cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
Kriteria Kelayakan Medis Akseptor KB Suntik Di PMB “Nl” Kota Banjarmasin Tahun 2022 Latifah, Nur; Iswandari, Novita Dewi
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i2.872

Abstract

Latar Belakang: Kontrasepsi suntik menjadi pilihan terbanyak bagi wanita usia subur. Berdasarkan data SKDI 2017 terdapat 28% pengguna kontrasepsi suntik. Begitupun di praktik mandiri bidan, jenis kontrasepsi didominisi oleh kontrasepsi. Namun penggunaan kontrasepsi suntik ini perlu direview kembali apakah sesuai dengan kriteria kelayakan medis akseptor tersebut agar akseptor tetap aman dan tidak membahayakan kesehatannya.Tujuan: menganalisis penggunaan kontrasepsi apakah sudah sesuai dengan kriteria kelayakan medis.Metode: Penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian Cross Sectional . Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang datang untuk mendapatkan pelayanan kontrasepsi suntik pada 3 bulan terakhir (Mei, Juni, Juli tahun 2022) dan semua diambil menjadi sampel dalam penelitian ini.Hasil: Dari 149 akseptor KB suntik, akseptor paling banyak menggunakan kontrasepsi perlindungan kombinasi (69,8%). Akseptor terbanyak berusia kurang dari 40 tahun (83,3%), dengan jumlah anak 1-2 orang (68,5%). Terdapat 12,8% akseptor yang menyusui dengan kebanyakan menggunakan suntikan progestin (89,5%),terdapat 2% akseptor yang mengalami hipertensi dan semua mengunakan suntik progestin, terdapat 5,3% yang mempunyai IMT =30, yang 87,5% menggunakan kombinasi pilihan. Semua akseptor tidak ada yang dalam keadaan hamil, memiliki penyakit hari, tomor dan keputihan yang lama. Semua akseptor yang menggunakan kontrasepsi suntik kombinasi memiliki kategori 1 dan 2 dalam kriteria kelayakan medis, sedangkan akseptor suntik progestin,terdapat 1 akseptor yang memiliki kriteria 3, dan selebihnya kategori 1 dan 2Simpulan: Penggunaan kontrasepsi kombinasi dan progestin pada PMB telah memenuhi kriteria kelayakan medis, pada kategori 1 dan 2.Kata Kunci:  Kriteria Kelayakan Medis, KB Suntik Background: Injection contraception is the most choice for women of childbearing age. Based on SKDI 2017 data, there were 28% of injecting contraception users. Likewise in midwives' independent practice, the type of contraception is dominated by injectable contraception. However, the use of injectable contraception needs to be reviewed again to determine whether it is in accordance with the acceptor's medical eligibility criteria so that the acceptor remains safe and does not worsen his health.Purpose: to analyze whether the use of injectable contraception meets medical eligibility criteria.Method: Descriptive research with cross-sectional research design. The population of this study was all mothers who came to receive injectable contraceptive services in the last 3 months (May, June, and July 2022) and all were taken as samples in this study.Results: Out of 149 injectable family planning acceptors, most acceptors used combined injection contraception (69.8%). Most acceptors were aged less than 40 years (83.3%), with 1-2 children (68.5%). There were 12.8% of acceptors who breastfed mostly using progestin injections (89.5%), there were 2% of acceptors who experienced hypertension and all used progestin injections, there were 5.3% who had BMI = 30, of which 87.5% used combination injections. None of the acceptors were pregnant, had day disease, tumors, and long vaginal discharge. All acceptors who use combined injection contraception have categories 1 and 2 in the medical eligibility criteria, while for progestin injection acceptors, there is 1 acceptor who has criteria 3, and the rest are categories 1 and 2Conclusion: The use of combined injectable contraceptives and progestin in PMB has met the medical eligibility criteria in categories 1 and 2.Suggestion: As an evaluation material for the services given to patients. Keywords: Medical Eligibility Criteria, Injectable KB
Analisis Kepuasan Pasien Dalam Pemberian Discharge Planning Menggunakan Prinsip Patient Centered Care di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin Friscila, Ika; Wijaksono, M Arief; Rizali, Muhammad
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i2.853

