cover
Contact Name
Ade Cahya
Contact Email
ade@htp.ac.id
Phone
+6276133815
Journal Mail Official
jom@htp.ac.id
Editorial Address
Jl.Mustafa Sari No.5 Tangkerang Selatan
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
ISSN : -     EISSN : 27761339     DOI : https://doi.org/10.25311/kesmas
Jurnal Media Kesmas is an open-access journal and peer-reviewed that publishes either original articles or reviews. This journal focuses on epidemiology environment health promoting health reproductive health occupational health and safety health policy and administration community nursing community midwifery
Articles 125 Documents
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru Di Puskesmas Berseri Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Tahun 2020: Factors Associated with Drug Compliance in Pulmonary TB Patients at the Berseri Public Health Center in Pangkalan Kerinci, Pelalawan Regency 2020 Divya Desviana; Djasmudin Djalal; M. Dedi Widodo
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.104 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.125

Abstract

Tuberculosis (TB) adalah penyakit menular yang mengancam kesehatan masyarakat di seluruh Dunia, terutama di negara-negara yang sedang berkembang. Penyebab kematian nomor tiga terbesar setelah penyakit kardiovaskuler dan penyakit ISPA pada semua golongan umur adalah TB Paru. Hasil wawancara peneliti menunjukan bahwa dari 10 pasien TB Paru yang tidak patuh minum obat ada 3 pasien mengatakan bahwa pengetahuannya kurang, 3 pasien mengatakan motivasi yang salah, 2 pasien mengatakan kurangnya dukungan keluarga, dan 2 pasien merasakan kurangnya dukungan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB Paru di Puskesmas Berseri Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Tahun 2020. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh pasien TB Paru di Puskesmas Berseri Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan dengan jumlah sampel 62 pasien TB Paru. Teknik pengambilan sampel secara total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square (?=0,05). Hasil analisis bivariat didapatkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (? =0,040 ??=0,05), motivasi (? =0,001 ??=0,05), dukungan keluarga (? =0,002 ??=0,05), tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan tenaga kesehatan (? =0,900 >?=0,05) dengan kepatuhan minum obat. Berdasarkan hasil penelitian kesimpulannya terdapat 3 variabel yang berhubungan dan 1 tidak berhubungan. Ada hubungan antara pengetahuan, motivasi,dan dukungan keluarga,tidak ada hubungan antara dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan minum obat. Maka saran untuk responden agar meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pengetahuan penyakit TB Paru bagi pasien dan pentingnya motivasi serta dukungan keluarga dalam pengobatan sehingga kepatuhan minum obat berhasil mencapai kesembuhan.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAN KADER JUMANTIK DI KELURAHAN TANJUNG PENYEMBAL KOTA DUMAI TAHUN 2020: Factors Influencing Role Of Jumantik’s Cadre In Tanjung Penyembal Village, Dumai City, 2020 Iis Hardianti; Christine Vita Gloria Purba; Zulmeliza Rasyid
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.618 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.126

