cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
ISSN : 28078837     EISSN : 28078667     DOI : https://doi.org/10.51878/teacher.v2i1
Core Subject : Education,
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 146 Documents
PENGGUNAAN METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MEGA MEGA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i2.1333

Abstract

One of the things that can create an active atmosphere in the learning process is strongly influenced by the use of learning methods, namely the Peer Tutor method. The aims of this study were: 1) To determine the effect of using peer tutoring methods in increasing student learning activities in learning mathematics, 2) Improving student learning outcomes in learning. This research is a classroom action research conducted in 2 cycles. Collecting data in this study using the methods of observation, questionnaires, tests and documentation. Data analysis in the study used descriptive analysis techniques. The results showed that based on observations obtained the average score of student learning activities showed an increase from cycle I to cycle II, namely 2,185 categories enough to be 3,165 good categories. And the increase in student learning outcomes is 33.33% to 70% complete category. The conclusion from the results of this study in general is that the use of peer tutoring methods has been able to increase student learning activities in learning mathematics. ABSTRAKSalah satu hal yang dapat menciptakan suasana aktif dalam proses pembelajaran sangat dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran yaitu dengan metode Tutor Sebaya. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode tutor sebaya dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika, 2) Meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, angket, tes dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil pengamatan diperoleh rata-rata skor akrtivitas belajar siswa menunjukan peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu 2,185 kategori cukup menjadi 3,165 kategori baik. Dan meningkatnya hasil belajar siswa yaitu 33,33% menjadi 70% kategori tuntas. Kesimpulan dari hasil penelitian ini secara umum bahwa penggunaan metode tutor sebaya telah dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SISWA PADA MATERI STRUKTUR JARINGAN TUMBUHAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA MICROCAM SITI MARYAM
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i2.1334

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan fakta mengenai meningkatnya keterampilan siswa dengan penggunaan microcam pada materi struktur jaringan tumbuhan. Penelitian ini dilakukan dengan desain penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, dan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Dalam setiap siklus dilaksanakan tahap-tahap, yaitu : tahap perencanaan (planning), tahap pelaksanaan tindakan (acting), tahap pengamatan (observasi), dan tahap refleksi (reflection). Metode pengumpulan data menggunakan data tes tulis dan pengamatan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian dipantau oleh rekan sekerja sebagai observer, yang mengobservasi instrumen-instrumen aktivitas siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan keterampilan siswa dalam materi struktur jaringan tumbuhan melalui penggunaan microcam. Dibuktikan dengan terlampauinya batas keberhasilan yang telah ditetapkan. Data tentang keberhasilan ini didukung dengan aktivitas siswa dan guru telah sesuai dengan sintak penerapan media pembelajaran. Siswa lebih termotivasi, lebih terampil dalam pembelajaran merupakan buah pendidikan yang sangat bermakna.Capaian penilaian keterampilan ditunjukkan dengan kemampuan siswa meniru, memanipulasi, presisi, artikulasi, dan naturalisasi. Kata kunci : keterampilan, psikomotor, mikroskop, biologi   ABSTRACT The purpose of this study was to obtain data and facts about increasing students' skills by using a microcam on plant tissue structure material. This research was conducted using a classroom action research design with two cycles, and each cycle consisted of two meetings. In each cycle carried out the stages, namely: the planning stage (planning), the stage of implementation of the action (acting), the stage of observation (observation), and the stage of reflection (reflection). The data collection method used written test data and observations. Data were analyzed descriptively qualitatively. The study was monitored by colleagues as observers, who observed student and teacher activity instruments. The results showed an increase in students' skills in the material of plant tissue structure through the use of a microcam. Evidenced by exceeding the success limit that has been set. The data about this success are supported by the activities of students and teachers in accordance with the syntax of the application of learning media. Students are more motivated, more skilled in learning is the fruit of a very meaningful education. The achievement of skills assessment is indicated by the ability of students to imitate, manipulate, precision, articulate, and naturalize.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V MATERI RANTAI MAKANAN SDN SOCAH 3 ANDIKA ADINANDA SISWOYO; EVI NOVITA SARI; MARIYATUL ULFA; RITMATUL FIGHTIYAH
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i2.1337

