cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infertilitas Pada Wanita Usia Subur (Wus) Di Klinik “Hidayah Ibu” Kalianda Lampung Selatan Lestari, Muji
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i1.828

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data WHO (World Health Organization) diketahui bahwa di dunia ada sekitar 50-80 juta Pasutri mempunyai problem Infertilitas dan setiap tahunnya muncul sekitar 2 juta pasangan infertil baru. Di Indonesia sekitar 12% atau sekitar 3 juta pasangan mengalami infertil. Di Kabupaten Lampung Selatan terdapat sejumlah 34.516 pasangan umur subur (25%) diperkirakan mengalami infertilitasTujuan: untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan kejadian infertilitas di klinik hidayah ibu kalianda.Metode: penelitian ini Penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional dimana populasinya adalah wanita usia subur di klinik Hidayah Ibu Kalianda sebanyak 804 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total populasi terdiri dari 170 Wanita Usia Subur yang infertil dan 634 tidak infertil. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi, chi square dan regresi logistik.Hasil: dari penelitian ini ada hubungan bermakna antara obesitas dengan kejadian infertilitas di klinik Hidayah Ibu dimana nilai P value 0.000. Ada hubungan bermakna antara umur dengan kejadian infertilitas di klinik Hidayah Ibu dimana nilai P value 0.001. Tidak ada hubungan bermakna antara pekerjaan dengan kejadian infertilitas di klinik Hidayah Ibu dimana nilai P value 0.610. Ada hubungan bermakna antara Riwayat Penyakit Reproduksi dengan kejadian infertilitas di klinik hidayah ibu dimana nilai P value 0.000. Tidak ada hubungan bermakna antara Riwayat Penyakit Menular Seksual dengan kejadian infertilitas di klinik Hidayah Ibu dimana nilai P value 0.624. Ada hubungan bermakna antara Riwayat Penyakit Kronis dengan kejadian infertilitas di klinik Hidayah Ibu dimana nilai P value 0.000Kesimpulan: ada beberapa faktor yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian infertilitas di Klinik Hidayah Ibu Kalianda. Faktor-faktor yang berhubungan dengan infertilitas adalah obesitas, umur, riwayat penyakit reproduksi, dan riwayat penyakit kronis. Namun, faktor pekerjaan dan riwayat penyakit menular seksual tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian infertilitas Background: Based on WHO (World Health Organization) data, it is known that in the world there are around 50-80 million couples who have infertility problems and every year around 2 million new infertile couples appear. In Indonesia about 12% or about 3 million couples experience infertility. In South Lampung Regency there are 34,516 couples of childbearing age (25%) estimated to experience infertility.Objective: to determine what factors are associated with the incidence of infertility at the hidayah ibu kalianda clinic.Method: this research is quantitative research with crossectional approach where the population is women of childbearing age at Hidayah Ibu Kalianda clinic as many as 804 people. The sample used in this study was the total population consisting of 170 women of childbearing age who were infertile and 634 were not infertile. Data analysis used frequency distribution, chi square and logistic regression.Results: from this study there is a significant relationship between obesity and the incidence of infertility at the Hidayah Ibu clinic where the P value is 0.000. There is a significant relationship between age and the incidence of infertility at the Hidayah Ibu clinic where the P value is 0.001. There is no significant relationship between occupation and the incidence of infertility at the Hidayah Ibu clinic where the P value is 0.610. There is a significant relationship between Reproductive Disease History and the incidence of infertility at the mother's guidance clinic where the P value is 0.000. There is no significant relationship between History of Sexually Transmitted Diseases and the incidence of infertility at the Hidayah Ibu clinic where the P value is 0.624. There is a significant relationship between History of Chronic Disease and the incidence of infertility at the Hidayah Ibu clinic where the P value is 0.000.Conclusion: there are several factors that have a significant relationship with the incidence of infertility at Hidayah Ibu Kalianda Clinic. Factors associated with infertility are obesity, age, history of reproductive disease, and history of chronic disease. However, occupation and history of sexually transmitted diseases did not have a significant relationship with the incidence of infertility.  
Efektivitas EWS Dan RTS Untuk Memprediksi Outcome Pada Pasien Cedera Kepala Di Ruang IGD RSUD Ulin Banjarmasin Daud, Izma; Wulan, Diah Retno; Mira, Mira
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i2.745

