cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024)" : 18 Documents clear
The Art of Implication: Studying Flouting of Maxims in Comments on Indonesian Instagram Influencer Pages Anggit Laesa Oktaviani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.715

Abstract

Intstagram is one of social media that is used for communication and dissemination of visual content. Users of Instagram engage in interactions through comments, often employing varied linguistic forms, including ambiguity and slang, for diverse purposes. Despite the intended socialization within the platform, misinterpretation of comment meanings frequently occurs, especially on Indonesian influencers account; prompting this study to explore flouted maxims in Instagram comments and elucidate speakers' implied meanings. Drawing data from Instagram comment sections exhibiting instances of maxim flouting, this research adopts a qualitative descriptive approach underpinned by Pragmatics using the theories of Grice (1975) to categorize the types of maxims and theory by Leech (1983) to explain the reasons in the situation for the netizens in doing the utterances. Through the analysis of five selected datasets, guided by conversational implicature and the cooperative principle, the study unveils the prevalence of flouted maxims, particularly those pertaining to Maxim of Relevance. Furthermore, the analysis reveals that the netizens on instagram primarily mainly uses different context of the utterance and the goal of the utterance
Redundansi Dalam Tajuk Rencana Harian Suara Merdeka Edisi Desember 2023 Yunia Ema Nismara; Erwan Kustriyono
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan redundansi dalam tajuk rencana harian surat kabar Suara Merdeka edisi Desember 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa atau klausa dalam tajuk rencana harian surat kabar Suara Merdeka edisi Desember 2023 yang mengandung relasi makna redundansi. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu teknik baca dan catat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data interaktif oleh Miles & Huberman diantaranya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan relasi makna redundansi dalam tajuk rencana harian surat kabar Suara Merdeka edisi Desember 2023. Namun, dalam penelitian ini hanya ditemukan redundansi dalam bentuk kata dan frasa. Redundansi yang ada didalam kutipan kalimat tajuk rencana harian Suara Merdeka edisi Desember 2023 tidak mempengaruhi makna dan isi dari informasi yang ingin disampaikan dalam kalimat tersebut.
Multimodalitas dalam Iklan Objek Wisata Lokal Sumatera Utara Febriyanti Simbolon; Dairi Sapta Rindu Simanjuntak; Zuan Sitepu Sitepu; Vinseniya Manik; Maria Siallagan; Khatrina Sitanggang; Angel Sinaga
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.727

Abstract

Tujuan penelitian ini dibuat untuk mengetahui multimodal yang terdapat dalam iklan objek wisata yang bertujuan agar objek wisata tersebut diketahui oleh banyak orang, serta jumlah pengunjung semakin meningkat, dan dapat meningkatkan perekonomian warga setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji iklan objek wisata yang berbentuk audiovisual. Analisis dalam pendekatan ini menggunakan pendekatan semiotik yang difokuskan kepada multimodal sistem yang meliputi aspek linguistik, visual, audio, gestural, dan letak (Anstey dan Bull 2010; Bateman dan Schmidt, 2012; dan Chandler, 2007). Secara lebih khusus, analisis linguistik dan visual dilakukan dengan menggunakan model analisis Cheong (2004).
The Use of VideoScribe Training to Improve Professional Competence of MTs EFL teachers in Pinrang Dwi Wulandari Ramadhanianti; Zulfah Fakhruddin; Ambo Dalle; Abdul Haris Sunubi; Magdahalena Tjalla
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.742

Abstract

This study aims to improve the professional competence of teachers in designing English learning materials through VideoScribe training. This study was action research. The training was given to 5 English teachers at the Madrasah Tsanawiyah level (Islamic junior high school). Data were collected by using rubric, observation, and interviews. The results show that teachers can operate VideoScribe application after receiving learning technology training with training materials including: (1) creating teachers’ account, (2) designing background, (3) adding pictures and setting the time duration, (4) adding text and setting the time duration, (5) operating, copy, cut, paste, (6) adding scribe hands, (7) setting camera and clear element’s camera, (8) adding music or voiceover, and (9) downloading the scribe video. Indicators of the teacher’s professional competence in operating VideoScribe: (1) being able to understand all the features of VideoScribe, and (2) being able to independently, accurately, and speedily operate all the features in VideoScribe application.
Fantasy: Exploring Moral Values in Barbie Movie 2023 Nurridzka Fadyaramadhani; Nirwan Nirwan; Hilda Sari Wardhani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.745

