cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Interlanguage Pragmatic Study of Politeness in Requesting among English Education Students Gina Nanda Utama; Jauhar Helmie; Halimah Halimah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1821

Abstract

This study aims to uncover the politeness strategies which are used by English Education Students/Non Native Speakers of English (NNS) in requesting and compared it to the Native Speakers of English (NS). The main data was obtained from Discourse Completion Test (DCT) with six situations shared to 84 NNS and 6 NS of English as parameter. All six situations in the DCT are based on the sociolinguistics variables such as distance and imposition. The data from DCT are also supported by the data from interview and observation. All the data are classified and analysed by using the theory of politeness strategies from Brown and Levinson (1987), Yule (2000) and Cutting (2002). It revealed that both Native Speakers (NS) of English and Non Native Speaker (NNS) participants use interrogative form in expressing request, except in expressing bald on record strategy. In addition both NS and NNS participants in this study frequently use negative politeness strategy with more than 50% in each situation. Moreover in the situations which have far social distance, all of the NS participants use negative politeness strategy. In doing negative politeness strategy both NS and NNS participants tend to use modal such as “May I…” or “Would you ...” It is also strengthened by the NNS’ statements in interview that they were taught to use modal and interrogative forms in expressing request since Junior and Senior High School. In addition they also stated that they frequently watch western movies to improve their skills in using English for daily communication, such as requesting. Therefore, it also helps them to decrease any possibility to do pragmatic failure. However, NS participants tend to be more brief and straighter to the point in expressing request than the NNS participants especially in the situations which have low imposition level.
Pendekatan Community Language Learning dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Kajian Konseptual dan Implementatif Tiana Nur Azizah Suparman; Channah Qotrunnada; Ahmad Khalil; Nanang Kosim
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1835

Abstract

This study explores the Community Language Learning (CLL) method in Arabic language instruction using a literature review approach. CLL emphasizes affective, social, and collaborative learning, with the teacher acting as a counselor and facilitator. The study discusses the historical and theoretical foundations of CLL, its core principles, implementation stages, application examples in Indonesia, and an analysis of its strengths and weaknesses. Findings indicate that CLL effectively enhances students’ speaking skills, confidence, and active participation. However, challenges such as limited instructional time, teacher readiness, and student proficiency gaps remain. This study recommends integrating CLL with educational technologies and 21st-century learning strategies to optimize its application in Arabic language education institutions.
Pengaruh Teknik CORE terhadap Kemampuan Menulis Karangan Eksposisi Pada Peserta Didik Kelas X Madrasah Aliyah Al-Ashriyah Bunga-Bunga Kecamatan Matakali Marwah. S
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1837

Abstract

Pendidikan adalah perwujudan kebudayaan manusia yang dinamis dan sarat perkembangannya. Oleh karena itu perubahan atau perkembangan pendidikan adalah hal yang memang seharusnya terjadi. Perubahan dalam arti perbaikan pada semua tingkat seterusnya dilakukan sebagai antisipasi kepentingan masa depan. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa dalam pembelajaran dengan metode konvensional hanya berorientasi pada target penguasaan materi. Dengan pembelajaran seperti ini, partisipan dan keaktifan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran belum optimal. Pembelajaran menulis karangan eksposisi yang kurang melibatkan peserta didik secara aktif ini dapat menyempitka wawasan dan ilmu pengetahuan yang mengakibatkan peserta didik kurang dapat menggunakan kemampuannya secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh teknik CORE terhadap kemampuan menulis karangan eksposisi pada peserta didik kelas X Madrasah Aliyah Al-Ashriyah Bunga-Bunga. Salah satu teknik yang dapat diterapkan untuk mengatasi kondisi pembelajaran menulis karangan eksposisi adalah penerapan teknik CORE. Teknik pembelajaran siklus yang bersifat melakukan proses pembelajaran dengan menghubungkan materi yang lama dan materi yang baru dengan kegiatan yang menarik juga merupakan proses pembelajaran yang melibatkan semua peserta didik sehingga peserta didik yang tidak percaya diri dan kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan pendidikan akan tertolong dan materi yang sulit akan mudah dipahami karena metode ini memang mengharuskan keterlibatan setiap individu dalam proses pembelajaran berlangsung. teknik ini juga yang melatih kekompakan peserta didik dalam kelompoknya masing-masing serta melatih peserta didik bekerja sama dalam menyelesaikan suatu masalah. Penelitian ini digolongkan kedalam penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan kelas X Madrasah Aliyah Al-Ashriyah Bunga-Bunga Kecamatan Matakali, yang ditempatkan dalam 7 kelas terdiri dari 2 kelas untuk kelas X. Sampel penelitian ini, yaitu kelas X A yang berjumlah 16 orang dan kelas X B juga berjumlah 16 orang. Instrument penenlitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Dari hasil penelitian diketahui bahwa model pembelajaran CORE dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan eksposisi peserta didik. Hasil inferensial menunjukkan bahwa nilai thitung pada equal variance assumed = 2,530 df = 30, dan diperoleh ttabel 1,70 .Sehingga thitung = 2,530 > ttabel = 1,70 dan signifikan 0.017 < 0,05. Maka H0, ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik CORE berpengaruh terhadap kemampuan menulis karangan eksposisi peserta didik kelas X Madrasah Al-Ashriyah Bunga-Bunga.
Kajian Ekologi Sastra dalam Novel Dunia Maya Karya Jostein Gaarder Sebagai Bahan Ajar di SMA Linda Yuliati; Kadaryati Kadaryati; Nurul Setyorini
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) aspek ekologi sastra yang berupa konteks alam dan konteks budaya dalam novel Dunia Maya Karya Jostein Gaarder; (2) mendeskripsikan kajian ekologi sastra dalam novel Dunia Maya karya Jostein Gaarder sebagai bahan ajar yang relevan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa SMA.Pendekatan yang digunakan yaitu ekologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) Ekologi alam dalam novel Dunia Maya karya Jostein Gaarder meliputi: (a) sikap hormat terhadap alam; (b) Sikap tanggung jawab terhadap alam; (c) Sikap solidaritas terhadap alam (d) sikap tidak mengganggu kehidupan alam; Ekologi budaya terdapat 3 kutipan. Novel Dunia Maya karya Jostein Gaarder merupakan novel yang berkaitan dengan lingkungan alam. Ekologi ini berkaitan dengan adanya interaksi antara manusia dengan alam untuk menjaga lingkungan agar tetap baik; (2) Novel Dunia Maya dapat dijadikan sebagai alternatif bahan pembelajaran sastra, khususnya pembelajaran pada novel karena memenuhi kriteria pemilihan bahan ajar, yaitu bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Perkembangan Bahasa Gaul di Kalangan Remaja Kebumen Tegar Januarva; Muhummad Akbar Kurniawan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1839

