Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 1 (2024): Juni"
:
10 Documents
clear
WORKSHOP DAN PELATIHAN YASANTI DALAM REGENERASI DAN PENGEMBANGAN ADVOKASI KELOMPOK DAMPINGAN
Setyowati, Endah
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/peka.v7i1.5506
ABSTRAKProgram PkM ini merupakan peningkatan kapasitas bagi YASANTI. Dengan menggunakan Lokakarya Pemecahan Masalah mengenai strategi advokasi isu kaderisasi bagi staf organisasi YASANTI dan warga binaan, lokakarya dan pelatihan ini dirancang untuk pembelajaran orang dewasa yang memiliki beberapa karakteristik, seperti Sistem Non-Perbankan, elektif, dan partisipatif. Kesemuanya bertujuan untuk menciptakan pembelajaran demokratis. Perencanaan program dilakukan dengan menggunakan Learning Needs Resources Assessment (LNRA). Pelatihan juga menggunakan modul yang disesuaikan dengan kebutuhan YASANTI.Kata Kunci: YASANTI, Workshop Pemecahan Masalah, Unit Mata Kuliah Humaniora, Universitas Kristen Duta Wacana (MKH UKDW) ABSTRACTThis Community Service Program is capacity building for YASANTI. By using Problem Solving Workshop on the issue of t regeneration advocacy strategies for organization staff of YASANTI and the residents they support, this workshop and training is designed for adult learning which has some characteristics, such as Non-banking System, electives, and participatory. All of them aim to create democratic learning. Planning for the program is carried out using the Learning Needs Resources Assessment (LNRA). The training also uses customized modules according to YASANTI's needs.Keywords: YASANTI, Problem Solving Workshop, Unit Mata Kuliah Humaniora, Universitas Kristen Duta Wacana (MKH UKDW)
PELATIHAN PENERAPAN DIGITAL MARKETING UNTUK UMKM DI DESA WATUWUNGKUK, PROBOLINGGO
Widodo, Mentari Septynaputri
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/peka.v7i1.5567
Digital marketing kini merupakan cara baru yang digunakan oleh Perusahaan untuk menjangkau konsumen. Digital marketing juga merupakan salah satu strategi yang dapat membangun, menciptakan dan mengkomunikasikan value perusahaan secara online melalui platform digital. Kemampuan terkait digital marketing ini juga tentunya sangat diperlukan bagi UMKM yang ada di Indonesia, guna meningkatkan daya saing mereka agar bisa bersaing dengan kompetitornya. Salah satu desa yang sangat memerlukan pelatihan terkait digital marketing adalah Desa Watuwungkuk, Probolinggo. Watuwungkuk adalah desa yang berada di kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia. Desa ini merupakan desa penghasil bawang merah. Dimana kebanyakan penduduk desa ini adalah pengusaha bawang goreng. Pengadian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 7-8 Desember 2023. Metode dalam pelatihan ini dibagi menjadi 4 bagian, yaitu yang pertama menjelaskan mengenai pentingnya penerapan digital marketing dan jenis jenisnya, kemudan tahap kedua mempraktekkan langsung terkait digital marketing melalui Instagram, tiktok dll. Kemudian mempraktekkan mengenai langkah langkah dalam memanfaatkan salah satu fitur Instagram, tiktok dan shopee. Kemudian tahap yang terakhir yaitu melakukan diskusi terkait aktivitas digital marketing yang telah dipraktekkan serta kendala yang dihadapi
PELATIHAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KETERIKATAN PADA ORGANISASI UNTUK PENINGKATAN KAPABILITAS PENGURUS LSM BIINMAFO DI SURABAYA
Yuniarto, Antonius;
Runtu, Julius;
Tulasi, Daniel;
Wulani, Fenika;
Muljani, Ninuk
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/peka.v7i1.5300
