cover
Contact Name
Nasrul ZA
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6282164699680
Journal Mail Official
cejs@unimal.ac.id
Editorial Address
Jalan Batam nomor 02 Laboratorium Teknik Kimia Universitas Malikussaleh Bukit Indah Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)
ISSN : -     EISSN : 28074068     DOI : https://doi.org/10.29103/cejs.v1i4.6176
Core Subject : Engineering,
Chemical Engineering Journal Storage adalah jurnal akses terbuka yang menerbitkan makalah tentang Teknik Kimia. Topik-topik berikut termasuk dalam ilmu-ilmu ini: 1. Proses Kimia 2. Teknik Reaksi Kimia 3. Perpindahan massa dan panas, 4. Pemodelan 5. Material 6. Lingkungan 7. Teknologi Bioproses 8. Review Artikel.
Articles 396 Documents
PEMBUATAN ASAP CAIR (Liquid Smoked) DARI LIMBAH PADAT NILAM (Pogostemon Cablin Benth) DENGAN METODE PIROLISIS Jasmani Jasmani; Zainuddin Ginting; Masrullita Masrullita; Eddy Kurniawan; Rozanna Dewi; Faisal Faisal
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 2 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i2.9770

Abstract

Limbah padat hasil penyulingan minyak nilam banyak dijumpai diindustri penyulingan minyak nilam terutama dikota Lhokseumawe. Besarnya volume limbah padat penyulingan nilam belum termanfaatkan secara optimal. Dengan memanfaatkan limbah tersebut menjadi produk yang berguna dan mempunyai nilai tambah yang nyata. Keberadaan limbah padat nilam sangat berpotensial untuk diolah menjadi asap cair karena memiliki komponen senyawa organik yaitu selulosa, hemiselulosa dan lignin. Penelitian ini sudah dilakukan sebelumnya, yang belum adalah penggunaan limbah padat nilam sebagai bahan baku pembuatan asap cair dengan menggunakan metode pirolisis yang menghasilkan lebih banyak yield asap cair. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembuatan asap cair serta pengaruh suhu dan waktu pirolisi terhadap yield, densitas dan pH asap cair yang dihasilkan. Metode penelitian menggunakan proses pirolisi yang dilakukan pada suhu 250oC, 300oC dan 350oC dengan variasi waktu pirolisis 60 menit, 90 menit, 120 menit dan 150 menit. Asap cair diperoleh dari kondensasi asap hasil dekomposisi senyawa organik pada proses pirolisis. Dari penelitian diketahui bahwa yield asap cair cenderung meningkat seiring naiknya suhu dan waktu pirolisis. Yield asap cair tertinggi diperoleh sebesar 16,16%. Densitas terbaik diperoleh dari asap cair hasil pirolisis sebesar 0,9916 gr/ml. pH asap cair terbaik diperoleh dari asap cair hasil pirolisis sebesar 3,32. Kandungan asap cair pada uji menggunakan GC-MS adalah fenol sebesar 46,14% dan benzene sebesar 15,55%.
PENGARUH PENAMBAHAN ASAM LEMAK TAK JENUH OLEAT PADA PROSES PEMBUATAN BIOPELUMAS DARI BAHAN DASAR PKO Bella Indriyani Bella
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 5 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i5.12601

Abstract

55% dari total keseluruhan pemakaian pelumas pembuangan di alam sekitar yang menyebabkan polusi pada lingkungan. Hal ini dapat mengatasi penggantiannya dengan biolubricant (biopelumas), karena murah, ramah lingkungan dan memiliki sifat pelumasan yang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh biopelumas dari PKO yang sesuai Standar Pelumas Mesran SAE 10W dan menentukan komposisi Asam Oleat : EGDE serta jumlah katalis dan suhu rekasi dengan keadaan yang optimal. Penelitian ini diawali dengan pembuatan FAME, lalu pembentukan EGDE dan proses sintesis biopelumas dengan variasi suhu 150°C, 160°C, 170°C, 180°C dan 190°C, jumlah katalis 2% dan 5% serta rasio mol Asam Oleat : EGDE 1:3 dan 1:5. Hasil penelitian ini diperoleh biopelumas dengan nilai densitas 0,8687 – 0,8886 gr/cm3, nilai viskositas kinematik 27,0948 – 28,0065 mm2/s, titik tuang 7 - 2°C dan berwarna kuning keemasan. Beberapa sudah memenuhi standar seperti warna, densitas dan viskositas kecuali titik tuang.
PEMBUATAN BIOPLASTIK DARI TEPUNG PATI UBI JALAR (Ipomoea batatas) DENGAN PENGARUH PENAMBAHAN AMPAS TEBU (Saccharum officinarum) dan GLISEROL Intan Sulastri; Suryati Suryati; Azhari Azhari; Sulhatun Sulhatun; Syamsul Bahri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i4.9844