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Discharge planning adalah salah satu aspek penting yang berdampak pada kualitas pelayanan di rumah sakit. Penerapan Patient Centered Care memberikan perasaan keramahan, kepedulian, dan keamanan kepada pasien dapat menurunkan resiko terjadinya insiden pasien. Tujuan adalah menganalisis tingkat kepuasan pasien dimensi tangible, reliability, assurance, responsiveness dan emphaty dalam pemberian Discharge Planning yang menggunakan prinsip PCC di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin.Metode: Penelitian dengan metode cross sectional. Dilaksanakan di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin. Jumlah sampel sebanyak 30 pasien rawat inap. Analisis data menggunakan analisis univariat.Hasil: Analisis diagram Kartesius didapatkan hasil berupa kuadran 1 dan 2 terisi oleh aspek Tangible, assurance dan responsiveness. Kuadran 3 terisi oleh aspek Tangible, responsiveness dan empathy. Sedangkan Kuadran 4 terisi oleh aspek reliability merupakan aspek yang dirasa pasien kurang penting untuk saat ini dan pelaksanaannya sudah melebihi dari apa yang pasien harapkan.Simpulan: Berdasarkan karakteristik tiap kuadran maka peningkatan aspek berdasarkan tingkat urgensinya adalah aspek pada kuadran 3, dilanjutkan oleh aspek pada kuadran 1, lalu kuadran 2 dan terakhir aspek pada kuadran 4. Kata Kunci: Discharge planning, Kepuasan, Patient Centered Care Background: Discharge planning is one of the important aspects that have an impact on the quality of service in hospitals. The application of Patient Centered Care provides a feeling of friendliness, concern, and security to patients and can reduce the risk of patient incidents. The purpose of this study was to analyze the level of patient satisfaction with tangible, reliability, assurance, responsiveness and empathy in providing discharge planning using PCC principles at Sari Mulia Hospital, Banjarmasin.Methods : This study used a cross sectional method. Held at Sari Mulia Hospital, Banjarmasin. The number of samples was 30 inpatients. Data analysis used univariate analysis.Results.: Analysis of the Cartesian diagram obtained results in the form of quadrants 1 and 2 filled with Tangible, assurance and responsiveness aspects. Quadrant 3 is filled with Tangible, responsiveness and empathy aspects. While Quadrant 4 is filled with reliability aspects, which are aspects that the patient feels are less important at this time and the implementation has exceeded what the patient expected.Conclusion: Based on the characteristics of each quadrant, the improvement of aspects based on the level of urgency is aspects in quadrant 3, followed by aspects in quadrant 1, then quadrant 2 and finally aspects in quadrant 4. Keywords: Discharge planning, Satisfaction, Patient Centered Care
Efektifitas Mengikuti Kelas Prenatal Yoga Terhadap Kesehatan Mental Ibu Hamil Di PMB Bidan Delima Wilayah Banjarmasin Timur Lestari, Yayuk Puji; Friscila, Ika
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i2.859

