cover
Contact Name
NANANG KHOSIM AZHARI
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6282221133459
Journal Mail Official
jurnal.akperkesdam4dip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hos Cokroaminoto No. 4 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50245
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Sisthana
ISSN : 25276166     EISSN : 28282434     DOI : https://doi.org/10.55606/sisthana.v7i1
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Sisthana (JKS) adalah Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh P3M Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia. Ruang lingkup bidang keperawatan termasuk penelitian dasar dalam keperawatan, keperawatan manajemen, keadaan darurat, dan keperawatan kritis, keperawatan medis-bedah, keperawatan kesehatan mental, keperawatan maternitas, keperawatan Anak, gerontologis keperawatan, keperawatan komunitas, keperawatan pendidikan keperawatan keluarga, pengobatan komplementer dan alternatif (CAMs, Complementary and alternative medicines) dalam keperawatan. Terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan September.
Articles 100 Documents
HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI DAN STIGMA KELUARGA TERHADAP PASIEN SKIZOFRENIA DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT JIWA DAERAH dr.SAMSI JACOBALIS PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Puji Wulandari
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 10 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v10i1.1644

Abstract

Hubungan antara Resiliensi dan Stigma keluarga sangat penting terhadap kekambuhan pasien skizofrenia karena penderita skizofrenia sering kali mengalami kesulitan dalam bersosialisasi, yang diartikan sebagai kemampuan untuk membentuk hubungan kooperatif dan saling bergantung dengan orang lain.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dan stigma keluarga terhadap kekambuhan pasien skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit jiwa Daerah dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah keluarga orang dengan gangguan jiwa yang tercatat dan terdaftar berkunjung di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 58 orang. Analisa data menggunakan uji chi square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p-value= 0,028, pada variabel resiliensi, dan untuk nilai p-value = 0,001, pada variabel stigma. Disimpulkan ada hubungan resiliensi dan stigma keluarga terhadap kekambuhan pasien skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024.Saran dari penelitian ini adalah diharapkan hasil penelitian ini digunakan sebagai literatur dan acuan untuk meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya stigma keluarga dan resiliensi terhadap kekambuhan pasien skizofrenia.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN HEMODIALISA DI RSUD Dr. (H.C) Ir. SOEKARNO PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Akmal Haidar; Mardiana, Nova; Fitri , Nurwijaya
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 10 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v10i1.1645

Abstract

Penyakit ginjal merupakan masalah serius di seluruh dunia. Penderita penyakit ginjal kronis harus menjalani terapi pengganti ginjal, seperti hemodialisis (HD). Masalah klinis yang sering ditimbulkan oleh pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa yaitu berdampak negatif terhadap fisik dan aspek psikologis yang dapat mempengaruhi tingkat kecemasan pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada pasien Hemodialisa di RSUD. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross - sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah tindakan pasiel n GGK yang mel njalani hel modialisis di RSUD l Dr. (H.C) Ir.Soekarnol Provinsi Kepul l laul an Bangka Bel litul ng Tahul n 2024 pada bul lan oktober sebanyakl 36 kali tindakan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara faktor usia (P-value = 0,017) faktor jenis kelamin (P-value = 0,008), faktor dukungan keluarga (P-value = 0,016) dengan tingkat kecemasan pada pasien Hemodialisa di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Saran dari penelitian ini yaitu diharapkan perawat mampu memahami kondisi pasien secara komprehensif meliputi biopsikologis, sosial, biologis, lingkungan, spiritual, fisik serta dukungan sosial.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GANGGUAN PSIKOTIK AKUT DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH dr. SAMSI JACOBALIS PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Yulian Sari
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 10 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v10i1.1654

Abstract

Gangguan Psikotik Akut merupakan timbulnya gangguan psikotik secara tiba-tiba yang berlangsung kurang dari satu bulan yang ditandai dengan munculnya satu atau lebih dari gejala psikotik yaitu delusi,halusinasi,berbicara tidak teratur serta prilaku yang sangat tidak tertatur atau prilaku katatonik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian Gangguan Psikotik Akut di Rumah Sakit Jiwa dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah keluarga dengan orang gangguan psikotik akut dan orang dengan ganggua psikotik yang terdaftar berkunjung di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 78 orang. Analisa data menggunakan uji chisquare dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menyimpulkan faktor-faktor yang berhubungan dengan ganguan psiktoik akut adalah dukungan keluarga (p=0,000), pengalaman traumatis (p=0,001), penyalahgunaan napza (p=0,000 dan POR=323.000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa dukungan keluarga, pengalaman traumatis dan penyalahgunaan napza memiliki hubungan kejadian Gangguan Psikotik Akut di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Saran dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan edukasi kepada keluarga untuk orang dengan gangguan jiwa agar dapat mengelola stress dengan baik serta menjauhkan obat-obatan terlarang. Meningkatkan literasi serta referensi pembelajaran dengan media edukasi lainnya mengenai gangguan jiwa terutama terkait pada gangguan psikotik akut.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA YANG MERAWAT ANGGOTA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) DI RUMAH SAKIT JIWA dr. JACOBALIS PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Dea ayunda
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 10 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v10i1.1661

