cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
jurnal.ilung@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kayu Tangi Banjarmasin , Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2023)" : 25 Documents clear
Sistem Pengelolaan Sampah pada Masyarakat Pinggiran Sungai melalui Pemilahan Sampah Rumah Tangga sebagai Upaya Promosi Kesehatan Lena Rosida; Dewi Indah Noviana Pratiwi; Mudrikah Khilda Noor; Widya Shoffa Rosyida; Kandria Firsta Salsabilla; M. Febriansyah
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6641

Abstract

Desa Muara Bangkal Kelurahan Tanjung Pagar merupakan wilayah padat penduduk dengan pemukiman warga yang berada di bantaran sungai dan gang-gang kecil yang padat. Keberadaan rumah yang berada di bantaran sungai kerap menimbulkan problematika dalam hal pencemaran air sungai. Berdasarkan pengamatan tim, masyarakat desa Muara Bangkal seringkali masih membuang sampah ke sungai. Pencemaran air sungai akibat pembuangan sampah dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat. Salah satu tindakan kecil pengelolaan sampah yang sampai saat ini masih sulit dilakukan yaitu pemilahan sampah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan agar masyarakat desa Muara Bangkal mendapatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran bahwa pemilahan sampah bisa dilakukan di tingkat rumah tangga sebagai suatu sistem pengelolaan sampah, dan dapat merubah sampah rumah tangga menjadi bernilai ekonomis. Program ini dilakukan terhadap 20 orang kader kesehatan di Kelurahan Tanjung Pagar dengan bentuk kegiatan berupa penyuluhan, demonstrasi, monitoring serta metode eksperimen dengan pretest-posttest design. Hasil yang diperoleh yaitu didapatkan peningkatan secara bermakna untuk aspek pengetahuan dengan p = 0,006 dan untuk aspek keterampilan didapatkan peningkatan rerata walaupun secara statistik tidak bermakna (p = 0,066) setelah dilakukan penyuluhan. Diharapkan dari kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampah khususnya di tingkat rumah tangga salah satunya dengan melakukan pemilahan sampah
Pelatihan Penjernihan dan Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aroma Terapi di Guntung Paikat, Banjarbaru Selatan, Kalimantan Selatan Pratika Viogenta; Sutomo Sutomo; Normaidah Normaidah
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6462

Abstract

Pemahaman akan pengolahan limbah di masyarakat dilakukan untuk meminimalisir pencemaran lingkungan. Salah satu limbah rumah tangga di daerah Guntung Paikat, Banjarbaru Selatan, Banjarbaru yakni adalah limbah minyak jelantah, dikarenakan banyaknya warga yang berprofesi sebagai penjual kuliner baik katering, ayam geprek dan yang lainnya, ditambah lagi minyak jelantah yang dihasilkan dari rumah tangga. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat (PkM) Program Studi Farmasi Universitas Lambung Mangkurat berinisiatif untuk melaksanakan suatu pelatihan pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi. Tim bekerja sama dengan Kelompok PKK. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2022 dengan peserta yang hadir sebanyak 18 orang. Kegiatan tersebut terdiri dari: penyuluhan dampak dan bahaya penggunaan minyak goreng berulang-ulang, pelatihan penjernihan minyak jelantah dengan menggunakan kombinasi arang aktif kelapa sawit dan bleaching earth, demonstrasi pembuatan lilin aroma terapi berbahan dasar minyak jelantah serta evaluasi peragaan pembuatan lilin aroma terapi berbasis minyak jelantah dari para peserta pelatihan. Luaran yang dihasilkan berupa teknik pengelolaan limbah minyak jelantah, dan produk lilin aroma terapi. Secara keseluruhan kegiatan pelatihan pembuatan lilin aroma terapi berbasis minyak jelantah dan sosialisasi pentingnya mengurangi penggunaan minyak goreng berulang-ulang berjalan dengan sukses.
Implementasi Teknologi Pengelolaan Lahan Penghasil Cabai melalui Kegiatan Budidaya dan Diversifikasi pada Masyarakat Birayang Batang Alai Selatan Bakti Nur Ismuhajaroh; Rosalina Kumalawati; Susi Susi; Astinana Yuliarti; Karnanto Hendra Murliawan; muhammad hamid
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6071