Abstract

Latar Belakang Cidera kepala merupakan masalah kesehatan yang dapat menyebabkan gangguan fisik dan mental. Gangguan yang ditimbulan bersifat sementara maupun menetap, bersifat defisit kognitif, psikis, intelektual, serta gangguan fisiologis lainnya. Deteksi dini yang cepat dan tepat pada pasien trauma kepala menjadi evaluasi awal dan sangat diperlukan dalam pemberian asuhan keperawatan untuk mencegah perburukan kondisi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan EWS dan RTS pada tahap pengkajian oleh perawat.Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan keefektifan dan kelayakan penggunaan istrumen EWS dan RTS di ruang gawat darurat pada pasien cidera kepala.Metode Penelitian ini adalah penelitian Observasional Analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Analisa penelitian ini menggunakan teknik analisa data dengan uji Cohen’s Kappa  dengan membandingkan penilaian/pengukuran yang didapatkan oleh 2 orang observer penelitian untuk masing-masing instrumen terhadap 43 responden.Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa baik instrumen EWS maupun RTS sama-sama memiliki nilai kelayakan yang termasuk dalam kategori sangat baik (K=1.00) yang juga dapat digunakan secara bersamaan.Kesimpulan RTS memiliki nilai sensitifitas dan spesifitas yang lebih besar diantara keduanya. RTS dianggap lebih unggul dalam memperhitungkan faktor lain yang mungkin berperan dalam perburukan outcome dan prognosis. Diharapkan dapat dilakukan penelitian selanjutnya dengan jumlah responden yang lebih banyak dan perbandingan instrumen yang berbeda.Kata kunci: EWS, RTS, cidera kepala Effectiveness of EWS and RTS to Predict Outcomes in Head Injury Patients in the Emergency Room of  RSUD Ulin Banjarmasin Abstract Background:Head injury is a health problem that can cause physical and mental disorders. The disturbances caused can be temporary or permanent, including cognitive, psychological, intellectual deficits, and other physiological disorders. Fast and right early detection on head trauma patients is an initial evaluation and indispensable in providing nursing care to prevent worsening of the condition. It can be done by using EWS and RTS in the assessment stage by nurses.Purpose:This study aims to compare the effectiveness and feasibility of using EWS and RTS instruments in the emergency room for head injury patients.Methods: This research is an analytical observational with a cross sectional design. This research used Cohen's Kappa data analysis technique by comparing the instruments that obtained by 2 research observers for each instrument on 43 respondents.Result: This research indicate that both the EWS and RTS instruments have very good category feasibility value (K = 1.00), which can also be used simultaneously. However, RTS has greater sensitivity and specificity between the two.Conclusion:  RTS is considered has advantages to take into account other factors that may have a role in worsening outcome and prognosis. It is hoped that further research can be carried out with a larger number of respondents and different instruments comparison. Keywords: EWS, RTS, Head Injury 
Efektifitas Cyber-Counseling Education Services (CCES)Terhadap Disaster Management, Self Care dan Quality of Life Masyarakat Zona Merah Pandemi Covid-19 Di Banjarmasin Wijaksono, Muhammad Arief; Mohtar, M. Sobirin
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i2.742