Abstract

Perkembangan teknologi, khususnya pada media sosial ternyata membawa dampak yang cukup besar terhadap perkembangan bahasa gaul khususnya di kalangan remaja Kebumen, hampir semua orang memiliki ponsel yang pastinya juga memiliki akun media sosial interaksi. Dengan adanya pengaruh media sosial ini, diharapkan dapat menambah wawasan bagi pengguna media sosial terutama pendidik dan orang tua agar terciptanya perkembangan bahasa yang sehat dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode observasi kualitatif yang dilakukan dengan cara mengamati objek secara langsung guna mengetahui pengaruh media sosial terhadap perkembangan bahasa gaul. Dampak yang dihasilkan dari pengaruh media sosial terhadap perkembangan bahasa gaul di kalangan remaja Kebumen sangat terlihat dalam bahasa interaksi yang digunakan, bahkan itu sudah menjadi kebiasaan.
Pengaruh Permainan Edukatif pada Penguasaan Kosakata dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siti Fatimah; Muchlas Abror; Rasyid Zuhdi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan permainan edukatif terhadap penguasaan dan peningkatan kosakata siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia antara sebelum dan sesudah menggunakan permainan edukatif dengan mengunakan uji pre-test dan post-test. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen untuk menguji hipotesis mengenai hubungan sebab-akibat antar variable. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling yaitu cara mengambil subjek bukan secara acak tetapi berdasarkan atas adanya tujuan dan pertimbangan tertentu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pre test and post test. Penelitian ini mengikutsertakan siswa kelas V SD Negeri Nampudadi, Kabupaten Kebumen sebagai subjek penelitian. Teknik analisis data yang digunakan padapenelitian ini menggunakan uji hipotesis yang terdiri dari dari uji normalitas, uji paired sample t-test, dan uji peningkatan n-gain score. Pengambilan data dilakukan dengan teknik tes berupa tes pilihan ganda dan tes esai untuk mengetahui capaian tingkatan penguasaan kosakata. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan edukatif berpengaruh signifikan terhadap penguasaan kosakata dalam pembelajaran Bahasa Indoensia dengan tingkat peningkatan termasuk dalam kategori sedang.
Strategi Persuasif dalam Rekrutmen dan Pemeliharaan Korban Skema Pongzi : Analisis Forensik Illangsari Illangsari; Siti Junawaroh
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi komunikasi persuasif yang digunakan oleh pelaku skema ponzi dalam merekrut dan mempertahankan korban, serta memahami bagaimana bahasa dan simbol dimanipulasi dalam konteks relasi kuasa dan penipuan ekonomi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode analisis wacana kritis (AWK) dan linguistic forensik. Data diperoleh melalui dokumentasi digital (teks promosi, percakapan grup, video), wawancara mendalam dengan korban, dan observasi daring dalam komunitas tertutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku skema ponzi memanfaatkan berbagai prinsip persuasi seperti authority, social proof, dan scarcity untuk membangun kepercayaan semu. Komunikasi yang digunakan bersifat emosional dan repetitif, dengan gaya bahasa yang hiperbolik dan penuh ambiguitas. Strategi persuasi disusun melalui narasi keberhasilan, simbol kemewahan, tekanan sosial, serta retorika yang menciptakan ilusi kesuksesan kolektif.Temuan juga menunjukkan bahwa korban cenderung tetap bertahan dalam sistem meskipun menyadari potensi kerugian, karena pengaruh disonansi kognitif dan rasa konformitas sosial. Selain itu, platform digital mempercepat penyebaran skema ini melalui algoritma media sosial dan jaringan influencer yang memperkuat narasi pelaku. Strategi persuasi dalam skema ponzi merupakan bentuk komunikasi kriminal yang terstruktur dan sistematis. Pemahaman terhadap teknik linguistik dan psikologis dalam praktik ini penting sebagai langkah preventif dan edukatif untuk melindungi masyarakat dari skema penipuan serupa di masa depan.
Tindak Tutur Dalam Iklan Obat-Obatan Di Televisi: Kajian Pada Iklan Tolak Angin Ahmad Ahmad
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.1848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur dalam iklan produk kesehatan Tolak Angin yang ditayangkan di televisi, dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Penelitian ini berfokus pada penggunaan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam iklan untuk menyampaikan pesan persuasif dan memengaruhi audiens. Iklan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan membujuk konsumen untuk membeli produk, sehingga strategi bahasa yang digunakan sangat menentukan efektivitasnya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa pengamatan langsung terhadap iklan Tolak Angin di televisi. Data yang diambil meliputi tuturan verbal dan visual yang ditampilkan dalam iklan tersebut. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik padan pragmatis, yang menitikberatkan pada reaksi dan makna dari tindak tutur yang digunakan dalam iklan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan Tolak Angin secara efektif menggunakan kombinasi tindak tutur lokusi untuk memberikan informasi tentang produk, tindak tutur ilokusi untuk mendorong audiens mengambil tindakan pembelian, dan tindak tutur perlokusi untuk menciptakan efek psikologis berupa kepercayaan dan keyakinan terhadap produk. Penggunaan bahasa yang persuasif dan sederhana, didukung oleh visualisasi yang kuat, membantu memperkuat pesan iklan dan meningkatkan daya tarik produk di kalangan audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tindak tutur yang digunakan dalam iklan Tolak Angin berperan penting dalam memengaruhi perilaku konsumen, terutama dalam konteks produk kesehatan. Iklan yang berhasil memanfaatkan strategi tindak tutur secara efektif dapat meningkatkan kepercayaan audiens dan mendorong tindakan pembelian.
Kajian Antropolinguistik pada Tradisi Ritual Benta-Benti di Dukuh Kalijambe, Desa Cinanas, Bantarkawung, Brebes Casim Casim; Ghulam Arif Rizal; Savana Fadilatul Sefty; Raudzotu Syaadah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1849