Abstract

Management of land potential in an area requires technological innovation to produce good quality. Proper land management and processing can improve the product and standard of living of the local community. Chili commodity is a very strategic commodity, where the development of this commodity will never experience a decline and even tends to continue to be increased, due to the high level of demand and consumption. Seeing this, it is very necessary to carry out activities with the background of activities, namely 1) The local community does not realize that their area has the potential for the development of various chilies, and 2) There is still limited public knowledge regarding the use of land suitability management, cultivation technology, and post-harvest technology of various chilies. The purpose of this activity is to build community capacity by developing and utilizing the potential of both natural and human resources in order to improve the community's standard of living. The method used in the Birayang Batang Alai Selatan Village is to carry out 1) Site Surveys and Community Identification, 2) Socialization of Activity Programs, 3) Extension and Training, 4) Mentoring and Continuous Guidance. The technique used in chili cultivation is MPHP (black silver plastic mulch). Community empowerment in addition to the implementation of cultivation for women through diversification of chili-based food. The result of this activity is the achievement of maximum chili production, due to suitable land supported by appropriate technology. This technology is expected to be followed by other communities and is sustainable and more optimal which is expected to improve the welfare of the community. 
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelompok Sadar Wisata Desa Belangian Ellyn Normelani; Selamat Riadi; Rusdiansyah Rusdiansyah; Irawaty Safitri; Rizky Nur Hakimah; Agung Wicaksono
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6866

Abstract

Permasalahan pokok secara umum adalah masih belum mengemas budaya sebgai atraksi budaya yang bernilai jual sebagai atraksi pertunjukan.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk melakukan  pembinaan dan Peningkatan SDM dalam pengetahuan tentang pertunjukan tari kreasi. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode pendampingan yang diberikan kepada generasi muda di Desa Belangian. Melalui kegiatan yang dilakukan, generasi muda telah memahami mengenai pengemasan tarian sebagai atraksi budaya dalam mendukung desa wisata Belangian. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan yang dilakukan, 100% peserta memahami dan menguasai Gerakan  tarian dan sudah menciptakan satu tarian kreasi untuk dipentaskan sebagai atraksi budaya di desa wisata Belangian.  
PKM Kelompok Penderita Diabetes Mellitus dalam Self Management Kepatuhan Diet di RSUD Ulin Banjarmasin Noor Diani; Eka Santi; Rizky Irhamni; Zakianor Isnarawati
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6537

Abstract

Abstrak Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif yang jika tidak dikelola dengan baik dapat mengakibatkan berbagai komplikasi. Tahapan awal dari pencegahan komplikasi yang terjadi pada klien adalah melalui pendidikan kesehatan yang berkaitan dengan pengendalian lanjutan melalui metode self management kepatuhan diet diabetes mellitus, dengan tahapan wawancara yang terkait faktor-faktor kejadian diabetes mellitus pada klien yang berobat di RSUD Ulin, Banjarmasin. Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 20 Juni 2022 bertempat di Poliklinik Kaki Diabetik RSUD Ulin Banjarmasin dengan peserta adalah penderita diabetes mellitus dan keluarga sebanyak 38 orang. Setelah pemberian materi terkait self management kepatuhan diet diabetes mellitus, kemudian dilakukan evaluasi kepada klien dengan langsung melakukan tanya jawab dan mengisi kuesioner. Kegiatan evaluasi dilakukan oleh tim pengabdian dengan melakukan pendampingan jika dirasakan perlu oleh peserta. Dari hasil kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dan kesadaran peserta tentang pentingnya self management kepatuhan diet diabetes mellitus.  Kata kunci: Diabetes Mellitus; Self management; Kepatuhan diet; Pendidikan Kesehatan
Pelatihan Pembuatan Hand sanitizer Alami di SD Islam Creative Banjarbaru Utami Irawati; Dewi Umaningrum; Dwi Rasy Mujiyanti; Rizki Fitria
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6381