Abstract

Jumantik merupakan kelompok kerja yang direkrut oleh masyarakat untuk melakukan pemeriksaan jentik secara berkala dan terus-menerus serta menggerakan masyarakat dalam melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk. Kinerja kader Jumantik merupakan kinerja dalam upaya penanggulangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), dan untuk meningkatkan angka bebas jentik dalam suatu desa. Angka bebas jentik saat ini belum mencapai target maksimal > 95%. Hal ini membuat penyebaran penyakit DBD semakin meningkat. Berdasarkan tugas dan tanggung jawab diketahui bahwa menggerakkan masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) merupakan salah satu tugas yang harus dijalankan oleh jumantik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi peran kader jumantik di Kelurahan Tanjung Penyembal Kota Dumai Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kelurahan Tanjung Penyembal Kota Dumai pada bulan Agustus 2020. Sampel penelitian sebanyak 51 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat, menggunakan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan dengan peran kader jumantik yaitu pengetahuan (Pvalue=0,0021;POR=4.564), Motivasi (Pvalue=0,0025;POR=4.071). Disarankan kepada kader jumantik untuk meningkatkan kinerja dalam penanggulangan DBD. Sering mempraktekan ilmu yang sudah diberikan oleh petugas kesehatan dan menerapkan ke masyarakat agar penanggulangan DBD dapat diatasi dengan baik. Dan disarankan kepada kelurahan dan petugas puskesmas lebih memberikan motivasi serta dukungan lebih dalam meningkatkan kinerja kader jumantik. Jumantik is a working group recruited by the community to conduct periodic and continuous larva checks and mobilize the community to carry out the eradication of mosquito nests. The performance of Jumantik cadres is a performance in efforts to control Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), and to increase the larvae free rate in a village. Currently, larvae free rate has not reached the maximum target of> 95%. This causes the spread of dengue disease to increase. Based on the duties and responsibilities, it is known that moving the community to carry out the Eradication of Mosquito Nests (PSN) is one of the tasks that must be carried out by jumantik. The purpose of this study was to determine the factors that influence the role of jumantik cadres in Tanjung Penyambat Kelurahan Dumai City in 2020. This type of research is analytical with quantitative methods with cross sectional research design. The location of this research was carried out in the Kelurahan Tanjung Penyambat, Dumai City in August 2020. The research sample was 51 respondents. The sampling technique used total sampling. Data analysis included univariate and bivariate analysis, using the chi-square test. The results of the bivariate analysis showed that the variables related to the role of jumantik cadres were knowledge (Pvalue = 0.0021; POR = 4.564), motivation (Pvalue = 0.0025; POR = 4.071). It is suggested to jumantik cadres to improve their performance in DHF prevention. Often practice the knowledge that has been given by health workers and apply it to the community so that dengue fever can be handled properly. And it is suggested to urban villages and puskesmas officers to provide more motivation and support in improving the performance of jumantik cadres.
ANALISA PENGELOLAAN LIMBAH B3 (MEDIS PADAT) DI PUSKESMAS REJOSARI KECAMATAN TENAYAN RAYA TAHUN 2020: B3 Waste Management Analysis (Solid Medical) At Rejosari Puskesmas, Tenayan Raya District, 2020 Muhammad Aldiansyah; Hayana Hayana; Hastuti Marlina
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.124 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.132

Abstract

Limbah alat suntik dan limbah lainnya dapat menjadi faktor resiko penularan berbagai penyakit seperti penyakit infeksi nosokomial, penyakit HIV/AIDS, hepatitis B dan C serta penyakit lain yang ditularkan melalui darah. Dampak berbahaya tersebut dapat berupa gangguan kesehatan dan pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan limbah B3 (medis padat) di Puskesmas Rejosari Kecamatan Tenayan Raya. Jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian observasi dilakukan di Puskesmas Rejosari Kecamatan Tenayan Raya  pada bulan Juli-Agustus 2020. Subjek penelitian 5 orang terdiri dari 1 orang kepala puskesmas, penanggungjawab sanitasi 1 orang, petugas sanitasi 1 orang, petugas farmasi dan 1 orang petugas kebersihan. Intrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan wawancara. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Sumber daya manusia (SDM) belum memadai. Standar operating prosedure (SOP) di Puskesmas Rejosari Kecamatan Tenayan Raya sudah ada dan sudah dijalan. Dana Operasional untuk pengelolaan limbah medis diambil dari dana kapitasi. Sarana dan prasarana yang digunakan pada saat pengelolaan limbah medis padat yaitu safety box dan tong sampah. Tahap Pemilahan, Penyimpnan, Pengangkutan limbah medis padat yang dilakukan masih belum sesuai menurut PermenLHK No. 56 tahun 2015, Namun tahap Pengumpulan sudah memenuhi syarat dengan  PermenLHK No. 56 Tahun 2015. Pengelolaan limbah B3 (medis padat)  di Puskesmas Rejosari Kecamatan  Tenayan Raya belum sesuai dengan ketentuan PermenLHK No. 56 tahun 2015. Perlu dilakukan upaya pengelolaan limbah berpedoman kepada ketentuan PermenLHK No. 56 tahun 2015. Syringe waste and other waste can be a risk factor for the transmission of various diseases, such as nosocomial infections, HIV / AIDS, hepatitis B and C and other blood-borne diseases. These dangerous impacts can be in the form of health problems and pollution. Purpose to determine the management of B3 waste (solid medical) at Rejosari Public Health Center, Tenayan Raya District. This type of qualitative research with an observational research design was carried out at the Rejosari Public Health Center, Tenayan Raya Subdistrict in July-August 2020. The research subjects consisted of 5 people consisting of 1 head of the puskesmas, 1 person in charge of sanitation, 1 sanitation officer, a pharmacy officer and 1 cleaning services. The instruments in this study used observation and interview sheets. Data analysis was done by reducing data, presenting data and drawing conclusions. Inadequate human resources (HR). Standard operating procedure (SOP) at Rejosari Public Health Center, Tenayan Raya District already exists and is already being implemented. Operational funds for medical waste management are drawn from capitation funds. The facilities and infrastructure used when managing solid medical waste are safety boxes and trash cans. The stages of sorting, storing, transporting solid medical waste are still not in accordance with PermenLHK No. 56 of 2015, however, the collection stage has met the requirements with PermenLHK No. 56 of 2015. The management of B3 waste (solid medical) at the Rejosari Public Health Center, Tenayan Raya District is not in accordance with the provisions of PermenLHK No. 56 of 2015. Efforts should be made to manage waste based on the provisions of PermenLHK No. 56 of 2015.
HUBUNGAN KEBIASAAN JAJAN DENGAN KEJADIAN DEMAM TYPHOID PADA ANAK USIA SEKOLAH DI RAWAT INAP RSUD PETALA BUMI PROVINSI RIAU TAHUN 2020 : CORRELATION BUYING SNACK HABITS AND TYPHOID FEVER IN CHILDREN AT SCHOOL AGE IN IN – PATIENT AT PETALA BUMI HOSPITAL, RIAU PROVINCE IN 2020 Nada Khairunnisa; Novita Rany; Elmia Kursani Kursani
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.583 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.134

