cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
jurnal.ilung@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kayu Tangi Banjarmasin , Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 271 Documents
Bimbingan Teknis Pengolahan Minyak Kemiri Di Kth Batu Kura Desa Galam Kecamatan Bajuin Mufidah Asyari; Muhammad Helmi; Mardiah Mardiah; Tania Agustiana; Miftahul Anwar
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6618

Abstract

Kemiri (Aleurites moluccana) merupakan salah satu tanaman industri dari family Euphorbiceae yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah, tetapi dapat juga gunakan untuk keperluan industri dan tanaman obat serta dapat pula difungsikan sebagai bahan bakar alternatif untuk mesin diesel. Minyak kemiri sering digunakan untuk bahan perawatan rambut yang memiliki khasiat menyuburkan rambut. Satu pohon setiap tahun mendapatkan sekitar 80 kg biji kemiri. Oleh masyarakat buah kemiri tersebut mereka ambil dan kumpulkan dan dijual dalam bentuk biji kemiri, dengan harga yang relative murah. Hal ini lah yang mendasari dilaksanakannya kegiatan ini dengan maksud untuk mengoptimalkan produk dari biji kemiri dengan penerapan teknologi sehingga bisa menghasilkan produk olahan minyak kemiri yang diharapkan dapat meningkatkan nilai jual dari kemiri tersebut. Berdasarkan hasil dialog dengan masyarakat Desa Galam, khususnya kelompok petani Kemiri Kelompok tani Hutan Batu Kura diperoleh informasi bahwa selama ini mereka tidak pernah mendapatkan informasi, penyuluhan maupun pelatihan untuk mengolah biji kemiri menjadi minyak kemiri secara sederhana dengan cara manual, sehingga bisa menjadi suatu produk yang bernilai jual tinggi dan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: Kemiri; Bimtek; Minyak Kemiri
Pengolahan Sampah Plastik Menggunakan Metode Tsc-Pyrolysis Menjadi Bahan Bakar Plastic Oil Pada Bank Sampah Khalid Banjarbaru Gunawan Rudi Cahyono; Apip Amrullah; Pathur Razi Ansyah
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6450

Abstract

Dalam Rencana Strategis 2016 – 2021 Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru guna memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup, dimana Dengan jumlah penduduk Kota Banjarbaru perkiraan Tahun 2019 sebanyak 258.460 jiwa dengan angka pertumbuhan penduduk 2 % maka volume sampah di Kota Banjarbaru Tahun 2019 adalah : 258.460x 0.5 Kg = 129.230 Kg atau 129,23 Ton/Hari. Hal ini menggerakan kelompok masyarakat untuk membangun kelompok pengelolaan sampah dalam upaya manajemen sampah di lingkungan sendiri seperti Bank Sampah Khalid yang pernah berhasil meraih Peringkat 3 “Penilaian Lomba Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan”. Target penyetor adalah masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil survey ke Bank sampah Khalid, bahwa selama ini plastik dengan berat jenis rendah seperti kantong plastik, stiker botol plastik, plastik bungkus makanan ringan dan lain-lain tidak dapat dijual secara langsung ke pengepul dan akhirnya menjadi masalah penumpukan sampah baik di Bank Sampah maupun di TPS terdekat. Untuk mengolah menjadi produk ekonomis lainnya, masih belum mempunyai pengetahuan dan teknologi yang memadai. Sehingga diperlukan alat atau teknologi yang memanfaatkan sampah plastik tersebut agar lebih bernilai ekonomis. Teknologi yang dibuat yaitu alat yang dapat mengubah sampah tersebut sebagai sumber masalah menjadi plastic oil (bahan bakar alternatif). Alat yang dibuat menggunnakan metode TSC (three state continuous cooling) Pyrolysis , dan mampu menghasilkan plastic oil dalam jenis minyak tanah , Mitra mampu menggunakan alat konversi dan melakukan perawatannya untuk menghasilkan plastic oil dari sampah plastic dan melakukan kegiatan edukasi kepada perwakilan siswa dari dua  sekolah tentang teknologi pengolahan limbah sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif. Berdasarkan hasil survey, pemahaman tentang pengelolaan sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif yang mempunyai nilai ekonomis meningkat 75 %.. Kata kunci: bank sampah, sampah plastik , TSC Pyrolysis, plastic oil, bahan bakar alternatif,
PDigital Marketing bagi Peningkatan Daya Saing Usaha Kecil dan Menengah pada Komunitas Wirausaha Muda Banua di Masa Pandemi Hastin Umi Anisah; Wimby Wandary; Ikhwan Faisal
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6830

