cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Perumahan taman alamanda iii blok T no.3 Karang Pule Mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JEMBA)
Published by bajang Institute
ISSN : 28100328     EISSN : 2810031X     DOI : 10.53625
Core Subject : Economy,
JEMBA for Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, both of which are published six times in one year. The scope of the journal studies broadly includes: Economy, Management, Business and Accountancy
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2: Maret 2025" : 8 Documents clear
STRATEGI TRANSFORMASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KINERJA ORGANISASI PEMERINTAH KOTA DEPOK Kriswisnumurti; Zulkifli, Zulkifli; Derriawan, Derriawan
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i2.10221

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Teknologi Digital, HR Competence, Strategic Intelligence, Kepemimpinan Adaptif dan Transformasi Digital terhadap Kinerja Organisasi secara langsung maupun tidak langsung pada Pemerintah Kota Depok. Sampel penelitian 345 responden Pegawai Pemkot Depok , untuk fokus grup diskusi (FGD) dihadiri oleh Kabag di Lingkungan Pemkot Depok. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan fokus grup diskusi (FGD). Teknik analisis data menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) yang diolah dengan software Smart PLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Teknologi Digital berpengaruh terhadap Transformasi Digital, variabel HR Competence berpengaruh terhadap Transformasi Digital, variabel Strategic Intelligence berpengaruh terhadap Transformasi Digital, variabel Kepemimpinan Adaptif berpengaruh terhadap Transformasi Digital, variabel Teknologi Digital berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, variabel HR Competence berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, variabel Strategic Intelligence berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, variabel Kepemimpinan Adaptif berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi dan variabel Transformasi Digital berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi. Adapun hasil penelitian analisa strategi melalui tahapan strategi input stage dengan IFE & EFE matching stage dengan TOWS dan decision stage dengan QSPM maka strategi yang digunakan dari hasil QSPM Strategi Meningkatkan Pengembangan HR Competence dan Strategi Peningkatan Transformasi Digital.
STRATEGI PENINGKATAN KAPABILITAS SDM BERTALENTA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL SEKTOR PENDIDIKAN DI JAWA BARAT Bambang Tri Santoso; Agustinus Miranda W; Zulkifli, Zulkifli
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i2.10222

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pemberdayaan Psikologi, Berbagi Pengetahuan, HR Competence, Persepsi Dukungan Organisasi dan SDM Bertalenta terhadap Literasi Digital secara langsung maupun tidak langsung pada Sektor Pendidikan di Jawa Barat. Sampel penelitian 320 responden fasilitator dan akademisi , untuk fokus grup diskusi (FGD) dihadiri oleh Kominfo, Fasilitator Pandu Digital dan Akademisi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan fokus grup diskusi (FGD). Teknik analisis data menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) yang diolah dengan software Smart PLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Pemberdayaan Psikologi berpengaruh terhadap SDM Bertalenta, variabel Berbagi Pengetahuan berpengaruh terhadap SDM Bertalenta, variabel Persepsi Dukungan Organisasi berpengaruh terhadap SDM Bertalenta, variabel HR Competence berpengaruh terhadap SDM Bertalenta, variabel Pemberdayaan Psikologi berpengaruh terhadap Literasi Digital, variabel Berbagi Pengetahuan berpengaruh terhadap Literasi Digital, variabel Persepsi Dukungan Organisasi tidak berpengaruh terhadap Literasi Digital, variabel HR Competence berpengaruh terhadap Literasi Digital dan variabel SDM Bertalenta berpengaruh terhadap Literasi Digital. Adapun hasil penelitian analisa strategi melalui tahapan strategi input stage dengan IFE & EFE matching stage dengan TOWS dan decision stage dengan QSPM maka strategi yang digunakan dari hasil QSPM Strategi Strategi Meningkatkan Pengembangan SDM Bertalenta Fasilitator Pandu Digital dan Strategi Pembentukan Platform Berbagi Pengetahuan Literasi Digital.
STRATEGI ADOPSI TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KINERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET & TEKNOLOGI Rian Rusman; Zulkifli, Zulkifli; Nana Nawasiah
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i2.10223

