cover
Contact Name
Nasrul ZA
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6282164699680
Journal Mail Official
cejs@unimal.ac.id
Editorial Address
Jalan Batam nomor 02 Laboratorium Teknik Kimia Universitas Malikussaleh Bukit Indah Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)
ISSN : -     EISSN : 28074068     DOI : https://doi.org/10.29103/cejs.v1i4.6176
Core Subject : Engineering,
Chemical Engineering Journal Storage adalah jurnal akses terbuka yang menerbitkan makalah tentang Teknik Kimia. Topik-topik berikut termasuk dalam ilmu-ilmu ini: 1. Proses Kimia 2. Teknik Reaksi Kimia 3. Perpindahan massa dan panas, 4. Pemodelan 5. Material 6. Lingkungan 7. Teknologi Bioproses 8. Review Artikel.
Articles 420 Documents
PEMBUATAN CMC DARI LIMBAH DAUN NANAS DENGAN METODE KARBOKSIMETILASI SEBAGAI PENGEMULSI CAT Utama, Wahyu; Ramayanti, Cindi; Erwana Dewi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i01.24143

Abstract

Selulosa merupakan senyawa utama penyusun dinding sel tumbuhan yang dapat dimanfaatkan menjadi Carboxy Methyl Cellulose (CMC), turunan selulosa yang biodegradable dan tidak beracun. Umumnya, CMC diproduksi dari bahan baku mahal seperti kapas dan kayu, namun alternatif ramah lingkungan dapat diperoleh dari limbah daun nanas yang mengandung selulosa tinggi (69,5–71,5%). Proses pembuatan CMC meliputi tahap alkalisasi menggunakan NaOH dan karboksimetilasi menggunakan ClCH2COONa. CMC banyak digunakan di berbagai industri, termasuk sebagai pengemulsi dalam cat emulsi karena kemampuannya mengikat air dan menjaga kestabilan campuran. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah daun nanas sebagai bahan baku CMC, menentukan kondisi optimum produksi CMC sesuai SNI 06-3726-1995, serta mengamati peran CMC sebagai pengemulsi dalam pembuatan cat emulsi. Berdasarkan analisa yang dilakukan di dapatkan kondisi optimum dari pembuatan CMC yaitu pada variasi ClCH2COONa 12 gram dengan waktu reaksi 3,5 jam dengan kode sampel C3 meliputi: pH 7, viskositas 52,60 cP, derajat substitusi 0,88, kadar NaCl 10,28%, dan kemurnian CMC 89,72%. Serta CMC memiliki pengaruh yang sangat siknifikan terhadap viskositas, waktu kering dan daya rekat cat yang didapatkan dari hasil analisa bahwa semakin banyak jumlah pengemulsi yang di tambahkan viskositas, waktu kering dan daya rekat juga meningkat.
ANALISIS PRODUKSI BIOETANOL DARI LIMBAH KULIT SINGKONG MELALUI HIDROLISIS DENGAN VARIASI KONSENTRASI H₂SO₄ Maharani, Mutiara; Abu Hasan; Yuniar
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i01.24198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi H₂SO₄ pada tahap hidrolisis kulit singkong serta menentukan kondisi yang paling efektif untuk menghasilkan glukosa sebagai substrat utama fermentasi bioetanol. Kulit singkong dipilih karena kandungan pati dan selulosanya yang tinggi serta ketersediaannya yang melimpah sebagai limbah agroindustri. Proses hidrolisis dilakukan dengan variasi konsentrasi H₂SO₄ (0,1 N; 0,3 N; 0,6 N; 0,8 N; dan 1 N), dilanjutkan tahap fermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae dengan penambahan urea sebagai sumber nitrogen. Fermentasi dilakukan selama 3 dan 5 hari guna mengkaji pengaruh lama fermentasi terhadap akumulasi etanol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrolisis dengan konsentrasi H₂SO₄ 0,6 N menghasilkan kadar glukosa tertinggi sebesar 7,0 °Bx, yang berkontribusi pada pembentukan etanol maksimum sebesar 9,8% pada hari ketiga fermentasi. Setelah hari ketiga, kadar etanol menunjukkan kecenderungan menurun. Dengan demikian, konsentrasi H₂SO₄ 0,6 N dapat disimpulkan sebagai kondisi paling optimal untuk proses hidrolisis kulit singkong dalam mendukung produksi bioetanol.
Pengaruh Variasi Jumlah Katalis Ni/Al2O3 dan Konsentrasi KOH Terhadap Efisiensi Metanasi CO2 Gilang Ramahdan; Junaidi, Robert; Ekawati, Linda
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i01.24201

