik lipstik yang diperjualbelikan di Pasar Bandar Buat. Penelitian ini menggunakan metode ARKM (Analisis Risiko Kesehatan Masyarakat). Metode pemeriksaan sampel Spektrofotometri Serapan Atom (SSA/AAS). Jumlah sampel lipstik sebanyak 8 sampel dan 106 responden dengan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi timbal tertinggi pada lipstik yang sudah mempunyai izin edar pada sampel B sebesar 1,034 mg/kg dan konsentrasi timbal tertinggi pada kosmetik lipstik tidak mempunyai izin edar pada sampel Non BPOM C sebesar 1,255 mg/kg. Berdasarkan hasil uji laboratorium, semua sampel lipstik masih dibawah nilai cemaran logam berat di dalam kosmetik. Tetapi nilai RQ (Risk Quotient) realtime dan lifetime yang didapatkan hampir semua RQ>1 maka dilakukan pengendalian resiko dengan manajemen risiko. Konsentrasi timbal pada lipstik masih dibawah nilai logam berat yang diperbolehkan, tetapi nilai RQ>1 sehingga dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan. Maka diharapkan kepada pemakai lipstik agar tidak terlalu sering untuk touch-up (mengoleskan) karena dapat menambah risiko pajanan timbal pada tubuh.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Safety Riding Pada Pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Alung Di Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2021 mia fadillah mirfan; Novia Wirna Putri; Aulia Rahman
Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2021): Juli - Desember 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.475 KB) | DOI: 10.25077/jk3l.2.2.129-137.2021

Abstract

Kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Padang Pariaman umumnya terjadi di jalan raya Padang-Bukittinggi, dengan kasus tertinggi di Kecamatan Lubuk Alung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku safety riding pada pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Alung di Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2021. Penelitian kuantitatif desain cross sectional. Populasi dan sampel sebanyak 60 orang, dengan teknik total sampling. Analisa data dengan analisis univariat dan bivariat, menggunakan uji statistik chi square (derajat kepercayan 95% CI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,3% responden berperilaku safety riding yang buruk, 48,3% responden berpengetahuan safety riding yang rendah, 58,3% responden bersikap negatif terhadap safety riding, 56,7% responden berjenis kelamin laki-laki, terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,002) dan sikap (p=0,011) dengan perilaku safety riding, dan tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p=0,475) dengan perilaku safety riding pada pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Alung. Pengetahuan dan sikap merupakan faktor yang berhubungan dengan perilaku safety riding. Untuk pencegahan kecelakaan lalu lintas, maka perlu meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan sikap positif pelajar terhadap safety riding. Disarankan kepada pihak sekolah bekerjasama dengan kepolisian satuan lalu lintas dan didukung oleh Dinas Perhubungan dalam melakukan sosialisasi safety riding kepada pelajar.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Non-Auditory Pada Pekerja Spinning Di PT. Unitex Bogor Anggita Syafitri Tirtaningrum; Ony Linda; Cornelis Novianus
Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.957 KB) | DOI: 10.25077/jk3l.3.1.10-16.2022

Abstract

Paparan kebisingan yang terus menerus di tempat kerja tanpa ada upaya atau tindakan pencegahan apa pun dapat menyebabkan gangguan non-auditory. Gangguan non-auditory meliputi tiga aspek yaitu, gangguan fisiologis, gangguan psikologis, dan gangguan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan non-auditory pada pekerja spinning di PT. Unitex Bogor. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional, menggunakan teknik Quota Sampling sebanyak 52 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan pada pada bulan November tahun 2020 sampai September tahun 2021.  Sebanyak 75% responden memiliki keluhan gangguan non-auditory, 90,4% jenis kelamin laki-laki, 82,7% usia tua, 53,8% masa kerja lama, 55,8% tidak memenuhi NAB, 65,4% pemakaian APT tidak patuh, 61,5% pengetahuan kurang baik, 40,4% sikap negatif. Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan usia, masa kerja, intensitas kebisingan, pemakaian APT, pengetahuan, sikap dengan gangguan non-auditory. Sedangkan, variabel jenis kelamin tidak memiliki hubungan dengan gangguan non-auditory. Diharapkan pekerja perlu diberi pelatihan pengetahuan terkait dampak yang akan timbul dari kebisingan jika tidak menggunakan APT, agar pekerja menjadi paham apa akibat dari terpapar kebisingan jika tidak menggunakan APT saat bekerja.
Hubungan Paparan Karbon Monoksida Dan Faktor Lainnya Dengan Tekanan Darah Pada Pekerja Bengkel Sepeda Motor Di Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok Risa Ruviana; Arif Setyawan; Nia Musniati
Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.324 KB) | DOI: 10.25077/jk3l.3.1.45-51.2022

