cover
Contact Name
M. Agung Abar
Contact Email
magungakbar24@gmail.com
Phone
+6281377994124
Journal Mail Official
lenteraperawat@stikesalmaarif.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. M. Hatta No.687-B, Sukaraya, Kec. Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan komering ulu,
Sumatera selatan
INDONESIA
Lentera Perawat
ISSN : 27222837     EISSN : 28301846     DOI : -
Core Subject : Health,
Lentera Perawat is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Health Science field especially Nursing and Midwifery, Public Health as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach
Articles 320 Documents
Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Gout Arthritis Di Panti Sosial Lanjut Usia Desy Anggraini; Apriani, Dwi
Lentera Perawat Vol. 1 No. 1 (2020): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v1i1.124

Abstract

Penyakit asam urat masih menjadi masalah kesehatan yang penting di Indonesia. Penyakit gout atau athirtis gout adalah penyakit yang disebabkan oleh tumpukan asam urat/kristal urat pada jaringan, terutama pada jaringan sendi. Kompres hangat adalah tindakan yang dilakukan dengan memberikan cairan hangat untuk memenuhi kebutuhan rasa nyaman, mengurangi atau membebaskan nyeri, mengurangi atau mencegah terjadinya spasme otot, dan memberikan rasa hangat, dan tujuannya untuk memperlancar sirkulasi darah, dan mengurangi rasa sakit atau nyeri. Nilai post test lebih kecil dari nilai pre test ternyara mempunyai nilai 23 artinya terdapat 23 responden yang mengalami penurunan nyeri sesudah diberikan perlakuan. Nilai post test lebih besar dari nilai pre test ternyata mempunyai nilai 0 artinya tidak terdapat responden yang mengalami peningkatan nyeri sesudah perlakuan. Pada nilai pre test sama dengan nilai post test ternyata mempunyai nilai 2 artinya sebanyak 2 responden tidak terdapat perubahan nyeri sebelum dan sesudah diberikan perlakuanHasil uji wilcoxon sign rank test dengan nilai kemakna = 0,05 didapatkan nilai = 0,000 (0,000< 0,05) maka Ho ditolak yang berarti ada Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Penyakit Asam Urat Di panti social lanjut usia harapan kita Palembang. Terdapat perbedaan skala nyeri pada    pasien asam urat setelah dilakukan kompres air hangat untuk kompres air hangat dengan dan diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya tenaga keperawatan dapat memberikan intervensi keperawatan secara non farmakologi yaitu dengan memberikan kompres air hangat
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Jenis Makanan Pada Penderita Gastritis Di Puskesmas Sartika, Rianita Citra Tri
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v1i2.135

Abstract

Gastritis merupakan peradangan yang mengenai mukosa lambung, peradangan ini dapat mengakibatkan pembengkakan mukosa lambung sampai terlepasnya epitel akan gangguan saluran pencernaan. Pada penderita gastritis makanan yang harus dihindari adalah makanan yang dapat merangsang seperti makanan pedas, asam, mengandung bumbu tajam seperti makanan yang terlalu dingin dapat menyebabkan kram abdomen sedangkan makanan yang mengandung kol, nangka, akan menyebabkan perut tegang seningga sakit, terasa penuh dan kembung. Tujuan untuk mengetahuai gambaran tingkat pengetahuan tenang jenis makanan pada penderita Gastritis diwilayah kerja UPTD Puskesmas Kemalaraja Kabupaten Ogan Kemering Ulu Tahun 2019. Hasil dari  penelitian dapat menunjukkan  dari 49 responden diketahui yang memiliki  pengetahuan baik tentang penyakit gastritis hanya 14 responden (28,5%) dan yang memiliki pengetahuan kurang baik tentang tingkat pengetahuan penyakit gastritis berjumlah 35 responden (71,4%) dan menunjukkan jenis makanan yang beresiko lebih tinggi yaitu sebanyak 28 responden (57,1%).sedangkan yang tidak beresiko lebih rendah yaitu 21 responden (42,9%). Kesimpulan dari penelitian tersebut di dapatkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan tentang jenis makanan pada penderita gastritis masih rendah.
Hubungan Antara Kondisi Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian ISPA Pada Balita Di Puskesmas Budianto, Yudi
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v1i2.136

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah penyakit saluran pernafasan atas atau bawah, biasanya menular, yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit. Penelitian ini di lakukan di  wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung baru Kecamatan Baturaja  Timur. Penelitian ini di lakukan pada bulan juli 2019. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan alat ukur kuesioner.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Dari hasil uji statistic yang di lakukan dengan penguji Chi-Square didapatkan bahwa kondisi sanitasi lingkungan dengan nilai  (p value = 0,000) yang berarti ada hubungan yang bermakna antara kondisi danitasi lingkungan dengan kejadian penyakit ISPA. Kesimpulan Hasil penelitian ini adalah bahwa kondisi ventilasi dan kepadatan hunian yang tidak memenuhi syarat sesuai dengan Permenkes dapat mnyebabkan ISPA. peneliti menyarankan agar instansi kesehatan melakukan pengendalian dan penanganan terhadap kasus penyakit ISPA dengan memperhatikan kondisi ventilasi, kepadatan hunian serta faktor-faktor lainnya.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Pendidikan Ibu Terhadap Asupan Nutrisi Makanan Pada Anak Usia Prasekolah Di Taman Kanak-Kanak Harto, Toto
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v1i2.137

