cover
Contact Name
Fanny Lesmana
Contact Email
jurnal_scriptura@petra.ac.id
Phone
+62312983052
Journal Mail Official
jurnal_scriptura@petra.ac.id
Editorial Address
Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya 60236, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Scriptura : Jurnal Ilmiah
ISSN : 1978385X     EISSN : 26554968     DOI : https://doi.org/10.9744/scriptura
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Scriptura is published biannually, in January and July, by Petra Christian University. Jurnal Ilmiah Scriptura aims to promote a comprehensive approach to communication incorporating viewpoints of different disciplines, strengthen academic exchange with other institutions, and encourage scientist, practicing engineers, and others to conduct research and other similar activities. Jurnal Ilmiah Scriptura welcomes papers with the above aims and scopes. The editorial board decides papers to be published in Scriptura after review by reviewers appointed by the board. Authors will be advised of reviewers comments and suggestions.
Articles 109 Documents
Studi Efikasi Diri terhadap Komunikasi Non-Verbal dalam Karakter Utama Film The Pursuit of Happiness Monica, Nisa; Marta, Rustono Farady; Panggabean, Hana
Scriptura Vol. 13 No. 1 (2023): JULY 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.13.1.79-89

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah Afikasi diri dan komunikasi non-verbal yang terdapat pada setiap bagian adegan film tersebut yang dielaborasikan dengan teori naratif Tzvetan Todorov’s, Self Efficacy dan Non-verbal Communication. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dan Analisa pendekatan naratif Tzvetan Todorov’s yang terdapat pada Film The Pursuit of The Happiness. Hasil penelitian menunjukan bahwa Afikasi diri mendorong seseorang untuk dapat menjalin relasi yang baik dengan sosial dan berdampak positif pada hasil yang diperolah pada akhir film. Afikasi diri yang tinggi membuat seseorang menjadi mampu untuk berkomunikasi dengan baik, entah dalam relasi personal maupun didalam organisasi. Film memiliki kapabilitas untuk memberikan pesan yang efektif untuk khalayak. Pesan tersebut dapat terdiri dari berbagai variasi yang ditujukan dari komunikator untuk memberikan intisari bagi khalayak yang menerima pesan tersebut, baik pesan moral, pengetahuan, atau persuasif.
Front Mater (Cover, Editorial, Table of Content) SCRIPTURA, Jurnal
Scriptura Vol. 13 No. 1 (2023): JULY 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

.
Instagram as A Digital Media to Build Self-Acceptance Gavrilla Syahriani Putri; Mutia Rahmi Pratiwi
Scriptura Vol. 13 No. 2 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.13.2.129-141

Abstract

One of the effects of Broken Home children is the difficulty in accepting their condition, which causes their Self-Acceptance. Children who find it challenging to build Self-Acceptance will affect their self-concept, so they continue to think negatively. This research focuses on analyzing the content of digital media Instagram that is present as a communication tool to provide educational information for generation Z related to specific problems, especially about Self-Acceptance. The presence of social media in the digital era can now be used as a means of long-distance communication and help educate its users. The social media that is popular among Generation Z is Instagram. The object of this research is the Instagram account @Behome.id. The data is obtained from content from the @Behome.id account, which has information about Self-Acceptance. This research uses a qualitative content analysis method with the theory of self-acceptance and new media. This research concludes that Behome.id provides tips such as a friend who embraces another friend by using a casual style of language, mapping broken home children tend to have low self-acceptance due to lack of self-disclosure to others, giving many tips to broken home children to be more can get their emotions out in order to express themselves.
Pemaknaan Khalayak Mengenai Polemik Kebijakan KPI pada Tayangan Q&A Metro TV Ari Septiahadi; Deviani Setyorini
Scriptura Vol. 13 No. 2 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.13.2.142-154

