cover
Contact Name
Ade Cahya
Contact Email
ade@htp.ac.id
Phone
+6276133815
Journal Mail Official
jom@htp.ac.id
Editorial Address
Jl.Mustafa Sari No.5 Tangkerang Selatan
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
ISSN : -     EISSN : 27761339     DOI : https://doi.org/10.25311/kesmas
Jurnal Media Kesmas is an open-access journal and peer-reviewed that publishes either original articles or reviews. This journal focuses on epidemiology environment health promoting health reproductive health occupational health and safety health policy and administration community nursing community midwifery
Articles 125 Documents
Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Puskesmas Terhadap Kepuasan Pegawai Di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru Tahun 2020: RELATIONSHIP OF PUSKESMAS LEADERSHIP STYLE WITH EMPLOYEE SATISFACTION AT PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI PUSKESMAS PEKANBARU CITY, 2020 Muhammad Effendi Sunaryanto; M. Dedi Widodo; Ahmad Hanafi Hanafi
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.518 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.181

Abstract

Puskesmas Payung Sekaki merupakan puskesmas rawat jalan yang masuk dalam wilayah Kecamatan Payung Sekaki dimana terdapat penurunan jumlah pegawai selama 3 tahun terakhir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan gaya kepemimpinan otoriter, gaya kepemimpinan partisipatif dan gaya kepemimpinan laissez faire dengan kepuasan pegawai di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Kuantitatif dengan jumlah sampel 36 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan variabel gaya kepemimpinan Otoriter p-value (<0.001), gaya kepemimpinan partisipatif p-value (<0.005), dan gaya kepemimpinan Laissez Faire p-value (>0.006). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan anatara gaya kepemimpinan otoriter, ada hubungan antara gaya kepemimpinan partisipatif, dan ada hubungan antara gaya kepemimpinan laissez faire. Payung Sekaki Health Center is an outpatient health center that is included in the Payung Sekaki District area where there has been a decrease in the number of employees for the last 3 years. The purpose of this study was to determine the relationship between authoritarian leadership style, participatory leadership style and laissez faire leadership style with employee satisfaction at Puskesmas Payung Sekaki, Pekanbaru City. The research used is quantitative research with a sample size of 36 respondents. The results of this study indicate that with the Authoritarian leadership style variable p-value (<0.05), participatory leadership style p-value (<0.05), and Laissez Faire's leadership style p-value (> 0.05). From the research results it can be concluded that there is a relationship between authoritarian leadership styles, there is a relationship between participatory leadership styles, and there is a relationship between laissez-faire leadership styles.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS HARAPAN RAYA KOTA PEKANBARU: ANALYSIS OF IMPLEMENTATION TUBERCULOSIS PROGRAMS IN HARAPAN RAYA PUBLIC HEALTH CENTER, PEKANBARU Okti Indriyani; Dami Yanthi; Welly Sando
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.944 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.183

Abstract

Program Tuberkulosis adalah sebuah program oleh pemerintah untuk mengendalikan kejadian tuberkulosis. Tuberkulosis sampai saat ini masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat didunia walaupun upaya penanggulangan TB telah dilaksanakan. Di Puskesmas Harapan Raya angka penemuan kasus TB masih jauh dari target Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan capaian 40,8%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui capaian pelaksanaan program TB di Puskesmas Harapan Raya pada tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mengunakan metode wawancara mendalam dan observasi. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru, waktu penelitian pada bulan Februari 2020 sampai dengan selesai. Informan pada penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari 3 orang informan utama yaitu kepala pukesmas, Penanggung Jawab Program TB Puskesmas, penanggung jawab program TB Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan 2 orang informan pendukung yaitu: pengelola keuangan puskesmas dan kader TB. Analisis data yang digunakan yaitu triangulasi sumber, metode dan data. Hasil penelitian ini yaitu kurangnya SDM dan dana. Sarana prasarana sudah mencukupi namun tidak untuk media promosi. Kebijakan sudah dilakukan dengan baik. Pelaksanaan program tuberkulosis masih belum ada pengelompokan kerja yang jelas dan kerjasama antara masing-masing lini pada program ini masih kurang sehingga perlu dilakukan perbaikan. Saran yaitu diharapkan penangggung jawab program tuberkulosis dapat lebih meningkatkan kerjasama lagi antar lini untuk menciptakan suatu ekosistem kerja yang dapat mensukseskan program TB tersebut.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control (HIRARC) Pada Kegiatan Pengelasan Di PT. Kunango Jantan Tahun 2020: EMPLOYMENT ACCIDENT RISK ANALYSIS IDENTIFICATION WITH THE HAZARD, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) ACTIVITIES IN WELDING IN PT. KUNANGO JANTAN IN 2020 Astri Nopiani; Beny Yulianto; Makomulamin Makomulamin
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.225 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.184