Abstract

Latar Belakang: Salah satu bencana pandemi yang akhir-akhir ini menjadi berita terhangat dunia adalah Novel Coronavirus Disease (COVID-19). WHO menyebutkan sebanyak 153.252 ribu orang meninggal akibat COVID 19 dengan kasus terinfeksi sebanyak 2.231.990 orang? Indonesia pada 6 Mei 2020 pasien positif sebanyak 12.438. Perkembangan COVID 19 di Kalimantan Selatan pasien positif sebanyak 229. Penyebaran Zona merah COVID 19 di Kota Banjarmasin pada 6 Mei 2020 pasien positif sebanyak 76. Bencana pandemic ini secara signifikan menurunkan kemampuan self care dan Quality of life masyarakat yang berkaitan dengan fungsi fisik dan vitalitas serta ketidamaksimalan manajemen disaster dengan menggunakan kapasitas sendiri. Cyber Counseling merupakan salah satu alternative metode layanan konseling yang dianggap tepat digunakan pada masa pandemi.Tujuan: Menganalisis Efektifitas Cyber-Counseling Education Services (CCES) terhadap Disaster Management, Self Care dan Quality Of Life Masyarakat Zona Merah Pandemic Covid-19 Di Banjarmasin.Metode: pre-experimental dengan rancangan pre-test post-test one grup design.Hasil: Berdasarkan uji paired t-test didapatkan nilai variebel Disaster Management pretest rerata 64,03 dan posttest 68,77 dengan p=0,012. Nilai variebel Self Care pretest rerata 39,37 dan posttest 43,77 dengan p=0,015. Nilai variebel Quality of Life pretest rerata 39,37 dan posttest 43,77 dengan p=0,015 0,05 yang artinya Cyber-Counseling Education Services (CCES) efektif terhadap terhadap semua variabel. Berdasarkan output dari uji statistik didapatkan tingkat keefektifan dari semua variable karena ada peningkatan setelah perlakuan adalah Self Care (21 orang), Disaster Management (19 orang) dan Quality of Life (18 orang).Simpulan: Terdapat perubahan Disaster Management, Self Care dan Quality of Life Masyarakat Zona Merah Pandemi Covid-19 Di Banjarmasin setelah diberikan layanan konseling menggunakan metode Cyber-Counseling Education Services (CCES). Kata Kunci: Zona Merah Covid 19, CEES, Disaster Management, Self Care dan Quality Of Life The Effectiveness of Cyber-Counseling Education Services (CCES) on Disaster Management, Self Care and Quality of Life of Red Zone Communities of the Covid-19 Pandemic in Banjarmasin Background: One of the pandemic disasters that has recently become the world's hottest news is the Novel Coronavirus Disease (COVID-19). WHO said that as many as 153,252 thousand people died from COVID 19 with 2,231,990 infected cases? Indonesia on May 6 2020 positive patients as many as 12,438. The development of COVID 19 in South Kalimantan has 229 positive patients. The spread of the COVID 19 red zone in Banjarmasin City on May 6 2020 positive patients totaled 76. This pandemic disaster has significantly reduced the ability to self care and the quality of life of the community related to physical function and vitality and inadequate disaster management using one's own capacity. Cyber Counseling is an alternative counseling service method that is considered appropriate during a pandemic.Objective: To analyze the effectiveness of Cyber-Counseling Education Services (CCES) on Disaster Management, Self Care and Quality of Life of the Red Zone of the Covid-19 Pandemic in Banjarmasin.Methods: pre-experimental with a pre-test post-test one group design.Results: Based on the paired t-test, the average value of the Disaster Management variable was 64.03 pretest and 68.77 posttest with p=0.012. The average value of the Self Care variable pretest was 39.37 and posttest was 43.77 with p=0.015. The average value of the Quality of Life variable pretest was 39.37 and posttest was 43.77 with p=0.015 0.05, which means that Cyber-Counseling Education Services (CCES) is effective against all variables. Based on the output of the statistical test, the level of effectiveness of all variables was obtained because there was an increase after treatment, namely Self Care (21 people), Disaster Management (19 people) and Quality of Life (18 people).Conclusion: There have been changes in Disaster Management, Self Care and Quality of Life in the Red Zone of the Covid-19 Pandemic in Banjarmasin after being provided with counseling services using the Cyber-Counseling Education Services (CCES) method. Keywords: Covid 19 Red Zone, CEES, Disaster Management, Self Care and Quality Of Life
Pemberian Edukasi Seksual Dan Pubertas Pada Remaja Literature Review Anita Herawati; Husda Oktavianoor
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i1.725

