cover
Contact Name
Yahya Handayani
Contact Email
yahyahandayani76@gmail.com
Phone
+6282394244414
Journal Mail Official
yahyahandayani76@gmail.com
Editorial Address
Jalan Poros Tallunglipu - Rantepao, Kab. Toraja Utara, Prov. Sulawesi Selatan
Location
Kab. toraja utara,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif
ISSN : 25487140     EISSN : 29625580     DOI : https://doi.org/10.56437/2548-7140
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif adalah media publikasi ilmiah hasil penelitian yang relevan dengan peningkatan ilmu dan teknologi pendidikan kesehatan, yang diterbitkan oleh STIKES Tana Toraja.
Articles 123 Documents
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN DI RUANG PERAWATAN RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO TAHUN 2024 Handayani Mangapi, Yahya; Reni Ranteallo, Regina; Kaila Pelowe, Neflin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 8 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(K3) adalah salah satu bentuk perlindungan kepada tenaga kerja yang bertujuan untuk mewujudkan produktivitas kerja yang optimal serta melindungi tenaga kerja dari risiko yang membahayakan kesehatan dan keselamatannya. (K3RS) adalah kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan bagi sumber daya manusia rumah sakit, pasien, pendamping pasien, sehingga dibuat standar perlindungan bagi pekerja yang ada di Rumah Sakit untuk mencegah dan mengurangi risiko bahaya tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi kerja dan kinerja perawat di Ruang Perawatan Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross cectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di Rumah Sakit Elim Rantepao berjumlah 74 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Liker. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 25. Data diuji Fisher’s exact test dengan tingkat ketelitian 5% (0,05). Distribusi karakteristik perawat yang menunjukkan yang memiliki motivasi kerja baik sebanyak 54 orang (87,1%) dan karakteristik perawat yang menunjukkan yang memiliki kinerja perawat baik sebanyak 32 (51,6%), kinerja perawat mayoritas kinerja perawat kurang sabanyak 22 (35,5%). Motivasi kerja dengan kinerja perawat dalam K3 (Fisher’s exact test) p-value=0,042 (p<α). Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat dalam pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di Ruang Perawatan Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 2024. Diharapkan kepada perawat untuk lebih meningkatkan motivasi kerja dan mengikuti pelatihan-pelatihan tentang pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja.
PENGARUH PEMBERIAN RAMUAN JAHE TERHADAP NYERI HAID PADA WANITA USIA SUBUR DI DUSUN KOA BATUSURA TANA TORAJA Lukas Siamben, Adolfina; Neli, Hermin; Kanan, Delima
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 8 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Nyeri pada perut bagian bawah, yang bisa menjalar kepunggung bagian bawah dan tungkai meupakan nyeri haid yang terjadi secara alamiah setiap bulan pada wanita usia subur secara fisiologis yang menandakan bahwa organ kandungan telah matang dan berfungsi. Pengobatan non farmakologis yang dapat mengurangi nyeri haid adalah dengan ramuan jahe. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian ramuan jahe terhadap nyeri haid pada wanita usia Subur Metode: Desain penelitian yaitu pre-exsperimental designs. Bentuk pre-exsperimental designs yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Populasi penelitian semua wanita usia subur yang mengalami nyeri haid di Dusun Koa Batusura’ Tana Toraja dengan jumlah sampel 42 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian ramuan jahe terhadap nyeri haid pada wanita usia Subur dengan nilai nilaiρ= 0,001 (ρ<α = 0,05). Kesimpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian ramuan jahe terhadap penurunan tingkat nyeri pada wanita yang mengalami nyeri haid di Dusun Koa Batusura’ Tana Toraja.