Abstract

Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) merupakan suatu Metode untuk mendeskripsikian terjadinya bahaya yang meliputi Frekuensi, Severity hingga melakukan Evaluasi Konsekuensi dari potensi kerugian yang akan terjadi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis penerapan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) dilihat dari Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Pengendalian Risiko pada Kegiatan Pengelasan di PT. Kunango Jantan. Jenis penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan jenis pengolahan data Analitik dengan jumlah informan sebanyak 5 orang terdiri dari 1 Supervisor, 1 Staf Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan 3 Pekerja Las melalui Wawancara Mendalam, Penelusuran Dokumen, dan Obsevasi Lapangan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai Agustus  tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil Penilaian Risiko terdapat 13 Sumber Bahaya yang menimbulkan 18 Risiko yang termasuk didalamnya 12 Risiko dengan kategori Rendah, 2 Risiko dengan kategori Sedang, 3 Risiko dengan kategori Tinggi, dan 1 Risiko dengan kategori Ekstrim. Dan pengendalian risiko yang dilakukan perusahaan sudah cukup bagus dan perlu peningkatan lagi agar tidak terjadi kecelakaan kerja. Secara keseluruhan setiap Proses Kegiatan Pengelasan di PT. Kunango Jantan sudah cukup sesuai dengan Bahaya dan Risiko yang ada, sehingga perlu dilakukan Penilaian Risiko lanjutan untuk mengevaluasi program pengendalian risiko yang sudah berjalan agar pekerja dapat bekerja dengan efektif tanpa khawatir bahaya yang ada dilapangan.       Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) is a method of mendeskripsikian the danger which includes frequency, severity to evaluate the consequences of potential harm is going to happen. The purpose of this study to analyze the hazard method identification, risk assessment and risk control (HIRARC) seen from Identification Danger, Assessment Risks and Risk Control in the Welding in PT. Kunango Jantan. Type this study of use of qualitative data processing analytic of informants 5 people consisting of as many as 1 Supervisor, 1 Work Safety and Health Staff, 3 Welding Workers and through in-depth interviews, tracing documents, and obsevasi field. The research was conducted in june to august the year 2020. The research results show that of the Assessment results of the risk there are 13 a source of danger that raises 18 risks which included 12 Risk to a category Low, 2 Risks by Medium category , 3 Risk to a category High , and 1 Risk to a category Extreme. And control risks company did good enough and need another increasing employment accident that from happening. In the process of any whole welding in PT. Kunango Jantan enough in accordance with existing risk of danger and, so it needs further study to evaluate risk risk control program has been running so that workers can work effectively without worry he hazards.    
Determinan Kejadian Diabetes Militus Tipe 2 Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru : Determinants of Type 2 Diabetes Mellitus in the Elderly in the Simpang Tiga Public Health Center Work Area, Pekanbaru City Randilah Zakaria; Ikhtiyaruddin Ikhtiyaruddin; Yuyun Priwahyuni
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.014 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.186

