cover
Contact Name
Mister Gidion Maru
Contact Email
mrgidionmaru@unima.ac.id
Phone
+6281340075651
Journal Mail Official
mrgidionmaru@unima.ac.id
Editorial Address
Jl Kampus Tonsaru, Tondano
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Kompetensi: Jurnal Bahasa Dan Seni
ISSN : 23373504     EISSN : 27979970     DOI : 10.36582
The Scientific Journal of Language and Art is a scientific journal with a scope of language, culture, art and literature including its learning methods and theories that are published online every month. KOMPETENSI carries efforts to disseminate scientific ideas and the best learning practices in order to improve, the quality of science, and the dissemination of knowledge and technology for students, lecturers and observers of science in the scope of the fields of language and art as well as literature and culture. KOMPETENSI articles in the form of research results, or the results of studies and reflections on practices and learning methods related to language, literature, art, culture and teaching that have never been published before.
Articles 322 Documents
PEMBELAJARAN GITAR PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 MODOINDING Joshua Matindas; Sri Sunarmi; Franklin E. Dumais
KOMPETENSI Vol. 3 No. 4 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muatan pelajaran Seni Budaya adalah muatan pelajaran wajib dalam Kurikulum 2013 untuk semua tingkatan pendidikan wajib di Indonesia. Muatan pelajaran Seni Budaya mencakup bidang seni rupa, seni tari, seni drama dan seni musik. Secara khusus dalam materi pembelajaran seni musik, siswa wajib untuk mempelajari tentang alat musik, dan salah satu alat musik yang paling umum adalah gitar. Penelitian ini dirancang untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pembelajaran gitar pada siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Modoinding. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif adalah metode yang digunakan oleh peneliti untuk mencapai tujuan penelitian. Objek dalam penelitian ini adalah 22 orang siswa kelas VII A. Observasi, wawancara, studi dokumen dan dokumentasi adalah tekni-teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan pemeriksaan data (editing), klasifikasi, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang ditugaskan untuk mengajarkan muatan pelajaran seni budaya, lebih khusus seni musik, tidak memiliki latar belakang pendidikan seni musik. Dalam proses pembelajaran, guru menggunakan 3 metode pembelajaran: ceramah, diskusi dan demonstrasi. Proses pembelajaran gitar difokuskan pada teknik petikan gitar, penjarian dan pengenal akor gitar. Pembelajaran seni musik, terutama dalam permainan gitar, dilakukan oleh guru dan dibantu oleh beberapa mahasiswa PPL dari pendidikan seni musik. Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa 13 orang dari 22 orang siswa telah mampu mencapai standar ketuntasan belajar dan 9 siswa lainnya harus mengikuti remedial.
PEMBELAJARAN TEKS EKSPLANASI DENGAN MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SATU ATAP DIMEMBE Larasita Gloria Onibala; Ruth C. Paath; Elvie A. Sepang
KOMPETENSI Vol. 3 No. 4 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disusun untuk memenuhi dua tujuan utama. Tujuan pertama adalah untuk menjelaskan tahapan pembelajaran dan menemukan pola informasi kausalitas dalam teks eksplanasi siswa kelas VIII SMP dengan menggunakan model membaca dan menulis terpadu kooperatif (cooperative integrated reading and composition). Tujuan kedua adalah untuk mendeskripsikan kapasitas siswa kelas VIII SMP dalam membedakan pola informasi kausalitas dalam teks eksplanasi dengan menggunakan model membaca dan menulis terpadu kooperatif. Guna mencapai kedua tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian campuran (mixed method) yang menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Satu Atap Dimembe di mana 12 siswa kelas VIII menjadi sumber data sekaligus objek dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan tes. Data yang diperoleh melalui wawancara dan observasi dianalisis secara deskriptif dan data yang diperoleh melalui tes dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model membaca dan menulis terpadu kooperatif dapat digunakan untuk mengoptimalkan keterampilan siswa sambil memahami pola kausalitas teks eksplanasi. Hal ini diperkuat dengan hasil analisis kuantitatif terhadap tes yang menujukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas VIII dalam menguasai pola kausalitas pada teks eksplanasi yang mencapai angka 88,16. Nilai rata-rata tersebut mengindikasikan bahwa siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Satu Atap Dimembe kompeten dalam memahami dan menguasai pola kausalitas dalam teks eksplanasi.
