cover
Contact Name
Ade Cahya
Contact Email
ade@htp.ac.id
Phone
+6276133815
Journal Mail Official
jom@htp.ac.id
Editorial Address
Jl.Mustafa Sari No.5 Tangkerang Selatan
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
ISSN : -     EISSN : 27761339     DOI : https://doi.org/10.25311/kesmas
Jurnal Media Kesmas is an open-access journal and peer-reviewed that publishes either original articles or reviews. This journal focuses on epidemiology environment health promoting health reproductive health occupational health and safety health policy and administration community nursing community midwifery
Articles 125 Documents
ANALISIS KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPUNG BESAR KOTA KECAMATAN RENGAT TAHUN 2020: ANALYSIS OF THE INCIDENCE OF STUNTING IN THE PUSKESMAS WORKING AREA IN KAMPUNG BESAR KOTA DISTRICT OF A RENGAT 2020 CINDY YOZALITA CINDY; Risa Amalia; Alhidayati Alhidayati; Nurvi Susanti; Riri Maharani Maharani
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.175 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.90

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis, penyebabnya yaitu asupan gizi yang kurang dalam waktu lama, dan biasanya asupan makanan tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan gizi yang dibutuhkan. Survei dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kampung Besar Kota Kecamatan Rengat. Berdasarkan dari survei yang dilakukan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Kampung Besar Kota Kecamatan Rengat terjadi peningkatan selama 3 tahun terakhir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui informasi yang mendalam tentang perilaku ibu terhadap balita stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam. Dalam penelitian ini jumlah informan mengacu pada prinsip kesesuian dan kecukupan, yaitu informan utama 3 orang, informan pendukung 3 orang, dan informan kunci  1 orang. Terdapat 7 variabel yaitu persepsi, pengetahuan, pola asuh, sikap, media informasi, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengetahuan ibu balita stunting masih rendah. Sehingga dukungan keluarga menjadi salah satu hal yang paling dibutuhkan dalam pola asuh terhadap balita stunting sehingga ibu balita lebih memperhatikan lagi kesehatan balitanya. Disarankan agar petugas kesehatan puskesmas memberikan pelatihan kader agar dapat memberikan informasi, penyuluhan kepada ibu – ibu balita yang berkunjung keposyandu tentang pentingnya pencegahan kejadian stunting, pola asuh yang baik untuk meningkatkan status gizi anak balita, pemasangan spanduk, serta menyediakan media informasi lainnya diposyandu. Stunting is chonic nutritional problems, because lack of nutrition intake in a long term, and food intake that is not accordance with nutritional needed. The survey was conducted in the Puskesmas working area in Kampung Besar Kota district of a Rengat. Based on the survey result stunting in the Puskesmas working area in Kampung Besar Kota district of a Rengat has been an increase over the last three years. The purpose of this research is to know more information about mother’s behavior toward stunting children. This research method is a qualitative with in depth interview. In the research, the total number of informants refers to principle of suitability and adequancy, are three key informants, three support informants and one key informant. There are seven variabels such as perception, knowledge, parenting care, attitude, information of media, family support and the role of department health. The result of the study concluded that the knowledge of mother’s stunting is still low. Family support is one of the things most needed in the care of stunting toddelrs so that toddler mother pay more attention to the health of their toodlers. Suffested to health workers of health center go give training for cadres so that cadres be able to give information, counseling to mother’s toodler who visit intregated service post about the importance of stunting prevention, good parenting to increase toodler nutrition status, banner installation, as well providing other information media in the posyandu.
DETEMINAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI TAHUN 2019-2020: DETERMINANTS OF DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DHF) IN THE WORKING AREA OF HEALTH CENTER PAYUNG SEKAKI 2019-2020 tasya tasya anisa; Sri Wardani Wardani; Yuyun Priwahyuni
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.371 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.92