Abstract

Pencemaran karbon dioksida (CO2) adalah salah satu permasalahan lingkungan global yang saat ini menjadi isu yang sangat penting. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, emisi karbon dioksida di Indonesia meningkat sebesar 4,54% dari tahun 2015 hingga 2019. Pada tahun 2015, emisi karbon dioksida di Indonesia mencapai sekitar 505,3 juta ton CO2. Namun pada tahun 2019, emisi karbon dioksida meningkat menjadi sekitar 527,3 juta ton CO2 . dari batu bara naik 1,6% sedangkan emisi bahan bakar minyak meningkat 2,5%. Salah satu cara untuk mengurangi karbon dioksida di atmosfer adalah dengan mengubah karbon dioksida dan menggunakannya dalam bahan kimia, misalnya dengan menghidrogenasi CO2 menjadi metana. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan gas metana dari karbon dioksida menggunakan variasi jumlah katalis Ni/Al2O3 dan variasi konsentrasi KOH. Dalam penelitian ini, digunakan CO2 sebagai bahan baku dengan katalis Ni/Al2O3 dan logam Zn. Jumlah Katalis Ni/Al2O3 diatur dengan variasi (51,52, 53 dan 54 gram), konsentrasi KOH diatur dengan variasi (3,5M; 4M; dan 4,5M) dan waktu operasi 20 menit. Untuk analisa gas metana (CH4) yang dihasilkan akan dianalisa menggunakan Multi Gas Detector Analyzer. Berdasarkan hasil penelitian ini gas metana hasil konversi paling tinggi diangka 47,58% dengan variasi pada jumlah katalis 54 gram dan konsentrasi KOH 4,5M
ANALISA KANDUNGAN INHERENT MOISTURE, ASH CONTENT DAN TOTAL SULFUR PADA BATUBARA DI SUMATERA DENGAN METODE ISO & ASTM Dwi Riski Afriansyah; Ismail Marzuki
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i01.25068

Abstract

Batubara merupakan salah satu sumber energi fosil yang memiliki peran penting dalam sektor industri dan ketenagalistrikan. Penggunaannya yang luas sebagai bahan bakar utama dalam pembangkit listrik, produksi baja, serta industri semen menjadikannya komoditas strategis dalam perekonomian global. Kualitas batubara sangat menentukan efisiensi pembakaran, dampak lingkungan, serta nilai ekonomisnya. Oleh karena itu, diperlukan analisis mendalam terhadap karakteristik batubara sebelum digunakan dalam berbagai aplikasi industri.Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan inherent moisture, ash content, dan total sulfur pada batubara di Sumatra berdasarkan analisis menggunakan metode ISO dan ASTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan inherent moisture berdasarkan metode ISO berada pada rentang 21,37%–25,31%, sedangkan metode ASTM menghasilkan nilai lebih rendah, yaitu 12,36%–15,44%. Untuk ash content, metode ISO memberikan hasil antara 6,51%–8,16%, sementara metode ASTM berada dalam rentang 5,88%–8,75%. Adapun kandungan total sulfur berdasarkan metode ISO berkisar antara 0,18%–0,41%, dan metode ASTM menunjukkan kisaran 0,22%–0,43%. Perbedaan hasil ini menunjukkan bahwa metode ISO cenderung lebih sensitif dan akurat dalam mendeteksi parameter kualitas batubara, terutama untuk batubara muda dari Sumatra yang memiliki kadar air dan mineral pengotor relatif tinggi. Dengan demikian, metode ISO dinilai lebih representatif untuk karakterisasi kualitas batubara di wilayah tersebut.
PENGARUH TEKANAN FLUIDA DAN JENIS AIR BAKU PADA UNIT PENGOLAHAN AIR MINUM MENGGUNAKAN MEMBRANE REVERSE OSMOSIS SILVERTEC ULP-2012-100 Meysin; Yuniar; Dwi Oktaviani, Erika; Tahdid
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i01.25113