Abstract

This article demonstrates how moral values are presented in this movie. The aim is to uncover the kinds of morality performed by the characters. The writer applies semiotics as a tool for analysis to interpret the texts used by them. The results reveal two central moral values: moral conflict arises in decision-making, while moral responsibility can be observed in the context of relationships among the characters and the place called 'Barbie Land' where they live.
Speaking Dell Hymes terhadap Tindak Tutur dalam Tayangan Video Akun Youtube “Main Hakim Sendiri“ Lastri Situmorang; Dairi Sapta Rindu Simanjuntak; Indah Marni Halawa; Tania Repayona Br Tarigan; Theresia Florentina Pasaribu; Stefani Eka Rosari Pandiangan; Martina Hani Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.747

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana tindak tutur mempengaruhi komunikasi dalam video akun youtube “Main Hakim Sendiri”, yang merupakan sebuah sketsa komedi berlatar ruang sidang. Dengan menggunakan model SPEAKING Dell Hymes, penelitian ini menganalisis aspek sosiolinguistik seperti latar, partisipan, tujuan, bentuk dan isi tuturan, nada, alat bahasa, norma interaksi, dan genre yang terdapat pada video tersebut. Metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Video akun youtube “Main Hakim Sendiri” menjadi sumber data dalam penelitian ini, data yang dimuat antara lain: 1) Analisis konten yaitu tanggapan, komentar, dan pendapat yang muncul selama persidangan, 2) Analisis Interaksi yaitu menganalisis bagaimana cara berkomunikasi dan bertindak tutur yang terjadi antara individu dengan kelompok selama persidangan berlangsung, 3) Analisis naratif yaitu dengan memahami dan menggali makna dari komunikasi diantara peserta. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan teknik menyimak, teknik mencatat dan teknik transkip. Analisis data deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan data hasil penelitian berupa kata-kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai tindak tutur yang digunakan dalam sketsa tidak hanya mempengaruhi alur komunikasi tetapi juga memperkaya unsur komedi melalui interaksi verbal yang terjadi. Pemahaman mendalam tentang tindak tutur dan penerapan model SPEAKING terbukti efektif dalam mempelajari tindak tutur berkomunikasi dalam konteks humor.
Be My Slave; The Main Character's Libido In Sendalu Novel By Chavchay Syaifullah Nurlailatul Qadriani; Ramadoni Ramadoni; Nur Israfyan Sofian; Zahrani Zahrani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.748

Abstract

The objective of the study is to describe the main character's libido problem in Sendalu Novel by Chavchay Syaifullah used Sigmund freud's psychoanalytic theory. Which is explaining the sexuality that appears in the novel with used id, ego and superego. The focus of this research is how the psychological factors work. The result of the research showed that there are two factors that causes the main character's libido problem. First is the external factors and the second is the internal factors. The external factors are family environment and social environment. While the internal factors are the psychological factors. Basically, these two factors are interplay, but at first, the superego dominated the behavior of the main character. However, after individual obtained negative influence from his parent continuously, then the superego became week. Therefore, the id of the main character became stronger. Until ego tends to do all the id's desire in the form of libido. Superego again dominated the main character because there is an anxiety drive that presses individual. At first, the anxiety came from outside of the main character's self and then became part of the main character's self.
Analisis Makna Konotasi pada Lirik Lagu “Tenang” Oleh Yura Yunita (Kajian Semantik) Akhiruddin Akhiruddin; Lina Nur Ashlah; Andi Karman; Sehe Sehe; Akram Budiman Yusuf
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna konotasi yang terkandung dalam lirik lagu “Tenang” oleh Yura Yunita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan pencatatan data yaitu peneliti harus menyimak data secara terus menerus kemudian mencatat hasil temuan data yang sudah diperoleh berupa transkrip lagu “Tenang” oleh Yura Yunita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna konotasi dalam lirik lagu “Tenang” oleh Yura Yunita memiliki makna tersirat yang mengacu kepada perasaan seseorang yang mencari ketenangan dan kedamaian dalam diri sendiri. Lagu ini juga menunjukkan rasa percaya, rasa aman, perlindungan dan harapan kepada Tuhan. Dalam lagu “Tenang” oleh Yura Yunita juga memiliki makna konotasi positif seperti terdapat pada diksi tenang dan pada lirik Menanti-nanti cahaya-Mu, beri aku petunjuk-Mu. Konotasi negatif juga terdapat pada lirik Tak bisa ku tertidur lagi, Melayang pikirku tak pasti dan pada diksi resah dan gelisah.

Page 2 of 2 | Total Record : 18