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Puskesmas Payung Sekaki merupakan daerah endemis DBD serta setiap tahun terjadi peningkatan kasus, dengan Inciden Rate tertinggi yaitu 72,0 per 100.000 penduduk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, kebiasaan tidur pagi/sore, 3M Plus, dan keberadaaan jentik dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD).Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif observasional dengan desain Case Control.Sampel penelitian ini terdiri dari 71 kasus dan 71 kontrol.Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung menggunakan kuesioner dan observasi.Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonprobability Sampling yaitu dengan Quota Sampling.Metode analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat, menggunakan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) yaitu pengetahuan (p value = 0,0001) (OR = 5,303 ; 95%CI 2,591-10,852), kebiasaan tidur pagi/sore (p value = 0,0001) (OR = 4,341 ; 95%CI 2,112-8,921), 3M Plus (p value = 0,0001) (OR = 5,757; 95% CI 2,685-12,343). Disarankan kepada pihak puskesmas yaitu lebih membuat kegiatan pencegahan penyakit DBD dengan menerapkan konsep manajemen lingkungan dan pengendalian vektor terpadu, serta meningkatkan kegiatan penyuluhan atau promosi tentang 3M Plus dan program satu rumah satu jumantik seperti penyebaran larvasida secara menyeluruh dan rutin, pemasangan baliho atau stiker tentang DBD, dan atau penyebaran pamphlet, brosur, buku panduanyang merupakan salah satu faktor pendukung.   Dengue hemorrhagic fever (DHF) is an infectious disease caused by the dengue virus is transmitted by thr mosquito Aedes Aegypty. Payung Sekaki Health Center is a dengue endemic area and every year there is an increase in cases, with the highest incidence rate of 72.0 per 100,000 population. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge, morning / evening sleep habits, 3M Plus, and the presence of larvae with the incidence of dengue hemorrhagic fever (DHF). The type of research used is observational quantitative analytic with a case control design. The research sample consisted of 71 cases and 71 controls.  Data collection was carried out by direct interviews using questionnaires and observations. The sampling technique used in this research is Nonprobability Sampling, namely by Quota Sampling. Data analysis methods include univariate analysis and bivariate analysis, using the chi-square test. The results of the bivariate analysis showed that the variables associated with the incidence of dengue hemorrhagic fever (DHF) were knowledge (p value = 0.0001) (OR = 5.303; 95% CI 2.591-10.852), morning / evening sleeping habits (p value = 0.0001) (OR = 4,341; 95% CI 2,112-8,921), 3M Plus (p value = 0.0001) (OR = 5,757; 95% CI 2,685-12,343). It is recommended to the puskesmas to make more DHF prevention activities by applying the concept of integrated environmental management and vector control, as well as increasing outreach or promotion activities about 3M Plus and the one house one jumantik program such as distributing larvicides thoroughly and routinely, installing billboards or stickers about DHF, and or distribution of pamphlets, brochures, manuals which is one of the supporting factors.
Determinan Kecelakan Kerja Pada Pemanen Sawit di PT. XKabupaten Rokan Hulu Tahun 2020: Determinants of Work Accidents in Oil Palm Harvesters At Pt. Asahan Indah Palm Oil in Rokan Hulu Regency in 2020 Vioni Meisy Putri Vioni; Zulmeliza Rasyid; Firman Edigan Edigan
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.67 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.95