Abstract

The Benta-Benti ceremonial practice in Dukuh Kalijambe, located in Cinanas Village, Bantarkawung, Brebes, is a cultural custom that continues to be upheld by the local residents. This practice carries significant cultural and spiritual meanings and is vital to the community's daily existence. The purpose of this study is to explore the Benta-Benti ceremonial tradition in Dukuh Kalijambe, Cinanas Village, Bantarkawung, Brebes, through an anthropolinguistic lens. The research utilizes qualitative methods alongside an anthropolinguistic framework. Information was gathered via participant observation, interviews, and textual analysis. Findings from the research reveal that: 1) within the Benta-Benti ceremonial practice in Dukuh Kalijambe, Cinanas Village, Bantarkawung, Brebes, there exist co-texts (such as processes of inheritance, storytelling, and creativity) along with contexts that include ideological, cultural, social, and religious aspects; 2) this tradition is maintained through the languages and means of communication utilized in the ceremonies, including Javanese, Sundanese, and Indonesian; 3) the research also highlights that this tradition affects the community's lives, especially regarding their identity, unity, and faith; 4) the Benta-Benti ritual practice serves as a significant representation of a tradition rich in cultural and spiritual significance.
Prinsip Kesantunan Leech pada Tuturan Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Utara 2024 Theresia Florentina Pasaribu; Dairi Sapta Rindu Simanjuntak; Indah Marni Halawa; Tania Repayona Br Tarigan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1850

Abstract

Prinsip kesantunan Leech dalam tayangan video "Debat Pertama Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Utara Tahun 2024 " menganalisis penggunaan prinsip kesantunan dalam komunikasi politik para calon gubernur dan wakil gubernur. Prinsip kesantunan Leech terdiri dari beberapa maksim, seperti maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, pemufakatan dan simpati. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yaitu metode kualitatif. Video pada kanal Youtube “Kompas TV” menjadi sumber data dalam penelitian ini dengan data berupa tuturan para pasangan calon. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik menyimak, teknik mencatat dan teknik transkip. Dalam konteks ini, para cagub menggunakan strategi kebahasaan yang berupaya menjaga citra positif mereka di hadapan publik, sekaligus mempengaruhi persepsi audiens. Hasil penelitian menunjukkan seluruh maksim kesantunan ditemukan dalam debat dengan maksim kebijaksanaan paling dominan, terutama dalam bentuk janji-janji program yang dibuat untuk menarik dukungan pemilih. Analisis ini menunjukkan bagaimana retorika politik disesuaikan dengan norma sosial dan budaya, serta bagaimana prinsip-prinsip kesantunan dapat digunakan sebagai alat persuasi dalam kampanye politik.