cover
Contact Name
Mister Gidion Maru
Contact Email
mrgideonmaru@unima.ac.id
Phone
+6281340075651
Journal Mail Official
abdimas@unima.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Manado Tondano Minahasa
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 19790953     EISSN : 25986066     DOI : https://doi.org/10.36412/abdimas.v13i1
Jurnal ABDIMAS diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Negeri Manado dengan fokus pada publikasi dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi, profesional dan pengabdi yang mencerminkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditandai dengan pemanfaatan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni (Ipteks) untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dalam masyarakat. Jurnal ini juga terbuka untuk diseminasi hasil kegiatan pengembangan dan penguatan daya saing bangsa, kewirasuhaan, ekonomi kreatif dan kepariwisataan serta terobosan pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini. Jurnal ABDIMAS terbit tiga kali dalam setahun yakni April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
PELATIHAN LANGKAH-LANGKAH MEMULAI EKSPOR UNTUK UMKM DI KABUPATEN PEKALONGAN Stacia Reviany Mege; Anafil Windriya; Maya Aresteria
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 2 (2020): AGUSTUS (2020) ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.009 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v13i2.2273

Abstract

Indonesia’s trade deficit is one problem that government plan to overcome by several strategies including increasing exports. The contribution of Micro, Small and Medium Enterprise (MSME) also known as UMKM to total export in 2019 was approximately 14%. Despite their large contribution to overall GDP, UMKM are expected to participate more active in international trade by exporting their products. However, their perspective on internal or external barriers inhibit them to start exporting. The purpose of this community service is to empower UMKM in Pekalongan regency with knowledge about export and to help preparing them to enter international trade. Four steps were undertaken throughout the process, started by surveying and followed by deciding UMKM partner. The third and the fourth steps were preparation and training activity respectively. Upon participating in the training, the participants have shown positive attitude toward export and have gained understanding about export preparation. This community service will be held continuously.
PKM PENGELOLAAN LAHAN PERTANIAN HORTIKULTURA DALAM RANGKA KONSERVASI LAHAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL PERTANIAN Denny Maliangkay
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 3 (2020): ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.572 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v13i3.3104

Abstract

Karena begitu berperannya sektor pertanian bagi suatu bangsa maka tidak terlepas dari kepentingan semua pihak sehingga program pemerintah terhadap pertanian sering mengalami konflik pemasaran. Sejak jaman dahulu, konsep konservasi telah ada dan diperkenalkan kepada manusia meskipun konsep konservasi tersebut masih bersifat konservatif dan eksklusif (kerajaan). Lahan merupakan bagian dari bentang lahan (Lanscape) yang meliputi lingkungan fisik termasuk iklim, topografi/relief, hidrologi tanah dan keadaan vegetasi alami yang semuanya secara potensial akan berpengaruh terhadap penggunaan lahan. Keinginan manusia yang terus berkembang dan untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi, pengelolaan sumberdaya lahan seringkali kurang bijaksana dan tidak mempertimbangkan aspek keberlanjutannya (untuk jangka pendek) sehingga kelestariannya semakin terancam. Akibatnya, sumberdaya lahan yang berkualitas tinggi menjadi berkurang dan manusia semakin bergantung pada sumberdaya lahan yang bersifat marginal (kualitas lahan yang rendah). Hal ini berimplikasi pada berkurangnya ketahanan pangan, tingkat dan intensitas pencemaran yang berat dan kerusakan lingkungan lainnya. Untuk itu perlu pengelolaan lahan yang efektif, efisien dan optimal sehingga kelestarian lahan juga dapat terjaga dan kebutuhan manusia akan lahan dapat tercukupi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah metode Aplikasi dilapangan, kegiatan pengolahan lahan dilapangan, dan diskusi Tanya jawab. Metoda vegetatif yaitu metoda konservasi dengan menanam berbagai jenis tanaman. Pengelolaan tanah secara vegetatif dapat menjamin keberlangsungan keberadaan tanah dan air. Metoda sipil teknis yaitu suatu metoda konservasi dengan mengatur aliran permukaan sehingga tidak merusak lapisan olah tanah (Top Soil) yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Usaha konservasi dengan metoda sipil teknis ini yaitu membuat bangunan-bangunan konservaasi antara lain pengolahan tanah menurut kontur, pembuatan guludan dan lain lain.
IbM USAHA PEMBERDAYAAN GURU - GURU SECARA FISIK MELALUI PROGRAM PELATIHAN SENAM BUGAR DI SMK NEGERI 1 RATAHAN Tony Pandaleke
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.328 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v11i2.883

