cover
Contact Name
Syaiful Zuhri Harahap
Contact Email
syaifulzuhriharahap@gmail.com
Phone
+6285261290813
Journal Mail Official
editor.ikabinaenpabolo@gmail.com
Editorial Address
Jln. Sisingamangaraja No.126 A KM 3.5 Aek Tapa, Bakaran Batu, Rantauprapat, Kec. Rantau Sel., Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara 21418
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : -     EISSN : 28084047     DOI : 10.36987
IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT adalah Jurnal hasil Pengabdian kepada Masyarakat yang di hasilkan oleh civitas Akademika Universitas Labuhanbatu yang terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Bulan Juli yang merupakan hasil pengabdian yang dilakukan oleh Dosen dan Mahasiswa. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan oleh media lain dan berhak menyingkat dan mengubah tanpa mengurangi maksud dan isi. Pendapat yang dinyatakan dalam jurnal ini merupakan pendapat pribadi tidak mencerminkan pendapat penerbit dan dewan redaksi. e-ISSN : 2808-4047
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Pelatihan Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Di SMA Negeri 2 Rantau Utara Sakinah Ubudiyah Siregar; Indah Fitria Rahma; Lily Rohanita Hasibuan; Eva Julyanti; Bela Apriani; Budi Irawan
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 2, No 2: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JULI 2022
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v2i2.3886

Abstract

Problem Based Learning adalah model pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran berbasis masalah dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan kepada proses penyelesaian masalah yang dilakukan secara ilmiah. Pembelajaran yang dilaksanakan dengan menerapkan model Problem Based Learning didasarkan pada banyaknya permasalahan yang membutuhkan penyelidikan menggunakan penyelesaian nyata dari permasalahan yang nyata. Model pembelajaran Problem Based Learning merupakan suatu model pembelajaran yang melibatkan Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa materi prisma di kelas XI SMA Negeri 2 Rantau Utara tahun 2022. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t pada data post test diperoleh t hitung> t tabel  yaitu 2,986 >2,0054. Dengan rincian kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi prisma di Kelas XI SMA Negeri 2 Rantau Utarayaitu cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata post test diperoleh 74,178 dengan variansi 98,82 dan standar deviasi9,839. siswa untuk memecahkan suatu masalah melalui tahap-tahap metode ilmiah sehingga siswa dapat mempelajari pengetahuan yang berhubungan dengan masalah tersebut dan sekaligus memiliki keterampilan untuk memecahkan masalah. Setelah melakukan uji coba dengan menggunakan Problem Based Learning maka dihasilkan Ada pengaruh signifikan Model pembelajaran.
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Menerapkan Metode Pembelajaran Problem Solving Dalam Pembelajaran Matematika Di SMA Negeri 2 Rantau Utara Islamiani Sahfitri; Nurlina Ariani Hrp; Laili Habibah Pasaribu; Amin Harahap; Pinta Romaito Br Sagala; Bela Apriliani
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 2, No 1: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JANUARI 2022
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v2i1.3879

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi pentingnya kemampuan seorang siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika dengan cara mengidentifikasi unsur-unsur yang telah diketahui dan menggunakannya untuk menentukan strategi penyelesaian sehingga mendapatkan solusi. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah self confidence. Namun pada kenyataannya kemampuan self confidence siswa kelas X SMA Negeri 2 Rantau Utara kurang optimal. Jenis Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah pelatihan dan penerapan yang diukur secara kuantitatif. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan pada semester tahun 2021 di SMA Negeri 2 Rantau Utara. Hasil tes kemudian dianalisis berdasarkan self confidence siswa untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menunjukkan bahwa self confidence siswa kelas X SMA Negeri 2 Rantau Utara terbagi menjadi tiga, yaitu tinggi, sedang dan rendah. Self Confidence tinggi mampu memenuhi indikator 1, 2, 3, dan 4 pemecahan masalah menurut Polya. Self Confidence sedang mampu memenuhi indikator 1, 2, dan 3. Self Confidence rendah tidak mampu memenuhi indikator 1, 2, 3 maupun 4 pemecahan masalah menurut Polya.
Pendampingan Penerapan Model Pembelajaran Think Pair And Share Dalam Pembelajaran Di Sma Swasta Bahayangkari Safitri, Islamiani; Hrp, Nurlina Ariani; Pasaribu, Laili Habibah; Harahap, Amin; Munthe, Desi Yanti; Manja, Aisyah Putri
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 2, No 2: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JULI 2022
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v2i2.3888

