cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 339 Documents
EDUKASI PEMERIKSAAN RADIOLOGI PADA PENANGANAN AWAL DUGAAN PATAH TULANG ANAK BERBASIS E-MINIBOOK: RADIOLOGY EXAMINATION EDUCATION IN THE INITIAL MANAGEMENT OF SUSPECTED CHILD FRACTURES BASED ON E-MINIBOOK Hernastiti Sedya Utami; Angga Yosainto Bequet; Normaliza Oktaviany; Anadhan Dharma Ebriansyah; Agil Triyanti; Abdurrahman Agung; Dinda Dyah Cahyaningsih; Rizky Bagus Egi Prabowo
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3051

Abstract

Anak dalam perkembangannya memiliki banyak aktivitas salah satunya bermain. Seringkali terjadi cedera tulang akibat jatuh saat bermain, akan tetapi masih banyak orangtua memilih penanganan tradisional pijat tanpa pemeriksaan medis terlebih dahulu. Hal tersebut berpotensi akan memperburuk cedera apabila terjadi fraktur atau patah tulang pada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman orang tua dalam penanganan dugaan patah tulang pada anak dengan pemeriksaan medis radiologi (rontgen) sebagai langkah awal. Kegiatan dilaksanakan di salah satu rumah wali santri TK dan Balita Mabadi Qur’anil Aziz Banteran, Sumbang, Banyumas pada tanggal 13 Desember 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 27 orang. Metode kegiatan meliputi pengukuran pengetahuan peserta dengan menggunakan kuesioner pre dan post-test, pemaparan materi menggunakan powerpoint dan distribusi e-minibook edukatif berbasi digital serta pemeriksaan kesehatan sederhana (tekanan darah dan gula darah). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta (p < 0,05) dari 52,59 ± 8,13 menjadi 88,52 ± 8,18 melalui kuisioner. Peserta lebih memahami mengenai penanganan awal pada cedera tulang anak serta tindakan medis menjadi bukti diagnosis akurat dibandingkan tradisional pijat yang dapat menimbulkan risiko. Kegiatan ini dinilai efektif dalam memberikan kesadaran orangtua dan masyarakat terkait pentingnya pemeriksaan radiologi dalam diagnosis khususnya penanganan cedera patah tulang anak.
PEMBERDAYAAN REMAJA MELALUI PROGRAM YOUTH CARE NURSE UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR: EMPOWERING YOUTHS THROUGH THE YOUTH CARE NURSE PROGRAM FOR THE PREVENTION OF NON-COMMUNICABLE DISEASES Hardin Hardin; Hairuddin Safaat; Ulul Asmy; Sri Nuriana; Sri Hastari Rahayu
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3093

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian di dunia, dengan berbagai faktor risiko yang umumnya mulai muncul sejak masa remaja. Upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan, deteksi dini, serta pemberdayaan remaja perlu dilakukan untuk mencegah perkembangan PTM pada usia dewasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan remaja, mendeteksi faktor risiko PTM, serta meningkatkan kemandirian keluarga melalui implementasi program Youth Care Nurse. Kegiatan dilaksanakan di Desa Mendatte dengan sasaran remaja dan keluarga menggunakan pendekatan community-based participatory approach. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan dan pelatihan remaja, skrining kesehatan, pembentukan dan pelatihan kader Youth Care Nurse, pembinaan minat dan bakat remaja, serta pembinaan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja terkait pencegahan PTM, teridentifikasinya faktor risiko PTM berupa prehipertensi, hipertensi, dan overweight melalui skrining kesehatan, serta peningkatan tingkat kemandirian keluarga dari kategori KM-I dan KM-II menuju KM-III dan KM-IV. Luaran utama program adalah terbentuknya 35 kader Youth Care Nurse yang memiliki kemampuan dasar dalam edukasi kesehatan, deteksi dini faktor risiko PTM, dan promosi perilaku hidup sehat di lingkungan sebaya. Program ini efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan, memperkuat deteksi dini faktor risiko PTM, serta memberdayakan remaja dan keluarga dalam upaya pencegahan PTM sejak dini.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG STUNTING MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN TEMPE DAUN SINGKONG: ENHANCING PUBLIC AWARENESS OF STUNTING THROUGH COMMUNITY-BASED TRAINING ON CASSAVA LEAF TEMPEH PRODUCTION Relin Yesika; Mega Elfia; Fauzia Noprima Okta; Muhammad Arezki Ilham; Muhammad Fahri Ramadhan; Septi Permata Sari
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3104

