Articles
320 Documents
Keefektifan Metode Penyuluhan Door To Door Dan Penyuluhan Kelompok Dalam Upaya Promosi Kesehatan
Indra Frana Jaya KK;
Nurul Fitriah;
Dewi Putri Ayu;
Inayah Kamilah
Lentera Perawat Vol. 4 No. 2 (2023): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v4i2.243
Perilaku membuang sampah pada tempatnya merupakan salah satu penerapan PHBS yang memerlukan peran serta masyarakat. Oleh karena itu, agar dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dalam mewujudkan PHBS, maka diperlukan pengetahuan yang memadai. Pengetahuan tersebut bisa didapatkan melalui penyuluhan. Tujuan penelitina ini untuk mengetahui keefektifan metode penyuluhan door to door dan penyuluhan kelompok dalam upaya promosi kesehatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap dan keluarga pasien di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan yang berjumlah 20 orang. 20 orang sampel tersebut terdiri atas 10 orang pasien rawat inap di Paviliun Akasia dan 10 orang keluarga pasien. Metode penyuluhan individu (door to door) diketahui memiliki nilai selisih lebih tinggi dibandingkan dengan metode kelompok. Diharapkan dengan hasil penelitian ini, dapat melihat metode penyuluhan mana yang lebih efektif sebagai evaluasi dalam penggunaan metode dalam penyuluhan berikutnya.
Etika Antar Tenaga Medis Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan
Holijah;
Lenny Yulianty;
Aldino Alki;
Sulaida;
Dewi Siska;
Sigit Ratmat
Lentera Perawat Vol. 4 No. 2 (2023): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v4i2.249
Pelayanan kesehatan modern telah memunculkan dilema- dilema etika yang sangat kompleks dan banyak sisi pandang. Dari kesemuanya itu sering kali dokter tidak disiapkan untuk mengelola hal- hal tersebut secara baik (kompeten). Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mempelajari etika antar tenaga medis dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan,untuk mengetahui bagaimana dokter harus berperilaku di antara mereka, menanggapi pelaporan perilaku tidak etis dari kolega, mengidentifikasi prinsip- prinsip etik utama yang berhubungan dengan kerjasama dengan orang lain dalam perawatan pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review. Hasil penelitian ini menunjukkan jika setiap tindakan medis yang dilakukan oleh petugas terhadap pasien yang membahayakan atau melukai tubuh pasien secara serius melanggar undang-undang, peraturan, dan etika kedokteran yang berlaku. Literature review ini menyimpulkan jika etika kedokteran berkaitan dengan penalaran, pembenaran dan konflik moral diri pribadi, dalam membuat keputusan etis, sedangkan hukum berkaitan dengan konflik antara individu dan masyarakat (publik) atau dengan peraturan atau dengan individu lain. Disarankan untuk menerapkan prinsip-prinsip etika dan hukum juga sekaligus merefleksikan pribadi dokter sebagai profesi yang luhur dan mulia sepanjang masa.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Kader Terhadap Pelayanan Posyandu
Ramayani;
Eichi Septiani;
Maya Sartika
Lentera Perawat Vol. 4 No. 2 (2023): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v4i2.253
Kader memiliki peran besar terhadap lancarnya proses pelayanan kesehatan salah satunya kegiatan posyandu. Salah satu keberhasilan kegiatan posyandu tergantung pada peran aktif kader. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kader terhadap pelayanan posyandu. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi penelitian ini adalah seluruh Kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pendidikan, Pengetahuan, pekerjaan dan pelatihan sedangkan variabel dependen yaitu kepatuhan kader terhadap pelayanan posyandu. Metode pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan teknik Total sampling. Jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 190 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data mengunakan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pendidikan (p value=0,015) dan pengetahuan (p value=0,009). Sedangkan tidak ada hubungan variabel pekerjaan (p value=0,843), dan pelatihan (p value=0,425). Disarankan bahwa kepada pihak puskesmas Tanjung agung untuk lebih meningkatkan pengetahuan kader posyandu dalam memberikan pelayanan posyandu dengan mengikuti pelatihan.
Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Depo Medrosik Asetat (DMPA) Dengan Peningkatan Berat Badan
Heriani;
Haryanti, Ita
Lentera Perawat Vol. 4 No. 2 (2023): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v4i2.260
Depo Medrosik Asestat bekerja dengan memberikan dosis hormon progestin yang menghambat ovulasi dan membuat lendir serviks menjadi lebih kental sehingga sulit bagi sperma untuk mencapai sel telur. Meskipun efektif dalam mencegah kehamilan, penggunaan Depo Medrosik Asestat telah dikaitkan dengan perubahan berat badan pada sebagian wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama pemakaian kontrasepsi 3 bulan Depo Medrosik Asestat dengan peningkatan berat badan. Desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang menggunakan kontrasepsi suntik dengan jumlah 30 ibu. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan dari30 responden 24 (80,0) responden yang menjadi akseptor suntik 3 bulan ≥1 tahun. Didapatkan proporsi akseptor yang mengalami kenaikan berat badan sebesar 17 responden (56,7%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara lamanya pemakaian dengan kenaikan berat badan dengan p value 0,003. Maka ada hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan.
Faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Continuity Of Care pada Pelayanan Kebidanan di Puskesmas
Kana Azhara;
Siti Aisyah;
Arie Anggraini;
Ahmad Arif
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.270
Puskesmas memiliki peran penting dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan merata bagi masyarakat. Faktor-faktor seperti paritas (jumlah kehamilan yang pernah dialami oleh seorang wanita), jarak tempuh ke puskesmas, dan kepemilikan jaminan kesehatan dapat memengaruhi ketersediaan dan penerimaan pelayanan Continuity of Care (COC) untuk memberikan perawatan kesehatan yang berkelanjutan dan terkoordinasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendalami hubungan antara paritas, jarak tempuh, kepemilikan jaminan kesehatan, dan pelayanan COC di puskesmas.. Metode pada penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua ibu nifas yang tercatat pada data rekam medik di Puskesmas Nusa Bakti tahun 2022 sebanyak 39 responden dan sampel sebanyak 39 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dengan menggunakan data rekam medik Puskesmas Nusa Bakti tahun 2022 . Analisis data menggunakan uji statistik chi square dengan P value < 0.005 . Hasil penelitian ini dari 26 responden paritas resiko rendah yang dilakukan COC terstandar sebanyak 20 responden (76.9%) dengan P value = 0.001 , sedangkan dari 25 responden dengan jarak tempuh dekat dilakukan COC terstandar sebanyak 20 responden (80.0%) dengan P value =0.001 , dan dari 26 responden yang memiliki BPJS 19 responden 73.1%) dilakukan COC secara terstandar dengan P value = 0.003. Ada hubungan antara paritas, jarak tempuh dan kepemilikan jaminan kesehatan dengan COC. Peneliti menyarankan untuk menyajikan informasi yang spesifik dan mudah dipahami kepada ibu hamil, terutama yang memiliki paritas tinggi atau tinggal di daerah dengan jarak tempuh yang jauh. Program edukasi kesehatan dapat mencakup manfaat COC, cara mengatasi risiko, dan pentingnya pelayanan kebidanan berkualitas
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Keputihan pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Pertama
Dara Anggun Prasasti;
Mastina;
Eka Afrika;
Siti Aisyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.271
Kesehatan reproduksi pada wanita merupakan permasalahan yang penting sepanjang kehidupan manusia. Salah satu masalah umum yang dialami oleh remaja putri adalah keputihan, yang dapat memengaruhi kesejahteraan fisik dan psikologis mereka. Keputihan pada remaja putri seringkali terkait dengan rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, kurangnya akses terhadap informasi yang tepat, dan kurangnya praktik personal hygiene yang benar. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian keputihan pada diantaranya pengetahuan, keterpaparan informasi, dan personal hygiene secara dengan kejadian keputihan pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswi kelas VII dan VIII yang berjumlah 100 siswi dan sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik propotional random sampling yang berjumlah 80 responden. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan (p 0,001), keterpaparan informasi (p 0,001), dan personal hygiene (pvalue 0,001) dengan kejadian keputihan pada remaja purtri di sekolah menengah pertama. Saran bagi remaja putri agar selalu menjaga kebersihan sistem reproduksi, agar mengurangi terjadinya keputihan.
