cover
Contact Name
Fahrul Basir
Contact Email
fahrulb@uncp.ac.id
Phone
+6285399753612
Journal Mail Official
pedagogy@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No.9 Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25023802     EISSN : 25023799     DOI : https://doi.org/10.30605/pedagogy
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel penelitiannya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik yang terkait dengan pembelajaran matematika.
Articles 438 Documents
PENGARUH PENDEKATAN STEM BERBASIS ETNOMATEMATIKA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V MIN PANGKAJENE KEPULAUAN Winahyu, Winahyu; Ma’rufi, Ma’rufi; Ilyas, Muhammad
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2020): Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v5i2.419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan STEM berbasis etnomatematika terhadap pemahaman konsep dan minat belajar siswa kelas V MIN Pangkajene Kepulauan. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan satuan eksperimen yang dilakukan pada satu kelas V di MIN Pangkajene Kepulauan. Penentuan satuan eksperimen dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini adalah tes pemahaman konsep, angket minat belajar, dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis inferensial dan kriteria pengaruh. Hasil penelitian ini adalah: (1) Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas V MIN Pangkajene Kepulauan sebelum pembelajaran dengan pendekatan STEM berbasis etnomatematika berada pada kategori rendah, (2) Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas V MIN Pangkajene Kepulauan setelah pembelajaran dengan pendekatan STEM berbasis etnomatematika berada pada kategori sangat baik, (3) Minat belajar matematika siswa kelas V MIN Pangkajene Kepulauan sebelum pembelajaran dengan pendekatan STEM berbasis etnomatematika berada pada kategori sedang, (4) Minat belajar matematika siswa kelas V MIN Pangkajene Kepulauan setelah pembelajaran dengan pendekatan STEM berbasis etnomatematika berada pada kategori sangat tinggi, (5) Terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas V MIN Pangkajene Kepulauan setelah pembelajaran dengan pendekatan STEM berbasis etnomatematika, (6) Terdapat perbedaan minat belajar matematika siswa kelas V MIN Pangkajene Kepulauan sebelum dan setelah pembelajaran dengan pendekatan STEM berbasis etnomatematika.
KEMAMPUAN PENALARAN SISWA SANGUINIS DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU BERDASARKAN GENDER Sardia, Sardia; Ma’rufi, Ma’rufi; Ilyas, Muhammad
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2020): Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v5i2.421

Abstract

Penalaran matematika penting bagi siswa karena berkaitan dengan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran berdasarkan tipe kepribadian Hippocrates dan Gender. Tipe kepribadian menurut Hippocrates terdiri atas sanguinis, koleris, melankolis, dan plegmatis. Arikel ini hanya membahas khusus tipe kepribadian sanguinis. Melalui pendekatan kualitatif dideskripsikan kemampuan penalaran sanguinis laki-laki dan sanguinis perempuan. Hasil penelitian: Sanguinis Laki-laki; mengumpulkan fakta secara lengkap, tidak sempurna dalam mengajukan asumsi, melakukan manipulasi matematika secara jelas dan terurut, memeriksa kesahihan asumsi dengan pengecekan maju, tidak mampu membangun argumen, membuat kesimpulan disertai alasan. Sanguinis Perempuan; mengumpulkan fakta secara lengkap, tidak sempurna dalam mengajukan asumsi, melakukan manipulasi matematika secara jelas dan terurut, memeriksa kesahihan asumsi dengan pengecekan langkah demi langkah, tidak mampu membangun argumen, membuat kesimpulan disertai alasan.
HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 2 PALOPO PADA MATERI TRIGONOMETRI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION Prasetia, Aprila Stanis; Salwah, Salwah; Karmila, Karmila
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2020): Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v5i2.422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hypothetical learning trajectory peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Palopo melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan 1) peneliti, 2) lembar kerja peserta didik, 3) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, 4) lembar observasi aktivitas peserta didik, dan 5) pedoman wawancara. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe group investigation mendukung untuk melihat hipotesis lintasan belajar peserta didik dan selain itu, alur berpikir peserta didik tidak jauh berbeda dengan hipotesis lintasan belajar yang dibuat oleh peneliti. Alur berpikir kelompok peserta didik aktif pada materi trigonometri, menunjukkan bahwa peserta didik dapat memahami dan menyelesaikan soal sesuai dengan prosedur pengerjaan soal walaupun ada sedikit kesalahan. Alur berpikir kelompok peserta didik sedang pada materi trigonometri, menunjukkan bahwa peserta didik dapat memahami dan mengerjakan soal walaupun masih mengalami kekeliruan dan masih terdapat jawaban yang kurang tepat. Adapun alur berpikir kelompok peserta didik tidak aktif pada materi trigonometri, menunjukkan bahwa peserta didik dapat menyelesaikan soal walaupun masih terdapat banyak kesalahan pada hasil jawabannya.
EFIKASI DIRI SISWA LAKI-LAKI SMP ETNIK BUGIS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Alam, Syamsu; Budiarto, Mega Teguh; Siswono, Tatag Yuli Eko
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2022): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v7i1.1796