Abstract

Kesehatan jiwa bukan sekedar tidak adanya penyakitmental, tetapi mengacu pada keadaan kesejaterahanyang memungkinkan seseorang mencapai potensipenuh mereka dalam berbagai bidang kehidupan. Gangguan jiwa mempengaruhi banyak aspekkehidupan seseorang.Tujuan dari penelitian ini untukmengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungandengan tingkat kecemasan keluarga yang merawatanggota orang dengan gangguan jiwa di PoliklinikRumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi JacobalisProvinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Mentode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatifdengan pendekatan crosssectional. Sampel dalampenelitian ini adalah keluarga orang dengangangguanjiwa yang tercatat dan terdaftar berkunjungdi Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 58 orang. Hasil penelitian ini di dapatkan nilai pengetahuan(p=0,000), sikap (p=0,000). Kesimpulan dalampenelitian ini adalah bahwa tingkat pengetahuan dan sikap memiliki hubungan dengan tingkat kecemasandalam merawat anggota orang dengan gangguanjiwa di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan hasilpeneltian ini digunakan sebagai literatur dan acuanuntuk meningkatkan penyuluhan dan pendidikanpada masyarakat tentang pentingnya perawatankeluarga terhadap orang dengan gangguan jiwa, karena ODGJ sangat membutuhkan dukungan dan perawatan.
HUBUNGAN JENIS TERAPI OBAT HIPERTENSI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA HIPERTENSI DI PUSKESMAS WELAHAN I Fiyah, Zulafiyah
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 10 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v10i1.1676

Abstract

Masalah kesehatan internasional adalah hipertensi, penyebab utama gagal ginjal, stroke, dan penyakit jantung. Diperkirakan 34,1% orang di Indonesia menderita hipertensi, dan sebagian besar dari mereka tidak mendapatkan pengobatan. Meskipun Puskesmas Welahan 1 menangani hipertensi, pasien sering mengalami kesulitan mengontrol tekanan darah mereka karena berbagai macam obat yang tersedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif terapi monoterapi dan kombinasi untuk mencapai target tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Welahan 1 dan bagaimana berbagai obat mempengaruhi kontrol tekanan darah. Data dari 60 pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis selama tiga bulan menggunakan pendekatan cross-sectional. Digunakan statistik inferensial dan deskriptif, seperti uji chi-square. Tidak ada korelasi signifikan antara kontrol tekanan darah sistolik dan diastolik dan jenis terapi obat (p > 0,05). Namun, pasien yang menerima amlodipine atau amlodipine + captopril lebih mampu mengontrol tekanan darah mereka, dengan rasio kemungkinan 0,857 untuk tekanan sistolik dan 6,429 untuk tekanan diastolik, masing-masing.  Hasilnya menunjukkan bahwa terapi kombinasi mungkin membantu mengontrol tekanan darah diastolik, meskipun jenis obat tidak mempengaruhi tekanan darah secara langsung
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI SMA NEGERI 15 MEDAN TAHUN 2024 Lesmina; Ginting, Amnita A.Y.; Friska Sri Handayani Ginting
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 10 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v10i1.1678

Abstract

Faktor yang dapat mempengaruhi perilaku merokok remaja adalah, pengetahuan, kepercayaan, paparan iklan rokok, ketersediaan rokok, peran orang tua, teman sebaya, dan peran guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku merokok remaja berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku merokok remaja di SMA Negeri 15 Medan Tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan rancangan penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling sebanyak 81 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan faktor pengetahuan dengan kategori baik (98,8%) dan kurang baik (1,2%), faktor kepercayaan kategori baik (97,5%) dan kurang baik (2,5%), faktor paparan iklan rokok kategori tidak terpapar (4,9%) dan terpapar (95,1%), faktor ketersediaan rokok kategori sulit (76,5%) dan kategori mudah (23,5%), faktor perang orang tua kategori berperan positif (96,3%) dan berperan negatif (3,7%), faktor teman sebaya kategori berperan positif (76,5%) dan berperan negatif (23,5%) faktor peran guru kategori berperan positif (88,9%) dan berperan negatif (11,1%). Hasil ini menunjukkan bahwa faktor pengetahuan, kepercayaan, paparan iklan rokok, ketersediaan, peran orang tua, peran guru, dan peran teman sebaya dapat mempengaruhi perilaku merokok pada remaja. Saran bagi responden agar menumbuhkan kemauan yang tinggi untuk berhenti merokok, mengurangi berkumpul dengan teman-teman yang perokok.
PENGARUH TERAPI OKUPASI MENANAM TERHADAP PERUBAHAN HALUSINASI PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA ACEH Angesta, Anggun
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 10 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan suatu psikosa fungsional dengan gangguan utama pada proses pikir disertai distorsi terutama karena waham dan halusinasi. Untuk meminimalkan gejala halusinasi maka dibutuhkan penatalaksanaan seperti pemberian terapi okupasi menanam sehingga pasien tidak terfokus dengan halusinasinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi menanam terhadap perubahan halusinasi pada pasien skizofrenia. Penelitian ini yaitu pre-experimental dengan pendekatan one group pretest posttest design. Populasi adalah seluruh pasien skizofrenia sebanyak 177 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 responden sebagian besar perubahan halusinasi sebelum diberikan terapi okupasi menanam (pretest) yaitu kategori sedang sebanyak 8 responden (53,3%) dan setelah diberikan terapi okupasi menanam (posttest) yaitu kategori ringan sebanyak 13 responden (86,7%). Kemudian dari hasil uji stastistik uji parametik didapatkan p-value = 0,000. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada peingaruih sebelum dan sesudah terapi okupasi menanam terhadap perubahan halusinasi pada pasien skizofrenia.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Alkohol Untuk Makanan Berbais IoT Web Server Fadhilla Hida Aulia; Bayu Wahyudi; M. Rofi’i
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 10 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v10i1.1741