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematika siswa melalui model pembelajaran Think Pair and Share dikelas X SMA Swasta Bhayangkari Tahun 2022. Jenis Pengabdian kepada Masyarakat Quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa SMA Swasta Bhayangkaria Kecamatan Aek Kuo yang terdiri dari 9 kelas. Sampel Pengabdian kepada Masyarakat diambil 2 kelas yang ditentukan dengan tekhnik purposive sampling yaitu kelas X-AK dengan menggunakan pembelajaran Think Pair and Share dan kelas X-TKJ dengan menggunakan eksperimen dan kontrol sebesar 53,43 dan 52,56. Setelah diberikan perlakuan pada masing-masing kelas diperoleh data rata-rata posttest pada kelas eksperimen sebesar 78,2 dengan persentase kenaikan sebesar 43% dan pada kelas kontrol sebesar 72,6 dengan persentase kenaikan sebesar 10%. Pada hasil pengujian hipotesis diperoleh pada taraf signifikan α = 0,05, nilai signifikan 0,001 > 0,05. Dengan demikian berarti Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematika siswa melalui model pembelajaran Think Pair and Share dikelas X SMA Swasta Bhayangkaria Kecamatan Aek Kuo Tahun 2022.
Pelatihan Penerapan Model Pembelajaran Scramble Untuk Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Di SMA Swasta Imelda Eva Julyanti; Sakinah Ubudiyah Siregar; Indah Fitria Rahma; Lily Rohanita Hasibuan; Kartika Harahap; Uswatun Hasanah; Sisca Afsari
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 2, No 2: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JULI 2022
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v2i2.3882

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dan aktivitas siswa dengan menggunakan model pembelajaran Scramble di kelas X SMA Swasta Imelda. Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan Pengabdian kepada Masyarakat dengan bentuk pelaihan dan penerapan yang diukur secara kuantitatif. Sampel siswa yang digunakan berjumlah 45 orang terdiri dari dua kelas yakni kelas penerapan X A yang berjumlah 25 orang dan kelas penerapan X B yang berjumlah 20 orang. Pengumpulan data pada Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan tes, angket dan dokumentasi. Hasil nilai tes analisis statistik menunjukan bahwa  nilai Sig.(2-tailed) < dari 0,05 sehingga  terdapat peningkatan yang signifikan antara nilai berfikir kreatif kelas penerapan dan kelas kontrol. Dari lembar angket dapat dilihat adanya peningkatan aktivitas siswa di kelas penerapan dengan menggunakan model pembelajaran Scramble, berarati hasil analisis berada pada daerah Ha diterima dan Ho ditolak . Dengan diterimanya Ha berarti peningkatan aktifitas di kelas penerapan  melalui model Scramble  lebih tinggi dari pada kemampuan berpikir kreatif matematika siswa melalui model pembelajaran konvensional di kelas X SMA Swasta Imelda.
Sosialisasi Preventif Perceraian Atas Perkawinan Di Desa Bandar Tinggi Berdasarkan Hukum Zainal Abidin Pakpahan
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 3, No 1: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JANUARI 2023
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v3i1.4091

Abstract

Perceraian dalam aspek perkawinan menajadi suatu dilema kehidupan dalam rumah tangga dimana harus dituntut menjadi rumah tangga yang harmonis menjadi kebanggaan setiap orang, namun tidak semua perkawinan berjalan mulus sesuai diharapkan oleh setiap orang, maka   hal ini tidak terlepas dari adanyanya perkawinan pasti akan menuntut pula untuk terjadinya perceraian diakibat adanya faktor-faktor yang mempengaruhi akan terjadinya perceraian itu sehingga perceraian yang mulai terjadi diambang pintu bagi suami dan istri untuk dapat dilakukannya dengan metode preventif agar terhindar dari perpisahaan yang akan berdampak kepada anak-anak, keluarga diantara belah pihak untuk itu perlu diakomodir yang menjadi dasar agar tidak semudah itu antara pasangan suami istri untuk melakukan proses gugat menggugat di Pengadilan Agama setempat, dengan ini Mahkamah Agung melaui adanya suatu sistem penerapan kamar Agama di internal Mahkamah Agung yang bertujuan untuk menjaga kesatuan penerapan hukum dan konsistensi dalam putusan untuk mewujudkan tujuan tersebut oleh Mahkamah Agung maka termuat dalam Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 tahun 2022 tentang pencegahan perceraian di pengadilan, merujuk akan demikian sangat penting dilakukannya sosialisasi tersebut di Desa Bandar Tinggi, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu untuk pola Preventif bagi masyarakat agar berhati-hati untuk melakukan perceraian di Pengadilan sehingga secara philosopi perlu adanya suatu perdamaian melalui mediasi di tingkat desa sebelum menuju suatu proses pengadilan yang berwenang untuk itu, karena surat edaran mahkamah agung tersebut mulai membatasi pengajuan perceraian berkenaan dengan batas waktu yang ditentukan setelah terbuktinya perpisahaan antara suami dan istri yang bisa dikabulkan perceraiannya oleh Pengadilan Agama setempat.
Pelatihan Paralegal Atas Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Desa Tanjung Siram Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Zainal Abidin Pakpahan; Muhammad Yusuf Siregar; Sriono Sriono
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 2, No 2: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JULI 2022
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v2i2.4093