Abstract

Pemberdayaan merupakan usaha untuk memberi daya atau kekuatan agar guru - guru memiliki kemandirian terutama dalam aspek fisik, maka perlu diberdayakan fisiknya dengan cara meningkatkan kebugaran jasmani. Kebugaran dipandang dari aspek fisiologis adalah kebugaran total (total fitness) yang memberi kesanggupan atau kemampuan kepada seseorang untuk menjalankan hidup produktif dan dapat menyesuaikan diri dengan pembebanan (stress) fisik yang layak. Pemberdayaan tidak hanya masalah pembangkitan kesadaran, tetapi juga upaya mengubah keadaan kehidupan material orang-orang yang tertindas dan lemah dalam masyarakat. Salah satu mitra untuk melakukan kegiatan pengabdian bagi masyarakat dalam upaya peningkatan kualitas fisik guru - guru, tim pengabdi mengambil mitra guru – guru SMK Negeri 1 Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara. Permasalahan mitra yaitu kesibukan dalam mengajar di dalam kelas membuat guru – guru terlalu sibuk dan melupakan diri untuk tetap berolahraga agar tubuh tetap bugar. Belum mengetahui dan memahami bagaimana teknik membantu diri untuk tetap bugar dan dapat menjalankan tugas baik sebagai guru ataupu orangtua di rumah dan guru-guru belum pernah mendapatkan pelatihan sebagai upaya pemberdayaan dalam bentuk senam bugar serta membentuk pusat pelatihan kebugaran sendiri di sekolah maupun di rumah dan di lingkungan sekitar. Dampak yang didapat adalah seluruh guru - guru tersebut mereka menjadi bugar, sehingga bisa hidup mandiri, tidak mudah sakit, yang berdampak pula pada faktor ekonomis dan psikis.
PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVIEMENT DIVISION DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DENGAN POKOK PEMBAHASAN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI SMA NEGERI 3 TONDANO Nathalia Dethami Yoel
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15, No 1 (2022): ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36412/abdimas.v15i1.3083

Abstract

Penggunaan Model Cooperative Learning tipe Student Teams Achieviement Division Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi dengan Pokok Pembahasan Sistem Pencernaan Manusia di SMA Negeri 3 Tondano ”. ( Suatu Penelitian Tindakan Kelas ). Jurusan Pendidikan Biologi : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Manado. Dosen Pembimbing  : Dra. Fanny Nanlohy, MP. DHET dan Drs. Jemmy Sumakul, M.Pd. Masalah yang ditemukan  saat obeservasi adalah pembelajaran biologi selama ini masih berpusat pada guru sedangkan siswa tidak diberikan kesempatan untuk menganalisis dan mencari masalah. Sehingga proses pembelajaran pun berlangsung kurang optimal. Hal ini disebabkan kurangnya penggunaan model pembelajaran yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Penggunaan Model Cooperative Learning tipe Student Teams Achieviement Division Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi dengan Pokok Pembahasan Sistem Pencernaan Manusia di SMA Negeri 3 Tondano pada bulan Juli 2021, dengan jumlah siswa 27 siswa, 8 laki-laki dan 19 siswa perempuan. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan ini dapat ditarik kesimpulannya bahwa dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe Student Teams Achievement Division pada mata pelajaran biologi dengan materi Sistem Pencernaan pada Manusia dikelas XI SMA Negeri 3 Tondano ternyata terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Dimana pada siklus I diperoleh data sebanyak 21 siswa  ( 77,77%) yang mencapai ketuntasan belajar dengan nilai ≥ 70, sedangkan 6 siswa  (37,03%)  yang tidak tuntas ( nilai ≤ 70) jumlah ini pada siklus I adalah 90,99% dengan nilai rata-rata kelas 77,78% sedangkan pada siklus II peneliti memperoleh prsentase ketuntasan belajar dari 26 siswa 96,30% mengalami peningkatan, sedangkan 1 siswa atau 96,66% belum mencapai standar nilai rata-rata. The Use of  Cooperative Learning Model Type Student Teams Achievement Division in Improving Student Learning Outcomes in Biology Subjects with the subject matter of the Human Digestive System at SMA Negeri 3 Tondano". (A Classroom Action Research). Department of Biology Education: Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Manado State University. Supervisor : Dra. Fanny Nanlohy, MP. DHET and Drs. Jemmy Sumakul, M.Pd. The problem found during observation is that biology learning is still teacher-centered while students are not given the opportunity to analyze and look for problems. So that the learning process takes place less than optimally. This is due to the lack of use of the learning model provided by the teacher. This study aims to determine the increase in the use of the Cooperative Learning Model Type Student Teams Achievement Division in Improving Student Learning Outcomes in Biology Subjects with the subject matter of the Human Digestive System at SMA Negeri 3 Tondano in July 2021, with a total of 27 students, 8 males. and 19 female students. The results of this research that has been carried out can be concluded that by using the cooperative learning model of the Student Teams Achievement Division type in biology subjects with the Digestive System in Humans material in class XI of SMA Negeri 3 Tondano, there was an increase in student learning outcomes. Where in the first cycle obtained data as many as 21 students (77.77%) who achieved complete learning with a value of 70, while 6 students (37.03%) who did not complete (value 70) this number in the first cycle was 90.99 % with an average grade of 77.78%, while in the second cycle the researcher obtained the percentage of mastery learning from 26 students 96.30% experienced an increase, while 1 student or 96.66% had not reached the average value standard.
VIDEO YOUTUBE DALAM PENGAJARAN BASIC LISTENING Rinny Rorimpandey
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.724 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i2.1052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan video Youtube terhadap pemahaman dalam listening(menyimak) pada matakuliah Basic Listening semester 1 Jurusan Bahasa Inggris. Youtube dapatlah menjadi sarana belajar dan media pembelajaran yang dapat memenuhi tuntutan kebutuhan pelajar. Ada banyak jenis video dengan berbagai macam topik yang unik, menarik dan menyenangkan untuk dinikmati dan yang dapat digunakan dalam pelajaran di kelas. Jenis Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian eksperimen Pretest dan Post-test Control group. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Bahasa Inggris FBS Unima Tondano. Populasi Penelitian adalah seluruh semester 1 yang berjumlah 250 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan random sampling. Dari hasil perhitungan menunjukan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 69,032 kemudian menjadi 80,403. Hal ini berarti bahwa di kelas eksperimen terjadi peningakatan sebesar 11,37. Untuk kelompok kontrol pada saat pretest sebesar 69,141 dan pada saat post-test sebesar 73,828. berarti terjadi kenaikan sebesar 4,69. Meskipun kedua kelas sama-sama mengalami kenaikan rata-rata, namun kenaikan rata-rata posttest pada kelas eksprimen lebih besar dibandingkan post-test kelas kontrol dan bobot keefektifan sebesar 9,5%. Kesimpulannya adalah nilai pemahaman listening pada matakuliah Basic Listening lebih tinggi dengan yang menggunakan video youtube dibandingkan dengan menggunakan media konvensional. Sehingga dapat dikatakan terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman listening mahasiswa Jurusan Pendidik Bahasa Inggris antara yang diajar dengan media video dan yang diajar dengan menggunakan media konvensional.
KKN PPM PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS ALAM DI SMK KRISTEN IMANUEL LAIKIT Djeli Tulandi
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 2 (2020): AGUSTUS (2020) ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.095 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v13i2.2157