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan gangguan penyakit metabolik yang ditandai oleh kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau gangguan fungsi insulin. Menurut WHO (World Health Organization) angka mortalitas karena penyakit DM diseluruh Dunia mencapai 1,5 juta orang pada tahun 2015 dan pada tahun 2019 prevalensi penderita DM diperkirakan mencapai 9% dari total populasi dunia. Data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tahun 2019 dari 10 penyakit terbesar penyakit DM berada diurutan kedua yaitu sebanyak 8.716 kasus, pada tahun 2018 meningkat menjadi 12.307 kasus kunjungan terbanyak kasus DM. Dari 20 puskesmas Tiga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan menggunakan desain penelitian cross sectional dengan analisis yang yang digunakan ialah uji Chi Sqquare. Populasi berjumlah 228 dan sampel berjumlah 100 lansia. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Obesitas (P Value : 0,029, nilai POR = 2,706) Riwayat Keluarga (P value : 0,0001, nilai POR = 7,373) memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 pada Lansia. Disarankan kepada pihak puskesmas melakukan kegiatan penyuluhan dimasyarakat tentang gaya hidup sehat dan senam untuk remaja dan orang dewasa untuk menghindari risiko dm tipe 2 ketika beranjak lansia. Diabetes mellitus type 2 is a metabolic disease characterized by an increase in blood sugar due to decreased insulin secretion by pancreatic beta cells and / or impaired insulin function. According to the WHO (World Health Organization) the mortality rate due to DM throughout the world reached 1.5 million people in 2015 and in 2019 the prevalence of DM sufferers is estimated to reach 9% of the total world population. Data from the Pekanbaru City Health Office in 2019, of the 10 largest diseases, DM was the second, namely 8,716 cases, in 2018 it increased to 12,307 cases of DM cases. Of the 20 health centers in the city of Pekanbaru, one of them is the Simpang Tiga Puskesmas which has the highest number of visits for DM disease. This study aims to determine the determinants of Type 2 Diabetes Mellitus in the elderly in the Simpang Tiga Public Health Center. This research uses quantitative research methods and uses a cross sectional research design with the analysis used is the Chi Square test. The population is 228 and the sample is 100 elderly. The sampling technique was purposive sampling technique. The results showed that there was a relationship between obesity (P value: 0.029, POR value = 2.706). Family history (P value: 0.0001, POR value = 7.373) had a significant relationship with the incidence of Type 2 Diabetes Mellitus in the elderly. It is recommended that the community health centers conduct outreach activities in the community about healthy lifestyles and exercise for adolescents and adults to avoid the risk of type 2 dm when getting older.
PERAN PUSTAKAWAN DALAM PELAKSANAAN SISTEM TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI GEDUNG B PUSTAKA WILAYAH SOEMAN HS PEKANBARU TAHUN 2020: The Role Of Librarian In Implementing A Fire Emergency Response System In Building B Pustaka Soeman Hs Pekanbaru In 2020 Rio Animenendra; Makomulamin Makomulamin; Christine Vita Gloria Purba
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.783 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.194