Abstract

Demam typhoid merupakan penyakit infeksi akut yang biasanya terdapat pada saluran cerna dan gejala demam lebih dari satu minggu, gangguan pada saluran pencernaan dan gangguan kesadaran. Kejadian demam typhoid di RSUD Petala Bumi Provinsi Riau pada tahun 2018 sebanyak 151 kasus terjadi peningkatan pada tahun 2019 yaitu 179 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan jajan anak  dengan kejadian demam typhoid pada anak usia sekolah di rawat inap RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif observasional dengan desain case control. Lokasi penelitian di RSUD Petala Bumi Provinsi Riau dengan jumlah sampel kasus 20 orang dan sampel kontrol 20 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data adalah kuesioner. Analisis data dengan univariat dan bivariat (chi-square). Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara frekuensi jajan (p-value = 0,026) cuci tangan sebelum makan (p-value = 0,011) kemasan jajan (p-value = 0,024) dengan kejadian demam typhoid di RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Saran untuk instansi kesehatan agar lebih meningkatkan edukasi kepada orangtua anak yang menderita demam typhoid selama pasien dirawat. Yaitu dengan memberikan informasi kepada orangtua dalam mendidik dan memberikan pendidikan gizi diluar pendidikan formal sekolah perlu ditingkatkan agar anak dapat memilih dan membedakan antara makanan jajanan sehat dan tidak sehat.   Typhoid fever is an acute infectious disease that is usually found in the gastrointestinal tract and symptoms of fever are more than one week, the digestive tract disorder and consciousness disturbance. The case of typhoid fever in Petala Bumi Regional Hospital, Riau Provinc, for 2018 were 151 cases, and got  increase in 2019, those were 179 cases. This research goal to determine the correlation between children's buying snack habits and the incidence of typhoid fever in children at school-age hospitalized in Petala Bumi Hospital, Riau Province. This research type is an observational quantitative analytic with a case control design. The research location is in Petala Bumi Regional Hospital, Riau Province, with a total cases sample are 20 people and a control samples are 20 people. The sampling technique used purposive sampling. The measuring instrument which used in data collecting was a questionnaire. Data analysis was using univariate and bivariate (chi-square). The results showed that there were significant correlation between the frequency of buying snacks (p-value = 0,026) washing hands before eating (p-value = 0,011) snack packs (p-value = 0,024) and the incidence of typhoid fever at Petala Bumi Regional Hospital, Riau Province. It is suggested for health agencies to do further improving education for parents of children that suffering of typhoid fever while the patient is treated. Those be like, providing information to parents in educating and providing nutrition education outside of formal school education, it needs to be improved so that children can select and distinguish between healthy and unhealthy snack foods.
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PEKERJA DAN PEKERJAAN DENGAN WORK ACCIDENT DI BAGIAN STATION PRESS PKS PT. HASIL KARYA BUMI SEJATI KABUPATEN ROKAN HILIR TAHUN 2020: RELATIONSHIP BETWEEN WORKERS AND EMPLOYMENT FACTORS WITH WORK ACCIDENT IN THE STATION PRESS PKS PT. HASIL KARYA BUMI SEJATI ROKAN HILIR 2020 Sulis Saputra; Makomulamin Makomulamin; Hayana Hayana
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.829 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.143