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kapabilitas Organisasi, HR Competence, Regulasi, Inovasi dan Adopsi Teknologi terhadap Kinerja Organisasi secara langsung maupun tidak langsung pada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Sampel penelitian 270 responden Pegawai Kemendiktisaintek, untuk fokus grup diskusi (FGD) dihadiri oleh Direktur Pendidikan Tinggi, Sekretariat Dirjen, Direktorat Sumber Daya, Direktorat Kelembagaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan fokus grup diskusi (FGD). Teknik analisis data menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) yang diolah dengan software Smart PLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapabilitas Organisasi berpengaruh terhadap Adopsi Teknologi, HR Competence berpengaruh terhadap Adopsi Teknologi, Regulasi berpengaruh terhadap Adopsi Teknologi, Inovasi berpengaruh terhadap Adopsi Teknologi, Kapabilitas Organisasi tidak berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, HR Competence berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, Regulasi berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, Inovasi berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi dan Adopsi Teknologi berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi. Adapun hasil penelitian analisa strategi melalui tahapan strategi input stage dengan IFE & EFE matching stage dengan TOWS dan decision stage dengan QSPM maka strategi yang digunakan dari hasil QSPM strategi Melakukan evaluasi dan Meningkatkan penerapan adopsi teknologi aplikasi pengembangan SDM dan Menyusun regulasi yang terintergrasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi
STRATEGI DIGITAL LEADERSHIP UNTUK MENINGKATKAN KINERJA ORGANISASI DIREKTORAT JENDERAL APLIKASI INFORMATIKA KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Iwan Syah; Zulkifli, Zulkifli; Agustinus Miranda W
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i2.10224

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Budaya Adaptif, Teknologi Digital, Kapabilitas Organisasi, Sarana Prasarana dan Digital Leadership terhadap Kinerja Organisasi secara langsung maupun tidak langsung pada Direktorat Jenderal Aptika Kominfo. Sampel penelitian 340 responden Pegawai Ditjen Aptika , untuk fokus grup diskusi (FGD) dihadiri oleh Direktur dan Ketua Tim Ditjen Aptika. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan fokus grup diskusi (FGD). Teknik analisis data menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) yang diolah dengan software Smart PLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Budaya Adaptif berpengaruh terhadap Digital Leadership, variabel Teknologi Digital berpengaruh terhadap Digital Leadership, variabel Kapabilitas Organisasi berpengaruh terhadap Digital Leadership, variabel Sarana Prasarana berpengaruh terhadap Digital Leadership, variabel Budaya Adaptif berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, variabel Teknologi Digital berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, variabel Kapabilitas Organisasi berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, variabel Sarana Prasarana tidak berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi dan variabel Digital Leadership berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi. Adapun hasil penelitian analisa strategi melalui tahapan strategi input stage dengan IFE & EFE matching stage dengan TOWS dan decision stage dengan QSPM maka strategi yang digunakan dari hasil QSPM Strategi Meningkatkan Kapabilitas Teknologi Digital dan Strategi Mendorong Peningkatan Digital Leadership.
STRATEGI PENGENDALIAN KONTEN INTERNET ILEGAL DIREKTORAT PENGENDALIAN APLIKASI INFOMARTIKA Wafia Azam Syuhada; Agustinus Miranda W; Mombang Sihite; Zulkifli, Zulkifli
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i2.10225