PROSES PEMBENTUKAN KOMPOSITA NOMINA BAHASA JERMAN DAN BAHASA INDONESIA: (SUATA ANALISIS KONTRASTIF) Grevira Pinontoan; Prilimercy E. Kojongian; Marry S. Bingku
KOMPETENSI Vol. 3 No. 4 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembentukan komposita nomina bahasa Jerman dan bahasa Indonesia. Selain itu penelitian ini dirancang untuk mendeskripsikan, menganalisa dan mengetahui bagaimana persamaan dan perbedaan komposita nomina dalam bahasa Jerman dan bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kontrastif. Sumber data dalam penelitian ini berupa buku-buku yang berhubungan dengan pembentukan komposita nomina dalam bahasa Jerman dan bahasa Indonesia. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Data-data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kontrastif yang dikemukakan oleh Ellis dalam Sengko (2022). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan dalam proses pembentukan komposita nomina bahasa Jerman dan bahasa Indonesia. Salah satu persamaan adalah bahasa Jerman maupun bahasa Indonesia adalah kedua bahasa tersebut memiliki komposita nomina. Sedangkan perbedaanya adalah semua komposita nomina dalam bahasa Jerman harus memiliki artikel dan penentuan artikel ini adalah menggunakan artikel kata yang kedua (Bestimmungswort) dan dalam bahasa Indonesia tidak mengenal Artikel kata benda. Maka dari itu salah satu kesalahan yang memungkinkan terjadi pada pembelajar bahasa Jerman dalam pembentukan komposita nomina yaitu sulitnya menetukan Artikel untuk komposita yang baru dibentuk karena kemungkinan mereka akan menempatkan Artikel dari kata yang pertama. Banyak pembelajar yang mengalami kesulitan menentukan Artikel nomina mana yang tergabung dalam suatu komposita yang dapat mewakili Artikel komposita tersebut.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 TONDANO Sri Estiani Parantean; Elvie S. Sepang; Susan Monoarfa
KOMPETENSI Vol. 3 No. 4 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disusun untuk menggambarkan penggunaan media gambar terhadap keterampilan siswa dalam menulis puisi bebas terhadap siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Tondano. Penelitian disusun dalam kerangka penelitian deskriptif kualitatif di mana 20 siswa kelas VIII A dipilih menjadi objek penelitian. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2022 di SMP Negeri 3 Tondano. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara dan tes. Teknik kualitatif analitik digunakan untuk menganalisis data yang didapat melalui wawancara dan observasi dan data yang diperoleh melalui tes. Berdasarkan 4 indikator penilaian (amanat, pencitraan, diksi dan objek) terhadap puisi hasil karya siswa, siswa kelas VIII A telah mampu menulis puisi dengan baik karena mencapai nilai rata-rata sebesar 76,75. Ketercapaian siswa pada indikator amanat mencapai 95% dan 80% pada indikator pencitraan. Pada indikator diksi, keterecapaian siswa mencapai 77%.  Indikator objek dan judul mendapat tingkat ketercapaian paling rendah, yaitu 57%. Dengan demikian, media gambar bisa membantu dalam meningkatkan keterampilan siswa kelas VIII A dalam menulis puisi, meskipun belum efektif pada seluruh indikator penilaian, terutama pada indikator objek dan judul.
ANALISIS METAFORA DALAM LAGU JEPANG Diva E. M. Hoke; Fince L. Sambeka; Riana Sumampouw
KOMPETENSI Vol. 3 No. 4 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metafora merupakan sebuah gaya bahasa yang sering digunakan dalam sebuah lirik lagu untuk menggambarkan atau menyampaikan sebuah pesan dengan cara yang kreatif. Gaya bahasa ini dapat dijumpai dalam berbagai lirik lagu, termasuk dari lirik lagu yang berasal dari Jepang. Penelitian ini disusun untuk mendeskripsikan jenis dan makna ungkapan metaforis dalam lagu Jepang, dalam hal ini lagu dalam single ke dua 25時、ナイトコードで (25ji Nightcord de). Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. 2 lagu dalam single ke dua 25時、ナイトコードで (25ji Nightcord de), yaitu 限りなく灰色 (Kagirinaku Haiiro e) ― Surii dan アイディスマイル(ID Smile) ― Toa, adalah sumber data dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan metode menyimak dan mencatat (note taking) di mana peneliti menjadi instrumen utama dalam penelitian ini. Data yang didapatkan kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan teknik padan referensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa metafora pengabstrakan merupakan metafora yang paling banyak digunakan dalam singel ke-dua 25ji Nightcord de dengan jumlah 18 data metafora pengabstrakan, berikutnya disusul dengan metafora antropomorfik dengan jumlah 3 data, lalu metafora sinestetik 1 data. Setiap jenis metafora tersebut mempunyai makna ungkapan metaforis yang berbeda-beda dengan jumlah data yaitu sebanyak 22 data.