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang berdampak pada tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Rendahnya pemahaman masyarakat terkait stunting dan pentingnya asupan gizi seimbang menjadi faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang stunting melalui pelatihan pembuatan tempe daun singkong sebagai salah satu alternatif pangan bergizi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan (koordinasi dengan mitra dan penyusunan instrumen pre-test dan post-test), tahap pelaksanaan (penyampaian materi tentang stunting, pelatihan pembuatan tempe daun singkong, diskusi, serta pengisian pre-test dan post-test), dan tahap evaluasi (analisis tingkat pemahaman masyarakat sebelum dan sesudah pelatihan). Penyuluhan dan pelatihan diberikan kepada 20 ibu PKK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata post-test dibandingkan pre-test, yang mencerminkan meningkatnya pemahaman masyarakat tentang stunting serta potensi tempe daun singkong sebagai pangan lokal bergizi. Hasil uji analisis SPSS  (Paired Sample T-Test) menunjukan hasil p=0,00 (<0,05) yang berarti adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest sebelum diberikan penyuluhan dengan nilai postest setelah penyuluhan. Selain itu, masyarakat memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah daun singkong menjadi tempe sehingga dapat menambah variasi pangan sekaligus membuka peluang usaha kecil. Dengan demikian, kegiatan ini dapat disimpulkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan mendorong kemandirian pangan berbasis potensi lokal. Disarankan kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan dengan materi tambahan tentang kewirausahaan dan pengolahan pangan inovatif agar dampak yang dihasilkan lebih luas dan berkelanjutan.
EDUKASI PERAWATAN LUKA BERBASIS DEMONSTRASI UNTUK MENGKOREKSI MITOS PENANGANAN LUKA PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH: EDUKASI PERAWATAN LUKA BERBASIS DEMONSTRASI UNTUK MENGKOREKSI MITOS PENANGANAN LUKA PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH Chita Widia; Eli Kurniasih; Asep Robby; Meitsa Ananda Saskia; Rika Jesika; Agnes Septiani; Irma Maelani; Yogi Setiawan
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3108

Abstract

Luka mekanik, baik berupa lecet, sayatan, maupun tusukan, merupakan insiden medis yang paling sering ditemui dalam dinamika aktivitas remaja di sekolah. Karakteristik remaja yang aktif secara fisik dalam kegiatan olahraga maupun organisasi meningkatkan risiko terjadinya cedera integritas kulit di lingkungan sekolah. Kejadian luka sangat umum, terdapat kesenjangan pengetahuan yang lebar antara protokol medis standar dengan praktik mandiri di masyarakat. Salah satu tantangan utama adalah dominasi "mitos kesehatan" atau kebiasaan turun-temurun yang secara medis yang secara medis kurang tepat namun masih diyakini kebenarannya.  Fenomena rendahnya literasi kesehatan di kalangan remaja seringkali melanggengkan mitos perawatan luka yang keliru, seperti penggunaan antiseptik keras yang bersifat sitotoksik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan dekonstruksi pemahaman siswa  salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Tasikmalaya melalui intervensi pendidikan kesehatan berbasis praktik. Menggunakan desain one-group pretest-posttest pada 23 siswa, edukasi diberikan melalui metode multimodal (ceramah, video, dan demonstrasi). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor rata-rata dari 81 menjadi 90. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan demonstrasi efektif dalam mengoreksi kesalahan prosedural pertolongan pertama pada luka di lingkungan sekolah.
PENGUATAN LITERASI TUBERKULOSIS PADA SISWA SMA MELALUI PENYULUHAN DAN SIMULASI PEMERIKSAAN IMMUNOCHROMATOGRAPHIC TEST: STRENGTHENING TUBERCULOSIS-RELATED HEALTH LITERACY AMONG HIGH SCHOOL STUDENTS THROUGH HEALTH EDUCATION AND SIMULATION OF IMMUNOCHROMATOGRAPHIC TESTING Dina Ferdiani; Meti Kusmiati; Meri Meri; Rudy Hidana
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penguatan edukasi sejak usia sekolah karena siswa berpotensi menjadi agen penyebar informasi kesehatan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan siswa SMA/MA/sederajat di Kota Tasikmalaya mengenai TBC melalui penyuluhan dan demonstrasi pemeriksaan. Mitra kegiatan adalah siswa SMA/MA/sederajat yang mengikuti kegiatan edukasi kesehatan di Kampus Universitas Bakti Tunas Husada. Metode pengabdian menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, media visual, serta demonstrasi pemeriksaan TBC menggunakan alat rapid test immunochromatography. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Kegiatan diikuti oleh 100 siswa, dengan 84 data berpasangan yang dianalisis. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 72,49% pada pre-test menjadi 89,68% pada post-test. Kategori pengetahuan baik juga meningkat dari 58,3% menjadi 89,3%. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan interaktif dan demonstrasi pemeriksaan TBC efektif meningkatkan literasi kesehatan siswa. Kegiatan ini penting sebagai strategi promotif dan preventif untuk mendukung deteksi dini serta pencegahan penularan TBC di lingkungan sekolah.
PELATIHAN TIM KARTINI BERBASIS TEKNOLOGI DI DESA KASANG LOPAK ALAI TAHUN 2026: TECHNOLOGY-BASED KARTINI TEAM TRAINING IN KASANG LOPAK ALAI VILLAGE, 2026 Mira Sri Gumilar; Hendry Boy; Idham Halid
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3173