Abstract

This classroom action research discusses the Problem Based Learning Model to improve the learning outcomes of fifth graders with food chain material content. In the application by using this learning model students will be asked to solve problems in learning activities. As for the syntax in problem-based learning, namely: directing students to problems, organizing students to learn, investigating individuals and groups, developing works and presenting works, as well as analyzing and developing problem solving processes. Based on the results of the data analysis that the researchers have done, the data shows that there is an increase in the average value at the stage carried out in the first cycle, which is 58.5 to 77.2 in the second cycle stage and the percentage of mastery learning increases to 80%. Learning observation activities carried out by observers in terms of understanding and student learning activities became very good. So with these results, it is hoped that this learning model can be applied as a reference learning model for learning activities in the classroom. ABSTRAKPenelitian tindakan kelas (PTK) ini membahas tentang Model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V dengan muatan materi rantai makanan. Pada penerapan dengan menggunakan model pembelajaran ini siswa akan di minta untuk menyelesaikan masalah di dalam kegiatan pembelajaran. adapun sintak pada pembelajaran berbasis masalah yakni: orientasi peserta didik pada masalah, mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, membimbing penyelidikan individu dan kelompok, mengembangkan karya dan menyajikan karya, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Berdasarkan hasil analisis data yang telah peneliti lakukan di peroleh data bahwasanya adanya peningkatan dari nilai rata-rata pada tahap yang dilakukan pada siklus 1 yakni 58,5 menjadi 77,2 pada tahap siklus 2 serta prsentasi ketuntasan belajar menjadi meningkat yakni menjadi 80%. Kegiatan observasi pembelajaran yang dilaksanakan oleh observerpun dari segi pemahaman serta aktivitas belajar siswapun menjadi sangat baik. Maka dengan hasil tersebut diharapkan model pembelajaran ini bisa diterapkan sebagai reverensi model pembelajaran untuk kegiatan pembelajaran di dalam kelas.
PENERAPAN METODE BRAINSTORMING DENGAN BANTUAN MEDIA GAMBAR GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD NEGERI MONTONG GAMANG HARNOLI HARNOLI; LALU BURDA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1620

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of Civics in class V SD Negeri Montong Gamang caused by the way the presentation of the material presented by the teacher does not involve student activities, the teacher does not use learning media in explaining the learning material, and the teacher applies an approach, model, or method that is less interesting for students. This study aims to improve Civics learning outcomes with the brainstorming method for students with the help of graphic image media. This research is a classroom action research (CAR) which consists of three cycles with the research subjects being fifth graders at SDN Montong Gamang. The instrument in this study consisted of daily test questions and teacher and student observation sheets. Data collection techniques in this study are observation techniques and documentation techniques. The data analysis technique used the average and percentage analysis formula. The results showed an improvement from each cycle. This can be seen from the teacher's activity which has increased at each meeting from only 62.5% at the 1st meeting of the first cycle to 91.7% at the 6th meeting of the third cycle. Student activity increased at each meeting from only 58.3% at the first meeting of the first cycle to 87.5% at the 6th meeting of the third cycle. Student learning outcomes have increased in each cycle from only getting an average of 36.04 in the initial assessment to 85.29 in the third cycle. In other words, the brainstorming method with the help of graphic image media can improve student Civics learning outcomes.. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PKn siswa kelas V SD Negeri Montong Gamang yang disebabkan karena cara penyajian materi yang disampaikan guru kurang melibatkan aktivitas siswa, guru kurang menggunakan media pembelajaran dalam menjelaskan materi pembelajaran, dan guru menerapkan pendekatan, model, atau metode yang kurang menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn dengan Metode brainstorming pada siswa dengan bantuan media gambar grafis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari III siklus dengan subjek penelitian siswa kelas V SDN Montong Gamang. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari soal ulangan harian dan lembar observasi guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik dokumentasi. Teknik análisis data menggunakan rumus análisis rata-rata dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan mengalami perbaikan dari setiap siklus. Hal ini terlihat dari Aktivitas guru mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dari hanya 62,5% pada pertemuan 1 siklus I menjadi 91,7% pada pertemuan 6 siklus III. Aktivitas siswa mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dari hanya 58,3% pada pertemuan 1 siklus I menjadi 87,5% pada pertemuan 6 siklus III. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya dari hanya memperoleh rata-rata sebesar 36,04 pada penilaian awal menjadi 85,29 pada siklus III. dengan kata lain metode brainstorming dengan bantuan media gambar grafis dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa.
PENERAPAN PROGRAM SATU MURID SATU POHON LITERASI DENGAN BERBANTUAN LITERACY CLOUD UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA MURID KELAS VIC SD NEGERI 22 DAUH PURI I MADE SUBA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1621