PEMBELAJARAN MUSIK KOLINTANG DI SMP NEGERI 1 RATAHAN Krismar A. Sumangando; Meyny Kaunang; R. A. D. Sri Hartati
KOMPETENSI Vol. 3 No. 5 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disusun untuk mendeskripsikan pembelajaran musik kolintang di SMP Negeri 1 Ratahan. Penelitian ini juga memberikan gambaran tentang permainan kelompok musik kolintang di SMP Negeri 1 Ratahan. Penelitian ini disusun dengan metode penelitian deskriptif dalam kerangka pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Ratahan dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1994) dengan teknik pengujian keabsahan data yang dikemukakan oleh Lincoln dan Guba (1985). Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMP Negeri 1 Ratahan, strategi pembelajaran yang digunakan dalam mengajarkan musik kolintang adalah strategi pembelajaran terbuka. Dalam hal ini, Pelatih membuat strategi dan materi selama pembelajaran berlangsung. Dalam pembelajaran musik kolintang untuk pemula, ada faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung meliputi ketersediaan alat kolintang, tempat untuk menyimpan alat, pelatih atau pengajar, minat peserta, pemilihan strategi dan materi, dan promosi. Sementara faktor penghambat meliputi peserta yang belum memiliki rasa musikal yang baik, anggota yang tidak tetap, dan konflik internal antara peserta.
KEMAMPUAN MEMAHAMI KALIMAT EFEKTIF SISWA KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 1 TONDANO DENGAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW Tiurlan Rumapea; Susan Monoarfa; Oldie Stevie Meruntu
KOMPETENSI Vol. 3 No. 5 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Jigsaw dalam pembelajaran memahami kalimat efektif pada siswa kelas XI IPA 2 di SMA Negeri 1 Tondano. Selain itu penelitian ini juga ditujukan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Tondano dalam memahami kalimat efektif dengan model pembelajaran Jigsaw. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tondano. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2022. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Tondano yang berjumlah 30 siswa namun yang mengikuti tes yaitu 21 siswa. Penelitian ini menggunakan Teknik Observasi, Wawancara dan Tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan mendeskripsikan data yang diolah melalui formula persentase.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Tondano dalam memahami kalimat efektif pada teks prosedur sudah tergolong mampu dengan nilai rata-rata secara klasikal yaitu 86,09 %. Rinciannya adalah sebagai berikut, 11 siswa berada pada kategori sangat mampu pada rentang nilai 90%-100%, 4 siswa berada pada kategori mampu pada rentang nilai 80%-89%, 5 siswa berada pada kategori cukup mampu pada rentang nilai 70%-79%, dan 1 siswa berada pada kategori tidak mampu pada rentang nilai 0%-69%. Jika dihubungkan dengan nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 76, maka nilai rata-rata yang dicapai oleh siswa melampaui ketuntasan minimal.
PENGGUNAAN DIKSI DAN GAYA BAHASA PADA NOVEL SELAMAT TINGGAL KARYA TERE LIYE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA Jequaline Pangemanan; Uus M. Kamajaya Al Katuuk; Donal Matheos Ratu
KOMPETENSI Vol. 3 No. 5 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disusun untuk mendeskripsikan diksi dan gaya bahasa yang digunakan dalam novel Selamat Tinggal karya Tere Liye serta implikasinya terhadap pembelajaran sastra. Secara khusus diksi yang didiskusikan dalam tulisan ini adalah diksi denotasi dan konotasi; dan gaya bahasa yang dibahas dalam penelitian ini adalah gaya bahasa perbandingan. Penelitian ini disusun dengan menggunakan pendekatan desrkiptif kualitatif. Novel Selamat Tinggal karya Tere Liye adalah sumber data utama dalam penelitian ini, sehingga penelitian ini merupakan sebuah penelitian pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui teknik menyimak dan mencatat (note taking). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis konten (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Selamat Tinggal karya Tere Liye terdapat 8 diksi konotasi dan 5 diksi denotasi. Hasil temuan juga menunjukkan bahwa terdapat 6 jenis majas perbadingan yang terdiri atas 12 majas perumpamaan, 5 majas metafora, 3 majas personifikasi, 1 matas antithesis, 1 majas alegori dan 1 majas koreksio. Novel ini juga dapat memberikan implikasi dalam pembelajaran Sastra di tingkat SMA, khususnya kelas 12, sesuai dengan kompetensi dasar dan materi pembelajaran unsur kebahasaan novel. Pembelajaran ini dapat membantu siswa untuk menemukan tema utama novel dengan lebih mudah, mengembangkan pemikiran kritis, dan memperkaya kosa kata. Adanya penggunaan diksi dan gaya bahasa pada novel Selamat Tinggal dapat dijadikan sebagai referensi tambahan dalam pembelajaran sastra.