Abstract

Sistem tanggap darurat kebakaran merupakan metode yang digunakan pada bangunan/gedung untuk memperingatkan orang terhadap keadaan darurat, penyediaan tempat penyelamat, membatasi penyebaran kebakaran, dan pemadaman kebakaran. Data kasus kebakaran di Kota Pekanbaru sepanjang tahun 2018/2019 mencapai 193 kasus yang terdiri dari kebakaran bangunan dan lahan di wilayah setempat. Tujuan penelitian untuk menganalisis peran pustakawan dalam pelaksanaan Sistem Tanggap Darurat Kebakaran di Gedung B Pustaka Wilayah Soeman Hs Pekanbaru tahun 2020. Penelitian bersifat kualitatif dengan wawancara mendalam yang dilaksanakan di Gedung B Pustaka Wilayah Soeman Hs Pekanbaru. Teknik pemilihan informan yaitu purposive sampling dengan informan kunci Kepala Bagian Umum, informan utama Pustakawan dan informan pendukung yaitu bagian peralatan dan perlengkapan dan security. Analisis data menggunakan triangulasi sumber, metode dan data. Hasil penelitian adalah tidak terdapat struktur organisasi tanggap kebakaran, terdapat beberapa sarana sistem proteksi aktif yang tidak berfungsi yaitu APAR dan hydran serta terdapat beberapa sarana sistem proteksi pasif yang tidak berfungsi seperti tidak adanya pencahayaan darurat, kurang berfungsinya tangga kebakaran dan tidak adanya tanda penunjuk arah. Kesimpulan penelitian yaitu belum optimalnya pelaksanaan manajemen proteksi kebakaran, struktur organisasi, sarana sistem proteksi aktif dan sarana proteksi pasif. Disarankan kepada manajemen Pustaka Wilayah Soeman Hs agar dilaksanakan simulasi kebakaran setiap tahun, membentuk tim tanggap bencana, menyediakan APAR, membuat lampu dan penerangan darurat dan melakukan pemeriksaan berkala terhadap seluruh alat proteksi kebakaran. Fire emergency response system is a method used in buildings / buildings to alert people to emergencies, provide rescue places, limit the spread of fire, and extinguish fires. Data on fire cases in Pekanbaru City during 2018/2019 reached 193 cases consisting of building and land fires in the local area. The research objective was to analyze the role of librarians in implementing the Fire Emergency Response System in Building B Pustaka Soeman Hs Pekanbaru in 2020. The research was qualitative with in-depth interviews conducted at Building B Pustaka Soeman Hs Pekanbaru. The technique of selecting informants is purposive sampling with key informants as the Head of General Affairs, Librarian main informants and supporting informants, namely the equipment and equipment and security section. Data analysis used triangulation of sources, methods and data. The results showed that there was no fire response organizational structure, there were several active protection system facilities that did not work, namely fire extinguishers and hydrants, and there were several non-functioning passive protection system facilities such as the absence of emergency lighting, less functioning fire ladders and no directional signs. The conclusion of this research is that the implementation of fire protection management, organizational structure, active protection system facilities and passive protection facilities has not been optimal. It is recommended to the management of the Soeman Hs Library to carry out a fire simulation every year, form a disaster response team, provide APAR, make emergency lights and lighting and carry out periodic inspections of all fire protection equipment.
ANALISIS RESIKO PAPARAN BAHAN KIMIA DI LABORATORIUM KIMIA DASAR SMK FARMASI IKASARI PEKANBARU TAHUN 2020: Determine the risk of chemical exposure in the basic chemistry laboratory of SMK FARMASI IKASARI Pekanbaru Khairunnas Zaini; Antonius Max Antonius; Leon Candra
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.813 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.197

Abstract

Paparan bahan kimia sangat berbahaya bagi tubuh manusia oleh karena itu diperlukan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk mencegah hal hal yag tidak di inginkan terjadi salah satunya adalah Alat Pelindung Diri (APD). Efek toksik dari bahan kimia salah satunya adalah reaksi toksik berbeda secara kualitatif, tergantung durasi paparan. Paparan tunggal atau paparan berulang yang berlangsung kurang dari 14 hari disebut paparan akut. Paparan yang terjadi kurang dari 14 hari disebut sub-akut. Paparan sub-kronis bila terpapar selama 3 bulan dan disebut paparan kronis bila terpapar secara terus menerus selama lebih dari 90 hari. Laboratorium merupakan tempat kerja yang memiliki potensi sumber bahaya yang dapat menimbulkan risiko terjadinya gangguan keselamatan dan kesehatan kerja seperti kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui risiko paparan bahan kimia di laboratorium kimia dasar SMK FARMASI IKASARI Pekanbaru. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menganalisa paparan bahan kimia terhadap siswa dan siswi di laboratorium. Subjek penelitian ini ada 4 yaitu Kepala Laboratorium, Laboran, dan 2 orang siswa siswi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dengan menggunakan bantuan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SDM belum mencukupi, identifikasi risiko dan pengendalian resiko belum terlaksana dengan baik karena di laboratorium tersebut tidak memiliki petugas K3. Diharapkan kepada pihak SMK Farmasi Ikasari dapat meningkatkan kinerja petugas laboratorium agar memiimalisir terjadinya risiko paparan bahan kimia dilaboratorium terhadap siswa dan siswi yang ada di SMKF Ikasari Pekanbaru.   Chemical exposure is very dangerous to the human body, therefore Standard Operating Procedures (SOP) are needed to prevent unwanted things from happening, one of which is Personal Protective Equipment (PPE). One of the toxic effects of chemicals is that the toxic reactions differ qualitatively, depending on the duration of exposure. Single exposure or repeated exposure lasting less than 14 days is called acute exposure. Exposure that lasts less than 14 days is called sub-acute. Sub-chronic exposure when exposed for 3 months and is called chronic exposure if exposure is continuous for more than 90 days. The laboratory is a work place that has a potential source of danger that can pose a risk of occupational safety and health problems such as work accidents and occupational diseases. The purpose of this study was to determine the risk of chemical exposure in the basic chemistry laboratory of SMK FARMASI IKASARI Pekanbaru. This research is a descriptive qualitative study which aims to analyze the chemical exposure of students and students in the laboratory. There are 4 research subjects, namely the Head of the Laboratory, Laboratory Assistant, and 2 female students. The technique used in this research is in-depth interviews using interview guides. The results of this study indicate that human resources are not sufficient, risk identification and risk control have not been carried out properly because the laboratory does not have K3 officers. It is hoped that the Ikasari Pharmacy Vocational School can improve the performance of laboratory staff in order to minimize the risk of chemical exposure in the laboratory to students and female students at SMKF Ikasari Pekanbaru.
HUBUNGAN TINGKAT PAPARAN DEBU KERNEL SAWIT TERHADAP PENYAKIT SALURAN PERNAPASAN PADA PEKERJA PABRIK KELAPA SAWIT DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA SEI GALUH TAHUN 2020: Relationship of Palm Kernel Dust Exposure Levels to Respiratory Disease among Oil Palm Mill Workers at PT Perkebunan Nusantara V Sei Galuh in 2020 Muhammad gigeh Wicaksono; Winda Septiani Septiani; Makomulamin Makomulamin
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.047 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.199

