cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 209 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2025)" : 209 Documents clear
Bahasa Dagang di Era Digital: Analisis Tindak Tutur dalam Live Streaming Shopping Andi Ulpa Asriani; Juanda Juanda; Andi Sahtiani Jahrir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2484

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk lokusi, ilokusi, perlokusi dengan pendekatan pragmatik John Pragmatik Searle. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersfat deskriptif. Data dan sumber data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pedagang live streaming shooping. Dalam penelitian kualitatif, penggambar proses analisis data dimulai dari identifikasi data, klasifikasi data, sampai pada menarik kesimpulan sebagai akhir hasil. Pengumpulan data dalam penelitian ini memakai metode tehnik rekam layar dan transkrip data-data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam interaksi penjual dan pembeli dalam live streaming Shopee, tindak tutur memiliki peran sentral untuk memastikan komunikasi yang efektif. Analisis tindak tutur melibatkan tiga aspek utama: lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Dalam teori tindak tutur, ketiga aspek ini memainkan peran penting dalam interaksi live streaming Shopee, membantu penjual menyampaikan informasi, memengaruhi perilaku pembeli, dan membangun hubungan positif. Kontribusi penelitian ke depan adalah sebagai strategi efektif dalam meningkatkan mutu komunikasi pelaku ekonomi berdasarkan aspek kebahasaan dan juga berkontribusi sebagai bahan ajar komunikasi efektif bagi siswa tingkat menegah berdasarkan aspek tindak tutur.
Analisis Bullying Pada Sekolah Menengah: Pengertian, Penyebab, Pencegahan dan Solusi Penanganan Bimarto Bora
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2487

Abstract

Bullying di sekolah menengah merupakan fenomena kompleks yang berdampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab, strategi pencegahan, dan solusi penanganan bullying melalui studi literatur terhadap artikel nasional dan internasional terbitan 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa munculnya bullying dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya empati, kontrol diri, dan harga diri; faktor eksternal berupa pola asuh tidak adaptif, budaya senioritas, serta lemahnya pengawasan sekolah; serta faktor kontekstual sosial-budaya yang mencakup kompetisi berlebihan, hierarki sosial, dan penetrasi media digital. Pencegahan efektif menuntut penguatan pendidikan karakter, kebijakan anti-bullying, deteksi dini oleh guru dan konselor, dukungan keluarga, serta pembangunan iklim sekolah yang aman dan inklusif. Sementara itu, penanganan membutuhkan pendekatan restoratif, intervensi psikologis, dukungan sebaya, disiplin positif, serta kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberlanjutan intervensi. Secara keseluruhan, bullying dipahami sebagai persoalan multidimensional yang memerlukan strategi integratif guna membangun lingkungan pendidikan yang bebas kekerasan dan berorientasi pada kesejahteraan siswa.
Analisis Kesalahan Berbahasa Berita Edukasi Edisi 25 September 2025 pada Kompas.com Berdasarkan Kategori Linguistik Alika Dwi Septiani; Muhammad Prasetyo Nugroho; Sulis Najahul Adawiyah; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa yang terdapat dalam berita edukasi edisi 25 September 2025 di portal Kompas.com berdasarkan kategori linguistik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap empat berita yang dipilih dari total dua puluh berita yang terbit pada tanggal tersebut. Fokus penelitian meliputi empat aspek linguistik, yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 38 kesalahan berbahasa dengan rincian: fonologi 39,5%, morfologi 5,3%, sintaksis 34,2%, dan semantik 21,1%. Kesalahan fonologis paling dominan berupa pengetikan, ejaan, dan penulisan istilah asing; kesalahan sintaksis meliputi struktur kalimat tidak lengkap dan ketidaktepatan subjek–predikat; sedangkan kesalahan semantik muncul dalam bentuk ambiguitas makna dan redundansi kata. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesalahan berbahasa pada media daring cenderung disebabkan oleh lemahnya proses penyuntingan dan pengaruh gaya bahasa percakapan yang lazim di media sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi kebahasaan jurnalis serta peran aktif penyunting bahasa agar media daring mampu menjaga kredibilitas dan fungsi edukatifnya melalui penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Analisis Historis Pendidikan Islam Zaman Nabi Muhammad: Integrasi pada Era Tradisional, Periode Awal, Klasik, Pertengahan dan Era Digital Nasrul Nasrul; Rafiuddin Rafiuddin; Rosdiana Rosdiana; Taufik Taufik
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2511