Abstract

Coronavirus varian baru (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2/SARS-COV2) mulai muncul di dunia dan menyebar di Indonesia pada awal tahun 2020 dan penyakitnya lebih dikenal dengan nama Coronavirus Disease-2019 (COVID-19). Jumlah kasus yang tinggi menyebabkan pemerintah mengambil kebijakan penerapan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Penggunaan hand sanitizer menjadi alternatif pilihan untuk menjaga higienitas dan kebersihan pribadi. Hand sanitizer komersial yang beredar di pasaran sebagian besar mengandung alkohol karena kemampuannya membunuh mikroorganisme patogen. Sementara itu, banyak bahan alami yang memiliki sifat antiseptik dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan hand sanitizer. Sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah siswa Sekolah Dasar (SD). Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, siswa SD dapat mengembangkan keterampilan entrepreneurship dan membantu dalam mengolah bahan-bahan yang ada disekitar lingkungan menjadi lebih berguna, bahkan bernilai jual. Hal ini membuka peluang untuk memproduksi hand sanitizer alternatif dalam skala kecil atau skala rumah tangga. Maka dari itu diperlukan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari bahan alami ini. Dalam pelaksanaannya, program pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, pelatihan secara daring dan praktek secara luring. Dalam pelatihan tersebut terdapat beberapa hasil positif diantaranya produk hand sanitizer alami yang dilengkapi dengan label kemasan dan label protokol kesehatan pada kotak tools kit serta pemahaman siswa mengenai cara pembuatan hand sanitizer alami.
Pengembangan Objek Wisata Tebing Lonceng Menjadi Agrowisata Nur Hidayat; Rusmini Rusmini; Daryono Daryono; Yuanita Yuanita
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6719

Abstract

Tebing lonceng atau lebih dikenal dengan sebutan gunung lonceng merupakan obyek wisata dengan mengandalkan pemandangan Kota Samarinda dilihat dari atas. Sehingga wisatawan umumnya menikmati obyek wisata ini pada subuh atau malam hari karena hamparan Kota Samarinda dapat dilihat hampir 360o. Sayang sekali tebing ini tanahnya tandus dan tidak subur sehingga wisatawan enggan untuk datang di siang hari, karena panas dan terik. Disamping itu tempat wisata ini pengelolaanya kurang maksimal tidak memiliki gapura, pagar pembatas, nama jalan dan lokasi, tidak memiliki alat pemadam kebakaran ringan tanaman bungapun ditanam sekedarnya.                Pada kegiatan pengabdian ini melakukan perbaikan dan peningkatan sarana dan prasarana yang ada, pemupukan, penanaman tanaman bunga dan buah, pemberian dan pelatihan penggunaan APAR. Kegiatan ini dilakukan dari Bulan Agustus 2021 sampai dengan September 2022. Hasil yang diharapkan nantinya tempat wisata ini menjadi agrowisata tidak hanya mengandalkan tempat selfie tetapi juga menjadi wisata tanaman buah baik di siang maupun malam hari.                Tebing lonceng menjadi wisata taman dengan tanaman buah dan bunga dengan sarana dan prasarana yang memadai, jumlah pengunjung meningkat terutama di siang hari dan pendapatan mitra juga meningkat.
Diversifikasi Produk Kerajinan Bambu Di Desa Halunuk Kecamatan Loksado Hulu Sungai Selatan Hafizianor hafizianor; asysyifa asysyifa
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6475

Abstract

Abstract.KTH Wana Sejahtera (partners) is a farmer group located in Halunuk Village, Loksado District, Hulu Sungai Selatan Regency which was formed in the context of a social forestry program in an effort to increase the income of the Halunuk Village community, this group raises bamboo-based handicrafts as a business that the group will develop because considered to have a fairly good market opportunity. The implementing team for the 2022 Lecturer Mandatory Service Program seeks to provide solutions to partners, namely by providing knowledge and information about the diversification of woven bamboo products. This activity is expected to support the government's efforts to improve the welfare of people living around forests, thereby reducing their dependence on forests. The problem faced by partners is the lack of skills and innovation in producing woven bamboo products, this is because the local community is only able to make woven bamboo products in the form of Lanjung or Butah and lack of knowledge about the use of social media as a means of promotion in the process of marketing the products they produce. . The method of activity is in the form of counseling, training in making woven bamboo, assistance to activity partners and program evaluation. The results of the counseling and training activities showed that 80% of the participants were able to practice the product manufacturing techniques exemplified by the resource persons. The outputs produced in the Mandatory Serving Lecturer Program activities are bamboo handicraft products, publications in the mass media, activity videos on YouTube channels and scientific articles.Keywords: bamboo, product diversification, handicraft 
Upaya Penerapan Hidup Sehat dan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini melalui Kegiatan Bimbingan Belajar dan Parenting di Desa Mekarsaluyu Hernawati Hernawati; Astri Sri Lestari; Handani Handani; Mulyanti Mulyanti; Neneng Dian; Yadi Suryadi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6125

