cover
Contact Name
Machrus Ali
Contact Email
sinarfe7@gmail.com
Phone
+6281330002213
Journal Mail Official
sinarfe7@gmail.com
Editorial Address
Departemen Teknik Elektro, FTE-ITS, Gedung B-C lantai 2, Kampus ITS, Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60111
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SinarFe7
ISSN : 26213540     EISSN : 26215551     DOI : https://doi.org/10.56795/sinarfe7.v5i1
Publikasi ini digunakan untuk kegiatan utama FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia) Regional Jawa Timur atara lain: menyelaraskan pendidikan tinggi Teknik Elektro se-Indonesia melingkupi bidang pendidikan, penelitian, dan aplikasi teknologi, Mendiskusikan topik-topik nasional terkait keilmuan Teknik Elektro, menyimpulkan, memberi masukan, dan solusi kepada pemerintah serta pemangku kepentingan, sebagai institusi rujukan mengenai pendidikan tinggi Teknik Elektro, meningkatkan kerjasama dan tali silaturrahim antar Institusi, pejabat Program Studi/ Jurusan/Departemen, dan peneliti bidang Teknik Elektro
Articles 523 Documents
PENGEMBANGAN AUTOMATIC MIXING AUDIO SEBAGAI PEREDUKSI NOISE BERBASIS ARDUINO UNO Moh. Gazali; Riza Alfita ST,.MT; Kunto Aji Wibisono, ST.,MT.
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sound system merupakan alat bantu penguat suara yang banyak dipergunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan tertentu. Seringkali suara yang dihasilkan dari perangkat sound system tersebut kurang jernih atau timbul derau (noise). Ada dua faktor yang menjadi penyebab timbulnya noise yakni faktor internal dan faktor eksternal sehingga untuk menghasilkan suara yang jernih membutuhkan filterring agar suara yang dihasilkan tidak menimbulkan noise. Filter noise yang digunakan adalah menggunakan automatic mixing untuk mengurangi nilai amplitudo pada frekuensi yang dikeluarkan dengan mentunning potensiometer secara otomatis. Pada umumnya pengguna sound system akan mentunning dengan cara manual untuk mendapatkan nilai amplitudo dan frekuensi yang diinginkan. Melalui perancangan automatic mixing audio sebagai pereduksi noise pada sound system menggunakan mikrokontroler arduino maka diharapkan pengguna dapat mudah memilih genre music dalam operasional sound system yang diinginkan serta dapat mereduksi noise secara otomatis. Penggunaan filter FIR (Finite Impulse Response) bertujuan untuk mengurangi noise yang berlebihan sehingga suara yang dihasilkan dapat dioptimalkan dengan baik. Hasil dari penelitian kali ini diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara korelasi variabel independen (jarak percobaan dan jenis musik) terhadap variabel dependen (noise) serta terdapat kelebihan dan kekurangan antara Automatic Mixing dengan filter FIR. Adapun timbulan noise paling besar pada penelitian kali ini terdapat pada percobaan 3 dengan jarak 40 cm dan untuk genre musik vocal.
Rancang Bangun Mesin Pengering Biji Kopi Berbasis Mikrokontroler Atmega32 Syahri Muharom; Marcelinus Amalia Lamanele
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan biji kopi secara baik dan benar, sangat mempengaruhi cita rasa kopi yang dihasilkan. Pada umumnya proses pengeringan dilakukan dengan sinar sinar matahari selama 3 sampai 4 minggu untuk mendadpatkana kadar air sebesar 12%. Dari lamanya waktu pengeringan tersebut, peneliti membuat sebuah mesin pengering biji kopi secara otomatis. Proses pengeringan dilakukan dengan memasukkan kopi basah dengan kadar air diatas 40% kedalam mesin pengering kopi, dengan suhu pada mesin pengering sebesar 50o sampai dengan 60oc. Pengaturan pemanas pada mesin pengering menggunakan rangkaian mikrokontroler ATmega32 dengan penambahan TCA785 sebagai rangkaian driver pemanas. TCA785 bekerja dengan penyulutan tegangan dari rangkaian DAC sebesar 0 sampai dengan 7,5 Volt DC, dan menghasilkan keluaran tegangan sebesar 4 sampai dengan 221 Volt AC. Proses pengeringan biji kopi pada mesin ini membutuhkan waktu antara 2 sampai dengan 5 jam, untuk mendapatkan kadar air pada biji kopi dibawawh 12%. Lamanya proses pengeringan pada mesin dipengaruhi oleh kadar air awal dan banyaknya biji kopi yang dikeringkan. Diharapkan dengan adanya mesin pengering biji kopi ini, proses pengeringan dapat dilakukan secara otomatis dan lebih cepat dibandingkan dengan proses manual.
