cover
Contact Name
Machrus Ali
Contact Email
sinarfe7@gmail.com
Phone
+6281330002213
Journal Mail Official
sinarfe7@gmail.com
Editorial Address
Departemen Teknik Elektro, FTE-ITS, Gedung B-C lantai 2, Kampus ITS, Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60111
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SinarFe7
ISSN : 26213540     EISSN : 26215551     DOI : https://doi.org/10.56795/sinarfe7.v5i1
Publikasi ini digunakan untuk kegiatan utama FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia) Regional Jawa Timur atara lain: menyelaraskan pendidikan tinggi Teknik Elektro se-Indonesia melingkupi bidang pendidikan, penelitian, dan aplikasi teknologi, Mendiskusikan topik-topik nasional terkait keilmuan Teknik Elektro, menyimpulkan, memberi masukan, dan solusi kepada pemerintah serta pemangku kepentingan, sebagai institusi rujukan mengenai pendidikan tinggi Teknik Elektro, meningkatkan kerjasama dan tali silaturrahim antar Institusi, pejabat Program Studi/ Jurusan/Departemen, dan peneliti bidang Teknik Elektro
Articles 523 Documents
Desain Kontrol Kecepatan Motor Brushless DC Menggunakan Double Boost Converter Berbasis PI Gita Arya Pratama; M. Krisna Ramadhani Ananta; Rio Winas Setia Budi; Belly Yan Dewantara; Iradiratu D. P.K
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini menampilkan desain double boost converter yang mempunyai kemampuan menggandakan tegangan dua kali lipat berturut turut beban DC yang menghasilkan tegangan output tambahan atau cadangan suplai pada beban. Pada umumnya double boost converter ini adalah konverter daya DC to Dc meningkatkan tegangan dari input (pasokan) ke output (beban) di desain menunjukkan bahwa dengan inputan sumber AC yang di searahkan terlebih dulu dengan converter penyearah berfungsi untuk mengatur kecepatan motor BLDC. Untuk pengontrolan pada beban motor menggunakan PI controller ( Proportional Integrator) dimana parameter PI controller diperoleh dari trial eror. PI controller juga berfungsi memperbaiki gelombang keluaran dan kecepatan motor BLDC.
Optimasi Time Dial Setting & Pemilihan Bentuk Kurva TCC Relay Arus Lebih pada Sistem Kelistrikan PT. Pertamina RU IV Cilacap dengan Metode Adaptive Kiki Fajriati; Margo Pujiantara,; Ni Ketut Aryani
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertamina RU IV Cilacap Bersama PLN melakukan integrasi terhadap sistem kelistrikannya. Integrasi yang telah dilakukan berupa pemindahan beban-beban non esensial dari eksisting ke feeder PLN untuk disuplai langsung oleh sumber PLN. Sistem ini merupakan sistem tahap 1 yang dilakukan Pertamina Bersama PLN guna meningkatkan keandalan sistemnya. Sistem proteksi yang baik harus bisa dengan cepat meminimalisir gangguan yang terjadi sehingga hal-hal yang tidak diinginkan seperti terhentinya sistem produksi listrik, dan kerusakan alat dapat dihindari. Dalam koordinasi proteksi, hal utama yang perlu diperhatikan untuk peningkatan kualitas relay pengamannya yakni penentuan parameter dari Time Dial Setting (TDS). Pada relay arus lebih inverse (51), penentuan parameter TDS dalam praktiknya seringkali operator mengalami kesulitan menemukan setting yang tepat Oleh karena itu, untuk memudahkan serta mempersingkat waktu perhitungan setting relay arus lebih inverse pada penelitian ini dilakukan perhitungan TDS dengan metode Adaptive Modified Firefly Algorithm. Hasil penelitian ini yakni memperoleh setting TDS yang tepat dengan waktu operasi dan CTI yang minimum serta pemilihan kurva TCC guna mengetahui bahwa koordinasi proteksi sudah tepat.
Peningkatkan Daya Serap Air Kain Poliester Menggunakan Plasma Yusril Amir Abdullah Hakim,; Wijono; Waru Djuriatno.