Abstract

Pelatihan paralegal bagi masyarakat sangat relevan saat ini untuk dapat memahami konsep-konsep pengetahuan hukum melalui bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu sehingga bisa mendapatkan hak-hak nya ketika berhadapan dengan hukum secara prodeo atau cuma-Cuma yang akan disampaikan kepada masyarakat yang berada di desa Tanjung Siram, hal ini melihat snagat rendahnya pengetahuan masyarakat tanjung siram berkenaan dengan program bantuan hukum secara gratis sebagaimana dijelaskan dalam undang-undang Nomor 16 tahun 2011 tentang bantuan hukumsebagai dasar pijakan untuk mengakomodir hak-hak kaum lemah yang ingin mencari keadilan di pengadilan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat tanjung siram tentang pentingnya pelatihan paralegal mengenai bantuan hukum bagi masyarakat sehingga hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat desa Tanjung Siram mengetahui dan mendapatkan hak-hak nya sebagai masyarakat kurang mampu ketika berhadapan dengan problematika hukum ditengah-tengah masyarakat akan pentingnya bantuan hukum melalui pelatihan paralegal bagi masyarakat di perdesaan.
Implementasi Media Pembelajaran Video Animasi IPA Berbasis Karakter Melalui Analogy Learning Islamiani Safitri; Praida Hansyah; Devi Anna Siregar
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 3, No 1: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JANUARI 2023
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v3i1.3922

Abstract

Pada era revolusi industri 4.0, seharusnya sekolah di sekitar pusat kota sudah melakukan pembelajaran berbasis teknologi. Namun, di SD Negeri 03 Rantau Selatan, hanya 1 dari 15 guru yang pernah menggunakan infocus dalam proses pembelajaran sedangkan yang lain masih menggunakan pembelajaran konvensional, artinya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran belum dilakukan. Hal ini terjadi karena mayoritas guru di SD Negeri 03 Rantau Selatan masih gagap teknologi. Selain itu, mengacu pada kurikulum 2013 yang menekankan pada pembentukan karakter, diketahui bahwa karakter siswa SD Negeri 03 Rantau Selatan masih tergolong rendah. Dua permasalahan ini tentu berimbas pada kemampuan pedagogik siswa. Berdasarkan wawancara yang dilakukan terhadap guru kelas 4, 5, dan 6 diperoleh data rata-rata kemampuan IPA siswa secara keseluruhan masih rendah yaitu nilai rata-rata ulangan siswa di angka 61 sedangkan nilai KKM IPA adalah 71, hal ini tentu menjadi tugas penting bagi para pendidik untuk memperbaikinya. Berdasarkan pemaparan di atas, maka perlu upaya serius untuk mengatasi permasalahan ini. Solusi yang dapat diberikan kepada mitra yaitu dengan implementasi media pembelajaran video animasi IPA berbasis karakter melalui analogy learning. Implementasi ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan IPA serta karakter siswa. Selain itu, untuk mengatasi guru yang masih gagap teknologi, akan dilaksanakan kegiatan berupa pelatihan dasar pembelajaran berbasis teknologi. Pelatihan yang diberikan berupa teknik penggunaan powerpoint sebagai media pembelajaran.  Metode yang akan digunakan dalam pengabdian ini ada tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup identifikasi moral dan kemampuan IPA siswa, identifikasi penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran oleh guru, pembuatan media pembelajaran video animasi IPA berbasis karakter, dan membuat modul pelatihan dasar pembelajaran berbasis teknologi bagi guru SD Negeri 03 Rantau Selatan. Sedangkan pada tahap pelaksanaan yaitu melakukan implementasi media pembelajaran video animasi IPA berbasis karakter melalui analogy learning untuk kelas 4, 5, dan 6 serta melaksanakan pelatihan dasar tentang pembelajaran berbasis teknologi untuk guru SD Negeri 03 Rantau Selatan.  Selanjutnya pada tahap evaluasi yaitu dengan melaksanakan evaluasi pengabdian kepada guru dan kepala sekolah tentang keberhasilan pengabdian, serta melakukan evaluasi dan monitoring keberlanjutan kegiatan dengan terus berkomunikasi kepada sekolah tentang perkembangan siswa dan guru setelah dilaksanakan pengabdian
Implementasi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 Terhadap Usaha Industri Di Kabupaten Labuhanbatu Sumitro Sarkum; Maya Jannah; Nimrot Siahaan
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 1, No 1: Pengabdian Kepada Masyarakat | Januari 2021
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v1i1.4539

