Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ABDIMAS diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Negeri Manado dengan fokus pada publikasi dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi, profesional dan pengabdi yang mencerminkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditandai dengan pemanfaatan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni (Ipteks) untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dalam masyarakat. Jurnal ini juga terbuka untuk diseminasi hasil kegiatan pengembangan dan penguatan daya saing bangsa, kewirasuhaan, ekonomi kreatif dan kepariwisataan serta terobosan pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini. Jurnal ABDIMAS terbit tiga kali dalam setahun yakni April, Agustus dan Desember.
Articles
131 Documents
PELATIHAN ”MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI” SEBAGAI UPAYA MINIMALISIR RESIKO BENCANA BAGI WANITA/KAUM IBU LINGKUNGAN VI MALALAYANG SATU TIMUR
Cyrke A N Bujung
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1008.755 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v11i2.887
Secara geologis sebagian wilayah Sulawesi Utara rentan terhadap terjadinya gempa bumi, karena berada di jalur pertemuan antar lempeng. Gempa bumi adalah salah satu jenis bencana alam yang sering mengakibatkan kerugian harta benda maupun korban jiwa dan menimbulkan kerusakan sarana dan prasarana lainnya yang membawa dampak sosial dan ekonomi. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pelatihan ini adalah memperkenalkan dasar-dasar pengetahuan tentang gempa bumi, memberikan simulasi cara menyelamatkan diri dari bencana gempa bumi, serta menjelaskan mengenai mitigasi bencana gempa bumi sebagai upaya minimalisir resiko bencana gempa bumi. Kelompok yang menjadi sasaran pada PPM ini adalah wanita Kaum Ibu Lingkungan VI Malalayang Satu Timur, khususnya kelompok wanita kaum ibu GMIM Air Terang Malalayang Satu Timur yang berjumlah 25 orang. Metode yang dilakukan adalah presentasi, diskusi dan simulasi. Kegiatan ini menghasilkan panduan bagaimana dan apa yang harus dilakukan pada saat terjadi gempa, artikel ilmiah dan poster. Dengan pelatihan dan workshop yang diselenggarakan, para peserta mendapatkan wawasan dan pengetahuan tentang mitigasi bencana gempa bumi sebagai upaya minimalisir resiko bencana.
SENI TARI UNTUK REMAJA DI LPK “TUNAS HARAPAN” MALENDENG MANADO
Sri Sunarmi
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (852.188 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v12i2.1056
Memperhatikan pendidikan dimasa kini dan masa mendatang dan juga memperhatikan hak setiap Warga Negara Indonesia, agar bisa mendapatkan hak pendidikan. Pendidikan untuk semua (Education for All). Sebuah kalimat pendek yang bermakna bahwa pendidikan amat penting dan harus dilaksanakan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Berbagai upaya dan kebijakan telah dicetuskan dan dilaksanakan oleh pemerintah melalui bidang pendidikan, namun pada kenyataannya di sekitar kita terutama di Malendeng Perkamil Manado, masih terlihat adanya anakanak dan remaja yang semestinya masih duduk dibangku sekolah saat jam belajar, tetapi mereka berada di tempat yang kurang tepat bagi usia mereka. Mereka ada yang dijalanan sebagai pengemis, penjual koran, bekerja di pasar, dengan kondisi yang memprihatinkan. Mereka adalah anakanak yang kurang beruntung karena orang tua mereka adalah merupakan orang-orang tua yang tidak mampu., atau tingkat ekonomi mereka sangat rendah. Kondisi inilah yang menarik dan perlu untuk dicermati oleh kita semua sebagai masyarakat yang peduli pada pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia.