Abstract

Desa Kasang Lopak Alai memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut anak  dengan prevalensi karies gigi sebesar 85% dan rata-rata OHIS kategori buruk. Keterbatasan tenaga kesehatan perlu diimbangi melalui pemberdayaan kader yang mampu melakukan edukasi kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini bertujuan membentuk Tim Kader Terkini (Kartini) melalui pelatihan kesehatan gigi dan mulut berbasis virtual reality serta pengenalan madu sebagai potensi bahan alam dalam upaya preventif karies gigi. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Kasang Lopak Alai pada April–Mei 2026 dengan sasaran 40 orang, terdiri dari kader posyandu, kader PKK, kader karang taruna, dan guru. Metode kegiatan meliputi koordinasi, pelatihan kesehatan gigi dan mulut, praktik keterampilan menyikat gigi. Teknik pelatihan menggunakan metode ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi, praktik langsung, pendampingan penggunaan virtual reality. Seluruh sasaran mengikuti kegiatan secara lengkap. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 10,5 menjadi 17,1, keterampilan menyikat gigi meningkat dari 5,4 menjadi 10,3, dan kemampuan psikomotor pengguna pada media virtual reality meningkat dari 3,4 menjadi 8,4 setelah pelatihan. Analisis bivariat menunjukkan perbedaan bermakna pada seluruh variabel. Output kegiatan tercapai sesuai dengan indikator target yang telah ditetapkan sehingga pelatihan ini efektif meningkatkan kapasitas kader untuk edukasi kesehatan gigi dan mulut anak berkelanjutan di Desa Kasang Lopak Alai.
TERAPI AFIRMASI POSITIF DAN SUPPORT GROUP UNTUK PENCEGAHAN STROKE PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DAN DIABETES: POSITIVE AFFIRMATION THERAPY AND SUPPORT GROUPS FOR STROKE PREVENTION IN ELDERLY WITH HYPERTENSION AND DIABETES Vivi Yuderna; Armaita Armaita; Mike Asmaria; Ramaita Ramaita; Mariza Elvira
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3175

Abstract

Pengelolaan faktor risiko stroke pada lansia belum optimal dan masih terbatas pada pemantauan berat badan serta tekanan darah, tanpa diikuti pengendalian perilaku berisiko seperti merokok, kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, obesitas, hiperglikemia, dan dislipidemia. Nagari Pakandangan merupakan wilayah dengan prevalensi faktor risiko stroke yang tinggi, terutama hipertensi dan diabetes melitus pada lansia. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis pemberdayaan masyarakat. Tujuan: mengendalikan faktor risiko stroke melalui terapi afirmasi positif dan support group. Metode: Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2025 dengan sasaran 17 orang lansia dengan hipertensi dan diabetes melitus menggunakan pendekatan partisipatif dengan desain pre-post tanpa kelompok kontrol. Intervensi dilakukan selama 4 minggu melalui kegiatan simulasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil:  menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam melakukan terapi afirmasi positif serta perubahan perilaku pencegahan stroke. Selain itu, terjadi penurunan proporsi lansia dengan tekanan darah tinggi dari 100% menjadi 45,45% dan kadar gula darah tinggi dari 100% menjadi 50% setelah intervensi. Kesimpulan: terapi afirmasi positif dan support group berkontribusi dalam meningkatkan perilaku kesehatan serta menurunkan faktor risiko stroke pada lansia. Keterlibatan kader dan tenaga kesehatan berperan dalam mendukung keberlanjutan intervensi di masyarakat.
SRIKANDI SEHAT SERVIKS: EDUKASI SKRINING IVA DAN HPV DNA WANITA USIA SUBUR: SRIKANDI CERVICAL HEALTH: EDUCATION AND VIA/HPV DNA SCREENING FOR REPRODUCTIVE AGE WOMEN Linda Meliati; Desi Rofita; I Gusti Ayu Putu Sri Wahyuni
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3177

