cover
Contact Name
M. Agung Abar
Contact Email
magungakbar24@gmail.com
Phone
+6281377994124
Journal Mail Official
lenteraperawat@stikesalmaarif.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. M. Hatta No.687-B, Sukaraya, Kec. Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan komering ulu,
Sumatera selatan
INDONESIA
Lentera Perawat
ISSN : 27222837     EISSN : 28301846     DOI : -
Core Subject : Health,
Lentera Perawat is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Health Science field especially Nursing and Midwifery, Public Health as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach
Articles 320 Documents
Penerapan Teknik Moist Balance Pada Asuhan Keperawatan Luka Kaki Diabetes Sujati, Ni Ketut; Lisdahayati; Erlika, Yesifa; Akbar, M Agung
Lentera Perawat Vol. 3 No. 1 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i1.164

Abstract

Penderita diabetes mellitus dapat mengalami gangguan pada syaraf (neuropati), memiliki resiko luka pada kaki, hingga mengalami amputasi disebabkan karena luka diabetik. Mengatasi masalah tersebut diperlukan perawatan luka modern dengan moist balance yang lebih efektif dibanding perawatan luka konvensional. Tujuan: melakukan penerapan teknik moist balance pada asuhan keperawatan luka kaki diabetes. Metode : Desain penelitian ini adalah studi kasus pada 2 orang klien dengan luka kaki diabetes. Asuhan keperawatan diberikan berfokus pada penerapan teknik Moist Balance dengan konsep TIME selama 3 kali kunjungan. Data disajikan dalam bentuk transkip dengan urutan proses keperawatan. Hasil : pengkajian menggunakan skor winners memudahkan perawat karena sudah terukur dan aspek yang di ukur telah memenuhi keseluruhan pengkajian luka. Diagnosis yang muncul diagnosis yang sama pada kedua kasus. Intervensi menggunakan prinsip TIME yang sangat efektif dalam merencanakan setiap langkah dalam perawatan luka. Manajemen biofilm ditekankan pada langkah Infection controle. Dalam memilih balutan yang tepat penulis menggunakan prinsip WEI (Wound helling, Epitelisasi, dan infection controle) pada pemilihan balutan walaupun dengan memperhatikan kondisi klien membeli dressing balutan yang dipilih. Penilaian efektivitas perawatan luka didapatkan kondisi luka sebelum dilakukan perawatan luka Moist Balance dan setelah dilakukan perawatan luka Moist Balance, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perawatan luka dengan metode Moist Balance pada klien luka kaki diabetes. Saran : Perawatan luka Moist Balance dijadikan standar perawatan luka khususnya luka kaki diabetes untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan  luka diabetes.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Desminore Dengan Cara Penanganan Desminore Pada Mahasiswi Kebidanan Sartika, Maya; Yustati, Eva
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.165

Abstract

Desminore adalah adanya hubungan dengan penyakit atau kelainan pada alat genetalia, dimana nyeri dapat terasa sebelum, selama, dan sesudah menstruasi. Tujuan : Untuk menganalis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang desminore dengan penanganan pertama desminore pada mahasiswi kebidanan.Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa kebidanan tahun 2021 berjumlah 30 Responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan table distribusi dan uji statistic Chi-Square, dengan derajat kepercayaan 95 %.Hasil Penelitian : Pada analisa univariat, dari 30 responden didapatkan yang berpengetahuan baik sebanyak 11 responden (36,7%) dan bersikap positif sebanyak 19 responden (63,3%). analisa bivariat didapatkan ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap perilaku penangan pada mahasiswi kebidanan. Peneliti menyarankan agar institusi pendidikan dapat menambah bahan  kepustakaan tentang pengetahuan dan penanganan dismenore.
Penerapan Terapi Zikir Pada Pasien Gastritis Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Akbar, M Agung; Utami, Lisa Novianti
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.166

Abstract

Gastritis terjadi dari keadaan peradangan/ pendarahan klosa lambung sehingga menimbulkan gejala nyeri pada penderita.tindakan mandiri yang dapat dilaksanakan perawat untuk membantu klien yaitu dengan menggunakan manajemen nyeri untuk menghilangkan atau mengurangi  nyeri dan meningkatkan rasa nyaman Tujuan penelitian untuk menerapkan terapi zikir pada pasien gastritis untuk menurunkan nyeri. Metode penelitian yang digunakan deskriptif, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, Studi kasus ini dilakasanakan pada 2 penderita gastritis dengan menerapkan metode proses keperawatan. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil:Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari dengan diagnosa: nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis dan deficit nutrisi berhubungan dengan anoreksia dengan penerapan terapi zikir dengan hasil teratasi pada hari ke 3. Kesimpulan: Penerapan terapi zikir pada kedua pasien gastritis dapat menurunkan skala nyeri dengan masalah teratasi dilanjutkan dengan edukasi. Saran: Penelitian menyarankan  menggunakan terapi zikir sebagai terapi komplementer bagi penderita gastritis.
Penerapan Manajemen Hipertermi Dengan Kompres Hangat Pada Pasien Anak Dengan Demam Typoid Rianita Citra Tri Sartika; Amelia, Wiwiet Susan; Alvionita, Delia
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.167