Abstract

Air minum yang aman dan berkualitas merupakan kebutuhan penting untuk kelangsungan hidup. Air Minum Isi Ulang (AMIU) sering dipilih masyarakat karena harganya lebih terjangkau dibanding Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahiu kinerja Membran Reverse Osmosis (RO) tipe Silvertec ULP-2021-100 dalam mengolah dua jenis air baku, yaitu air PDAM dan air Sukomoro, menjadi air minum sesuai standar kualitas menurut Permenkes No. 2 Tahun 2023. Proses pengolahan diawali dengan pra-filtrasi menggunakan filter sediment dan karbon aktif, dilanjutkan dengan filtrasi utama menggunakan membran RO berukuran pori 0,0001 mikron, serta sterilisasi akhir dengan sinar ultraviolet. Variasi tekanan fluida antara 3–7 bar diuji untuk menentukan tekanan optimal yang menghasilkan kualitas air terbaik berdasarkan parameter pH, Total Dissolved Solids (TDS), dan laju alir. Penelitian ini mendapati bahwa tekanan optimal berada pada 5 bar, di mana air PDAM memiliki pH 7,4, TDS 18 mg/L, dengan laju alir mencapai 10,3171 L/jam, sedangkan air Sukomoro memiliki pH serupa 7,4, TDS 18 mg/L, dengan laju alir sebesar 9,5952 L/jam. Uji parameter kimia pada tekanan ini mengindikasikan bahwa kadar besi (Fe²⁺), klorida (Cl⁻), dan sulfat (SO₄²⁻) tetap di bawah batas standar. Sementara itu, pengujian mikrobiologi menghasilkan hasil negatif untuk total coliform dan E. coli setelah penanganan dengan sinar UV. Secara keseluruhan, sistem RO ini telah terbukti efektif serta efisien dalam menghasilkan air minum berkualitas, dengan tekanan 5 bar sebagai kondisi operasi optimal untuk kedua jenis air sumber yang digunakan
PRA-RANCANGAN ALAT ECONOMIZER UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI TERMAL BOILER MELALUI PEMANFAATAN PANAS FLUE GAS SISTEM PREHEATING FEEDWATER Irfan Maulana Ibrahim; Jihaan Faadhilah
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i01.25267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi termal boiler tipe fire tube melalui perancangan alat economizer yang memanfaatkan panas gas buang sebagai sistem preheating feedwater. Metode penelitian mencakup pengumpulan data primer dari unit utilitas PT YYY serta perhitungan efisiensi termal sebelum dan sesudah penerapan economizer. Perancangan dilakukan menggunakan tipe finned tube circular berbahan 304 stainless steel dengan konfigurasi crossflow satu lintasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi boiler meningkat dari 79,90% menjadi 85,54% setelah penambahan economizer, atau terjadi peningkatan sebesar 5,64%. Nilai overall heat transfer coefficient sebesar 12,862 Btu/h·ft²·°F dan efektivitas perpindahan panas mencapai 89%, dengan nilai fouling factor sebesar 0,0044 Btu/h·ft²·°F. Hasil ini menunjukkan bahwa rancangan economizer layak diterapkan untuk meningkatkan efisiensi energi, menghemat konsumsi bahan bakar, dan menurunkan emisi gas buang pada sistem boiler.
Pengaruh Konsentrasi Semicoke sebagai Reduktor terhadap Peningkatan Kadar Nikel pada Bijih Nikel Ore Laterit dari Maluku Utara Rizky Amalia; A. Sry Iryani; Faisal Riza Basalamah
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.24477

