cover
Contact Name
Siska Helina
Contact Email
siska@pkr.ac.id
Phone
+62811663134
Journal Mail Official
jurnal_ibu_anak@pkr.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Riau Jl. Melur No. 103, Sukajadi, Pekanbaru, Indonesia Office: (0761)      | Phone: 085265205563 Email: jurnal_ibu_anak@pkr.ac.id
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ibu dan Anak
ISSN : 23381930     EISSN : 27210499     DOI : https://doi.org/10.36929/jia.v9i2
Core Subject : Health,
Jurnal Ibu dan Anak provides an international, interdisciplinary forum for the publication, dissemination and discussion of advances in evidence, controversies and current research, and promotes continuing education through publication of systematic and other scholarly reviews and updates. Jurnal ibu dan Anak articles cover the cultural, clinical, psycho-social, sociological, epidemiological, education, managerial, workforce, organizational and technological areas of practice in preconception, maternal and infant care, maternity services and other health systems.
Articles 133 Documents
HUBUNGAN ASUPAN MAKANAN TERHADAP KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SIMPANG TIGA KOTA PEKANBARU TAHUN 2019 Harahap, Juraida Roito; Susilawati, Elly; Daniati, Nanda Putri Rahma
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ibu dan Anak. Volume 7, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.771 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i1.221

Abstract

Kekurangan energi kronis (KEK) merupakan salah satu masalah kekurangan gizi diakibatkan oleh asupan makanan tidak seimbang yang dapat dialami oleh setiap ibu hamil pada masa kehamilannya. Kebutuhan ibu hamil akan meningkat terutama pada trimester III. Peningkatan jumlah konsumsi makan perlu ditambah untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin, maka jika kurang mengkonsumsi kalori akan menyebabkan malnutrisi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan makanan terhadap kejadian KEK pada ibu hamil. Penelitian ini dilakukan bulan September 2018 – April 2019 di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriftif analitik dengan desain penelitian cross sectional.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Simpang Tiga. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 75 orang ibu hamil. Metode pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara , instrumen penelitian menggunakan kuesioner Recall 2x24 jam . Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ibu hamil yang mengalami KEK memiliki asupan makanan kurang sebesar 62,5% (15 orang). Hasil uji Chi Square Test dengan derajat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara asupan makanan terhadap ibu yang mengalami KEK dengan hasil (P Value 0,002). Diharapkan kepada tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Simpang Tiga agar dapat bekerja sama antara Poli gizi dan Poli KIA dalam memberikan penyuluhan mengenai angka kecukupan gizi pada ibu hamil saat adanya kelas ibu hamil. Penyuluhan dilakukan guna mencegah terjadinya KEK selama masa kehamilannya.
PERBEDAAN INTENSITAS NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III YANG DILAKUKAN BACK EXERCISE DENGAN DAN TANPA KINESIO TAPPING DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN DINCE SAFRINA KOTA PEKANBARU TAHUN 2019 Lailiyana, Lailiyana; Hamidah, Hamidah; Wahyuni, Sri
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ibu dan Anak. Volume 7, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.828 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i1.222

Abstract

Manajemen untuk mengatasi nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III dapat dilakukan dengan cara farmakologi dan non farmakologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri punggung bawah ibu hamil trimester III yang dilakukan Back Execise dengan dan tanpa Kinesio Tapping di Praktik Mandiri Bidan Dince Safrina Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah Quasy eksperimen dengan desain pre and post test two group design. Sampel penelitian sebanyak 20 orang ibu hamil trimester III dengan teknik purposive sampling. Kelompok A diberikan Back Exercise dan kelompok B diberikan Back Exercise dengan penambahan Kinesio Taping. Instrumen penelitian ini menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian di dapatkan ada perbedaan intensitas nyeri punggung bawah setelah diberikan latihan back exercise dengan dan tanpa terapi kinesio tapping (p: 0,033). Back exercise dengan penambahan kinesio tapping lebih efektif menurunkan intensitas nyeri punggung bawah yaitu dengan rata-rata skor intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III setelah dilakukan back exercise dengan kinesio tapping adalah 1,50 (SD: 0,972) dibandingkan setelah dilakukan back exercise saja sebesar 2,40 (SD: 1,751), dengan mean rank lebih rendah untuk kelompok back exercise dengan penambahan kinesio tapping yaitu sebesar 7,85 dibanding kelompok yang dilakukan back exercise saja yaitu sebesar 13,15.Disarankan kepada petugas kesehatan, khususnya bidan dapat menerapkanback exercise dengan penambahan kinesio tapping sebagai salah satu upaya untuk penanganan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RETENSIO PLASENTA DI RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU TAHUN 2017 Vitriani, Okta; Lailiyana, Lailiyana; Sartono Putri, Aulya Nadya Citra
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ibu dan Anak. Volume 7, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.161 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i1.223