Abstract

Paparan karbon monoksida yang terus menerus di tempat kerja tanpa ada upaya atau tindakan pencegahan apa pun dapat menyebabkan masalah pada tekanan darah. Tekanan darah dapat meningkat apabila pekerja kontak langsung secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan karbon monoksida dan faktor lainnya dengan tekanan darah pada pekerja bengkel sepeda motor di Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional, menggunakan teknik Total Sampling sebanyak 80 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, CO Meter dan tensimeter. Penelitian ini dilaksanakan pada pada bulan Februari sampai Desember tahun 2021. Hasil uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan usia, tingkat pendidikan, masa kerja, stres kerja, kebiasaan merokok, penggunaan APD dan paparan karbon monoksida dengan tekanan darah. Sedangkan tidak terdapat hubungan antara stres kerja dengan tekanan darah.
Hubungan Kadar Pencemaran SO2 Dan NO2 Dengan Incidence Rate ISPA Pada Balita Di Kota Cilegon Tahun 2018-2020 Murthya Azhari; Nurjazuli Nurjazuli; Yusniar Hanani Darundiati
Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.812 KB) | DOI: 10.25077/jk3l.3.1.22-29.2022

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menempati urutan pertama dari sepuluh besar penyakit di Cilegon periode 2014-2020. 58,3% balita berada pada kelompok berisiko tinggi ISPA. Limbah dari industri dan aktivitas penduduk di Kota Cilegon menyebabkan kadar sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2) di atas nilai ambang batas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan tingkat pencemaran SO2 dan NO2 dengan angka kejadian ISPA pada balita di Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan deskriptif-analitik dengan desain penelitian time trend. Populasinya adalah seluruh penduduk usia balita di wilayah Kota Cilegon tahun 2018-2020. Sampel penelitian ini adalah seluruh balita yang terkena ISPA pada periode Januari 2018-Desember 2020. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi spearman. Analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar pencemaran  SO2 (p value=0,385) dan NO2 (p value=0,102) dengan incidence rate ISPA pada balita tahun 2020. Angka kejadian ISPA pada tahun 2018-2020 memiliki tren yang menurun. Kasus ISPA pada balita banyak terjadi pada anak laki-laki sebanyak 5.327 kasus (51%). Kadar pencemaran SO2 dan NO2 pada tahun 2018-2020 memiliki tren menurun. Tidak ada hubungan antara SO2 dan NO2 dengan incidence rate ISPA pada balita.
Gambaran Higiene Sanitasi Jajanan Gorengan Dan Kandungan Bakteri Salmonella Sp. Di Kota Pekanbaru Betty Nia Rulen; Tety Subarniyanti; Eliza Fitria
Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.381 KB) | DOI: 10.25077/jk3l.3.1.30-35.2022