Hubungan Pendidikan, Pekerjaan, dan Kepemilikan Jaminan Kesehatan Dengan Pelaksanaan Continuity of Care di Bidan Praktik Mandiri
Sendy Asri Ramadani;
Dewi Ciselia;
Wahyu Ernawati;
Siti Aisyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.272
Kesehatan reproduksi dan maternal merupakan aspek penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Praktik mandiri bidan sebagai penyedia layanan kesehatan di tingkat komunitas memainkan peran kunci dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Salah satu aspek krusial dalam pelayanan kesehatan reproduksi adalah penerapan Continuity of Care (COC), yang mencakup upaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan terkoordinasi kepada perempuan sepanjang siklus kehidupan reproduksi mereka. Metode penelitianini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 38 responden dan menggunakan total sampling jadi semua populasi dijadikan sampel 38 responden. Hasil penelitian univariat pada pelaksanaan continuity of care diketahui responden yang melaksanakan continuity of care sesuai standar berjumlah 29 responden (76,3%), dan yang tidak melaksanakan continuity of care tidak sesuai standar berjumlah 9 responden (23,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pendidikan (p-value = 0.041 dan OR 6.933), pekerjaan (p-value = 0.001 dan OR 0.009), kepemilikan jaminan kesehatan (p-value = 0.003 dan OR 13.417) dengan pelaksanaan continuity of care. Kesimpulan hasil uji tersebut ada hubungan antara pendidikan,pekerjaan dan kepemilikan jaminan kesehatan dengan pelaksanaan continuity of care. Peneliti menyarankan pentingnya meningkatkan pelayanan pada praktik mandiri bidan seperti membuat grup whatsapp bagi ibu hamil, bersalin, nifas dan kb untuk mempermudah pelayanan dan pemantauan.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil
Desi Susanti;
Siti Aisyah;
Hazirin;
Effendi
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.273
Kekurangan energi kronik pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan global yang berpotensi menyebabkan dampak serius pada kesejahteraan ibu dan perkembangan janin. Kondisi ini ditandai oleh kekurangan asupan energi yang kronis, yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti kelahiran prematur, berat badan bayi rendah, dan masalah kesehatan jangka panjang bagi ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, jarak kehamilan dan pendapatan keluarga dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi 120 ibu hamil dan sampel sebanyak 54 dengan menggunakan metode non random sampling. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square dengan p-value < nilai α = 0,05. Hasil penelitian ini dari 16 responden yang pengetahuannya kurang baik 10 (62,5 %) mengalami kekurangan energi kronik p.value = 0,000, dari 19 responden yang jarak kehamilan beresiko tinggi 11 (57,9 %) mengalami kekurangan energi kronik p.value = 0,000, sedangkan dari 17 responden yang pendapatan keluarga rendah 11 (64,7 %) mengalami kekurangan energi kronik p.value = 0,000. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada ibu mengenai pentingnya menjaga pola makan agar tidak kekurangan gizi sehingga mengalami kejadian kekurangan energi kronik.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Vaksin Covid-19 pada Ibu Hamil
Nency Agustia;
Yudi Budianto;
Tamela Zahra;
Husein, Malik Bin
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.274
Ibu hamil mungkin mempertimbangkan risiko yang terkait dengan Covid-19 terhadap kesehatan ibu dan janin. Pemahaman mengenai manfaat vaksinasi sebagai cara untuk melindungi diri dan bayi dari infeksi Covid-19 dapat menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini untuk mengindentifikasi keikutsertaan ibu hamil melakukan vaksin covid-19. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dilakukan pada ibu hamil di Wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung tahun 2022 dengan pengambilan sampel menggunakan accidental sampling didapatkan sebanyak 48 ibu hamil. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan angket. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan Chi square. Berdasarkan hasil uji Chi square diperoleh ada hubungan antara usia (p value 0,001), paritas (p value = 0,005), pekerjaan (p-value = 0,005), dukungan suami (p-value= 0,001) dan tidak ada hubungan usia kehamilan (p-value=0,30) dengan keikutsertaaan vaksin covid-19 pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian untuk meningkatkan keikutsertaan ibu hamil melakukan vaksin covid-19 dilakukan penyuluhan manfaat vaksin terutama pada ibu usia < 30 tahun, ibu dengan paritas dibawah dua, ibu tidak bekerja, dan pendekatan dengan suami ibu.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Anemia pada Remaja Putri
Anisa Yulianti;
Siti Aisyah;
Sri Handayani
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.276
Anemia masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang. Banyak faktor yang dapat menyebabkan anemia seperti status gizi yang buruk yang dapat menyebabkan kurangnya zat besi, asam folat dan vit B12 untuk memproduksi sel darah merah, siklus menstruasi yang tidak normal ataupun pendarahan yang terjadi pada saat menstruasi, begitupun dengan pengetahuan pengelolaan makanan dan penanganan anemia juga berperan dalam terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, siklus menstruasi dan pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja putri di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian menggunakan cross sectional dan. Sampel penelitian sebanyak 65 dengan menggunakan metode non random sampling. Instruemen yang digunakanan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p.value = 0,011 dengan odd ratio 4,900 untuk status gizi, p.value = 0,004 OR 5,429 untuk siklus menstruasi, dan p.value = 0,000 OR 8,635 untuk pengetahuan. Berarti adanya hubungan antara status gizi, siklus menstruasi dan pengetahuan dengan anemia pada remaja putri. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada remaja putri mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan rajin untuk meminum tablet Fe agar terhindar dari penyakit anemia.