Abstract

Tahun 2019 acara talk show Q&A Metro TV mengundang komisioner KPI pusat sebagai narasumber untuk membahas kebijakan KPI yang menjadi polemik. Namun, jawaban KPI pada acara tersebut menjadi polemik lain bagi penonton. Pada penelitian sebelumnya ditemukan bahwa teguran yang diberikan KPI kepada pelanggar penyiaran hanya basa-basi karena tidak menimbulkan efek jera. Penelitian lain juga menemukan bahwa kebijakan KPI tidak berpihak pada publik. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan menggunakan metode analisis resepsi, penelitian ini bertujuan untuk melihat pemaknaan khalayak terhadap polemik kebijakan KPI pada tayangan Q&A. Hasil penelitian dikategorikan berdasarkan posisi pemaknaan khalayak, yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi. Dalam penelitian ini, dari 5 orang informan yang diwawancarai terbagi ke dalam 3 kategori posisi pemaknaan. Pada posisi dominan terdapat 1 informan yang setuju dengan alasan pembuatan kebijakan KPI yang menjadi polemik. Pada posisi negosiasi terdapat 2 informan yang setuju dengan tujuan kebijakan yang dibuat KPI, namun menolak alasan dan cara yang digunakan. Pada posisi oposisi terdapat 2 informan menganggap kebijakan yang dibuat KPI tidak perlu dan mereka tak setuju dengan alasan dibuatnya kebijakan yang menjadi polemik. Selain itu, 4 dari 5 informan menganggap kehadiran KPI hanya untuk membela diri dan menjaga citra lembaga di depan publik.
Komodifikasi dalam Tayangan Anak di YouTube: Studi Kasus Ryan's World dan Super Duper Ziyan Andrea Soegiarto; Irwansyah Irwansyah
Scriptura Vol. 13 No. 2 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.13.2.101-107

Abstract

Perkembangan dunia digital telah berkembang dengan pesat, termasuk perkembangan pada tayangan digital pada platform sosial media. Media sosial digunakan oleh setiap orang untuk memenuhi kebutuhannya yang berbeda-beda, seperti pemenuhan kebutuhan untuk hiburan dan informasi melalui tayangan yang ditontonnya. Berbagai jenis tayangan digital diproduksi oleh konten kreator pada berbagai platform sosial untuk memenuhi kebutuhan dan minat tiap orang yang menyaksikannya. Salah satu jenis konten yang dibuat adalah konten untuk anak-anak pada berbagai platform sosial media digital, salah satunya adalah pada platform YouTube. Beberapa konten untuk anak ini menampilkan seorang anak sebagai Kid Influencer di dalam kontennya. Beberapa channel dengan konten untuk anak ini memiliki banyak viewers maupun subscribers yang memiliki potensi untuk mendapatkan pendapatan yang besar kepada pemilik channel atau akun tersebut. Dibalik kesuksesan beberapa channel dengan target audience anak yang seorang anak sebagai Kid Influencers bisa saja dikategorikan sebagai sebuah bentuk komodifikasi anak sebagai pekerja. Dalam manuskrip ini akan dibahas praktik komodifikasi anak sebagai pekerja dalam industri budaya media digital.
Pola Akomodasi Komunikasi antara Pembimbing dan Klien Beda Budaya di Balai Pemasyarakatan Kelas I Manokwari Guna Percepatan Reintegrasi Marlien Lande; Tuti Bahfiarti; Muh. Farid
Scriptura Vol. 13 No. 2 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.13.2.108-119

Abstract

Klien pemasyarakatan merupakan narapidana yang menjalani sisa masa pidananya di luar Lembaga Pemasyarakatan. Klien pemasyarakatan selama menjalani sisa masa pidana diawasi dan dibimbing oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas).  Pengawasan dan pembimbingan dilakukan oleh Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (PK Bapas) untuk memastikan klien dapat kembali ke masyarakat (reintegrasi) dan tidak lagi melakukan tindak pidana. Klien yang dibimbing tidak hanya dengan latar belakang budaya yang sama melainkan juga yang berbeda. Faktor bahasa yang digunakan PK dan klien saat berkomunikasi merupakan satu hal yang juga perlu diperhatikan dari pelaksanaan bimbingan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola akomodasi komunikasi antara pembimbing kemasyarakatan dan klien pemasyarakatan beda budaya di Balai Pemasyarakatan Kelas I Manokwari guna percepatan reintegrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif melalui pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan pengamatan non-partisipan serta studi dokumentasi/kepustakaan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembimbing kemasyarakatan dan klien melakukan akomodasi komunikasi pada saat berinteraksi agar informasi yang diterima jelas serta memperoleh hasil yang efektif untuk klien dapat kembali ke masyarakat.
Jurnalisme Damai dalam Pemberitaan Pandemi Covid-19 Varian Delta pada Portal Berita detik.com dengan Menggunakan Analisis Isi Anisa Setya Arifina; Wahyu Eka Putri; Annis Azhar Suryaningtyas
Scriptura Vol. 13 No. 2 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.13.2.155-168