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan seks adalah merupakan hal penting yang perlu diajarkan berhubungan dengan jenis kelamin, mencakupi pertumbuhan jenis kelamin (laki-laki atau wanita), fungsi kelamin sebagai alat reproduksi, perkembangan pada wanita dan laki-laki, menstruasi, mimpi basah dan sebagainya.Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hasil literatur review tentang edukasi seksual dan pubertas pada remaja.Metode: penelitian ini menggunakan metode literatur review, mengidentifikasi literatur melalui pencarian di database Google Scholar, PubMed dengan kriteria inklusi.Hasil: literature review ini menunjukkan bahwa pemberian edukasi harus diberikan             sedini mungkin kepada remaja sebagai bekal dalam menghadapi perubahan yang terjadi dalam diri dan lingkungan. Pelecehan seksual lebih banyak dilakukan oleh remaja laki-laki. Pemberian pendidikan seksual pada remaja dipengaruhi oleh orang tua, guru dan lingkungan sekitar. Pemilihan dalam materi mengenai pendidikan seksual sangat penting untuk mencegah terjadinya kebingungan dalam perubahan dan perkembangan dari masa anak anak menuju dewasa.Simpulan: pemberian pendidikan seksual pada pubertas, pada remaja sejak dini merupakan hal penting yang harus dilakukan sebagai bekal dalam menghadapi perubahan yang terjadi dalam diri dan lingkungan dari remaja serta diperlukannya pengawasan remaja dalam mendapatkan topik terkait seksualitas, yang dapat mempengaruhi sikap dan kehidupan remaja Kata Kunci: Edukasi, Pubertas, Remaja,Seksual Provision Of Sexual Education And Puberty To AdolescentA Literature ReviewBackground: Sex education is an important thing that needs to be taught related to gender, including sex growth (male or female), sex function as a means of reproduction, development in women and men, menstruation, wet dreams, and so on.Objective: This study aims to describe the results of a literature review on sexual education and puberty in adolescents.Methods: This study uses a literature review method, identifying literature through a search in the Google Scholar database, PubMed with inclusion criteria.Results: This literature review shows that the provision of education should be given as early as possible to adolescents as a provision in dealing with changes that occur in themselves and the environment. Sexual harassment is mostly done by teenage boys. The provision of sexual education to adolescents is influenced by parents, teachers, and the surrounding environment. The selection of material on sexual education is very important to prevent confusion in the changes and developments from childhood to adulthood.Conclusion: the provision of sexual education at puberty, in adolescents from an early age is an important thing that must be done as a provision in dealing with changes that occur in themselves and the environment of adolescents and the need for adolescent supervision in obtaining topics related to sexuality, which can affect the attitudes and lives of adolescents.Keywords: Education, Puberty, Youth, Sexual
Pengaruh Pemberian Dukungan Kesehatan Jiwa Dan Psikososial Terhadap Penurunan Tingkat Stres Dan Kecemasan Pada Masyarakat Banjar Di Masa Pandemi Covid 19 Rahman, Subhannur; Tasalim, Rian
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i1.788

Abstract

Latar Belakang : Prevalensi kejadian Covid-19 di Kalimantan Selatan mengalami peningkatan jumlah, baik kasus yang terkonfirmasi sampai dengan kasus kamatian karena Covid-19. Banyaknya dampak yang ditimbulkan dari permasalahan ini menjadikan masyarakat banjar merasakan kerugian secara fisik, sosial, ekonomi dan psikologis. Perasaan stress, was-was, khawatir, cemas, takut, dan gelisah menghadapi kondisi seperti ini menyebabkan resiko penurunan imun selama masa pandemi yang dikhawatirkan berdampak pada mudahnya penularan Covid-19 di lingkungan individu, keluarga dan masyarakat banjar.  Selama masa pandemi Covid-19 masyarakat Kalimantan Selatan hanya berfokus pada bagaimana meningkatkan kesehatan fisik, namun masih mengenyampingkan usaha untuk meningkatkan kesehatan jiwa dan psikososial mereka. Oleh sebab itu dengan adanya dukungan kesehatan jiwa dan psikososial selama masa pandemi kemungkinan dapat menurunkan tingkat stress dan kecemasan masyarakat banjar.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dukungan kesehatan jiwa dan psikososial dalam menurunkan tingkat stress dan kecemasan masyarakat Banjar selama masa pandemic covid 19.Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan desain penelitian pre eksperimental (one group pretest-posttest design) dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling.Hasil : Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon Tes untuk  mengukur tingkat stress dan kecemasan sebelum dan sesudah intervensi didapatkan nilai p value 0,000 lebih kecil dari α = 0,05.Simpulan : Adanya pengaruh pemberian dukungan kesehatan jiwa dan psikososial terhadap penurunan tingkat stres dan kecemasan masyarakat banjar di masa pandemi Covid-19. Kata kunci: Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial, Kecemasan, Stres.  The Effect of Providing Mental Health and Psychosocial Support on Reducing Stress and Anxiety Levels in the Banjar Community During the Covid 19 PandemicBackground: The prevalence of Covid-19 in South Kalimantan has increased, both confirmed cases and deaths due to Covid-19. The many impacts caused by this problem make the Banjar community suffer physical, social, economic and psychological losses. Feelings of stress, anxiety, worry, anxiety, fear, and dealing with conditions like these cause a decrease in immunity during the pandemic which has an impact on the ease of transmission of Covid-19 in individuals, families and the Banjar community. During the Covid-19 pandemic, the people of South Kalimantan only focused on how to improve their physical health, but still put aside efforts to improve their mental and psychosocial health. Therefore, with mental health and psychosocial support during the pandemic, it is possible to reduce the stress and anxiety levels of the Banjar community.Objective: This study aims to determine the effect of providing mental health and psychosocial support in reducing stress and anxiety levels of the Banjar community during the COVID-19 pandemic.Methods: This study used an experimental research design with a pre-experimental research design (one group pretest-posttest design) with a sample of 30 people. The sampling technique was carried out by purposive sampling.Results: Based on statistical results using the Wilcoxon test to measure stress levels before and before the intervention, the p value of 0.000 was smaller than = 0.05.Conclusion: There is an effect of providing mental health and psychosocial support on reducing stress and anxiety levels in the Banjar community during the Covid-19 pandemic. Keywords: Mental Health and Psychosocial Support, Anxiety, Stress.
PENGARUH TERAPI KOMBINASI MEDITASI ZIKIR DAN TERAPI MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP TINGKAT STRES PASIEN COVID-19 DI RSUD DR. H. ANDI ABDURRAHMAN NOOR TAHUN 2021 Ismarandika, Aulia Sari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i2.767