Abstract

Kasus kecelakaan kerja pada pemanen sawit yang terjadi di PT. X pada tahun 2019 yaitu sebanyak 45 kasus kecelakaan kerja mulai dari yang ringan hingga kecelakaan sedang yang mengakibatkan hilangnya hari kerja. Penyebab terjadinya kecelakaan kerjakarna masih ada pemanen sawit yang pengetahuannya kurang tentang kecelakaan kerja, tidak mengecek alat kerja seperti egrek, dodosdan kapak ketika ingin digunakan, tidak menggunakan APD  lengkap pada saat bekerja, dan bekerja tidak mengikuti SOP yang sudah ditetapkan perusahaan untuk para pemanen sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kecelakaan kerja pada pemanen sawit di PT. X Kabupaten Rokan Hulu tahun 2020. Dengan metode penelitian kuantitatif dengan desai penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemanen sawit di PT. X, dan jumlah sampel penelitian sebanyak 72 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square dan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian mrnunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan kecelakaan kerja (Pvalue 0,012, nilai OR=1,1), ada hubungan antara kondisi alat dengan kecelakaan kerja (Pvalue 0,021, nilai OR=2,5), ada hubungan antara alat pelindung diri dengan kecelakaan kerja (Pvalue 0,005, nilai OR=3,4) dan ada hubungan antara standar operasional prosedur dengan kecelakaan kerja (Pvalue 0,024, nilai OR=2,4). Disarankan untuk selalu melakukan upaya pengawasan serta pengarahan yang ketat dari perusahan tterhadap pengetahuan pemanen sawit tentang kecelakan kerja,kondisi alat,penggunan APD dan mengikuti SOP. The case of work accident on palm oil employee at PT. Sawit Asahan Indah which was recorded in 2019 there were 45 casesof work accidents ranging from minor to moderate accidents which resulted in the loss of work days.. The cause of work accident is probably because there are still employee who lack of knowledge, don’t check the tools such egrek, dodos,axes when they want to use them, don’t use complete personal protective equipment while working, and work not following establishes SOP. This study aims to determine the determinants of occupational accidents in the employee of palm oil in PT. Sawit Asahan Indah Rokan Hulu District 2020. With a quantitative research method with a cross sectional research design. The population in this study were all of employee palm oil in PT. Sawit Asahan Indah and the sample of reseacrh is 72 people. The sampling technique was total sampling. The analysis used was univariate and bivariate analysis with the chi square test and a significant level of 0.05. The results showed that there was a relationship between knowledge and work accidents (Pvalue 0.012, OR=1,1), there was a relationship between equipment conditions and work accidents (Pvalue 0.021,OR=2,5), there was a relationship between personal protective equipment and work accidents (Pvalue 0.005,OR= 3,4) and there was a relationship between standard operating procedures and accidents. work (Pvalue 0.024, OR=2,4). It is recommended that to always carry out efforts to supervise and direct tightly from the company regarding the knowledge of oil palm harvesters about work accidents, equipment conditions, use of PPE and following SOP.
ANALISIS PROGRAM PROMOSI KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI PUSKESMAS KAMPAR KIRI HILIR TAHUN 2020: ANALYSIS OF HEALTH PROMOTION PROGRAMS IN STUNTING PREVENTION AT PUSKESMAS KAMPAR KIRI HILIR IN 2020 Ramiza Hariani Ramiza; Risa Amalia; Riri Maharani Maharani
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.572 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.97