Tujuan kegiatan abdimas ini adalah untuk memberikan pelatihan penguatan kemampuan pengurus lembaga swadaya masyarakat (LSM) BIINMAFO dalam menjalankan perilaku pemimpin yang transformasional dan meningkatkan keterikatan para anggotanya pada organisasi. BIINMAFO merupakan singkatan dari Biboki, Insana, dan Meomafo. Ketiganya merupakan kerajaan kecil di kabupaten Timur, Tengah dan Utara (TTU). LSM ini beranggotakan warga Flores, Sumba, Timor, dan Alor yang menjadi karyawan migran di Surabaya. Kepemimpinan transformasional dan keterikatan pada organisasi merupakan faktor penting suatu organisasi agar bisa bertahan bahkan berkembang di era globalisasi. Dilatarbelakangi oleh permasalahan tata laksana organisasi dan kepemimpinan yang dihadapi pengurus BIINMAFO, kegiatan abdimas ini diselenggarakan. Prioritas pelatihan ini diberikan kepada para pengurus inti BIINMAFO. Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta latih beroleh pencerahan, pemahaman dan peneguhan tentang arti penting peningkatan penguatan kemampuan kepemimpinan transformasional dan membangun keterikatan anggotanya pada organisasi
PENDAMPINGAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PENGEMBANGAN PARIWISATA PULAU SEMAU NUSA TENGGARA TIMUR
Natonis, Sari Angriany;
Gie, Emilia;
Nenabu, Junita Cestilia;
Purba, Arjuna
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/peka.v7i1.5629
Pulau Semau sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang berdaya saing di Provinsi Nusa Tenggara Timur, namun masyarakat di Pulau Semau cenderung pasif terhadap potensi pariwisata yang dimiliki, hal ini terlihat dari masih jarangnya masyarakat local yang terlibat dalam penyediaan jasa maupun produk untuk ditawarkan kepada pengunjung. Hal ini juga disebabkan karena karena lemahnya kemampuan pelaku usaha dari masyarakat lokal dalam mengelola dan mengembangkan produk dan jasa, baik dari sisi manajemen maupun kualitas produknya. Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan untuk pengembangan sektor pariwisata di Pulau Semau diharapkan dapat membantu peningkatan kapasitas masyarakat terutama sebagai aktor utama dalam pengelolaan potensi wisata di Pulau Semau. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan sosialisasi sadar wisata dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat keterlibatan mereka dalam pengelolaan potensi wisata yang dimiliki oleh desa mereka. Kemudian diberikan sosialisasi dan praktik pengolahan produk wisata berbasis kearifan local, serta sosialisasi tentang marketing, packaging, dan labeling produk sebagai buah tangan bagi wisatawan.
PEMBUATAN APLIKASI PENGENALAN ANGKA DAN LOGIKA MATEMATIKA SEDERHANA UNTUK ANAK PAUD
Suhartono, Andri;
Yuliana, Pram Eliyah;
Ardhi, Setya
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/peka.v7i1.5576
Mengenalkan angka dan mengajarkan ilmu berhitung pada anak-anak TK bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan metode pengajaran yang smart dan menyenangkan agar anak-anak bisa memahami materi yang diajarkan. Apalagi anak-anak TK ini dalam tahap eksplorasi tentang segala hal mulai dari pengenalan warna, suara, bermain jari dan berhitung, meronce dan merangkai sesuatu, bermain pasir dan tanah, mengajak bermain lego (artikel epsikologi 1). Pendidikan yang dilakukan di lingkungan sekolahpun hanya dalam waktu yang singkat, hal ini untuk menghindari tingkat kebosanan yang nantinya bisa membuat anak menjadi tantrum yang akhirnya bisa berbahaya bagi anak itu sendiri (artikel Detik 2). Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena metode pengajaran yang salah, maka diperlukan tenaga pendidik (TenDik) yang handal. TenDik atau Guru haruslah memiliki wawasan, ketrampilan, dan kesabaran yang tinggi dalam proses belajar mengajar di Sekolah tersebut. Apalagi di beberapa Sekolah Dasar masih mensyaratkan penguasaan materi berhitung (Calistung) agar dapat diterima di sekolah tersebut. Oleh dari itu, tim pengabdi akan membuatkan Aplikasi Berhitung yang sederhana yang nantinya akan sangat mudah digunakan oleh para Guru dan siswa TK untuk mengenal angka dan logika berhitung sederhana. Selain itu, nanti juga akan dibuatkan perangkat yang terdiri dari Lampu LED sehingga semua orang bisa mengawasi dan ikut bermain dalam game ini. Dengan adanya aplikasi game dan perangkat nya diharapkan eksplorasi pengenalan angka dan belajar berhitung ini akan mampu menjadi salah satu metode yang dapat diterapkan di semua TK nantinya.
PENYULUHAN KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DIABETES MELITUS DI DESA CURAH COTTOK, SITUBONDO
Astarini, Made Indra Ayu;
Maryuti, Ira Ayu;
Pae, Kristina;
Mare, Agustina Chriswinda Bura
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/peka.v7i1.5605
Diabetes mellitus is a disease whose population is increasing and can occur at all ages. This disease generally appears in the elderly. Diabetes mellitus is characterized by increased glucose levels in the blood. In rural communities, knowledge about this disease is still minimal, so hyperglycemia is usually only discovered when the condition gets worse. Blood sugar levels can be determined through blood sugar checks. The people in Curah Cottok Village have a pattern of consuming quite a lot of sugar. Drinks tend to taste very sweet when consumed. Apart from that, this village also produces crackers where the basic ingredient for making crackers is flour which is another source of carbohydrates. This needs to be watched out for because it can be a factor in increasing blood sugar levels. Increasing community knowledge in rural areas is carried out through health education activities and health consultations. Early detection of diabetes mellitus is carried out through random blood sugar level checks. This community service activity was carried out in Curah Cottok Village, Situbondo. Participants in this activity were 26 people aged 50-80 years. The result of this community service activity is a change in the village community's knowledge from knowing to knowing about diabetes mellitus and the prevention that needs to be done. Another result is data reports on residents who are at risk of developing diabetes mellitus. This data can be used by village officials or village midwives to plan referrals to health facilities or programs to prevent diabetes mellitus complications
PEMANFAATAN LIMBAH KARET PT. SUMBER LANCAR CEMERLANG MENJADI PRODUK ASPAL KARET
Hindarso, Herman;
Epriliati, Indah;
Ayucitra, Aning;
Budi, Gogot Setyo
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/peka.v7i1.5373
Proses produksi sarung tangan jenis telapak karet tebal (RPG/SAS) di PT. Sumber Lancar Cemerlang (PT. SLC) menghasilkan limbah berupa potongan sisa karet yang tidak digunakan sebanyak 15% dari bahan baku karet berupa lembaran (limbah karet yang dihasilkan sebanyak 3 ton/bulan) yang hingga saat ini belum dilakukan pengolahan dan tidak bisa dibuang langsung ke pembuangan akhir karena menimbulkan pencemaran lingkungan. Permasalahan limbah karet ini dapat diatasi dengan cara mengolahnya tersebut menjadi produk yang berguna, yaitu aspal karet. Produk aspal karet ini digunakan sebagai bahan campuran pada pembuatan aspal konvensional dengan tujuan memperbaiki sifat produk aspal menjadi lengket, sehingga umur pakainya menjadi lebih lama. Pembuatan aspal karet ini menggunakan aditif karet dengan dosis penambahan sebesar 5 – 7 % dari berat aspal. Hasil kegiatan adalah didapatkannya produk aspal karet dengan metode cold mix (pencampuran antara limbah karet, pelarut pertasol, aspal dan kerikil tanpa pemanasan). Sebagai pembanding digunakan campuran yang terbuat dari karet, pertasol dan kerikil. Produk aspal karet dan campuran pembanding tersebut kemudian diuji coba pada lingkungan nyata di area mitra PT. SLC untuk menguji ketahanan dan kekuatannya. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aspal karet dari campuran bahan aspal, karet, pertasol dan kerikil memiliki kekuatan dan daya tahan yang lebih baik daripada pembanding dengan campuran karet, pertasol dan kerikil (tanpa aspal).
INOVASI KEMASAN PRODUK DAN PELABELAN UNTUK MENCIPTAKAN NILAI TAMBAH PADA PRODUK CWIE MIE DI DESA PLINTAHAN
Sholikhah, Afifatus;
Rahayu, Khoiyum Putri;
Violita, Cynthia Eka
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/peka.v7i1.5585
Permasalahan yang ada pada UMKM Kantin Bu Ayu adalah Packaging produk cwie mie masih menggunakan packaging yang tidal memiliki niali estetika. Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah umtuk memberikan pelatihan terkait manajemen pengemasan produk untuk meningkatkan penjualan. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara langsung. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, memberikan solusi terhadap UMKM berupa peningkatan pemahaman dan keterampilan pada kegiatan promosi, tersedianya kemasan yang higienis, ekonomis, bersih dan rapi, tersedianya merek pada kemasan dengan desain yang menarik dan informasi yang lengkap dalam melakukan kegiatan promosi.
PENINGKATAN KOMPETENSI INSAN CREDIT UNION MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN
Susilawati, Cicilia Erna;
Supriharyanti, Elisabeth;
Harimurti, Yohanes;
Kampo, Kunradus;
Jao, Robert;
Daromes, Fransiskus E.
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/peka.v7i1.5544
Pengurus dan manajemen Credit Union (CU) merupakan ujung tombak dalam menggerakkan anggota dan menjaga keberlangsungan CU yang memerlukan pengetahuan memadai, terutama pengetahuan terkait Manajemen Keuangan. Tetapi pada kenyataannya, pengurus dan manajemen CU memiliki diversitas yang sangat tinggi baik dalam hal usia maupun pengetahuan sehingga mempengaruhi tata kelola CU. Oleh karenanya diperlukan suatu metode pembelajaran yang sesuai untuk menjembatani perbedaan pengetahuan pengurus dan manajemen CU. Pelatihan manajemen keuanga telah terselenggara pada tanggal 25 Februari – 6 Maret 2022. Dampak positif dari kegiatan ini terungkap pada saat peserta pelatihan menyadari kesalahan dalam mengelola keuangan Credit Union selama ini. Para peserta juga telah membuat perencanaan untuk melakukan perubahan dalam analisis pengambilan keputusan keuangan dengan proses akuntasi sesuai dengan materi pelatihan yang telah diberikan. Apabila perubahan ini dilakukan, harapannya Credit Union bisa dikelola dengan baik sehingga bisa tumbuh dan berkembang serta kesejahteraan anggota dan masyarakat semakin baik.
MENDORONG KETERLIBATAN AKTIF KAUM MUDA KATOLIK DALAM BERORGANISASI
Pradana, Dominicus Wahyu;
Yuniarto, Antonius
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/peka.v7i1.5606
Catholics youth are the candles of hope and the future sustainability of the Catholic Church. Young people possess enthusiasm and creativity, but this needs to be accompanied by idealism for the progress and development of the Church. Young people are called to participate in the mission of building a better world through the tasks of the Church. However, in practice, many young people are found to prioritize their personal ego without concern for the future of the Church. Therefore, through this activity, it is hoped that young people will become aware of community life, fostering a sense of care that ultimately impacts a better social life. Activities for young people facilitated by the Catholics Youth Organization (OMK) serve as a means to express their faith while also training their leadership, solidarity, and responsibility. Therefore, young people need to be increasingly encouraged to actively engage in non-liturgical church activities.