Abstract

Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian tiba-tiba yang tidak diinginkan dan mengakibatkan, luka- luka, kerusakan harta benda atau kerugian waktu. Mengetahuai hubungan pengetahuan tentang kecelakaan kerja, keahlian kerja, pengawasan K3, pelaksanaan prosedur kerja dengan Work Accident di bagian Stasiun press PKS PT. Hasil Karya Bumi Sejati Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2020. Penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain cross sectional respondenya adalah seluruh pekerja pada bagian proses di bagian press pabrik, penelitian ini dilakaukan dari mulai bulan Juni – Juli 2020. Sampel penelitian ini sebanyak 42 responden. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Analisis data menggunakan uji statistik  chi-square dengan derajat kemaknaan (?)=0,05. Penelitian menunjukan bahwa variabel yang terdapat hubungan dengan kecelakaan kerja adalah pengetahuan tentang risiko bahaya (p value = 0,005, OR = 9,167), keahlian kerja (p value = 0,021, OR = 6,250), pengawasan K3 (p value = 0,012, OR = 7,741) dan pelaksanaan prosedur kerja (p value = 0,022, OR = 6,600). Penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan tentang risiko bahaya, keahlian kerja, pengawasan K3, pelaksanaan prosedur kerja dengan Work Accident di bagian Stasiun press PKS PT. Hasil Karya Bumi Sejati Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2020. Di harapkan untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja antara lain dengan disiplin menggunakan alat pelindung diri sesuai dengan prosedur yang ada dan berperilaku aman saat bekerja, sehingga tidak menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan kerja. Pihak perusahaan sebaiknya mengadakan pelatihan-pelatihan K3 untuk seluruh pekerja agar dapat bekerja dengan aman dan selamat. A work accident is a sudden unwanted event that results in, injuries, property damage or loss of time. Knowing the relationship between knowledge about work accidents, work skills, OHS supervision, implementation of work procedures with Work Accident at the PT. The Work of Bumi Sejati in Rokan Hilir Regency in 2020. This study is a quantitative study with a cross sectional design. The respondents were all workers in the process section of the press factory. This research was conducted from June to July 2020. The sample of this study was 42 respondents. The sampling technique is total sampling. Data analysis used the chi-square statistical test with the degree of significance (?) = 0.05. Results: The study shows that the variables that have a relationship with work accidents are knowledge about hazard risks (p value = 0.005, OR = 9.167), work skills (p value = 0.021, OR = 6.250), K3 supervision (p value = 0.012, OR = 7,741) and implementation of work procedures (p value = 0.022, OR = 6.600). This study has a relationship between knowledge about hazard risks, work skills, OHS supervision, implementation of work procedures with the Work Accident at the PT. Hasil Karya Bumi Sejati  Rokan Hilir 2020. It is hoped that to increase awareness in maintaining occupational safety and health, among others, by using discipline to use personal protective equipment in accordance with existing procedures and behave safely while working, so as not to cause unwanted things such as work accidents. The company should conduct K3 trainings for all workers so that they can work safely and safely.  
ANALISIS PEMASARAN RUMAH SAKIT YANG BERKAITAN DENGAN MARKETING MIX DI RUMAH SAKIT SYAFIRA PEKANBARU TAHUN 2020: THE HOSPITAL MARKETING ANALYSIS RELATED TO THE MARKETING MIX AT SYAFIRA HOSPITAL PEKANBARU IN 2020 SIFA YULIA TRISNA; Arief Wahyudi; Ahmad Satria Efendi
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.765 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.145