Abstract

The COVID-19 pandemic has brought major changes in various sectors. One of them is in the field of education which requires implementing distance learning. The impact of distance learning on the school literacy movement by reading 15 minutes before learning cannot be carried out optimally. Based on the results of initial observations, students' interest in reading and writing is low. So that teachers need to innovate learning in the implementation of the school literacy movement. The researcher innovated the application of the one student one literacy tree program with the help of the Literacy Cloud. This program aims to increase the interest in reading and writing of class VIC SD Negeri 22 Dauh Puri students. Because reading can open new horizons and world horizons and can foster a positive culture and national character values ??so that a golden generation is born with the profile of Pancasila students. Based on the results and data analysis of this study, it showed an increase in student interest in reading from the initial data in February of 42.11%. After implementing the One Student One Literacy Tree program with the help of literacy cloud so that in March it became 50.66%, in April 2022 it increased to 71.38% in the medium category and in May 2022 it increased to 81.74% in the high category. Thus the One Student One Literacy Tree program with the help of the Literacy Cloud can significantly increase the reading and writing interest of class VIC SD Negeri 22 Dauh Puri students. ABSTRAKPandemi covid-19 membawa perubahan besar di berbagai sektor. Salah satunya adalah di bidang pendidikan yang mengharuskan melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Dampak pembelajaran jarak jauh gerakan literasi sekolah membaca 15 menit sebelum belajar tidak dapat terlaksana secara maksimal. Berdasarkan hasil obervasi awal minat baca dan tulis murid rendah. Sehingga guru perlu melakukan inovasi pembelajaran dalam pelaksanaan gerakan literasi sekolah. Peneliti melakukan inovasi penerapan program satu murid satu pohon literasi dengan berbantuan Literacy Cloud. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan tulis murid kelas VIC SD Negeri 22 Dauh Puri. Karena membaca dapat membuka wawasan baru dan cakrawala dunia serta dapat menumbuhkan budaya positif dan nilai-nilai karakter bangsa sehingga lahir generasi emas yang berkarakter profil pelajar Pancasila. Berdasarkan hasil dan analisis data penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan minat baca murid dari data awal pada bulan Pebruari sebesar 42,11%. Setelah dilaksanakan program Satu murid satu pohon literasi berbantuan literacy cloud sehingga pada Maret menjadi 50,66%, pada bulan April 2022 meningkat dengan capaian 71,38% dengan kategori sedang dan bulan Mei 2022 meningkat menjadi 81,74% dengan kategori tinggi. Dengan demikian program Satu Murid Satu Pohon Literasi dengan berbantuan Literacy Cloud dapat meningkatkan minat baca dan tulis murid kelas VIC SD Negeri 22 Dauh Puri secara signifikan.
PERSEPSI SISWA TERHADAP KEGIATAN PENDIDIKAN LUAR KELAS : STUDI KASUS DI SMP BOARDING SCHOOL LUCKY NADYA; RIDWAN SANTOSO
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1622