Abstract

LATAR BELAKANG Prenatal yoga untuk menyiapkan ibu hamil secara fisik, psikis dan spiritual dalam menghadapi proses persalinan. Gerakan yoga pada setiap trimester berbeda sehingga yoga dapat dilakukan sedini mungkin.TUJUAN Tujuan penelitian adalah mengetahui tentang efektivitas mengikuti kelas prenatal yoga terhadap kesehatan mental ibu hamilMETODE Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan strategi explanatory sequantial, posttest-only control design untuk mengetahui pengaruh keikutsertaan kelas prenatal yoga dan wawancara semiterstruktur untuk mengeksplorasi kondisi kesehatan mental ibu hamil dan mekanisme coping. Tempat penelitian ini di PMB Bidan Delima Wilayah Banjarmasin Timur. Populasi dan sampel penelitian ini ibu hamil di wilayah kerja PMB Bidan Delima Wilayah Banjarmasin Timur.HASIL Berdasarkan hasil analisis kuantitatif terdapat perbedaan kondisi kesehatan mental yang signifikan antara kelompok kontrol  dan kelompok perlakuan (p0,05). Kualitatif pada komponen autonomic (otonom) ibu hamil mengalami penurunan gangguan fisik, komponen behavior (perilaku) ibu hamil mengalami penurunan rasa malas, berkurangnya keluhan, dan peningkatan suasana hati, komponen cognitive (kognisi) ibu hamil mengalami gangguan tidur, penurunan perasaan cemas dan susah berkonsentrasi Mekanisme coping yang dilakukan ibu hamil adalah dengan memperoleh dukungan dari suami, keluarga dan lingkungan sosial.SIMPULAN Kelas prenatal yoga sangat efektif terhadap kesehatan mental pada ibu hamil. Perlu adanya penanganan awal masalah kesehatan mental ibu sehingga dampak negatif dapat dikurangi. Background:  Prenatal yoga is to prepare pregnant women physically, psychologically and spiritually to face the labor process. Yoga movements in each trimester are different so that yoga can be done as early as possible.Objective: The purpose of the study was to determine the effectiveness of attending prenatal yoga classes on the mental health of pregnant womenMethods: This study used a mixed method with a quantitative explanatory strategy, posttest-only control design to determine the effect of participating in prenatal yoga classes and semi-structured interviews to explore the mental health condition of pregnant women and coping mechanisms. The place of this research is PMB Bidan Delima, East Banjarmasin Region. The population and sample of this study were pregnant women in the working area of PMB Bidan Delima, East Banjarmasin.Results: Based on the results of quantitative analysis, there were significant differences in mental health conditions between the control group and the treatment group (p0.05). Qualitatively, the autonomic component (autonomous) of pregnant women experienced a decrease in physical disorders, the behavioral component (behavior) of pregnant women experienced a decrease in laziness, reduced complaints, and increased mood, the cognitive component (cognition) of pregnant women experienced sleep disturbances, decreased feelings of anxiety and difficulty concentrate Coping mechanism used by pregnant women is to get support from husband, family and social environment.Conclusion: This research is that participating in prenatal yoga classes is beneficial with many positive changes that are felt after routinely doing prenatal yoga both physically and mentally for pregnant women. Keywords: Effectiveness, Mental Health, Pregnant Women, Prenatal Yoga 
Hubungan Senam Hamil Dengan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Di BPM L Guntung Manggis Kota Banjarbaru Yuliastuti, Erni; Rafidah, Rafidah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i2.876

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung merupakan gangguan yang umum terjadi pada ibu hamil, yang disebabkan karena pertumbuhan uterus yang sejalan dengan perkembangan kehamilan yang mengakibatkan tegangnya ligamen penopang  Kejadian nyeri punggung di BPM L bulan November dan Desember 2018 sebanyak 35 orang (50%) dari 70 ibu hamil trimester III.Tujuan: untuk mengetahui hubungan senam hamil dengan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di BPM L.Metode: Survei Analitik dengan pendekatan Case Control dengan perbandingan 1:1. Penelitian ini menggunakan Uji statistik chi square dengan α = 0,05. Populasi penelitian ini sebanyak 80 orang. Sampel kasus sebanyak  40 orang yang diambil menggunakan sampel jenuh dan sebagai kontrol sebanyak 40 orang.menggunakan random sampling.  Hasil:penelitian: dari 40 orang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung, didapatkan 37 orang (71,2%) tidak mengikuti senam hamil dan dari 40 ibu hamil trimester III yang tidak mengalami nyeri punggung, 25 orang (89,3%) mengikuti senam hamil. Uji statistik Chi Square diperoleh p value  (0,000) α (0,05) menunjukkan ada hubungan senam hamil dengan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III serta Odds Ratio = 20,5 dan Confidence Interval  sebesar 95%.Simpulan: bahwa dari 80 orang ibu hamil trimester III, terdapat 40 orang (50%) mengalami nyeri punggung, dan 40 orang (50%) tidak mengalami nyeri punggung. Kemudian yang mengikuti senam hamil ada 28 orang (35%) dan tidak mengikuti senam hamil 52 (65%). Ada hubungan yang signifikan antara senam hamil dengan nyeri punggung di BPM L.Kata Kunci : Nyeri Punggung, Senam HamilThe Relationship of Pregnant Gymnastics with Back PainIn Trimester Third Pregnant Women in BPM "L" Guntung Manggis Banjarbaru City Background: Back pain is a common disorder in pregnant women, which is caused by uterine growth in line with the development of pregnancy which results in the tension of the supporting ligaments The incidence of back pain at BPM L in November and December 2018 was 35 people (50%) out of 70 third trimester pregnant women.Objective: to determine the relationship of pregnant gymnastics with back pain in third-trimester pregnant women at BPM L.Methods: Analytical Survey with a Case-Control approach with a 1:1 ratio. This study used a chi-square statistical test with α = 0.05. The population of this study was 80 people. The case sample was 40 people taken using saturated samples and as many as 40 controls using random sampling. Results: of the 40 third-trimester pregnant women who experienced back pain, 37 people (71.2%) did not follow pregnant exercises and of the 40 third-trimester pregnant women who did not experience back pain, 25 people (89.3%) followed pregnant exercises. Chi-Square statistical test obtained p-value (0.000) α (0.05) indicates there is a relationship between pregnant exercises with back pain in third-trimester pregnant women and Odds Ratio = 20.5 and Confidence Interval of 95%.Conclusion: out of 80 third-trimester pregnant women, 40 people (50%) experienced back pain, and 40 people (50%) did not experience back pain. Then there are 28 people (35%) who follow pregnant gymnastics and 52 (65%) who do not follow pregnant gymnastics. There is a significant relationship between pregnancy exercises and back pain at BPM L. Keywords: Back Pain, Pregnancy Gymnastics   
Implementasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja Sesuai Dengan Pp No 61 Tahun 2014 Di Puskesmas Debong Lor Zulfiana, Evi; Maulida, Iroma
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i2.833