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAJAR UNTUK GURU-GURU SD DI KECAMATAN TOMOHON TENGAH KOTA TOMOHON
Katrina Siwi
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 2 (2020): AGUSTUS (2020) ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.708 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v13i2.2164
Adapun tujuan dari Program Kemitraan Masyarakat ini adalah: 1). Mempersiapkan pemmbelajaran, termasuk mengenali karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik; 2). Menyususn rencana pembelajaran dengan menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran dan keilmuan bidang studi dengan tepat; 3). Melaksanakan pembelajaran secara efektif dan efisien dengan mengacu pada rencana pembelajaran yang telah dibuat, 4) melaksanakan metode pembelajaran menggunakan media power point; dan 5). Melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan media pembelajaran aktif. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini bertempat di Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon. Dengan menggunakan metode Pemberdayaan masyarakat partisipatif atau Participatory Rural Apraissal (PRA). Hasil simpulan yang didapatkan dari Program Kemitraan Masyarakat ini bahwa Kegiatan PKM telah dilaksanakan dengan lancar dan baik serta telah memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang Penyusunan Rencana Pembelajaran, Pengembangan Metode Pembelajaran Aktif dan pengembangan Media Power Point dalam Pembelajaran. Para peserta yang merupakan Guru-guru SD di Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon terlihat antusias dalam berpartisipasi dikegiatan Pelatihan untuk Meningkatkan Kemampuan Mengajar Guru SD. Keberhasilan dalam PKM ini tercermin pada guru yang: a). memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang metode pembelajaran aktif; (b) memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang mengembangkan media powerpoint dalam pembelajaan; (c) memiliki pengetahuan, pemahaman dan praktik tentang menyususun Rencana Pembelajaran
PELATIHAN MANAJEMEN PADA KOPERASI MAKMUR SEJAHTERA KELURAHAN TITIWUNGEN SELATAN KECAMATAN SARIO KOTA MANADO
Sam J R Saroinsong
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 01 (2017): JUNI 2017
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (774.542 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v10i01.561
Today the government is aggressively implementing and meningkatkanpembangunan, both material and spiritual development. One area that is being promoted is the business world in order to reduce the number of unemployment in Indonesia is increasing every year.In the business world as well as in the field of cooperative development with all its activities, whether business, skills and awareness activities as well as awareness of cooperatives. All formal and informal organization requires management functions. Because without good management, the organization's goals will not be achieved in an efficient training of cooperative management is essential in the construction and development of cooperatives, including cooperatives prosperous located in the Village Titiwungen Southern District Sario Manado because the success or failure of cooperation depends on the level of knowledge andskills of managers and members of the cooperative, Therefore, training is needed to provide adequate supplies to the board and members, in order to play an active and dynamic for the progress of the cooperative. This devotion activity aims to provide the knowledge of the management of cooperatives to cooperatives to run well and a sustainable for the common welfare. The method used in this devotion is the lesson in class methods (lectures, conferences, case studies, games, program instructions,brainstroming). The results obtained in this training, namely management and members of the Village Cooperative MakmurSejahtera South Titiwungen District of Sario Manado City has knowledge of cooperative management.
PEMBEDAYAAN MASYARAKAT DI DESA KALAWAT DALAM MENGELOLAAN SUMBER PANGAN LOKAL UBI BET
Aser Yalindua;
Revolson A Mege
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 3 (2020): ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (491.219 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v13i3.3099
Kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) yang dibiayai oleh PNBP UNIMA, sedang dilaksanakan dengan salah satu tujuan yaitu memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan secara efektif dan efisien sumber daya alam berupa lahan tidur dan lahan yang ada di bawah naungan tanaman perkebunan seperti kelapa dan pala. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan sesuai tujuan tersebut adalah melalui kegiatan pilot project kebun percontohan dengan memfokuskan pada: 1) pembinaan teknis cara budidaya bete kepada kelompok tani mitra dengan memanfaatkan sumber daya alam berupa lahan tidur dan lahan yang ada di bawah naungan tanaman perkebunan; dan 2) mengadakan pembelajaran tentang teknik pembudidayaan bete yang benar sehingga mampu meningkatkan produksi panen dan menjamin keberlanjutan produksi untuk kebutuhan pasar. Secara umum, kegiatan berlangsung dengan baik. Kegiatan ini secara signifikan dapat memperbaiki keberadaan sumber daya alam di lokasi kegiatan melalui pemanfaatan lahan tidur. Melalui kegiatan ini, masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani mitra kegiatan menjadi termotivasi untuk secara aktif mengupayakan pemanfaatan lahan tidur dengan menanam bete sebagai pangan sumber karbohidrat non-beras. Sebagian besar masyarakat yang awalnya memperoleh pendapatan melalui kegiatan pasif menjadi termotivasi untuk memperoleh pendapatan secara aktif. Keberlangsungan dari kegiatan ini tentunya akan memberikan dampak akumulatif yang berpotensi dalam memberdayakan masyarakat desa mitra.
