cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 339 Documents
EDUKASI RISIKO LEPTOSPIROSIS MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET PADA MASYARAKAT PESISIR NEGERI TAWIRI AMBON: HEALTH EDUCATION ON LEPTOSPIROSIS RISKS FOR COASTAL COMMUNITIES IN TAWIRI VILLAGE AMBON Mega Clarita Laurence; Christiana Rialine Titaley; Hasni Arusad; Bezaleel Marels Christophe Parera; Reinaldy Simanungkalit; Joel Apriyanto Fejacreyo Huka; Cindy Gloria Risakotta
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3187

Abstract

Leptospirosis merupakan infeksi zoonosis yang mulai meluas ke Maluku, namun belum terdokumentasi di Puskesmas Tawiri akibat rendahnya deteksi dini masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat pesisir terhadap risiko penularan tersebut. Metode pelaksanaan menggunakan intervensi edukasi berupa penyuluhan dan pembagian selebaran kepada dua puluh warga kelompok berisiko di Negeri Tawiri pada April dua ribu dua puluh enam. Hasil dan pembahasan menunjukkan adanya perubahan positif pada cara pandang masyarakat yang diindikasikan oleh partisipasi aktif peserta dalam diskusi serta kemampuan merumuskan rencana tindakan pencegahan mandiri. Warga mulai menyadari kerentanan lingkungan, mengenali gejala klinis awal, serta berkomitmen menggunakan alas kaki dan menjaga kebersihan selokan. Efektivitas media selebaran terbukti mempermudah literasi kesehatan komunitas. Kesimpulannya, edukasi kesehatan berbasis selebaran efektif membangun kewaspadaan dini dan perilaku protektif mandiri. Puskesmas disarankan mengintegrasikan program ini secara berkala, didukung gotong royong warga dalam memperbaiki sanitasi pemukiman.
IMPLEMENTASI MEDIA SMART TREE TERHADAP PENGETAHUAN PROSES TERJADINYA KALKULUS PADA SISWA SD MUHAMMADIYAH 49 JAKARTA: IMPLEMENTATION OF SMART TREE MEDIA TO IMPROVE STUDENTS’ KNOWLEDGE OF THE PROCESS OF CALCULUS FORMATION AT SD MUHAMMADIYAH 49 JAKARTA Rifa Fauziah Syaifia Putri; Aditya Nurrochman; Silvia Sulistiani; Akbar Akbar; Syahda Zulmi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3190

Abstract

Anak-anak sekolah dasar adalah anak usia 7-12 tahun yang merupakan periode kritis pertumbuhan yang sering disertai perubahan pola makan, termasuk tingginya konsumsi jajanan yang bersifat manis dan lengket di lingkungan sekolah. Konsumsi jenis makanan tersebut, jika tidak diimbangi dengan perilaku kebersihan gigi dan mulut yang baik, menjadi faktor risiko utama pembentukan plak dan akan mempercepat proses pembentukan kalkulus(karang gigi).  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatnya mutu, cakupan, efisiensi pelayanan kesehatan gigi dan mulut dalam rangka tercapainya kemampuan pelihara diri di bidang kesehatan gigi dan mulut secara optimal. Metode Pelaksanaan: desain penelitian ini menggunakan pendekatan metode quasi eksperiment yang melibatkan pre test dan post test design, sampel berjumlah 50 responden. Analisa data penelitian ini menggunakan Uji Bivariat yaitu shapiro-wilk dan Uji Wilcoxon. Hasil Kegiatan: Didapatkan Nilai Pre-test dengan kriteria baik 12 anak (24%), sedang 33 anak (66%) dan buruk 5 anak (10%) sedangkan nilai Post-test didapatkan kriteria baik 41 anak (82%), sedang 9 anak (18%) dan buruk 0 anak (0%).  Uji statistik menunjukkan bahwa adanya peningkatan antara pre test dan post test, yang ditunjukkan dengan nilai p-value 0,000 pada variabel pengetahuan artinya variabel tersebut <0,05 sehingga dapat ditarik Ha diterima. Kesimpulan: adanya pengaruh media smart tree untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dalam proses terjadinya kalkulus pada siswa SD Muhammadiyah 49 Jakarta.
PENGETAHUAN IBU HAMIL DAN SKRINING ULTRASONOGRAFI (USG) PADA KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI PUSKESMAS CANGKRINGAN, SLEMAN, YOGYAKARTA: KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN AND ULTRASONOGRAPHIC (USG) SCREENING FOR HIGH-RISK PREGNANCIES AT CANGKRINGAN PRIMARY HEALTH CARE CENTER, SLEMAN, YOGYAKARTA Naela Himayati Afifah; Yana Supriatna; Nurhuda Hendra Setyawan; Torana Kurniawan; Trianingsih Trianingsih; Devina Yudistiarta; Ajeng Viska Icanervilia; Vincent Harun; Khairina Khairina; Riyan Wahyudo; Nadia Primivita Dirgahayu; Derry Andriawan; Yusnia Irchami Fahmi; Intan Mupangat; Michelle Giovanny Manoeroe; Lina Choridah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3206