Abstract

Alcohol (ethanol) is often used in food as a mixture to improve flavor or durability, but alcohol consumption can have adverse health effects and trigger psychoactive effects. This research aims to design a tool to detect alcohol content in food using Internet of Things (IoT) technology. This device is designed to be portable, uses MQ-3 gas sensor to detect alcohol content, and is equipped with a Web Server-based data storage system. In addition to alcohol content, this tool is also able to detect the humidity of food samples. The detection results are displayed in real-time through a digital interface, so users can easily access and analyze the data. With this system, it is expected that the public can more easily ensure the safety and halalness of the food consumed. The tool function test obtained the results of the tool working properly, then the tool suitability test using 95% and 70% pure alcohol, obtained results of 90% for 95% alcohol and 72% for 70% alcohol. and finally the suitability test using three food samples, with the results of 40% (food containing alcohol), 6% (food containing hidden alcohol), and 0% (food free of alcohol content).
PENERAPAN TERAPI STORY TELLING UNTUK MENURUNKAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DALAM MENYUSUN SKRIPSI DI STIKES TELOGOREJO SEMARANG Titah; Nanang Khosim Azhari
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 10 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v10i1.2047

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir sering mengalami stres dalam proses penyusunan skripsi akibat berbagai tekanan akademik, tuntutan personal, serta keterbatasan komunikasi dengan dosen pembimbing. Stres yang tidak ditangani secara efektif dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan kinerja akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi story telling dalam menurunkan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir di STIKES Telogorejo Semarang. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus pada dua subjek yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu mahasiswa yang sedang menyusun skripsi dan memiliki tingkat stres sedang berdasarkan hasil pengukuran menggunakan kuisioner DASS 42. Terapi story telling diberikan selama enam sesi dalam satu minggu, dengan durasi 30 menit tiap sesi. Pengukuran stres dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pengukuran tingkat stres sebelum terapi menunjukkan bahwa kedua subjek berada pada kategori stres sedang (skor 24 dan 20). Setelah diberikan terapi story telling selama enam sesi, tingkat stres menurun menjadi kategori ringan (skor 18 dan 16). Terapi story telling terbukti mampu membantu mahasiswa dalam mengelola emosi, meningkatkan motivasi, serta memberikan pemahaman dan dukungan emosional melalui cerita-cerita inspiratif. Terapi story telling efektif dalam menurunkan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir dalam proses penyusunan skripsi. Metode ini dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis dalam manajemen stres di lingkungan akademik.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF-MANAGEMENT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Setiawati, Estriana Murni; Kirana, Lakshita Nindya
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 10 No. 2 (2025): September : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v10i2.1405

Abstract

Prevelensi penderita DM sebanyak 10.3 juta jiwa dari 90% total tersebut merupakan diabates tipe 2. Kadar glukosa tidak terkendali memicu komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular. Kunci keberhasilan pengendalian diabates melitus adalah self-management, agar mencapai perilaku self -management yang baik dukungan keluarga sangat berperan penting pada manajemen penatalaksanaan DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga dengan self-management pada Pasien Diabetes melitus Tipe 2 di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 93 penderita DM tipe 2. Analisis data menggunakan uji statistik Kendal Tau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga dengan kategori sedang yaitu 57 orang (61.3%). Self mnagement dengan  kategori sedang sebanyak 62 orang (66.7%). Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan self-management p= 0,000 (nilai p<0,05). Simpulan dan Saran: Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan self-management pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Hasil tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan keluarga memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan manajemen mandiri diabetes melitus. Oleh karena itu, melibatkan keluarga dalam setiap aspek penatalaksanaan dan perawatan diabetes melitus sangat penting untuk meningkatkan hasil pengobatan dan memastikan kepatuhan jangka panjang terhadap rencana terapi.

Page 9 of 10 | Total Record : 100