Abstract

Stunting atau pendek adalah salah satu bentuk kekurangan gizi yang terjadi pada balita. Kabupaten Kampar menjadi salah satu Kabupaten dengan angka stunting yang tinggi. 10 Desa prioritas Kabupaten Kampar dua desa diantaranya yaitu, Desa Bangun Sari dengan jumlah prevalensi anak stunting sebanyak 79 anak dan Desa Sungai Bunga dengan jumlah prevalensi anak stunting sebanyak 6 anak, masuk dalam Wilayah kerja Puskesmas Kampar Kiri Hilir. Berdasarkan survei awal yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara kepada petugas kesehatan di Puskesmas Kampar kiri Hilir, diketahui bahwa tenaga Promkes dan Gizi masing-masing hanya 1 orang, dan untuk program promkes dalam pencegahan Stunting penyuluhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana Advokasi, Pemberdayaan Masyarakat, Kemitraan, Media, Metode, dan Sumber Daya Program Promosi Kesehatan Dalam Pencegahan Stunting di Puskesmas Kampar Kiri Hilir tahun 2020. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kampar Kiri Hilir tahun 2020. Adapun subjek penelitian terdiri dari 5 orang, yaitu pemegang program promkes, pemegang program gizi, Kepala Puskesmas Kampar Kiri Hilir, dan 2 ibu yang memiliki bayi stunting. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mendalam dengan penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Advokasi, Pemberdayaan, Kemitraan, Media, Metode, dan Sumber Daya yang dilakukan dalam pencegahan stunting di Puskesmas Kampar Kiri Hilir sudah terlaksana. Penyebab kasus stunting terjadi karena pola asuh ibu kurang baik, pengetahuan ibu rendah, dan sanitasi rumah ibu yang masih kurang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Advokasi, Pemberdayaan, Kemitraan, Media, Metode, dan Sumber Daya sudah berjalan dengan optimal. Saran bagi Puskemas Kampar Kiri Hilir penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi program promosi Kesehatan di Puskesmas Kampar Kiri Hilir. Stunting or short is a form of malnutrition that occurs in toddlers. Kampar Regency is one of the districts with a high stunting rate. 10 Priority villages in Kampar District, two villages, namely, Bangun Sari Village with a prevalence of 79 children with stunting and Sungai Bunga Village with a prevalence of 6 children with stunting, are included in the working area of ??the Kampar Kiri Hilir Community Health Center. Based on a preliminary survey conducted by means of observation and interviews with health workers at Puskesmas Kampar kiri Hilir, it is known that there is only 1 health promotion and nutrition worker for the health promotion program in the prevention of stunting. The research objective was to determine how Advocacy, Community Empowerment, Partnerships, Media, Methods, and Resources for Health Promotion Programs in Prevention of Stunting at Kampar Kiri Hilir Health Center in 2020. This research was conducted at Kampar Kiri Hilir Health Center in 2020. The research subjects consisted of 5 people, namely the health promotion program holder, nutrition program holder, the Head of Puskesmas Kampar Kiri Hilir, and 2 mothers who had a stunting baby. Data collection was carried out by means of observation and in-depth interviews with qualitative research and descriptive approaches. Based on the research results, it was found that Advocacy, Empowerment, Partnership, Media, Methods, and Resources carried out in preventing stunting at Puskesmas Kampar Kiri Hilir have been implemented. The causes of stunting cases occur due to poor parenting, low knowledge of mothers, and insufficient house sanitation. From the research results it can be concluded that Advocacy, Empowerment, Partnership, Media, Methods, and Resources have been running optimally. Suggestions for Puskemas Kampar Kiri Hilir this research can be used as material for evaluation of health promotion programs at Puskesmas Kampar Kiri Hilir.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU : FACTORS RELATED TO THE EVENT OF HYPERTENSION IN PREGNANT WOMEN IN THE WORK AREA OF PAYUNG SEKAKI PUSKESMAS, PEKANBARU CITY Muhammad Musthofa Hilmi Musthofa; Riri Maharani Maharani; Yesica Devis
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.516 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.105

Abstract

Hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu kondisi medis yang sering kali muncul selama kehamilan dan dapat menimbulkan komplikasi 2-3% kehamilan. Berdasarkan survei pendahuluan penulis berupa penelusuran dokumen dan wawancara awal ke ibu hamil, diketahui sebagian besar ibu hamil yang mengalami hipertensi yaitu pada umur <20 dan ?35 tahun. Tujuan penelitian Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru tahun 2020. Penelitian bersifat bersifat kuantitatif analitik observasional dengan desain cross sectional pada sampel yang berjumlah 74 orang di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki dengan menggunakan Teknik pengambilan sampel Consecutive sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan umur (p value = 0,046, POR = 3,686), Riwayat hipertensi (p value = 0,004, POR = 5,384), paritas (p value = 0,009, POR = 5,238), konsumsi sayur dan buah (p value = 0,016, POR = 3,889), makanan berisiko (p value = 0,037, POR = 3,267), sedangkan variabel peran petugas Kesehatan tidak berhubungan (p value = 0,106, POR = 0,407) dan paparan asap rokok (p value = 0,221, POR = 0,394). Kesimpulan penelitian terdapat hubungan variabel umur, Riwayat hipertensi, paritas, konsumsi sayur dan buah, makanan berisiko dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki tahun 2020. Disarankan kepada Puskesamas Payung Sekaki agar dapat dilakukan upaya monitoring evaluasi program Penyakit Tidak menular khususnya Hipertensi pada ibu hamil dan mengoptimalkan upaya pencegahan hipertensi CERDIK kepada ibu hamil. Kata Kunci : Hipertensi, Umur, Paritas, Riwayat hipertensi, Puskesmas Payung Sekaki
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS SIPAYUNG RENGAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU TAHUUN 2020: FACTORS RELATED TO PATIENT SATISFACTION OUTPAGE AT SIPAYUNG RENGAT PUSKESMAS INDRAGIRI HULU DISTRICT RIAU PROVINCE YEAR 2020 Rahmat Syarifullah Rahmat; Yanwir Kamal Yanwir; M. Dedi Widodo
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.532 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.108

