cover
Contact Name
Lisnawaty
Contact Email
lisnawaty@uho.ac.id
Phone
+6285298996853
Journal Mail Official
gizidankesehatan@uho.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo, Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu JL. H.E.A. Mokodompit
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27975894     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/jgki
Core Subject : Health,
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia merupakan jurnal yang dikelola oleh Progrm Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Kendari sejak Januari2020. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara online e-ISSN : 2797-5894 berdasarkan SK Kepala Pusat nasional ISSN Nomor 0005.27975894/K.4/SK.ISSN/2021.06 Tanggal 11 Juni 2021 dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang ilmu gizi dan gizi kesehatan masyarakat. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia terbit secara berkala 4 edisi dalam satu volume setiap tahunnya Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Gizi dan Kesehatan Indnesia berasal dari penelitian dalam bidang Ilmu Gizi dan Kesehatan Masyarakat.
Articles 82 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU-BENUA DAN PUSKESMAS MATA KOTA KENDARI TAHUN 2020 Rizky Armalia Anwar; Sartiah Yusran; Fithria Fithria
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 1, No 3 (2020): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.97 KB) | DOI: 10.37887/jgki.v1i3.23399

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) merupakan keadaan dimana ibu menderita keadaan kekurangan kalori dan protein (malnutrisi) yang berlangsung menahun (kronis) yang mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan pada ibu hamil. Prevalensi KEK pada wanita hamil di Sulawesi Tenggara tahun 2018 sebesar 11,11%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi asupan energi, pendapatan keluarga, pengetahuan ibu, dan usia kehamilan terhadap kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua dan Puskesmas Mata Kota Kendari tahun 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Populasi adalah semua ibu hamil yang menderita Kekurangan Energi Kronik (KEK) yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua dan Puskesmas Mata yaitu sebanyak 55 ibu hamil sekaligus sebagai sampel penelitian ini. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil analisa menunjukkan bahwa hasil uji t parsial pada asupan energi dengan nilai signifikansi = 0.033> 0.05, pendapatan keluarga dengan nilai signifikansi = 0.036> 0.05, pengetahuan ibu dengan nilai signifikansi = 0.058< 0.05, dan usia kehamilan dengan nilai signifikansi = 0.868> 0.05. Kesimpulan: Asupan energi dan pendapatan keluarga merupakan faktor yang mempengaruhi kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil. Sedangkan pengetahuan ibu dan usia kehamilan bukan merupakan faktor yang mempengaruhi kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua dan Puskesmas Mata Kota Kendari Tahun 2020. Sebaiknya bagi puskesmas perlu lebih sering melakukan penyuluhan terkait KEK pada ibu hamil. Kata kunci: Kekurangan Energi Kronik (KEK), asupan energi, pendapatan keluarga, pengetahuan ibu, usia kehamilan.      Chronic Energy Defiency (CED) is a condition that the mother suffers from a chronic shortage of calories and protein (malnutrition) which lasts for years (chronic) and causes health problem in pregnant women. The prevalence of CED in pregnant women in Southest Sulawesi, 2018 was 11,11%. This research aims to determine the factors that influence energy intake, family income, maternal knowledge and gestational age on the incidence of chronic energy deficiency toward pregnant women in Puskesmas Benu-Benua and Puskesmas Mata Kota Kendari area in 2020. This research using cross sectional method. The population was all pregnant women suffering from Chronic Energy Deficiency (CED) in Puskesmas Benu-Benua and Puskesmas Mata areas and there 55 pregnant women were become sample of this research. This research using total sampling technique. The analysis showed that the results of the the partial test on energy intake with a significance value= 0.033>0.05, family income  with a significance value= 0.036>0.05, maternal knowledge with a significance value= 0.058<0.05, and gestational age with a significance value= 0.868>0.05. Conclusion : energy intake and family incone is a factor affecting the incidence of CED in pregnant women. Meanwhile, maternal knowledge and gestational age are not factors that affect of chronic energy deficiency toward pregnant women in Puskesmas Benu-Benua and Puskesmas Mata Kota Kendari in 2020. Should the Puskesmas need to do counseling on Chronic Energy Deficiency or CED more often toward pregnant women. Keywords:  health Chronic Energy Deficiency (CED), energy intake, family income, maternal knowledge, gestational age.
ANALISIS POTENSI BAHAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANLYSIS(JSA) PADA PEKERJA PENGECORAN DI PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR WALIKOTA KENDARI TAHUN 2022 Wiwi Putri Nengsi; Fifi Nirmala G; Rizki Eka Sakti Octaviani
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i3.29182