Desain Bel Listrik Otomatis Berbasis Arduino dan RTC DS1302 Untuk Penjadwalan Menggunakan Fungsi Logika IF Yunaldi M.Z.M Adang; Puput Dani Prasetyo Adi
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bel Listrik ini menggunakan teknologi mikrokontroler Arduino, dengan dikombinasikan menggunakan Realtime Clock (RTC) DS1302 untuk mendapatkan Update waktu yang sesuai dengan waktu realtime. Waktu yang dimaksud adalah hari, tanggal dan jam, jam ini dalam jam, menit dan detik. Tugas dari mikrokontroller Arduino adalah memproses data waktu berdasarkan data yang diambil dari RTC DS1302 kemudian memprosesnya berdasarkan kebutuhan waktu pada Proses belajar mengajar di Program Studi Teknik Elektro Universitas Merdeka Malang. Mikrokontroler Arduino membutuhkan Library RTC DS1302 untuk bisa membaca coding dari RTC DS1302 untuk kemudian bisa di compile oleh compiler Arduino. Program yang akan dibuat disesuaikan dengan jadwal selama satu semester pembelajaran di Program Studi Teknik Elektro Universitas Merdeka Malang, sehingga didapatkan sistem bel listrik yang otomatis, yang akan berbunyi sesuai dengan pengaturan waktu atau pengaturan tanda bel dalam proses pembelajaran yang berlangsung di Program Studi Teknik Elektro Universitas Merdeka Malang.
Prototipe Alat Pengering Kerupuk Energi Matahari menggunakan Mikrokontroler Atmega16 berbasis Fuzzy Logic Fajar Eksan,; Achmad Ubaidillah,; Miftachul Ulum
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerupuk merupakan camilan yang banyak digemari oleh semua kalangan masyarakat. Proses yang paling penting dalam pembuatan kerupuk ialah saat pengeringan. Pengeringan yang dilakukan pembuat kerupuk masih menggunakan cara tradisional, dimana kerupuk dijemur langsung pada sinar matahari. Cara pengeringan tersebut sering terkendala disaat musim penghujan, dimana pembuat kerupuk harus mengangkat jemuran kerupuk nya apabila mendadak terjadi hujan. Dengan berkembangnya teknologi perlu adanya alat pengering kerupuk untuk mengganti pengeringan pada saat musim hujan. Single chip atmega16 merupakan pengontrol alat dalam proses pengeringan kerupuk. Sensor yang digunakan alat pengering kerupuk adalah DHT11 (humidity and temperature). Tujuan dari penelitian ini mengeringkan irisan kerupuk dari kadar air awal sebesar ± 80 % di inginkan menjadi ± 7 %- 10 %. Setelah dilakukan penelitian dengan metode eksperimen yang dilakukan beberapa kali pengujian didapatkan laju pengeringan 0,0009 gram/menit pada suhu 55°C, 0,00085 gram/menit pada suhu 50°C, dan sebesar 0,0007 gram/menit pada pengeringan secara manual. Pengeringan secara manual membutuhkan waktu antara 8-16 jam. Alat pengering kerupuk membutuhkan waktu 5 jam pada suhu 55°C. Jadi dapat dianalisa pengeringan menggunakan alat pengering 2-3 kali lebih cepat dalam pengeringannya.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING INDIKATOR BBM PADA GENSET GNS-2500 BERBASIS IMAGE PROCESSING Gian Samudra; Djogi Lubis
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator Set (Genset) sangat berguna untuk gedung perkantoran dan gedung-gedung serbaguna lainnya. Fungsi genset sendiri digunakan untuk mensupply listrik jika listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) padam. Pada gedung kantor Surabaya Intelegent Transport System (SITS), terdapat genset 3 phase. Genset ini selalu dipantau kondisinya agar mengetahui kondisi yang dapat merusak genset contohnya, kondisi bahan bakar dapat habis, ini sangat penting karena Genset harus selalu memiliki bahan bakar penuh untuk mempersiapkan Genset bekerja saat listrik padam. Genset memiliki indikator bahan bakar sendiri untuk memudahkan pemeriksaan kondisi bahan bakar, Tetapi pada permasalahan yang dihadapi adalah pemantauan genset yang cukup jauh dan membuang tenaga, oleh karena itu saya akan membuat sebuah alat pemantauan kondisi genset pada indikator bahan bakar yang memudahkan pemantau untuk dapat melihat kondisi genset dengan praktis dan efisien tenaga kerja. Pemantuan yang dipakai adalah sebuah PC dengan interface Delphi 7 dan Suara peringatan. Untuk pengolahan citra indikator bahan bakar menggunakan Raspberry Pi 3.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI PADA KEAMANAN PERUMAHAN Muhamad Yusuf; Suryadhi