Abstract

Self efficacy merupakan keyakinan seseorang mengenai kemampuannya untuk berhasil mencapai harapan tertentu dalam penyelesaian tugas dan tujuan. Siswa yang memiliki efikasi diri tinggi akan mampu mencapai tujuan tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi efikasi diri siswa laki-laki etnik Bugis dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan masalah aljabar yang berbentuk kontekstual dari budaya etnik bugis. Data diperoleh dari 25 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Mare, Kabupaten Bone, Sulawesi-Selatan, Indonesia, dipilih 1 siswa untuk diwawancarai berdasarkan etnik dan jenis kelamin. Kredibilitas data diperiksa melalui triagulasi waktu, pengecekan teman sejawat, dan kecukupan referensial. Selanjutnya, analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi data. Efikasi diri siswa laki-laki yaitu memiliki keyakinan terhadap kemampuanya dapat menyelesaikan tugas matematika yang sulit; memiliki kekuatan keyakinan yang kuat, karena memiliki kesiapan, pengalaman yang mendukung disertai dengan komitmen untuk menyelesaikan tugas pemecahan masalah; dan memiliki keyakinan terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas pemecahan masalah matematika dengan konteks serupa ataupun berbeda. Selain itu, efikasi diri pada siswa laki-laki relevan dengan aspek budaya etnik bugis yaitu manyameng kininnawa, mappasitinaja, malempu, magetteng, macca, dan warani.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS XI MIA 2 MA DARUSSALAM BARANDASI Khaerani, Khaerani; Syamsuriyawati, Syamsuriyawati; Arif, Muh.
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2022): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v7i1.1797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI MA Darusslam Barandasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI MIA 2 MA Darussalam Barandasi . Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest- posttest design. Teknik pengumpulan data dengan menguunakan tes, angket serta lembar observasi. Data hasil penelitian terlebih dahulu dianalisis dengan menggunakan uji normalitas data, selanjutnya uji one sample t-test dan uji n- gain ternormalisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil belajar, respon dan aktivitas peserta didik terhadap model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan saintifik berada pada kriteria baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan yang signifikan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BANGUN RUANG SISI DATAR BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Rahmawati, Rahmawati; Asriani, Nur; Ledi, Ledi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2022): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v7i1.1798

Abstract

Salah satu penyebab rendahnya kualitas pendidikan matematika yaitu pola pengajaran yang lebih menekankan pada hafalan dan kecepatan berhitung. Guru memberitahukan konsep, siswa menerima bahan jadi. Demikian juga dalam latihan, dari tahun ke tahun soal yang diberikan adalah soal yang itu-itu juga tidak bervariasi, hanya berkisar pada pertanyaan apa, berapa, tentukan, selesaikan. Jarang sekali bertanya dengan menggunakan kata mengapa, bagaimana, darimana, atau kapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika berbasis Contextual Teaching and Learning pada pokok bahasan Bangun Ruang Sisi Datar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Pengembangan (Research and Development) meliputi pengembangan perangkat pembelajaran yang terdiri atas Buku Siswa (BS), Lembar Kerja Siswa (LKS), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Tes Hasil Belajar (THB). Berdasarkan hasil uji coba perangkat pembelajaran diperoleh banyaknya siswa yang tuntas belajar yaitu sebanyak 87,5% yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai. Hasil pengamatan aktivitas siswa diketahui bahwa semua kategori aktivitas siswa yang diamati memenuhi Interval Toleransi PWI (%) yang ditentukan. 68,75% merasa senang dengan pelajaran matematika apalagi jika matematika itu disajikan dengan singkat dan jelas. 100% merasa senang dengan buku siswa dan LKS yang digunakan. 100% senang dengan pembelajaran matematika berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Semua kategori aktivitas guru yang diamati memenuhi Interval Toleransi PWI (%) yang ditentukan. Setelah dilakukan validasi dan revisi sebanyak 2 kali, perangkat pembelajaran “valid” dan “layak” untuk digunakan berdasarkan hasil penilaian para ahli. Dari hasil uji coba diketahui bahwa perangkat pembelajaran matematika berbasis CTL bersifat efektif dan praktis.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA TUGU JOGJA Febriana, Rina; Kurniasih, Ayu; Setiyaningsih, Evitri; Maharani, Oktaviana Putri
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2022): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v7i1.1799

Abstract

Adanya pengaruh modernisasi dalam iklim globalisasi saat ini yang memiliki dampak buruk dengan terkikisnya nilai budaya luhur bangsa Indonesia, sehingga akibatnya Indonesia saat ini mengalami krisis jati diri bangsa walaupun Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan keanekaragaman budaya. namun dengan adanya pengaruh ini membuat keanekaragaman menjadi dilupakan sehingga anak muda zaman sekarang kurang tahu menahu dengan arti budaya saat ini, dengan demikian kita dapat menjembatani antara budaya dengan pendidikan khusus mata pelajaran matematika etnomatika maka perlu dirancang bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik budaya dan pembelajaran matematika yang berbasis etnomatika Tugu Jogja di dalam etnomatika Tugu Jogja ini Terdapat beberapa ornamen bangunan yang memvisualisasi nyata dari geometri ( bangun ruang).
ANALISIS KEMAMPUAN STRATEGIC COMPETENCE SISWA DALAM KECAKAPAN MATEMATIS PADA MATERI PROGRAM LINEAR DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF Aisyah, Nur; Ma’rufi, Ma’rufi; Salwah, Salwah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2022): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v7i1.1800