Abstract

Penelitian ini memberikan gambaran umum mengenai evolusi pendidikan Islam dari masa Nabi Muhammad SAW hingga era digital. Fokus penelitian terletak pada bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam meliputi akhlak, ketauhidan, ilmu, dan etika belajar—terus berkembang dan beradaptasi sesuai dengan konteks sosial, budaya, dan teknologi pada tiap periodenya, termasuk era tradisional, klasik, pertengahan, modern, dan digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-historis, dengan pendekatan analisis literatur dari Al-Qur’an, hadis, serta karya klasik dan modern terkait pendidikan Islam. Temuan utama menunjukkan bahwa pendidikan Islam bersifat dinamis dan adaptif, mampu mengintegrasikan nilai historis dengan tuntutan modern dan digitalisasi, seperti penggunaan e-learning, perpustakaan digital, dan literasi digital berbasis akhlak. Relevansi penelitian ini terlihat pada era modern, di mana pendidikan Islam dapat membentuk generasi yang berkarakter, cerdas, dan kompetitif, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip inti ajaran Islam. Hasil penelitian menekankan pentingnya kesinambungan nilai historis, inovasi kurikulum, dan pemanfaatan teknologi sebagai strategi pengembangan pendidikan Islam masa kini.
Situasi Kebahasaan di Situs Marunda Rumah Si Pitung: Tinjauan Lanskap Linguistik Hilda Hilaliyah; Lulu' Ur Rohmah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan situasi kebahasaan dalam lanskap linguistik Museum Jakarta Situs Marunda Rumah Si Pitung, mengidentifikasi jenis bahasa yang digunakan untuk menjelaskan benda bersejarah, dan memberikan konteks budaya yang relevan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan menciptakan komunikasi efektif kepada pengunjung dari berbagai wilayah, baik dalam maupun luar Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi, yaitu dengan alat bantu menggunakan kamera telepon seluler. Data dianalisis dengan teknik simak catat dan triangulasi untuk memeriksa keabsahan data. Triangulasi tersebut menggunakan sumber, metode, peneliti, dan teori yang digunakan untuk memperkuat analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situasi kebahasaan di Situs Marunda Rumah Si Pitung meliputi monolingual, bilingual, dan multilingual. Situasi monolingual cukup mendominasi penggunaannya, yaitu dengan menggunakan bahasa Indonesia dan kombinasi bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris atau bahasa Betawi muncul dalam konteks bilingual. Penggunaan multilingual menggabungkan bahasa Indonesia dengan bahasa daerah, seperti Lampung, Minangkabau, dan Jawa yang mencerminkan keberagaman budaya Indonesia.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Alumni Program Studi Pendidikan Khusus Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar Faizal Faizal; Mustafa Mustafa; Nurazizah Rahmi; Awayundu Said
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang mempengaruhi kinerja alumni Program Studi Pendidikan Khusus FIP Universitas Negeri Makassar di dunia kerja. Sebagai penelitian lanjutan, studi ini berangkat dari temuan sebelumnya yang telah memetakan profil kompetensi alumni, di mana alumni menunjukkan keunggulan pada soft skills (kepribadian dan sosial) namun memerlukan penguatan pada hard skills teknis. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini menyurvei 31 pimpinan institusi pengguna jasa alumni (sekolah luar biasa, sekolah inklusi, dan pusat terapi) untuk menilai 14 faktor yang dikelompokkan ke dalam domain pengalaman pendidikan, kapabilitas personal, dan lingkungan kerja. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner skala Likert 1-5. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa tingkat motivasi dan minat pribadi alumni (M=4.52) dan dukungan atasan langsung (M=4.52) merupakan dua faktor dengan pengaruh paling signifikan terhadap kinerja. Sebaliknya, ketersediaan kesempatan pengembangan karier (M=4.26) dan tingkat kompensasi/gaji (M=4.26) dinilai memiliki pengaruh yang relatif lebih rendah, meskipun masih dalam kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja alumni pendidikan khusus lebih didorong oleh faktor intrinsik personal dan dukungan kepemimpinan di lingkungan kerja, dibandingkan dengan faktor fasilitas selama kuliah atau insentif eksternal. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi perguruan tinggi untuk memperkuat aspek motivasi dan resiliensi mahasiswa, serta bagi institusi pengguna untuk menciptakan budaya kerja yang suportif guna mengoptimalkan kinerja pendidik khusus.
Analisis Gaya Bahasa Pantun Bersaut dalam Pernikahan Desa Tebing Abang Semendo Kabupaten Muara Enim Sadam Husin; Fera Zazrianita; Wenny Aulia Sari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2518

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Gaya Bahasa Pantun Bersaut dalam Pernikahan Desa Tebing Abang Semendo, Kabupaten Muara Enim”. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk gaya bahasa dalam pantun bersaut dan menjelaskan fungsi sosialnya dalam prosesi pernikahan adat Semendo. Tradisi pantun bersaut tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga sarat makna simbolik yang mencerminkan nilai adat, norma sosial, dan identitas budaya masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Data primer diperoleh dari teks pantun bersaut dalam buku Adat Perkawinan Tunggu Tubang, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur dan penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan tokoh adat, sementara analisis mengikuti model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa dominan berupa metafora, aliterasi, paradoks, dan personifikasi, yang memperindah tuturan sekaligus memperhalus pesan adat. Secara sosial, pantun bersaut berfungsi sebagai media komunikasi adat yang santun, perekat silaturahmi keluarga, sarana pendidikan moral, dan upaya pelestarian tradisi lisan. Dengan demikian, pantun bersaut bukan sekadar hiburan, tetapi fondasi budaya yang mengandung nilai estetis, pragmatis, dan sosial, sekaligus simbol identitas masyarakat Semendo yang perlu terus dijaga di era modernisasi.
Persepsi Mahasiswa Tentang Alih Kode terhadap Identitas Budaya Mahasiswa Indonesia Universitas Islam Negeri Fatamawati Sukarno Bengkulu Pebri Rahmayanti; Fera Zazrianita; Wenny Aulia Sari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2519