Abstract

Fenomena penyebaran konten ilegal di internet menjadi tantangan besar bagi pemerintah dalam menjaga ekosistem digital yang aman. Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika (PAI), Kementerian Komunikasi dan Informatika, berperan dalam menegakkan regulasi dan strategi pengendalian konten ilegal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tata kelola, kontribusi budaya organisasi, pengaruh kepemimpinan, serta peran kapabilitas organisasi sebagai variabel perantara dalam mendukung pengendalian konten ilegal. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji efektivitas strategi pengendalian yang telah diterapkan serta memberikan rekomendasi strategis berdasarkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis regresi menggunakan Smart-PLS 4.0 untuk menguji hipotesis mengenai pengaruh tata kelola, budaya organisasi, dan leadership terhadap kapabilitas organisasi serta efektivitas pengendalian konten ilegal. Selain itu, pendekatan kualitatif dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan pemangku kepentingan utama, seperti regulator, platform digital, penyedia layanan internet, akademisi, serta pakar keamanan siber. Analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) digunakan untuk mengidentifikasi faktor strategis, yang kemudian diolah dalam Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) untuk menentukan prioritas strategi yang paling efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hipotesis dalam penelitian ini terbukti valid secara statistik. Tata kelola, budaya organisasi, dan leadership berpengaruh signifikan terhadap kapabilitas organisasi, dengan nilai R² sebesar 0.640 untuk tata kelola, 0.640 untuk budaya organisasi, dan 0.630 untuk leadership. Kapabilitas organisasi juga terbukti memiliki peran krusial dalam mendukung efektivitas pengendalian konten ilegal, dengan nilai R² sebesar 0.771. Selain itu, strategi berbasis literasi digital dan pemanfaatan teknologi modern menjadi prioritas utama dalam rekomendasi strategi berdasarkan analisis QSPM, dengan Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 6.91. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan efektivitas pengendalian konten ilegal memerlukan penguatan tata kelola yang lebih adaptif, budaya organisasi yang kolaboratif, serta kepemimpinan yang visioner. Selain itu, peningkatan kapabilitas organisasi melalui investasi teknologi modern dan peningkatan literasi digital menjadi strategi utama yang perlu diimplementasikan. Dengan pendekatan yang lebih proaktif dan kolaboratif, strategi pengendalian konten ilegal di Indonesia dapat lebih efektif dalam menciptakan ruang digital yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
STRATEGI PENGAWASAN PENYELENGGARA SISTEM ELEKTRONIK (PSE) LINGKUP PRIVAT DIREKTORAT PENGENDALIAN APLIKASI INFORMATIKA KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Maria Asteria Bekti Rahayu; Zulkifli, Zulkifli; Agustinus Miranda W; Mombang Sihite
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i2.10226

Abstract

Pengawasan terhadap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan terpercaya. Namun, tantangan seperti ketidakharmonisan regulasi, keterbatasan kapabilitas organisasi, serta rendahnya literasi digital masih menjadi kendala dalam pengawasan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh regulasi, budaya organisasi, literasi digital, dan kapabilitas organisasi terhadap kinerja pengawasan PSE serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan guna meningkatkan efektivitas pengawasan. Menggunakan pendekatan mixed-method dengan analisis kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini melakukan uji hipotesis menggunakan SmartPLS untuk mengukur hubungan antar variabel serta In-Depth Interview, analisis SWOT, dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) untuk merumuskan strategi yang optimal. Hasil uji SmartPLS menunjukkan bahwa regulasi, budaya organisasi, dan literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kapabilitas organisasi, dengan koefisien jalur masing-masing sebesar 0.37, 0.319, dan 0.216. Selain itu, kapabilitas organisasi, regulasi, budaya organisasi, dan literasi digital juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pengawasan PSE, dengan koefisien jalur masing-masing sebesar 0.198, 0.291, 0.209, dan 0.284. Hasil In-Depth Interview juga mengonfirmasi bahwa meskipun regulasi dan budaya organisasi memiliki dampak besar, efektivitas pengawasan masih dipengaruhi oleh kurangnya koordinasi antarinstansi dan keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi. Berdasarkan hasil analisis QSPM, strategi utama yang diusulkan meliputi harmonisasi regulasi melalui transformasi digital, peningkatan literasi digital masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan dan big data dalam pengawasan PSE. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan efektivitas pengawasan PSE tidak hanya bergantung pada regulasi yang kuat, tetapi juga memerlukan peningkatan kapabilitas organisasi, reformasi budaya kerja, serta adopsi teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengawasan digital.
STRATEGI PENINGKATAN KONDUSIFITAS RUANG DIGITAL DI INDONESIA Ulfa Wachiddiyah Zuqri; Agustinus Miranda W; Mombang Sihite
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i2.10227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengendalian ruang digital yang kondusif di Indonesia dengan menyoroti tiga variabel utama, yaitu tata kelola, pengetahuan, dan teknologi. Tata kelola, yang mencakup regulasi serta kolaborasi antar pemangku kepentingan, berperan dalam menciptakan kerangka hukum yang jelas dan implementasi kebijakan yang efektif. Faktor pengetahuan, yang mencakup pemahaman pegawai serta pelatihan dan pengembangan, berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menangani tantangan digital yang semakin kompleks. Sementara itu, teknologi, yang terdiri dari infrastruktur serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi baru, menjadi elemen penting dalam memastikan sistem pengawasan dan pengendalian dapat berjalan dengan lebih efisien dan akurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi serta analisis deskriptif berdasarkan hasil survei, serta pendekatan kualitatif melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola yang kuat, didukung dengan regulasi yang adaptif serta kerja sama lintas sektor, berkontribusi signifikan terhadap efektivitas pengendalian ruang digital. Selain itu, peningkatan kapasitas pegawai melalui pelatihan serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan dan big data analytics menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan kondusif. Berdasarkan analisis SWOT dan QSPM, strategi utama yang direkomendasikan meliputi penguatan infrastruktur teknologi melalui kerja sama dengan komunitas teknologi lokal, pemanfaatan regulasi yang kuat untuk mempercepat adopsi teknologi, serta pengembangan instrumen pengukuran ruang digital yang kondusif. Implikasi dari penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika dalam mengoptimalkan kebijakan pengawasan ruang digital yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
STRATEGI GOOD CORPORATE GOVERNANCE UNTUK MENINGKATKAN KINERJA ORGANISASI DIREKTORAT JENDERAL APTIKA Muhammad Latif Zainus; Zulkifli , Zulkifli; Lola Fitria Sari
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i2.10228

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Inovasi, Teknologi Digital, Kepemimpinan Adaptif, Kapabilitas Organisasi dan Good Corporate Governance terhadap Kinerja Organisasi secara langsung maupun tidak langsung pada Direktorat Jenderal Aptika Kominfo. Sampel penelitian 240 responden Pegawai Ditjen Aptika, untuk fokus grup diskusi (FGD) dihadiri oleh Direktur dan Ketua Tim Ditjen Aptika. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan fokus grup diskusi (FGD). Teknik analisis data menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) yang diolah dengan software Smart PLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Inovasi tidak berpengaruh terhadap Good Corporate Governance, variabel Teknologi Digital berpengaruh terhadap Good Corporate Governance, variabel Kepemimpinan Adaptif berpengaruh terhadap Good Corporate Governance, variabel Kapabilitas Organisasi berpengaruh terhadap Corporate Governance, variabel Inovasi berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, variabel Teknologi Digital tidak berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, variabel Kepemimpinan Adaptif berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi, variabel Kapabilitas Organisasi berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi dan variabel Good Corporate Governance berpengaruh terhadap Kinerja Organisasi. Adapun hasil penelitian analisa strategi melalui tahapan strategi input stage dengan IFE & EFE matching stage dengan TOWS dan decision stage dengan QSPM maka strategi yang digunakan dari hasil QSPM Strategi Meningkatkan Kepemimpinan Adaptif dan Strategi Melakukan Evaluasi dan Meningkatkan Penerapan Good Corporate Governance.

Page 1 of 1 | Total Record : 8