cover
Contact Name
Netty Herawati
Contact Email
personfikasi@trunojoyo.ac.id
Phone
+6287886540349
Journal Mail Official
personifikasi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Telang, Kamal - Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi
ISSN : 20877447     EISSN : 27210626     DOI : doi.org/10.21107/personifikasi
Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi is a scientific journal in Psychology published by Psychology Program of Universitas Trunojoyo Madura. Personifikasi aims to facilitate the process of interaction, discussion, and further discussion of the development of psychology in Indonesian society. Personifikasi includes topics related to the theme of clinical psychology, industry and organizational psychology, educational psychology, developmental psychology, social psychology, psychology of tourism, and Madurese culture of psychology. In this journal, there are discussions related to the development of problem found in society. Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi published twice in a year, in May and November. Each article sent to Personifikasi will be reviewed using blind review method and two-peer reviews method. Personifikasi published scientific articles of critical thinking and research results in the filed of Psychology.
Articles 168 Documents
Empowering Santri dalam Mengatasi Permasalahan Pembelajaran di Pesantren Melalui Model Peer Helping Berbasis Kearifan Lokal Pesantren Yuliati Hotifah
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.353 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v5i1.6568

Abstract

Fenomena  santri yang keluar dari pesantren yang diakibatkan oleh belum dimilikinya ketahanmalangan kuat dapat menimbulkan persoalan pada diri sendiri maupun sosial. Beberapa persoalan yang muncul pada diri santri adalah tidak mampu mengenali potensi diri, sulit bersosialisasi dengan lingkungan, performa mengikuti pembelajaran menurun, tidak memiliki kepercayaan diri, dan tidak mampu berpikir positif terhadap dirinya sendiri dan lingkungannya. Karya ilimiah ini mengungkap fenomena permasalahan santri dalam berbagai perspektif dan memberikan solusi penanganannya melalui model konseling teman sebaya. Model peer helping berbasis kearifan local pesantren ini ditawarkan sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan santri di pondok pesantren. Sebuah model yang bisa diaplikasikan di lapangan harus melalui proses uji validasi yang ketat agar diperoleh model yang kredibel dan aplikabel.
Pengaruh Penerapan Metode Reciprocal Learning untuk Meningkatkan Daya Ingat Siswa Sekolah Dasar (SD) Ayesha Maulida; Gartinia Nurcholis
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.196 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v3i1.720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Penerapan Metode Reciprocal Learning untuk Meningkatkan Daya Ingat Siswa Sekolah Dasar. Penerapan Metode Reciprocal Learning disini diartikan sebagai metode pembelajaran yang mengedepankan keaktifan siswa, terutama dalam hal kemampuan membaca sehingga dapat terjadi proses umpan balik antara siswa dan pengajar dalam kegiatan belajar mengajar, yang dapat meningkatkan daya ingat anak. Jenis penelitian ini merupakan kuasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah non randomized pre-test post test control group design. Pengukuran menggunakan alat ukur yang dikembangkan oleh peneliti sendiri berupa lembar observasi sesuai dengan indikator yang terdapat pada variabel metode reciprocal learning maupun daya ingat anak, dilakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan sesudah diberikan metode reciprocal learning. Alat ukur untuk mengukur variabel daya ingat anak sebelum dan sesudah pemberian metode reciprocal learning menggunakan tes prestasi yang dikembangkan dari materi yang diberikan pada metode membaca. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji perbedaan (t test) pada skor kelompok eksperimen dan skor kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yang diolah dengan program SPSS. Analisis kualitatif digunakan berdasarkan data hasil evaluasi efektifitas metode, dan observasi selama pemberian metode reciprocal learning. Jumlah subyek penelitian sebanyak 30 anak siswa kelas 2 Sekolah Dasar (SD) Tembok Dukuh Surabaya yang mengikuti les tambahan yang kemudian pada masingmasing anak tersebut dibagi dalam dua kelompok, yaitu 15 anak tergabung dalam kelompok eksperimen, dan 15 anak tergabung dalam kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling (non random). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel metode reciprocal learning untuk meningkatkan daya ingat anak siswa Kelas 2 Sekolah Dasar (SD) Tembok Dukuh Surabaya, terutama pada kelompok eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa pada saat eksperimen dilakukan, sesuai hakikat metode reciprocal learning itu sendiri, siswa dapat berpartisipasi aktif, belajar berpikir, dan memotivasi diri. Kondisi ini menjadikan siswa mampu menjelaskan kembali apa isi dari bacaan yang telah dibaca kepada guru dan teman-temannya secara berulang kali sehingga terjadi proses umpan balik yang dapat meningkatkan daya ingat anak.
Mahasiswa dan Gaya Kepemimpinan dalam Organisasi Mahasiswa Jayaning Sila Astuti
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.047 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v12i2.11948