Abstract

Infeksi saluran pernapasan ada penyakit saluran pernapasan yang bersifat akut dengan berbagai macam gejala (sindrom) yang disebabkan oleh berbagai multifactorial. Infeksi ini disebabkan karena virus, jamur dan bakteri. Gejala dari penyakitnya yaitu tenggorokan sakit, batuk kering atau berdahak. Berdasarkan data kesehatan pekerja di balai pengobatan PT.Perkebunan Nusantara V Sei Galuh tahun 2018 terdapat 78 kasus penyakit saluran pernapasan, sedangkan pada tahun 2019 mengalami kenaikan menjadi 189 kasus penyakit saluran pernapasan pada pekerja. Tujuan dari penelitian ini yaitu diketahuinya hubungan antara masa kerja, lama paparan, paparan debu dan penggunaan APD terhadap penyakit saluran pernapasan pada pekerja pabrik kelapa sawit di PT.Perkebunan Nusantara V Sei Galuh tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 57 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cara total sampling. Hasil penelitian dengan p value < 0,05 menunjukkan bahwa adanya hubungan antara masa kerja P value= 0,000 dengan OR (95% CI) = 99,167 (15,122-650,328) dan lama paparan P value= 0,001 dengan OR (95% CI) = 22,235 (2,688-183,910) dan paparan debu P value= 0,003 dengan OR (95% CI) = 1,864 (1,402-2,477) dan pemakaian APD P value= 0,001 dengan OR (95% CI) = 1,950 (1,436-2,648), terhadap penyakit saluran pernapasan pada pekerja. Diharapkan pihak pabrik agar menyediakan sirkulasi udara yang lebih nyaman dan sehat serta meningkatkan tindakan proteksi terhadap kesehatan pada diri sendiri. Respiratory tract infection is an acute respiratory disease with a variety of symptoms (syndromes) caused by various multifactorial causes. This infection is caused by viruses, fungi and bacteria. Symptoms of the disease are sore throat, dry cough or phlegm. Based on the health data of workers at the PT Perkebunan Nusantara V Sei Galuh medical center, in 2018 there were 78 cases of respiratory disease, while in 2019 it increased to 189 cases of respiratory disease in workers. The purpose of this study is to know the relationship between work period, exposure time, dust exposure and use of PPE against respiratory diseases in palm oil mill workers at PT Perkebunan Nusantara V Sei Galuh in 2020. This type of research is quantitative with a cross sectional research design. The number of samples in this study were 57 respondents with the sampling technique using total sampling. The results of the study with p value <0.05 indicated that there was a relationship between tenure P value = 0,000 with OR (95% CI) = 99.167 (15,122-650,328) and length of exposure P value = 0.001 with OR (95% CI) = 22.235 ( 2,688-183,910) and dust exposure P value = 0.003 with OR (95% CI) = 1,864 (1,402-2,477) and the use of PPE P value = 0.001 with OR (95% CI) = 1,950 (1,436-2,648). It is hoped that the factory will provide a more comfortable and healthier air circulation and increase protective measures against one's own health.
HUBUNGAN AKTIVITAS PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS REJOSARI KOTA PEKANBARU TAHUN 2020: RELATIONSHIP OF PROGRAM ACTIVITIES OF CHRONIC DISEASE MANAGEMENT (PROLANIS) WITH DIET COMPLIANCE TOWARD DIABETES MELLITUS PATIENTS AT REJOSARI PUSKESMAS PEKANBARU CITY 2020 Wilda Muchsina; Raviola Raviola; Ahmad Satria Efendi
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.511 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.201

Abstract

ABSTRACT The Chronic Disease Management Program (PROLANIS) is a health care system and  proactive approach that implemented in an integrated manner involving participants, First Level Health Facilities (FKTP) and BPJS health in the framework of health care for BPJS health participants with chronic diseases to achieve optimal quality of life with effective and efficient cost service. One of  the chronic disease is Diabetes Mellitus. In Rejosari Puskesmas Pekanbaru many diabetes mellitus patients who do not follow diet activity and to find out about the implementation of PROLANI. The purpose of this study was to determine the relationship between PROLANIS activity and dietary compliance toward diabetes mellitus patients at Rejosari Puskesmas Pekanbaru in 2020. This study used quantitative with cross sectional design research. Population in this study amounted to 70 respondents of diabetes mellitus patients who visited the Rejosari Puskesmas Pekanbaru. The data obtained through univariate and bivariate method with the chi-square test (? = 0.05). Beside that, the variables in this research are medical consultation, PROLANIS group education, SMS gateway reminder, home visit, health status monitoring. The results of the bivariate analysis showed that there is a significant relationship between medical consultation (0.017 <? = 0.05), group education (? = 0.028?? = 0.05), SMS reminders (? = 0.332?? = 0.05), monitoring status (? = 0.009?? = 0.05), with dietary compliance. Based on the results, it conclusion is there are relationship between Chronic Disease Management Program Activities (PROLANIS) and Diet Compliance toward Diabetes Mellitus Patients at Rejosari Puskesmas Pekanbaru City in 2020.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN IMPLEMENTASI PROGRAM PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA KAMPAR KECAMATAN KAMPAR TIMUR : FACTORS RELATED TO THE IMPLEMENTATION OF A CLEAN AND HEALTHY LIFESTYLE PROGRAM IN THE HOUSEHOLD STRUCTURE IN KAMPAR VILLAGE, KAMPAR TIMUR DISTRICT Faras Yuniba Anggraini; Ahmad Hanafi Hanafi; Reno Renaldi; M. Dedi Widodo; Raviola Raviola
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.868 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.204

