cover
Contact Name
Singgih Subiyantoro
Contact Email
singgihsubiyantoro1989@gmail.com
Phone
+6282138823545
Journal Mail Official
ratnaeskundari87@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl. Letjen. Sujono Humardani No.1 Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Educate: Journal of Community Service in Education
ISSN : -     EISSN : 28285727     DOI : -
Educate: Journal of Community Service in Education menerbitkan artikel hasil pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan
Articles 106 Documents
Penguatan Kenali Bahaya Sadari Risiko Keselamatan di Sekolah pada Siswa/i Sekolah Sains Quran Jakarta Fierdania Yusvita; Cut Alia Keumala Muda; Auliah Rahmi
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 5 No 2 (2025): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan keselamatan di tingkat Sekolah Dasar (SD) memiliki peranan yang sangat vital dalam mengembangkan budaya keselamatan sejak usia dini. Oleh karena itu, kegiatan edukasi mengenai keselamatan yang menggunakan berbagai metode dan media sebaiknya dilakukan secara rutin kepada anak-anak yang sedang bersekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi mengenai bahaya dan risiko keselamatan yang ada di lingkungan sekolah serta mengenalkan konsep dasar pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Kegiatan ini dilangsungkan di Sekolah Sains Quran Jakarta (Saung Quran) pada bulan Februari tahun 2025, sebagai bagian dari rangkaian acara Bulan Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Nasional di Indonesia. Jumlah peserta dalam kegiatan ini mencapai 24 orang siswa/i. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dimulai dengan analisis kebutuhan, diikuti dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa/i mengenai bahaya keselamatan di sekolah serta dasar-dasar P3K. Para siswa juga dapat mengenali berbagai contoh bahaya dan risiko keselamatan yang mungkin terjadi di sekolah. Peningkatan pengetahuan yang tercatat mencapai 20% di antara peserta kegiatan pengabdian masyarakat. Disarankan agar frekuensi kegiatan edukasi keselamatan ditingkatkan setidaknya satu kali setiap semester, sehingga kesadaran akan pentingnya keselamatan di sekolah dapat terbentuk secara optimal. Kata kunci: Bahaya Keselamatan, Keselamatan di  sekolah, P3K, Risiko Keselamatan
Pelatihan Guru Sekolah Dasar dalam Menyusun Bahan Ajar Digital Interaktif Terintegrasi AI Berbasis Kearifan Lokal Wiwik Mardiana; Taswirul Afkar; Yanuarini Nur Sukmaningtyas; Andri Yulia Anggraini; Rizky Yanuar; Nur Kholis Majid
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 5 No 2 (2025): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar pendidik sekolah dasar masih menghadapi hambatan dalam literasi digital dan penerapan alat-alat berbasis Artificial Intelligence (AI). Inisiatif kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDN Mojosari untuk membekali dan membimbing guru dalam pembuatan materi pembelajaran digital interaktif yang terintegrasi dengan AI dan diperkaya dengan kebijaksanaan budaya lokal. Pelatihan mencakup pengenalan teknik prompt engineering AI, integrasi nilai-nilai budaya ke dalam desain pembelajaran, dan penggunaan platform Book Creator untuk pengembangan konten digital multimodal dan interaktif. Hasil menunjukkan bahwa 100% peserta berhasil menghasilkan bahan ajar interaktif yang terintegrasi dengan AI dan mengandung unsur kebijaksanaan lokal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan sistematis, bimbingan berkelanjutan, dan pendekatan yang relevan secara kontekstual secara signifikan meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan kepercayaan diri pendidik dalam memanfaatkan AI untuk menciptakan sumber daya digital yang responsif secara budaya. Kata Kunci: Artificial Intelligence, Bahan ajar digital interaktif, Book creator, Kearifan lokal, Kegiatan pengabdian kepada masyarakat
Pelatihan Konten Digital Interaktif Berbasis Cloud untuk Meningkatkan Kompetensi Guru SMP dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Deka Anjariyah; Wiwik Mardiana; Ahmad Syaifuddin; Nova Amelia Putri; Muhammad Ilyas Nur Aziz
