cover
Contact Name
M. Agung Abar
Contact Email
magungakbar24@gmail.com
Phone
+6281377994124
Journal Mail Official
lenteraperawat@stikesalmaarif.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. M. Hatta No.687-B, Sukaraya, Kec. Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan komering ulu,
Sumatera selatan
INDONESIA
Lentera Perawat
ISSN : 27222837     EISSN : 28301846     DOI : -
Core Subject : Health,
Lentera Perawat is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Health Science field especially Nursing and Midwifery, Public Health as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach
Articles 320 Documents
Hubungan Pemberdayaan, Pengetahuan, dan Sikap Terhadap Pemberian ASI Eklusif Endrina Nafsiah, Tri; Suryadinata, Arda; Joni Yansyah, Eka
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.277

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan praktik yang esensial dalam memberikan nutrisi dan perlindungan bagi bayi yang baru lahir. Dalam upaya meningkatkan praktik pemberian ASI eksklusif, peran pemberdayaan, pengetahuan, dan sikap individu menjadi faktor penting yang perlu dipahami dan diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberdayaan individu, pengetahuan, dan sikap terhadap pemberik ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi penelitian ini adalah seluruh Ibu menyusui ASI ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pemberdayaan, Pengetahuan, Sikap sedangkan variabel dependen yaitu perilaku hidup bersih dan sehat. Metode pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan rumus iwan ariawan dengan sumber utama sampling adalah seluruh ibu menyusui ASI eksklusif yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Agung berjumlah 135 orang.  teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 101 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data mengunakan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pemberdayaan (p value=0,000), pengetahuan (p value=0,000). Dan variabel sikap (p value=0,000),. Disarankan bahwa kepada pihak puskesmas Tanjung Agung untuk dapat memberikan informasi atau gambaran tentang manfaat ASI Eksklusif bagi ibu dan bayinya.
Faktor yang Berhubungan dengan Pencegahan Stunting Desi, Desi Kusindarti; Joni Yansyah, Eka; Meliyanti, Fera
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.280

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia. Meskipun stunting memiliki dampak yang serius pada perkembangan fisik dan kognitif anak, penyebab dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tingginya prevalensi stunting masih belum sepenuhnya dipahami. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan stunting pada anak-anak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pendidikan, Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Keluarga  sedangkan variabel dependen yaitu Pencegahan Stunting. Metode pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan rumus slovin, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 83 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner). Proses wawancara dilakukan oleh peneliti pada variabel pendidikan, pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, serta variabel pencegahan stunting. Wawancara dilakukan dengan cara kunjungan langsung kerumah responden dan pada saat selesai posyandu. Analisa data mengunakan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pendidikan (p value=0,003), pengetahuan (p value=0,002), variabel sikap (p value=0,003) dan variabel dukungan keluarga (p value= 0,004). Kesimpulan pada penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara pendidikan, pengetahuan, variabel sikap  dan variabel dukungan keluarga,dengan pencegahan stunting. Disarankan kepada pihak puskesmas berperan aktif dalam memberikan edukasi tentang pencegahan stunting, dan berkerja sama dengan lintas program dan lintas sektoral dalam upaya pencegahan stunting.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis di POLI DOTS Felisa Ramayanti; Marita, Yulis; Joni Yansyah, Eka; Varge, Vasanthakumari
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.281

Abstract

Tuberkulosis Paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis dan merupakan salah satu dari 10 penyebab utama kematian di seluruh dunia. Indonesia berada pada peringkat ke-2 dengan penderita TBC paru tertinggi di dunia setelah India. Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penderita Tuberkulosis paru yang berobat di POLI DOTS dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2023. Desain Penelitian ini adalah Cros Sectional, Populasi Pada penelitian ini adalah kunjungan penderita positif Tuberkulosis paru yang berobat di POLI DOTS dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2023 berjumlah 103 responden Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah penderita positif Tuberculosis Paru yang berobat di Poli TB DOTS RSUD dr. H. Mohamad Rabain sebanyak 103 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan (0,002), Pengetahuan (0,002), penyakit penyerta (0,002) dan motivasi pengawas minum obat (0,003) dengan kepatuhan penderita Tuberkulosis paru yang berobat di POLI DOTS dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2023. Bagi Petugas POLI DOTS diharapkan perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan motivasi tentang kepatuhan penderita Tuberkulosis untuk berobat tepat waktu dan minum obat sesuai jadwal.
Faktor Kepatuhan Minum Obat Pasien Dengan Tuberkulosis Hermiati; Eka Joni Yansyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.282

Abstract

Tuberkulosis Paru merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia, Masalah yang dihadapi berhubungan dengan penyakit, penemuan, pengobatan, dan juga kegagalan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis paru (OAT). Desain Penelitian menggunakan cross sectional. Metode pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan rumus slovin, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Radominisasi dengan cara pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 98 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Jenis Kelamin, Pendidikan, Pengetahuan,Dukungan Keluarga dan Peran Petugas sedangkan variabel dependen yaitu kepatuhan minum obat anti Tuberkulosis Paru. Analisa data mengunakan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan variabel jenis kelamin (p value= 0,002), pendidikan (p value=0,004), pengetahuan (p value=0,002), dukungan keluarga (p value= 0,003) peran petugas (p value= 0,003) dengan kepatuhan minum obat anti Tuberkulosis Paru. Diharapkan lebih meningkatkan mutu pelayanan kepada penderita Tuberkulosis Paru dengan peningkatan sosialisasi penyakit Tuberkulosis Paru, pengetahuan dan bimbingan konseling.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis di Rumah Sakit Umum Daerah Maya Arisandi; Fera Novitry
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.284

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit yang sampai saat ini menjadi permasalahan global dan penyebab kematian utama. Penyakit tuberkulosis pada seseorang di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti pengetahuan responden yang kurang baik dalam penuluran dan pencegahan, sikap, pekerjaan responden didalam rumah ataupun diluar rumah, riwayat penyakit penyerta dan kebiasaan merokok didalam rumah dan diluar rumah. Desain penelitian ini menggunakan Cross Sectional. Pengambilan sampling secara quota sampling sebanyak 168 sampel. Data dikumpulkan dengan wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner untuk pertanyaan tertentu didukung dengan observasi. Analisis bivariat menggunakan chi square. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan pengetahuan (ρ value 0,001), pekerjaan (ρ value 0,001), riwayat penyakit (ρ value 0,001), kebiasaan merokok (ρ value 0,001) terhadap kejadian tuberkulosis. Penelitian menyimpulkan jika pengetahuan, pekerjaan, riwayat penyakit, dan kebiasaan merokok memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian tuberkulosis. Penelitian ini menyarankan sosialisasi berupa promosi kesehatan kepada pasien yang memiliki riwayat dan gejala dan memberikan edukasi tentang cara menghindari dan pengobatan tuberkulosis.
Faktor Yang Berhubungan dengan Pemakaian Kontrasepsi Implan Anita AB; Siti Aisyah; Arie Anggraini
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.285

Abstract

Penggunaan alat kontrasepsi menjadi salah satu aspek penting dalam perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi. Pemilihan alat kontrasepsi yang tepat dapat membantu pasangan untuk mengendalikan jumlah dan jarak kelahiran, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, umur dan dukungan suami dengan pemakaian alat kontrasepsi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 2.678 akseptor KB dan sampel sebanyak 110. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square alat ukur kuesioner dengan p-value < nilai α = 0,05. Hasil penelitian ini dari 66 responden yang pengetahuan baik 54 (81,3 %) menggunakan implan  p.value = 0,001, dari 61 responden yang umur beresiko rendah 48 (78,7 %) menggunakan implan p.value = 0,001, sedangkan dari 66 responden yang mendapat dukungan suami 52 (78,8 %) menggunakan implan p.value = 0,001. Peneliti menyimpulkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan, umur dan dukungan suami dengan pemakaian alat kontrasepsi implan. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada akseptor KB agar dapat memilih secara bijak alat kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhannya.
Faktor yang Berhubungan dengan Hygiene Sanitasi Makanan Jajanan di Kantin Sekolah Yuniati; Novitry, Fera; Heryanto, Eko
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.286

Abstract

Anak-anak menjadi kelompok yang rentan terhadap penyakit akibat kontaminasi makanan. Makanan yang tidak higienis dapat menyebabkan penyakit seperti keracunan makanan, infeksi saluran pencernaan, dan masalah kesehatan lainnya. Oleh karena itu, kebersihan dan sanitasi makanan di kantin sekolah harus diperhatikan secara serius untuk melindungi kesehatan anak-anak. Penelitian ini akan menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap, peran petugas kesehatan, dan keikutsertaan pelatihan dengan praktik higiene sanitasi  dalam penyediaan makanan jajanan di kantin sekolah.  Metode: Desain penelitian adalah Cross Sectional. Populasi adalah kantin di lingkungan Sekolah dalam Wilayah Kerja Puskesmas Muara Enim yang berjumlah 61 kantin. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling aksidental  dan menggunakan checklist . Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square.  Berdasarkan hasil analisis bivariat diperoleh hasil variabel pengetahuan dengan p value 0,005, sikap dengan p value 0,001, peran petugas Kesehatan dengan p value 0,001 dan keikutsertaan pelatihan dengan p value 0,013. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap, peran petugas kesehatan dan keikutsertaan pelatihan dengan higiene sanitasi makanan jajanan di kantin Sekolah. Temuan masalah tersebut hal yang dapat dilakukan  yaitu adakan pelatihan rutin, sosialisasi kesadaran kepada seluruh pihak di kantin sekolah, dan libatkan petugas kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan terhadap praktik higiene sanitasi makanan.
Terapi Relaksasi Nafas Dalam pada Pasien Hipertensi untuk Mengurangi Gejala Nyeri Kepala Rizka Violita; Ria Wulandari; Indra Frana Jaya KK; Alkhusari
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.288

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Sebanyak 1 milyar orang di dunia atau 1 dari 4 orang dewasa menderita penyakit ini. Bahkan Hipertensi tidak dapat secara langsung membunuh penderitanya, melainkan hipertensi memicu terjadinya penyakit lain yang tergolong kelas berat dan mematikan serta memberi gejala yang berlanjut untuk suatu target organ, seperti stroke untuk otak, penyakit jantung koroner untuk pembuluh darah jantung dan untuk otot jantung. Seseorang dinyatakan menderita hipertensi bila tekanan darahnya tinggi atau melampaui nilai tekanan darah yang normal yaitu 140/80 mmHg. Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dalam perbandingan asuhan keperawatan, subyek pada studi kasus terdapat 2 pasien. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, pemeriksan fisik dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang Pada Tanggal 05-07 Juli 2023. Hasil : pada tahap pengkajian dilakukan ke pasien 1 dan pasien 2 yang memiliki keluhan pasien mengatakan nyeri kepala, badan terasa lemas dan tidak bisa beraktivitas karena nyeri kepala. Diagnosis Keperawatan pasien 1 dan pasien 2 Nyeri Akut berhubungan dengan agen cedera fisiologis. Setelah tiga hari dilakukan intervensi latihan nafas dalam dan implementasi SLKI dan SIKI masalah  teratasi. Kesimpulan studi kasus ini mendapat gambaran tentang asuhan keperawatan perbandingan untuk dua pasien.
Asuhan Keperawatan Penerapan Batuk Efektif pada Pasien Asma dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Yuna Septia; Fitri Afdhal; Indra Frana Jaya KK; Andre Utama Saputra
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.290

Abstract

Asma merupakan suatu penyakit obstruksi saluran nafas yang dapat ditemui pada orang dewasa  Asma menyerang saluran pernapasan yang menyebabkan hiperaktivitas bronkus dan obstruksi jalan nafas terhadap berbagai rangsangan yang ditandai dengan gejala episodik berulang berupa mengi, batuk, sesak napas dan rasa berat di dada. Gejala ini menyebabkan penyumbatan dengan penumpukan sekret di paru-paru sehingga terjadi masalah bersihan jalan nafas tidak efektif  cara yang dapat menanggulangi masalah ini dengan melakukan asuhan keperawatan intervensi non farmakologi yaitu penerapan batuk efektif. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien asma dengan penerapan   batuk efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dan intervensi latihan batuk efektif, subyek pada studi kasus terdapat 2 klien. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, pemeriksan fisik dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang Pada Tanggal 05-09 Juli 2023. Hasil menunjukkanpada tahap pengkajian dilakukan ke klien 1 dan 2 yang memiliki keluhan pasien mengatakan sesak nafas, badan terasa lemas dan lesu, batuk, pilek. Diagnosa Keperawatan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif dan Pola Nafas Tidak Efektif. Setelah tiga hari dilakukan intervensi latihan batuk efektif dan implementasi SLKI dan SIKI masalah teratasi. Kesimpulan studi kasus yaitu intervensi latihan batu efektif ini sangat efektif pada masalah bersihan jalan nafas tidak efektif pada pasien asma Brochial.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dalam Mendeteksi Dini Kanker Payudara Lina Oktavia; Wachyu Amelia; Somchai, Arthit Atid
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.291

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan perempuan di seluruh dunia. Kanker ini dapat berdampak fatal jika tidak dideteksi dan diatasi secara dini. Salah satu upaya deteksi dini yang efektif adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), suatu metode sederhana yang dapat dilakukan oleh perempuan secara mandiri. Meskipun penting, implementasi SADARI masih belum merata, dan faktor pengetahuan dan sikap perempuan terhadap metode ini dapat mempengaruhi tingkat keberhasilannya. Jenis penelitian menggunakan desain cross sectional. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi tingkat 1 Program Studi DIII Kebidanan STIKes Al-Ma’arif Baturaja berjumlah 27 siswi. Penggumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner. Analisa Univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan chi squere. Diketahui bahwa dari 27 responden yang melakukan sadari 1 (3.7%) responden dan 26 responden (96.3%) . berpengetahuan baik berjumlah 1 (3.7%) cukup 24 (88,9%) dan kurang 2 (7.4%). Sedangkan dari 27 responden terdapat 1 yang besikap positif (3,7%) 26 besikap negatif (96.3%) . Dari hasil uji Chi-Square diperoleh  p value = 0,037 hal ini menunjukkan ada Hubungan yang bermakna antara Pengetahuan dan sikap tentang sadari dalam mendeteksi dini kanker payudara. Ada hubungan yang bermakna antara Pengetahuan dan sikap tentang sadari dalam mendeteksi dini kanker payudara di Mahasiswi