Abstract

Organisasi X adalah salah satu unit kegiatan mahasiswa yang ada di Malang. Berdasarkan hasil wawancara terhadap dua orang anggota Dewan Pertimbangan Organisasi, diketahui bahwa kontrol ketua umum terhadap organisasi pada periode 2010 ini lemah. Padahal kepemimpinan adalah salah satu faktor penting dalam menjalankan roda kepemimpinan secara stabil. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan mahasiswa di organisasi X pada periode kepengurusan 2010. Gaya kepemimpinan dapat dipetakan setelah melihat cara berkomunikasi, cara memberikan motivasi, cara penyusunan tujuan kelompok, dan cara pengambilan keputusan. Oleh karena itu, sebelum dapat menentukan gaya kepemimpinan, perlu untuk mengetahui bagaimana empat hal terjadi dijalankan dalam organisasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan perspektif fenomenologi. Lokasi penelitian ini adalah organisasi X di Malang. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan jurnal refleksi subyek. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan, triangulasi, dan kecukupan referensial.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan mahasiswa organisasi X adalah partisipatif-kelompok. Kesimpulan ini diambil setelah mempertimbangkan : 1) Komunikasi dan koordinasi internal pengurus organisasi berjalan ke semua arah, namun berjalan kurang baik, 2) Cara memberikan motivasi yang banyak digunakan adalah koordinasi dengan bawahan, sedang yang khas adalah kedekatan personal dan pemotivasian di bidang kepenulisan bawahan, 3) Tujuan organisasi disusun oleh ketua umum, namun ketua umum tidak memberikan penjelasan pada pengurus di bawahnya mengenai makna dari tujuan tersebut 4) Cara pengambilan keputusan dalam organisasi adalah dengan gaya partisipatif-kelompok. Temuan lain dalam penelitian ini adalah :1) organisasi X adalah organisasi yang mengedepankan bakat minat dibandingkan keorganisasian, 2) meskipun kepengurusan lemah, departemen pengembangan bakat minat anggota tetap melaksanakan kegiatan sebagaimana fungsinya.
Resiliensi Trauma Pada Dewasa Muda Penyintas Kekerasan yang Terindikasi Posttraumatic Stress Disorder (PTSD) Chandradewi Kusristanti; Arif Triman; Renada Gita Paramitha
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.501 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v11i1.7287

Abstract

ORIENTASI MASA DEPAN REMAJA PEMULUNG DI SAMARINDA Dewi Kamaratih; Karina Putri Alamanda
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.223 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v10i1.5689

Abstract

ABSTRACTThis study aims to identify the future orientation of youth trash picker in Bukit Pinang final waste; to analyze influencing factors; and formulate an intervention model to improve the future orientation of youth trash picker. The data collection used the scale of future orientation and semi-structured interviews to determine the factors which affect the future orientation of youth trash picker. The method refers to the five stages consisting of the organization, reading and marking data, description, classification, and the interpreted the data into codes and themes, interpreted the overall data, and restated as well as displays the analytical data. The result indicated that the future orientation of trash picker in Bukit Pinang TPA in general is in the average category (medium) with influencing factors consisting of optimism factor (belief) toward the ideals, achievement, support and obstacles, readiness to achieve goals, and emotional regulation. The intervention needed to improve the future orientation of trash picker is a reconstruction of cognition which aims to change the way in which non-supportive thinking becomes supportive through a systematically practiced skill training process. Keywords: future orientation; youth trash picker; optimism  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi orientasi masa depan remaja pemulung di TPA Bukit Pinang; menganalisa faktor yang mempengaruhi; dan merumuskan model intervensi guna meningkatkan orientasi masa depan remaja pemulung. Metode pengumpulan data menggunakan skala orientasi masa depan dan wawancara semi terstruktur untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi orientasi masa depan remaja pemulung. Metode analisa yang digunakan mengacu pada lima tahapan yang terdiri dari organisasi data; membaca dan menandai data; deskripsi, klasifikasi, dan inpretasi data menjadi kode dan tema; melakukan interpretasi data keseluruhan; dan menyajikan kembali dan menampilkan data hasil analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orientasi masa depan remaja pemulung di TPA Bukit Pinang secara umum berada pada kategori rata-rata (sedang) dengan faktor-faktor yang mempengaruhi terdiri dari faktor optimisme (keyakinan) terhadap cita-cita, pencapaian prestasi, dukungan dan hambatan, kesiapan meraih cita-cita, serta regulasi emosi. Intervensi yang dibutuhkan untuk meningkatkan orientasi masa depan remaja pemulung adalah sebuah rekonstruksi kognitifyang bertujuan untuk mengubah cara berpikir dari yang tidak mendukung menjadi mendukung melalui proses latihan keterampilan yang diakukan secara sistematis.                                                   Kata kunci: orientasi masa depan, remaja pemulung, optimisme
Hubungan antara Frekuensi Rekreasi di Akhir Pekan dengan Motivasi Kerja Karyawan FISIB Universitas Trunojoyo Madura Siti Nurfitria
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.733 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v2i2.711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi rekreasi di akhir pekan dengan motivasi kerja karyawan FISIB Universitas Trunojoyo Madura.Penelitian ini adalah suatu  penelitian deskriptif tipe analisis korelasi dengan populasi total.Responden penelitian ini adalah karyawan FISIB Unioversitas Trunojoyo Madura.Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan korelasi antara frekuensi rekreasi di akhir pekan dan motivasi kerja r = - 0,071, p = 0, 782 (p kurang dari 0,05).Data tersebut menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara frekuensi rekreasi di akhir pekan dengan motivasi kerja.
Self Esteem Mantan Klebun di Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Jaka Abdillah Annaf Rakhman; Yan Ariyani
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.548 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v12i1.9174