Abstract

Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan reproduksi perempuan yang penting karena kejadian dan kematiannya masih tinggi, sementara sebagian besar kasus sebenarnya dapat dicegah melalui edukasi, skrining, dan tindak lanjut yang tepat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta mendorong partisipasi wanita usia subur dalam deteksi dini kanker serviks melalui edukasi menggunakan leaflet, diskusi interaktif, konseling, serta fasilitasi pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan HPV DNA di Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi komunitas dengan evaluasi one group pre-test and post-test. Sebanyak 20 peserta mengisi kuesioner pre-test dan post-test secara lengkap. Hasil menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 7,65 pada pre-test menjadi 9,15 pada post-test, dengan selisih mean 1,50. Dari 20 ibu yang hadir, 3 orang (15%) secara sukarela bersedia menjalani pemeriksaan IVA dan HPV DNA, dan seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan negatif. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan setelah edukasi berbasis leaflet yang dipadukan dengan diskusi dan konseling, tetapi capaian tindakan skrining langsung masih terbatas. mampu meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi capaian tindakan skrining langsung masih terbatas. Kegiatan lanjutan perlu memperkuat pendampingan, pengingat, konseling privat, dan tindak lanjut melalui Puskesmas agar peningkatan pengetahuan dapat berlanjut menjadi perilaku deteksi dini yang berkelanjutan.
KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN AWAL MYALGIA PADA NELAYAN DI DESA RUMAH TIGA, KOTA AMBON: COMMUNICATION, INFORMATION, AND EDUCATION AS A PROMOTIVE AND PREVENTIVE STRATEGY FOR THE EARLY MANAGEMENT OF MYALGIA AMONG FISHERMEN IN RUMAH TIGA VILLAGE, AMBON CITY Joel Apriyanto Fejacreyo Huka; Christiana Rialine Titaley; Zadrach Ch. van Afflen; Mega Clarita Laurence; Reinaldy Simanungkalit; Cindy Gloria Risakotta
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3180

Abstract

Myalgia merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pekerja dengan aktivitas fisik berat, termasuk nelayan. Aktivitas seperti mengangkat beban, menarik jaring, mempertahankan postur kerja statis, serta paparan cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko nyeri otot dan gangguan muskuloskeletal pada nelayan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nelayan mengenai pencegahan serta penanganan awal myalgia di wilayah kerja Puskesmas Poka–Rumah Tiga, Kota Ambon. Metode kegiatan dilakukan melalui komunikasi, informasi, dan edukasi berupa penyuluhan interaktif, diskusi, pembagian leaflet, demonstrasi peregangan, serta edukasi penggunaan kompres panas dan dingin yang dilaksanakan di Pantai Pohon Mangga, Desa Rumah Tiga, pada 05 Mei 2026 dengan sasaran nelayan setempat yang dievaluasi melalui observasi partisipasi, sesi tanya jawab terstruktur, serta kemampuan peserta menjelaskan kembali materi yang telah diberikan sebagai indikator peningkatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menjelaskan kembali pengertian myalgia, faktor risiko, prinsip ergonomi sederhana, teknik peregangan, serta tanda bahaya yang memerlukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan berdasarkan sesi tanya jawab dan observasi partisipasi. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui diskusi aktif dan demonstrasi peregangan secara mandiri. Kendala yang ditemukan adalah tidak semua nelayan dapat mengikuti kegiatan karena sedang melaut serta belum terlaksananya pemberian suvenir hot–cold pack akibat keterbatasan biaya. Kegiatan KIE ini dapat menjadi pendekatan promotif dan preventif awal yang relevan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan kerja pada komunitas nelayan.
SKRINING FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA LANSIA DI PANTI WERDHA DAMAI RANOMUUT MANADO: NON-COMMUNICABLE DISEASE RISK FACTOR SCREENING IN THE ELDERLY AT PANTI WERDHA DAMAI RANOMUUT MANADO Puspita Ningrum; Noviyanti Parapaga; Junytha Ranny Rondonuwu
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3183

Abstract

Peningkatan kualitas hidup memicu pertumbuhan populasi lansia yang rentan terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, kolesterol, dan gout. Sebagai upaya preventif, kegiatan pengabdian masyarakat ini menerapkan sistem deteksi dini terintegrasi melalui pemeriksaan kesehatan berkala dan edukasi kesehatan guna mendorong kemandirian lansia dalam memantau faktor risiko penyakit. Kegiatan ini dilaksanakan pada 16 April 2026 di Panti Werdha Damai Ranomuut Manado dengan jumlah lansia 21 orang. Hasil yang didapatkan adalah paling banyak lansia wanita dengan asam urat berjumlah 8, kolesterol dan tekanan darah yang tinggi 9 lansia, sedangkan gula darah sewaktu hanya ada 5 lansia wanita. Edukasi kesehatan diberikan sebagai upaya promotif untuk meningkatkan pemahaman lansia mengenai faktor risiko PTM serta pentingnya kontrol pemeriksaan berkala. Penyelenggaraan kembali Program Pemeriksaan lansia sangat direkomendasikan untuk menjaga kontinuitas perilaku sehat lansia.