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan cadangan bijih nikel laterit yang melimpah, khususnya di wilayah Maluku Utara. Namun, kadar nikel dalam bijih tersebut umumnya masih rendah sehingga memerlukan proses peningkatan kadar sebelum dimanfaatkan dalam industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi semicoke sebagai reduktor terhadap peningkatan kadar nikel dalam proses reduksi bijih nikel ore laterit. Proses reduksi dilakukan menggunakan rotary kiln pada suhu 800°C selama 60 menit dengan lima variasi persen reduktor semicoke, yaitu 4%, 4.5%, 5%, 5.5%, dan 6%. Hasil pengujian menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) menunjukkan bahwa kadar nikel tertinggi diperoleh pada variasi penambahan semicoke sebesar 6%. Dimana, kadar nikelnya meningkat dari 1,71% menjadi 1,82% dengan persentase peningkatan kadar nikel sebesar 6,43%. Efektivitas semicoke sebagai reduktor didukung oleh karakteristik fisik dan kimia yang unggul, seperti kandungan karbon tetap tinggi (>75%), porositas baik, kadar abu dan sulfur rendah, serta kestabilan termal yang tinggi. Selain smemberikan hasil yang lebih efisien, penggunaan semicoke juga dianggap lebih ramah lingkungan dan ekonomis dibandingkan reduktor konvensional seperti batubara. Penelitian ini menunjukkan bahwa semicoke dapat menjadi reduktor alternatif dalam proses pirometalurgi nikel laterit.
Pengaruh Plasticizer Gliserin dan Tepung Tapioka dalam Pembuatan Bahan Baku Edible Film dari Pektin Pisang (Musa Paradisiaca) Nurlaila, Rizka; Anggraini, Nadila Tasya; Sulhatun, Sulhatun; Hakim, Lukman; Fibarzi, Wiza Ulfa
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.16681

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia hingga saat ini belum terselesaikan, sedangkan pada sampah non-organik, komponen sampah terbesar kedua yaitu 14% adalah sampah plastik yang mayoritas adalah pembungkus plastik. Dalam era kontemporer, telah dikembangkan kemasan yang dapat dimakan bersamaan dengan makanan yang dibungkus yang dikenal sebagai Edible Film. Bahan tipis yang disebut film yang dapat dimakan dilapisi pada makanan dan obat-obatan untuk membuatnya lebih tahan lama disimpan. Untuk pembuatan film dengan bahan baku pektin pisang, penelitian ini menguji pengaruh penambahan tepung tapioka dan gliserin dengan konsentrasi berbeda (1%, 2%, 3%, dan 4%). Edible film dibuat sesuai dengan Japanese Industrial Standart. Kajian pada Penelitian ini diprkatikkan di Teknik Kimia, Universitas Malikussaleh, dengan metode ekperimental laboratorium. Pada penelitian sebelumnya melakukan variasi pektin dari beberapa buah dan konsestrasi gliserol, dipenelitian ini dilakukan dengan menggunakan pektin pisang kepok dan perbedaan konsentrasi pada gliserol serta penambahan tepung tapioka. Kandungan metoksil pektin pisang harus ditentukan terlebih dahulu. Setelah itu, pembuatan Edible film dievaluasi dan variabel terikatnya dipelajari: laju transmisi uap air, modulus Young, ketebalan, kuat tarik, dan perpanjangan. Berdasarkan temuan penelitian, Edible Film dengan konsentrasi gliserin 1% dan tepung tapioka 3% sudah cukup mendekati standar JIS. Hasil pengujian menunjukkan laju transmisi uap air 4,041 g.m2.hari1, modulus Young sebesar 0,32 ketebalan 0,15 mm, nilai perpanjangan sebesar 113,1, dan kuat tarik sebesar 3,344. Penambahan konsentrasi gliserin dan tepung tapioka sangat berpengaruh terhadap edible film.
Dinamik Adsorpsi Menggunakan Karbon Aktif dari Molase untuk Penyisihan Rhodamin B Fitri Putri Duha, Annisa Heral; Muhammad, Muhammad; Bahri, Syamsul; Azhari, Azhari; Suryati, Suryati
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.20614