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui self esteem pada mantan Klebun di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi terhadap dua Klebun yang sudah purna tugas sebagai subjek penelitian yang ditentukan dengan menggunakan teknik purpossive sampling dengan kriteria, 1) merupakan Klebun keturunan (sebelumnya keluarganya yang jadi Klebun), 2) menjabat Klebun minimal dua periode 3) merupakan mantan Klebun di kecamatan Pademawu, kabupaten Pamekasan. Metode pengambilan data yang digunakan yaitu wawancara semi terstruktur dengan teknik analisa data Miles and Huberman dengan triangulasi waktu dan sumber sebagai uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan Harga diri mantan Klebun saat ini memiliki harga diri tinggi. Terlihat dari beberapa aspek yaitu, kekuasaan berupa perilaku subjek bisa mengontrol diri dan orang lain. Keberartian berupa perhatian dan kepedulian orang sekitar kepada subjek. Terlihat dari keluarga, sahabat yang masih peduli kepada subjek. Kebajikan, Terlihat dari kegiatan sehari-hari subjek yakni sering solat berjamaah di masjid maupun musholla, sering diminta untuk mengimami jamaah, juga setiap pekan ada kegiatan masyarakat seperti tahlil, yaasinan, dsb. Kemampuan terlihat dari kemampuan subjek dalam mengkoordinir setiap anggota dari kelompok yang subjek menjadi ketuanya.
Hardiness pada Penderita Kusta Denny Elvan Ardhi
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.216 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v8i2.3858

Abstract

This study aims to reveal the hardiness of leprosy patients in the village of Tanjung Kenongo, Sumber Glagah sub village, Mojokerto. This study uses qualitative research with case study approach. Subjects in this study are two with purposive sampling techniques and methods of collecting data using semi-structured interview technique. Analysis technique used in this study is a model of Miles and Huberman include data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The result of the research show that the leprosy patients filled showed by 3 aspect of hardiness. The first that control aspect, leprosy patients can control them self and influence all events that happened in their life with accept the reality and be patient of their hardships of life. Second that commitment aspect, the leprosy patients can involve them self to the society with following the social activity and found the meaning of their event in their life. Last that challenge aspect, the leprosy patients with the physical limitations can help the family economic and showed the attitude if they want have better relationship with their family that refuse them.Keywords: Hardiness, the leprosy patient, Sumber Glagah sub village
Mengenal Lebih Dekat Anak Lambat Belajar Dewi Mahastuti
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.155 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v2i1.702

Abstract

Banyak ragam karakteristik dari peserta didik, salah satunya adalah anak lambat belajar atau biasa disebut slow learner. Lambat belajar atau slow learner adalah anak yang mempunyai skor IQ di bawah rata-rata normal dan mempunyai tingkat keberhasilan yang relatif rendah pada tugas-tugas sekolah dibandingkan dengan anak-anak lain dalam kelas yang sama. Penyebab dari kesulitan belajar yang dialami oleh anak-anak lambat belajar terdiri dari lima kategori utama. Kelima kategori itu adalah sebab genetik, prenatal, perinatal, postnatal dan lingkungan. Ciri-ciri anak lambat belajar antara lain : anak lambat belajar umumnya mengalami kegagalan dalam memahami pelajaran dan konsep-konsep dasar di bidang akademik, misalnya membaca, menulis, matematika (berhitung) dan bahasa, selain itu juga kesulitan dalam menentukan arah, waktu, dan ukuran seperti arah kanan dan kiri, depan dan belakang, lebar dan sempit. Mempunyai daya ingat yang rendah. Anak lambat belajar sulit bersosialisasi dengan lingkungan. Anak lambat belajar lebih sering pasif, minder dan menarik diri dari pergaulan.
Analisis Konstruk Fashion Involvement Remaja pada Masa Pandemi COVID-19 Sumi Lestari
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.895 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v11i2.9101

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menguji hubungan self confidence dengan adversity quotient mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Adapun hipotesisnya adalah ada hubungan antara self confidence dengan adversity quotient pada mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Metode penelitiannya adalah dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah partisipannya sejumlah 130 orang dengan teknik purposive sampling. Skala yang digunakan adalah skala self confidence dan adversity quotient. Analisis data memakai Spearman Rank serta dianalisis menggunakan program SPSS 23.0. Hasil menunjukkan korelasinya adalah sebesar 0,844 (taraf signifikansi 0.000 kurang dari 0,05) yang artinya tingkat hubungan antar variabel adalah sangat kuat. Hal itu menggambarkan ada hubungan positif antara self confidence dengan adversity quotient pada mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Dengan kata lain, hipotesis diterima.

Page 2 of 17 | Total Record : 168