Abstract

Penularan penyakit dapat terjadi melalui makanan yang disebabkan kontaminasi dari air, wadah makanan, kebersihan tangan, bahan makanan, serta sanitasi lingkungan. Makanan jajanan yang mengandung zat berbahaya dan tercemar oleh mikroba dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti alergi, diare, keracunan, kanker, maupun tumor. Gorengan merupakan salah satu makanan jajanan yang paling diminati dan banyak dijajakan di pinggir jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui higiene sanitasi jajanan gorengan dan cemaran bakteri Salmonella sp. Jenis penelitian ini kualitatif yang bersifat deskriptif, melalui observasi Analisa data berupa Univariat. Hasil observasi dari 16 sampel gorengan menunjukkan higiene sanitasi tempat mencuci bahan makanan 100% tidak memenuhi syarat, pengolahan makanan 50% tidak memenuhi syarat, cara penyajian 62,5% tidak memenuhi syarat, higiene peralatan 37,5% tidak memenuhi syarat, personal higiene 100% tidak memenuhi syarat, dan hasil pemeriksaan cemaran bakteri Salmonella sp. menunjukkan 13 sampel gorengan positif tercemar Salmonella sp. dan 3 sampel positif bakteri Shigiella sp. Disarankan kepada Puskesmas agar dapat memberikan pengawasan dan edukasi kepada penjual gorengan diwilayahnya tentang higiene sanitasi makanan agar meminimalisir cemaran bakteri pada makanan yang dijual.
Analisis Sistem Pengelolaan Limbah B3 Medis Padat Covid-19 Di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Dena Iswara; Trisfa Augia; Novia Wirna Putri
Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.943 KB) | DOI: 10.25077/jk3l.3.1.36-44.2022

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak pada peningkatan jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit sehingga mengakibatkan terjadinya peningkatan jumlah limbah medis. Penelitian dilakukan untuk menganalisis sistem pengelolaan limbah B3 medis padat COVID-19 di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Metode penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi lapangan dan telaah dokumen dari bulan Maret sampai Januari 2022. Informan dipilih sebanyak 9 orang berdasarkan purposive sampling. Variabel yang diteliti yaitu input, proses dan input. Data dianalisis menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode dan disajikan dalam bentuk tabel. Pada komponen input telah dibuat kebijakan dan SOP. SDM dan dana sudah mencukupi, namun sarana dan prasarana masih belum memadai. Dalam komponen proses pemilahan telah dilakukan antara limbah domestik, limbah B3 medis dan limbah COVID-19, namun pada ruang perawatan COVID-19 tidak dilakukan karena semua limbah yang dihasilkan dikategorikan infeksius. Penyimpanan dan pengangkutan belum memenuhi syarat. Komponen output belum terlaksana sesuai dengan peraturan yang berlaku. Beberapa komponen pengelolaan limbah B3 medis padat COVID-19 belum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sebaiknya rumah sakit agar meningkatkan upaya monitoring dan evaluasi dalam semua aspek pengelolaan limbah B3 medis padat Covid-19
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Dermatitis Kontak Iritan Pada Pekerja Laundry Di Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang Nani Rianingrum; Cornelis Novianus; Rina Khairunnisa Fadli
Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.3.2.52-61.2022

Abstract

Dermatitis kontak iritan merupakan penyakit kulit yang menimbulkan reaksi peradangan non imuniologi terjadi karena dipengaruhi oleh faktor eksogen maupun faktor endogen. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan dermatitis kontak iritan pada pekerja laundry di kecamatan cipondoh kota tangerang tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer diperoleh dengan menggunakan Kuesioner kepada 50 pekerja. Teknik pengambilan sampel ini dengan menggunakan Metode Total Sampel Sampling. Hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa yang memiliki hubungan yang signifikan antara lama kontak Pvalue=0,031, Penggunaan APD Pvalue=0,035, Pengetahuan Pvalue=0,034 dengan Dermatitis Kontak Iritan. hasil yang tidak memiliki hubungan antara Usia Pvalue=0,240, Personal Hygiene Pvalue= 0,348, Masa Kerja Pvalue=0,467, Riwayat Penyakit Kulit Pvalue=0,234 dengan Dermatitis Kontak Iritan. Saran yang diberikan peneliti adalah bagi pemilik laundry agar melakuakan pengurangan membatasi waktu kerja perhari dan memberikan penyuluhan, bagi pekerja agar mengunakan APD dan melepaskan sarung tangan dengan baik & benar, bagi penelitian berikutnya agar melakukan uji tempel. Kata Kunci: Dermatitis Kontak Iritan, Pekerja Laundry
Tingkat Pengetahuan Limbah Elektronik Rumah Tangga dan Praktik Penanganannya Pada Mahasiswa Universitas Diponegoro Muhammad Fadhlullah; Nurjazuli Nurjazuli; Nikie Astorina; Onny Setiani
Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.3.2.62-74.2022

Abstract

ABSTRAK Limbah elektronik merupakan perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan. Mahasiswa yang sedang aktif melakukan pembelajaran jarak jauh sangat bergantung pada kehadiran perangkat elektronik komunikasi. Umur dari perangkat elektronik yang singkat menyebabkan meningkatnya timbulan limbah elektronik di masyarakat. Bahaya dari limbah elektronik yang tidak tertangani dengan baik mengancam kesehatan manusia dan kualitas lingkungan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan limbah elektronik rumah tangga dan praktik penanganannya pada mahasiswa Universitas Diponegoro. Jenis penelitian ini analitik dengan pendekatan cross-sectional, melalui observasi Analisa data berupa Univariat dan Bivariat. Pengambilan sampel dilakukan pada mahasiswa aktif S1 angkatan 2018 dan 2019. Hasil observasi dari 195 responden pada uji univariat menunjukkan bahwa responden mayoritas berjenis kelamin perempuan 80% dan berkuliah di fakultas kesehatan masyarakat 53,3%. Mayoritas responden memiliki timbulan limbah elektronik di tempat tinggalnya 82,6% dengan jenis timbulan terbanyak dari kategori small equipment 39,44% dan smartphone menjadi perangkat elektronik terbanyak yang menjadi limbah 20,97%. Responden memiliki tingkat pengetahuan limbah elektronik dengan kategori baik 68,21% dan memiliki praktik penanganan limbah elektronik dengan kategori baik 54,36%. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan limbah elektronik di rumah tangga dengan praktik penanganan limbah elektronik di rumah tangga (p-value = 1,000). Responden memiliki pengetahuan dan praktik penanganan dengan kategori baik 36,9%. Mahasiswa memiliki pengetahuan baik, tetapi belum melakukan praktik dengan benar. Program edukasi praktik penanganan limbah elektronik masih harus digaungkan. Kata kunci: Limbah elektronik, bahaya kesehatan, pengetahuan, praktik, mahasiswa ABSTRACT Electronic waste is an electronic device that is no longer in use. Students who are actively doing distance learning are very dependent on the presence of electronic communication devices. The short lifespan of electronic devices causes an increase in the generation of electronic waste in society. The dangers of electronic waste that are not handled properly threaten human health and environmental quality. This study aims to determine the level of knowledge of household electronic waste and its handling practices in Diponegoro University students. The research type is analytic with a cross-sectional approach through observation of data analysis is in the form of univariate and bivariate. Sampling was carried out on active undergraduate students in the 2018 and 2019 batches. The observations results from 195 respondents in the univariate test showed that most respondents were 80% female, and 53.3% studied at the Faculty of Public Health. Most respondents have generated electronic waste in their place of residence (82.6%), with the largest type of generation from the small equipment category (39.44%) and smartphones being the most electronic devices that become waste (20.97%). Respondents have a good level of knowledge of electronic waste (68.21%) and have a good category of e-waste handling practices (54.36%). The bivariate results test showed that there was no significant relationship between the level of knowledge of electronic waste in the household and the practice of handling electronic waste in the household (p-value = 1,000). Respondents have good knowledge and handling practices (36.9%). Students have good knowledge, but have not practiced properly. Educational programs on the practice of handling electronic waste still need to be promoted. Keyword: Electronic waste, health hazard, knowledge, practice, university student

Page 3 of 10 | Total Record : 92