Abstract

This study aims to determine students' perceptions of additional activities carried out by the school every Friday. SMP Quran Darrul Ikhlas Pringsewu is a place of research, as well as implementing additional activity programs that are applied to each student. Research data were obtained from 10 students who became research informants. Collecting research data using interview techniques. The data were analyzed by reducing the data, coding the data, looking for relationships between themes, and making conclusions. The research findings provide information that students can get used to habituation that is done regularly. Students become excited when the teacher can facilitate activities outside the classroom that can be integrated into the learning process. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi siswa terhadap kegiatan tambahan yang dilakukan sekolah pada setiap hari jumat. SMP Quran Darrul Ikhlas Pringsewu merupakan tempat penelitian, sekaligus pelaksana program kegiatan tambahan yang diberlakukan kepada setiap siswanya. Data penelitian diperoleh dari 10 siswa yang menjadi informan penelitian. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara. Data dianalisis dengan mereduksi data, mengkode data, mencari hubungan antar tema, dan membuat simpulan. Temuan penelitian memberikan informasi bahwa siswa dapat terbiasa dengan pembiasaan yang dilakukan secara rutin. Siswa menjadi bersemangat ketika guru dapat memfasilitasi kegiatan di luar kelas yang dapat diintegrasikan kedalam proses pembelajaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING DI SD NEGERI BILE PENANGGAK FATIMAH FATIMAH; ROHANI ROHANI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1623

Abstract

This study departs from the condition that the critical thinking skills of grade 4 students at SD N Bile Penanggak are still low and have a low impact on learning outcomes as well. Based on this background, the purpose of this research is to improve critical thinking skills and learning outcomes through the Discovery Learning Model. The type of research used is CAR which is carried out in 2 cycles. Data collection instruments include tests in the form of test questions to measure the level of achievement of learning outcomes and non-tests in the form of task assessment rubrics to measure students' critical thinking levels. Data analysis in this study is a comparative descriptive analysis. The critical thinking ability of students in the very high category in the first cycle was only 19.35% increased in the second cycle to 61.29%, the learning outcomes of students who completed the first cycle were only 35.48% and increased in the second cycle to 80.65% . Based on these results, it can be concluded that the discovery learning model can improve critical thinking skills and learning outcomes of students at SD Negeri Bile Penanggak. ABSTRAKPenelitian ini berangkat dari kondisi keterampilan berpikir kritis siswa kelas 4 SD N Bile Penanggak masih rendah dan berdampak pada hasil belajar yang rendah pula. Berdasarkan latar belakang tersebut tujuan dilakukannya penelitian ini ialah meningkatkan keterampilan bepikir kritis dan hasil belajar melalui Model Pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK yang dilakukan dalam 2 siklus. Instrumen pengumpulan data diantaranya tes yang berupa soal tes untuk mengukur tingkat ketercapaian hasil belajar dan nontes berupa rubrik penilaian tugas untuk mengukur tingkat berpikir kritis peserta didik. Analisis data pada penelitian ini ialah analisis deskriptif komparatif. Kemampuan berpikir kritis peserta didik kategori sangat tinggi pada siklus I hanya 19,35% meningkat pada siklus II menjadi 61,29%, Hasil belajar peserta didik yang tuntas pada siklus I hanya 35,48% dan meningkat pada siklus II menjadi 80,65%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik SD Negeri Bile Penanggak.
MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA MAN 1 ACEH TIMUR RUSMIATI RUSMIATI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1624