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya serap kain poliester dapat ditingkatkan melalui modifikasi permukaan kain menggunakan teknologi plasma. Pada penelitian ini, modifikasi pada permukaan serat kain poliester menggunakan glow discharge plasma yang terjadi pada gas bertekanan rendah. Rangkaian flyback digunakan untuk membangkitkan plasma pada penelitian ini. Pada penelitian ini dilakukan pengujian pengaruh lama waktu penyinaran plasma terhadap daya serap kain. Jarak elektroda diatur pada jarak 3 cm. Sementara itu, lama waktu penyinaran plasma bervariasi dari 5 menit, 10 menit, 15 menit dan 20 menit. Kain yang digunakan pada penelitian ini adalah kain poliester, kain katun dan kain flannel. Pada penelitian menggunakan bentuk elektroda piring-piring. Proses pengujian ini akan menghasilkan waktu penyerapan kain yang bervariasi pada kain yang telah disinari plasma. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa semakin lama kain disinari plasma maka daya serap nya semakin tinggi akibat adanya efek etsa pada permukaan kain. Efek etsa yang terjadi di kain dapat dilihat pada citra SEM. Selain itu, dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa kain flannel memiliki daya serap yang paling tinggi dibandingkan kain katun dan kain poliester
Evaluasi Koordinasi Proteksi pada Sistem Kelistrikan PT. Pertamina RU V Balikpapan dengan Mempertimbangkan Integrasi PLN Margo Pujiantara; Ngurah Adi Brahtmantia; Soedibyo
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertamina RU V Balikpapan sebagai perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan minyak dan gas bumi membutuhkan koordinasi proteksi sistem kelistrikan yang efektif dan selektif. Untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, PT. Pertamina RU V Balikpapan bekerja sama dengan PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik. Adanya integrasi sistem kelistrikan dengan PLN mengakibatkan koordinasi proteksi pada PT. Pertamina RU V Balikpapan perlu dievaluasi kembali. Pada tugas akhir ini, koordinasi proteksi yang dievaluasi yaitu rele arus lebih untuk gangguan fasa dan untuk gangguan ke tanah serta rele diferensial sebagai pengaman ring bus dan pengaman transformator. Evaluasi setting koordinasi proteksi pada PT. Pertamina RU V Balikpapan ini perlu memperhatikan nilai arus dan waktu dalam keadaan normal maupun dalam keadaan gangguan kelistrikan. Pada tugas akhir ini dilakukan evaluasi setting koordinasi proteksi, di sisi kelistrikan beban, sisi ring bus dan sisi kelistrikan penambahan PLN. Hasil koordinasi proteksi ini dapat melindungi peralatan dari gangguan arus lebih yang berupa arus beban lebih dan arus hubung singkat. Selain itu, hasil koordinasi proteksi pada tugas akhir ini dapat melindungi peralatan utama seperti motor, transformator dan generator.
Optimasi Output Photovoltaic Dengan Menggunakan Tracking Dinamis Berdasarkan Waktu Penyinaran Matahari Arif Wibowo; Rini Sulistyowati
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu energi alternatif yang sangat potensial di negara kita adalah Photovoltaic karena letak geografis negara kita yaitu didaerah tropis. Namun pada kenyataanya pemanfaatan photovoltaic adalah masih kurang maksimal karena adanya rotasi bumi yang menyebabkan gerak semu harian matahari. Dan salah satu cara untuk mengoptimalkan output Photovoltaic adalah dengan tracking dinamis. Sehingga dalam penelitian ini dirancang prototype tracking photovoltaic yang dapat bergerak dinamis berdasarkan waktu penyinaran matahari. Dimana dalam pergerakan Photovoltaic ini nantinya adalah sesuai dengan perhitungan sudut tracking yang berdasarkan arah sinar matahari. Untuk proses tracking ini diggunakan arduino uno sebagai kontrolnya. Dan dari hasil pengujian yang telah dilakukan, photovoltaic dinamis ini mampu meningkatkan daya pembangkitan sebesar 31,22% dibandingkan pemasangan statis pada beban pembangkitan maksimal.
SISTEM KONTROL RUANG BALLAST SEBAGAI PENGATUR POSISI KEDALAMAN PADA REMOTELY OPERATED VEHICLE (ROV) Sulthon Rasidi; M. Taufiqurrohman; Arif Winarno
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara yang terdiri dari daratan serta peraiaran, Terkandung berbagai macam sumber daya alam yang berguna untuk memenuhi segala kebutuhan hidup manusia. Namun dengan terbatasnya sumber daya manusia yang tersedia dan didorong dengan kebutuhan yang semakin meningkat. Kondisi ini mengharuskan kita untuk mampu menemukan solusi guna menjawab tantangan tersebut, salah satu instrument yang memegang peran penting dalam aktivitas tersebut adalah Remotely Operated Vehicle (ROV). Pada saat ROV melakukan observasi bawah laut dibutuhkan pengambilan data yang berbeda kedalamannya. Oleh karena itu perlu adanya system yang bisa mengatur kedalaman pada ROV. Salah satu metode untuk mengontrol kedalaman pada ROV adalah dengan menambahkan ruang ballast. Sistem ballast merupakan suatu sistem untuk memanipulasi berat benda di dalam air, agar benda mudah tenggelam. Dalam pengimplementasiannya diperlukan teori pendukung, yaitu Hukum Archimedis Sebuah benda yang tercelup sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkannya. Sebuah benda yang tenggelam seluruhnya atau sebagian dalam suatu fluida akan mendapatkan gaya angkat ke atas yang sama besar dengan berat fluida fluida yang dipindahkan. Dari penelitian yang telah dilaksanakan, telah dihasilkan wahana bawah air yang lebih praktis dan memudahkan operator karena dapat menentukan kedalaman sendiri berdasarkan data input, serta dapat mempertahankan kedalamannya yang digunakan saat observasi agar pemgambilan datanya lebih baik.
Sistem Pendeteksi Kerusakan Jalan Berbasis Kamera dengan Algoritma Edge Detection Hairul Anam; Riza Alfita; Kunto Aji Wibisono
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan salah satu prasarana transportasi yang penting bagi kendaraan bermotor untuk melakukan setiap aktifitas dalam berkendara. Dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor setiap tahunnya, infrastruktur jalan perlu mendapat perhatian untuk kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Namun masih banyak kondisi jalan yang memprihatinkan, dimana banyak jalan yang rusak terutama jalan berlubang. Salah satu kendala keterlambatan dalam perbaikan jalan yaitu proses pendeteksian kerusakan jalan dilakukan dengan tenaga manusia sepenuhnya. Dengan cara seperti itu membutuhkan waktu yang relatif lama. Pada penelitian ini dikembangkan suatu sistem pendeteksi kerusakan jalan dengan menerapkan teknologi pengolahan citra dan juga pencatatan lokasi kerusakan jalan yang disimpan pada database. Sistem ini memanfaatkan webcam sebagai vision untuk pengambilan citra jalan secara real-time yang dipasang di bagian depan kendaraan dan module GPS untuk menentukan lokasi kerusakan jalan yang diolah oleh mikrokontroler Arduino uno. Hasil pengujian menunjukan bahwa tingkat keberhasilan dari suatu sistem mendeteksi kerusakan jalan menggunakan metode deteksi tepi Canny dan rata-rata warna citra sebesar 76%
Monitoring Keadaan Udara Menggunakan UAV (Unmanned Aerial Vehicle) Berbasis Waypoint Achmad Suroto; Achmad Ubaidillah; Miftachul Ulum
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya perhatian terhadap gas berbahaya seperti karbonmonoksida (CO) dan partikel debu (PM10) dapat memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan makhluk hidup yang menghirupnya. Dengan bertambahnya industri semakin besar tingkat pencemaran udara. Sistem monitoring keadaan udara industri umumnya dilakukan dengan cara menempatkan sensor pada titik-titik tertentu sehingga tidak efisien dan membuang banyak biaya. Oleh sebab itu dibutuhkan suatu alat yang dapat memonitoring keadaan udara di tempat- tempat sulit yang tidak dapat dijangkau oleh manusia yang diimplementasikan pada Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau quadcopter merupakan salah satu jenis pesawat yang digunakan untuk terbang dan dapat bergerak secara otomatis sesuai dengan sistem navigasi berdasarkan kompas dan posisi Global Positioning System (GPS) atau disebut waypoint sehingga quadcopter dapat berjalan secara otomatis tanpa remote. Penggunaan sensor gas karbonmonoksida (MQ-7) dan sensor partikel debu (GP2Y1010AU0F) dapat membantu quadcopter untuk monitoring keadaan udara secara otomatis. Pengujian hasil monitoring dilakukan dengan membandingkan alat ukur di UPT Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Surabaya sebagai acuan. Output keluaran dari monitoring keadaan udara menggunakan metode fuzzy sugeno. Hasil pengujian menunjukkan kesalahan rata-rata monitoring untuk gas karbonmonoksida 3.31% dan partikel debu 8.47%. Dan kesalahan waypoint sebesar 2-5 meter.