Abstract

Bioplastik merupakan plastik yang dapat terdegradasi oleh mikro organisme dari sumber senyawa-senyawa dalam tanaman misalnya pati, selulosa, dan lignin. Pembuatan bioplastik ini menggunakan bahan baku berupa pati ubi jalar dan penambahan matrik berupa ampas tebu dan gliserol sebagai plasticizer. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengkaji bagaimana pengaruh penambahan gliserol terhadap campuran pati ubi jalar dan ampas tebu untuk menghasilkan bioplastik. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya tetapi dengan menggukan plasticizer berupa sorbitol sedangkan pada penelitian ini menggunakan plasticizer berupa gliserol dengan variasi gliserol yaitu sebanyak 3 ml, 5ml dan 7 ml. Metode yang digunakan dalam pembuatan bioplastik pada penelitian ini yaitu menggunakan metode panas. Pada penelitian ini hasil yang didapatkan nilai biodegredasi tertinggi terjadi pada variasi massa pati ubi jalar dan ampas tebu yaitu (80:20)% dan (90:10)% dengan penambahan gliserol sebanyak 7 ml, 5ml, dan 3 ml dengan nilai biodegredasinya yaitu sebesar 100% dalam waktu 15 hari, dan nilai kuat Tarik maksimum sebesar 1,723 pada variasi massa pati ubi jalar dan ampas tebu yaitu sebesar (70:30)% dengan penambahan gliserol sebanyak 7 ml, serta nilai elongasi maksimum yaitu sebesar 120,47 % pada variasi massa pati ubi jalar dan ampas tebu yaitu sebesar (90:10) dengan penambahan gliserol sebanyak 7ml.
Pengolahan Limbah Kulit Pisang Raja (Musa Acuminata) Untuk Mendapatkan Pektin Nadiratun Nabiwa; Nasrul ZA; Rizka Nurlaila; Ishak Ibrahim; Sulhatun Sulhatun; Wiza Ulfa Fibarzi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 3 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i3.12256

Abstract

Kulit pisang raja merupakan limbah organic yang belum banyak di manfaatkan oleh masyarakat dan memiliki kandungan pektin sekitar 1,92% hingga 3,25% dari berat kering. Ekstrasi pektin dari kulit pisang raja harus di lakukan secara efektif dalam memanfaatkan limbah, penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi pektin kulit pisang raja berdasarkan waktu ekstrasi, suhu dan konsentrasi berbeda. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang jadi pembeda dari penelitian sebelumnya adalah bahan baku yang di gunakan berupa kulit pisang raja dengan variasi konsentrasi HCL 0,1N dan HCL 0,15N, waktu ekstrasi 70 menit, 80 menit, dan 90 menit dan suhu ekstrasi 700C, 800C, dan 900C. Pembuatan pektin dilakukan dengan proses ekstrasi refluks yaitu pertama mensupensi bubuk kering kulit pisang raja yang di larutkan ke dalam larutan HCL, kemudian di ekstrasi dengan suhu 700C, 800C, dan 900C. dengan lama waktu ekstrasi 70 menit, 80 menit, dan 90 menit, maka di dapat hasil penelitian yang terbaik pada kosentrasi HCL 0,15, suhu ekstrasi 900C dan waktu ekstrasi 90 menit, yaitu berupa rendemen 31,5%, kadar air 0,7927%, kadar mektosil11,54%, kadar galakturonat 80,25%. Gugus fungsi pektin HCL 0,15N terlihat gugus OH pada area bilangan gugusgelombang 1446,61 cm-1, gugus CH 2.949 cm-1, gugus  CO 1732,08 cm-1, dan gugus aldehid C=O 1244,09 cm-1.
PEMBUATAN BIOBRIKET DARI CAMPURAN LIMBAH PADAT KELAPA MUDA (COCOS NUCIFERA L) DAN BOTTOM ASH (ABU BOILER PABRIK KELAPA SAWIT) MENGGUNAKAN PEREKAT GETAH KARET Harahap, Handoyo; Ibrahim, Ishak; Ginting, Zainuddin; Kurniawan, Eddy; Muhammad, Muhammad
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 2 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i2.14168