Abstract

Writing an exposition text has not yet obtained the maximum score according to the minimum completeness criteria of the school. So we need a method to make it easier for students, namely mind mapping. Obtaining the results of increasing the ability to write expository texts through mind mapping is the goal of the research. MAN 1 Aceh Timur became the research site. A total of 18 students of class X MIA 1 in the academic year 2021/2022 became the subjects of the research. Classroom Action Research (CAR) is a research design through four research steps, namely planning (plan), action (action), observation (observation) and reflection through two cycles. Tests and observations become instruments in research. Data analysis was carried out through a qualitative approach by calculating the class average value using the classical completeness percentage. Students who get a KKM score of 75 are declared complete. The results showed that the ability to write expository texts through mind mapping at MAN 1 Aceh Timur in the first cycle was 55.55%% or 10 students in the poor category. Meanwhile, after being given the second cycle, the results showed 100% or 18 students. Based on the results of the study, it was concluded that students' ability to write expository texts through mind mapping could increase. ABSTRAKMenulis teks eksposisi belum memperoleh nilai yang maksimal sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal sekolah. Sehingga diperlukan suatu metode untuk memudahkan siswa yaitu dengan mind mapping. Memperoleh hasil peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi melalui mind mapping merupakan tujuan dari penelitian. MAN 1 Aceh Timur menjadi tempat penelitian. Sebanyak 18 siswa kelas X MIA 1 pada tahun ajaran 2021/2022 menjadi subjek dalam penelitian. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan desain penelitian melalui empat langkah penelitian yaitu perencanaan (plan), Tindakan (action), pengamatan (observasi) dan refleksi melalui dua siklus. Tes dan observasi menjadi instrument dalam penelitian. Analisis data dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan menghitung nilai rata-rata kelas menggunakan persentase ketuntasan secara klasikal. Siswa yang mendapatkan nilai KKM ?75 dinyatakan tuntas. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan menulis teks eksposisi melalului mind mapping di MAN 1 Aceh Timur pada siklus I sebesar 55,55%% atau 10 siswa dengan kategori kurang. Sedangkan setelah diberikan siklus II menunjukkan hasil sebesar 100% atau 18 siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi melalui mind mapping dapat meningkat.
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MENGUASAI MATERI KESEBANGUNAN MELALUI PENGGUNAAN PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA DALAM KELOMPOK BELAJAR SISWA SMP NEGERI 4 SIBORONGBORONG LUMUMBA HUTAGALUNG
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1625

Abstract

This study aims to increase learning motivation in similarity through peer tutoring in study groups. The subjects in this study were Class IX students of SMP Negeri 4 Siborongborong in the 2018/2019 academic year, which amounted to approximately 31 people. From the results of the initial observations made by the teacher, 1 indicator was obtained for sufficient criteria or 3.70% of the 27 existing indicators and 27 indicators for low criteria or 96.30% of the 27 indicators with an average value of 17.67 % and 24.42% classical value on the pre test. Then the action was carried out in the first cycle and there was an increase to 1 indicator that entered the high criteria or 3.70 of the 27 existing indicators, 2 indicators for the medium criteria of 7.40% of the 27 existing indicators, 8 indicators for the sufficient criteria or by 29.62% of the 27 existing indicators, and 16 indicators for the low criteria or 59.25% of the 27 existing indicators with an average value of 45.93% and 74.60% for the classical value obtained from posttest I Furthermore, in the second cycle there was a significant increase to 23 indicators that were high or 85.19% of the 27 indicators with an average value of 83.28% and 91.85% for classical obtained from psotes II. In cycle II, it appears that there has been an increase in the results of observations and tests and all of them have reached the predetermined completeness of 70%. So it can be concluded that there is an increase in student learning motivation starting from initial observations to observations in cycle II. Or in other words, the use of peer tutoring learning models can increase students' learning motivation in mathematics lessons on Congruence material in class IX of SMP Negeri 4 Siborongborong in the 2018/2019 academic year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dalam Kesebangunan Melalui Pembelajaran Tutor Sebaya dalam Kelompok Belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas IX SMP Negeri 4 Siborongborong Tahun Pembelajaran 2018/2019 yang berjumlah kurang lebih 31 orang. Dari hasil observasi awal yang guru lakukan, diperoleh 1 indikator untuk kriteria cukup atau sebesar 3,70% dari 27 indikator yang ada dan 27 indikator untuk kriteria rendah atau sebesar 96,30% dari 27 indikator yang ada dengan niali rata-rata 17,67% dan 24,42% nilai klasikal pada pre tes. Kemudian dilaksanakan tindakan pada siklus I dan terjadi peningkatan menjadi menjadi 1 indikator yang masuk kriteria tinggi atau sebesar 3,70 dari 27 indikator yang ada, 2 indikator untuk kriteria sedang sebesar 7,40% dari 27 indikator yang ada, 8 indikator untuk kriteria cukup atau sebesar 29,62% dari 27 indikator yang ada, dan 16 indikator untuk kriteria rendah atau sebesar 59,25% dari 27 indikator yang ada dengan nilai rata-rata 45,93% serta 74,60% untuk nilai klasikal yang diperoleh dari postes I. Selanjutnya pada siklus II terjadi peningkatan signifikan menjadi 23 indikator yang masuk tinggi atau sebesar 85,19% dari 27 indikator yang ada dengan nilai rata-rata 83,28% serta 91,85% untuk klasikal yang diperoleh dari psotes II. Di siklus II tampak telah terjadi peningkatan hasil observasi maupun tes dan semuanya telah mencapai ketuntasan yang telah ditentukan yaitu ?70%. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar siswa mulai dari observasi awal hingga observasi pada siklus II. Atau dengan kata lain penggunaan model pembelajaran tutor sebaya dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran matematika materi Kesebangunan di kelas IX SMP Negeri 4 Siborongborong Tahun Pembelajaran 2018/2019.
PENINGKATAN KOMPETENSI ASESMEN PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) GURU TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI WORKSHOP DAN PELATIHAN DI SD NEGERI 173114 DOLOK NAGODANG TIURMA SILALAHI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1626