Abstract

ABSTRAK Kepuasan pelayanan didasari oleh data jumlah kunjungan pasien pada tiga tahun terakhir di Rawat Jalan Puskesmas Sipayung Rengat Kabupaten Indragiri Hulu. Tujuan dari Penelitian ini adalah meningkatkan mutuh pelayanan Kesehatan di Pusekesmas Sipayung Rengat.Permasalahan yang diasumsikan sebagai salah satu penyebabnya yaitu kurang puasnya pasien terhadap kinerja Petugas Puskesmas, sehingga banyakanya keluhan yang di sampaikan oleh Pasien Puskesmas.masi ada keluhan terhadap tempat dan ruang tunggu yang kurang bersih. Dan juga kurangnya petugas dalam menerapkan 3S (Senyum,sapa dan Salam),kurangnya saran dan prasarana. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan desain penlitian cross sectional, dengan jumlah 7.900 orang. Dan sampel penelitian ini adalah sebanyak 100 Responden. Penelitian ini dilaksanakan di puskesmas Sipayung Rengat Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2020. Analisis data menggunakan analisis Univariat dan Analisis Bivariat. Hasil penelitian menunjukan adanya Hubungan Kehandalan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Sipayung Rengat Kabupaten Indragiri Hulu di peroleh p value= 0,020<?0,05. POR (Prevalen Odd Ratio) = 2,981>1. Adanya Hubungan Daya Tanggap p value= 0,050<?0,05. POR (Pravalen Odd Ratio)=2,395>1. Adanya Hubungan Jaminan p value0,006<?0,05. POR (Pravalen Odd Ratio)=2,135>1.Adanya Hubungan Empati p value0,018<?0,05. POR (Pravalen Odd Ratio) = 2,954>1.Adanya Hubungan Bukti Langsung p value0,011<?0,05. POR (Pravalen Odd Ratio)=1,078>1. Berdasarkan dimensi Kehandalan, Perlu diadakan pelatihan guna meningkatkan pengetahuan petugas. Dimensi Daya Tanggap perlu ditetapkan kebijakan berupa sanksi kepada petugas.Dimensi Jaminan perlu diadakan pelatihan Pisikologi terhadap petugas kesehatan. Dimensi Empati tidak membeda-bedakan pasien yang berobat dan dimensi Bukti Langsung perlu ditingkatkan lagi kebersihan dan keterampilan di Pusekesmas Sipayung Rengat Kabupaten Indragiri Hulu. Kata Kunci : Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan, Empati, Bukti Langsung
PELAKSANAAN HIGIENE SANITASI PENGELOLAAN MAKANAN DI HOTEL ALPHA PEKANBARU TAHUN 2020: IMPLEMENTATION OF FOOD MANAGEMENT SANITATION HYGIENE AT ALPHA HOTEL PEKANBARU IN 2020 fitri mandasari; Sherly Vermita Warlenda; M. Kamalizaman Kamalizaman
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.173 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.110