Abstract

Latar Belakang: Kerentanan remaja dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi menyebabkan pemerintah melakukan berbagai upaya dalam melakukan pelayanan kesehatan untuk remaja, salah satunya ialah mengadakan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja yang secara khusus termaktum dalam pasal 11-12 Peratutan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi yang dilaksanakan oleh puskesmas.Tujuan: Mengetahui program puskesmas terkait kesehatan reproduksi remaja, mengetahui Kebijakan dan Fasilitas Puskesmas terkait kesehatan reproduksi remaja, mengetahui kendala yang dialami dalam mengimplementasikan program.Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memperoleh kedalaman data melalui pengumpulan data sedalam-dalamnya dari responden untuk mengetahui bagaimana Implementasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja di puskesmas, Alat penelitian menggunakan pedoman wawancara dengan Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam terhadap kepala puskesmas, pengelola program kesehatan remaja sebagai informan utama Hasil wawancara direkam dan dibuat catatan lapangan. Untuk menghindari subyektifitas, peneliti menggunakan teknik triangulasi dalam hal ini 2 remaja.Hasil: Hasil penelitian sudah sesuai melalui pemberian informasi dan edukasi, konseling dan pelayanan klinis medis, Kebijakan dan fasilitas puskemas mengenai kesehatan reproduksi remaja sudah sesuai dengan kemenkes dan badan KBPP (keluarga berencana dan pemberdayaan perempuan terkait kebijakan kebijakan puskesmas mengenai kesehatan reproduksi remaja adalah memberikan satu kegiatan ke sekolah- sekolah yang mana implementasinya adalah memberikan kegiatan ke sekolah-sekolah akantetapi untuk fasilitas belum ada, Kendala dalam program kesehatan remaja adalah waktu.Simpulan Implementasi program kesehatan reproduksi remaja sudah sesuai dengan PP no 61 tahun 2014 Kata Kunci: Implementasi Program kesehatan reproduksi, RemajaBackground: The vulnerability of adolescents in facing reproductive health risks causes the government to make various efforts in providing health services for adolescents, one of which is holding Adolescent Reproductive Health Services which are specifically stated in articles 11-12 of Government Regulation Number 61 of 2014 concerning Reproductive Health which is carried out by health centers.Objective: To know the PHC program related to adolescent reproductive health, to know the PHC policies and facilities related to adolescent reproductive health, to know the obstacles experienced in implementing the program.Methods: This study uses qualitative methods to obtain depth of data through the collection of data as deeply as possible from respondents to find out how the Implementation of the Adolescent Reproductive Health Program at the puskesmas, The research tool uses interview guidelines with data collection techniques carried out by in-depth interview techniques with the head of the puskesmas, the manager of the adolescent health program as the main informant The results of the interview were recorded and field notes were made. To avoid subjectivity, researchers used triangulation techniques in this case 2 adolescents.Results: The results of the study are in accordance through the provision of information and education, counseling and medical clinical services, Policies and facilities of the puskesmas regarding adolescent reproductive health are in accordance with the Ministry of Health and the KBPP agency (family planning and women's empowerment related to the policy of the puskesmas policy regarding adolescent reproductive health is to provide an activity to schools which implementation is to provide activities to schools but for facilities do not yet exist, The obstacle in the adolescent health program is time.Conclusion: The implementation of the adolescent reproductive health program is in accordance with PP no 61 of 2014. Keywords: Implementation of reproductive health program, adolescents
Implementasi Program Antisipasi Defisiensi Gizi Dalam Kehamilan (ANDIKA) Pada ANC Terintergrasi Di Puskesmas Kota Banjarmasin Suhartati, Susanti; Handayani, Lisda
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i2.880