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 5 No 2 (2025): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMP dalam memahami konsep pembelajaran mendalam (deep learning), mengembangkan konten digital interaktif berbasis cloud, serta mengimplementasikannya dalam pembelajaran. Pelatihan yang dilaksanakan di SMPN 2 Mojosari ini melibatkan 36 guru dan menggunakan model IN–ON–IN, yang mencakup penguatan konsep pembelajaran mendalam berbasis digital, produksi video pembelajaran, pengembangan konten digital interaktif, integrasi Learning Management System (LMS), serta praktik kelas dengan pendampingan berkelanjutan. Evaluasi menggunakan pretest–posttest dan angket respon guru. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 57,61 menjadi 85,61 atau sebesar 28 poin, sehingga seluruh guru berpindah dari kategori “Cukup” ke “Baik” dan “Sangat Baik”. Respon guru terhadap pelatihan juga sangat positif dengan rata-rata skor 4,73, terutama pada aspek kemanfaatan pelatihan dan relevansi materi. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan pembelajaran mendalam berbasis digital dan penyusunan konten digital interaktif efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogis dan digital guru, sekaligus mendukung implementasi pembelajaran berorientasi deep learning. Program ini berpotensi direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut sebagai strategi keberlanjutan penguatan kompetensi guru di era digital. Kata kunci: Kompetensi guru, Konten digital interaktif, Learning Management System, Pembelajaran mendalam
Peningkatan Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) pada Kelompok Paguyuban Perahu Nelayan melalui Program Safety Pack Nur Ani; Titik Haryanti; Dewi Puspito Sari
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 6 No 1 (2026): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waduk Cengklik di Boyolali, Jawa Tengah, menjadi sumber mata pencaharian bagi kelompok perahu nelayan yang bergantung pada hasil tangkapan ikan dan keramba. Data BPBD Boyolali mencatat adanya korban fatality sejak 2010 hingga 2024, serta kegagalan panen akibat upwelling pada tahun 2024. Peristiwa tersebut kerap dianggap mistis oleh Masyarakat. Pengabdian ini dilakukan melalui metode penyuluhan manajemen risiko dengan pendekatan metode ceramah, drill and practice (Latihan dan praktik langsung). Kegiatan ini dilakukan di balai desa Ngargorejo dengan 22 peserta. Instrumen yang digunakan menggunakan paket safety pack yang berisi materi ppt, poster dan video. Evaluasi kegiatan dengan nilai pretes dan post tes. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja yang dibuktikan dengan nilai mean pretes 58,18 dan nilai mean postes 68,64. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman mitra dalam keselamatan dan kesehatan kerja di Waduk Cengklik. asil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya keselamatan kerja, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bahaya di waduk, serta mendukung upaya pencegahan kecelakaan kerja dan pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga menjadi Ecoenzyme melalui Pendekatan Participatory Action Research Anna Arbangatun Sholikhah Dian; Rizka Amalia; Najwa Fitra Muzaki; Muhammad Faris Abid Muwaffaq; Ratna Dewi Eskundari
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 6 No 1 (2026): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga merupakan tantangan krusial di Desa Juwiring. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya volume limbah domestik, khususnya sisa dapur, belum tertangani secara optimal karena masyarakat belum memiliki sistem pemilahan dan pengolahan yang efektif sejak dari sumbernya. Program pengabdian ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan serta keterampilan taktis kepada masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi ecoenzyme, guna mewujudkan sanitasi lingkungan yang lebih bersih dan kemandirian pengelolaan sampah berbasis sumber daya lokal. Berbeda dengan edukasi pengelolaan sampah konvensional, kebaruan program ini terletak pada integrasi metode partisipatif yang dievaluasi secara terstruktur melalui pre-test dan post-test, serta pemanfaatan spesifik luaran ecoenzyme sebagai pupuk organik cair bagi kelompok tani dan pembersih alami bagi ibu rumah tangga. Kegiatan melibatkan  peserta dari kelompok wanita tani, kelompok tani, karang taruna, dan ibu PKK. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif dan demonstrasi praktik pembuatan ecoenzyme dengan rasio formula ideal 1:3:10. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman kognitif peserta secara signifikan, di mana nilai rata-rata meningkat dari 95,12 (pretest) menjadi 99,56 (post-test). Kegiatan ini berhasil menumbuhkan keterampilan dan kesadaran masyarakat. Guna menjamin keberlanjutan hasil pengabdian, diinisiasi pembentukan kelompok produksi ecoenzyme di tingkat RT secara konsisten serta didorongnya dukungan regulasi resmi dari pemerintah desa terkait pengelolaan lingkungan.