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan pendekatan kualitatif yang ditujukan untuk menganalisis kemampuan strategic competence siswa kelas XII IPA 3 SMA Negeri 1 Luwu Utara pada materi program linear ditinjau dari gaya kognitif siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 3 SMA Negeri 1 Luwu Utara yang berjumlah 2 orang berdasarkan gaya kognitif, yaitu subjek field dependent (SFD) dan subjek field independent (SFI). Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian test GEFT terlebih dahulu untuk memilih siswa dengan gaya kognitif field dependent dan field independent, selanjutnya kedua subjek yang telah terpilih diberikan tes kecakapan matematis yang dilanjutkan dengan sesi wawancara secara individu guna memperoleh data yang valid. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan strategic competence siswa berdasarkan gaya kognitif dalam menyelesaikan materi program linear telah memenuhi keempat indikator dari strategic competence yaitu: (a) Memahami situasi serta kondisi dari suatu permasalahan, (b) Menyajikan masalah secara matematik dalam berbagai bentuk, (c) Menemukan hubungan matematika yang ada didalam suatu masalah dan (d) Menemukan solusi dari permasalahan yang diberikan, untuk subjek field dependent (SFD) sedangkan untuk subjek field independent (SFI) memenuhi indikator yaitu: Memahami situasi serta kondisi dari suatu permasalahan, menemukan hubungan matematika yang ada didalam suatu masalah dan menemukan solusi dari permasalahan yang diberikan.
MENINGKATKAN KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW Pasandaran, Rio Fabrika; Basir, Fahrul; Suciati, Indah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2022): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v7i1.1801

Abstract

Komunikasi matematis merupakan komponen penting dalam mendukung pencapaian hasil belajar matematika peserta didik di sekolah. Esensi komunikasi matematis adalah proses penyampaian gagasan matematika baik secara lisan maupun tulisan, dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Perubahan bentuk-bentuk simbol, gambar, diagram, tabel yang mewakili proses mental setiap peserta didik akan dibentuk menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw (sebagai perlakuan). Tipe Jigsaw diyakini memiliki kontribusi positif terhadap perkembangan komunikasi matematis. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 5 Palopo, dengan metode eksperimen dan desain One - Group Pretest Posttest Design. Komunikasi matematis peserta didik sebelum diberikan perlakuan berada pada kategori rendah dengan skor rata-rata 43,90 dan setelah diberikan perlakuan berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 75,31. Secara inferensial, melalui uji statistik One-Sample Test diperoleh nilai signikansi sebesar 0.001 < 0.05. Disimpulkan bahwa terjadi peningkatan komunikasi matematis peserta didik secara signifikan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.
PERBANDINGAN ANTARA MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA DALAM KELAS YANG BERJUMLAH BESAR DENGAN BERJUMLAH KECIL Sukmawati, Sukmawati; Arifanti, Dwi Risky
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2022): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v7i1.1802

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui bagaimana minat belajar matematika siswa dalam kelas yang berjumlah kecil pada siswa kelas XI SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama Palopo, (2) Untuk mengetahui bagaimana minat belajar matematika siswa dalam kelas yang berjumlah besar pada siswa kelas XI SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama Palopo, dan (3) Untuk mengetahui bagaimana perbandingan antara minat belajar matematika siswa dalam kelas yang berjumlah besar dengan berjumlah kecil. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama Palopo yang berjumlah 197 orang yang terdiri dari enam kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI yang terdiri dari dua jurusan yaitu kelas XI Jurusan Nautika Kapal Niaga yang berjumlah 20 siswa dan kelas XI Jurusan Teknika Kapal Niaga yang berjumlah 38 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahap yaitu tahap persiapan dan tahap instrument penelitian yang menggunakan angket. Minat belajar matematika siswa dalam kelas yang berjumlah kecil pada SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama Palopo termasuk kategori tinggi, skor rata-rata yaitu 83,25 dari skor ideal yang mungkin dicapai yaitu 100, dengan standar deviasi 9,514 dan variansi 90,513. Minat belajar matematika siswa dalam kelas yang berjumlah besar pada SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama Palopo termasuk kategori sedang, skor rata-rata yaitu 67,92 dari skor ideal yang mungkin dicapai yaitu 100, dengan standar deviasi 10,686 dan variansi 114,183. Sedangkan hasil analisis inferensial menyimpulkan bahwa: minat belajar matematika dalam kelas yang berjumlah kecil lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang berjumlah besar.