RANCANG BANGUN SISTEM GROUND STATION UNTUK ANALISA OBSERVASI ATMOSFER BUMI Yoga Bayu Ramadhan; Suryhadi
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atmosfer adalah lapisan campuran gas yang membungkus permukaan bumi dan berfungsi sebagai pelindung kehidupan makhluk hidup di bumi. Pengamatan data atmosfer merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan penelitian di bidang-bidang yang terkait dengan cuaca dan iklim. Teknologi yang berkembang saat ini telah memungkinkan pengukuran parameter atmosfer secara vertikal insitu menggunakan teknologi muatan balon atmosfer yakni radiosonde, sebuah alat yang diterbangkan dengan wahana balon atmosfer yang dapat mengukur parameter- parameter atmosfer vertikal dan mengirimkan datanya melalui radio kepada sistem penerima di permukaan atau Ground Station (GS) secara serial. Penelitian ini akan mengembangkan teknologi tentang observasi parameter suhu, kelembaban udara, tekanan udara, kecepatan dan arah angin, Karbon Dioksida (CO2) dan posisi pada frekuensi 433 Mhz. Data-data hasil pengukuran akan disimpan pada database dan akan diolah menjadi informasi cuaca. Hasil penelitian pada sistem transmisi menunjukkan jarak jangkau dari Tx-Rx maksimal 100 meter pada kondisi Line Of Sight (LOS). Hasil percobaan menunjukkan bahwa sistem Ground Station (GS) untuk analisa atmosfer bumi memiliki kesalahan 3,72% untuk suhu, 2,65% untuk kelembaban, 0,16% untuk tekanan, dan GPS kurang dari 1%.
PERANCANGAN GESTURE RECOGNITION DENGAN ANIMASI MENGGUNAKAN UNITY 3D DAN KINECT UNTUK KENDALI PERANGKAT ELEKTRONIKA M. Iqbal Arfiansyah; Diana Rahmawati; Achmad Fiqhi Ibadillah
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan tubuh adalah salah satu cara komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Menurut para ahli, 70% komunikasi manusia dilakukan dengan gesture atau gerakan. Dengan perkembangan teknologi saat ini, gerakan tidak hanya digunakan untuk komunikasi secara non-verbal, namun sudah dikembangkan menjadi berbagai jenis teknologi baru seperti Game berbasis Virtual Reality dan media pembelajaran. pengenalan gerakan bertujuan untuk sistem kendali elektronika dengan menggunakan sensor depth kinect dan skeleton tracking yang terdapat pada mesin Unity3D. Proses tersebut dimulai dengan pendeteksian skeleton dari user melalui kinect. Selanjutnya diolah oleh mesin Unity3D kemudian diklasifikasi menggunakan Hidden Markov Model. Setelah proses klasifikasi berhasil, selanjutnya hasil gerakan diintegrasikan dengan mikrokontroler arduino dan relay untuk proses indikasi output berupa mati dan hidup perangkat elektronika/ lampu. Dari percobaan yang dilakukan, metode HMM sangat membantu proses identifikasi gerakan dengan akurasi sebesar 95.31%, sedangkan pengaruh kinect terhadap intensitas cahaya sebesar 83.79 %, dan pengaruh kondisi penghalang mendapat akurasi sebesar 97.22% terakhir adalah kondisi fisik user sebesar 98%.