cover
Contact Name
Muhammad Isnaini
Contact Email
isnain2.0407@gmail.com
Phone
+6281263704236
Journal Mail Official
editor.jtptik@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Unversitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr V Medan Estate 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN
ISSN : 23554983     EISSN : 24077488     DOI : https://doi.org/10.24114/jtikp
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Medan Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memberi kontribusi pada pengembangan IPTEKS dalam memudahkan orang lain untuk belajar guna meningkatkan pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan dan pembelajaran secara menyeluruh. Topik dari Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan ini mencakup pengembangan media pembelajaran berupa multimedia interaktif maupun elearning.
Articles 234 Documents
PENGEMBANGAN MODUL SULAM PITA BERBASIS KOMPETENSI PADA MATA PELAJARAN KETERAMPILAN KERAJINAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 5 PERCUT SEI TUAN Sunani .; Dina Ampera
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2016): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.295 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v3i2.5018

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk : Mengembangkan modul sulam pita berbasis kompetensi pada mata pelajaran keterampilan kerajinan di SMP Negeri 5  Percut Sei Tuan  sebagai media pembelajaran keterampilan kerajinan di kelas VIII SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dan menggunakan tahap pengembangan Borg and Gall. Pengembangan modul sulam pita berbasis kompetensi dengan 7 langkah sebagai berikut :  (1)  Analisis kebutuhan,  (2) Mengembangkan produk awal,  (3) validasi ahli dan revisi,  (4) Uji coba perorangan ,  (5) Uji coba kelompok kecil,  (6) Uji lapangan ,  (7) Produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan; (1) Validasi ahli materi pelajaran Keterampilan Kerajinan dalam  kriteria sangat baik (80,15%),  (2) Validasi ahli media dalam kriteria sangat baik (95,14%),  (3) Validasi ahli desain dalam kriteria sangat baik (96,13%), (4) Uji coba perorangan dalam kriteria sangat baik (88,61%),  (5) Uji coba kelompok kecil dalam kriteria sangat baik (94,44%),  (6) uji lapangan dalam kriteria sangat baik  (95,56%). Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran sulam  pita layak digunakan dalam pembelajaran keterampilan kerajinan siswa kelas VIII SMP. Kata Kunci : Pengembangan,  Modul,  Sulam pita Abstract : This study aimed to: Develop a competency-based modules ribbon embroidery on the subjects of craft skills in SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan as a medium of learning craft skills in class VIII SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan. This study is a Research and Development (R & D) and using the Borg and Gall development stage. Development of competency-based ribbon embroidery module with 7 steps as follows:  (1) Analysis of needs,  (2) To develop the initial product,  (3) The expert validation and revision,  (4) The test individuals,  (5) The test small groups,  (6) Test field,  (7) the final product. The results showed: (1) Validate Craft Skills subject matter experts in the criteria very good (80.15%),  (2) Validation of media experts in the criteria very good (95.14%),  (3) Validation expert in the design criteria very good (96.13%), (4) trials in the criteria of very good individuals (88.61%),  (5) trial was a small group in a very good criterion (94.44%), (6) a field test in a very good criterion (95.56%). Thus, the development of instructional media ribbon embroidery fit for use in learning the craft skills of eighth grade students of SMP.   Keywords : Develop,  Module,  Ribbon Embroidery.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR OPTIK GEOMETRI BERBASIS INKUIRI UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA Rahmah Hayati Nasution; Abdul Muin Sibuea; R Mursid
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2018): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.146 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v5i1.12522

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar modul optik geometri berbasis inkuiri untuk mahasiswa pendidikan fisika STKIP Tapanuli selatan Padangsidimpuan, dan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan bahan ajar optik geometri berbasis inkuiri untuk mahasiswa pendidikan fisika STKIP Tapanuli Selatan Padangsidimpuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan pengembangan  model Borg and Gall dan pengembangan modul merujuk pada Dick and Carey. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Uji ahli materi pelajaran optik geometri berada pada kriteria sangat baik dan layak digunakan (89,06%), (2) Uji ahli media pembelajaran berada pada kriteria sangat baik dan layak digunakan (92,18%), (3) Penilaian dosen fisika berada pada kriteria sangat baik (89,50%), (4) Uji coba perorangan berada pada kriteria sangat baik (82,95%), (5) Uji coba kelompok kecil berada pada kriteria sangat baik (85,98%), (6) Uji coba lapangan berada pada kriteria sangat baik (86,00%), (7) Bahan ajar optik geometri berbasis inkuiri untuk mahasiswa pendidikan fisika STKIP “Tapanuli Selatan” Padangsidimpuan sangat efektif digunakan. Hal ini terlihat dari hasil tes kemampuan mahasiswa setelah perkuliahan dengan menggunakan bahan ajar modul ini tuntas karena  80% dari subjek uji coba memenuhi ketuntasan belajar dan adanya aktivitas yang positif dari mahasiswa.  Kata Kunci: Pengembangan, Bahan Ajar Optik Geometri Berbasis Inkuiri.  Abstract: This study aims to produce inquiry-based geometric optical module teaching materials for the STKIP Tapanuli South Padangsidimpuan physics education students, and to determine the feasibility and effectiveness of inquiry-based geometric optical teaching materials for STKIP physics education students in South Tapanuli Padangsidimpuan. The type of research used is development research using the development of the Borg and Gall model and module development referring to Dick and Carey. The results of this study indicate: (1) Test of expert geometry optical subject matter is in the criteria of very good and feasible to use (89.06%), (2) Test of expert media learning is on the criteria of very good and feasible use (92.18%) , (3) Physics lecturers' assessment is in very good criteria (89.50%), (4) Individual trials are in very good criteria (82.95%), (5) Small group trials are in very good criteria ( 85.98%), (6) Field trials are in very good criteria (86.00%), (7) Inquiry based geometry optical teaching materials for STKIP physics education students "South Tapanuli" Padangsidimpuan are very effective to use. This can be seen from the results of the student's ability test after the lecture by using this module teaching material thoroughly because 80% of the test subjects met the learning completeness and the positive activity of the students. Keywords: Development, Inquiry-Based Geometry Optics Learning Materials
PENGEMBANGAN TRAINER MIKROKONTROLER BERBASIS ARDUINO NANO PADA MATA PELAJARAN TEKNIK PEMROGRAMAN, MIKROPROSESOR DAN MIKROKONTROLER KELAS XI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO DI SMK N. 1 LUBUK PAKAM Sriadhi .; Bakti Dwi Waluyo; Kardo Simanjuntak
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2020): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.755 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v7i1.22626

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan Trainer Mikrokontroler sebagai media pembelajaran dan Menghasilkan trainer Mikrokontroler yang telah dikembangkan layak sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan research and development (R&D). Langkah-langkah pengembangan trainer arduino nano ini meliputi : (1) Potensi Dan Masalah,  (2) Pengumpulan Data,  (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, (5) Revisi Desain, (6) Uji Coba Produk, (7) Revisi Produk, (8) Uji Coba Pemakaian, (9) Revisi Produk, (10) Penetapan Kelayakan Trainer. Objek pada penelitian ini adalah Trainer Mikrokontroler Arduino Nano. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket validasi uji persyaratan trainer dan uji validasi trainer. Uji persyaratan trainer dilakukan terhadap Ahli Praktisi dan uji validasi trainer dilakukan terhadap Ahli Media. Teknis analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik deskriptif. Hasil penelitian in adalah Trainer Mikrokontroler Arduino Nano yang terdiri dari piranti input sensor IR, Sensor cahaya dan piranti output seperti light emitting diode (LED), liquid crystal display (LCD) Matriks, Dot Matriks, Peragah Seven Segmen, Relay, Motor direct current (DC) dan Buzzer. Hasil uji persyaratan trainer oleh Ahli Praktisi sebesar 92,5% (sangat layak) dan hasil uji validasi trainer oleh Ahli Media sebesar 91,25% (sangat layak). Berdasarkan jumlah skor hasil uji persyaratan trainer dan hasil uji validasi media disimpulkan bahwa Trainer Mikrokontroler Berbasis Arduino Nano sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk kelas XI Teknik Audio Video di SMK Negeri 1 Lubuk Pakam. Kata Kunci : Media Pembelajaran Trainer, Arduino Nano. Abstract: This study aims to see how the process of developing a Microcontroller Trainer as a learning medium and producing a Microcontroller trainer that has been developed is feasible as a learning medium. This research uses research and development research and development (R&D) methods. The steps to develop this Arduino nano trainer include: (1) Potentials and Problems, (2) Data Collection, (3) Product Design, (4) Design Validation, (5) Design Revision, (6) Product Testing, (7) )) Product Revision, (8) Usage Trial, (9) Product Revision, (10) Determination of Trainer Eligibility. The object of this research is the Arduino Nano Microcontroller Trainer. The data test method in this study used a validation questionnaire to test the trainer requirements and the trainer validation test. Test of trainer requirements is carried out on Practitioners and trainer validation tests are carried out on Media Experts. The technical analysis of the data used in this research is descriptive qualitative, quantitative and descriptive statistics. The results of this research are the Arduino Nano Microcontroller Trainer which consists of IR sensor input devices, light sensors and output devices such as light emitting diode (LED), liquid crystal display (LCD) Matrix, Dot Matrix, Seven Segment Modeling, Relay, Direct Current Motor ( DC) and Buzzer. The results of the trainer requirements test by Practitioners were 92.5% (very feasible) and the results of the trainer validation tests by Media Experts were 91.25% (very feasible). Based on the total score of the results of the trainer requirements and the results of the media validation test, it is stated that the Arduino Nano-based Microcontroller Trainer is very suitable to be used as a learning medium for class XI Audio Video Engineering at SMK Negeri 1 Lubuk Pakam. Keywords: Trainer Learning Media, Arduino Nano.
Pengaruh Media Pembelajaran dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Biologi Rena Agustina; Harun Sitompul
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 2, No 1 (2015): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.559 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v2i1.3273

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) siswa yang diajar dengan mediapembelajaran animasi hasil belajarnya lebih tinggi dari media pembelajaran powerpoint. (2) hasilbelajar siswa yang memiliki gaya belajar visual hasil belajar lebih tinggi dari gaya belajarauditori (3) ada interaksi antara media pembelajaran dengan gaya belajar, dalam mempengaruhihasil belajar biologi siswa. Metode penelitian kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2 dancluster random sampling. Statistik deskriptif untuk menyajikan data dab statistik inferensialdigunakan ANAVA 2 jalur. Sebelum ANAVA 2 jalur digunakan terlebih dahulu dilakukan ujipersyaratan analisis data yaitu uji normalitas dengan uji Liliefors dan uji homogenitas variansdengan uji Barlett pada taraf signifikansi 0.05. Hasil penelitian: (1) hasil belajar Biologi siswayang diajar dengan media pembelajaran Animasi lebih tinggi dibandingkan media pembelajaranPowerpoint Besarnya Fhitung = 19.042 > Ftabel = 3.98; (2) siswa yang memiliki Gaya Belajar Visuallebih tinggi dibandingkan Gaya Belajar auditori i. Besarnya Fhitung = 47.884 > Ftabel = 3.98; (3)Terdapat interaksi antara media pembelajaran dan gaya belajar dalam mempengaruhi hasilbelajar kewirausahaan siswa SMA Swasta persiapan stabat. Besarnya Fhitung = 44.039 > Ftabel =3.98Kata Kunci: media pembelajaran, gaya belajar, hasil belajar biologi
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS COOPERATIVE LEARNING UNTUK MATA PELAJARAN IPA SD Novi Larasati; Julaga Situmorang; Hamonangan Tambunan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2021): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.599 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v8i2.31377

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran interaktif yang layak digunakan, mudah dipelajari dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual, (2) untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran interaktif yang dikembangkan untuk pembelajaran IPA pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan produk Borg dan Gall yang dipadu dengan model pengembangan pembelajaran Dick dan Carey. Hasil penelitian menunjukkan: (1) uji ahli materi IPA berada pada kualifikasi sangat sesuai (95,08 %), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat sesuai (93,96 %), (3) uji ahli rekayasa perangkat lunak dan desain grafis  berada pada kualifikasi sangat sesuai (86,70 %), uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat sesuai (91,43 %), uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat sesuai (93,63 %), uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat sesuai (97.96%). Dengan demikian, pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif dan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran poster.  Kata Kunci: Pengembangan media pebelajaran berbasis cooperative learning, hasil belajar IPA Abstract: This study aims to : (1) generate an interactive learning proper use, easy to learn, and can be used for individual learning. (2) to determine the effectiveness of interactive learning media developed for Sains in primary school students. This type of research is the development of research that uses models Borg and Gall product development combined with the learning development model Dick and Carey. The results showed: (1) The saint’s test materials experts are at a very appropriate qualification (95.08%), (2) test the instructional design experts are at a very appropriate qualification (93.96%), (3) test software engineering expert software and graphic design are at a very appropriate qualification (86.70%), individual testing is at a very appropriate qualification (91.43%), small group trial is at a very appropriate qualification (93.63%), field trials are at a very appropriate qualification (97.96%). Thus, hypothesis testing proves that there are significant differences between student learning outcomes that learned using interactive instructional media and student learning outcomes that learned by using learning media posters. Keywords: Development of media based on cooperative learning, learning outcomes sains
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS INTERNET PADA BERITA WACANA LISAN KELAS VII SMP NEGERI 2 TIMANG GAJAH Suryana .; Abdul Hasan K
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2016): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.464 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v3i1.5009

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan multimedia interaktif yang layak digunakan, mudah dipelajari siswa dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual, (2) mengetahui keefektifan multimedia interaktif yang dikembangkan pada mata pelajaran berita wacana lisan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Borg dan Gall yang dipadu dengan model pengembangan pembelajaran Dick dan Carey. Hasil penelitian menunjukkan; (1) materi mata pelajaran  kualifikasi sangat baik; (2) desain pembelajaran kualifikasi sangat baik, (3) rekayasa perangkat lunak dan desain grafis kualifikasi sangat baik. Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan multimedia interaktif dengan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media cetak dan audio. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengolahan data diperoleh thitung = 3,328 pada taraf signifikansi α = 0.05 dengan dk 56 diperoleh ttabel = 1.67, sehingga thitung > ttabel, efektifitas penggunaan multimedia interaktif = 80.46%.  Disimpulkan bahwa hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan multimedia interaktif sebesar 80,46% lebih tinggi dari kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media cetak dan audio sebesar 71.72%. Kata Kunci: pengembangan  multimedia interaktif berbasis internet, berita wacana lisan Abstract: This study aimed to: (1) generate a viable interactive multimedia use, easy to learn and can be used for the students' individual learning, (2) determine the effectiveness of interactive multimedia that is developed on the subjects of news of oral discourse. This type of research is the development of research development model Borg and Gall combined with learning development model of Dick and Carey. The results showed; (1) The subject matter is very good qualification; (2) instructional design excellent qualifications, (3) software engineering and graphic design excellent qualifications. Hypothesis testing results prove that there is a significant difference between the learning outcomes of students that learned using interactive multimedia learning outcomes of students that learned to use the print and audio media. This is indicated by the data processing results obtained t = 3.328 at significance level α = 0:05 to 56 hp obtained table = 1.67, so thitung> ttable, the effective use of interactive multimedia = 80.46%. It was concluded that the results of the study group of students that learned using interactive multimedia amounted to 80.46% higher than the group of students that learned to use the print and audio media by 71.72%. Keywords: Internet-based interactive multimedia development, news of oral discourse
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR DESAIN SISTEM INSTRUKSIONAL PENDEKATAN TPACK Harun Sitompul; Denny Setiawan; Edward Purba
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2017): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.543 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v4i2.8761

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh penggunaan media terhadap hasil belajar desain sistem instruksional pendekatan TPACK, (2) mengetahui  pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar desain sistem instruksional pendekatan TPACK, dan (3) mengetahui  interaksi antara penggunaan media pembelajaran dan motivasi belajar mahasiswa  dalam mempengaruhi hasil belajar desain sistem instruksional pendekatan TPACK. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa yang mengambil matakuliah desain sistem instruksional dengan purposive sampling. Metode penelitian adalah kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Uji statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif untuk menyajikan data dan dilanjutkan dengan statistik inferensial dengan menggunakan ANAVA dua jalur dengan taraf signifikan α = 0,05 yang dilanjutkan dengan uji Scheffe. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) hasil belajar desain sistem instruksional pendekatan TPACK lebih tinggi dibandingkan dengan konvensional; (2) Hasil belajar hasil belajar desain sistem instruksional pendekatan TPACK pada motivasi belajar tinggi lebih tinggi daripada motivasi belajar rendah; dan terdapat interaksi antara media pembelajaran dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar desain sistem instruksional pendekatan TPACK. Kata Kunci: media pembelajaran, motivasi belajar, desain sistem instruksional, TPACK Abstract: This study aims to: (1) determine the effect of media usage on instructional design instructional outcomes of TPACK approach, (2) to know the influence of learning motivation on instructional instructional design result of TPACK approach, and (3) to know the interaction between the use of instructional media and student learning motivation in influencing instructional instructional design result of TPACK approach. This research is conducted on students who take instructional course design course with purposive sampling. The research method is quasi experiment with 2 x 2 factorial design. Statistical test used is descriptive statistic to present the data and continued with inferential statistic by using two way ANOVA with significant level α = 0,05 followed by Scheffe test. The results of this study indicate that; (1) the instructional instructional design result of TPACK approach is higher than conventional; (2) The learning outcomes of instructional system design of TPACK approach on higher learning motivation is higher than low learning motivation; and there is interaction between learning media with learning motivation to instructional design instructional system result TPACK approach. Keywords: learning media, learning motivation, instructional system design, TPACK
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MERAKIT PERSONAL KOMPUTER Abdiel Bobi Chahyadi; Harun Sitompul; Keysar Panjaitan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2019): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.408 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v6i2.16955

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk menghasilkan media video pembelajaran perakitan personal komputer yang berkualitas dan layak dijadikan acuan bagi siswa, mudah dipelajari, dipahami dan dapat digunakan secara individual, (2) Untuk mengetahui keefektifan penggunaan media video pembelajaran pada mata pelajaran Produktif Teknik Komputer dan Jaringan pada materi perakitan komputer. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan produk Borg and Gall yang dipadu dengan model desain pembelajaran dari Dick and Carey. Subjek uji coba produk dalam penelitian ini terdiri dari dua ahli materi pelajaran dengan Standar Kompetensi Merakit Personal Komputer, dua ahli desain pembelajaran, dua ahli media pembelajaran, tiga orang peserta didik untuk uji coba perorangan, sembilan peserta didik untuk uji coba kelompok kecil, dan tiga puluh orang peserta didik untuk uji coba lapangan terbatas. Produk akhir dari pengembangan video ini dilanjutkan dengan uji keefektifan produk. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan menggunakan video dengan hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan tanpa menggunakan video. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan video sebesar 83,66% lebih tinggi dari pada peserta didik yang dibelajarkan tanpa menggunakan video sebesar 69,46%. Kata Kunci: pengembangan, media video pembelajaran, merakit personal komputer Abstract: This study aims to (1) To produce quality personal computer learning instructional video media as a reference for students, easy to learn, understand and can be used individually, (2) To determine the effectiveness of the use of instructional video media on Productive subjects Computer and Network Engineering on computer assembly material. This type of research is development research that uses the Borg and Gall product development model combined with a learning design model from Dick and Carey. The product trial subjects in this study consisted of two subject matter experts with Personal Computer Assembling Standards Standards, two learning design experts, two instructional media experts, three students for individual trials, nine students for small group trials, and three twenty students for limited field trials. The final product of the development of this video is followed by a product effectiveness test. Hypothesis testing results indicate that there are significant differences between the learning outcomes of students who are taught using video and learning outcomes of students who are learned without using video. From these results it can be concluded that the learning outcomes of students who were taught using videos amounted to 83.66% higher than those of students who were learned without using videos of 69.46%. Keywords: development, learning video media, assembling personal computers
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS VISUAL BASIC DAN SMOOTHBOARD PADA MATEMATIKA Jhonson .; Hamonangan Tambunan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.464 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v1i1.1873

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif yang layak digunakan, mudah dipelajari pebelajar dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual, mengetahui keefektifan media pembelajaran interaktif yang dikembangkan pada mata pelajaran Matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Data kualitas produk pengembangan dikumpulkan dengan angket dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkanbahwa uji ahli: materi pelajaran, desain pembelajaran, dan rekayasa perangkat lunak kualifikasi sangat baik, uji coba: perorangan, kelompok kecil, dan lapangan kualifikasi sangat baik. Uji keefektifan produk dilakukan dengan metode kuasi eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif dengan menggunakan media buku teks. Hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan media pembelajaran interaktif lebih tinggi daripada yang dibelajarkan menggunakan media buku teks.   Kata Kunci: pengembangan media pembelajaran interaktif, berbasis visual basic dan smoothboard, matematika
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN KONTEN INSTAGRAM TERHADAP MINAT MENGAKSES PORTAL RUMAH BELAJAR KEMDIKBUD Febri Nurhandayani
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2021): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.382 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v8i1.26780

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui apa dan besarnya pengaruh efikasi diri dan konten Instagram Rumah Belajar terhadap minat mengakses portal Rumah Belajar Kemdikbud. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang mengikuti akun Instagram Rumah Belajar. Adapun temuan penelitian menyatakan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial pada efikasi diri dan konten Instagram terhadap minat mengakses portal Rumah Belajar, dan terdapat pengaruh secara simultan dan signifkan antara efikasi diri dan konten Instagram Rumah Belajar terhadap minat mengakses portal Rumah Belajar dengan nilai kontribusi sebesar 56,8%. Kata Kunci: Efikasi Diri, Konten Instagram, Minat Mengakses Abstract: The purpose of this study was to determine whether there is an effect and how muct the effect of self-efficacy and Instagram Content of Rumah Belajar towards the interest to access the Kemdikbud Rumah Belajar website. The research method used is quantitative and the data was collected by using a questionnaire distributed to 100 respondents who followed the Rumah Belajar Instagram account. The research findings state that there is a positive and partially significant effect on self-efficacy and Instagram content on interest in accessing the portal, and there is an effect on self-efficacy and Instagram content simultaneously on interest in accessing the portal with a contribution value of 56,8%. Keywords:. Self-Efficacy, Instagram Content, Interest to Access

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2024): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 2 (2019): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 2 (2018): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 2 (2017): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 2 (2015): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 1 (2015): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 2 (2014): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan More Issue