Abstract

Pembangunan proyek kontruksi pada umumnya merupakan kegiatan yang banyak mengandung unsur bahaya.Situasi dalam lokasi proyek mencerminkan karakter yang keras serta kegiatannya terlihat sangat kompleks dan dinamis dilaksanakan sehingga dibutuhkan kondisi yang prima dari tenaga kerja yang melaksanakannya.Menurut International Labor Organization (ILO) tahun 2018, tingkat kecelakaan kerja dan berbagai ancaman keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Indonesia masih cukup tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bahaya pada pekerja pengecoran dengan metode JSA di proyek pembangunan Kanor Walikota Kendari.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jumlah sampel adalah 5 orang yang dipilih dengan terknik purposive sampling dan snowball sampling , dalam penelitian kualitatif, analisis data lebih difokuskan selama proses di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data. Aktivitas dalam analisis data dengan metode kualitatif deskriptif dibagi menjadi tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau menyimpulkan. Hasil penelitian menyatakan bahwa sebelumnya tidak pernah terjadi kecelakaan fatal di Proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari karena pekerja selalu mengikuti arahan dari pihak perusahaan tertutama dari pihak K3.Untuk pengendalian risiko bahwa pengendalian telah dilakukan oleh perusahaan berupa pengendalian subtitusi, control teknis, administrasi serta penyediaan APD. Sebaiknya setiap pekerjaan yang ada di area pengecoran Proyek Pembangunan Kantor Walikota selalu dilakukan pengawasan oleh perusahaan, sehingga dapat meminimalkan potensi bahaya yang ada di area pengecoran.Kata kunci : Identifikasi bahaya, JSA, Penilaian Risiko, Pengecoran, Pengendalian Risiko
GAMBARAN PENGETAHUAN, PANTANGAN MAKAN DAN POLA KONSUMSI TERHADAP KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PSUKEMAS MATA KOTA KENDARI TAHUN 2021 Juan Helkia Nicolas; Wa Ode Salma; Syefira Salsabila
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i3.29261

Abstract

Kekurangan energi merupakan salah satu keadaan malnutrisi. Kejadian kekurangan energi kronik merupakan salah satu penyebab tidak langsung kematian pada ibu. Angka Kematian Ibu menggambarkan jumlah wanita yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan selama masa kehamilan. Data World Health Organization (WHO) menggambarkan 830/hari orang meninggal yang disebabkan kondisi komplikasi atau infeksi pada kehamilan bahkan pada proses kelahiran, dan sebagian besar penyumbang angka kematian ibu terjadi di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan pengetahuan, pantangan makan, dan pola konsumsi dengan kejadian kekurangan energi kronik di wilayah kerja Puskesmas Mata Tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik obsevasional dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 143 ibu hamil dengan sampel 72, pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini berdasarkan tingkat pengetahuan dari 72 responden 65 berpengathuan cukup dan 7 berpengetahuan kurang, berdasarkan pantangan makan saat kehamilan yakni 46 responden ‎dari ‎‎72 responden tidak memiliki pantangan makan dan 26 responden lainnya ‎memiliki pantangan ‎makan, berdasarkan pola konumsi terdapat 17 orang pola konsumsinya kurang dan dengan pola konsumsi cukup ‎yakni 55 orang, berdasarkan kejadian KEK dari 72 responden tidak ‎mengalami KEK sebanyak 57 orang sedangkan sisanya 15 orang ‎mengalami KEK. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat gambaran mengenai pengetahuan, pantangan makan ‎dan pola konsumsi terhadap kejkurangan energy kronik (KEK) ‎pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mata Kota Kendari ‎Tahun 2021. ‎Kata Kunci: Kekurangan Energi Kronik, Pengetahuan, Pantangan Makan, Pola Konsumsi
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMPO KABUPATEN MUNA TAHUN 2021 Nurmini Nurmini; Wa Ode Salma; Rizki Eka Sakti Octaviani
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i3.29185