Abstract

Latar Belakang : Zikir dan murrotal Al-Qur’an memiliki kekuatan yang luar biasa jika dikombinasikan dengan baik terlebih dapat memberikan efek relaksasi apabila seseorang mengalami stres.Tujuan :  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi kombinasi meditasi zikir dan terapi murottal AlQur’an terhadap tingkat stres pasien COVID-19.Metode : Jenis penelitian ini adalah Quasi Exsperimental dengan design pre test dan pos test time series design. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden pasien COVID-19 yang mengalami stres menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan 5 kali dengan instrumen yang digunakan berupa SOP Zikir, Murottal dan kuesioner KPDS (Kesller psychological distress scale).Hasil : Hasil penelitian didapatkan bahwa sebelum dilakukan terapi kombinasi meditasi zikir dan terapi murottal Al-Qur’an hampir seluruhnya (85%) responden mengalami stres berat. Kemudian setelah dilakukan terapi menurun menjadi sebagian besar (50%) responden tidak stres. Hasil uji analisis bivariat menggunakan Wilcoxon pada pemberian intervensi 1 didapatkan nilai p-value 0,288(0,05) dan intervensi 2 didapatkan nilai p-value 0,134(0,05) sedangkan pemberian intervensi 3,4 dan 5 didapatkan nila p-value 0,000(0,05). Hasil uji multivariat menggunakan uji analisa Kruskall Wallis didapatkan nilai p-value 0.000(0,05) yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima.Kseimpulan : Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh terapi kombinasi meditasi zikir dan terapi murottal Al-Qur’an terhadap penurunan tingkat stres pasien COVID-19.Background : Zikr and murrotal Al-Qur'an have tremendous power when combined especially it can provide a relaxing effect when someone is stressed.Objective : This study aimed to determine the effect of combination therapy of remembrance meditation and murottal Al Qur'an therapy on the stress level of COVID-19 patients.Metodh : The type of this research is Quasi Experimental with pre test design and post test time series designs. The sample in this study was 20 respondents of COVID-19 patients who experienced stress using purposive sampling technique. The intervention was given 5 times with different instruments used in the form of SOP for Zikr, Murottal and KPDS (Kesller psychological distress questionnaire scales).Results : The results of the study showed that before the combination therapy of remembrance meditation and Al-Qur'an murottal therapy almost entirely (85%) of respondents experienced severe stress. Then after therapy decreased to most (50%) respondents were not stressed. Test results bivariate analysis using Wilcoxon in the provision of intervention 1 obtained p-value 0.288 ( 0.05) and intervention 2 obtained a p-value of 0.134 ( 0.05) while giving Interventions 3,4 and 5 obtained p-value 0.000 (0.05). Multivariate test results using test Kruskall Wallis analysis obtained a p-value of 0.000 (0.05), which means that H0 is rejected and H1 is rejected accepted.Conclusion : The conclusion of this study is that there is an effect of combination therapy of remembrance meditation and therapy murottal Al-Qur'an on reducing stress levels of COVID-19 patients.
Kebutuhan Keluarga Dari Pasien Kritis Yang Dirawat Di Unit Perawatan Intensif RSUD Ulin Banjarmasin Ifa Hafifah; Lukmanul Hakim; Depi Suratmi; Muhriati Ariska; Sinta Asi; Syarifuddin Ansyari; Yeni Sulistiani; Nursyifa Aliya Rosyada
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i1.699