Abstract

The problem raised in this paper is how to regulate the granting of permits in the laws and regulations relating to the granting of industrial business licenses in Labuhanbatu Regency, how to procedure for granting industrial business licenses in Labuhanbatu Law No. 6/2008 by Labuhanbatu Regency government, the method used in This writing is using normative legal research conducted with research data dissemination. The granting of industrial business licenses by local governments is one of the supporting factors for regional development, because by granting business licenses, levies on regions are increasing and the cost of fees can be a fund for the regions in carrying out regional development efforts. Legislation related to Industrial Business licenses are as follows: Law No. 3 of 2014 concerning Industry, Government Regulation Number 13 of 1995 jo Government Regulation Number 107 of 2015 concerning Industrial Business Permits, Minister of Industry Regulation Number 41/M-IND/Per/6/2008 jo regulation of the Minister of Industry Number 81/M-IND/Per/10/2014 concerning the provisions and procedures for granting Industrial business licenses, expansion permits and registration marks, regulation of the minister of industry number 05/M-IND/Per/2/2014 concerning procedures, Granting of Industrial Estate Business Permits and Industrial Estate Extension Permits. The procedure for obtaining an Industrial Business Permit is by: The applicant takes care of the recommendation letter from the local lurah and sub-district head and completes other required documents; Applicant fills out the Industrial Business Permit application form available at the Labuhanbatu Regency Licensing Services Office; The applicant submits the completed application form and other administrative requirements; Furthermore, officers will check or inspect the company location. If passed the inspection and other administrative documents have been declared complete, the Industrial Business License will be issued and the applicant can take it at the Labuhanbatu Licensing Service Office.
Penetapan Tarif Pajak UMKM di Indonesia: Sebuah Tinjauan Hukum Dalam Perspektif Filosofis, Yuridis Dan Sosiologis Sumitro Sarkum; Bernat Panjaitan
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 2, No 1: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JANUARI 2022
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v2i1.4540

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa regulasi peraturan pemerintah dalam menetapkan pajak UMKM di Indonesia dan bagaimana kebijakan pada UMKM. Pendekatan yang digunakan ditinjau dari berlakunya hukum dalam perspektif filosofis, yuridis dan sosiologis. Perspektif tersebut digunakan untuk mengetahui apakah dengan berlakunya peraturan tersebut sudah sesuai dengan cita-cita hukum, kaidah pembentukan dan efektifitas hukum bagi UMKM.
Political Corporate Social Responsibility in Indonesia: Is A Collaboration Sumitro Sarkum
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 3, No 1: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JANUARI 2023
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v3i1.4541

Abstract

Practice-Political CSR companies in Indonesia cultivate a niche that leads to a corporate charity so that CSR becomes a political phenomenon in collaboration with the government. CSR politics that should be integrated in the hierarchy of companies as their management strategies and policies remains to be underestimated by most businesses in Indonesia. The essence and significance of CSR is still not fully readable by business people, so CSR itself is just an implementation of the demands of society. The purpose of this study is to examine the politics of Corporate Social Responsibility in Indonesia. Conventionally, corporate social responsibility is closely related to the achievement of sustainable economic activities. Sustainability of economic activities is not only related to social responsibility but also related to corporate accountability to society and the nation. The implementation of social responsibility is not based on a force by the society, government or other parties, but it is sourced from the intention, commitment and business behavior that drives the implementation. This research method uses qualitative approach that is literature search about CSR politics in Indonesia. The method of tracking corporate social responsibility is a qualitative approach which is observed through publications on the issue of corporate social responsibility and its life cycle. The data collected is expressed in the form of statements aimed at understanding social phenomena from a perspective. This research method is also used to understand rational reality as subjective reality especially CSR politics in Indonesia. The results show that the obligation to implement CSR is interpreted by imaging to gain legal and social legitimacy that makes the economic dependence on ignorance of the true meaning and paradigm of CSR. Corporate social responsibility is just a program of assistance to avoid a force from other parties as a tool to form a good image, without any ongoing empowerment towards a better direction in accordance with the business ethics paradigm.

Page 7 of 10 | Total Record : 99