cover
Contact Name
Siska Helina
Contact Email
siska@pkr.ac.id
Phone
+62811663134
Journal Mail Official
jurnal_ibu_anak@pkr.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Riau Jl. Melur No. 103, Sukajadi, Pekanbaru, Indonesia Office: (0761)      | Phone: 085265205563 Email: jurnal_ibu_anak@pkr.ac.id
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ibu dan Anak
ISSN : 23381930     EISSN : 27210499     DOI : https://doi.org/10.36929/jia.v9i2
Core Subject : Health,
Jurnal Ibu dan Anak provides an international, interdisciplinary forum for the publication, dissemination and discussion of advances in evidence, controversies and current research, and promotes continuing education through publication of systematic and other scholarly reviews and updates. Jurnal ibu dan Anak articles cover the cultural, clinical, psycho-social, sociological, epidemiological, education, managerial, workforce, organizational and technological areas of practice in preconception, maternal and infant care, maternity services and other health systems.
Articles 133 Documents
KORELASI KADAR GULA DARAH PADA IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN RAYA TAHUN 2017 Husna, Konita; Helina, Siska; Fathunikmah, Fathunikmah
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 6 No 1 (2018): JURNAL IBU DAN ANAK VOLUME 6, NOMOR 1, MEI 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.979 KB) | DOI: 10.36929/jia.v6i1.113

Abstract

Sekitar 5-10% kematian janin disebabkan karena bayi lahir dengan perkiraan makrosomia dari ibu yang memiliki riwayat gula darah yang meningkat pada saat kehamilan.Makrosomia dapat meningkatkan resiko trauma lahir, asfiksia, distosia bahu dan hipoglikemi. Janin yang terlampau besar tersebut berisiko mempersulit proses kelahiran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi kadar gula darah ibu hamil dengan berat badan bayu baru lahir. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, teknik sampling yang digunakan adalah random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang ibu hamil yang memiliki usia kehamilan >36 minggu. Analisis data menggunakan adalah uji korelasi product momen dari person. Hasil penelitian didapatkan koefisien korelasi sebesar r=0,402 dan p = 0,025. Kuatnya korelasi antara kadar gula darah ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir pada kategori sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi kadar gula darah ibu hamil maka semakin tinggi pula berat badan bayi baru lahir, Saran dari penelitian ini adalah perlunya pemeriksaan kadar gula darah pada saat kehamilan untuk deteksi dini terhadap peningkatan kadar gula darah pada ibu hamil. Sehingga apabila diketahui secara dini dapat dilakukan dengan percegahan.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN DENGAN MODUL TERHADAP HEALTH BELIEF MODEL DALAM PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA WUS DI RW 20 WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG BARU KOTA PEKANBARU Hayati, Nirmala; Sartika`, Yan; Hamidah, Hamidah
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 6 No 1 (2018): JURNAL IBU DAN ANAK VOLUME 6, NOMOR 1, MEI 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.649 KB) | DOI: 10.36929/jia.v6i1.114

Abstract

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk deteksi dini kanker payudara. Upaya SADARI sangat penting dilakukan oleh setiap wanita sebab 85% keganasan kanker payudara ditemukan pada saat dilakukan SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan dengan modul terhadap health belief model pada wanita usia subur. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian preeksperimental dengan design prepostest design. Tekhnik sampling yang digunakan adalah purposive samplingdengan jumlah sampel sebanyak 45 orang menggunakan uji Wilcoxon pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0.05). Hasil penelitian dari uji statistikyang didapatkan nilai p-value 0.000 < 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti ada pengaruh promosi kesehatan dengan modul terhadap health belief model dalam pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada WUS di RW 20 Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Baru Kota Pekanbaru tahun 2017. Disarankan kepada Puskesmas Simpang Baru agar lebih mempromosikan kepada warga sekitarnya yang berhubungan dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) menggunakan media modul sehingga dapat menarik minat dan kesadaran masyarakat untuk melakukan SADARI
HUBUNGAN FOOT MASSAGE DENGAN DERAJAT EDEMA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS RAWAT INAP SIDOMULYO KOTA PEKANBARU Junita, Selli; Hevrialni, Rully; Fadmiyanor, Isye
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 6 No 1 (2018): JURNAL IBU DAN ANAK VOLUME 6, NOMOR 1, MEI 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.76 KB) | DOI: 10.36929/jia.v6i1.115

Abstract

Edema terjadi hampir 80% dari semua kehamilan dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan selama kehamilan, seperti nyeri, merasa berat, kram pada malam hari, parestesia, dyspnea, penebalan kulit, dan pigmentasi. Salah satu intervensi non farmakologis untuk mengurangi edema adalah foot massage yang merupakan intervensi untuk menghilangkan atau untuk meminimalkan edema ekstremitas bawah selama kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan foot massage dengan derajat edema pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2016 sampai dengan Juli 2017 di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kota Pekanbaru, Provinsi Riau dengan desain pre-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III pada bulan Februari sebanyak 35 orang dan sampel berjumlah 17 orang ibu hamil yang diambil menggunakan teknik incidental sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian didapat rata-rata derajat edema sebelum dan setelah pemberian foot massage adalah masing-masing sebesar 3,1 mm dan 0,8 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara foot massage dengan derajat edema pada ibu hamil trimester III (p = 0,000). Disarankan kepada petugas kesehatan, khususnya bidan bias memberikan pendidikan kesehatan dan asuhan foot massage sebagai salah satu upaya untuk mengurangi edema fisiologis dalam kehamilan.
PENGARUH LAMAZE EXERCISE TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI KLINIK UTAMA BERSALIN TAMAN SARI 1 PEKANBARU Hamidah, Hamidah; Lailiyana, Lailiyana; Sari, Lusiana Nofita
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 2 (2019): JURNAL IBU DAN ANAK Volume 7, Nomor 2, November 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.491 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i2.202

Abstract

Meskipun fisiologis, nyeri persalinan merupakan hal yang menyakitkan dan menakutkan bagi para ibu bersalin. Nyeri ini dapat menimbulkan stres psikologis bila tidak terkoordinir sehingga dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada saat persalinan. Berdasarkan survei awal peneliti terhadap penilaian intensitas nyeri persalinan pada 10 orang ibu bersalin kala 1 fase aktif di Klinik Taman Sari Pekanbaru. Peneliti menemukan 8 dari 10 ibu bersalin mengeluh nyeri hebat dan merasa tidak nyaman pada kala 1 fase aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lamaze exercise terhadap intensitas nyeri pada persalinan kala 1 fase aktif. Jenis penelitian ini adalah preeksperimental dengan desain one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di Klinik Taman Sari 1 Pekanbaru pada bulan Januari s/d Maret 2019. Sampel penelitian sebanyak 15 orang ibu bersalin dengan teknik purposive sampling. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan September 2018 s/d April 2019. Analisis menggunakan uji Paired t-test. Intsrumen pengumpulan data adalah observasi melalui format Numeric Rating Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri pada persalinan kala 1 fase aktif sebelum diberikan stimulasi Lamaze exercise adalah sebesar 4,93 sedangkan sesudah diberikan stimulasi Lamaze exercise adalah sebesar 3,00. Hasil uji statistik dengan uji t dependen pada derajat kepercayaan 95% didapatkan bahwa ada pengaruh pemberian stimulasi Lamaze exercise terhadap intensitas nyeri persalinan kala 1 fase aktif (p= 0,000). Diharapkan bidan mampu meyakinkan pasien yang bersalin untuk dapat mengikuti Lamaze exercise dengan benar sesuai dengan yang diajarkan.
HUBUNGAN TEMPAT PENGASUHAN ANAK DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 36 s/d 48 BULAN DI KELURAHAN TUAH KARYA KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU Laila, Ani; Aryani, Yeni; Utami, Santi Tri
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 2 (2019): JURNAL IBU DAN ANAK Volume 7, Nomor 2, November 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.755 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i2.203

Abstract

Anak di Indonesia dipekirakan 13-18% mengalami masalah perkembangan seperti motorik, berbahasa, perilaku, autisme dan hiperaktif. Tumbuh kembang anak tergantung pada stimulasi yang diberikan oleh orang tua dan orang terdekat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tempat pengasuhan anak dengan perkembangan anak usia 36 s/d 48 bulan di Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Jenis Penelitiian ini Kuantitatif dengan desain Crosssectional. Populasi penelitian ini seluruh anak usia 36 s/d 48 bulan yang ada di kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan berjumlah 126 orang. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Maret 2019. Sampel penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan pengamatan pada lembar KPSP dengan jumlah sebanyak 10 item. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan Karakteristik anak usia 36 bulan s/d 48 bulan menurut jenis kelamin perempuan (52,1%) dan usia anak 36 bulan (39,6%), anak usia 36 bulan s/d 48 bulan anak yang diasuh di TPA dan anak yang diasuh di rumah masing-masing berjumlah (50%), usia 36 bulan s/d 48 bulan anak yang diasuh di TPA dengan perkembangan yang sesuai (85,4%), dan anak yang diasuhdi rumah dengan perkembangan yang meragukan (43,8%). Hasil uji analisis menunjukkan Ada hubungan antara tempat pengasuhan anak dengan perkembangan anak usia 36 s/d 48 bulan (p value=0,000). Disarankan bagi pendidik TPA dan PAUD untuk membuat program mengenai tumbuh kembang anak secara berkelanjutan dan bagi yang Rumah untuk dapat memantau pengetahuan perkembang anak secara optimal.
HUBUNGAN PANJANG BADAN LAHIR DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA RAMBAH SAMO ROKAN HULU RIAU Fathunnikmah, Fathunnikmah; Harahap, Juraida Roito; Fadili, Ridwanil
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 2 (2019): JURNAL IBU DAN ANAK Volume 7, Nomor 2, November 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.344 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i2.205

Abstract

Stunting menjadi permasalahan kesehatan karena berhubungan dengan risiko perkembangan otak sub optimal, yang memperlambat perkembangan motorik dan menghambat pertumbuhan mental yang dapat menyebabkan terjadinya kesakitan dan kematian pada anak. Diketahui sebanyak 37,2% anak mengalami stunting di Rokan Hulu Riau. Faktor yang mempengaruhi kejadian stunting diantaranya panjang badan lahir dan pemberian ASI Eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan panjang badan lahir dan pemberian ASI Eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita 24–59 bulan di Desa Rambah Samo Rokan Hulu Riau 2019. Jenis penelitian ini merupakan crossectional dengan teknik pengambilan sampel Probability Sampling dengan cara pengambilan sampel Proportional Stratified Random Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita 24-59 bulan yang ada di desa Rambah Samo pada bulan April 2019. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 117 orang. Instrument yang digunakan kuesioner dan microtoise. Hasil penelitian didapatkan kejadian stunting sebanyak 27,4%. Panjang badan balita saat lahir mayoritas termasuk kategori normal 71,8%. Sebanyak 61,8% balita yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif. Berdasarkan uji statistik menggunakan Chi Square ditemukan pengaruh panjang badan saat lahir (p value=0,000) dan pemberian ASI Eksklusif (p value=0,002) terhadap kejadian stunting. Disarankan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas agar dapat melaksanakan kebijakan baru pemerintah yaitu 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan meningkatkan pengetahuan ibu balita terutama ibu hamil dan bersalin untuk selalu memberikan ASI Eksklusif yang sangat berguna untuk pertumbuhan anak dan mencegah terjadinya stunting.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASANGAN USIA SUBUR TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PARTISIPASI SUAMI DALAM KELUARGA BERENCANA Alyensi, Fatiyani; Vitriani, Okta
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 2 (2019): JURNAL IBU DAN ANAK Volume 7, Nomor 2, November 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.314 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i2.206

Abstract

Latar belakang. Laki-laki dan perempuan sama haknya untuk memperoleh informasi dan akses yang setara dalam pemenuhan kebutuhan tentang kesehatan reproduksi. Upaya pengembangan kesehatan reproduksi tidak hanya menjadi masalah seseorang saja, tetapi juga menjadi kepedulian keluarga. Masalah kesetaraan gender dan tanggung jawab pria dalam kaitan dengan kesehatan reproduksi dan Keluarga Berencana (KB) merupakan paradigma baru program KB yang lahir dari Kesepakatan Kairo tahun 1994. Salah satu kendala bagi upaya meningkatkan partisipasi pria dalam KB, adalah masih adanya sikap keliru masyarakat yang cenderung menjadikan perempuan sebagai sasaran dalam masalah reproduksi. Hal ini bisa disebabkan karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki keluarga seputar permasalahan kesehatan reproduksi perempuan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap pasangan suami isteri tentang masalah kesehatan reproduksi perempuan. Secara khusus penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap pasangan suami isteri tentang masalah kesehatan reproduksi perempuan dengan partisipasi pria dalam KB. Cara penelitian. Rancangan penelitian ini adalah non eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesams Rejosari dengan populasi Pasangan Usia Subur yang mempunyai anak minimal 1 orang, dan masih menggunakan kontrasepsi. Adapun teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana.Ujianalisis menggunakan chi square. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi tidak berhubungan dengan partisipasi suami dalam ber-KB. (p> 0,05). Diharapkan tenaga kesehatan agar dapat mempromosikan KB pada pria untuk meningkatkan partisipasi suami dalam ber KB.
PERBEDAAN KEPUASAN MAHASISWA JURUSAN KEBIDANAN DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEBIDANAN DENGAN MODEL CONTINUITY OF CARE DAN FRAGMENTED CARE DI POLTEKKES KEMENKES RIAU TAHUN 2019 Hevrialni, Rully; Lailiyana1, Lailiyana; Safitri, Nadia
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 2 (2019): JURNAL IBU DAN ANAK Volume 7, Nomor 2, November 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.841 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i2.208

Abstract

Kepuasan dapat tercapai jika terpenuhinya keinginan, harapan, dan kebutuhan pelayanan. Kepuasan mahasiswa jurusan kebidanan dalam pembelajaran praktik dapat dilakukan dengan memberikan asuhan dengan model Asuhan Continuity of Care maupun Fragmented Care. Tujuannya untuk mengetahui perbedaan kepuasan mahasiswa jurusan Kebidanan dalam memberikan Asuhan Kebidanan dengan model Asuhan Continuity of Care (CoC) dan model Asuhan Fragmented Care di Poltekkes Kemenkes Riau. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Analitik dengan Pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa jurusan kebidanan tingkat akhir tahun 2019. Sampel penelitian sebanyak 88 mahasiswa dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian didapatkan bahwa rasa puas mahasiswa dengan model asuhan Continuity of Care adalah 58% dan rasa puas mahasiswa dengan model asuhan Fragmented Care adalah 23,9%. Hasil uji statistik dengan Chi-Square pada derajat kepercayaan 95% didapatkan ada perbedaan kepuasan mahasiswa Jurusan Kebidanan dalam memberikan Asuhan Kebidanan antara model Asuhan Continuity of Care (CoC) dengan Fragmented Care (p = 0,000) dengan OR = 8,404 yang artinya mahasiswa yang melakukan model asuhan Continuity of Care mempunyai peluang 8,404 kali lebih puas dibandingkan mahasiswa yang melakukan model asuhan Fragmented Care. Disarankan kepada mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman tentang model asuhan Continuity of Care (CoC) dan Fragmented Care dan lebih aktif untuk menerapkan asuhan berbasis evidance based.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA IBU NIFAS OLEH BIDAN DI PUSKESMAS RAKIT KULIM Hindratni, Findy; Alvanita, Yessi
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 2 (2019): JURNAL IBU DAN ANAK Volume 7, Nomor 2, November 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.478 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i2.209

Abstract

Vitamin A merupakan salah satu zat penting yang larut dalam lemak dan hati dan tidak dapat dibentuk oleh tubuh. Ibu nifas yang cukup mendapat vitamin A akan meningkatkan kandungan vitamin A dalam ASI, sehingga bayi yang disusui akan lebih kebal terhadap penyakit. WHO mengeluarkan rekomendasi kepada para wanita yang beresiko tinggi diberikan 200.000 IU vitamin A. Walau demikian, UNICEF melaporkan hanya terdapat 17 negara dengan lebih dari 10% ibu mendapatkan vitamin A setelah melahirkan. Berdasarkan rekapan laporan cakupan vitamin A ibu nifas Dinas Kesehatan Kabupaten INHU di Puskesmas Rakit Kulim Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu hanya sebesar 54%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian vitamin A pada ibu nifas oleh bidan di Puskesmas Rakit Kulim Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu. Jenis penelitian bersifat kuantitatif analitik menggunakan desain cross sectional. Populasi berjumlah 30 orang bidan Di Puskesmas Rakit Kulim. Seluruh populasi dijadikan sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dimana teknik penentuan sampel ini bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel istilah lain disebut dengan sensus. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Pengolahan data menggunakan komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan sikap dengan pemberian vitamin A (P value 0,028, nilai OR 9,333), ketersediaan vitamin A (P value 0,007, nilai OR 21,000). Tidak terdapat hubungan antara komunikasi bidan dengan pemberian vitamin A (P value 0,445). Kepada tenaga kesehatan untuk dapat memberikan penyuluhan kepada ibu hamil agar dapat melakukan persalinan ketenaga kesehatan sehingga ibu mendapat kapsul vitamin A setelah melahirkan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN SISWI TENTANG DISMENOREA DENGAN PERILAKU PENANGANAN DISMENOREA Oktabela, Maisel; Putri, Monifa
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 2 (2019): JURNAL IBU DAN ANAK Volume 7, Nomor 2, November 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.596 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i2.210

Abstract

Dismenorea adalah nyeri saat haid yang terasa di perut bagian bawah dan muncul sebelum, selama atau setelah menstruasi. Nyeri dapat bersifat kolik atau terus menerus. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan siswi tentang dismenorea dengan perilaku penanganannya di SMAN 1 Rengat. Metode yang digunakan adalah analitik dengan teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling, cara pengumpulan data dengan menggunakan data primer melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 90 responden di SMAN 1 Rengat, dari 23 siswa (25,5%) yang memiliki pengetahuan baik yang berperilaku positif dalam penanganan dismenorea berjumlah 21 orang (24,1%) dan tidak ada berperilaku negatif, dari 53 siswi (58,9%) yang memiliki pengetahuan cukup yang berperilaku positif dalam penanganan dismenorea berjumlah 52 orang (59,8%), dan berperilaku negatif berjumlah 1 orang (33,3%), dari 14 siswi (15,6%) yang memiliki pengetahuan kurang yang berperilaku positif dalam penanganan dismenorea berjumlah 14 orang (15,6%), dan yang berperilaku negative berjumlah 2 orang (66,7%).

Page 4 of 14 | Total Record : 133