Abstract

Latar Belakang: Perawatan di Unit Perawatan Intensif menggunakan alat-alat canggih yang asing bagi pasien dan keluarga. Keadaan tersebut dapat menimbulkan krisis dalam keluarga terutama jika sumber krisis merupakan stimulus yang belum pernah dihadapi oleh keluarga sebelumnya. Hal ini menyebabkan penting untuk mengetahui kebutuhan orang-orang yang dekat dengan pasien, untuk memaksimalkan peran keluarga pada saat mendampingi pasien kritis.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan keluarga pasien kritis.Metode: penelitian deskriptif dengan populasi adalah semua keluarga pasien kritis yang dirawat di Unit Perawatan Intensif RSUD ULIN Banjarmasin. Pemilihan sampel menggunakan Accidental Sampling didapatkan sampel sebanyak 30 orang keluarga pasien kritis. Instrumen yang digunakan adalah instrumen CCFNI oleh Nancy C.Molte, Jane Stove Leske (1983). Analisis data dengan distribusi frekuensi dan persentase.Hasil: pada aspek kebutuhan keluarga tentang informasi pasien kritis yaitu mayoritas keluarga menyatakan penting mendapat pemberitahuan tentang rencana pindah atau keluar pasien dari Unit Perawatan Intensif sebanyak 60%. Pada aspek kebutuhan keluarga tentang dukungan mental yaitu mayoritas keluarga menyatakan penting mendapatkan jawaban yang tepat dari staf Unit Perawatan Intensif terkait kondisi pasien sebanyak 66,7%. Pada aspek kebutuhan keluarga tentang rasa nyaman yaitu mayoritas keluarga menyatakan penting adanya fasilitas keluarga untuk menghubungi rumah sakit saat tidak jam kunjungan sebanyak 63,3%. Pada aspek kebutuhan keluarga untuk dekat dengan pasien kritis yaitu keluarga menyatakan pentingnya diizinkan untuk memberi  dukungan kepada pasien di Unit Perawatan Intensif sebanyak 50%. Pada aspek kebutuhan keluarga akan adanya jaminan pelayanan bagi pasien pasien kritis yaitu keluarga menyatakan penting adanya  jaminan perlindungan pasien selama pasien dirawat di Unit Perawatan Intensif sebanyak 63,3%.Simpulan: Mayoritas kebutuhan keluarga dari pasien kritis adalah tentang dukungan mental. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perawat dalam upaya pemenuhan kebutuhan keluarga pasien kritis di ruang rawat ICU.Kata kunci: Kebutuhan keluarga, Pasien kritis, Unit Perawatan IntensifFamily Needs of Critical Patients TreatedIn the Intensive Care Unit of Ulin Hospital, BanjarmasinIntroduction: Nursing in the Intensive Care Unit uses sophisticated tools that are foreign to patients and families.  This situation can lead to a crisis in the family, especially if the source of the crisis is a stimulus that the family has never faced before.  This makes it important to know the needs of people who are close to patients, to maximize the role of the family when accompanying critical patients who are admitted to the Intensive Care Unit.  This study aims to determine the needs of critical patient families.Methods: This study is a descriptive study with a population of all critical patient families who are treated in the Intensive Care Unit of ULIN Hospital Banjarmasin.  The sample selection using Accidental Sampling obtained a sample of 30 critical patient families.  The instrument used was the CCFNI instrument by Nancy C. Molte, Jane Stove Leske (1983).  Data analysis with frequency distribution and percentage.Results: In the aspect of family needs regarding critical patient information, the majority of families stated that it was important to get notification about the patient's plan to move or leave the Intensive Care Unit as much as 60%.  In the aspect of family needs regarding mental support, the majority of families stated that it was important to get the right answer from the intensive care unit staff regarding the patient's condition as much as 66.7%.  In the aspect of family needs regarding comfort, the majority of families stated that it was important to have family facilities to contact the hospital when it was not visiting hours as much as 63.3%.  On the aspect of the family's need to be close to critical patients, namely the family stated the importance of being allowed to provide support to patients in the Intensive Care Unit as much as 50%.  In the aspect of family needs, there is a guarantee of service for critical patients, namely the family stated that it is important to guarantee patient protection while the patient is treated in the Intensive Care Unit as much as 63.3%.Conclusions: The majority of critical patients' family needs are family needs regarding mental support.  The results of this study can be an input for nurses in an effort to meet the needs of critical patient families in the ICU ward.  Keywords: Family needs, Critical patients, Intensive Care Unit
Hubungan Pengetahuan Perawat IGD Dengan Ketepatan Triase Pada Pasien Trauma di RSUD.Ulin Banjarmasin Khalilati, Noor; Daud, Izma; Suwandewi, Alit; Aprilia, Hanura; Wulan, Diah Retno; Maylani, Resty Silvia
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i2.869