Abstract

Pengusaha muda akan menghadapi tantangan unik dalam berbagai situasi saat mereka berusaha membangun dan mengembangkan bisnis mereka - dalam hal ini, era pandemi. Pandemi Covid-19 telah mempercepat akses teknologi ke segala aspek kehidupan dan tidak dapat dihindari - salah satunya adalah digitalisasi dalam pemasaran produk. Aksi pengabdian civitas akademika ini mendorong khalayak sasaran untuk memberdayakan pemasaran media digital untuk memperluas pangsa pasarnya. Pendekatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra - dengan sharing session materi Digital Marketing untuk memperkuat aspek kognitif terlebih dahulu. Mitra tersebut adalah Komunitas Wirausaha Muda Banua. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan wirausaha muda yang proaktif memanfaatkan media digital dalam usahanya. Usaha-usaha tersebut juga mudah diakses oleh khalayak global. Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi wirausahawan muda untuk belajar dan mengembangkan bisnis mereka. Pengusaha muda akan mendapatkan manfaat dari proyek pengabdian ini karena mereka akan dapat mengembangkan basis pelanggan dan bisnis mereka dengan media digital dan media sosial. Kata kunci: digital marketing; young entrepreneurs; usaha kecil.
Meningkatkan Motivasi Belajar dan Inovasi Pembelajaran Keagamaan Santri Masjid Nurul Iman di Desa Cilame Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung Salsabiilazahra Nur Assyifa Qolbu; Thena Sutinah; Iim Ibrohim; Sitti Chadidjah
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6524

Abstract

Santri sebagai generasi penerus bangsa dan agama perlu dibekali ilmu baik berupa ilmu pendidikan umum maupun keagamaan. Masjid sebagai tempat beribadah Umat Muslim dapat digunakan sebagai tempat untuk memberikan pembelajaran keagamaan kepada santri. Motivasi belajar santri perlu untuk dijaga dan ditingkatkan agar santri senantiasa bersemangat dalam belajar. Oleh karena itu pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan ilmu agama melalui suatu inovasi pembelajaran agar santri dapat selalu termotivasi dan bersemangat dalam belajar keagamaan. Metode yang digunakan berupa praktik secara langsung yang dilakukan oleh mahasiswa KKN kepada santri Masjid Nurul Iman Desa Cilame Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung. Program yang telah berhasil dilaksanakan diantaranya: berkontribusi dalam proses pembelajaran, pembelajaran dengan kreasi seni dan mengadakan modul latihan menulis huruf hijaiyah. Adapun hasil dari program yang telah dilaksankan memberikan dampak yang signifikan dimana santri terlihat sangat antusias dalam pembelajaran dan termotivasi serta bersemangat dalam belajar keagamaan. Kata kunci: Motivasi belajar; Inovasi pembelajaran; Keagamaan
PKM Masyarakat Peduli Lingkungan Sungai Desa Murung Kenangan, Kabupaten Banjar sudarningsih sudarningsih; Fahruddin Fahruddin
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6343

Abstract

Desa Murung Kenanga merupakan sebuah desa yang terletak di antara dua Sungai Martapura. Desa ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah kabupatennya karena terletak di kota Martapura dan berpotensi untuk menjaga kebersihan sungai. Semua kegiatan dari pemerintahan kabupaten ini bertujuan untuk menjadikan desa Murung Kenanga menjadi desa yang Aman, Indah, Ramah - Santun dan Tertata Rapi (AIR-SANTRI). Namun, keprihatinan terhadap kurangnya tingkat kepedulian masyarakat pada pentingnya kebersihan di lingkungan sekitar sungai bukan hanya di sungainya masih dapat dirasakan. Hal ini dapat dilihat dari kondisi lingkungan di Desa Murung Kenanga yang masih terdapat sampah yang berserakan. Permasalahan yang dialami saat ini di masyarakat Desa Murung Kenanga adalah kurangnya kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak tersedianya tempat sampah di lingkungan tempat tinggal mengakibatkan sebagian masyarakat membuang sampah sembarangan, walaupun tidak langsung ke sungai. Solusi dari permasalahan ini dilakukan melalui kegiatan edukasi, baik menggunakan metode ceramah maupun dengan menggunakan media cetak leaflet dan sticker serta pengadaan tempat sampah pada lingkungan hunian warga. Edukasi tentang kebersihan lingkungan sungai yang dilakukan dapat menambah pengetahuan bagi warga desa Murung Kenanga Kab. Banjar dan juga menunjang sikap untuk menjaga kebersihan di lingkungan sungai. Keberadaan leaflet dan stiker yang terdapat pada tempat sampah dan di sekitar tempat tinggal warga desa, memberikan pengaruh terhadap kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya. Begitu juga dengan keberadaan tambahan tempat sampah di lingkunngan desa dapat menambah upaya dalam menjaga lingkungan di sekitar sungai bertambah bersih.
Pembibitan Jamur Tiram UKM Jamur Di Desa Karang Indah Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan Edi Mikrianto; Rahmat Yunus; Taufiqur Rohman
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6631