Abstract

Marketing Mix merupakan salah satu cara pemasaran yang dilakukan oleh rumah sakit dalam menginformasikan pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mengetahui marketing mix di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara obeservasi dan wawancara mendalam. Dilakukan wawancara mendalam kepada 5 informan yaitu Kepala Pengembangan Humas dan Marketing, Staff Humas dan Marketing, Manajer Keuangan, dan 2 orang Pengunjung Rumah Sakit Syafira Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan Marketing Mix yaitu Product (Produk), Price (Harga), Place (Tempat), Promotion (Promosi), People (Sumber Daya Manusia), Physical Evidence (Fasilitas Fisik), dan Process (Proses) dan Productivity and Quality (Produktivitas dan Kualitas) di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru sudah berjalan dengan baik, sehingga benar berdasarkan data jumlah kunjungan pasien rawat inap dan rawat jalan tahun 2017, 2018, dan 2019 mengalami peningkatan yang signifikan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Marketing Mix  yang berjalan dengan baik dapat meningkatkan jumlah kunjungan pasien dan menambah citra bagi Rumah Sakit Syafira Pekanbaru. Saran bagi Rumah Sakit Syafira Pekanbaru agar dapat mempertahankan Marketing Mix sehingga Rumah Sakit Syafira Pekanbaru bisa terus meningkatkan kunjungan pasien. Marketing Mix is one way of marketing that is done by hospitals in informing health services. The purpose of this study in general is to determine the marketing mix at Syafira Hospital Pekanbaru in 2020. This research is a descriptive study with a qualitative method approach. Data collection was carried out by means of observation and in-depth interviews. In-depth interviews were conducted with 5 informants, namely the Head of Public Relations and Marketing Development, Public Relations and Marketing Staff, Finance Manager, and 2 visitors to Syafira Hospital Pekanbaru. The results showed the Marketing Mix, namely Product, Price, Place, Promotion (Promotion), People (Human Resources), Physical Evidence (Physical Facilities), and Process (Process) and Productivity and Quality ( Productivity and Quality) at Syafira Hospital Pekanbaru has been going well, so it is true that based on data on the number of inpatient and outpatient visits in 2017, 2018, and 2019, it has increased significantly. From the results of the study, it can be concluded that a good marketing mix can increase the number of patient visits and add to the image for Syafira Hospital Pekanbaru. Suggestions for Syafira Hospital Pekanbaru to maintain the Marketing Mix so that Syafira Pekanbaru Hospital can continue to increase patient visits.
DETERMINAN STATUS GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBANTU BAGAN BARAT KABUPATEN ROKAN HILIR: DETERMINANTS OF MALNUTRITION STATUS IN CHILDREN UNDER FIVE IN THE WORKING AREA OF BAGAN BARAT PUBLIC HEALTH SUB-CENTER ROKAN HILIR DISTRICT RANA PERMATA DWI; Sri Wardani Wardani; Christine Vita Gloria Purba; Suharmadji Suharmadji; Wulan Sari Wulan
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.71 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.155

Abstract

Hasil pemantauan status gizi pada balita di Kabupaten Rokan Hilir tahun 2018 menunjukkan bahwa masih terjadi peningkatan prevalensi balita dengan gizi kurang sebesar 10,7% sebelumnya pada tahun 2017 sebesar 5,0%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi gizi kurang pada balita dan hubungan antara pengetahuan, pola asuh makan, pendapatan, dan pelayanan dasar kesehatan dengan status gizi kurang pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Bagan Barat tahun 2020. Jenis penelitian yaitu kuantitatif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi meliputi seluruh ibu yang memiliki balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bagan Barat berjumlah 424, dan sampel penelitian yaitu sebagian dari jumlah populasi sebanyak 78 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Kriteria inklusi pada penelitian ini yaitu bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Bagan Barat, memiliki buku KIA/KMS, dan kriteria ekslusi penelitian ini yaitu balita yang sedang sakit. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square (?=0,05). Hasil analisis bivariat didapatkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p value = 0,006) (POR = 26,688), pola asuh makan (p value = 0,001) (POR = 9,263), pendapatan (p value = 0,001) (POR = 26,688), pelayanan dasar kesehatan (p value = 0,004) (POR = 7,455) dengan status gizi kurang pada balita. Saran bagi petugas kesehatan yaitu agar lebih meningkatkan penyuluhan tentang Kadarzi guna meningkatkan pengetahuan ibu dalam memperhatikan pola asuh makan bagi keluarga khususnya pada balita.   The result of monitoring of toddler nutrition status in Rokan Hilir district in 2018 showed that there is still an increase in the prevalence of infants with less nutrition (underweight) of 10.7% in the previous year 2017 of 5.0%. The purpose of this research was to know the factors that were related to the status of less nutrition in infants in the working area of Bagan Barat Village Public Health Sub-Center year 2020. This type of research is quantitative analytic with cross sectional research design. The population of this research were all mothers who have toddlers in the work area Public Health Sub-center of Bagan Barat Village amounted to 424 and research samples as many as 78 respondents. Sampling techniques were simple random sampling. The criteria of inclusion in this study are based in the working area of Public Health Sub-center of Bagan Barat Village, have KIA /KMS books, willing to be used as respondents and criteria of exclusion of this study namely sick toddlers. Data analysis was done univariate and bivariate with Chi-square test (? = 0.05). Bivariate analysis results obtained a significant relationship between knowledge (p value = 0.006) (POR = 26.688). Foster feeding pattern (p value = 0.001) (POR = 9.263), Revenue (p value = 0.001) (POR = 26.688), Health Basic service (P value = 0.004) (POR = 7.455) with less nutritional status in infants Advice for health workers is to further improve the counseling on the nutritional-conscious family to improve the knowledge of mothers in the provision of food for families especially in infants. Keywords : Income, lack of nutritional status.
ANALISIS PROSES PERENCANAAN KEBUTUHAN OBAT DI RSIA ERIA BUNDA KOTA PEKANBARU TAHUN 2020: PROCESS ANALYSIS OF DRUG NEED PLANNING IN RSIA ERIA BUNDA, PEKANBARU CITY, 2020 Maysi Saputri; Mishbahuddin Mishbahuddin; Leon Candra
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.237 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.173

Abstract

Perencanaan kebutuhan obat adalah suatu proses yang sangat penting dalam tersedianya obat di Rumah Sakit dimana permintaan yang dilakukan harus sesuai dengan kebutuhan yang ada agar tidak terjadi kekurangan bahkan kelebian obat. Perencanaan kebutuhan obat di RSIA Eria Bunda pada dasarnya sudah efektif dan sesuai dengan empat tahap prosedur proses perencanaan kebutuhan obat di RSIA Eria Bunda yaitu masalah dimana permintaan obat yang dilakukan di Rumah Sakit Instalasi Farmasi Kota Pekanbaru tidak sesuai dengan obat yang diterima baik dalam hal jumlah maupun jenis (item) obatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya proses perencanaan kebutuhan obat di RSIA Eria Bunda. Penelitian ini dilakukan di RSIA Eria Bunda Kota Pekanbaru. Subyek penelitian yaitu Kepala Instalasi Farmasi, Petugas Gudang Instalasi Farmasi, Petugas Instalasi Rawat Inap. Pengumpulam data dilakukan dengan wawancara mendalam menggunakan perekam suara, kamera, observasi dan penelusuran dokumen. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: pemilihan obat di Rumah Sakit ditentukan dari pola penyakit, rekapan resep-resep obat, penyakit terbanyak/10 besar penyakit. Kompilasi pemakaian obat dapat dilihat dari data catatan pemakaian, LPLPO dan kartu stok obat. Perhitungan kebutuhan obat dilakukan dengan metode konsumsi ditambah buffer stok 10%, dan tahap proyeksi kebutuhan obat dilakukan dengan menetapkan stok akhir  Planning a drug is a a very important aspect in the availability of medicine in Hospital where demand done to be in accordance with the needs existing to prevent any deficiency in fact excess of medicine. Planning the needs of medicine in RSIA Eria Bunda basically already effectively and in accordance with four steps procedure needs a drug, the planning process but researchers see there is another problem in planning the needs of medicine RSIA Eria Bunda and that problem where demand a drug that sone Hospital to pharmacy installation not in accordance with a drug that received both in terms of the number an type (items) the cure. The aim of this research is aware of the planning process needs of medicine in RSIA Eria Bunda. The study is done at RSIA Eria Bunda Pekanbaru City. Respondent Hospital, head of pharmacy installation, pharmaceutical installation warehouse officer, inpatient installation officer.An interview conducted by collecting data recorder, deep use sound the camera, observation and tracing of documents. This research included in the kind of research qualitative by means of descriptive analysis. This research result indicates that: election of medicine in Hospital determined from a pattern of disease, copy resipes medicine, most diseases 10/ large disease. Acompilation the use of the drug can be seen from discharging, data notes lplpo and cards stock of drugs. Requirement calculation drug done by means of a method of consumption plus 10% a buffer stock and phase projection needs a drug done by assigning stock, the end of a drug counting the design needs a drug a period of years to come, counting the budget for the total needs of the appropriation needs as well as drug persumber the budget. Expected RSIA Eria Bunda to be more may care for the data and data LPLPO, the use of drugs so  it does not happen again the reception of a drug that does not fit.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KANKER SERVIKS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU TAHUN 2020: A RISK FACTORS THAT RELATED TO THE CERVICAL CANCER CASES AT THE REGIONAL GENERAL HOSPITAL ARIFIN ACHMAD RIAU PROVINCE IN 2020 DESLIFIANI LISMANIAR; Wulan Sari Wulan; Sri Wardani Wardani; Christine Vita Gloria Purba; Aldiga Rienarti Abidin
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.41 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.178