Abstract

Biobriket merupakan sumber energi yang berasal dari biomassa yang bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti. Abu boiler merupakan hasil pembakaran di alat boiler pada pabrik PKS, sedangkan Limbah dari Kelapa Muda terdiri dari sabut dan tempurung yang berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan baku pembuatan biobriket. Penelitian ini sebelumnya sudah pernah dilakukan menggunakan dengan campuran bottom ash batu bara dari limbah PLTU proses karbonisasi. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui karakterstik biobriket yaitu dengan cara menganalisa Proximate, Nilai Kalor dan Laju pembakaran.. Pembuatan biobriket dilakukan dengan proses karbonisasi dengan ukuran Mesh 80, dan komposisi campuran limbah padat kelapa muda dan limbah bottom ash 100:0, 70:30, 50:50, 30:70, 0:100, menggunakan perekat getah karet dengan kadar perekat 2, 3 dan 4 gram. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil optimum yaitu pada biobriket dengan komposisi bahan baku (70:30) dengan kadar perekat 2 gr dimana kadar air sebesar 1,024%, kadar abu sebesar 1,10%, zat terbang sebesar 10,83 %, karbon terikat 88,54%, nilai laju pembakaran sebesar 0,196 gr/menit dan analisa kalor yang didapat yaitu 7255,73 kal/gr. Maka biobriket yang dihasilkan memenuhi standar SNI, dimana untuk analisa air dan abu < 8%, Volatile Matter < 15%, Fixed Carbon >77% dan analisa kalor yaitu minimal 5000 cal/g (SNI 1/6235/2000).  Kata Kunci:Biobriket, Limbah Kelapa Muda, Limbah Bottom ash, Nilai Kalor, Proximate
Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) Menggunakan Metode Fermentasi Dengan Perbandingan Jenis Ragi Roti dan Ragi Tempe Amanda Lubis; Rizka Mulyawan; Azhari Azhari; Lukman Hakim; Nasrul ZA
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 5 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i5.11872

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) diperoleh dari buah kelapa tanpa proses pemanasan dengan suhu tinggi dan tanpa penambahan bahan kimia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari perbandingan ragi roti dan ragi tempe dengan lama fermentasi dan jumlah ragi yang digunakan terhadap mutu VCO berupa rendemen, kadar air, asam lemak bebas, kejernihan, penerimaan aroma dan warna dari VCO. Penambahan ragi roti dan ragi tempe sebanyak 0,5, 1, 1,5, dan 2 gr dengan lama fermentasi 24, 30, dan 36 jamRendemen VCO terbaik dengan penambahan ragi roti pada perlakuan 1,5 gr selama 36 jam sebesar 15,33 % dan ragi tempe pada perlakuan 2 gr selama 36 jam sebesar 30,66 %. Penelitian Virgin Coconut Oil (VCO) ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, penelitian yang belum dilakukan yaitu mengkaji perbandingan jenis ragi roti dan tempe dengan metode fermentasi terhadap minyak kelapa virgin. Kadar Air VCO terbaik dengan penambahan ragi roti pada perlakuan 2 gr selama 30 jam sebesar 0 % dan ragi tempe pada perlakuan 2 gr selama 24 jam sebesar 0,01 %. Kadar Asam Lemak Bebas terbaik dengan penambahan ragi roti pada perlakuan 0,5 gr selama 24 jam sebesar 0,06 % dan ragi tempe pada perlakuan 0,5 gr selama 30 jam sebesar 0,02 %. Uji Organoleptik yang dihasilkan tidak berwarna atau bening, aroma khas kelapa dan jernih. Minyak VCO yang dihasilkan dengan metode fermentasi menggunakan ragi roti dan ragi tempe sudah memenuhi standart SNI 7381:2008.Kata Kunci : Fermentasi, Kelapa, Ragi, Saccharomyces Cerevisiae, Virgin Coconut                       Oil (VCO).
ANALISA KARAKTERISTIK SEDIAAN MASKER PEEL-OFF DARI LIMBAH CANGKANG TELUR DENGAN PENAMBAHAN BUBUK KULIT BATANG KAYU MANIS Lubis, Muhammad Irvan Maulana; Muarif, Agam; ZA, Nasrul; Azhari, Azhari; Muhammad, Muhammad
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i1.14679