Abstract

Kegiatan program PKM ULM dengan pembibitan Jamur Tiram Di Desa Karang Indah Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan telah terlaksana dengan baik dan lancar. UKM Jamur di Desa Karang Indah sangat bersemangat dalam mengembangkan usaha jamur karena sebagai usaha utamanya dari pertanian dan perkembunan masih belum mencukupi oleh karena itu masih ingin menambah pendapatan melalui usaha sampingan dengan menekuni usaha budidaya jamur tiram. Kelompok UKM jamur di desa Karang Indah ingin terus berupaya berkembang karena usaha jamur untuk saat ini yang sangat menjajikan dalam membangun perekonomian bagi kelompok UKM dan daerah sekitarnya. Kelompok UKM terkendala dengan pengadaan bibit jamur, bahwa bibit jamur dipesan dari luar Kalimantan serta kualitas bibit yang dikirim memiliki kualitas yang kurang bagus sehingga kualitas produksinya juga tidak maksimal. Sementara itu keinginan kelompok UKM jamur di desa tersebut dapat dan mampu menyediakan bibit jamur secara mandiri dengan kualitas bibit jamur yang terjaga baik. Kegiatan utamanya yaitu melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan bibit jamur tiram mulai bibit jamur F0, F1 dan F2, bahkan sekarang sudah produksi jamur tiram hasil pemberian bibit jamur hasil pelatihan pada kegiatan yaitu dilakukan pembibitan jamur dengan menggunakan media hidup adalah ubi Cilembu. Penggunaan media ubi cilembu ini sudah beberapa kali dilakukan penelitian yang hasilnya cukup baik sebagai alternatif penggunaan media PDA (Potato Dextro Agar)
Transfer Teknologi pengolahan Media Tanam Berbasis Mikroba Indigenous dan Gulma Air Kepada Petani Kelurahan Bangkal Ismed Setya Budi; Ismed Fachruzi; Mariana Mariana; Yusriadi Yusriadi; Muhammad Indar Pramudi; Helda Orbani Rossa
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6458

Abstract

Kelurahan Bangkal merupakan daerah menyangga pangan untuk Kota Banjarbaru karena  memiliki lahan pertanian yang luas sehingga sebagian besar mata pencaharian warganya adalah dari bertani di lahan. Kendala utama pertanian di daerah ini adalah lahannya yang perlu pupuk  agar tanaman tumbuh subur dan lahan yang kadang tergenang pada musim hujan. Solusi tepan yang ditawarkan adalah pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan mikroba indigenous dan gulma air sebagai bahan utama. Masalah banjir perlu bantuan pemerintah dengan membuat embung disamping pertanian memanfaatkan lahan pekarangan sesuai prinsif urban farming. Kegiatan diawali dengan pendekatan ke Pemerintah Kecamatan Cempaka dan ke Kelurahan Bangkal untuk mendapatkan gambaran awal kondisi pertanian. Tahap kedua melakukan pertemuan penyuluhan yang melibatkan Camat Cempaka, Lurah Bangkal, dan ketua Kelompok Tani yang ada beserta beberapa anggota dengan jumlah peserta mecapai 42 orang. Hasil analisis dari kuisioner menunjukkan bahwa petani masih perlu praktek langsung cara pembuatan pupuk dengan pedampingan tim dari awal mencari isolat dan mengolahan gulma air menjadi pupuk.  Hasil isolasi di lahan milik petani ditemukan mikroba Jenis Trichoderma sp dan gulma air jenis kalakai dan kayapu yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan perbanyakan pestisida organik. Pendampingan di lahan terus berlanjut sehingga kelompok Tani Bunga Padi milik salah satu kelompok tani berhasil membuat kemasan pupuk siap dipasarkan disamping dimanfaatkan oleh anggota kelompoknya dan petani sekitar. Diharapkan dengan pendampingan Tim  keberlanjutannya dihasilkan produk beras merah organik spesifik lahan Bangkal siap dipasarkan.
Pemberdayaan Komunitas PKK Desa Beranggas dan Kelurahan Handil Bhakti Melalui Pelatihan Pembuatan Business Model Canvas Hastin Umi Anisah; Isnawati Isnawati; Rifqi Novriyandana; Nor Hikmah; Wimby Wandary
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6831