Abstract

Retensio plasenta merupakan salah satu penyebab masih tingginya angka kematian ibu akibat perdarahan post partum. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian retensio plasenta seperti usia, paritas, riwayat persalinan sesar, riwayat manual plasenta, riwayat kuret, anemia dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, paritas dan riwayat persalinan sesar terhadap retensio plasenta. Jenis penelitian ini adalah case control retrospektif dengan populasi seluruh ibu bersalin di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru tahun 2017. Sampel pada penelitian ini adalah 26 kelompok kasus dengan retensio plasenta dan 78 kelompok kontrol.Hasil penelitian didapatkan 26,4% ibu dengan usia resiko rendah, 30,2% ibu dengan paritas >3 dan 60,0% ibu memiliki riwayat operasi sesar mengalami retensio plasenta. Hasil uji statistik chi square pada derajat kepercayaan 95% didapatkan tidak terdapat hubungan antara usia (ρ=0.624), paritas (ρ=0.596) dan riwayat persalinan sesar (ρ=0.098) dengan kejadian retensio plasenta. Disarankan pada peneliti lain melanjutkan penelitian ini dengan lingkup populasi yang lebih luas lagi serta meneliti faktor lainnya seperti faktor kelahiran preterm, penolong persalinan, anemia, riwayat retensio plasenta, riwayat abortus dan sebagainya yang belum pernah diteliti.
PENGARUH PENAMBAHAN SENAM PAYUDARA PADA MASSAGE PAYUDARA TERHADAP PRODUKSI ASI IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO KOTA PEKANBARU Alyensi, Fatiyani; Sartika, Yan; Juliana, Ayu
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ibu dan Anak. Volume 7, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.564 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i1.224

Abstract

Di Provinsi Riau cakupan ASI eksklusif yang terendah yaitu di Kota Pekanbaru pada tahun 2016 di Kecamatan Tampan Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo sebesar 30,56%. Tidak berhasilnya pemberian ASI eksklusif disebabkan oleh pengaruh hormon dan persepsi ibu tentang ASI yang tidak cukup sehingga berdampak buruk bagi kelangsungan hidup bayi. Salah satu cara meningkatakan produksi ASI yaitu dengan melakukan penambahan senam payudara pada massage payudara. Metode ini menjadi alternatif non farmakologi dalam meningkatkan produksi ASI terutama pada hari-hari pertama masa nifas.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada pengaruh penambahan senam payudara pada massage payudara terhadap produksi ASI ibu nifas. Metode dalampenelitian ini menggunakanquasi experimental.Populasi ini adalah seluruh ibu nifas normal hari pertama-ketiga di 2 PMB dan 1 klinik wilayah kerja puskesmas sidomulyo pada bulan Januari-Maret 2019. Sampel yang digunakan terdiri dari 10 orang kelompok kontrol dan 10 orang kelompok intervensi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Mann Whitney. Didapat hasilrata-rata produksi ASI pada kelompok kontrol adalah sebesar 40,500 ml dan pada kelompok intervensi adalah sebesar 61,000 ml. Sehingga ada pengaruh penambahan senam payudara pada massage payudara terhadap produksi ASI ibu nifas di wilayah kerja puskesmas sidomulyo kota Pekanbaru. Untuk tenaga kesehatan khususnya Bidan agar melakukan sosialisasi dan menerapkan penambahan senam payudara pada massage payudara sebagai salah satu metode non farmakologi untuk meningkatkan ASI.
EFEKTIFITAS DEEP BACK MASSAGE DAN COUNTERPRESSURE MASSAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI PMB YUSNIMAR KOTA PEKANBARU TAHUN 2019 Susanti, Ari; Susilawati, Elly; Febriani, Wike Suci
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ibu dan Anak. Volume 7, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.789 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i1.225

Abstract

Nyeri pada persalinan umumnya terasa hebat, hanya 2-4% ibu saja yang mengalami nyeri ringan selama persalinan.Ketakutan ibu hamil akan nyeri persalinan atau ketidakmampuan ibu hamil untuk menahan dan menerima nyeri persalinan saat persalinan yang dilaluinyaakan berdampak terhadap penurunan keberhasilan persalinan normal. Teknik alami untuk meredakan nyeri salah satunya dengan melakukan Deep Back Massage dan CounterpressureMassage. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui efektifitas antaraDeep Back Massage dan Counterpressure Massage terhadap intensitas nyeri persalinan kala 1 fase aktif. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment melalui rancangan Two Group Posttest only. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di PMB Yusnimar Kota Pekanbaru pada bulan Januari s/d Maret 2019. Pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling dengan jumlah 15 orang yang diberikan terapi Deep Back Massage dan 15 orang yang diberikan terapi CounterpressureMassage. Dari hasil uji independent sample t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan yang disignifikan antara teknik Deep Back Massage dan CounterpressureMassage terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif (p=0,017). Dari kedua teknik tersebut yang lebih efektif dalam mengurangi nyeri persalinan adalah CounterpressureMassage dengan hasil nilai mean intensitas nyeri yaitu 4,73 dimana nilai mean Deep Back Massage lebih besar yaitu 5,60. Disarankan kepada bidan agar dapat mengutamakan metode non-farmakologi dalam membantu mengurangi nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI 2 DAN 48 JAM POSTPARTUM DI KLINIK SWASTA KOTA PEKANBARU TAHUN 2019 Helina, Siska; Hrp, Juraida Roito; Atriana, Dinda
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ibu dan Anak. Volume 7, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.42 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i1.226

Abstract

Perdarahan merupakan penyumbang terbesar terjadinya AKI (Angka Kematian Ibu). Salah satu terjadinya perdarahan dikarenakan oleh atonia uteri. Atonia uteri merupakan salah satu penyebab terjadinya subinvolusi uteri. Inisiasi menyusu dini merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan proses involusi, karena pada saat bayi menghisap payudara akan menstimulasi produksi oksitosin secara alami. Oksitosin menyebabkan terjadinya kontraksi dan retraksi otot uterus sehingga membantu untuk proses involusi uteri yang ditandai dengan penurunan tinggi fundus uteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu postpartum 2 dan 48 jam. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2018 s/d Maret 2019 di Klinik Pratama Afiyah dan PMB Rosita Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah Quasi experimental dengan desain penelitian post test only control group design. Populasi pada penelitian ini yaitu semua ibu post partum dengan riwayat persalinan normal yang ada di Klinik Pratama Afiyah dan PMB Rosita.Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sebanyak 30 orang ibu postpartum. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi. Instrumen pengumpulan data yaitu lembar observasi dan pita CM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tinggi fundus uteri 2 dan 48 jam postpartum pada kelompok yang melakukan inisiasi menyusu menyusu dini yaitu 12,69±0,55 cm dan 10,50±0,50 cm dan pada kelompok yang tidak melakukan inisiasi menyusu dini yaitu 14,70±0,81 cm dan 14,10±0,79 cm. Analisis data menggunakan uji Mann Withney dengan derajat kepercayaan sebesar 95% menunjukkan bahwa ada pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap penurunan tinggi fundus uteri 2 dan 48 jam postparum dengan p value (0,000) < α (0,05). Diharapkan kepada tenaga kesehatan yang melakukan pertolongan persalinan normal untuk selalu menerapkan inisiasi menyusu dini mengingat banyaknya manfaat dari inisiasi menyusu dini salah satunya mempercepat proses involusi.
HUBUNGAN PELAYANAN BIDAN DELIMA TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI KOTA PEKANBARU Fadmiyanor, Isye; Hevrialni, Rully; Amalia, Fakhriza
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 7 No 2 (2019): JURNAL IBU DAN ANAK Volume 7, Nomor 2, November 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.784 KB) | DOI: 10.36929/jia.v7i2.227

Abstract

Program Bidan Delima merupakan program yang dikembangkan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk sertifikasi Bidan Praktek Mandiri (BPM). STARH (Sustaining Technical Achievement in Reproductive Health) membantu IBI menyusun suatu sistem pelatihan terpadu hingga seorang bidan yang telah mengikuti pelatihan ini menjadi bidan yang berkualitas dan sesuai standar. Seorang bidan delima diharapkan dapat memberi pelayanan terbaik hingga kepuasan pelanggannya meningkat dan pada akhirnya kepercayaan pelanggan pun meningkat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pelayanan bidan delima terhadap kepuasan pasien di Bidan Praktik Mandiri Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah survey eksplanasi dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan bulan Maret – Juni 2019 di BPM Dince Safrina dan BPM Rosita Kota Pekanbaru. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan Non-probability sampling dengan jenis accidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan pada pelayanan bidan delima kepuasan pasien ialah sebesar 54,7 % sedangkan pada pelayanan non bidan delima kepuasan pasien ialah sebesar 43,2%. Hasil uji statistik dengan uji chi square pada derajat kepercayaan 95% didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara pelayanan bidan delima dan non bidan delima terhadap kepuasan pasien (p=0,354). Disarankan program bidan delima tetap menjadi merk dagang/brand yang baik bagi profesi kebidanan khususnya bidan dengan usaha praktik mandiri dan organisasi profesi dapat selalu meninjau dan mengevaluasi program bidan delima.
The Effect of Compress Kol (Brassica Oleracea Var. Capitata) and Warm Compression On The Pain of Breast Swallowing In Post Partum Women In The Teratai Room Arifin Achmad Hospital, Riau Province ., Meriani; Laila, Ani; ., Yanti
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Ibu dan Anak, Volume 8, No 2, November 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.869 KB) | DOI: 10.36929/jia.v8i2.276

Abstract

Abstract 2Breastfeeding problems that can arise during the postpartum period arebreast engorgement pain. The pain in the breast can make the mother andbaby feel uncomfortable. Non-pharmacological methods that can be used toreduce the pain of swelling of the breast are cabbage compresses and warmcompresses. The purpose of this study is to determine The effect of cabbagecompresses and warm compresses to reduce pain intensity in breastengorgement. The study was conducted in March 2019 - June 2019 in theTeratai Room of Arifin Achmad Hospital, Riau Province. This type of researchis quasi-experimental with a pretest-posttest two group design. post partumwhich was treated in the Teratai Room of the Arifin Achmad Hospital, RiaudProvince with a sample of 10 respondents in the cabbage compress groupand 10 respondents in the warm compress group who were taken bypurposive sampling technique. Collecting data using an observation sheetcontaining a pain scale Numeric Rating Scale (NRS). The results showed thatthe average pain intensity before the cabbage compress and before thewarm compress was 5.7 (SD 1.34) and after being given treatment the resultswere obtained on the cabbage compress 2. , 9 (SD 1.10) and warmcompresses 4.1 (SD 1.28). The results of statistical tests showed that there wasa difference in the pain intensity of breast swelling after being treatedbetween hot compresses and warm compresses in the Teratai room of ArifinAchmad Hospital, Riau Province (p = 0.042), cabbage compresses were moreeffective in reducing pain than warm compresses. It is suggested to themanagement of Arifin Achmad Hospital to consider giving cabbagecompresses as an effective and economical non-pharmacological method inreducing the pain of breast swelling in post partum mothers.
HUSBAND'S MOTIVATIONAL RELATIONSHIP TO ANTENATAL CARE'S VISIT Putri, Anjeli Ratih Syamlingga; Nova, Cindy Yeselti; Rahayu, Restianingsih Putri
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Ibu dan Anak, Volume 8, No 2, November 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.107 KB) | DOI: 10.36929/jia.v8i2.277

Abstract

ABSTRACT Antenatal care is very important in reducing mortality due to childbirth. Thepurpose of this study is to determine the relationship between husband'smotivation and antenatal care visits in the Sipayung Health Center in 2017. Themethod used is analytical with a sampling technique with a random samplingtechnique. Research conducted in December 2017 in the Work Area of theSipayung Puskesmas, Rengat District, Indragiri Hulu Regency, obtained thefollowing results: the husband's motivation in the ANC visit was positive as manyas 73 people (87%) and negative as many as 11 people (13%). Of the 84people who visited the ANC, 63 people (75%) had complete ANC visits and 21(25%) were incomplete. The results of the study using bivariate analysisobtained P> 0.005 (P = 0.277). The conclusion of this study is that there is norelationship between husband's support for antenatal care visits in the SipayungHealth Center Work Area in 2017.
HE EFFECT OF SITZ BATH THERAPY ON INTENSITY OF PERINEALWOUND PAIN IN POSTPARTUM MOTHER AT PMB DINCE SAFRINA OF PEKANBARU Reza Rantika : rezarantika59@gmail.com IN 2019 Rantika, Reza; Susanti, Ari; ., Yanti
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Ibu dan Anak, Volume 8, No 2, November 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.481 KB) | DOI: 10.36929/jia.v8i2.278

Abstract

Abstract Perineal wound pain is discomfort that occurs in postpartum mothers. Based onclinical practice experience in PMB Dince Safrina, 70% of postpartum motherscomplained of pain and feeling uncomfortable. One of the alternatives to reduceperineal wound pain is sitz bath therapy. This study was to determine the effectof sitz bath therapy on perineal wound pain in postpartum mothers. This quasyexperimental study used one group pre-test and posttest design. This researchwas conducted at PMB Dince Safrina in March-June 2019. The population wasall 6-hour postpartum mothers who had perineal wound at PMB Dince Safrinawith a sample size of 17 taken by purposive sampling technique. The method ofdata collection was observation with an observation sheet that contained a scaleof pain intensity measurement using the Numeric Rating Scale (NRS). The resultsshowed that the average intensity of perineal wound pain before and after sitzbath therapy was 5.59 (SD 0.939) and 2.47 (SD 0.943). The results ofstatistical tests using Wilcoxon on the 95% confidence level found that therewas an effect of sitz bath therapy on the intensity of perineal wound pain inpostpartum mothers (p value = 0.000). It is recommended for midwives toconsider sitz bath therapy as an alternative in the provision of nonpharmacological care to reduce the intensity of perineal wound pain inpostpartum mothers.

Page 6 of 14 | Total Record : 133