cover
Contact Name
Andi Wahed
Contact Email
andi.wahed@unm.ac.id
Phone
+6285255153328
Journal Mail Official
jamsp@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamalate 1 Tidung Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL ADMINISTRASI, KEBIJAKAN, DAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN (JAK2P)
ISSN : 27211886     EISSN : 27211886     DOI : -
Core Subject : Education,
Administrasi Pendidikan Manajemen Pendidikan Kepemimpinan Pendidikan Supervisi Pendidikan Kebijakan Pendidikan Mutu Pendidikan Inovasi Pendidikan Ilmu Pendidikan
Articles 107 Documents
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMA NEGERI 6 BONE Haslindah Indah; Sitti Habibah
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 3, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v3i2.25090

Abstract

The purpose of the study was to determine the implementation of principal supervision in improving teacher performance at SMA Negeri 6 Bone.This research approach is qualitative with descriptive research type. This research was conducted at SMA Negeri 6 Bone. Sources of data in this study were principals, vice principals and teacher. Data collecton technique in the from f interviews and documentation. the date analysis technique uses data reduction, data presentation and drawing conclusions checking the valoidity of the data using friangulation techniques. The results of the study indicate that the implementation of the principal’s academic supersion at SMA Negeri 6 Bone in improving teacher performance is to carry out a supervision program, determine schedules and make research instruments so that the process of implementing academic supervision is moreregular and clear. Furthermore, the implementation of the princlpol’s academic supervision at SMA Negeri 6 Bone in improving teacher performance is guiding teachers when experiencing difficulties in the teaching and learning process, conducting class visits to see how prepared teachers are in teaching and learning and checking the lesson implementation plan (RPP) every year. The teacher and the last is the evaluation/follow up that is carried out by the principal at SMA Negeri 6 Bone after carrying outacademic supervision is to discuss the results of teacher erross be corrected, then the principal provides guidance to teachers, both direct and indirect coaching.
ANALISIS RAPORT MUTU SEKOLAH DI SD NEGERI NO. 176 INPRES LENGKESE II KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR Lisa Angreani Anangsya; Muhammad Ardiansyah
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v3i1.32082

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui capaian raport mutu pada Standar Pengelolaan Pendidikan, faktor penghambat dan faktor pendukung dalam pencapaian raport mutu sekolah di SD Negeri No. 176 Inpres Lengkese II. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas tinggi, guru kelas rendah, dan operator. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa pengumpulan data, konsensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Raport mutu pada standar pengelolaan pendidikan terdapat empat indikator yang memperoleh capaian 4,77 dengan kategori menuju SNP 3. Perencanaan pengelolaan pendidikan yang menekankan pada pencapaian visi, misi, tujuan maupun rencana kerja sekolah yang selalu dikembangkan. Program pengelolaan meliputi pedoman pengelolaan sekolah, layanan kesiswaan yang perlu dilakukan peningkatan, kurangnya pendayagunaan bidang pendidik dan tenaga kependidikan, melaksanakan kegiatan evaluasi diri, peran masyarakat dan kemitraan sekolah, serta kurangnya pengelolan bidang kurikulum dan kegiatan pembelajaran. Gaya kepemimpinan yang diterapkan adalah gaya kepemimpinan demokratis, kepala sekolah lebih dituntut untuk mengembangkan sekolah yang baik. Sistem Informasi Manajemen tidak sepenuhnya dikelola dengan baik karena keterbatasan sarana dan prasarana. Faktor pendukung diantaranya kepemimpinan kepala sekolah yang menyesuaikan situasi mampu mendorong bawahan bekerja dengan tupoksi sehingga produktivitas, disiplin dan kinerja guru menjadi tinggi sehingga berpengaruh pada proses pendidikan. Sedangkan faktor penghambatnya dalam pengelolaan pendidikan pada program pengelolaan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dan pada bidang sarana dan prasarana serta keterbatasan sarana dan prasarana pada sistem informasi manajemen.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH TERHADAP GURU PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Siti Hasri Ainun; Sumarlin Mus
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v3i1.19440

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui gambaran supervisi akademik kepala sekolah pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kecamatan Rappocini Kota Makassar, (2) untuk mengetahui gamabaran kinerja guru pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kecamatan Rappocini Kota Makassar, (3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh supervisi akademik terhadap kinerja guru terhadap kinerja guru pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Jenis penelitian ini ex post facto dengan jumlah sampel 69 guru ditetapkan dengan Teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dengan responden guru. Pengembangan instrumen melalui validitas ahli instrumen dengan cara uji coba instrument dengan validasi ahli. Analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis Inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) gambaran supervisi akademik kepala sekolah terlaksana dengan cukup baik dan kecenderungannya berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 89,04, (2) gambaran kinerja guru terlaksana dengan cukup baik dan kecenderungannya pada kategori sedang dengan rata-rata 89,16, (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 0.882 dapat diartikan bahwa 88,2% kinerja guru dipengaruhi supervisi akdemik kepala sekolah, sedangkan sisanya 11,8% dipenngaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
MANAJEMEN PELATIHAN PROFESIONALISME GURU DI SMP NEGERI 17 MAKASSAR Nur Latifa; Ansar Ansar; Syamsurijal Basri
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 3, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v3i2.12979