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan merupakan hal yang sangat mutlak diinginkan oleh setiap orang. Dengan adanya rasa aman maka orang tidak akan merasa khawatir, angka kriminalitas di Indonesia semakin lama semakin meningkat. Seiring perkembangan teknologi, pada penelitian ini merancang sebuah sistem keamanan rumah menggunakan Raspberry Pi dengan button emergency dan kamera. Sistem keamanan rumah dalam penelitian ini adalah sebuah sistem kemanan yang diterapkan pada rumah di perumahan. Dengan membuat sebuah sistem informasi terintegrasi pada keamanan rumah tangga sebagai langkah tindakan permintaan pertolongan kepada satuan keamanan yang stand by di pos keamanan. Dengan pengiriman data tidak lagi dengan pengkabelan seperti RS485/RS232, tetapi menggunakan jaringan wireless (WIFI) dengan memanfaatkan router yang dapat mencakup area perumahan tersebut. Sistem penerimaan data diterima dengan sebuah software server induk sebagai pengolah database client. Cara kerja alat ini adalah dengan menyampaikan informasi berupa gambar kepada satuan keamanan ketika sistem diberikan masukan berupa button dari client. Ketika alat ini membaca sistem masukan, maka alat ini segera memproses ke komputer raspberry dan mengirimkan sinyal alarm serta mengirim notifikasi ke server penerima (security), karena alat ini dilengkapi dengan webcam/cctv maka penerima dapat mengawasi keadaan rumah lewat webcam.
PERANCANGAN SISTEM PENENTUAN POSISI LUBANG PENGISIAN PADA KALENG BERBASIS IMAGE PROCECING Anna Puteri A.S 1; Miftachul Ulum 2; Kunto Aji Wibisono 3
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di masa lalu, manusia adalah metode utama untuk mengendalikan suatu system, sehingga banyak kesalahan ataupun pekerjaaan yang tertunda seperti aktivitas alam, manusia dan lain-lain. Maka tujuan dirancang suatu perancangan sistem penentuan posisi lubang pengisian pada kaleng berbasis image procecing, agar proses untuk pengisian lebih cepat dan dilakukan secara otomatis. Sistem ini terdiri dari servo, dan kamera. Dengan bantuan image procecing diharapkan dapat mendeteksi bagian tepi objek yang diteliti sehingga dapat dideteksi oleh kamera. Dalam image procecing dalam sistem ini menggunkan metode canny berfungsi sebagai penentuan objek sedangkan kontur berfungsi sebagai pembatas wilayah objek. Cara kerja dari sistem ini melakukan pengisian otomatis dengan menggunakan conveyor untuk menuju tempat pengisian. Kemudian objek yang akan di proses berada ditempat pengisian maka kamera bekerja dengan bantuan image procecing. Setelah itu dibantu oleh servo maka selang dapat diturunkan sehingga terjadi proses pengisian sesuai yang dirancang. Keberhasilan dari sistem ini sebesar 80% dengan tingkat kegagalan 20%
PERANCANGAN ELECTRIC SYSTEM POWER SWITCH PADA KENDARAAN HYBRID RODA DUA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 Endi Permata; Alimuddin; Shandi Irawan