PELATIHAN PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI RANAH AFEKTIF DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA GURU-GURU SMP DI TONDANO
Meike Imbar
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 01 (2016): JUNI 2016
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (714.156 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v9i01.585
Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan untuk membantu guru dalam mengembangkan alat evaluasi ranah afektif dalam pembelajaran IPS pada guru-guru SMP di Tondano. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini didasari pada kenyataan bahwa pemberlakukan Kurikulum 2013 mempersyaratkan guru untuk mengembangkan kompetensi afektif peserta didik sebagai bagian dari pendidikan karakter. Mengingat keterbatasan kemampuan guru dalam mengembangkan alat evaluasi ranah afektif dalam pembelajaran IPS berhubung selama ini evaluasi pembelajaran lebih berfokus pada ranah kognitif. Kegiatan pengabdian diarahkan kepada tujuan: 1) Memberikan arahan kepada guru mengenai pentingnya pengembangan dan penyusunan alat evaluasi ranah afektif untuk pembelajaran IPS; 2) Memberikan bantuan kepada guru untuk mengembangkan kemampuan menyusun tujuan pembelajaran ranah afektif untuk pembelajaran IPS; dan 3) Memberikan bantuan dan pendampingan kepada guru dalam menyusun dan mengembangkan alat evaluasi ranah afektif untuk pembelajaran IPS. Hasil kegiatan pengabdian memperlihatkan para guru IPS SMP di Tondano merasakan manfaat yang besar melalui kegiatan yang diberikan yang telah mengarahkan dan mendayagunakan kemampuan mereka untuk mengembangkan dan menyusun alat evaluasi ranah afektif bagi pembelajaran IPS. Melalui pemahaman lebih mendalam tentang ranah afektif dan kedudukannya dalam pembentukan karakter peserta didik, para guru memperoleh kemampuan dalam memetakan materi matapelajaran IPS yang dapat diuji dengan menggunakan alat evaluasi ranah afektif sekaligus sebagai umpan balik dalam membina karakter peserta didik.
PELATIHAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR DAN HALUS DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA
Achmad Paturusi
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15, No 1 (2022): ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (348.663 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v15i1.3349
Peningkatan kesehatan masyarakat sekolah melalui pelatihan kemampuan motorik kasar dan halus di Sekolah Luar Biasa Negeri Kabupaten Minahasa Tenggara. Lokasi tempat pelaksanaan di SLB Negeri Mitra. Jl. Raya Tatengesan Kec. Pusomaen Kab. Minahasa Tenggara.Sekolah Luar Biasa (LSB) Negeri di Kabupaten Minahasa Tenggara dengan kontribusi memberikan tempat pelayanan dan waktu kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta keterlibatan siswa-siswa dan guru-guru di LSB. Anak berkembang dari berbagai aspek yaitu berkembang fisiknya, baik motorik kasar maupun halus, berkembang aspek kognitif, aspek sosial dan emosional. Perkembangan motorik kasar merupakan hal yang sangat penting bagi anak usia dini khususnya anak kelompok bermain/KB dan taman kanak-kanak/TK, lebih khusus lagi pada anak SLB. Sebenarnya anggapan bahwa perkembangan motorik kasar akan berkembang dengan secara otomatis dengan bertambahnya usia anak, merupakan anggapan yang keliru. Perkembangan motorik kasar pada anak perlu adanya bantuan dari para pendidik di lembaga pendidikan usia dini yaitu dari sisi apa yang dibantu, bagaimana membantu yang tepat/appropriate, bagaimana jenis latihan yang aman bagi anak sesuai dengan tahapan usia dan bagaimana kegiatan fisik motorik kasar yang menyenangkan anak. Kemampuan melakukan gerakan dan tindakan fisik untuk seorang anak terkait dengan rasa percaya diri dan pembentukan konsep diri. Oleh karena itu perkembangan motorik kasar sama pentingnya dengan aspek perkembangan yang lain untuk anak usia dini. Kontribusi mendasar pada khalayak sasaran adalah terjadinya peningkatan kemampuan hidup sehat & derajat kebugaran jasmani serta kesehatan peserta didik serta menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan & perkembangan yang harmonis & optimal dalam rangka pembentukan manusia Indoensia seutuhnya. Lebih khusus lagi adalah untuk memupuk kebiasaan hidup sehat & mempertinggi derajat kesehatan peserta didik. Luaran yang dihasilkan; (1) adanya artikel hasil pengabdian yang siap dipublikasi di jurnal dan poster, (2) siap untuk dijadikan HKI, (3) diperolehnya data emperik tentang kemampuan motorik kasar dan halus di Sekolah Luar Biasa Negeri Kabupaten Minahasa Tenggara pada siswa-siswa sekolah luar biasa (LSB) Negeri di Kabupaten Minahasa Tenggara.