Abstract

Higiene Sanitasi makanan adalah suatu upaya pencegahan yang memfokuskan usaha yang perlu untuk menyelamatkan makanan dan minuman dari segala macam bahaya yang bisa menganggu kesehatan, dimulai dari sebelum makanan dibuat dan selama dalam proses pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, sampai saat sedang dimana makanan dan minuman itu selesai untuk dikonsumsikan pada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui higiene sanitasi pengelolaan makanan di Hotel Alpha Pekanbaru tahun 2020. Penelitian ini bersifat kualitatif yaitu dengan melakukan wawancara secara mendalam dan menggunakan metode observasi dengan melakukan pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap permasalahan yang diteliti, waktu penelitian 15 juni 2020 di Hotel Alpha Pekanbaru. Hasil penelitian diketahui bahwa keadaan personal higiene, penyimpanan bahan makanan, kualitas makanan sepenuhnya sudah memenuhi standar kesehatan. Hasil kondisi kebersihan peralatan masih belum cukup memenuhi standar, terutama pada tempat  penyimpanan peralatan masih dalam keadan terbuka yang bisa menyebabkan debu menempel dan vektor bisa hinggap dan lewat disekitar peralatan tersebut dan menimbulkan kontaminasi, serta peralatan juga diletak kan dalam keadaan yang ditumpuk dengan peralatan lain. Selain itu lokasi dan fasilitas sanitasi di Hotel Alpha masih belum cukup memenuhi standar, terutama dilihat keadaan dapur seperti masih terbatas nya jumlah ventilasi dan pencahayaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa higiene sanitasi di Hotel Alpha belum sepenuhnya memenuhi standar, karena masih ditemukan hal-hal yang kurang memadai terkait higiene sanitasi pengelolaan makanan. Di harapkan lebih memperhatikan fasilitas yang ada di Hotel Alpha agar diperbaiki menjadi lebih bagus lagi khususnya dibagian dapur.   Hygiene Food sanitation is a preventive effort that focuses on efforts necessary to save food and beverages from all kinds of dangers that can disrupt health, starting from before the food is made and during the processing, storage, transportation, until the time it is being finished where the food and beverages are finished. to be consumed for society. This research purpose was to determine the sanitation hygiene of food management at Alpha Hotel Pekanbaru in 2020. This research is qualitative, by conducting depth interviews and using observation method by systematically observing and recording the problems under research, the research time was June 15, 2020 at Alpha Hotel Pekanbaru. The results showed that personal hygiene, food storage, food quality have fully met health standards. The results of the equipment cleanliness are still not sufficient to meet the standards, especially in the storage area of the equipment which is still open which can cause dust to stick and vectors can land and pass around the equipment and cause contamination, and the equipment is also placed in a state that is stacked with other equipment. In addition, the location and sanitation facilities at Alpha Hotel are still not sufficient to meet standards, especially in terms of the condition of the kitchen, such as the limited amount of ventilation and lighting.  Based on the research results, it can be concluded that the sanitation hygiene at Alpha Hotel has not fully met the standards, because there are still things that are inadequate related to food management sanitation hygiene. It be hoped that more notice to existing facilities at Alpha Hotel so tha they can be repaired to be better, especially in the kitchen sector.
ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK ZAINAB PEKANBARU TAHUN 2020: ANALYSIS OF MEDICINE MANAGEMENT SYSTEM IN PHARMACY INSTALLATION OF MOTHER HOSPITAL AND ZAINAB CHILDREN IN PEKANBARU Yulia andriyani Suprian; Arief Wahyudi; Leon Candra
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.697 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.116

Abstract

Pengelolahan obat merupakan suatu rangkaian kegiatan yang menyangkut dari aspek perencanaan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusi obat yang di kelola secara optimal demi dicapainya ketepatan jumlah dan jenis obat perbekalan kesehatan. Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab Pekanbaru ada mengalami stok obat habis sehingga pemberian resep di rumah sakit ini sering kali tidak terikat dengan obat yang ada di Instalasi Farmasi dan harus memenuhi resep di luar sistem Instalasi Farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis sistem pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab Pekanbaru Tahun 2020. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab Pekanbaru. Subjek penelitian yaitu kepala instalasi farmasi, kepala gudang obat, apoteker dan asisten apoteker. Analisis data yang digunakan dengan cara mengatur secara sistematis pedoman wawancara, selanjutnya memproses data, data dari observasi diidentifikasi untuk menggambarkan masing-masing variabel, ringkasan akan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan obat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab Pekanbaru sudah cukup baik dan sesuai standar SOP, hanya saja ruangan penyimpanan obat yang masih kurang luas. Berdasarkan hasil penelitian kesimpulannya jumlah tenaga SDM yang ada di Instalasi Farmasi belum tercukupi, kurang luasnya ruangan penyimpanan obat, terdapat SOP tentang pengelolaan obat tetapi belum dilaksanakan sesuai dengan prosedur kerja dan pendistribusian obat dilakukan dengan cara amperahan di gudang obat pada waktu tertentu atau yang telah ditetapkan. Disarankan diadakannya pelatihan kepada staf pengelola obat dan diharapkan kepada rumah sakit agar melengkapi sarana dan prasarana untuk menjamin mutu obat.   Drug management is a series of activities concerning the aspects of planning, procuring, storing and distributing drugs that are processed optimally in order to achieve the accuracy of the number and types of medicines for medical supplies. The pharmacy installation at Zainab Hospital for Women and Children in Pekanbaru has run out of drug stocks so that prescriptions in this hospital are often not tied to drugs in the Pharmacy Installation and must fulfill prescriptions outside the Pharmacy Installation system. This study aims to determine the analysis of the drug management system at the Pharmacy Installation of Zainab Hospital for Mother and Child Hospital Pekanbaru in 2020. This type of research uses a descriptive qualitative approach. When the research was conducted in July-August at the Pharmacy Installation of the Zainab Mother and Child Hospital Pekanbaru. The research subjects were the head of the pharmaceutical installation, the head of the drug warehouse, pharmacists and pharmacist assistants. Data analysis is used by systematically arranging the interview guidelines, then processing the data, data from observations are identified to describe each variable, a summary will be presented in narrative form. The results of this study indicate that the drug management system at Zainab Mother and Child Hospital Pekanbaru is good enough and complies with SOP standards, but the medicine storage room is still not large enough. Based on the results of the research, the conclusion is that the number of human resources in the Pharmacy Installation is not sufficient, there is insufficient space for the drug storage room, there is an SOP on drug management but it has not been implemented in accordance with work procedures and drug distribution is carried out by means of delivery at the drug warehouse at a certain time or as specified. . It is recommended that training be held for drug management staff and it is hoped that the hospital will complete the facilities and infrastructure to ensure the quality of medicines.      
EVALUASI SISTEM VENTILASI DAN ALIRAN UDARA TERHADAP KENYAMANAN TERMAL DI RUANG MESIN PKS SEI GALUH TAHUN 2020: Evaluation of Ventilation System and Airflow on Thermal Comfort In The Engine Room of PKS Sei Galuh 2020 M. Rifky Aditya Rinanda; Makomulamin Makomulamin; Ahmad Satria Efendi
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.422 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.122