Abstract

Kehamilan risiko tinggi merupakan kontributor utama morbiditas dan mortalitas maternal serta perinatal. Deteksi dini melalui ultrasonografi (USG) dalam antenatal care (ANC) dan edukasi kesehatan esensial untuk kehamilan yang aman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu mengenai kehamilan risiko tinggi serta mengidentifikasi faktor risiko maternal dengan penilaian USG di Puskesmas Cangkringan, Sleman, Yogyakarta pada 16 November 2024. Studi potong lintang (cross-sectional) ini melibatkan 23 ibu hamil yang direkrut melalui consecutive sampling. Data meliputi karakteristik sosiodemografi, riwayat obstetri, antropometri, tekanan darah, dan USG prenatal. Pengetahuan ibu dinilai dengan menggunakan kuesioner. Terdapat peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan ibu, dengan nilai median dari 7 menjadi 10 (p<0,001;  uji paired t-test). Hasil menunjukkan rata-rata usia ibu 27 ± 5,51 tahun dan indeks massa tubuh 25 ± 6,13 kg/m² (overweight). Skor pengetahuan meningkat secara signifikan setelah intervensi edukasi. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara lingkar lengan atas (LILA) ibu dan perkiraan berat janin. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan terbukti meningkatkan pengetahuan ibu secara signifikan. Indikator antropometri ibu saja tidak cukup andal menjadi prediktor berat janin, sehingga diperlukan pelayanan ANC terpadu yang memadukan edukasi, penilaian klinis, dan penapisan USG.
MODEL SINERGI LINTAS SEKTOR DALAM MENDUKUNG KETAHANAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA KARAMATWANGI GARUT: CROSS-SECTOR SYNERGY MODEL IN SUPPORTING PUBLIC HEALTH RESILIENCE IN KARAMATWANGI VILLAGE GARUT Desi Tirtawati; Sutanto Sutanto; Raden Ajeng Chandra Kusumawardhani; Lila Irawati Tjahjo Widuri; I Wayan Sumandyasa; Budi Sumaryono; Aditia Dedek Yunus; Ativa Hesti Agustina
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3210

Abstract

Dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan, ketahanan kesehatan masyarakat menjadi salah satu instrumen yang tidak bisa dipisahkan. Kolaborasi berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk mendeskripsikan model sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan kesehatan masyarakat diantaranya melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), USG gratis dan Komunikasi, Informasi dan edukasi (KIE) di desa Karamatwangi Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan collaboratif governance. Kegiatan melibatkan berbagai lintas sektor seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Puskesmas Cisurupan, Pemerintah Desa Karamatwangi, Kader Kesehatan dan masyarakat. Data diperoleh melalui kegiatan observasi, dokumentasi dan komunikasi yang dilakukan dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya sinergi lintas sektor mampu meningkatkan akses pelayanan kesehatan, memperkuat koordinasi antarinstansi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya promotif dan preventif. Adanya komunikasi dan koordinasi, komitmen bersama dan pembagian peran yang jelas menjadi faktor pendukung dalam keberhasilan kolaborasi. Model kolaboratif  yang dihasilkan dapat berkontribusi dalam mendukung ketahanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Tetapi masih diperlukan penguatan koordinasi dan keberlanjutan program untuk mendukung upaya promotif dan preventif bisa berjalan dengan optimal.
PELATIHAN KADER HIPERTENSI TENTANG AKTIVITAS FISIK AMAN BERBASIS KESELAMATAN PASIEN: PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN: PATIENT SAFETY-BASED TRAINING ON SAFE PHYSICAL ACTIVITY FOR HYPERTENSION CADRES: IMPROVING KNOWLEDGE AND SKILLS Hilda Hilda; Hesti Prawita Widiastuti; Arsyawina Arsyawina
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3211

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah penyakit tidak menular yang tinggi di wilayah kerja Puskesmas Lok Bahu. Salah satu kendala pengendalian hipertensi di masyarakat adalah belum optimalnya kemampuan kader dalam mengedukasi, mendemonstrasikan, dan memantau aktivitas fisik yang aman, teratur, serta sesuai kondisi kesehatan penderita hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan edukasi serta demonstrasi aktivitas fisik aman berbasis keselamatan pasien bagi penderita hipertensi. Kegiatan dilaksanakan di Aula Puskesmas Lok Bahu, Samarinda, melalui pelatihan, demonstrasi, praktik penggunaan alat latihan sederhana, monitoring, dan evaluasi. Peserta terdiri atas 19 kader dari lima Posyandu dan 20 penderita hipertensi. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pretest dan posttest, sedangkan keterampilan kader dinilai menggunakan lembar observasi praktik. Dari 20 peserta evaluasi, terdapat 17 peserta dengan data pengetahuan lengkap. Rerata skor meningkat dari 82,35±7,05 menjadi 86,27±6,44, dengan selisih rerata 3,92 poin. Hasil paired t-test menunjukkan peningkatan belum bermakna secara statistik (p=0,096), tetapi secara deskriptif 47,1% peserta mengalami peningkatan skor. Hasil observasi menunjukkan kader mampu menyampaikan edukasi, mendemonstrasikan aktivitas fisik aman, menggunakan alat latihan sederhana, menyampaikan prinsip keselamatan, dan menyusun rencana tindak lanjut. Pelatihan kader tentang aktivitas fisik aman berpotensi memperkuat pengelolaan hipertensi berbasis masyarakat dengan tetap memperhatikan keselamatan pasien.
PENERAPAN MODEL PILLOW BOOK KESGI SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KEMANDIRIAN MENGGOSOK GIGI ANAK USIA DINI: IMPLEMENTATION OF THE KESGI PILLOW BOOK MODEL AS AN EFFORT TO FORM INDEPENDENCE IN BRUSHING TEETH IN EARLY CHILDHOOD Tedi Purnama; Ngatemi Ngatemi; Indrayati Fadjeri; Sagita Pradnya Paramarta; Amelia Dwi Puteri
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3223

Abstract

Permasalahan utama kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat Indonesia adalah gigi berlubang. Terbukti data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menunjukkan bahwa 84,9% anak umur 5 tahun mengalami karies dengan indeks def-t 6,7. Data tersebut menunjukkan angka permasalahan kesehatan gigi anak di Indonesia termasuk dalam kategori tinggi bila dibandingkan dengan target WHO yaitu 50% anak usia 5-6 tahun bebas dari karies. Salah satu yang menyebabkan timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut dalam masyarakat adalah rendahnya perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut khususnya dalam menggosok gigi, terbukti perilaku menggosok gigi dengan benar hanya 4,6%. Data diatas juga tidak berbeda jauh dengan permasalahan yang ada di mitra yaitu TK Pertiwi VI Podok Labu, menunjukkan bahwa indeks def-t sebesar 6,5. Salah satu solusi mengatasi permasalahan yaitu meningkatkan pemeliharaan kesehatan gigi pada anak adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan gigi. Model pillow book kesehatan gigi merupakan sebuah model promosi kesehatan gigi yang terbukti dapat meningkatkan keterampilan menggosok gigi anak prasekolah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kemandirian menggosok gigi anak usia dini dengan edukasi model pillow book kesehatan gigi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahapan mulai persiapan yaitu perencanaan berupa menyusun model pillow book kesehatan gigi dan pelaksanaan kegiatan diawali dengan pre-test, penerapan edukasi model pillow book kesehatan gigi dan terakhir post-test. Pelaksanaan dilakukan selama 5 hari berturut-turut dan dilakukan monitoring. Hasil: penerapan model pillow book kesgi efektif meningkatkan pengetahuan menggosok gigi (p<0.001) dan efektif terhadap peningkatan kemandirian menggosok gigi anak  usia  dini  (p<0.001). Disimpulkan penerapan model pillow book kesehatan gigi efektif meningkatkan kemandirian menggosok gigi pada anak usia dini.
PELATIHAN GIZI SEIMBANG DAN POLA MAKAN SEHAT PADA KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BARINGIN: BALANCED NUTRITION AND HEALTHY EATING TRAINING FOR POSYANDU CADRES IN BARINGIN PUBLIC HEALTH CENTER WORKING AREA Shelly Rodliah Rosyad; Darmayanti Wulandatika; Siti Fatimah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.1998