PENGEMBANGAN EDU-AGROWISATA SEBAGAI KONTRIBUSI PERGURUAN TINGGI PADA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Joniarto Parung;
Gunawan Gunawan;
Arief Budhiyantoro;
Ida Bagus Made Artadana
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (811.432 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v12i1.1047
Salah satu peran yang diharapkan masyarakat di sekitar lokasi perguruan tinggi adalah memberdayakan masyarakat sekitar sebagai wujud dari tridarma. Peran yang sama diharapkan dari kampus 3 Ubaya yang berada di daerah pegunungan Penanggungan. Program yang potensial untuk diwujudkan adalah mengintegrasikan sumberdaya kampus dengan potensi masyarakat sekitar kampus. Salahsatu potensi yang dapat mengintegrasikan potensi kampus dengan potensi masyarakat sekitar adalah EduAgrowisata. Upaya pertama yang dirancang adalah menyiapkan percontohan wisata pendidikan dengan memberikan pembelajaran tentang perkebunan buah dan olahannya, perikanan dan kandang komunal di dalam kampus untuk selanjutnya ditularkan kepada masyarakat sekitar. Destinasi edu-agrowisata ini didesain secara terintegratif dari satu destinasi ke destinasi lainnya secara estafet dari dalam kampus sampai ke lahan penduduk sekitar sehingga akan memberikan pengalaman pariwisata, pembelajaran dan pengetahuan umum yang lengkap bagi wisatawan. Wisata petik buah salak sebagai bagian dari edu agrowisata yang sudah dijalankan ternyata mampu meningkatkan pendapatan 600% dibandingkan hanya menjual buah salak. Keuntungan finansial ini dijadikan pintu untuk mengajak masyarakat sekitar untuk terlibat dalam jaringan destinasi edu agrowisata terintegrasi.
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) BAGI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FIS UNIMA
Selvana T.R. Tewal;
Jelly Robot
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 1 (2020): APRIL (2020) ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.421 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v13i1.2149
Permasalahn yang ditemukan sehingga dilaksanakan pengabdian ini adalah rendahnya pemahaman Mahasiswa Pendidikan Geografi yang telah mengikuti Mata Kuliah Evaluasi Pengajaran Geografi, khususnya dalam topik bahasan yang berkaitan dengan statistik, dan dalam hal ini khusus pendekatan Penilaian baik yang menyangkut penilaian Acuan Norma (PAN ) manupun Penilaian Acuan Patokan (PAP) serta latar belakang Pendidikan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi sewaktu di SMA umumnya berasal dari Jurusan IPS dan juga SMK. Tujuan dilaksanakannya kegiatan Pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi dalam hal penerapan pendekatan penilaian dalam pembelajaran Geografi disaat melaksanakan kegiatan PPL 2 maupun setelah nanti berprofesi sebagai Guru Metode yang digunakan meliputi ceramah, tanya jawab, pemberian tugas/soal Latihan tentang penerapan pendekatan penilaian. Hasil kegiatan berwujud produk materi pelatihan tentang penekatan penilaian dan hasil penyelesaian tugas soal Latihan penerapan pendekatan penilaian dalam pembelajaran
IbM KELOMPOK TANI TANAMAN CABE DI DESA BATU KABUPATEN MINAHASA UTARA
Sukmarayu P Gedoan;
Utari Satiman
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (945.025 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v11i1.552
Desa Batu merupakan bagian dari kecamatan Likupang kabupaten Minahasa Utara. Keterbatasan pengetahuan petani terhadap masalah pertanian menjadi rentetan masalah yang tidak pernah selesai. Petani di desa Batu tidak mempunyai perencanaan yang tepat dalam mengelola pertaniannya sendiri sehingga komoditi pertanian yang ditanam tidak mempunyai nilai tambah dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Solusi yang akan dilakukan adalah untuk menjawab permasalahan tersebut di atas yaitu: (1) meningkatkanproduktivitas tanaman cabe, kualitas buah cabe. Langkah yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut di atas adalah memberikan pengetahuan dalam budidaya tanaman cabe yang baik dan benar. Secara spesifik program ini mencakup kegiatanbudidaya tanaman cabe, pasca panen cabe, dan pembuatan produk olahan cabe. Sosialisasi program pada kelompok tani di desa Batu Likupang Selatan dapat berjalan dengan baik. Pemahaman yang meningkat dari petani mitra dalam budidaya tanaman cabai berupa praktik penanaman, pemeliharaan, dan pengendalian hama.