Abstract

Kematian disebabkan oleh ISPA tahun 2018 pada bayi dan balita diperkirakan sekitar 150.000 atau 410 kematian perharinya atau setiap 3,5 menit terdapat seorang bayi dan balita yang meninggal karena ISPA. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Muna diketahui ISPA pada balita merupakan tiga besar penyakit tertinggi untuk tiga tahun terakhir dan jumlah penderita mengalami peningkatan tiap tahunnya. Tahun 2017 tercatat sebanyak 3296 kasus ISPA, tahun 2018 jumlah penderita ISPA sebanyak 3489 kasus dan tahun 2020 tercatat sebanyak 3724 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tampo Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study.  Jumlah sampel adalah sebanyak 132 balita yang dipilih dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Analisis yang digunakan yakni analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan antara status gizi dengan kejadian ISPA (ρvalue = 0.005), ada hubungan antara status imunisasi dengan kejadian ISPA (ρvalue = 0.004) dan ada hubungan antara kebiasaan meorkok dengan kejadian ISPA (ρvalue = 0.000). Peneliti menyarankan agar masyarakat yang memiliki balita agar mengurangi kebiasaan merokok, meningkatkan status gizi balita dan dan mengupayakan balita memiliki status imunisasi lengkap Kata Kunci : Status Gizi, Status Imunisasi, Kebiasaan Merokok, Kejadian ISPA Balita
GAMBARAN STATUS KESEHATAN IBU HAMIL DI KECAMATAN KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN Hartati Bahar
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i3.29264

Abstract

Masih banyak ibu hamil yang mengalami masalah gizi khususnya gizi kurang seperti Kurang Energi Kronis (KEK) dan anemia gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status kesehatan ibu hamil di Kecamatan Kolono Konawe Selatan. Metode Penelitian ini survei deskriptif dengan sampel 60 orang ibu hamil, tehnik pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 28 orang (46,7%) yang  memeriksakan  kehamilan  di  posyandu/polindes, terdapat 6  ibu  orang  (10,0%)  yang  Kekurangan Energi Kronis (KEK),  terdapat 17 orang (28,3%) yang menderita anemia dan terdapat 25  ibu hamil dengan presentase 41,7% yang tidak mengkonsumsi tablet Fe. Kata kunci: Ibu Hamil, Kek, Anemia, Tablet  Tambah Darah
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WOLOWA KABUPATEN BUTON TAHUN 2021 Safbrin Burton Saffiru; Ruwiah Ruwiah; Renni Meliahsari
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i3.29188

Abstract

AbstrakStatus gizi adalah keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dengan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya. Menurut World Health Organization (WHO) persentase tinggi penyebab kematian ibu adalah perdarahan (28%) dan infeksi, yang dapat di sebabkan anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang di beberapa negara kejadian ini berkisar kurang 10% sampai 60%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Wolowa Kabupaten Buton Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross Sectional dan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi ibu hamil (Nilai p value = 0,004 < 0,05), tidak ada hubungan yang signifikan antara umur ibu dengan status gizi ibu hamil (Nilai p value = 0,672 > 0,05), tidak ada hubungan yang signifikan antara pendapatan keluarga dengan status gizi ibu hamil (Nilai p value = 1,000 > 0,05), tidak ada hubungan yang signifikan antara pola makan ibu dengan status gizi ibu hamil (Nilai p value = 0,055 > 0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi ibu hamil dan tidak ada hubungan yang signifikan antara umur, pendapatan keluarga dan pola makan ibu dengan status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Wolowa Kabupaten Buton tahun 2021. Kata kunci: Pengetahuan, Umur, Pendapatan Keluarga, Pola makan, Status Gizi ibu hamil
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, ASUPAN ZINK DAN ZAT BESI DENGAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMEURU DAN PUSKESMAS RANOMEETO KABUPATEN KONAWE SELATAN Tasya Niansya Githa; Asnia Zainuddin; Syefira Salsabila
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i3.29189

Abstract

Stunting disebabkan oleh kekurangan asupam gizi kronik, dimana kejadian stunting terjadi karena manifestasi jangka panjang dari masa remaja, ibu hamil sampai melahirkan. Berdasarkan status gizi balita stunting pada indeks PB/U atau TB/U dengan z-score -3 sampai dengan < -2 SD (pendek) dan <-3 SD (sangat pendek).  Di provinsi Sulawesi Tenggara di tahun 2020 memiliki nilai stunting sebesar 30,2% diatas rata-rata nasional (Indonesia 24,4%) dan di wilayah Kabupaten Konawe Selatan sebesar 28,3%, tingginya cakupan tersebut perlu diperhatikan capaian pemberian ASI, asupan zat gizi sehingga intervasi dalam penanganan kasus stunting akan terus dilakukan. Berdasarkan data Puskesmas Lameuru sebanyak 26 anak dan Puskesmas Ranomeeto sebanyak 142 anak mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif, asupan zink dan zat besi dengan stunting di wilayah kerja Puskesmas Lameuru dan Puskesmas Ranomeeto. Rancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 168 balita menggunakan teknik pengambilan sampel proportional random sampling. Analisis data menggunakan uji Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan pemberian ASI eksklusif (p=0,048), asupan zat besi (p=0,000) dengan stunting, namun tidak terdapat hubungan asupan zink (p=0,866) dengan stunting. Sehingga dari hasil penelitian saya menyatakan bahwa ibu yang memiliki balita disarankan mampu memberikan ASI eksklusif dan memperhatikan asupan zat gizi bayinya. Kata kunci: Stunting, ASI Eksklusif, Zink, Zat Besi
MANAJEMEN PELAYANAN MAKANAN INSTITUSI DI PONDOK PESANTREN BAITUL ARQOM POLINGGONA KECAMATAN POLINGGONA KABUPATEN KOLAKA TAHUN 2022 Mira Asyati; Harleli Harleli; Rizki Eka Sakti Octaviani
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i3.29260