Abstract

Konsumsi makanan akan berpengaruh terhadap status gizi seseorang. Status gizi yang digunakan secara efisien sehingga akan meningkatkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan kerja dan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan dan pendidikan ibu terhadap asupan nutrisi makanan pada anak usia prasekolah di TK sentosa telkom baturaja tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di TK Sentosa Telkom Baruraja. Jumlah sampel pada  penelitian sebanyak 15 resonden. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa dari 15 responden yang paling  tinggi tingkat pengetahuan  yaitu sebanyak 12 responden (80.0%), dari 15  responden yang paling tinggi tingkat pendidikan ibu  yaitu sebanyak 10 responden (66.7%), dari 15  responden yang baik asupan makanan pada anak usia prasekolah  yaitu sebanyak 12 responden (66.7%). Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan asupan nutrisi pada anak usia prasekolah dengan p value =0,002. Saran bagi institusi pendidikan diharapkan dapat digunakan sebagai bahan bacaan mahasiswa sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan bagi mahasiswa, bagi tenaga kesehatan diharapkan sebagai informasi agar memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat terutama bagi ibu yang memiliki ana usia prasekolah dan bagi peneliti diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan dan pengalaman tentang asupan nutrisi makanan pada anak usia pra sekolah.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria Pada Keluarga Suryadinata, Ardha; Fitri, Yulita Eka
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v1i2.138

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang sangat dominan didaerah tropis dan sub tropis serta dapat mematikan atau membunuh lebih dari satu juta manusia diseluruh dunia disetiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria pada keluarga di Desa Sundan Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Lengkayap. Desain penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sample 172 responden. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sundan Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Lengkayap. Hasil analisis univariat responden yang pernah terkena malaria sebesar 12,2%, responden berpengetahuan kurang sebesar 44,8%, responden yang ada tempat perindukan nyamuk 70,3%, responden yang keberadaan kandang ternak beresiko 34,9%, responden yang tidak ada kawat kasa pada rumah sebesar 83,1%, dan responden yang memiliki kebiasaan tidak menggunakan kelambu sebesar 42,4%. Berdasarkan analisis bivariat ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,017), tempat perindukan nyamuk (p= 0,016), keberadaan kandang ternak (p=0,000), kawat kasa pada rumah (p=0,000), pemakaian kelambu (p=0,031) dengan kejadian malaria, sehingga perlunya penyuluhan dan sosialisasi dari petugas kesehatan menjaga kebersihan lingkungan supaya tidak ada tempat berkembangbiaknya nyamuk Anopheles.
Faktor Risiko Dermatitis Pada Petani Meliyanti, Fera; Heryanto, Eko
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v1i2.139

Abstract

Penyakit dermatitis terjadi pada pekerja informal yang umumnya kurang memperhatikan sanitasi dan perlindungan bagi kesehatan dirinya misalnya petani. Desa Muara Sindang merupakan salah satu desa yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Kisam Ilir memiliki kasus dermatitis yang cukup tinggi yaitu sebesar 28%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko dermatitis pada petani di Desa Muara Sindang Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kisam Ilir Kabupaten OKU Selatan tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Populasi adalah seluruh petani  di Desa Muara Sindang Wilayah Kerja Puskesmas Kisam Ilir Kabupaten OKU Selatan yang berjumlah  146 orang. Besar sampel yaitu 107 sampel. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square dengan derajat kepercayaan 95%, p value 0,05.Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil sebanyak  85 (79,4%) responden tidak menderita dermatitis, sebanyak 59 (56,1%) responden menggunakan alat pelindung diri tidak lengkap, sebanyak 63 (58,9%) responden dengan personal hygiene dan sebanyak 62 (57,9%) responden dengan waktu kerja beresiko. Hasil analisis bivariat menunjukkan  bahwa ada hubungan yang bermakna antara penggunaan alat pelindung diri dengan kejadian dermatitis pada petani dengan p value 0,013, ada hubungan yang bermakna antara personal hygiene dengan kejadian dermatitis pada petani dengan p value 0,000, dan ada hubungan yang bermakna antara waktu kerja dengan kejadian dermatitis pada petani. Terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan alat pelindung diri, personal hygiene dan waktu kerja dengan kejadian dermatitis.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Penggunaan Jenis Kontrasepsi Di Puskesmas Heriani
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v1i2.140