IMPROVISASI BERBAGAI STYLE DALAM PERMAINAN GITAR BASS OLEH RICHARD JUTTA RINUGA Jestrindah Resanly Rembet; Perry Rumengan
KOMPETENSI Vol. 3 No. 5 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan berbagai jenis dan teknik improvisasi yang dalam permainan gitar bass oleh Richard Jutta Rinuga. Penelitian ini juga menedeskripsikan implikasi dari improvasi permainan bass tersebut dalam beberapa style musik sehingga dapat menghasilkan permainan musik variatif. Penelitian ini disusun dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif di mana data-datanya dikumpulkan melalui observasi dan wawancara kepada narasumber serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa improvisasi berbagai style dalam permainan gitar bass dapat dilakukan dengan menerapkan berbagai pinsip dan teknik variatif dengan mengikuti ketukan drum. Penerapan beberapa prinsip dan teknik tersebut dapat dilakukakan dengan memperbanyak waktu dalam latihan dan mencari referensi yang relevan pada para pemain profesional. Dalam melakukan improvisasi, pemain gitar bass harus bisa menguasai beberapa teknik penunjang seperti ghostnotes dan kecepatan jari. Ada banyak bagian yang mengharuskan pemain gitar bass untuk bisa mengikuti ketukan kick drum dan snare drum yang harus dilakukan secara bersamaan.
MUSIK BATONG PADA LANGKA LIPU DI DESA POSOSLALONGO, KECAMATAN BANGGAI TENGAH, KABUPATEN BANGGAI LAUT Aloysius Totuuk; Perry Rumengan; Franklin E. Dumais; R. A. Dinar Sri Hartati
KOMPETENSI Vol. 3 No. 5 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan struktur, penggunaan instrumen dan peranan musik Batong sebagai iringan Langka Lipu di desa Pososlalongo, Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, di mana data dalam penelitian berasal dari studi pustaka, observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi (pencatatan, pengambilan foto, perekaman audio dan video). Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan musikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik Batong, sebagai genre dalam bentuk ansambel musik tradisional suku Banggai, terdiri dari Gong Besar, Gong Sedang, Tutuung, dan Bobolon yang berfungsi untuk mengiring Langka Lipu yang menggunakan ritme Kanjar dengan tempo yang cepat. Musik Batong sebagai musik iringan pada Langka Lipu merupakan salah satu alat musik tradisional suku Banggai yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat khususnya masyarakat yang ada di desa Pososlalongo. Musik Batong memiliki peran yang sangat penting pada Langka Lipu, karena musik Batong dapat menamba energi kepada setiap pesilat Langka Lipu. Bukan hanya sebagai penamba energi, tetapi musik Batong juga berperan sebagai sarana informasi bagi masyarakat agar mengetahuai bahwa sedang dilaksanakan pertunjukan Langka Lipu.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 5 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 5 No. 2 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 6 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 5 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 4 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 3 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 2 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 1 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 12 (2023): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 11 (2023): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 10 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 03 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 02 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 9 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 8 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 7 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 6 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 5 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 4 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 1 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 12 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 11 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 10 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 07 (2022): KOMPETENSI: JURNAL BAHASA DAN SENI Vol. 2 No. 06 (2022): KOMPETENSI: JURNAL BAHASA DAN SENI Vol. 2 No. 05 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 04 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 03 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 02 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 01 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 9 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 8 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 12 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 11 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 10 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 09 (2021): KOMPETENSI : Jurnal Imiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 07 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 06 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 05 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 04 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 03 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 02 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 01 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 8 (2021): KOMPETENSI : Jurnal Imiah Bahasa dan Seni More Issue