Abstract

Tujuan penelitian ini memahami Bagaimana Persepsi Mahasiswa Tentang Alih Kode Terhadap Identitas Budaya Mahasiswa Bahasa Indonesia Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu dan Apa saja Faktor Pendorong yang mempengaruhi persepsi mahasiswa tentang penggunaan alih kode dalam konteks identitas budaya di semester 3 dan 5 . Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk meneliti pada tempat yang alamiah dan penelitian tidak membuat perlakuan karena peneliti dalam mengumpulkan data bersifat emic, yakni berdasarkan pandangan dari sumber data bukan pandangan peneliti. Dalam penelitian ini, akan digunakan pendekatan fenomenologi yang berarti penelitian ini mencoba memahami persepsi mahasiswa, perspektif, dan pemahaman dari situasi tertentu atau fenomena, metode Penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian lapangan dengan metode kualitatif. Hasil penelitian mengenai persepsi mahasiswa menunjukkan bahwa alih kode bukan hanya fenomena linguistik, melainkan juga bagian penting dalam membentuk dan mencerminkan identitas budaya. Fenomena alih kode dalam kehidupan mahasiswa, khususnya di lingkungan akademik multikultural, merupakan gejala linguistik sekaligus sosial yang menarik untuk diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, fenomena alih kode (code-switching) di kalangan mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dapat disimpulkan sebagai hal yang wajar dan positif. faktor pendorong yang mempengaruhi persepsi mahasiswa tentang penggunaan alih kode dalam konteks identitas budaya adalah persepsi mahasiswa tentang penggunaan alih kode dalam konteks identitas budaya dipengaruhi oleh kombinasi faktor sosial, budaya, psikologis, dan komunikasi yang saling terkait.
Peran Cerita Rakyat Asal Usul Serawai dalam Menanamkan Nilai Pendidikan Karakter pada Generasi Muda di Desa Talang Karet, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang Saryani Karunia S; Fera Zazrianita; Wenny Aulia Sari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran cerita rakyat asal-usul Suku Serawai dalam menanamkan nilai pendidikan karakter pada generasi muda serta mengidentifikasi tantangan dan upaya integrasinya dalam konteks pendidikan karakter di Desa Talang Karet, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa cerita rakyat tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai moral, sosial, dan budaya yang berkontribusi pada pembentukan karakter generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang relevan. Proses analisis dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber, pengecekan sejawat, serta dokumentasi lapangan untuk menjamin kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat asal-usul Suku Serawai berperan penting dalam penanaman nilai-nilai karakter, seperti kejujuran, tanggung jawab, religiusitas, kerja sama, dan rasa hormat terhadap leluhur. Namun, tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan dokumentasi, berkurangnya minat generasi muda, serta pengaruh globalisasi dan media modern. Upaya integrasi yang dapat dilakukan meliputi dokumentasi dan digitalisasi cerita, pengintegrasian dalam kurikulum sekolah, penguatan kegiatan ekstrakurikuler berbasis budaya, kolaborasi antara masyarakat, sekolah, dan pemerintah, serta adaptasi kreatif melalui media populer yang diminati generasi muda. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa cerita rakyat Suku Serawai merupakan instrumen strategis dalam pendidikan karakter generasi muda. Agar tetap relevan, diperlukan strategi adaptif yang mampu menghubungkan nilai tradisi dengan kebutuhan zaman, sehingga cerita rakyat tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga sumber pendidikan karakter yang hidup dan kontekstual
Analisis Tindak Tutur Asertif dan Ekspresif pada Film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja Diana Pratiwi; Asmara Yumarni; Wenny Aulia Sari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2521

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur asertif dan ekspresif dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja. Fokus penelitian mencakup dua rumusan masalah, yaitu bentuk tindak tutur asertif dan bentuk tindak tutur ekspresif yang digunakan para tokoh dalam film tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori tindak tutur John Searle. Data penelitian berupa dialog para tokoh dalam film yang dikumpulkan melalui metode simak dan catat, kemudian dianalisis berdasarkan konteks dan makna ilokusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya 161 data tindak tutur asertif dan 105 data tindak tutur ekspresif. Tindak tutur asertif digunakan untuk menyampaikan fakta, klarifikasi, dan pernyataan kebenaran, sedangkan tindak tutur ekspresif digunakan untuk mengekspresikan perasaan, empati, dan sikap emosional. Kedua jenis tindak tutur tersebut berperan penting dalam membangun makna naratif dan pesan moral film. Secara keseluruhan, tindak tutur asertif menonjolkan nilai kejujuran dan tanggung jawab, sedangkan tindak tutur ekspresif mencerminkan empati dan kemanusiaan. Film Budi Pekerti merefleksikan komunikasi masyarakat modern yang tetap berpijak pada nilai-nilai moral dan budi pekerti