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat  adalah perilaku atau sekumpulan perilaku yang dilakukan atas dasar kemauan atau kesadaran  atau hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang serta keluarga mampu menolong dirinya sendiri dibidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat.  Berdasarkan data dari UPTD Puskesmas Kampar Timur, desa kampar Cakupan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat belum mencapai target yaitu 65% yang mana target Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Kabupaten Kampar adalah 75%. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan implementasi perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga di Desa Kampar Kecamatan Kampar Timur Tahun 2020. Metode penelitian ini adalah pendekatan analitik kuantitatif dan desain penelitian cross sectional dan menggunakan teknik Stratified Random sampling. Sampel penelitian sebanyak 100 ibu rumah tangga yang mempunyai balita. Variable Independen pada penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, faktor ekonomi, peran tenaga kesehatan, dan sarana prasarana. Variable dependen adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Dari hasil uji statistic Chi-Square,  Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan hasil uji statistik menunjukkan bahwa p value = 0,018. Terdapat hubungan antara sikap dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan hasil uji statistik menunjukkan bahwa p value = 0,005. Terdapat hubungan antara faktor ekonomi dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan hasil uji statistik menunjukkan bahwa p value = 0,010. Saran diharapkan ibu rumah tangga untuk lebih menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Clean and healthy living behavior that are carried out on thebasis of a willingness or awareness or learning outcomes that make a person and famiy able to help themselves in the health sector and play an active role in realizing public health. Based on data from UPTD Puskesmas Kampar Timur, Kampar Village, the coverage of Clean And Healthy Lifestyle has not reached the target, which is 65%, where the clean and healthy lifestyle target of Kampar Regency is 75%. The purpose of this research is to know the factors related to the implementation of a clean and healthy life behavior program in the household order in kampar village, kampar timur district, 2020. This research method is analytic approach and Cross Sectional research design and uses Stratified Random Sampling technique. The research sample of 100 houewives who have toddlers. The independent variables in this study were knowledge, attitude, economic factors,the role of health workers, and infrastructre. The dependent variable is clean and healthy living behavior. From the results of the Chi-Square satistical test, there is relationship between knowledge with clean and healthy lifestyle with the statistical test results showing that p-value = 0,018. There is relationship between attitude with clean and healthy lifestyle with the statistical test results showing that p-value = 0,005. There is relationship between economic faktors with clean and healthy lifestyle with the statistical test results showing that p-value = 0,010. Suggestions are expected houswives to aplly clean and helathy living behavior in their daily lives.           
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA STASIUN POWER HOUSE PKS PT. JOHAN SENTOSA TAHUN 2020: FACTORS RELATED TO WORK ACCIDENT RISK IN WORKERS OF POWER HOUSE STATION PKS PT. JOHAN SENTOSA YEAR 2020 Muhammad Alfi Khoiri; Makomulamin Makomulamin; Ikhtiyaruddin Ikhtiyaruddin
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 2 (2021): Media Kesmas ( Public Health Media )
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.934 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss2.305

Abstract

Latar Belakang: Kasus kecelakaan kerja yang terjadi di PKS PT. Johan Sentosa dinyatakan bahwa pada tahun 2019 jumlah tenaga kerja sebanyak 148 orang dengan 83 kasus kecelakaan kerja Tujuan : Mengetahui faktor yang berhubungan dengan risiko kecelakaan kerja pada pekerja stasiun  Power House PKS PT. Johan Sentosa tahun 2020. Metode: Jenis penelitian observasi dengan pendekatan kuantitatif analitik, desain penelitian cross sectional dilakukan di PKS PT. Johan Sentosa, dan waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2020. Populasi penelitian ini adalah seluruh operator stasiun Power House di PKS PT. Johan Sentosa yang berjumlah 36 orang. Teknik pengambilan sampel total sampling. Analisa data dilakukan menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil: Diketahui SOP/prosedur kerja P value 0,015, kompetensi/keterampilan P value 0,002, kebisingan P value 0,026, masa kerja P value 0,043. Kesimpulan: Ada hubungan antara Standar Operasional Prosedur, kompetensi/keterampilan, kebisingin, masa kerja dengan risiko kecelakaan kerja pada pekerja statsiun power house PKS PT.Johan Sentosa. Saran: Perlu dilakukan upaya agar para pekerja mengikuti prosedur kerja yang sudah ditetapkan, meningkatkan keahlian kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri dan  penempatan mereka sesuai dengan pengalaman atau masa kerja yang dilalui. Cases of work accidents that occured at PKS PT. Johan Sentosa stated that in 2019 the number of workers was 148 people with 83 cases of work accidents. The purpose of this research is to determine the factors related to the risk of work accidents in the Power House of PKS PT. Johan Sentosa workers 2020. This type of observational research with a quantitative analytic approach, cross sectional research design was carried out at PKS PT. Johan Sentosa, and the time of this research was conducted in April 2020. The populations were all Power House station operators at PKS PT. Johan Sentosa, amounting to 36 people. The sampling technique is total sampling. Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis. Result shows It is known that SOP / work procedure is P value 0.015, competence/skill P value 0.002, noise P value 0.026, tenure P value 0.043.

Page 8 of 13 | Total Record : 125