Abstract

Typoid merupakan salah satu penyakit demis yang ada di Indonesia,mayoritas mengenai anak usia sekolah dan kelompok usia produktif, penyakit ini menyebabkan angka absensi yang tinggi, rata-rata perlu waktu 7-14 hari untuk perawatan apabila seseorang terkena Tifoid. Apabila pengobatanyang dilakukan tidak tuntas makadapat menyebabkan terjadinya karier yang kemudian menjadi sumberpenularan bagi orang lain. Tujuan:Untuk untuk menerapkan asuhan keperawatan penderita demam typoid dengan penerapan kompres hangat di wilayah UPTD Puskesmas Tanjung Baru tahun 2022. Metode: desain penelitian menggunakan pendekatan Studi Kasus, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Demam typoid. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Hipertermia berhubungan dengan proses infeksi Salmonella Typhi.Hasil:Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Kesimpulan:Dengan adanya penelitian tentang penerapan kompres hangat pasien dan keluarga lebih mengerti dan memudahkan untuk melakukannya dan sangat di perlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien sehingga masalah keperawatan pasien mengenai hipertermi dapat dilaksanakan dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi. Saran :Diharapkan keluarga dapat menerapkan kompres hangat pada anaknya saat terjadi demam tinggi. Karena kompres hangat termasuk tindakan pertama untuk menangani anak demam dirumah.
Penerapan Manajemen Aktivitas Fisik Dengan Manajemen Fisik Pada Lansia Dengan Rematik Zanzibar; Kustin, Mella
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.168

Abstract

Rheumatoid arthritis merupakan salah satu penyakit kronik sistemik pada system musculoskeletal. Penyakit ini ditandai dengan peradangan pada lapisan sendisynovial. Sebagai penyakit kronik, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dan deformitas. Metode:Penulis menggunakan metode deskripsi, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Artritis Rheumatoid. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik.Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosis: Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan reaksi peradangan. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan Imobilitas dan gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan nyeri persendian. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan.Kesimpulan: Dengan adanya penelitian tentang penerapan aktivitas fisik pasien dan keluarga lebih mengerti dan memudahkan untuk melakukannya dan sangat di perlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien sehingga masalah keperawatan pasien mengenai Intoleransi aktivitas berhubungan dengan imobilitas dapat dilaksanakan dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi.
Penerapan Terapi Bekam Pada Pasien Asam Urat Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Novalia Efrianty; Sari, Putri Mayang; Kurniawan, Riki
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.169

Abstract

Gout merupakan suatu hasil sisa metabolisme tubuh disebut sebagai zat purin, yang berasal dari tubuh yang dikonsumsi manusia secara berlebihan.Terapi Bekam merupakan sebuah metode dengan mengeluarkan darah hasil metabolisme  atau  darah  yang terkontaminasi  racun  dan  oksidan  dari tubuh lewat permukaan tubuh. Tujuan: menerapkan terapi bekam pada pasien asam urat untuk menurunkan kadar asam urat. Metode : Penulis menggunakan metode deskripsi, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Asam urat. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Nyeri Akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Kesimpulan: Penerapan terapi bekam pada kedua pasien hipertensi dapat menurunkan kadar purin di dalam darah. Saran : Dalam penelitian ini adalah lebih mempromosikan tentang terapi bekam sebagai terapi komplementer bagi penderita asam urat, karena salah satu manfaat terapi bekam adalah menurunkan kadar purin didalam darah.
Asuhan Kebidanan Kompherensif Pada Ibu G3P2A0 Di Praktik Mandiri Bidan Septiani, Eichi; Sartika, Maya
Lentera Perawat Vol. 3 No. 1 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i1.170

Abstract

Kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir merupakan suatu keadaaan yang fisiologis namun dalam prosesnya terdapat kemungkinan suatu keadaan yang dapat mengancam jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Setiap kehamilan dapat menimbulkan resiko kematian ibu, pemantauan dan perawatan kesehatan yang memadai selama kehamilan sampai masa nifas sangat penting untuk kelangsungan hidup ibu dan bayinya. Tujuan studi kasus ini untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana pada Ny. D dengan menggunakan pendekatan manajemen asuhan kebidanan. Metode: asuhan kebidanan yang bersifat menggambarkan suatu keadaan secara objektif selama observasi pasien dengan menggunakan SOAP Pengumpulan dan pengkajian data ini dilakukan dengan cara: wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang dan dokumentasi. Subyek: yang digunakan adalah ibu hamil normal Ny. D mulai usia kehamilan 35 minggu pada bulan maret tahun 2022 di praktik mandiri bidan kemudian diikuti sampai dengan ibu bersalin dan nifas pada bulan mei tahun 2022. Hasil: saat kehamilan Ny. D tidak ada masalah dalam kehamilannya. Proses bersalin lancar dan spontan. BBL normal tidak ditemukan komplikasi. Nifas involusi uteri normal. Kesimpulan:  selama memberikan Asuhan kebidanan komprehesif tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan praktik. Kondisi bayi dan ibu dalam keadaaan baik.
Hubungan Alat Bantu Napas Non Invasive Dengan Hemodinamik : Literature Review Hidayat, Yayat; Kosasih, Cecep Eli; Mulyati, Titin
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i2.172

Abstract

Gagal napas merupakan komplikasi dan penyebab utama kematian pada pasien COVID-19 akibat disfungsi paru yang mengakibatkan hipoksemia, yang disebut sindrom gangguan pernapasan akut terkait COVID-19. Awalnya, kondisi ini membutuhkan ventilasi mekanis di mana intubasi dini dan ventilasi invasif dianggap lebih efektif daripada ventilasi non-invasif (NIV). Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengidentifikasi alat bantu napas non invasive yang digunakan dan hubungannya dengan status hemodinamik pada pasien Covid-19. Metode literature review telah digunakan dalam penelitian ini. Pencarian artikel pendukung dilakukan melalui database CINAHL, MEDLINE, dan Google Scholar. Tinjauan pustaka ini menggunakan kata kunci yaitu adalah: ‘noninvasive ventilation’, Covid-19', dan 'hemodynamic' dengan menggunakan boolen operator "OR", "AND", dan "NOT" . Kriteria artikel yang dipilih yaitu 1)open access dan full text, 2) diterbikan tahun 2019-2022, 3)artikel dalam bahasa inggris. Didapatkana 7 artikel yang akan direview. Tinjauan tersebut mencakup dokumen yang berfokus pada pengelolaan NIV untuk pasien dengan COVID-19. Literatue review ini menyimpulkan bahwa penggunaan alat bantu napas non invasive dapat digunakan pada pasien dengan kegagalan pernapasan pasien Covid-19. alat bantu napas non invasive dapat memberikan manfaat bagi pasien seperti meminimalisir komplikasi, masa rawat ICU lebih singkat, peningkatan kualitas hidup, peluang bertahan hidup lebih baik, dan penurunan risiko infeksi.
Edukasi Penerapan Air Rebusan Seledri Terhadap Manajemen Nyeri Pasien Lansia Dengan Hipertensi Ferdi, Roni; Sartika, Rianita Citra Tri; Sari, Finka Ulia
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i2.173

Abstract

Hipertensi atau yang sering disebut dengan tekanan darah tinggi adalah tekanandarah persisten dimana tekanan sistoliknyadi atas 140 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg. Seledri (Apium graveolens L) merupakan salah satu dari jenisterapi herbal untuk menangani penyakit hipertensi. Tujuan : Untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan edukasi pemberian air rebusan seledri di wilayah UPTD Puskesmas Tanjung Baru tahun 2022. Metode : Penulis menggunakan metode deskripsi, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien hipertensi. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan  Iskemia miokard. Ansietas berhubungan dengan Defisit pengetahuan Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Kesimpulan : Adanya penelitian tentang penerapan edukasi pemberian air rebusan seledri pasien dan keluarga lebih mengerti dan memudahkan untuk melakukannya dan sangat di perlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien sehingga masalah keperawatan pasien dapat dilaksanakan dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi. Saran : Diharapkan keluarga dengan menerapkan edukasi pemberian air rebusan seledri dapat lebih optimal dalam menangani penurunan tekanan darah.
Penerapan Manajemen Hipertermi Pada Pasien ISPA Rianita Citra Tri Sartika; Anggriawan, Arnaldo
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi sistem saluran pernafasan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak di seluruh dunia, Manajemen Hipertermi memberikan tekanan yang kuat pada layanan kesehatan. mengelola peningkatan suhu tubuh akibat difungsi termoregulasi. Tujuan : Menerapkan manajemen hipertermi pada pasien ISPA untuk menormalkan suhu tubuh. Metode: Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 penderita ispa dengan menerapkan metode proses keperawatan. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari dengan diagnosis: Hipertermi berhubungan dengan proses penyakit dengan penerapan manajemen hipertermi dengan hasil teratasi pada hari ke 3. Kesimpulan: Penerapan manajemen hipertermi pada kedua pasien ispa dapat menurunkan menormalkan suhu tubuh masalah teratasi.Saran: dalam penelitian ini adalah lebih mempromosikan tentang kompres hangat sebagai tindakan pertama saat di rumah untuk mengatasi penyakit ISPA.