Abstract

Latar Belakang:Masalah gizi pada ibu hamil masih merupakan masalah Kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus. Berbagai dampak dapat terjadi akibat dari masalah gizi pada ibu hamil seperti anemia dalam kehamilan, masalah dan proses pertumbuhan janin yang akan dilahirkan. Komplikasi yang dapat terjadi adalah keguguran, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, anemia ibu dan pada bayi, dan bayi lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR).Tujuan : Mengetahu bagaimana pelaksanaan program Antisipasi Defisiensi Gizi dalam Kehamilan (ANDIKA) di Puskesmas Kota Banjarmasin.Metode: Penelitian deskriptif dengan desain potong lintang yang dilakukan di Puskesmas Banjarmasin dari bulan Agustus-November 2022. Sebanyak 150 ibu hamil dipilih secara accidental sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif.Hasil: dari 130 responden sebesar 11,5% ibu hamil mengalami KEK dan 22,3% ibu hamil mengalami anemia. 100% ibu hamil dengan KEK telah mendapatkan PMT dan telah mendapatkan penjelasan tentang cara mengkomsi. Sebesar 95,4% ibu hamil di puskemas telah mendapatkan tablet Fe namun kurang dalam penjelaskan tentang cara meminum tablet Fe sebesar 23%, tidak menjelaskan efek samping tablet Fe sebesar 19%.Kesimpulan: Perlu peningkatan KIE dan Pemantauan pemberian PMT dan Fe pada ibu hamil dalam mengoptimalkan pencegahan defisiensi Gizi pada ibu hamil di Puskesmas Banjarmasin.Implementation of the Anticipation of Nutritional Deficiencies in Pregnancy (ANDIKA) Program at Integrated ANC at the Banjarmasin City Health CenterBackground:Nutritional problems in pregnant women are still a health problem that needs special attention. Various impacts can occur as a result of nutritional problems in pregnant women such as anemia in pregnancy, problems and the growth process of the fetus to be born. Complications that can occur are miscarriage, stillbirth, neonatal death, birth defects, maternal and infant anemia, and babies born with low birth weight (LBW).Objective: To find out how the Anticipation of Nutrition Deficiency in Pregnancy (ANDIKA) program is implemented at the Banjarmasin City Health Center.Method: A descriptive study with a cross-sectional design conducted at the Banjarmasin Health Center from August to November 2022. A total of 150 pregnant women were selected by accidental sampling. Data were collected by questionnaire and analyzed descriptively.Results: out of 130 respondents, 11.5% of pregnant women had CED and 22.3% of pregnant women had anemia. 100% of pregnant women with CED have received PMT and have received an explanation on how to consume. 95.4% of pregnant women at the health center received Fe tablets but lacked explanation on how to take Fe tablets by 23%, did not explain the side effects of Fe tablets by 19%.Conclusion: It is necessary to increase KIE and monitoring the provision of PMT and Fe to pregnant women in optimizing the prevention of nutritional deficiencies in pregnant women at the Banjarmasin Health Center.
Faktor Determinan Dalam Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Peserta JKN Di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Raya Tahun 2020 Noorhidayah, Noorhidayah; Octaviana, Elsi Setiandari Lely; Cahyani, Risky
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i2.882