Abstract

This study aims to improve the competence of distance learning assessment (PJJ) teachers on the quality of learning through workshops and training at SD Negeri 173114 Dolok Nagodang for the academic year 2020/2021. This research method is PTS (School Action Research). The main concept of action research consists of four main components showing the following steps: planning or planning, action or acting, observing or observing and reflecting. The subjects of this study were principals and teachers at SDN No. 173114 Dolok Nagodang, Tarutung District, North Tapanuli Regency, for the 2020/2021 academic year, totaling 7 people. Judging from the aspect of cooperation, activity, during the Work Shop and attention and presentation training, in the first cycle there was 1 person (14.3%) who completed, the average score was 58.5. Then in the second cycle, all 7 participants (100%) completed, the average score was 90. Thus the Work Shop and Training was able to improve the competence of teachers at SDN No. 173114 Dolok Nagodang, Sosunggulon Village, Tarutung District, North Tapanuli Regency in improving assessment competencies. PJJ during the Covid 19 pandemic satisfactorily. So it can be concluded that: 1) Work Shop and Training has provided broad opportunities for principals As researchers and teachers to be able to exchange ideas and experiences, feel the benefits of carrying out this research to improve their competence. 2) Work Shops and Training are able to increase the active involvement of principals and teachers in the supervision (coaching) program to improve the competence of teachers at SDN No. 173114 Dolok Nagodang, Tarutung District, North Tapanuli Regency. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi asesmen pembelajaran jarak jauh (PJJ) guru terhadap kualitas pembelajaran melalui workshop dan pelatihan di SD Negeri 173114 Dolok Nagodang tahun pelajaran 2020/2021. Metode penelitian ini adalah PTS (Penelitian Tindakan Sekolah). Konsep pokok penelitian tindakan terdiri dari empat komponen pokok yang menunjukkan langkah-langkah sebagai berikut: perencanaan atau planning, tindakan atau acting, pengamatan atau observing dan refleksi atau Reflecting. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru di SDN No.173114 Dolok Nagodang Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 7 orang. Dilihat dari aspek kerjasama, aktivitas, selama Work Shop dan Pelatihan perhatian dan presentasi, pada siklus I ada 1 orang (14,3%) yang tuntas, rata-rata nilai adalah 58,5. Kemudian pada siklus II seluruh peserta yaitu 7 orang (100%) tuntas, nilai rata-rata adalah 90. Dengan demikian Work Shop dan Pelatihan mampu meningkatkan kompetensi guru di SDN No.173114 Dolok Nagodang Desa Sosunggulon Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara dalam peningkatan kompetensi asesmen PJJ di masa pandemic Covid 19 dengan memuaskan. Maka dapat disimpulkan bahwa: 1) Work Shop dan Pelatihan telah memberikan kesempatan yang luas kepada kepala sekolah Senbagai peneliti bersama guru untuk dapat saling bertukar pikiran dan pengalaman, merasakan adanya manfaat atas pelaksanaan penelitian ini untuk meningkatkan kompetensinya. 2) Work Shop dan Pelatihan mampu meningkatkan keterlibatan aktif kepala sekolah dan guru dalam program supervisi (pembinaan) untuk meningkatkan kompetensi guru SDN No.173114 Dolok Nagodang Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara.

Page 6 of 15 | Total Record : 146