Abstract

Sistem Penyelenggaraan Makanan Institusi/massal (SPMI/M) adalah penyelenggaraan makanan yang dilakukan dalam jumlah besar atau massal. Manajemen penyelenggaraan makanan memiliki kegiatan mulai dari perencanaan (perencanaan anggaran dan menu), pengorganisasian (SDM), pelaksanaan (pengadaan, penerimaan, penyimpanan, persiapan, pengolahan, serta distribusi dan penyajian makanan), pengawasan (higiene dan sanitasi) dan nilai gizi/mutu makanan yang dilakukan dalam rangka pencapaiana status kesehatan yang optimal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan data primer dan sekunder dan bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan makanan di Pondok Pesantren Baitul Arqom Polinggona, Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka pada tahun 2022. Penentuan informan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 9 informan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam serta observasi setelah itu dilakukan proses validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan anggaran dilakukan setiap tahun dan perencanaan menu menggunakan siklus menu 7 hari dan dirotasi per 6 bulan. Pengorganisasian penyelenggaraan makanan dalam hal ini ketenagaan atau SDM berjumlah 12 orang. Kemudian, Pengadaan bahan makanan dilakukan melalui belanja langsung dan pemesanan. Penerimaan bahan makanan dilakukan oleh petugas pengolahan makanan dan penyimpanan bahan makanan dipisahkan antara bahan makanan basah dan kering. Persiapan dan pengolahan dilakukan berdasarkan pengalaman petugas dan juru masak. Pendistribusian dan penyajian makananan menggunakan metode sentralisasi. Praktik higiene dan sanitasi secara umum sudah baik, namun belum sepenuhnya memenuhi standar. Nilai gizi/mutu makanan terhadap kebutuhan energi santri belum mencukupi AKG yang dianjurkan. Disarankan kepada pihak pesantren agar lebih memperhatikan proses penyelenggaraan makanan agar dapat berjalan secara optimal. Kata kunci: penyelenggaraan makanan, pesantren, higiene dan sanitasi makanan
STIGMA MASYARAKAT TERHADAP PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2021 Intan Eran Saputri; Hartati Bahar; Rizki Eka Sakti Octaviani
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i4.30138