Abstract

Kanker serviks merupakan jenis tumor ganas yang menyerang lapisan permukaan dari serviks. Kejadian kanker serviks di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau penyakit tiga besar pada tahun 2019 setelah kanker payudara dan kanker ovarium. Jumlah kasus baru dan kematian kanker serviks di RSUD Arifin Achmad dari tahun 2016 hingga tahun 2019 terus meningkat, sehingga didapatkan CFR kanker serviks pada tahun 2018 sebesar 17,30% dan tahun 2019 sebesar 17,37%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian kanker serviks di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Tahun 2020. Jenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan desain case control. Lokasi penelitian di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Populasi kasus penelitian ini adalah seluruh penderita kanker serviks di RSUD Arifin Achmad berjumlah 670 orang dan populasi kontrol adalah wanita yang merupakan kerabat dari populasi kasus dan tidak terdiagnosa kanker serviks. Sampel kasus sebanyak 47 orang dan sampel kontrol sebanyak 94 orang. Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Alat ukur dalam pengumpulan data adalah kuesioner. Analisis data dengan univariat dan bivariat (chi-square). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan signifikan antara usia OR 16,275 (95% CI 5,865-45,164), tingkat pendidikan OR 12,190 (95% CI 4,894-30,365), paritas OR 11,541 (95% CI 4,953-26,889), usia pertama kali berhubungan seksual OR 7,893 (95% CI 3,591-17,348), berganti pasangan seksual OR 4,811 (95% CI 1,539-15,041) dengan kejadian kanker serviks di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pendidikan, membatasi jumlah kelahiran, menghindari hubungan seks sebelum usia 20 tahun,  dan tidak berganti pasangan seksual guna mencegah kejadian kanker serviks. Cervical cancer is a type of malignant tumor that attacks the surface layer of the cervix. The incidence of cervical cancer at Arifin Achmad Hospital, Riau Province, was the top three disease in 2019 after breast cancer and ovarian cancer. The number of new cases and deaths of cervical cancer at Arifin Achmad Hospital from 2016 to 2019 continued to increase, so that the CFR of cervical cancer in 2018 was 17.30% and in 2019 was 17.37%. This research goal to determine the risk factors related with the cervical cancer cases in Arifin Achmad Hospital, Riau Province in 2020. This research type is quantitative analytic with a case control design. The research location at Arifin Achmad Hospital, Riau Province. The case population of this research were 670 cervical cancer patients at the Arifin Achmad Regional Hospital and the control population was women who were relatives of the case population and were not diagnosed with cervical cancer. The case sample was 47 people and the control sample was 94 people. The sampling technique used accidental sampling. The measuring tool in data collecting is a questionnaire. Data analysis was using univariate and bivariate (chi-square). The results showed that there were a significant relationships between age OR 16,275 (95% CI 5,865-45,164), education level OR 12,190 (95% CI 4,894-30,365), parity OR 11,541 (95% CI 4,953-26,889), age at first sexual intercourse. OR 7,893 (95% CI 3,591-17,348), changing sexual partners OR 4,811 (95% CI 1,539-15,041) with the incidence of cervical cancer in Arifin Achmad Hospital, Riau Province. It be hoped that the society can improve education, limiting the number of births, avoid sex before 20 years old, and do not change sexual partners to prevent cervical cancer.
ANALISIS PENERAPAN PROMOSI K3 PADA PEKERJA DI PT KUNANGO JANTAN TAHUN 2020: ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF K3 PROMOTION FOR WORKERS AT PT KUNANGO JANTAN IN 2020 MUHAMAD RENDI EDWIN; Winda Septiani Septiani; Muhamadiah Muhamadiah; Firman Edigan Edigan; Riri Maharani Maharani
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.994 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.179