Abstract

AbstractHealthy living and good character are the needs of every Indonesian child, including the children of Mekarsaluyu Village. Mekarsaluyu Village is a village located in Cimenyan District, Bandung Regency, West Java Province. The road infrastructure in this village is in poor condition. The distance between RWs is very far and the road is very worrying. The awareness of the people of Mekarsaluyu Village in terms of education is still lacking, the majority of the population graduated from elementary school, many also dropped out of school, there are some residents who have graduated from high school and even graduated from college. influencing the formation of the quality of society, especially the next generation is the field of education. Through this community service activity, students are required to play a role in solving problems according to their capacity. Education is taken as the theme in this activity because education is one aspect of developing, organizing, shaping, maturing, directing humans and furthermore, the best education is to move education from an early age. Therefore, character education for children is carried out through tutoring and the provision of various creative and innovative learning methods. There are several specific educational programs that are carried out to improve the character of children's competitiveness, namely through education according to their needs. Apart from tutoring activities, it is also through parenting activities. This activity is expected to be the beginning of opening public awareness of the importance of education for children from an early age for a better future. Keywords: Character Education, Healthy living, ParentingAbstrak      Hidup sehat dan karakter yang baik merupakan kebutuhan setiap anak Indonesia, termasuk di dalamnya ada anak-anak Desa Mekarsaluyu. Desa Mekarsaluyu ini merupakan desa yang berada di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Provinsi JAwa Barat.. Infrastruktur jalan di desa ini dalam kondisi kurang baik. Jarak antar RW sangat berjauhan dan medan jalannya pun sangat di khawatirkan.Kesadaran masyarakat Desa Mekarsaluyu dalam hal pendidikan masih kurang, mayoritas penduduk lulus SD, banyak juga yang putus sekolah, ada beberapa warga yang sudah lulus SMA bahkan lulus Perguruan Tinggi.Salah satu sektor yang berpengaruh terhadap pembentukan kualitas masyarakat khususnya generasi penerus adalah bidang pendidikan. Melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, mahasiswa dituntut untuk berperan dalam menyelesaikan masalah sesuai kapasitas yang dimiliki. Pendidikan diambil sebagai tema dalam kegiatan inipengabdian dikarenakan pendidikan merupakan salah satu aspek dalam pengembangan, menata, membentuk, mendewasakan, mengarahkan manusia dan lebih lanjutnya pendidikan yang terbaik adalah menggerakan pendidikan yang sejak dini. Maka dari itu pendidikan karakter kepada anak-anak dilakukan melalui bimbingan belajar dan pemberian berbagai metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Ada beberapa program pendidikan yang spesifik dan dilakukan untuk meningkatkan karakter daya saing anak-anak yaitu melalui pendidikan yang sesuai kebutuhannya.  Selain melalui kegiatan bimbingan belajar juga melalui kegiatan parenting.Dengan adanya kegiatan ini diharapkan sebagai awal dari terbukanya kesadaran masyarkat  akan pentingnya Pendidikan bagi anak sejak dini untuk masa depan yang lebih baik.Kata Kunci: Hidup sehat, Pendidikan Karakter, Parenting
Budidaya Paper ningrum L. Dalam Rangka Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Gambut di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi Yudhi Achnopha
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6922

Abstract

The distribution of peat land in Jambi Province is an opportunity for the peat community to be able to take advantage of it by planting plants that have a high selling value. This community service activity aims to improve the economy of the peat community through the transfer of knowledge in the form of proper seeding techniques and planting pepper on peat land planted on jelutung as stem stands. This community service activity uses an approach method to participants who are farmers or a combination of farmer groups who own land. This activity began with lectures and presentations on peatland issues and how to manage them, pepper seeding techniques, and planting and maintenance techniques in the field. The results of this community service activity have a positive impact on the life of the peat community in terms of the economy, where apart from farmers selling seeds at a price of Rp. 10,000, -/polybag, also farmers get big profits, reaching Rp. 3.800.000,-/plant/kg dry weight. The results of the activity also made a positive contribution where participants who had already received knowledge transfers could pass on their knowledge to other farmers in Mendahara District, Tanjung Jabung Timur Regency, Jambi Province.

Page 1 of 3 | Total Record : 25