Abstract

Latar Belakang: Salah satu program yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia adalah penyelenggaraan program JKN yang bertujuan mewujudkan terselenggaranya pemberian jaminan kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap peserta (Kemenkes-RI, 2014). Puskesmas dalam program JKN  memiliki peran yang besar kepada peserta BPJS kesehatan, apabila pelayanan puskesmas yang diberikan baik maka akan semakin banyak peserta JKN yang memanfaatkan pelayanan kesehatan, namun dapat terjadi sebaliknya jika pelayanan dirasakan kurang memadai (Hasbi 2012). Data kunjungan pasien JKN di Puskesmas Beruntung Raya pada tahun 2017 sebesar 6.719, tahun 2018 sebesar 7.370 sedangkan tahun 2019 mengalami penurunan sebesar 6.719 kunjungan.Tujuan :  Untuk mengetahui faktor determinan dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta JKN di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Raya tahun 2020.Metode: penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh pasien peserta JKN yang datang berobat di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Raya pada bulan Januari-April tahun 2020 sebanyak 475 orang dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling yaitu 83 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan teknik analisis data dengan chi square.Hasil : didapatkan bahwa yang memanfaatkan pelayanan kesehatan sebesar 47 (56,6%), persepsi peserta JKN positif sebesar 61 (73,5%), aksesibilitas mudah  sebesar 58 (69,9%), sikap tenaga kesehatan baik sebesar 57 (68,7%), Ada hubungan persepsi peserta JKN dengan (p value (0,003), ada hubungan aksesibilitas layanan peserta JKN dengan (p value (0,006) dan ada hubungan sikap tenaga kesehatan dengan (p value (0,013).Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi peserta, aksesibilitas layanan, dan sikap tenaga kesehatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta JKN di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Raya tahun 2020. Kata Kunci : Persepsi, aksesibilitas, sikap tenaga kesehatan Background: One of the programs organized by the Government of Indonesia is the implementation of the JKN program which aims to realize the implementation of the provision of guarantees for the basic needs of a decent life for each participant (Kemenkes-RI, 2014). Puskesmas in the JKN program has a big role for BPJS health participants, if the puskesmas services provided are good, more JKN participants will utilize health services, but it can happen otherwise if the service is felt to be inadequate (Hasbi 2012). Data on JKN patient visits at the Beruntung Raya Health Center in 2017 amounted to 6,719, in 2018 it amounted to 7,370 while in 2019 it decreased by 6,719 visits.Objective:  To determine the determinant factors in the utilization of health services for JKN participants in the Beruntung Raya Health Center Working Area in 2020.Methods: analytic research with a cross sectional approach. The population of all JKN participant patients who came for treatment at the Beruntung Raya Health Center Work Area in January-April 2020 was 475 people with an accidental sampling technique of 83 respondents. The research instrument used a questionnaire and data analysis techniques with chi square.Results: it was found that those who utilized health services were 47 (56.6%), the perception of JKN participants was positive at 61 (73.5%), easy accessibility was 58 (69.9%), the attitude of health workers was good at 57 (68.7%), there was a relationship between the perception of JKN participants with (p value (0.003), there was a relationship between the accessibility of JKN participants' services with (p value (0.006) and there was a relationship between the attitude of health workers with (p value (0.013).Conclusion: There is a significant relationship between participants' perceptions, service accessibility, and health workers' attitudes with the utilization of health services for JKN participants in the Beruntung Raya Puskesmas Working Area in 2020. Keywords: Perception, accessibility, health worker attitude
Analisis Self Eficacy Ibu Bersalin Yang Menggunakan Hypnobirthing Dona, Sismeri; Istiqamah, Istiqamah; Rahmawati, Dwi
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i2.883