Abstract

Masker peel-off merupakan masker yang berbentuk gel yang di aplikasikan ke kulit dan dalam waktu tertentu akan membentuk lapisan film transparan yang elastis, setelah kering masker dapat langsung diangkat tanpa perlu dibilas, Masker wajah tentu memiliki banyak manfaat sesuai dengan jenis bahan utama yang terkandung dalam produk tersebut mulai dari mencerahkan wajah, memudarkan bekas jerawat, mengecilkan pori-pori hingga menyamarkan garis-garis halus pada wajah, Pada penelitian ini penulis menambahkan bubuk batang kayu manis sebagai zat aktif, dan dmdm hidantoin sebagai pengawet, pengujian juga dilakukan selama 1 minggu lama penyimpanan untuk mengamati karakteristik sediaan dengan variasi perbandingan PVA (8, 10, 12 gram) dan CMC (0, 1, 3, 5 gram), dari masing-masing sediaan dilakukan uji evaluasi, meliputi: organoleptik, daya sebar, waktu kering, homogenitas, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi massa sediaan memberikan pengaruh pada sifat fisika masker, hasil evaluasi dapat disimpulkan bahwa  sediaan masker dengan perbandingan 10 gram PVA dan 1 gram CMC, merupakan formula yang memenuhi SNI, dengan nilai pH 7,3-7,5, daya sebar 5-5,1 cm, waktu kering 25-26 menit, kestabilan homogenitas yang baik, dan uji organoleptik yang paling banyak disukai.
EKSTRAKSI PEKTIN DARI LIMBAH KULIT PISANG KEPOK (MUSA PARADISACA) MENGGUNAKAN PELARUT ASAM ASETAT Sari, Leny Permata; Bahri, Syamsul; Muhammad, Muhammad; Suryati, Suryati; Azhari, Azhari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 3 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i3.16178

Abstract

Abstrak1Komoditas pisang di Indonesia menduduki tempat pertama di antara jenis buah-buahan lainnya, baik dari segi luas pertanamannya maupun dari segi produksinya. Buah pisang sangat digemari untuk dikonsumsi baik secara langsung sebagai buah segar ataupun sebagai produk olahan. Saat ini kulit pisang digunakan untuk pakan ternak atau hanya dibuang sebagai limbah rumahan atau industri. Pemanfaatan kulit pisang tersebut kurang optimal, padahal kulit pisang mengandung komponen yang bermanfaat bagi manusia, termasuk kandungan pektin yang ada didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh waktu, serta temperatur terhadap kadar pektin yang didapatkan dan mengetahui pengaruh pelarut terhadap pengujian kadar pektin yang sesuai dengan parameter SNI. Proses ektraksi dilakukan menggunakan pelarut asam asetat dan kemudian dilakukan perendaman menggunakan etanol 96%. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang menjadi pembeda dari penelitian sebelumnya adalah variabel waktu ektraksi yang digunakan adalah 70, 80, 90 dan 120 menit, sedangkan suhu ektraksi yang digunakan adalah 70„ƒ, 80„ƒ dan 90„ƒ, dengan konsentrasi larutan 0,05N. Parameter yang dianalisa adalah kadar produk, kadar air, kadar metoksil, kadar asam galakturonat, dan uji FTIR. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil yang paling optimum didapat dari variabel waktu ektraksi adalah 120 menit dan suhu ektraksi adalah 90„ƒ dengan hasil uji analisa kadar pektin 18,534%, berat ekivalen 909 mg, kadar metoksil 9,45%, kadar asam galakturonat 80,84%, kadar air 0,4475.Kata Kunci : Ekstraksi, Kadar, Kulit pisang, Suhu, Waktu.
PEMBUATAN TAWAS DARI KALENG BEKAS BERBAHAN ALUMINIUM UNTUK PENJERNIHAN AIR LIMBAH RUMAH SAKIT Ahmad Alwi Hasibuan; Edy Kurniawan; Jalaluddin Jalaluddin; Syamsul Bahri; Meriatna Meriatna
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i6.12063