Abstract

AbstrakTuberculosis paru merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran Stigma Masyarakat Terhadap Penderita Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ialah 5 informan kunci dan 4 informan biasa. Hasil penelitian wawancara mendalam dengan informan kunci dan informan biasa dimana bentuk diskriminasi yang terjadi adalah dijauhi orang terdekat, pemisahan tempat makan dan lain-lain. Persepsi keluarga bahwa TB merupakan penyakit yang berkepanjangan dan mudah menular sehingga respon negative yang diberikan lingkungan sekitar mengenai penderita dan tidak ada aspek dukungan sosial dari lingkungan sekitar mengenai penderita. Dimana penderita didukung oleh keluarganya dalam kondisi apapun memberikan semangat, motivasi agar penderita cepat sembuh. Hal ini stigma negatif yang disebabkan karena dampak psikologi yang seperti, minder dan rendah diri. Perasaan minder atau  rendah diri juga dialami pasien TB itu sendiri salah satunya terbentuknya perasaan stigma yang dimilikinya. Pasien mengalami perasaan minder yang ditunjukkan dengan adanya rasa tidak percaya diri saat berinteraksi oleh orang lain dengan menghindari kontak mata saat berbicara dan menunduk karena merasa malu dengan adanya perubahan fisik yang dialami memiliki rasa tidak dihargai dan tidak berguna bagi orang lain.  Kata Kunci: Antesedent, Perilaku, Konsekuensi      AbstractPulmonary tuberculosis is an infectious disease caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis. This study aims to provide an overview of Community Stigma Against Pulmonary Tuberculosis Patients in the Puuwatu Health Center Work Area Kendari City in 2021. This research is a qualitative research with a case study approach. The informants in the study were 5 key informants and 4 regular informants. The results of in-depth interviews with key informants, ordinary informants where the forms of discrimination that occur are shunned by the closest people, separation of places to eat and others. The family perception that TB is a prolonged and easily contagious disease is the belief that a prolonged cough is an early symptom of TB, that TB is an infectious disease, the negative response given by the surrounding environment regarding the patient and there is no aspect of social support from the surrounding environment regarding the patient. Where the patient is supported by his family in any condition to provide encouragement, motivation so that the patient recovers quickly. This is a negative stigma caused by psychological impacts such as inferiority and low self-esteem. Feelings of inferiority or low self-esteem are also experienced by TB patients themselves, one of which is the formation of a feeling of stigma that they have. Patients experience feelings of inferiority which are indicated by their lack of confidence when interacting with others by avoiding eye contact when speaking and looking down because they are embarrassed by the physical changes they have experienced and feel unappreciated and useless to others. Keywords: Antesedent, Behavior, Consequence
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ATLET DI UPTD KEBAKATAN OLAHRAGA PROVINSI SUMATERA BARAT Fathia Maulida; Faiz Nur Hanum; Rachma Dina Arta
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i4.30143

Abstract

Abstrak Gizi mempunyai peranan penting bagi atlet dalam mencapai performa yang terbaik. Maka dari itu perlu upaya untuk menjaga kebugaran atlet dengan pemenuhan gizi sesuai karakteristik atlet dan cabang olahraganya. Seorang atlet memiliki tingkat kebutuhan energi dan asupan gizi yang lebih baik dibandingkan orang biasa. Atlet membutuhkan semua zat gizi dalam jumlah dan mutu yang cukup sesuai dengan kebutuhan. Gizi yang baik memiliki peranan penting bagi atlet dalam mencapai performa yang terbaik.  Berdasarkan studi pendahuluan pada Juli 2022 tentang asupan makan atlet di UPTD Kebakatan Olahraga Provinsi Sumatera Barat didapatkan hasil 50% atlet memiliki asupan makanan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi makro dengan tingkat kebugaran jasmani atlet di UPTD Kebakatan Olahraga Provinsi Sumatera Barat. Jenis Penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Media yang digunakan kuesioner Food Recall 1x24 jam dan Test lari Bleep Test. Penelitian ini dilakukan di UPTD Kebakatan Olahraga Provinsi Sumatera Barat dari bulan Juli-Agustus 2022. Sampel terdiri dari 48 atlet, menggunakan teknik Accidental Sampling.  Analisis data dilakukan secara Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara zat gizi makro terhadap tingkat kebugaran jasmani atlet di UPTD Kebakatan Olahraga Provinsi Sumatera Barat. Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara zat gizi makro terhadap tingkat kebugaran jasmani atlet di UPTD Kebakatan Olahraga Provinsi Sumatera Barat. Kata kunci: Zat Gizi Makro, Tingkat Kebugaran, Atlet      Abstract Nutrition has an important role for athletes in achieving the best performance. An athlete has a level of energy needs and nutritional intake that is better than ordinary people. Athletes need all the nutrients in sufficient quantity and quality according to their needs. Good nutrition has an important role for athletes in achieving the best performance Based on preliminary studies on July-Auguts 2022 regarding the food intake of athletes at the UPTD Kebatakan Sports in the Province of West Sumatra, the results showed that 50% of athletes had low food intake. This study aims to determine the relationship between the intake of macronutrients and the level of physical fitness of athletes at the UPTD Kebatakan Sports, West Sumatra Province. This type of research is analytic observational with a cross sectional design. The media used were the 1x24 hour Food Recall questionnaire and the Bleep Test running test. This research was conducted at the UPTD of Sports Skills in West Sumatra Province from July to August 2022. The sample consisted of 48 athletes, using the Accidental Sampling technique. Data analysis was performed by Chi Square. The results of the study showed that there was no relationship between macronutrients and the level of physical fitness of athletes at the UPTD Talent Sport in West Sumatra Province. It was concluded that there was no significant relationship between macronutrients and the level of physical fitness of athletes at the UPTD Kebatakan Sports, West Sumatra Province. Keywords: Macronutrients, Fitness Level, Athlete