Penguatan Kapasitas Mitigasi Bencana dan Upaya Penurunan Stunting Berbasis Potensi Lokal oleh Karang Taruna dan UMKM Siti Azizah Susilawati; Ika Candra Sayekti; Muhammad Alfatih Hendrawan; Linggar Ardi Prakoso; Aisyah Muthia Dina
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 6 No 1 (2026): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah mitra merupakan kawasan permukiman dataran rendah di bantaran Sungai Bengawan Solo yang memiliki kerentanan terhadap banjir sekaligus termasuk lokasi prioritas penurunan stunting. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas mitigasi bencana dan upaya penurunan stunting melalui edukasi, perbaikan lingkungan, akses air bersih, dan pemanfaatan pangan lokal. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan partisipatif, penyuluhan mitigasi banjir, edukasi stunting, penanaman green buffer, pipanisasi air bersih, pengembangan eduboard, serta pendampingan UMKM pangan lokal berbahan daun kelor. Evaluasi keberhasilan program disusun melalui pretest-posttest pengetahuan, observasi partisipasi, dokumentasi luaran, dan refleksi bersama mitra. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi warga dalam aksi mitigasi, terbentuknya green buffer melalui penanaman 100 bibit pohon, tersedianya media edukasi publik, meningkatnya akses air bersih pada jalur prioritas, serta bertambahnya keterampilan UMKM dalam mengolah apem dan telur pindang berbahan daun kelor. Data kuantitatif pretest-posttest perlu dilengkapi berdasarkan rekap lembar evaluasi lapangan agar klaim peningkatan pengetahuan dapat dinyatakan secara lebih kuat. Program ini menunjukkan bahwa mitigasi bencana dan pencegahan stunting dapat diintegrasikan karena keduanya beririsan pada isu kesehatan lingkungan, sanitasi, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat.
Strengthening 21st Century Education Competencies in Indonesian Schools through an International Workshop Sabariah; Hartono; Rufi'i; Nurmida Catherine Sitompul; Adi Bandono; Anidah Binti Robani; Nasaruddin Bin Rahmat
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 6 No 1 (2026): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of digital technology and the demands of Society 5.0 have created both challenges and opportunities for 21st-century education in Indonesian schools. This community service activity aimed to enhance participants’ understanding of 21st-century education and strengthen their digital literacy and 4C skills through an international workshop involving collaboration between Indonesia and Malaysia. The program was implemented using a collaborative and participatory approach, including needs identification, training on 21st-century skills and digital literacy, interactive discussions, and evaluation of learning outcomes. The activity involved teachers and educational participants from Indonesia and Malaysia at MARA Junior Science College (MRSM), Malaysia. The results showed a significant improvement in participants’ understanding and attitudes toward 21st-century learning. Approximately 85% of participants reported increased awareness of critical thinking skills, 80% found the materials relevant to classroom practice, 78% demonstrated better understanding of Society 5.0 literacy, and 90% felt more prepared to face technological developments. In addition, 85% of participants were more motivated to integrate technology creatively into their teaching practices. This activity is expected to contribute to the sustainable improvement of 21st-century education implementation in schools through strengthened teacher competencies, increased digital literacy, and enhanced international collaboration in education.