Abstract

AbstrakKetepatan triase pada pasien sangat penting untuk mencegah kecacatan dan kematian pada pasien. Oleh sebab itu, harus mempunyai pengetahuan, kecepatan, keterampilan dan kesiagaan pasien gawat darurat yang harus ditangani dengan waktu 5 menit. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat IGD dengan ketepatan triase pada pasien trauma di IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah desain Kuantitatif Korelasional dengan pendekatan Spearman Rho.  Sampel pada penelitian ini adalah perawat yang bekerja di IGD yang berjumlah 48 orang dengan metode total sampling. Analisis data ini menggunakan uji Fisher’s Exact. Penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan lembar Observasi. Hasil penelitian didapatkan antara hubungan pengetahuan perawat IGD dengan ketepatan triase pada pasien trauma di IGD RSUD Ulin Banjarmasin sebagian besar bahwa pengetahuan perawat IGD termasuk dalam kategori Baik yaitu sebanyak (75,0%), sedangkan ketepatan triase masuk dalam kategori Sesuai sebanyak (58,3%) Hubungan pengetahuan perawat IGD dengan ketepatan triase didapatkan hasil p value= 0.001 0.005 berarti terdapat hubungan antara pengetahuan perawat IGD dengan ketepatan triase.
Gambaran Stres Orang Tua Mendampingi Siswa Sd Belajar Online Dari Rumah Selama Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Cepaka Kediri Tabanan Bali Susanti, NLP Dina; Nuartini, Ni Nyoman
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i2.732

Abstract

Latar belakang: Fenomena yang sedang terjadi di kalangan orang tua yang sedang mendampingi siswa SD belajar online selama pandemi adalah adanya berbagai permasalahan yang dihadapi orang tua siswa selama mendampingi anaknya belajar dari rumah. Hal ini bisa menimbulkan stress dan berpengaruh terhadap kesehatannya secara umum.Metode : Penelitian ini adalah penelitian qualitative dengan pendekatan ekplorasi. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam secara online sistem terhadap partisipan terkait dan data dianalisis secara tematik yang disajikan dalam bentuk narasi.Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa seluruh partisipan memiliki persepsi bahwa proses pembelajaran untuk siswa SD dilakukan secara online dari rumah pada masa pandemi Covid-19 adalah pilihan yang tepat. Permasalahan yang menimbulkan stress pada orang tua yang mendampingi siswa belajar dari rumah adalah orang tua kurang memahami materi yang harus dijelaskan ke siswa, tidak semua siswa SD memiliki Hp dan harus menggunakan Hp orang tuanya, banyak orang tua yang bekerja dan harus membagi waktu antara bekerja, mendampingi anak belajar dan juga harus bermasyarakat.Simpulan: Para partisipan utama mengalami tanda stress seperti khawatir, cemas, cepat emosi, suka marah-marah dan kesal saat mendampingi siswa SD belajar dari rumah apalagi ditambah tidak semua siswa SD menurut dan mau mengerjakan tugas-tugas bersama orang tuanya. Semua partisipan ini berharap pandemi ini segera berlalu sehingga anak-anak bisa sekolah tatap muka kembali tentunya dengan protokol kesehatan dan pengawasan pencegahan penularan Covid-19 dari pemerintah maupun pihak sekolah.Kata Kunci: Covid-19, orang tua,Stres, siswa SDDescription of the Stress of Parents Accompanying Elementary School Students Studying Online From Home During the Covid-19 Pandemic Period in Cepaka Village, Kediri, Tabanan, BaliBackground: The phenomenon that is happening among parents who are accompanying elementary school students to learn online during the pandemic is that there are various problems faced by parents while accompanying their children to study from home. This can cause stress and affect their general health.Methods: This research is a qualitative research with an exploratory approach. The data was collected through an in-depth online interview technique with related partisipants and the data were analyzed thematically presented in the form of a narrative.Results: This study found that all partisipants had a perception that the learning process for elementary school students was carried out online from home during the Covid-19 pandemic was the right choice. Problems that cause stress to parents who accompany students to study from home are that parents do not understand the material that must be explained to students, not all elementary students have cellphones and have to use their parents' cellphones, many parents work and have to divide their time between work, assist children in learning and must also socialize.Conclusion: The main partisipants experienced signs of stress such as worry, anxiety, quick temper, like to be angry and annoyed when accompanying elementary school students to study from home, moreover, not all elementary students obeyed and wanted to do tasks with their parents. All of these partisipants hope that this pandemic will soon pass so that children can go to school face to face again, of course with health protocols and supervision of the prevention of Covid-19 transmission from the government and the school. Keywords: Covid-19, parents, stress, elementary school students
Komplementer Dalam Mengatasi Nyeri Persalinan: Literatur Review Lisda Handayani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i1.721