Abstract

Masalah kependudukan tetap menjadi masalah utama bagi negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Masalah pokok dalam bidang kependudukan yang dialami di antaranya jumlah penduduk yang besar dengan laju pertumbuhan penduduk yang relatif masih tinggi, persebaran penduduk yang tidak merata, struktur umur muda, dan kualitas penduduk yang masih harus ditingkatkan.  Untuk mengetahui Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Penggunaan Jenis Kontrasepsi Di UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh Pasangan Usia Subur di UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU periode Juli-Agustus 2019 yang berjumlah  40 Orang. Analisa data menggunakan  analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan tabel distribusi dan uji statistik Chi-Square, dengan derajat kepercayaan 95%. Pada analisa bivariat didapatkan Ada hubungan ada hubungan yang bermakna antara umur dengan pemilihan kontrasepsi Di UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU Tahun 2019 dengan nilai p value 0,028Ada hubungan pengetahuan dengan pemilihan jenis kontrasepsi Di UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU Tahun 2019 dengan nilai p value 0,05.Ada hubungan dukungan pasangan dengan pemilihan jenis  kontrasepsi Di UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU Tahun 2019 dengan nilai p value 0,039 Ada hubungan ada hubungan yang bermakna antara umur ,pengetahuan,dukungan pasangan dengan pemilihan jenis  kontrasepsi Di UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU Tahun 2019.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Deteksi Tumbuh Kembang Balita Di Puskesmas Fitriani Agustina; Ferdi, Roni; Oktarina, Ria
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v1i2.141

Abstract

Jumlah balita di indonesia sangat besar yaitu 10% dari seluruh populasi, maka dari calon generasi penerus bangsa, kualitas tumbuh kembang balita di indonesia perlu perhatian serius. Anak harus mendapat gizi yang baik, stimulus yang memadai serta terjangkau oleh pelayanan kesehatan berkualitas termasuk deteksi dan intevensi dini penyimpangan tumbuh kembang sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan potensi genetiknya dan mampu bersaing diera global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu terhadap deteksi tumbuh kembang balita diwilayah kerja puskesmas kemalaraja kecamatan baturaja timur. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif  yaitu suatu penelitian yang membuat deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Sampel penelitian ini mengunakan teknik accidental sampling. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan 27 responden (90,0%)berpengetahuan baik tentang cara tumbuh kembang balita,3 responden (10,0%) berpengetahuan kurang baik terhadap deteksi tumbuh kembang balita. Berdasarkan penelelitian ini diharapkan bagi ibu yang memiliki bayi dan balita baik yang sudah ataupun belum memahami pentingnya pertumbuhan dan perkembangan anak diharapkan dapat meningkatkan lagi pengetahuan dengan cara mengikuti penyuluhan kesehatan, membaca buku,media massa atau media elektronik tentang pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga dapat meningkatkan kualitas status tumbuh kembang anak yang lebih baik.
Pengaruh Senam Lansia Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Puskesmas Sarwoko, Sabtian
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v1i2.142

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor resiko yang paling berpengaruh terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah. Hipertensi dapat meningkatkan resiko terhadap kejadian stroke, serangan jantung, dan kerusakan ginjal.Aktifitas fisik seperti senam yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan senam lansia pada pasien hipertensi. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental (quasi experimental) dengan konsep kontrol one group pre test post test. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling dengan jumlah sampel 65 responden. Analisis data menggunakan paired sample t-test. penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum senam lansia adalah 157,69 mmHg sedangkan rata-rata tekanan darah sistolik sesudah senam lansia adalah 136,46 mmHg. rata-rata tekanan darah diastolik sebelum senam lansia adalah 100,15 mmHg sedangkan rata-rata tekanan darah diastolik sesudah senam lansia adalah 78,62 mmHg. Hasil uji statistik didapatkan ρ value 0,000, yang artinya ada pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah. Dengan mengetahui pengaruh senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi maka tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan dan menyarankan intervensi non farmakologis latihan napas dan senam lansia sebanyak 3 kali seminggu dalam meminimalkan risiko terjadinya komplikasi hipertensi.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Persalinan Sectio Caesarea Septiana, Maria; Sapitri, Ana
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v1i2.143

Abstract

Sectio caesarea merupakan cara pembedahan yang telah tua umurnya di bidang obstetrik dan mempunyai riwayat yang unik. Ini merupakan pilihan persalinan yang terakhir setelah dipertimbangkan cara-cara persalinan pervaginam tidak layak untuk dikerjakan. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan data primer dari wawancara terpimpin dengankuesioner serta data sekunder dari rekam medis.Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Kota Prabumulih September-Oktober 2019. Populasi penelitian ini ialah seluruh ibu yang melahirkan di RSUD Kota Prabumulih 792 responden.Hasil penelitian menujukkan; usia ibu (p 0,022), paritas (0,001) dan kejadian anemia (0,001). Sedangkan faktor-faktor yang tidak berhubungan dengan persalinan Sectio caesarea yaitu diantaranya tinggi badan ibu (p 1,000), jumlah pemeriksaan kehamilan (p 0,526), riwayat obstetri ibu (p 0,186), kejadian ketuban pecah dini (p 1,000), riwayat penyakit hipertensi ibu (p 1,000) dan riwayat penyakit asma ibu (p 0,673).Dengan demikian maka disarankan bagi ibu yang memiliki risiko usia ≤ 20 tahun dan ≥ 35 tahun, paritas 1 dan ≥ 4 anak, serta mengalami anemia saat hamil supaya mempersiapkan diri untuk perencanaan operasi Sectio caesarea