Abstract

Aspek kenyamanan termal dibutuhkan dalam menunjang produktivitas saat bekerja. Penelitian ini berfokus pada ruangan mesin Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Galuh yang terletak di Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi ventilasi dan nilai kenyamanan termal berdasarkan standar ASHRAE dalam skala PMV (Predicted Mean Vote). Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengukuran terhadap ukuran ventilasi, suhu udara, kecepatan udara, kelembaban udara yang dilakukan pada siang hari dan kondisi cuaca terik. Informan pada penelitian ini berjumlah 4 orang. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ruangan mesin PKS Sei galuh memiliki 6 buah ventilasi dengan luas bukaan keseluruhan sebesar 16,65 m2. Luas lantai pada ruang mesin PKS Sei Galuh sebesar 65m2. Rasio bukaan ventilasi sebesar 16% dari luas lantai. Hasil pengukuran menunjukan suhu udara berkisar antara 28,7oC – 33,7oC dan berfluktuasi. kelembaban udara berkisar antara 59,8% - 64,4%. Kecepatan udara antara 0,13 m/s – 0,30 m/s. Kondisi kenyamanan termal yang dirasakan cenderung hangat. Hal tersebut terbukti dari perhitungan nilai PMV yang berada pada pada angka 0,93 hingga 2,06 serta keterangan dari informan yang merasa agak panas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kondisi kenyamanan termal di ruangan mesin PKS Sei Galuh masih berada pada kondisi yang yang kurang nyaman untuk bekerja. Diharapkan agar dapat melakukan pemasangan peredam panas pada bagian atap serta pemasangan sistem ventilasi mekanik untuk membantu mengeluarkan udara panas dari mesin sehingga kenyamanan termal dapat tercapai. The thermal comfort aspect is needed to support productivity at work. This research focuses on the machinery room of Sei Galuh Palm Oil Factory (MCC) located in Tapung District of Kampar Regency. The purpose of this study is to find out the ventilation conditions and thermal comfort values based on ASHRAE standards on the PMV (Predicted Mean Vote) scale. The research method uses qualitative methods. Data collection is conducted by interview and measurement of ventilation size, air temperature, air speed, humidity of air carried out during the day and sweltering weather conditions.. The informants in this study numbered 4 people. Based on the results of the study it is known that the engine room of MCC Sei galuh has 6 pieces ventilasi with a total opening area of 16.65m2. The floor area in sei galuh MCC engine room is 65m2. The ventilation opening ratio is 16% of the floor area. The measurement results showed air temperature ranged from 28.7oC– 33.7oC and fluctuated. airhumidity ranged from 59.8% - 64.4%. Air speed between 0.13 m/s – 0.30 m/s. Perceived thermal comfort conditions tend to be warm. This is evident from the calculation of pmv value which is at the number 0.93 to 2.06 as well as the information from informants who feel rather hot. Thus it can be concluded that the thermal comfort conditions in the sei galuh MCC engine room are still in a less comfortable condition to work. It is expected to install heat reducer on the roof as well as the installation of mechanical ventilation system to help remove hot air from the machine so that thermal comfort can be achieved.  
ANALISIS RISIKO KELELAHAN KERJA DITINJAU DENGAN MENGGUNAKAN METODE RULA PADA PEKERJA LAUNDRY DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KECAMATAN MANDAU TAHUN 2020: ANALYSIS OF RISKS WORK FATIGUE REVIEW BY USING THE METHOD RULA ON WORKERS LAUNDRY IN A KECAMATAN MANDAU PUBLIC HOSPITAL Fistia Cendana; Masribut Masribut; Leon Candra
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.946 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.124