Abstract

Pemberdayaan masyarakat khususnya komunitas mahasiswa, guru dan siswa dalam menghadapi tantangan di era 4.0 dan era new normal merupakan hal penting untuk dilakukan dan perlu mendapat perhatian dari negara dan masyarakat. KKN PPM pembelajaran berbasis alam yang terintegrasi dalam kegiatan blended learning yang dilaksnakan di SMK Imanuel Laikit Minahasa Utara dan juga melibatkan mahasiwa bertujuan agar dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam penguasaan konsep fisika dan meningkatkan kemampuan mahasiswa mendesain bahan ajar blended learning. Metode kegiatan adalah implementasi blended learning melalui kegiatan tatapmuka dan melakukan pengamatan di alam khususnya di PLTA Tonsealama Minahasa. Hasil kegiatan KKN PPM menunjukkan bahwa atmosfer akademik di sekolah semakin baik, mahasiswa mampu mengimplementasikan kegiatan blended learning dan bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran fisika. Pemberdayaan masyarakat lewat program KKN-PPM merupakan suatu kegiatan inovasi yang diharapkan terus dilakukan oleh pihak perguruan tinggi.
PELATIHAN PERMAINAN EDUKATIF UNTUK ANAK BERBASIS KOMPUTER PADA GURU DAN SISWA DI TK KATOLIK MALAEKAT PELINDUNG KOTA MANADO Irene R H T Tangkawarow
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 01 (2017): JUNI 2017
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.764 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v10i01.557