Abstract

Latar Belakang : Proses persalinan merupakan proses fisiologis yang dialami oleh wanita. Namun pada Proses persalinan banyak wanita/perempuan yang tidak mampu mengelola  stressor yang dialami sehingga akan menimbulkan ketakutan dalam menghadapi persalinan salah satu hal yang menyebabkan ketakutan tersebut adalah self-efficacy yang rendah, pendekatan nonfarmakologi yang dapat diberikan untuk mengurangi rasa cemas dengan menggunakan self hypnosis melalui hypnobirting.Tujuan : untuk menganalisis tingkat Self Eficacy Ibu bersalin yang menggunakan HypnobirthingMetode :  Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif crossectional dengan Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu primigravida yang akan bersalin di  klinik I dan sampel diambil dengan cara concecutive sampling sebanyak  24 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis ZscoreHasil: berdasarkan dari hasil penelitian didapatkan bahwa usia responden terbanyak pada usia 22-30 tahun sebanyak 16 orang (66,7%), usia kehamilan yang terbanyak pada kelompok usia kehamilan 37-39 minggu sebanyak 16 orang (66,7%) dan paritas ibu yang terbanyak dengan paritas 1-2 sebanyak 20 orang (83,3%) dengan nilai rata-rata aspek self efficacy yang dimiliki ibu bersalin dengan Hypnobirthing paling tinggi pada aspek Social Persuasion dengan nilai rata-rata sebesar 19,29, ibu bersalin yang diberikan Hypnobirthing memiliki self efficacy tinggi. 
Pengaruh Hand Therapy Exercise Terhadap Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK PKK Puji Rahayu Kabupaten Tuban Risma Mega Mustika Dwi Milenia
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i2.864

Abstract

 Preschoolers are those aged 4-6 years, usually, they follow the kindergarten program. Children of this age experience very rapid development from the fine motor and gross motor development, to language, cognitive and emotional development. Children who do not get good stimulation will experience developmental delays, one of which is fine motor skills. The purpose of this study was to determine the effect of hand therapy exercises on the fine motor skills of children aged 5-6 years at PKK Puji Rahayu Kindergarten, Tuban Regency.The design of this research is quasi-experimental using a pretest-posttest control group design approach. Samples were taken from the population that met the inclusion criteria and exclusion criteria at PKK Puji Rahayu Kindergarten, Tuban Regency in August 2022 as many as 20 respondents with purposive sampling. The independent variable is hand therapy exercise while the dependent variable is a fine motor. An instrument using Bender Gestalt Test.The results showed the effect of hand therapy exercise on the fine motor skills of children aged 5-6 years with the Paired Simple T-Test version 25, the results obtained in the control group p-value of 0.443 (p-value 0.05) while in the experimental group had p-value value 0.001 (p-value 0.05).It can be concluded that in the experimental group there is an effect of hand therapy exercise on the fine motor skills of children. It is hoped that kindergarten teachers can apply hand therapy exercises as stimulation to improve fine motor development, especially in children aged 5-6 years.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MOBILE HEALTH DALAM MENURUNKAN FAKTOR RISIKO YANG DAPAT DIMODIFIKASI PADA OBESITAS mepsa putra; Sigit Mulyono
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i2.866

Abstract

Kelebihan berat badan dan obesitas merupakan penyumbang angka kesakitan dan angka kematian di dunia. Pendekatan gaya hidup yang komprehensif (diet, terapi perilaku dan aktifitas fisik) serta intervensi keperawatan manajemen berat badan di layanan kesehatan primer yang inovatif diperlukan dalam penaganan kasus tersebut. Salah satu metode penangananya adalah pemantauan intervensi program penurunan berat badan menggunakan aplikasi mobile health (mHealth). Merokok, nutrisi, alkohol dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko yang dapat dimodifikasi dan berkontribusi terhadap masalah penyakit yang menjadi beban kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak dan hasil dari aplikasi mobile phone seluler pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas. Kajian dan review dari 7 artikel jurnal terkait penggunaan mobile health dalam manajemen penurunan berat badan dilakukan pada berbagai jenis aplikasi mobile seperti mobile app, panggilan telepon, pesan teks dan lainnya. Hasilnya adalah penggunaan aplikasi mobile health akan mendapatkan intervensi kombinasi yang lebih efektif untuk penurunan berat badan dan pencegahan penyakit beban masalah kesehatan.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue