cover
Contact Name
Fitra
Contact Email
jurnalartisttd@gmail.com
Phone
+6281261416047
Journal Mail Official
jurnalartisttd@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Industri, Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Dumai Jalan Utama Karya Bukit Batrem II Dumai 28817
Location
Kota dumai,
Riau
INDONESIA
Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
ISSN : 23385464     EISSN : 28076443     DOI : https://doi.org/10.52072/arti.v18i1
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) is published twice a year in May and November by the Industrial Engineering Study Program at the Dumai College of Technology which aims 1 As a medium for publication of the research results of lecturers and practitioners in industrial engineering both internally to Higher Education Dumai Technology and other university lecturers in Indonesia 2 As a place for sharing information and communication with colleagues Journal of Industrial Engineering Design Applications accepts papers with the objectives and scope above The editorial board decides the paper to be published in the Industrial Engineering Design Application Journal after being approved by a reviewer appointed by the board. Authors will be notified of reviewers comments and suggestions
Articles 210 Documents
Analisis Postur Kerja Pengepakan Blau Dumai Menggunakan Metode RULA dan MPL Saputra, Juni; Yumisna, Budiarni; Sirlyana, Sirlyana; Julanos, Julanos
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.637 KB) | DOI: 10.52072/arti.v18i1.532

Abstract

Aktivitas pengepakan blau di Dumai masih menggunakan tenaga manusia sebagai sumber tenaga kerja. para pekerja pengepakan blau melakukan pekerjaannya berulang-ulang secara manual dalam waktu yang cukup lama, hal ini memiliki resiko terjadinya cidera dan sangat rentan untuk terkena gangguan MSDs. Penelitian dilakukan untuk mengetahui nilai tingkat risiko dari postur kerja pengepakan blau dengan menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan metode Maximum Permissible Limit (MPL). Hasil NBM (Nordic Body Map) dari 7 pekerja yang paling berisiko cidera pada pekerja yaitu keluhan pada bagian punggung, pinggang dan bokong yang merupakan tingkat resiko tinggi dengan nilai 73. Hasil penilaian metode RULA  dengan skor dominan tingkat resiko tinggi yaitu pada setiap kegiatan kerja, perlu tindakan perbaikan sistem kerja secepatnya agar meminimal bahkan terhindar dari ganguan MSDs pada sistem Musculoskeletal. Perancangan sistem kerja secara mekanis atau otomatisasi dapat menghilangkan pekerjaan yang berulang sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja dan beban kerja menjadi semakin kecil, sedangkan pada metode MPL gaya tekan pada segmen L5/S1 yang terjadi pada 7 pekerja kurang dari 3400 N gaya tersebut masih dalam batas normal dan dikatakan aman untuk pekerja.
Penerapan Metode Systematic Layout Planning dan 5S dalam Perancangan Ulang Pabrik Roti Almeera Bakery Ernita, Tri; Mesra, Trisna; Febrina, Wetri; Anggraini, Lilis
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.315 KB) | DOI: 10.52072/arti.v18i1.535

Abstract

Pabrik roti Almeera Bakery ditinjau dari segi tata letak fasilitas produksi masih terdapat permasalahan yaitu area pengemasan dan area penyimpanan produk yang letak nya terpisah. Selain itu penempatan loyang yang tidak teratur, serta kemasan bahan baku yang sudah kosong dan masih berisi diletakkan di tempat yang sama. Mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian dengan metode Systematic Layout Planning. Tahapan pada metode ini yaitu menganalisa aliran material, ARC, ARD, menghitung kebutuhan luas area, AAD, dan terakhir dapat dirancang layout usulan. Selanjutnya mengkombinasikan hasil rancangan dengan metode 5S. Hasil penelitian yaitu layout usulan. Dari perhitungan diperoleh pengurangan jarak perpindahan bahan yang awalnya yaitu 42,50 m menjadi 35,04 m. Sehingga terpilihlah layout usulan dengan jarak yang lebih kecil 7,46 m. Sedangkan dari metode 5S didapatkan bahwa kegiatan produksi harus dilakukan dengan menerapkan budaya 5S sehingga dapat menciptakan efisiensi dan kenyamanan kerja.
Analisis Penyebab Cacat Produksi padaPerusahaan Percetakan dengan Failure Mode anf Effect Analysis dan Fault Tree Analysis Noviyarsi; Muchtiar, Yesmizarti; Wahyu Syukra Alhamda
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.136 KB) | DOI: 10.52072/arti.v18i1.536

Abstract

Pengendalian kualitas proses produksi penting untuk meminimasi terjadi kegagalan selama proses berjalan. CV. X merupakan perusahaan percetakan yang memproduksi salah satunya notepad. Dalam proses produksi notepad ditemukan sejumlah cacat seperti robek, potongan tidak rapi, hasil cetak miring dan tinta berceceran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi kegagalan pada proses produksi notepad dengan menggunakan FMEA dan FTA. Hasil akhir penelitian memperlihatkan bahwa pembuatan instruksi kerja, perbaikan ukuran meja mesin potong, perbaikan pencahayaan dan penjadwalan preventif maintenance perlu dilakukan agar kegagalan selama proses dapat diminimasi.
Perancangan Alat Pembelah Dan Pencungkil Buah Pinang Chain, Jippo; Azmi; Muhammad Arif
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.64 KB) | DOI: 10.52072/arti.v18i1.537

Abstract

Kebutuhan biji pinang yang sangat meningkat untuk berbagai keperluan mampu menjadi pendapatan dan keuntungan melalui bisnis buah pinang ini. Permintaan ekspor biji pinang muda lebih besar daripada permintaan untuk biji pinang tua, cara mengupas buah pinang muda secara manual dengan satu parang dan satu biji pinang yang akan dibelah menjadi tidak efisien untuk memenuhi permintaan ekspor yang cukup tinggi dan pada proses pengeringan biji pinang dengan kulitnya  memakan waktu yang cukup lama. Berdasarkan dari permasalahan tersebut, penulis melakukkan perancangan alat pembelah dan pencungkil dengan metode pendekatan atropometri dimensi tubuh orang Indonesia dalam menentukkan ukuran panjang alat 86 cm, lebar alat 65 cm dan tinggi alat 75 cm. Penggunaan Operation Process Chart (OPC) dalam perancangan alat untuk memperkiran kebutuhan bahan baku, proses pengerjaan dan waktu pengerjaan sekitar 371 menit. Break Event Point dalam menentukan balik modal atau titik impas dalam perancangan alat kalkulasi harga Rp 592.270,00 dengan keuntungan 10 % dari BEP unit. Cara penggunaan rancangan alat dengan meletakkan buah pinang dan biji pinang pada wadah kedudukan pinang lalu menekan tuas pembelah dan pencungkil dari atas kebawah sehingga buah dan biji pinang akan terlepas dari kulitnya. Maka dengan adanya alat ini. produktivitas dalam memproduksi buah pinang lebih maksimal
Penerapan Perawatan Mesin Excavator Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Di PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai Hutabarat, Milton; Mesra, Trisna; Azmi, Azmi
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.652 KB) | DOI: 10.52072/arti.v18i1.538

Abstract

Perawatan dilakukan untuk mengatur dan menetapkan langkah-langkah perawatan yang dilaksanakan, agar langkah perawatan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik, efektif efisisen dan mudah untuk dilaksanakan. Sehingga perusahaan melakukan perawatan pencegahaan yang terjadwal secara terus menerus pada excavator yang di PT Pelindo I Cabang Dumai. Berdasarkan dari permasalahan tersebut penulis melakukan penelitian penerapan perawatan menggunakan metode reliability centered Maintenance (RCM) untuk menentukan tindakan perawatan terhadap alat Excavator di PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai. Dari hasil pengolahan data menunjukkan nilai Risk priority Number  (RPN) dari mode kegagalan yang terjadi pada sub-sistem Hidrolic motor yaitu pada komponen block  dan Piston memiliki nilai yang tertinggi yaitu 72,  sedangkan  pada analisis  Logic Tree Analisys (LTA) menunjukkan dari mode kegagalan yang terjadi pada subsistem bootom roller dan top roller yaitu pada komponen housing-nya memiliki pengaruh yang dapat berdampak terburuk terhadap keselamatan operator. Sehingga ditentukan tindakan perawatan Evaluasi hubungan equipment dengan resiko dengan cara default decision perawatan yang dikombinasi no task, dan redesign diterapkan untuk perawatan komponen Motor Shaft, Housing Shaft, Piston, Valve, Ring gear dan Gear. Corrective maintenance dengan cara pengawasan oleh operator atau pengontrolan sistem dan operasikan sampai gagal diterapkan untuk perawatan Top Housing, Bootom Housing, Link, Pin, dan Valve.
Penerapan Penentuan Prioritas Strategi Penerapan K3 Dengan Pendekatan Analytical Hierarchy Process Surya, Surya Indrawan
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.268 KB) | DOI: 10.52072/arti.v18i1.540

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah hal yang dilakukan dalam rangka untuk mencegah, mengurangi, dan menanggulangi terjadinya kecelakaan dan dampaknya melalui langkah-langkah identifikasi, analisa dan pengendalian bahaya dengan menerapkan sistem pengendalian bahaya secara tepat dan melaksanakan perundang-undangan tentang keselamatan dan kesehatan kerja. PT. X, adalah perusahaan yang bergerak di bagian penyedia tenaga kerja siap pakai terkemuka termasuk divisi ahli keselamatan kerja. PT X juga bergerak dibidang pengawasan dan menjaga Safetyman supaya tidak terjadi kecelakaan pada saat bekerja untuk itu tujuan penelitian ini mengidentifikasi strategi alternatif-alternatif apa yang menajdi priritas berjalannya penerapan K3 pendekatan menggunakan AHP dimana dihasilkan empat strategi yaitu evaluasi penerapan program K3 bobotnya sebesar 0.59028, maintenance peralatan dan pengaturan tata letak bobotnya sebesar 0.23141, training dan sosialisasi K3 bobotnya sebesar 0.10753, pengawasan pemakaian APD bobotnya sebesar 0.10753.
Perancangan Perancangan Ulang Layout Ritel Ngesti Menggunakan Metode Activity Relationship Chart Dan Total Closeness Rating Rahayu, Inti
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v18i2.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menata layout toko Ngesti agar lebih memberikan kemudahan akses dalam kegiatan ritel dan kesan nyaman bagi konsumen yang berbelanja di toko. Data yang digunakan dalam penelitian terdiri dari dua jenis yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi serta wawancara dengan karyawan, sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal mengenai analisis Activity Relationship Chart (ARC) dan Total Closeness Rating (TCR). Hasil perhitungan TCR menunjukkan fasilitas display memperoleh nilai tertinggi, sedangkan untuk nilai terendah diperoleh fasilitas parkir. Penggunaan analisis data ARC dan TCR memperoleh hasil bahwa sebagian fasilitas yang mengalami perubahan yaitu area konter obat, penitipan barang, tempat penyimpanan troli dan letak kasir
Pengukuran Kinerja Mesin Rice Milling Unit Dengan Metode OEE, FMEA, LTA Dan Task Selection Di UD Polos Jaya Rudi, Rudi Setiadi; Zaqi Al Faritsy, Ari
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v18i2.591

Abstract

UD Polos Jaya merupakan perusahaan Industri yang bergerak dalam bidang penggilingan padi. Mesin rice milling merupakan salah satu faktor produksi yang berperan penting agar produk yang diproduksi memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan. Permasalahan yang ada di UD Polos Jaya adalah mesin rice milling yang digunakan sering terjadi gangguan seperti rasio pengupasan rendah, hasil kupas rendah karena pemisah yang tidak baik, dan sering terjadi beras patah. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas mesin rice milling dan mengetahui jenis kegagalan siginifikan yang mempengaruhi mesin serta memberikan rekomendasi perawatan pada mesin. Penelitian menggunakan metode OEE digunakan untuk mencari nilai efektivitas mesin, FMEA digunakan untuk mencari jenis kegagalan yang paling signifikan, LTA dan Task Selection digunakan untuk mengkategorikan jenis kegagalan serta mencari rekomendasi perawatan untuk mesin. Berdasarkan hasil analisis OEE pada bulan Januari sampai Desember 2022 total waktu kerja mesin 2082 jam total downtime 228 jam diperoleh nilai rata – rata OEE yaitu sebesar 56,30 % yang artinya mesin berada dibawah standar JIPM yang idealnya bernilai 85%. Jenis kegagalan yang paling signifikan yaitu pada kipas atau tangkai kipas yang patah dengan memperoleh nilai RPN tertinggi yaitu 140, usulan perawatan untuk jenis kegagalan tersebut yaitu melakukan pergantian baut – baut kipas apabila telah terkikis sampai 50% dan melakukan pengecekan secara rutin.
Analisis Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode Hazard And Operabillty Study (HAZOP) Di UD Polos Jaya Ahmad Sobirin, Ahmad Sobirin; Zaqi Al Faritsy , Ari
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v18i2.592

Abstract

UD Polos Jaya merupakan suatu unit usaha yang bergerak dalam bidang pengolahan padi menjadi beras (Penggilingan padi). Identifikasi dan pengendalian potensi bahaya dapat dilakukan dengan menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) dan ohs risk assessment and control. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis potensi bahaya penyebab terjadinya kecelakaan kerja di proses produksi terhadap karyawan UD Polos Jaya, Berdasarkan klasifikasi hazard setelah dilakukan penilaian risiko, hasil penilaian resiko menunjukan sebanyak Tinggi 10%. Sedang 70%, Rendah 20%. Selain itu, ditemukan sebanyak 10 potensi hazard yang dapat diklasifikasikan menjadi tiga tipe hazard yaitu sikap kerja, kondisi lingkungan kerja dan tempat kerja. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi yang diberikan berdasarkan klasifikasi bahaya berupa himbauan pekerja untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, Alat Pelindung Diri (APD) kacamata, alas kaki. Selain itu, diperlukan rambu-rambu seperti rambu wajib penggunaan APD, rambu rambu terdapat debu dan polusi. sebagai peringatan kepada pekerja bahwa terdapat risiko bahaya saat berada di tempat kerja, sehingga K3 di tempat kerja dapat ditingkatkan dan dapat meminimalkan kecelakaan kerja
Pengendalian Persedian Kayu Dengan Metode Min-Max Stock dan Economiq Order Quantity Pada PT Alis Jaya Ciptatama Ade, Rifki; Setiafindari, Widya
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v18i2.593

Abstract

PT Alis Jaya Ciptatama merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak industri furniture. Mahoni dan jati adalah bahan baku yang digunakan, dalam satu periode perusahaan melakukan pembelian sebanyak 2000-3000 m3 rata-rata frekuensi Jati sebesar 39,98 m3 dan Mahoni sebesar 152 m3 dengan buffer sebesar 30% setiap pembelian. Frekuensi order  2022 sangat tinggi dengan 23 kali untuk Mahoni dan 9 kali untuk Jati, frekuensi tinggi ini menyebabkan bengkaknya biaya pemesanan. Tujuan penelitian ini untuk memperkecil nilai Total Biaya Keseluruhan dan pengoptimalan bahan baku. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini EOQ dan Min-Max. Dari hasil penelitian, diperoleh bahwa nilai minimum dan maksimum bahan baku adalah 98,93 m3 dan 273,56 m3 untuk kayu Mahoni, 30,77 m3 dan 67,51 m3 untuk kayu Jati. Untuk pembelian optimal adalah dengan menggunakan metode EOQ dengan nilai 226,33 m3 untuk Mahoni dengan frekuensi 10 kali dan 45,06 m3 untuk Jati dengan frekuensi 8 kali. Total Inventory Cost metode EOQ menjadi biaya paling minimal dengan pembelian Mahoni Rp6.470.637.299 untuk pembelian Jati Rp1.517.758.350. Dari hasil tersebut metode EOQ meminimalisir biaya persediaan dengan penurunan sebesar Rp209.077.475 atau 3,13% dari TIC perusahaan untuk persediaan Mahoni dan untuk persediaan Jati sebesar Rp560.503.655 atau 26,97% dari TIC perusahaan

Page 7 of 21 | Total Record : 210