Abstract

Computer as a media learning is owned by TK Katolik Malaekat Pelindung in Manado city. However, limited knowledge of software application for early childhood makes computer studies at TK Malaekat Pelindung Kota Manado are often ineffective implemented.This situation causes stimulation for the child's intelligence are not fully achieved due to application of the games which used is unfit to the stage of early childhood development. The aims of this activity are: (1) To provide knowledge and understanding of the educational games application that correspond to the teachers and students at TK Katolik Malaekat Pelindung in Manado City. (2) To provide training for teachers and students on how to operate GCompris application. GCompris application is qualified educational games application which consists ofattractive interface, easy to use, and variety games inside. This training uses resident expert method. Resident expert method is a method of training with guidance from expert in information systems (in this case, the expert on the application GCompris).
IMPLEMENTASI MODEL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG HUKUM DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN H M Hadin Muhjad; Rahmida Erliyani; Dermawati Sihite
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 01 (2016): JUNI 2016
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.908 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v9i01.581

Abstract

The principle of rule of law is the recognition of human rights and equality before the law that emphasizes a balanced and equal treatment to every citizen before the law. That is in line with the terms of the provision of legal aid and advocacy to the public asa part of their constitutional right. Therefore it is necessary to grant a good understanding of the entire community to gain their rights to legal assistance and advocacy. Implementation of legal aid is an important part in providing legal benefit for the community. In order to benefit the community law required an appropriate model of legal aid in achieving those goals in this connection referred to the legal service action model. Legal service actions are an attempt to establish a culture of law in both the life of the nation and an attempt awareness of legal rights and obligations of society which is constitutionally recognized.Community service activities in law with legal service actions, conducted by the Facultyof Law as an embodiment of HigherEducationTridarma which in this regard isLambung Mangkurat Univercity through LKBH (Legal aid and consultation bodies) has conducted a series of activities conceived as a legal service actions.
PENERAPAN MODEL PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) BERBASIS MASYARAKAT DI ERA NEW NORMAL Selvie Serly Rumagit; Apriles Mandome; Estefina Makausi; Priska Mawuntu
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15, No 1 (2022): ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.539 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v15i1.3343

Abstract

The Covid-19 pandemic requires people to live a clean and healthy lifestyle in order to not only avoid but also to break the chain of the spreading of this deadly virus. However, it cannot be denied that the lack of knowledge and supporting infrastructure in the society is one of the main factors for the lack of proper implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). This activity aims to increase the knowledge and awareness of the society, especially those in disease-prone areas such as final disposal sites (TPA), on Clean and Healthy Living Behavior. The method used was counseling or seminar in forms of lectures and demonstrations as well as the provision of infrastructure to support PHBS both at work and in public places. This activity gives a positive impact on the target society where it can be seen that there is an increase in knowledge and patterns of Clean and Healthy Living Behavior in the society as well as high society satisfaction on the activities carried out.
MERINTIS BRANDING “KAMPUNG JAHE MOJOKERTO (KJM)” DI DESA GADING KECAMATAN JATIREJO, KABUPATEN MOJOKERTO Arief Budhyantoro
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.537 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i1.1043

Abstract

Desa Gading merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Desa Gading memiliki luas 2011 km2 dan terletak di kawasan ekonomi dengan perubahan karakteristik perekonomian dari kawasan agraris menuju kawasan industry atau yang disebut kawasan Siborian. Potensi utama Desa Gading adalah perkebunan tebu dan perdagangan rakyat dalam hal ini UMKM. Namun demikian perdagangan yang ada berada dalam tahap stagnan karena kurangnya produk-produk asli desa yang bernilai ekonomis. Kondisi ini berdampak pada perkembangan kesejahteraan masyarakat juga cenderung stagnan, karena tidak adanya faktor pendorong yang signifikan dibidang pertumbuhan perekonomian warga. Berdasarkan permasalahan diatas maka, pemerintah Desa Gading bermaksud membangun produk-produk unggulan Desa Gading yang bernilai ekonomis sehingga dapat mendorong pertumbuhan kesejahteraan masyarakat Desa Gading. Strategi yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan tersebut, maka dibentukalah kawasan khusus yang berfungsi untuk memproduksi produk unggulan Desa Gading berupa makanan dan minuman, kawasan ini disebut Kampung Jahe Mojokerto (KJM). Hasil yang diperoleh saat ini telah terbentuk rintisan kawasan Kampung Jahe Mojokerto (KJM) dengan rintisan produk unggulan adalah minuman herbal jahe, sinom, temulawak dan kue kering jahe. Produk olahan berbasis jahe ini telah dipasarkan disekitar Desa Gading. Produk olahan berbasis jahe ini belum dipasarkan di toko-toko pusat oleh-oleh di kota Mojokerto, hal ini dikarenakan produk tersebut belum memiliki PIRT. Namun demikian produk olahan ini mendapat tanggapan yang positip dari konsumen dengan adanya hasil survey yang menyatakan bahwa produk rasanya enak sebanyak 43 komentar dan pernyataan layak jual oleh responden sebanyak 83 komentar.

Page 6 of 14 | Total Record : 131