Kolaborasi Akademisi dan Masyarakat dalam Meningkatkan Keterampilan Jurnalistik Digital Hariyanto; Joko Suryono; Adhika Prasetya Kusharsanto; Yoto Widodo; Agung Wijanarko
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 6 No 1 (2026): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan menuntut aparatur wilayah untuk mampu mengelola komunikasi publik secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Namun, observasi awal di Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, menunjukkan bahwa pengelolaan konten digital masih bersifat insidental dan sangat bergantung pada tenaga magang akibat keterbatasan kompetensi sumber daya manusia (SDM) internal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM aparatur melalui pelatihan jurnalistik digital terpadu yang mengintegrasikan empat kompetensi utama: dasar-dasar jurnalistik dan etika, fotografi jurnalistik berbasis smartphone, penulisan berita online, serta videografi jurnalistik berbasis smartphone. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Capacity Building dengan metode One Group Pre-test-Post-test Design yang melibatkan 22 peserta dari unsur staf kecamatan dan kelurahan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan dan konsisten pada seluruh modul, dengan persentase peningkatan klasikal berkisar antara 16,17% hingga 25,82%, serta rata-rata nilai post-test mencapai kategori sangat baik (di atas 9,50). Tidak adanya penurunan nilai pada seluruh partisipan mengindikasikan bahwa model pelatihan berbasis praktik (experiential learning) yang memadukan aspek teknis dan internalisasi etika pers berhasil diserap secara optimal. Capaian ini mengimplikasikan kesiapan Kecamatan Laweyan untuk mewujudkan tata kelola informasi publik yang mandiri, akuntabel, dan adaptif terhadap dinamika media digital, sekaligus memutus ketergantungan terhadap tenaga eksternal dalam pembaruan konten instansi.
Penerapan Toolkit Literasi Numerasi ber-HKI untuk Penguatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga Fitriya Kusumawati; Marcheilliene Firdarisma Putri Aji; Nandha Kurnia Rahmadani; Sutra Muda; Deka Anjariyah
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 6 No 1 (2026): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi numerasi fungsional dan literasi keuangan merupakan kompetensi penting dalam pengelolaan keuangan rumah tangga, khususnya bagi ibu rumah tangga di wilayah pedesaan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi numerasi fungsional ibu-ibu di Desa Kromong, Kabupaten Jombang, melalui penerapan perangkat “Smart Budgeting Ibu”. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan, dan pendampingan yang berfokus pada pencatatan pengeluaran, perencanaan anggaran, serta penentuan prioritas belanja rumah tangga. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner literasi numerasi fungsional dan observasi langsung di lapangan. Hasil menunjukkan bahwa capaian peserta berada pada kategori baik, dengan rata-rata skor 76% untuk perhitungan numerasi sederhana, 73% untuk penentuan prioritas belanja, 72% untuk perencanaan anggaran, dan 65% untuk pencatatan keuangan. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan rumah tangga, namun pendampingan berkelanjutan masih diperlukan. Program ini memberikan manfaat nyata bagi kelompok PKK Desa Kromong, antara lain meningkatnya kebiasaan pencatatan keuangan, terbentuknya kesadaran prioritas belanja, serta bertambahnya kepercayaan diri ibu rumah tangga dalam pengelolaan keuangan keluarga secara mandiri dan berkelanjutan.
Implementasi Program Bilingualisme di Sekolah Alam: Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris di Sekolah Inklusi Suryanti Galuh Pravitasari; Elistya Rimawati
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 6 No 1 (2026): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai sekolah yang berwawasan global, Sekolah Alam Aminah ingin memberikan bekal kemampuan berbahasa Inggris aktif kepada seluruh peserta didiknya. Namun hingga kegiatan ini akan diselenggarakan, keinginan tersebut belum terwujud dikarenakan beberapa hal yaitu masih kurangnya kemampuan berbahasa Inggris para guru dan staf, masih minimnya pengetahuan mereka akan metode pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif, masih terbatasnya media ajar Bahasa Inggris, dan lingkungan yang belum mendukung penggunaan Bahasa Inggris dalam sehari-hari. Metode yang digunakan adalah Participative Action Research (PAR) melalui program Bilingualisme. Secara umum terdapat peningkatan sebesar 0.4 poin pada kemampuan berbahasa Inggris serta pengetahuan metode pembelajarannya dimana skor pre-tes adalah 3.5 sementara post-test adalah 3.9. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berpengaruh cukup positif terhadap peningkatan kemampuan berbahasa Inggris maupun pengetahuan metode pembelajaran. Dengan demikian, program bilingualisme ini dapat memberikan dampak positif yang panjang dan replikatif.

Page 10 of 11 | Total Record : 106