Abstract

The purpose of this study is to find out what Teacher Management Professional Training Management looks like in SMP Negeri 17 Makassar. The approach used in this research is qualitative with descriptive research type. The data sources of researchers are Wakasek Curriculum, Teacher and Teacher BK. and the archive at the research location. Data collection procedures used are interviews, and documentation. The analysis techniques used are data collection, data reduction, data display ,. The results of this study indicate that: The management of this teacher professionalism training includes MGMP training which is an activity to improve professionalism competence as professional educators and develop the quality of education. Teachers must perform optimally and with all efforts to make their students achieve the expected goals. So this paper tries to discuss the management of teacher professionalism training which includes MGMP training as an institution that seeks to produce professional teachers. Besides that, to carry out his professionalism as a professional teacher is his creativity and innovation. Management Teacher professionalism training in Makassar 17 Public Middle School improves the quality of being a professional teacher. Based on good management and management, this training will run according to the desired goals.
MANAJEMEN LAYANAN KETATAUSAHAAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI Wildana Rahma Said; Syamsurijal Basri
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v3i1.9771

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perencanaan ketatausahaan, pelayanan ketatausahaan dan evaluasi ketatausahaan di Sekolah Menengah Atas Negeri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Kepala tata usah, Guru dan Siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 17 Kota Makassar Sulawesi Selatan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perencanaan tata usaha dilakukan secara sistematis dengan diadakan rapat kerja yang dilakukan sekali dalam setahun, dengan melibatkan Guru dan Staf. Perencanaan tata usaha juga dilakukan oleh Kepala tata usah sebagai koordinator dengan pembagian tugas sesuai dengan struktur organisasi tata usaha yang ada. Pelaksanaan tata usaha, yang menjadi fokus layanan ialah Guru dan Siswa, pelayanan tata usaha dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang dilayani, pelayanan tata usaha yang ada dan melihat kebutuhan serta pengembangannya. Disamping itu, sekolah merealisasikan dengan tenaga pegawai yang cukup profesional, yang menangani setiap bagian masing-masing. Dalam pemberian pelayanan pegawai tata usaha berupaya menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin, ramah dan mampu menjalin komunikasi dengan baik dengan siswa ataupun masyarakat sekolah yang lainnya. Evaluasi tata usaha dilakukan pemantauan atau pengawasan secara administrasi kepala tata usaha melakukan dengan melakukan penilaian secara perminggu lalu menjadi laporan tahunan. Dari hasil evaluasi dilakukan pembinaan dan memotivasi oleh Kepala sekolah.
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU Muhammad Riswan; Sitti Habibah
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v3i1.19544

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengembangan kompetensi guru dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kompetensi pedagogik guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Awangpone kabupaten Bone. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologis. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengembangan kompetensi guru ini ditunjukkan dengan adanya sertifikat yang menunjang sebagai salah satu cara atau upaya yang dilakukan dalam hal pengembangan kompetensi pedagogik guru yakni dapat dilihat dari tingkat intensitas dan rutinnya pihak sekolah, mengutus tenaga pendidik untuk mengikuti MGMP atau diklat dan mengikut sertakan ujian kompetensi guru. Selain itu guru-guru mengombinasikan pembelajaran di dalam dan di luar kelas yang dilakukan untuk meminimalisirkan bentuk kebosanan dan kejenuhan dari peserta didik dalam proses belajar mengajar. Jumlah keseluruhan tenaga pendidik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Awangpone kabupaten Bone untuk guru sebanyak 26 tenaga pendidik, yang berstatus kepegawaian PNS/ASN sebanyak 18 tenaga pendidik yang termasuk didalamnya guru bimbingan dan konseling (BP), honorer sebanyak 8 tenaga pendidik
KOMPETENSI ADMINISTRASI SEKOLAH DI SMA NEGERI 5 LUWU TIMUR Sitti Rahma Mutmainna; Wahira Wahira
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 3, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v3i2.19714

Abstract

The purpose of this study is to explore competence that has the existing school administration administration of the SMA Negeri 5 Luwu Timur administration and the supporting factors and competence increases the existing school administration administration of SMA Negeri 5 Luwu Timur. This research approach is qualitative with a descriptive type of research. The study is conducted at the SMA Negeri 5 Luwu Timur. The source of the data in this study is the principal, the school administration and the teacher. Data collection techniques of observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques use data reduction, data presentation, and deduction drawing. Data verification checking using the triulation technique. Research indicates that the school administration at SMA Negeri 5 Luwu Timur already has personality competence, social competence, managerial competence but still lack technical competence. In turn, contributing factors include experience and motivation in work. The inhibitors are the lack of the tools and training for school administration.
KINERJA GURU BERSERTIFIKAT PENDIDIK Ayu Fajrianti; Arismunandar Arismunandar
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v3i1.19165

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data peneliti yaitu Pengawas, Kepala Sekolah, 8 Guru yang bersertifikat pendidik dan Siswa, maupun Arsip di Ssekolah Menengaj Pertama Negeri 2 Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, survei dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, data display, terakhir adalah tahap verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Kinerja guru bersertifikat pendidik di SMP Negeri 2 Bontonompo Selatan mulai dari Aspek perencanaan pembelajaran menghasilkan, Tersedianya perangkat pembelajaran seperti Silabus dan RPP, guru lebih produktif dalam memperbaharui materi pembelajaran, ini membuktikan kinerja guru dari aspek perencanaan pembelajaran berjalan dengan baik. Aspek pelaksanaan pembelajaran menghasilkan, beban kerja minimal guru yang telah mencapai 24 jam per minggu dan kualifikasi akademik guru yang bersertifikat pendidik telah sesuai dengan syarat-syarat yang harus dimiliki guru bersertifikat pendidik, Dilihat dari segi kompetensi pedagogik telah menunjukkan kinerja guru bersertifikat pendidik telah berjalan dengan baik.
TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGGUNAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Firmansyah Hidayat; Ismail Tolla
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v3i1.16167

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui gambaran penerapan transparansi penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di SMA Negeri 11 Pinrang dan Untuk mengetahui gambaran penerapan akuntabilitas penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di SMA Negeri 11 Pinrang.. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologis. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan prinsip transparansi penggunaan dana BOS di SMA Negeri 11 Pinrang. Pada penggunaan dana BOS dilakukan dengan terbuka hal ini dapat diketahui bahwa pada proses penggunaannya di laporkan pada Dinas Pendidikan secara offline maupun online. Pelaporan penggunaan dana BOS dilakukan dengan penyusunan laporan keuangan secara triwulan. Adapun publikasi laporan dilakukan melalui rapat-rapat dan juga dapat diakses melalui online melalui laman resmi E-Bos. Penerapan prinsip akuntabilitas penggunaan dana BOS oleh SMA Negeri 11 Pinrang, pada penggunaan dana BOS sudah sesuai dengan Permendikbud No 3 Tahun 2019 tentang petunjuk teknis dana BOS yang menjadi kebijakan pemerintah, dalam pertanggungjawabannya sekolah melakukan penyusunan laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban. Dengan adanya pertanggung jawaban tersebut menjadi cerminan sekolah telah menerapkan prinsip akuntabilitas sehinga menumbuhkan kepercayaan oleh masyarakat terhadap sekolah.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BONE Eno Faranita Rahmih; Andi Mappincara
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v3i1.9570

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran Implementasi Kebijakan Penyiapan Calon Kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Bone, dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat Implementasi Kebijakan Penyiapan Calon Kepala Sekolah Dasar. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data Kepala Dinas Pendidikan, pengawas dan Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian bahwa Penyiapan Calon Kepala Sekolah Dasar dari 5 tahap yaitu (1)Pengumuman rekrutmen yang bersifat transparan dalam bentuk surat edaran oleh Dinas Pendidikan, (2) Pengusulan calon dalam bentuk rekomendasi tertulis dari pengawas dan Kepala Sekolah belum diprioritaskan dalam proses rekrutmen karena sudah ada calon Kepala Sekolah bersertifikat PLT yang disiapkan untuk mengisi jabatan Kepala Sekolah (4) Seleksi akademik oleh LPPKS dengan penilaian pada surat rekomendasi dari pengawas dan Kepala Sekolah, makalah kepemimpinan, Penilaian Potensi Kepemimpinan serta penilaian kinerja sebagai guru, (5) Pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah dilakukan dengan tahap In 1, OJL dan In 2. Adapun faktor pendukung yaitu adanya Juklak LPPKS yang memudahkan dalam merekrut calon Kepala Sekolah, Adanya kerjasama yang dilaksanakan antara LPPKS dan Dinas Pendidikan. Hal ini tentu menguntungkan bagi pemerintah daerah baik dari segi anggaran maupun dari segi proses Penyiapan calon Kepala Sekolah, adanya bimbingan dan pelatihan yang selalu dilakukan selama proses Penyiapan, sedangkan faktor penghambatnya yaitu masih banyak peserta yang belum menguasai teknologi.

Page 5 of 11 | Total Record : 107