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dalam mencari energi alternatif saat ini telah banyak dilakukan dalam berbagai percobaan dan penelitian. Bidang otomotif menggunakan energi penggerak dari sumber bahan bakar fosil bumi yang menghasilkan polusi CO dan CO2 dapat mempercepat pemanasan global. Negara-negara maju telah mengembangkan kendaraan yang mengurangi ketergantungan penggunaan bahan bakar dari bumi yang terbatas serta ramah lingkungan tanpa polusi dengan sumber utama yaitu energi listrik. Kendaraan listrik menyimpan energi listrik pada baterai sebagai sumber utama, sehingga memerlukan monitoring terhadap pemakaian tegangan dan arus baterai. Modul power switch berfungsi untuk mengatur kinerja pendistribusian pengisian baterai dari panel surya sebagai sumber tambahan pada kendaraan listrik dan menggunakan tansistor 2N3904, relay sebagai switch. Sistem tersebut bekerja berdasarkan pengukuran tegangan dan arus dari baterai menggunakan mikrokontroler ATMEGA8535 sebagai pengendali dan pengolah data dengan hasil pengukuran ditampilkan pada LCD display. Batas aktif “switch ON” pada tegangan 46 Volt menghubungkan sumber dari panel surya ke baterai dan “switch OFF” pada tegangan baterai 48 Volt dengan % error rata-rata pengukuran sensor tegangan 0,22% dengan drop tegangan baterai 49–44 Volt. Pengukuran dengan sensor arus sebesar 28 Ampere dengan % error rata-rata pengukuran sebesar 8,85 % pada saat berjalan.
ANCANG BANGUN ALAT SORTING KERIPIK PISANG OTOMATIS BERBASIS PLC (Programmable Logic Control) Ivan Kurniawan; Koko Joni; Diana Rahmawati
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya sorting keripik pisang masih banyak dilakukan secara manual. Cara manual dilakukan dengan pengamatan secara langsung dengan cara membedakan keripik pisang yang utuh dan tidak utuh pada keripik pisang. Dengan adanya penelitian tugas akhir ini diharapkan dalam sorting keripik pisang secara otomatis. Pada alat ini terdapat sebuah kamera yang dipasang diatas konveyor, ketika keripik pisang terdeteksi oleh kamera maka diolah oleh image processing dengan menggunakan deteksi tepi canny dan kontur. Output dari image processing ini berupa karakter perintah pergerakan servo yang dikirimkan melalui data serial arduino sehingga motor servo akan menutup jika mendeteksi keripik pisang yang tidak utuh. Sistem ini juga terintergrasi dengan sebuah PLC yang mengendalikan putaran konveyor. Keberhasilan dari sistem ini sebesar 85 % dengan tingkat kegagalan 15 %
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Nominal Dan Keaslian Uang Kertas Bagi Tunanetra Rio Meka Rizqi; Untung Sukoto
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di zaman modern ini pasti semua orang tidak jauh dengan perniagaan, hampir di seluruh pelosok negeri ini terjadi sebuah transaksi jual beli, tapi sayangnya tidak semua orang dapat melakukan transaksi secara cepat dan aman. ambil sebuah contoh dari seorang pedagang yang memiliki keterbatasan melihat / tunanetra dalam sebuah transaksi, pedagang tersebut harus meraba-raba simbol yang ada pada uang kertas yang di berikan oleh pelanganya untuk mengetahui nominal uang tersebut, belum lagi saat akan meberikan kembalian sehinga transaksi tersebut berlangsung sangat lama. Belajar dari kasus tersebut penulis ingin menciptakan alat yang mampu membantu tunanetra. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi nominal uang kertas emisi baru (2016) yang memiliki beragam warna dengan mengunakan sensor warna TCS3200 dan ditambahkan metode jaringan saraf tiruan backpropagation. Alat ini juga dapat mendeteksi keaslian uang kertas dengan memanfaatkan pita magnetik yang terdapat pada uang kertas sebagai indikatornya, alat ini memberikan output audio nominal uang tersebut dan audio tanda keaslian uang ke pengguna. Dari hasil pengujian deteksi nominal mata uang kertas, diperoleh tingkat keberhasilan 88,57%, sedangkan pengujian keaslian uang mencapai 65%.