Abstract

Kekurangan gizi pada remaja perempuan dan wanita muda dapat berpotensi merugikan kesehatan reproduksi dan meningkatkan risiko komplikasi kehamilan yang selanjutnya dapat membahayakan nyawa ibu dan anak. Oleh karena itu, penting untuk memperbaiki pola makan dan memberikan pendidikan tentang kebiasaan makan yang sehat, terutama pada kelompok remaja dan wanita muda. Seorang kader seharusnya memiliki pemahaman yang benar terkait kesehatan masyarakat. Peran kader yang sangat krusial tersebut perlu diimbangi dengan pengetahuan yang baik pula mengenai gizi seimbang, khususnya pada wanita usia subur. Pengabdian ini bertujuan untuk membekali kader posyandu pengetahuan serta mengoptimalisasikan peran kader posyandu dalam hal pemenuhan asupan energi dan makronutrient pada wanita usia subur yang tinggal di wilayah perdesaan melalui pelatihan gizi seimbang dan pola makan sehat. Pelaksanaan pengabdian pada Masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pelatihan gizi seimbang dan pola makan sehat, dilakukan di Desa Baringin B, Kecamatan Candi Laras Selatan, Wilayah Kerja Puskesmas Baringin dengan kader posyandu sebagai peserta, media pelatihan yang digunakan berupa booklet dan video edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dengan meningkatnya pemahaman kader tentang pentingnya pemenuhan gizi pada wanita usia subur dan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mempraktikan secara langsung. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kebutuhan gizi wanita usia subur.
PEMBERDAYAAN KELUARGA MELALUI PROGRAM MANAJEMEN CEGAH STROKE DAN SENAM CEGAH KOLESTEROL DI RUMAH DALAM MENCEGAH STROKE DAN HIPERTENSI: FAMILY EMPOWERMENT THROUGH MANAGEMENT PROGRAMS STROKE PREVENTION AND CHOLESTEROL PREVENTION EXERCISES AT HOME IN PREVENTING STROKE AND HYPERTENSION Frana Andrianur; Dwi Prihatin Era; Arifin Hidayat; Diah Setiani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2026

Abstract

Pengetahuan cegah stroke serta pengendalian hipertensi masih menjadi masalah,  kasus hipertensi masih di temukan stroke maupun resiko stroke berulang di masyarakat, serta kasus peningkatan kolesterol akibat pola makan dan malas berolah raga. Program PKM sudah dilakukan sesuai rencana, tetapi kasus masih ditemukan di masyarakat.  Tujuan Pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan  dan melakukan pendampingan manajemen cegah stroke serta melakukan aktivitas fisik: senam cegah kolesterol tinggi pada pasien hipertensi dan keluarga pasien stroke. Tempat kegiatan di Kelurahan Sempaja Timur wilayah Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda.dengan jumlah peserta 30 orang.  Media yang dipakai dalam PKM ini meliputi Modul manajemen secah stroke dan cegah kolesterol, Slide power point, tensi meter, skrining kolesterol dan pengukur berat badan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan rubrik penilaian manajemen cegah stroke dan senam cegah kolesterol. Hasil pengetahuan manajemen cegah stroke sebelumnya didapatkan nilai rerata 80 menjadi nilai rerata 90, manajemen cegah kolesterol  nilai rerata 70 menjadi nilai rerata 90 pada keluarga sebagai caregiver pasien resiko stroke dirumah. Pendampingan manajemen cegah stroke dan pencegahan kolesterol berdampak pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan untuk mencegah hipertensi sebagai upaya mencegah resiko serangan stroke. Pentingnya pemahaman dan penerapan secara konsisten di rumah akan berdampak pada hipertensi terkontrol dan pencegahan stroke.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN PASIEN DENGAN GANGGUAN PENGLIHATAN BERAT MELALUI LAYANAN LOW VISION DI RSUD KOJA : SEBUAH UPAYA PENGABDIAN MASYARAKAT: IMPROVING THE INDEPENDENCE OF PATIENTS WITH SEVERE VISION IMPAIRMENT THROUGH LOW VISION SERVICES AT RSUD: A COMMUNITY SERVICE EFFORT Santi Anugrahsari; Verry Adrian
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2030

Abstract

Low Vision adalah kondisi kehilangan sebagian penglihatan di mana pasien masih dapat melihat cahaya, bentuk benda, angka, dan huruf secara terbatas. Layanan Low Vision di rumah sakit, termasuk RSUD Koja sebagai RS tipe B, berperan penting dalam meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup pasien. Namun, RSUD Koja menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, alat, edukasi, dan promosi. Pelayanan Low Vision di RSUD Koja dimulai pada tahun 2022 hingga 2024, Poli Mata Low Vision telah melayani 114 pasien anak dan 60 pasien dewasa. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat di rumah sakit tersier secara partisipatif dan edukatif yang melibatkan peran dari sasaran pengabdian. Pada pembahasan ditampilkan 2 kasus khusus yang telah dipilih. Kasus 1 adalah pria 22 tahun dengan ketajaman penglihatan awal OD 2/60 dan OS 1/25. Dengan kacamata koreksi, penglihatan meningkat menjadi 6/60, sementara penglihatan dekat membaik dengan Lea test dan pencahayaan tambahan. Kasus 2 adalah pria 50 tahun dengan ODS atrofi nervus optikus, visus OD 1/300 dan OS 1/60. Dengan teleskop 3x, visus OS meningkat menjadi 3/60, dan dengan menggunakan Magnifier 8D, penglihatan dekat OS membaik menjadi 4 Metrics 20 cm. Periode 2022–2024, Poli Mata RSUD Koja telah melayani 174 pasien Low Vision dari berbagai usia. Diperlukan dukungan lintas sektor serta peningkatan fasilitas untuk mengoptimalkan pelayanan.
IMPLEMENTASI AUDIO HYPNOTHERAPY DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN IBU NIFAS: IMPLEMENTATION OF AUDIO HYPNOTHERAPY IN REDUCING THE ANXIETY LEVEL OF POSTPARTUM Rosyati Pastuty; Elita Vasra; Wilma Wilma; Gesti Natasia; Nadya Putri; Alya Salwa
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2051

Abstract

Dari 60 orang ibu masa nifas yang berkunjung di Tempat Praktik Mandiri Bidan Teti Herawati dan Meli Rosita pada tahun 2022 sebanyak 43% ibu nifas mengalami kecemasan. Kecemasan pada ibu nifas dapat memicu dampak negatif seperti; terhambatnya produksi ASI, gangguan ikatan ibu-bayi (bounding), risiko baby blues serta menghambat pemulihan fisik akibat ketakutan untuk beraktifitas. Tujuan: Pengabdian kepada Masyarakat adalah menurunkan tingkat kecemasan pada ibu masa nifas. Metode: pengabdian kepada masyarakat adalah penyuluhan dan pemberian audio hypnotherapy. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2023. Penyuluhan dilakukan dengan pemutaran video mengenai masalah yang dapat terjadi pada masa nifas dan tanya jawab. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian audio hypnotherapy untuk memberikan sugesti positif pada ibu. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah ibu nifas yang berkunjung di Tempat Praktik Mandiri Bidan Teti Herawati Kota Palembang berjumlah 15 orang. Hasil: setelah dilakukan penyuluhan, tanya jawab dan pemutaran video terjadi peningkatan pengetahuan ibu nifas. Setelah mendengarkan audio hypnotherapy selama ±30 menit, ibu merasa nyaman dan rileks. Setelah dilakukan penilaian post-test terjadi penurunan tingkat kecemasan ibu setelah mendengarkan audio hypnotherapy. Ibu yang mengalami cemas sebelum mendengarkan audio hypnotherapy sebanyak 9 orang, turun menjadi 7 orang yang mengalami kecemasan setelah mendengarkan audio hypnotherapy. Kesimpulan: pemberian audio hypnotherapy dapat menurunkan tingkat kecemasan ibu nifas.