cover
Contact Name
Dedi Iskamto
Contact Email
deditaba@gmail.com
Phone
+6285278097380
Journal Mail Official
deditaba@gmail.com
Editorial Address
Jl Tuanku Tambusai Komplek Puri Nangka Sari Lt. II No.C7 Pekanbaru, Riau Province Indonesia 28144
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi
ISSN : -     EISSN : 28097297     DOI : https://doi.org/10.54099/jpma
Focus Jurnal Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk menyediakan wadah bagi peneliti Nasional di bidang Bisnis dan Teknologi Terapan untuk mempublikasikan artikel asli dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Scope Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah Bisnis dan Teknologi. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi menerima kiriman artikel dari seluruh dunia.
Articles 154 Documents
Pemberdayaan PMI melalui Pelatihan Kewirausahaan Digital Berbasis AI di Taiwan Sugiat, Maria Apsari; Putri, Ratna Komala; Yunita, Irni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i2.1723

Abstract

Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri umumnya masih menghadapi keterbatasan dalam pengembangan keterampilan kewirausahaan, sehingga ketergantungan terhadap remitansi menjadi tantangan jangka panjang bagi kemandirian ekonomi mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas PMI dalam kewirausahaan digital berbasis ekonomi kreatif melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Program dilaksanakan secara luring pada 30 November 2025 di ASEAN Business District, Taichung, Taiwan, dengan melibatkan 50 PMI dari berbagai latar belakang pekerjaan. Metode yang digunakan meliputi workshop interaktif, diskusi, serta praktik langsung penggunaan teknologi digital sederhana dan aplikatif, seperti Canva, Gemini, ChatGPT, dan CapCut, untuk mendukung promosi usaha melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai peluang kewirausahaan digital serta kemampuan awal dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu pemasaran dan pengelolaan usaha. Peserta juga mampu mengidentifikasi ide usaha yang realistis sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kepercayaan diri dan kesiapan PMI dalam merintis usaha mandiri. Program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan PMI berbasis teknologi yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain.
Peningkatan Literasi Keuangan Digital Melalui Edukasi Manfaat dan Risiko Penggunaan QRIS bagi Pelaku UMKM di Kecamatan Patrang Jember Ana Mufidah; Jamillah, Kamillaeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i2.1816

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan sistem pembayaran dari transaksi tunai menuju transaksi non-tunai. Salah satu inovasi sistem pembayaran digital di Indonesia adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia sebagai standar nasional pembayaran berbasis kode QR. Penggunaan QRIS memberikan berbagai kemudahan bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), karena memungkinkan transaksi dilakukan secara cepat, praktis, dan efisien. Namun demikian, di tengah meningkatnya penggunaan QRIS masih ditemukan berbagai kendala seperti rendahnya literasi digital, gangguan sistem transaksi, serta potensi penipuan melalui QR code palsu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM di Kecamatan patrang Jember mengenai manfaat serta potensi risiko penggunaan QRIS dalam transaksi digital. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi dan edukasi penggunaan QRIS, diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai penggunaan QRIS serta kesadaran terhadap keamanan transaksi digital. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan digital serta mendorong penggunaan sistem pembayaran non-tunai yang lebih aman dan efektif di kalangan pelaku UMKM khususnya di kecamatan Patrang Jember.
Penguatan Tata Kelola Pascasarjana melalui Digitalisasi Layanan Akademik Mahirun, Mahirun; Dedi Rohayana, Ade; Syaffa Ahliansyah, Mutiara; Rahayu Prasetiani, Titi; Satrio, Danang; Ilmiani, Amalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i2.1820

Abstract

The community service activity was conducted in the form of a workshop on postgraduate governance with the theme “Digitalization of Academic and Administrative Governance toward an Excellent Postgraduate Institution in the Development of Science and Religion”. It was aimed at postgraduate program managers, lecturers, administrative staff, and information system operators, with the objective of enhancing their capacity to implement effective governance and optimize the digitalization of academic services to achieve a more efficient, transparent, and competitive system. The workshop was carried out through the delivery of materials on governance and digitalization of academic and administrative services, followed by practical sessions on the implementation of digital systems. The results of the activity indicate an improvement in participants understanding and skills in managing postgraduate governance and implementing digital academic service systems, as evidenced by the formulation of follow up action plans and a shared commitment to applying more efficient, transparent, and accountable management practices. Based on the evaluation of this community service activity, a follow up initiative was identified, namely the development of a digital system for managing students final projects, including theses and dissertations.
Pemasaran Digital bagi Pekerja Migran di Taiwan: Strategi Efektif Menjangkau Pasar Diaspora Trianasari, Nurvita; Kristinawati, Didin; Budiharjo, Roy; Sagita, Ardio; Sendhitasari, Aulia Ferina; Putra, Muhammad Ilham Rizky
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i2.1827

Abstract

Tujuan: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan pekerja migran Indonesia di Taiwan melalui pemberian pengetahuan dan keterampilan tentang strategi pemasaran digital untuk menjangkau pasar diaspora secara efektif, sekaligus meningkatkan literasi keuangan digital mereka guna pengelolaan pendapatan dan perencanaan keuangan jangka panjang yang lebih baik. Metodologi/pendekatan: Program dilaksanakan di Hsinchu Islamic Association (HIA), Hsinchu, Taiwan, pada 27 Juli 2025, dengan melibatkan 18 pekerja migran Indonesia berusia 30–53 tahun. Kegiatan menggunakan pendekatan hibrida (luring dan daring) dengan metode ceramah dan presentasi, dilanjutkan sesi diskusi interaktif. Instrumen evaluasi mencakup kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta kuesioner evaluasi program menggunakan skala Likert tujuh poin (1=Sangat Tidak Setuju hingga 7=Sangat Setuju) yang mencakup lima aspek: kesesuaian dengan tujuan program, relevansi terhadap kebutuhan komunitas, kecukupan alokasi waktu, responsivitas tim, dan harapan keberlanjutan program. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS dengan statistik deskriptif dan uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil/temuan: Program mencapai tingkat kepuasan yang menonjol, dengan 87,5% hingga 100% responden memberikan respons positif pada seluruh aspek evaluasi tanpa umpan balik negatif. Capaian tertinggi ada pada kualitas layanan tim (93,8% sangat setuju) dan harapan keberlanjutan program (81,3% sangat setuju). Tiga aspek (alokasi waktu, responsivitas tim, dan keberlanjutan) memperoleh 100% respons positif. Seluruh responden menyatakan minat kuat agar program dilanjutkan, yang menandakan keberhasilan transfer pengetahuan dan terbangunnya relasi bermakna dengan komunitas diaspora. Kesimpulan: Program berhasil menjawab kebutuhan komunitas diaspora Indonesia di Taiwan dalam mengembangkan kapabilitas pemasaran digital untuk membuka peluang ekonomi baru. Dengan hasil evaluasi yang sangat positif, program ini dapat menjadi model bagi kegiatan pengabdian serupa di negara-negara lain dengan konsentrasi pekerja migran Indonesia yang tinggi, seperti Hong Kong, Singapura, Malaysia, Timur Tengah, dan Eropa. Program juga memperkuat posisi Telkom University sebagai institusi yang berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat di luar ruang pendidikan formal.