Abstract

Permasalahan lingkungan yang terjadi bermula dari meningkatnya pencemaran yang disebabkan oleh zat warna tekstil. Rhodamin B merupakan salah satu zat warna yang digunakan dalam industri tekstil. Untuk mengatasi hal tersebut, maka digunakan salah satu teknik adsorpsi, yaitu pengolahan limbah cair dengan menggunakan adsorben. Salah satu adsorben yang sering digunakan adalah karbon aktif. Penelitian ini menggunakan karbon aktif yang berasal dari molase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi, laju alir cairan, dan tinggi unggun terhadap daya adsorpsi Rhodamin B dengan teknik kolom, serta menyusun model matematikanya. Penelitian ini sudah dilakukan sebelumnya, yang belum pernah dilakukan dengan katalis NaOH, variasi konsentrasi 25 mg/L dan 50 mg/L, variasi laju alir 5 mL/menit dan 7 mL/menit, serta variasi 4 cm dan 8 cm. “Pada percobaan ini, molase dikarbonisasi dengan menggunakan H2SO4 kemudian dikeringkan. Selanjutnya diaktivasi dengan larutan NaOH sehingga menghasilkan karbon aktif. Karbon aktif tersebut dipaparkan dengan Rhodamin B pada konsentrasi 25 mg/L dan 50 mg/L, dengan laju alir 5 mL/menit dan 7 mL/menit, serta tinggi unggun 5 cm dan 7 cm. Pengambilan sampel dilakukan dengan interval waktu 10 menit kemudian dilakukan analisis menggunakan spektroskopi UV-Vis. Temuan menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi dan laju alir berkorelasi dengan percepatan laju adsorpsi, yang disebabkan oleh perpindahan massa zat warna ke adsorben yang efisien. Dalam model Adam-Bohart, nilai kAB menurun seiring dengan peningkatan konsentrasi Rhodamin B, yaitu dari 0,1371 (L/mg·min) menjadi 0,1767 (L/mg·min). Hal ini menunjukkan bahwa dinamika keseluruhan sistem dipengaruhi oleh perpindahan massa eksternal selama fase pertama kolom adsorpsi. Model Thomas merupakan persamaan yang sesuai untuk proses adsorpsi kontinyu karena nilai koefisien korelasi (R²) yang kuat (≥ 0,99
Pembuatan Biokomposit Kitosan dan Pati Kacang Kedelai (Glycine Max (L.) Merrill) Sebagai Aplikasi Pembalut Luka dengan Penambahan Asam Tanat Wulandari, Melianda Putri; Suryati; Zainuddin Ginting; Sulhatun; Lukman Hakim
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.20679

Abstract

Wound dressing adalah lapisan pelindung luka untuk menjaga kelembapan dan mendukung proses penyembuhan dan pertumbuhan jaringan secara alami. Produk ini harus memiliki sifat biokompatibel, rendah toksisitas, antibakteri, serta stabilitas kimia yang baik agar dapat mempercepat proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan biokomposit wound dressing berbahan dasar kitosan dan pati kacang kedelai dengan penambahan crosslinker berupa asam tanat. Metode penelitian meliputi tiga tahap, yaitu persiapan bahan baku, pembuatan biokomposit, dan pengujian sifat-sifatnya. Pada analisa swelling hasil dari biokomposit dengan bahan aditif Asam Tanat yang terbaik yaitu pada konsentrasi 10% sebesar 466,66 %. Pada analisa absorbsi hasil dari biokomposit dengan bahan aditif asam tanat yang terbaik yaitu pada konsentrasi 10% sebesar 666,66 %. Pada analisa ketebalan hasil dari biokomposit dengan bahan aditif asam tanat yang terbaik yaitu pada konsentrasi 10% sebesar 0,156. Pada analisa kuat tarik dan elongasi menunjukkan hasil terbaik pada biokomposit dengan asam tanat 2% sebesar 13,44 MPa dan 2,08 mm. Pada analisa Analisis FTIR mengidentifikasi gugus fungsi O-H, C-H, dan C=O, yang mengindikasikan sifat hidrofilik, mudah terdegradasi, ramah lingkungan, serta terjadinya ikat silang. Pada analisa antibakteri, biokomposit dengan asam tanat 6% mampu mengurangi jumlah bakteri menjadi 20 count.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026 Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026 Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025 Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025 Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-June 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Mei 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2025 Vol. 4 No. 6 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2024 Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024 Vol. 4 No. 4 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2024 Vol. 4 No. 3 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2024 Vol. 4 No. 2 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2024 Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024 Vol. 3 No. 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol 3, No 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol 3, No 5 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2023 Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023 Vol 3, No 3 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2023 Vol 3, No 2 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2023 Vol 3, No 1 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2023 Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022 Vol 2, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Oktober 2022 Vol. 2 No. 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 2 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Mei 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - April 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2022 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Desember 2021 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Oktober 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Agustus 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 More Issue