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas ibu rumah tangga di pedesaan dengan berfokus pada kemampuan ekonomi masyarakat. Pelatihan dan pendampingan pemetaan usaha dan menyusun Business Model Canvas (BMC) dianggap sebagai metode yang cocok untuk meningkatkan mengungkit kualitas UMKM yang dimiliki oleh warga masyarakat. Urgensinya adalah untuk mendukung kemampuan dalam meningkatkan pendapatan dan memelihara keberlangsungan usaha. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan peluang bisnis pada UMKM yang sudah ada dan meningkatkan taraf hidup ibu raumah tangga melalui dengan transfer pengetahuan. Secara khusus, agenda ini memberikan wawasan baru untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas UMKM masyarakat dengan menggunakan Business Model Canvas (BMC) untuk keberhasilan usaha kecil mereka.
Pelatihan Pembudidayaan Dan Pemanfaatan Sirih Merah (Piper Crocatum) Menjadi Minuman Herbal Fonny Rianawati; Muhammad Naparin; Muhammad Helmi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6530

Abstract

It has been almost six months that Indonesia has been shocked by the outbreak of the corona virus (Covid 19) which is characterized by illnesses ranging from mild ones such as the common cold to severe ones such as Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Red betel is a vine that can be planted in the yard of the house which is beneficial to the human body, because of its medicinal properties and the beauty of the leaves. The objectives of this Student Creativity Program are 1) How to cultivate red betel plants; 2) How to process red betel leaves into herbal drinks and 3) How to educate and motivate people to like these herbal beverage products to increase their body's resistance and immunity. The tools used in this study included dried and fresh red betel leaves, glasses, red betel cuttings, pots, organic fertilizer, sponge/cork, basin, and camera. The results of this technical guidence activities are in the form of 1) Herbal beverage products from red betel leaves, both in liquid and powder forms; 2) Red sirh puppies resulting from cultivation; 3) There is an increase in the skills of the community to utilize their yards by planting medicinal plants that are beneficial to increase endurance during the covid-19 pandemic. The results of this technical guidence, in addition to personal needs, can also be sold and used by other people so that they can increase family income. The technical guidence ran smoothly and the community enthusiastically participated in the whole series of activities marked by their active response to the material presented. Keywords: red betel leaves, herbal beverage, covid-19.
Kemitraan Penguatan Strategi Pemasaran Kelompok Pengolahan Hasil Perikanan Kota Banjarmasin Trisylvana Azwari; Muhammad Riduansyah Syafari; Muhammad Nur Iman Ridwan
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6378

Abstract

Kelompok pengolah hasil ikan  kota Banjarmasin merupakan kelompok pemberdayaan masyarakat yang berada di bawah pendampingan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin (DKP3). Berdirinya kelompok pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah produk hasil ikan serta meningkatkan pendapatan masyarakat dan penyerapan tenaga kerja. Namun terdapat permasalahan yang dihadapi oleh kelompok pengolah hasil ikan di kota Banjarmasin, yaitu: 1) pendapatan berkurang akibat terjadinya pandemic covis-19. 2) kurangnya pemaham tentang pemasaran berbasis digital marketing karena masih memakai teknik manual. Metode yang digunakan adalah kooperatif-partisipasi dengan melibatkan beberapa anggota kelompok pengolah hasil ikan. Hasil dari pengabdian ini adalah pembinaan dan penguatan dari sistem digital marketing dan relationship marketing untuk menunjang penjualan kelompok dari hasil ikan tersebut. Pemaparan tentang strategi digital marketing di lihat dari 4C yaitu customer, cost, communication, dan convenience. Sedangkan tujuan adanya relationship marketing adalah 1) menemukan life time value dari pelanggan dan terus diperbesar dari tahun ke tahun; 2) menggunakan profit yang didapat dari tujuan tadi untuk  mendapatkan pelanggan baru dengan biaya yang relatif murah; dan 3) tujuan jangka panjang dari RM adalah menghasilkan keuntungan terus menerus dari dua kelompok pelanggan tetap dan pelanggan baru. Dari kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu menunjang dan mempermudah kelompok pengolah hasil ikan kota Banjarmasin dalam menerapkan pemasaran melalui media sosial .Kata kunci: hasil ikan; digital marketing; relationship marketing