PENGARUH TERAPI REBUSAN DAUN KERSEN TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS PADA MASYARAKAT DI PUSKESMAS SA’DAN MALIMBONG KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2023 Algarini Allo, Olgrid; Patabang, Meri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 8 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kersen leaf decoction therapy is one of the traditional ingredients used to treat diabetes mellitus because it has active anti-diabetic substances, namely corbic acid, fiber, niacin and beta carotene. The aim of this research is to determine the effect of cherry leaf decoction therapy on reducing blood sugar levels in people with diabetes mellitus at the Sa'dan Malimbong Community Health Center, Sa'dan District, North Toraja Regency in 2023. This type of research is a quasi-experiment. The population in this study were diabetes mellitus sufferers in the Sa'dan Malimbong health center working area. The sample size was 10 respondents using a purposive sampling technique. Data collection was carried out using the results of GDS measurements of diabetes mellitus sufferers. Data analysis was carried out with the help of SPSS version 25 using the Wilcoxon test with a significance level of p < 0.05. The results of the research were obtained after administering cherry leaf decoction therapy, most of the characteristics aged 30-45 and 66-75 years each were 2 people (20.0%), 46-65 as many as 6 people (60.0%) respondents had Normal GDS scores were 7 people (70.0%), while respondents with high GDS scores were 3 people (30.0%). The statistical test results obtained a significance value of p= 0.008 (p<0.05). The conclusion of this research is that there is an effect of cherry leaf decoction therapy on reducing blood sugar levels in people with diabetes mellitus in the Sa'dan Malimbong Community Health Center, Sa'dan District, North Toraja Regency in 2023. It is hoped that consuming cherry leaf decoction will control GDS for diabetes mellitus sufferers.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT DENGAN PEMANFAATAN SARANA PELAYANAN KESEHATAN DI LEMBANG PAONGANAN KECAMATAN BUNTU PEPASAN KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2024 Algarini Allo, Olgrid; Handayani Mangapi, Yahya; Astuti Maruru, Vheny
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 8 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan merupakan faktor penting sebagai penentu kesehatan yang memiliki relevansi khusus dalam masalah kesehatan dan pembangunan masyarakat, bahkan pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan telah direkomendasikan sebagai konsep kesehatan primer dasar bagi populasi yang paling rentan dan kurang mampu. Tujuan penelitian ini untuk diketahuinya hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap masyarakat dengan pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan di Lembang Paonganan Kecamatan Buntu Pepasan Kabupaten Toraja Utara tahun 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat yang terdaftar di Lembang Paonganan Kecamatan Buntu Pepasan Kabupaten Toraja Utara tahun 2024 yang berjumlah 160 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner yang di uji menggunakan SPSS versi 25 dengan uji Kolmogorog-Smirnov dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden dengan tingkat pendidikan menengah sebanyak 100 responden (62,5%), mayoritas responden dengan pengetahuan yang baik sebanyak 96 responden (60%) dan mayoritas responden dengan sikap positif sebanyak 123 responden (74,4%). Sedangkan mayoritas yang tidak memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan sebanyak 99 responden (61,9%). Berdasarkan hasil uji Kolmogorof-Smirnov pada variabel tingkat pendidikan didapatkan hasil P=0,005 (P<α=0,05), berdasarkan hasil uji menggunakan Chi-Square pada variabel pengetahuan didapatkan hasil dengan nilai P=0,020 (P<α=0,05) dan pada variabel sikap didapatkan hasil kdengan nilai P=0,015 (P<α=0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkatkan hasil yang optimal dalam pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan dan faktor apa saja yang membuat masyarakat tidak memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menimbulkan kesadaran masyarakat dalam hal pentingnya memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN SIKAP WANITA PASANGAN USIA SUBUR DENGAN TINDAKAN PEMERIKSAAN PAP SMEAR DI RSIA PERTIWI MAKASSAR Saalino, Valentina; Palamba, Agustina; Palette, Tandi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 8 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pap smear merupakan salah satu skrining untuk deteksi dini kanker serviks yang efektif, murah dan sederhana. Penyakit kanker serviks setiap tahun meningkat dengan angka kematian tinggi, karena 65% sudah dalam stadium lanjut dan tidak pernah pap smear dalam 10 tahun terakhir. Cakupan pap smear di RSIA Pertiwi Makassar jumlah wanita pasangan usia subur (wanita PUS) tahun 2015 sebanyak 4377 orang. Cakupan pemeriksaan pap smear tahun 2011 sebanyak 49 orang (1,12%), tahun 2012 sebanyak 32 orang (0,73%) dan tahun 2013 sebanyak 17 orang (0,39%). Terjadi penurunan cakupan dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2014 sekitar 0,36%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik, pengetahuan dan sikap wanita pasangan usia subur dengan tindakan pemeriksaan pap smear. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan studi cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 50 orang, menggunakan teknik Consecutif Sampling. Pengumpulan data dilakukan mulai bulan Maret – April 2016 dengan wawancara langsung menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan uji chi-square dan Regresi Logistik dengan program SPSS versi 20.0. kesimpulan : variabel sikap yang dominan berhubungan kuat dengan tindakan pemeriksaan pap smear, sedangkan variabel lain seperti umur, pendidikan, pekerjaan, penghasilan dan pengetahuan tidak terbukti berhubungan kuat dengan tindakan pemeriksaan pap smear di RSIA Pertiwi Makassar.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG MENYEDIAKAN MAKANAN BERGIZI BAGI BALITA DI LEMBANG TANDUNG NANGGALA K, Hardi; Algarini Allo, Olgrid; Bannepadang, Catherina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 8 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Promosi kesehatan merupakan kegiatan memperoleh pengetahuan baru, perubahan sikap, adopsi perilaku baru atau pelaksanaan keterampilan baru dan lebih menekankan pada peningkatan kemampuan hidup sehat bukan sekedar berperilaku sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang menyediakan makanan bergizi bagi balita di Lembang Tandung Nanggala tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah desaign pre eksperimen atau eksperimen yang tidak sesunggunya dengan rancangan the one group pretest dan posttes design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak balita sebanyak 60 ibu di Lembang Tandung Nanggala tahun 2020. Besarnya sampel 39 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner. Analisa data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 20 menggunakan uji T dengan derajat kemaknaan p<0,005. Hasil penelitian, uji statistik antara promosi kesehatan dengan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah dilakukan promosi kesehatan didapatkan nilai signifikansi p=0,000 ( . Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang menyediakan makanan bergizi bagi balita di Lembang Tandung Nanggala tahun 2020. Diharapkan ibu dapat meningkatkan pengetahuan tentang gizi bagi balita. Serta bagi peneliti selanjutnya menggunakan kelompok pembanding (kontrol) dan intervensi untuk memperluas area penelitian dengan sampel yang lebih banyak sehingga hasil yang diperoleh lebih akurat.
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DBD DI RT 16 KELURAHAN TAMPO TALLUNGLIPU KABUPATEN TORAJA UTARA Mapandin, Adriana; K, Hardi; Algarini Allo, Olgrid
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 8 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang sampai saat ini masih menyerang penduduk dunia. Penyakit ini adalah salah satu penyakit dari sekian banyak penyakit menular yang merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang semakin meningkat dan semakin luas penyebarannya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendidikan dan pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan DBD di RT 16 Kelurahan Tampo Tallunglipu Kabupaten Toraja Utara tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional yang merupakan pendekatan dimana pengambilan data variabel independen dan dependen dilakukan secara bersamaan yang bertujuan untuk melihat hubungan dengan jumlah sampel 95 orang Hasil Penelitian didapatkan mayoritas responden pendidkan tinggi dengan jumlah 76 orang (80,0%), mayoritas pengetahuan responden baik sebanyak 70 (73,3%) berdasarkan perilaku mayoritas perilaku positif dengan jumlah 70 orang (73,7%). Dengan nilai p=0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan pendidikan dan pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan DBD di RT 16 Kelurahan Tampo Tallunglipu Kabupaten Toraja Utara tahun 2023. hasil uji chi-square di peroleh nilai p= 0,001. Dari hasil analisis Chi-square diperoleh data Odds Ratio (OR) = 72.250
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG ANTORIUM RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO K, Hardi; Algarini Allo, Olgrid; Bannepadang, Catherina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 8 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara persepsi atau kesannya terhadap kinerja atau hasil suatu produk dan harapannya. Kepuasan keluarga pasien merupakan konsep yang penting dalam konteks pelayanan kesehatan, yang mengacu pada tingkat kepuasan keluarga terhadap kualitas perawatan yang diberikan kepada pasien mereka di lingkungan rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya. Komunikasi terapeutik adalah pengalaman berkomunikasi bersama antara perawat dengan klien yang bertujuan untuk memecahkan masalah klien. Komunikasi terapeutik dapat menjadi salah satu indikator dalam mengukur kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk diketahuinya Hubungan Komunikasi Teraputik Perawat Dengan Kepuasan Keluarga Pasien di Rumah Sakit Elim Rantepao. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien di RS Elim Rantepao dengan jumlah 32 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Pada penelitian ini menggunakan SPSS versi 25 dengan analisa uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengatakan komunikasi perawat perawat yang baik sebanyak 18 responden (56,3%) dan komunikasi teraputik perawat kurang baik sebanyak 14 responden (43,8%). Mayoritas responden yang memilih puas sebanyak 12 responden (37,5%). Responden yang memilih Kepuasan keluarga pasien yang tidak puas sebanyak 20 responden (62,5%). Dengan nilai p=0.006(p<0,005). Berdasarkan Analisa Chi-Square didapatkan Ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan Kepuasan keluarga pasien di ruang Antorium Rumah Sakit Elim Rantepao dengan nilai P=0,006 < α=0,05. Penelitian ini merekomendasikan perlunya komunikasi terapeutik perawat di Rumah Sakit Elim Rantepao. Perawat diharapkan agar dapat mempertahankan komunikasi terapeutik perawat. Penelitian juga menyarankan sebaiknya perawat mengikuti seminar.
HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2023 Marna, Agustina; Bunga Manginte, Anitha; Pilo, Yunike
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 8 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit merupakan institusi pelayanan publik untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat. Salah satu tenaga kesehatan yang berperan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan adalah perawat. Berdasarkan jumlah perawat dan jumlah penduduk di Indonesia, maka Indonesia mengalami kekurangan perawat. Hal ini dapat diketahui dari rasio perawat di Indonesia sebesar 10:10.000, sedangkan rasio ideal menurut WHO sebesar 18:10.000. Minimnya jumlah perawat berpengaruh terhadap pemberian pelayanan kesehatan pada pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lingkungan kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Elim Rantepao Kabupaten Toraja Utara Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 47 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan diuji secara statistic Fishers Exact Test dengan bantuan program computer SPSS dan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi Analisis yang digunakan Pearson Chi-Square. Dari hasil penelitian ini diperoleh mayoritas dengan lingkungan kerja baik yaitu 33 responden (70,2%) dan mayoritas kinerja perawat tinggi yaitu 34 responden (72,3%). Hasil uji statistik Fisher’s Exact Test diperoleh nilai p= 0,000 Saran yang dapat dijadikan masukan bagi Rumah Sakit adalah dengan memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan secara kontinyu guna meningkatkan profesionalitas dalam melakukan pelayanan, menciptakan komunikasi yang baik antar rekan kerja maupun atasan dan memberikan kesempatan yang sama dan merata kepada semua perawat untuk menyampaikan saran dan masukan demi terciptanya kinerja yang bagus. Rekomendasi dari penelitian ini adalah meningkatkan kinerja perawat baik dari segi internal atau eksternal.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN SELF EFFICACY PADA REMAJA DI SMPN 2 TORAJA UTARA TAHUN 2024 Dwi Wahyuni Ambali, Defyanti; Banne Allo, Ludia; Almar, Junelty
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 8 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara orang tua dengan anak sangat ditentukan oleh sikap orang tua dalam mengasuh anak. Setiap orangtua memiliki cara pengasuhan yang berbeda serta akan menghasilkan kemandirian yang berbeda pada tiap anak sehingga awal dari pertumbuhan self-efficacy dipusatkan pada orang tua. Self-efficacy sebagai keyakinan individu tentang kemampuannya dan tentang dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan self-efficacy pada remaja di SMPN 2 Toraja Utara Tahun 2024. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dengan desain deskripsi analitik dengan pendekatan menggunakan cross sectional study. Teknik pengambilan partisipan pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling yaitu purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Fisher. Hasil penelitian ini adalah responden dengan pola asuh otoriter sebanyak 1 orang (2,3%) dan memiliki self efficacy tinggi, sementara itu responden dengan pola asuh demokratis sebanyak 42 orang (97,7%) dimana yang memiliki self efficacy tinggi sebanyak 40 orang (93%) dan yang memiliki self efficacy sedang sebanyak 2 orang (4,7%). Dari hasil Uji Fisher didapatkan nilai p = 1,000 sedangkan α = 0,05 dimana p>α yang berarti bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pola asuh dengan self efficacy pada remaja di SMPN 2 Toraja Utara Tahun 2024 atau Ha ditolak. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan self-efficacy pada remaja di SMPN 2 Toraja Utara tahun 2024 dimana p=1,000 yang menunjukkan p>α (0,05). Disarankan kepada orang tua agar meningkatkan pemahaman tentang bagaimana menerapkan pola asuh yang baik kepada anaknya, karena didikan dari orang tua sangat mempengaruhi proses pembentukan self-efficacy pada anak.

Page 7 of 13 | Total Record : 123