Abstract

Ergonomi merupakan optimalisasi fungsi manusia terhadap aktivitas yang dilakukan saat bekerja.Saat proses laundry terdapat postur tubuh yang tidak ergonomis. Gerakan berulang saat pelipatan linen.Pekerja laundry mengeluhkan mudah lelah, pegal-pegal.Tujuan penelitian yaitu menganalisis risiko kelelahan kerja pada pekerja laundry di RSUD Kecamatan Mandau.Metode penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Informan penelitian yaitu 4 orang pekerja laundry.Lokasi penelitian di RSUD Kecamatan Mandau.Hasil penelitian menunjukkan total berat yang dilaundry ± 300-500kg. Terlihat penurunan aktifitas pekerja dalam melaksanakan pekerjaan laundry diakhir pekerjaan.Pekerja laundrycenderungmengalami risiko kelelahan kerja phisik.Hasil analisa postur kerja dengan metode RULA menunjukkan hasil bahwa tiga postur kerja memiliki level risiko tinggi pada posisi membungkuk, menunduk, tangan terangkat. Berat beban yang diangkat oleh pekerja laundry saat proses pengangkatan linen kotor melebihi nilai ambang batas yang ditentukan Permenaker Nomor 5 tahun 2018.Sedangkan gerakan berulang tidak berisiko kelelahan kerja.Kesimpulannya risiko kelelahan kerja pada pekerja laundry di RSUD Kecamatan Mandau berisiko tinggiBerdasarkan hasil penelitian disarankan agar melakukan pengurangan berat beban linen untuk sekali angkatnya, perbaikan segera mungkin pada postur kerja yang memiliki level risiko tinggi, diberikan pelatihan mengangkat linen yang benar. Serta penyediaan jam istirahat yang sesuai dengan beban pekerjaan.   Ergonomics is optimization function the people of activities performed while working. When the process of laundry there are no ergonomic body posture. The repetitive motion when a single linen.pekerja laundry complained about easily tired , stiff body.Research purposes is analyzing the risk fatigue work in laundry workers in district general hospital in Mandau. The methodology is descriptive with a qualitative approach .The research informants 4 laundry workers .Research sites in the district general hospital in Mandau. The result showed total weight in laundry ±  300-500kg .A noticeable deterioration in activity workers in does the work at end work laundry. Laundry workers have tended to work phisik risk fatigue. The results of the analysis posture work with the rula show results that three posture work are level at high risk of a bent position, bent, hand raised. Weight appointed by laundry workers when processing removal of dirty linen exceeds the value of specified threshold permenaker number 5 year 2018. The conclusion risk fatigue work in laundry workers hospital mandau sub-district high risk. But, repetitive motion not risk fatigue.The results of research it is recommended to reduce the weight of her foster, linen for once maintenance is likely to be the posture of verbs having the level of high risks, given training raised linen. rightAnd they provide the appropriate time to rest with the workload.

Page 6 of 13 | Total Record : 125