Abstract

Promosi K3 adalah suatu aktivitas di tempat kerja yang dirancang utnuk membantu pekerja dan perusahaan dalam hal memperbaiki dan meningkatkan kesehatan dengan partisipasi langsung dari pekerja serta manajemen. Pada tahun 2019 di PT. Kunango Jantan terdapat 2 kecelakaan kerja dan 1 penyakit akibat kerja serta ditemui pekerja yang merokok saat sedang bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan promosi K3  pada pekerja di PT. Kunango Jantan tahun 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di PT. Kunango Jantan. Jumlah informan 5 orang yaitu 1 orang supervisor, 3 orang pekerja dan 1 orang staff K3. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, analisis data, observasi, alat perekam, pencatat dan kamera. Hasil penelitian penerapan promosi K3 namun belum maksimal karena masih tinggi pelanggaran dalam perusahaan, komunikasi K3 di PT. Kunango Jantan belum berjalan efektif karna minim sosialisasi tentang K3, pelatihan K3 di PT. Kunango Jantan pernah melakukan simulasi tanggap darurat namun hanya satu kali dan tidak semua pekerja ikut serta, dan ketersediaan APD di PT. Kunango Jantan sudah memadai dan memenuhi SNI serta dilakukan pergantian secara berkala. Kesimpulan penelitian ini ialah penerapan promosi K3 di PT. Kunango Jantan belum maksimal karena penerapan promosi K3 masih kurang sosialisasi, masih ditemui pekerja yang melanggar kebijakan K3, dan simulasi tanggap darurat hanya dilakukan satu kali serta tidak semua pekerja ikut serta. Diharapkan bagi pihak PT. Kunango Jantan  untuk meningkatkan penerapan promosi K3, mengevaluasi kebijakan K3, memperhatikan komunikasi K3, mewajibkan semua pekerja untuk mengikuti pelatihan K3, dan melakukan pengawasan pada pekerja yang memiliki masalah dalam penggunaan APD. OHS promotion is an activity in the workplace which is designed to assist workers and companies in improving and increasing health with direct participation of workers and management. In 2019 at PT. Kunango Jantan, there were 2 occupational accidents and 1 occupational disease and workers were found smoking while working.  The research goals to determine the OHS promotion application to workers PT. Kunango Jantan 2020. This research was using a qualitative design. The research locations at PT. Kunango Jantan. The number of informants are 5 people, namely 1 supervisor, 3 workers and 1 OHS staff. Collecting data was using in-depth interviews, data analyzing, observing, recording devices, recorders and cameras. The results of research on the implementation of OHS promotion are not optimal because there are still high violations in the company, OHS communication at PT. Kunango Jantan has not been effective because of minimal socialization about OHS,OHS training at PT. Kunango Jantan did an emergency response simulation but only once and not all workers participated, and the availability of PPE at PT. Kunango Jantan is adequate and meets INS and is replaced periodically. The conclusion of this research is the implementation of OHS promotion at PT. Kunango Jantan not maximal because the implementation of OHS promotion is still lack in socializing, there are still workers who violate OHS policies, and emergency response simulations are only carried out once and not all workers participated. It be hoped for the PT. Kunango Jantan to improve the implementation of OHS policies, pay attention to OHS communication, require all workers to take OHS training, and supervise workers who have problems using PPE.

Page 7 of 13 | Total Record : 125