Abstract

Karena semua wadah minum biasanya terbuat dari aluminium, maka sangat memungkinkan untuk digunakan dalam produksi tawas. Tawas atau alum adalah senyawa aluminium sulfat dengan rumus kimia [Al2(SO4)212H2O]. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas tawas sintetik dari limbah minuman dan mengetahui pengaruh rasio aluminium (Al) dan kalium hidroksida (KOH) terhadap produksi tawas. dan untuk pengujian air limbah rumah sakit. “Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya dengan memvariasikan konsentrasi KOH sebesar 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30% didapatkan nilai tawas tertinggi pada konsentrasi 30%”. Pada penelitian ini digunakan konsentrasi KOH 10%, 20%, 30% H2SO4 3M dengan berat sampel 10 gram. Berdasarkan penelitian ini, rendemen tawas yang dibuat dari kaleng Sprite adalah 14,247%.  pada konsentrasi KOH 30% dan H2SO4 3 M dengan % bagian tidak terlarut dalam air sebesar 4,55% dan kadar alumunium dalam tawas sebesar 3,74%, sedangkan yield tawas yang dihasilkan dari kaleng Larutan Cap kaki Tiga yaitu 17,91% pada konsentrasi KOH 30% dan H2SO4 3 M dengan % bagian tidak terlarut dalam air sebesar 4,91% dan kadar alumunium dalam tawas sebesar 3,49%. Hasil pemeriksaan BOD pada limbah rumah sakit adalah inlet sebesar 44,9 mg/L dan outlet sebesar 7,8 mg/L sehingga hasilnya efektif. Hasil COD pada limbah rumah sakit adalah inlet sebesar 205,3 mg/L dan outlet sebesar 41,7 mg/L sehingga hasilnya efektif. Hasil pemerksaan TSS pada air limbah rumah sakit adalah inlet sebesar 52 mg/L dan outlet sebesar 10 mg/L sehingga hasilnya efektif. Hasil penjernihan air Limbah oleh tawas dari kaleng lauratan cap kaki tiga lebih baik dengan turbidity (kekeruhan) awal 31,62 NTU dan pH 9,5 didapat turbidity 1,37 NTU dan pH 7,0 dari penelitian ini hasil tawas yang terbaik yaitu pada tawas dari kaleng minuman merek laruutan cap kaki tiga.
PENGOLAHAN LIMBAH KERTAS SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN OBAT NYAMUK BAKAR DENGAN PENAMBAHAN BATANG SERAI WANGI (Cymbopogon Nardus L.) Adli, Muhammad Fathur; Sylvia, Novy; Masrullita, Masrullita; Nurlaila, Rizka; Zulnazri, Zulnazri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 2 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i2.14898

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan kembali sisa kertas yang tidak terpakai lagi menjadi sebuah produk yaitu obat nyamuk bakar dan untuk mengkaji pengaruh perbandingan volume bubur limbah kertas HVS dengan volume batang serai terhadap pembuatan obat nyamuk bakar. Penelitian ini menggunakan metode sederhana dengan variabel bebas  limbah bubur kertas HVS 65 gr, 70 gr, 75 gr, 80 gr dan batang serai wangi 20 gr, 25 gr, 30gr, 35 gr dengan jumlah perekat tepung tapioka 20 gr. Penelitian pembuatan obat nyamuk bakar ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang membedakan dengan sebelumnya adalah kandungan bahan baku yang digunakan yaitu bahan baku limbah HVS dan batang serai wangi dengan penambahan perekat tepung tapioka sebagai bahan baku dalam pembuatan dalam penelitian obat nyamuk bakar. Hasil yang didapatkan yaitu dari uji Resistance Index (SRI) menghasilkan produk obat nyamuk bakar yang memiliki ketahanan atau tidak mudah patah saat dijatuhkan dari ketinggian 1 meter. Berat satuan produk obat nyamuk bakar yang dihasilkan memiliki berat persatuan berkisar 12,2-14,7 gr. Sedangkan perlakuan 60 gr (20 gr, 25 gr, 30 gr, 35 gr) belum memenuhi standar industri indonesia (SII) dengan produk obat nyamuk bakar yang dihasilkan masing-masing sebesar 10-11,3 gr. Kadar air produk telah memenuhi standar industri indonesia (SII) dengan produk obat nyamuk bakar yang dihasilkan memiliki kadar air sebesar 1 % sampai 3,5 %. Lama bakar produk telah memenuhi standar industri indonesia (SII) dengan produk obat nyamuk bakar yang dihasilkan memiliki waktu terbakar selama 7 jam 5 menit - 7 jam 41 menit. Keutuhan produk dengan telah memenuhi standar industri indonesia (SII) dengan produk obat nyamuk bakar yang utuh atau tidak mudah patah. Kesimpulan yang di dapat pengaruh perbandingan antara volume bubur limbah kertas, serai wangi dan perekat sangat mempengaruhi terhadap produk yang dihasilkan yang memenuhi standar industri indonesia (SII). 

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026 Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025 Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025 Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-June 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Mei 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2025 Vol. 4 No. 6 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2024 Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024 Vol. 4 No. 4 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2024 Vol. 4 No. 3 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2024 Vol. 4 No. 2 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2024 Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024 Vol. 3 No. 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol 3, No 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol 3, No 5 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2023 Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023 Vol 3, No 3 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2023 Vol 3, No 2 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2023 Vol 3, No 1 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2023 Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022 Vol 2, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Oktober 2022 Vol. 2 No. 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 2 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Mei 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - April 2022 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Desember 2021 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Oktober 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Agustus 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 More Issue