Abstract

Latar Belakang: Nyeri hebat dan kontinyu akibat kontraksi selama persalinan  dapat menimbulkan perubahan fisiologis tubuh yang bermakna seperti  kenaikan curah jantung, kenaikan tekanan darah, kenaikan metabolisme dan  konsumsi oksigen. Ketakutan memperbesar rasa nyeri.Tujuan:Untuk mengetahui terapi komplementer apa saja yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri persalinanMetode: Penelitian literature review dengan pendekatan deskriptif. penelitian dilakukan dengan  melakukan review pada 10 jurnal yang telah ditelaah dari 788 jurnal yang didapatkan baik jurnal nasional maupun internasional.Hasil: Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa telah banyak dilakukan penelitian mengenai terapi komplementer yang dapat mengurangi nyeri persalinan, diantaranya:  Metode AIR (Akui, Ijinkan dan Rasakan), efektif untuk menurunkan nyeri persalinan kala I; Penerapan Lingkungan Persalinan, salah satunya adalah aromaterapi dimana berdasarkan penelitian terdapat pengaruh aromaterapi minyak atsiri bunga mawar terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala 1 fase aktif; massage punggung digunakan untuk membantu relaksasi dan menurunkan nyeri melalui  peningkatan aliran darah Refleksi, dapat menurunkan  intensitas nyeri, lama persallinan dan tingkat kecemasan; Hypnobirthing, dengan memungkinkan konsentrasi terfokus dan relaksasi;.Akupresure dan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), dapat digunakan untuk memanajemen  lama  dan  intensitas  nyeri  persalinan  sehingga  meningkatkan  rasa nyaman   pada   ibuSimpulan: Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa telah banyak dilakukan penelitian mengenai terapi komplementer yang dapat mengurangi nyeri persalinan, diantaranya:  Metode AIR (Akui, Ijinkan dan Rasakan), Penerapan Lingkungan Persalinan, massage punggung, Refleksi, Hypnobirthing Akupresure dan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS). Katakunci : komplementer, nyeri persalinan, persalinan  Complementary In Overcoming Labor Pain: Literature ReviewBackground: Severe and continuous pain triggered by contractions during labor can cause significant physiological changes such as an increase in cardiac output, blood pressure, metabolism, and oxygen consumption.Objective: To find out what complementary therapies can be done to overcome labor painMethods: Literature review research with a descriptive approach. The research was conducted by reviewing 10 journals that have been reviewed from 788 journals obtained from both national and international journals.Results: Based on the research, it was found that many studies have been conducted on complementary therapies that can reduce labor pain, including the AIR (Acknowledge, Allow and Feel) method, which is effective for reducing labor pain in the first stage; the application of the delivery environment, one of which is aromatherapy where based on research, there is an effect of aromatherapy of rose essential oil on decreasing the intensity of labor pain in the active phase 1 back massage used to help relax and reduce pain through increased blood flow. Reflection can reduce pain intensity, length of labor, and anxiety levels; hypnobirthing, by allowing focused concentration and relaxation; Acupressure and Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), can be used to manage the duration and intensity of labor pain so as to increase comfort for the mother.Conclusion: Based on the research, it was found that there have been many types of research on complementary therapies that can reduce labor pain, including the AIR Method (Acknowledge, Allow and Feel), Application of the Delivery Environment, back massage, Reflexology, Hypnobirthing Acupressure and Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS).  Keywords: complementary, labor pain, labor

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue