cover
Contact Name
M. Agung Abar
Contact Email
magungakbar24@gmail.com
Phone
+6281377994124
Journal Mail Official
lenteraperawat@stikesalmaarif.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. M. Hatta No.687-B, Sukaraya, Kec. Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan komering ulu,
Sumatera selatan
INDONESIA
Lentera Perawat
ISSN : 27222837     EISSN : 28301846     DOI : -
Core Subject : Health,
Lentera Perawat is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Health Science field especially Nursing and Midwifery, Public Health as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach
Articles 320 Documents
Intervensi Digital Untuk Meningkatkan Perilaku Makan Buah Dan Sayur Pada Remaja : Systematic Review Amita, Dzikra Fitria; Siti Yuyun Rahayu Fitri; Wiwi Mardiah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.294

Abstract

Memastikan konsumsi buah dan sayuran yang memadai menjadi perhatian khusus bagi remaja yang harus sering mengelola lingkungan sosial dan hidup baru dengan struktur yang lebih sedikit dan lebih banyak pilihan tentang makanan. Mengembangkan intervensi nutrisi yang efektif untuk remaja menantang karena mereka adalah kelompok populasi yang unik dan sulit untuk terlibat. Menggunakan teknologi Internet untuk mempromosikan perubahan perilaku kesehatan memiliki beberapa keunggulan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi website (webbased) terhadap konsumsi sayur dan buah-buahan pada remaja. Metode penelitian ini adalah literature review, dimana pencarian studi dilakukan pada search engine yaitu PubMed/NCBI, Sage Journal, EBSCO menggunakan keyword adolescent, web-based, internet-based intervention, Nutrition, healthy eating, behavior, fruit and vegetables, Nutritional Status, healthy diet selama tahun 2015-2021 berdasarkan kata kunci tersebut didapatkan sebanyak 623 artikel, kemudian dilakukan seleksi menggunakan PRISMA berdasarkan kriteria dan didapatkan 11 artikel yang relevan dengan topik. Penelitian ini menyimpulkan intervensi berbasis internet yaitu berupa web-based atau website berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan konsumsi buah dan sayur pada anak remaja dan menunjukkan bahwa pentingnya pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan gizi anak sekolah, membentuk sikap positif terhadap makanan dalam rangka membentuk kebiasaan makan yang baik.
Pengetahuan Kader Posbindu Terhadap Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Zanzibar; Lisdahayati; M Agung Akbar
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.296

Abstract

Pengetahuan kader Posbindu mengenai Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) memegang peranan penting dalam pencegahan dan pengendalian penyakit ini di komunitas. Investasi dalam edukasi dan pelatihan kader terkait diabetes menjadi langkah strategis dalam upaya mengurangi prevalensi dan dampak dari diabetes di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan kader Posbindu terhadap DMT2. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 46 orang kader  yang diperoleh menggunakan teknik simple random sampling pada wilayah kerja 10 Pukesmas di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Pengumpulan data menggunakan instrument DKQ24 (Diabetes Knowledge Questionnaire). Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar 60,86% responden memiliki tingkat pengetahuan sedang tentang DMT2. Peneliti menyimpulkan bahwa sebagian besar kader masih memerlukan edukasi terkait DMT2. Peneliti menyarankan Pemerintah dan lembaga kesehatan terkait sebaiknya mengadakan pelatihan berkala untuk kader Posbindu terkait Diabetes Melitus Tipe 2. Selain itu, peneliti menyarankan bagi kader untuk membuat forum atau kelompok diskusi bagi kader Posbindu dapat menjadi wadah berbagi pengalaman, pertukaran informasi, dan diskusi terkait tantangan yang dihadapi di lapangan.
Pengaruh Pemberian Tumisan Daun Pepaya Muda (Carica Pepala L.) Terhadap Kecukupan Produksi ASI pada Ibu Nifas yang Menyusui Fatrin, Tiara; Sari, Yona; Aryanti; Wulan Permata Sari; Devi Oktarina
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.298

Abstract

Produksi ASI adalah pengeluaran ASI yang melibatkan hormon prolactin dan oksitosin.dimanan hormone prolaktin dan oksitosin berperan penting dalam produksi ASI. Jika produksi ASI ibu tidak cukup maka akan ASI yang diberikan pada bayi tidak tecukupi dan dapat mempengaruhi tumbuh kembang bayi, adapun makanan seperti sayur-sayuran dapat meningkatkan kecukupan produksi ASI salah satunya daun papaya muda (carica pepaya L.), dimana daun papaya muda (carica pepaya L.) mengandung laktogogum.  Laktogogum ini yang dapat menstimulasikan hormone oksitosin dan prolactin. Dan disini peneliti menggunakan daun papaya muda (carica pepaya L.)  yang diteliiti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecukupan produksi ASI pada ibu nifas yang menyusui. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang akan dilakukan dengan menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan two group pretest-postest. Analisa data yang di gunakan adalah bivariat dengan uji-t (Chi Square). Hasil uji Chi Square test menunjukkan nilai signifikan 0,007. Kesimpulannya Ha diterima dan Ho ditolak karena nilai p-value <0,05 yang artinya ada pengaruh pemberian tumisa daun papaya muda (carica pepaya L.) untuk meningkatkan kecukupan produksi ASI pada ibu nifas yang menyusui.
Gambaran Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Pengaruh Asap Rokok Apriyanti Aini; Popy Apriyanti; Geri Febriyanto
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.299

Abstract

Paparan asap rokok dapat mengakibatkan resiko pada kehamilan. Ibu hamil yang merokok atau yang terpapar asap rokok dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti kelahiran sebelum waktunya (premature), berat badan lahir kurang (BBLR), keguguran, ketuban pecah sebelum waktunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pendidikan dan pengetahuan ibu hamil terhadap pengaruh asap rokok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriftif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Responden yang digunakan adalah 50 orang ibu hamil dengan menggunakan purposive sampling. Dari 50 responden terdapat 6 orang (12%) berpendidikan tinggi, 39 orang (78%) yang berpendidikan sedang dan 5 orang (10%) yang berpendidikan rendah. Sedangkan pada 50 ibu yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 46 responden (92%), pengetahuan cukup 1 responden (2%), dan pengetahuan kurang 3 responden(6%). Pendidikan sedang pada ibu hamil sebanyak 39 responden (78%), dan ibu dengan pengetahuan baik 46 responden (92%). Sehingga dapat meningkatkan program dan penyuluhan pada ibu hamil tentang pengaruh asap rokok terhadap kehamilan melalui tenaga Kesehatan sehingga ibu hamil dapat memperoleh informasi dan wawasan yang cukup, seputar tentang bahaya asap rokok terhadap kehamilan.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Balita Di Posyandu Yuli Andriani; Mastina; Eka Rahmawati
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.301

Abstract

Posyandu adalah wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibimbing petugas terkait. Namun, masalah yang ditemui yaitu banyak masyarakat yang tidak aktif melakukan kegiatan posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, jarak dan pekerjaan dengan kunjungan balita ke posyandu Setangkai Desa Mendala di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 135 ibu yang mempunyai balita dan sampel sebanyak 57 dengan menggunakan metode simpe random sampling. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square dengan p-value < nilai α = 0,05. Hasil penelitian ini dari 31 responden yang pengetahuannya baik 19 (61,3 %) membawa balitanya ke posyandu p.value = 0,000, dari 29 responden jarak dekat 16(55,2 %) membawa balitanya ke posyandu p.value = 0,004, sedangkan dari 30 responden tidak bekerja 17 (56,7%) membawa balita ke posyandu p.value = 0,001. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada ibu mengenai pentingnya membawa balita ke posyandu guna mengetahui perkembangan balita setiap bulannya.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 7 Sampai 12 Bulan Yeni Hartati; Siti Aisyah; Eka Rahmawati
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.302

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan praktik menyusui yang melibatkan pemberian ASI tanpa tambahan makanan atau minuman lainnya selama enam bulan pertama kehidupan bayi. ASI eksklusif memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan imunitas bayi, mencegah infeksi, dan mendukung perkembangan otak yang optimal. Namun, masih banyak kasus di mana ibu tidak mempraktikkan pemberian ASI eksklusif sesuai pedoman yang disarankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pendidikan dan pekerjaan dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 7 sampai 12 bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan cross sectional dengan populasi 266 ibu yang mempunyai bayi dan sampel sebanyak 72 dengan menggunakan metode non random sampling. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square dengan p-value < nilai α = 0,05. Hasil penelitian ini dari 37 responden yang pengetahuannya baik 26 (70,3 %) memberikan ASI eksklusif p.value = 0,001, dari 20 responden pendidikan tinggi 22 (55 %) memberikan ASI eksklusif  p.value = 0,004, sedangkan dari 39 responden tidak bekerja 21 (53,8 %) memberikan ASI eksklusif p.value = 0,011. Peneliti menyimpukan ada hubungan pengetahuan, pendidikan, dan pekerjaan terhadap pemberian ASI Ekslusif pada bayi usia 7 sampai 12 bulan. Peneliti menyarankan bidan untuk memberikan edukasi kepada ibu mengenai pentingnya memberikan ASI Eksklusif pada bayinya agar petumbuhan bayi tidak terhambat.
Implementasi Keperawatan Latihan Penguatan Sendi Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik Kamesyworo; Sri Hartati
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.303

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit Neurologi yang dapat menyebabkan kelemahan pada sebagian atau seluruh anggota Ekstremitas, sehingga perlu dilakukan tindakan keperawatan guna meningkatkan kekuatan otot pasien.  Intervensi yang dapat dilakukan pada pasien stroke dengan masalah gangguan mobilitas fisik adalah dengan latihan penguatan sendi dengan latuhan Range Of Motion (ROM) untuk mempertahankan dan memperbaiki tingkat kesempurnaan kemampuan menggerakan persendian secara normal dan lengkap untuk meningkatkan massa otot dan tonus otot. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan intervensi keperawatan berbasis bukti yaitu implementasi Latihan Penguatan Sendi untuk mengatasi gangguan mobilitas fisik pada pasien Sroke Non Hemoragik di ruang Penyakit Dalam RSUD Lahat Tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus pada 2 orang pasien non hemoragik stroke dan diberi latihan ROM aktif maupun pasif. Prioritas intervensi adalah penerapan latihan penguatan sendi  latihan ROM aktif maupun pasif dua kali sehari bertujuan dapat meningkatkan kekuatan otot dengan mengobservasi keadaan umum pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan pergerakkan pada kedua subjek, pada ektremitas kanan atas/bawah dari semula skala 2 menjadi skala 3 dan ektremitas kiri atas/bawah dari semula skala 0 menjadi skala 1 setelah dilakukan intervensi latihan Penguatan Sendi. Diharapkan latihan penguatan sendi dapat dijadikan sebagai bagian asuhan keperawatan pada pasien stroke.
Pengaruh Konsumsi Jantung Pisang Kepok Terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Zelharsandy, Vika Tri; Soleha, Marchatus
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.305

Abstract

Pemberian ASI (Air Susu Ibu) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Namun, tidak sedikit ibu menyusui yang mengalami kendala dalam produksi ASI yang cukup. Salah satu bahan alami yang mungkin memiliki potensi untuk meningkatkan produksi ASI adalah jantung pisang kepok. Penelitian ini bertujuan diketahuinya Pengaruh Konsumsi Jantung Pisang Kepok Terhadap Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Menyusui. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan desain  penelitian control group design yang dilakukan pada dua kelompok yaitu kelompok konsumsi jantung pisang dan kelompok tidak konsumsi jantung pisang. Uji statistik menggunakan uji t dengan tingkat kemaknaan (α=0.05). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata produksi ASI setelah pemberian jantung pisang pada ibu menyusui adalah 6,87 dan rata-rata produksi ASI yang tidak diberi jantung pisang pada ibu menyusui adalah 3,73, hasil uji statistik ada pengaruh  konsumsi jantung pisang kepok terhadap peningkatan  produksi ASI pada ibu menyusui (p value = 0,001). Simpulan penelitian ini ada pengaruh  konsumsi jantung pisang kepok terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui di RB Asri Palembang. Disarankan untuk meningkatkan upaya peningkatan cakupan ASI eksklusif dan dapat memberikan penyuluhan mengenai manfaat konsumsi jantung pisang untuk peningkatan produksi ASI.
Factors Associated with the Giving of Basic Inactivated Poliovirus Vaccine (IPV) Immunisation Zulianti, Resillia; Novitry, Fera; Oktavia, Lina
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v6i1.309

Abstract

Inactivated Poliovirus Vaccine (IPV) immunisation is given starting from 2-3 months of age with three consecutive doses with an interval of 6-8 weeks. IPV immunisation is one of the key steps in polio control efforts. However, there are still challenges in achieving optimal immunisation coverage in some areas. The aim was to determine the factors associated with the provision of IPV basic immunisation. This type of research uses descriptive analytics with a Cross Sectional approach where data on both variables are collected at the same time or at one time. Sampling using simple random sampling using the formula as many as 164 samples. The instruments used in the study were questionnaires and KMS Statistical tests used were chi-square. Results: The results of this study report that there is a significant relationship between knowledge (p value 0.000), work (p value 0.000), posyandu cadres (p value 0.000), posyandu officers (p value 0.000), and family support (p value 0.000) with the provision of IPV Basic Immunisation in the Working Area of Puskesmas Pulau Panggung. There is an influence of knowledge, occupation, posyandu cadres, posyandu officers, and family support on the provision of IPV basic immunisation. This study suggests that health workers should be more active in providing information to local mothers by providing information through counselling and putting up posters, banners and distributing leaflets about the importance of IPV to children or by providing information from house to house.
Effectiveness of Music Therapy as an Intervention in Patients with Hypertension: A Literature Review Odis Runesi; Sukihananto
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.311

Abstract

Hypertension is a medical condition often associated with high blood pressure, and if not properly managed can increase the risk of heart disease and stroke. Although pharmacological treatment has become the standard in managing hypertension, non-pharmacological therapies such as music therapy can be used as a non-pharmacological approach that has the potential to strengthen the management of this disease. This study aims to determine the effectiveness of music therapy as an intervention in hypertensive patients. The conceptual framework used is by collecting some literature that discusses the same topic by looking at research abstracts. There are 3 database sources used to search for literature, namely Proquest, Science Direct, clinicallkey and Wiley journals. Music therapy is one of the alternative therapies or non-pharmacological therapies that can be used as hypertension therapy. This music therapy can be a guideline and recommendation for nurses to apply to patients with hypertension, besides that, people with hypertension can use music therapy independently.