Abstract

Covid-19 varian Delta menghantam Indonesia pada Juni 2021. Media massa lantas mengabarkan kondisi ini secara massif. Situasi tersebut tidak lepas dari peranan penting media sebagai penyedia informasi terkini. Namun nampaknya, ada konsekuensi lain yang ditimbulkan akibat bombardier berita yang terus menerus, yakni munculnya kecemasan dan ketidakpastian di tegah masyarakat. Penulisan berita dengan bingkai jurnalisme damai disinyalir mejadi tawaran solusi bagi media massa untuk tetap dapat menjalankan perannya dalam memenuhi kebutuhan informasi dan juga meminimalisir resiko dampak kecemasan dan ketidakpastian berlebih di masyarakat. Oleh sebab itu, penelitian ini tertarik untuk mengkaji penerapan jurnalisme damai pada media online Indonesia, kususnya detik.com dalam memberitakan gelombang Covid-19 varian Delta selama periode Juni 2021. Ada 142 berita yang dianalisis pada penelitian ini dengan teori utama framing jurnalisme damai. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah analisis isi kuantitatif. Pengambilan sample dengan menggunakan aplikasi surveysystem.com. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 62,3% berita di detik.com sepanjang Juni 2021 telah menerapkan prinsip jurnalisme damai yang berupa orientasi damai, 100% telah berpegang pada prinsip orientasi kebenaran, 74,3% telah people-oriented, dan 73,3% telah berorientasi solusi.
Dampak Media Sosial Terhadap Budaya Pembentukan Budaya “Alone Together” Haryadi Mujianto; Zikri Fachrul Nurhadi
Scriptura Vol. 13 No. 2 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.13.2.120-128

Abstract

Bermedia sosial merupakan salah satu aktifitas yang menunjukkan gaya hidup masyarakat di era digital. Media sosial memberikan manfaat besar bagi para penggunanya dalam hal akses informasi, pemesanan transportasi, pesan instan, bahkan untuk keperluan hiburan. Fenomena yang terjadi adalah perubahan perilaku dan aktifitas pada para pengguna media sosial. Seringkali ditemui kelompok yang sedang mengalami “alone together” atau “sendiri bersama” di tengah keramaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak media sosial terhadap pembentukan budaya “alone together”. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan verifikatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner terhadap 100 orang responden mahasiswa Universitas Garut. Sampel diambil berdasarkan kategori non purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan software IBM SPSS 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dampak yang signifikan dari media sosial terhadap pembentukan budaya alone together dengan besaran koefisien determinasi 67,5%, sedangkan sisanya 32,5% dipengaruhi oleh variabel lainnya.
Strategi Impression Management Calon Presiden 2024 dalam Tayangan “3 Bacapres Bicara Gagasan” di Kanal YouTube Najwa Shihab Menurut Masyarakat Gen-Z di Surabaya Daniel Budiman Prayogo; Darren Tanuwijaya; Rachel Helensky Shambhala; I Putu Poundra Lois Putra Witarsa
Scriptura Vol. 13 No. 2 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.13.2.169-183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat strategi impression management yang digunakan oleh 3 Calon Presiden 2024 dalam tayangan “3 Bacapres Bicara Gagasan” di kanal YouTube Najwa Shihab menurut Gen-Z. Impression management adalah proses seorang individu dalam membentuk kesan yang diinginkan dari orang lain terhadap dirinya. Strategi yang digunakan adalah milik Jones & Pittman (1982) dengan indikator: ingratiation, intimidation, self-promotion, exemplification, dan supplication. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan kuesioner sebagai instrumen pengambilan data dan pengukuran data menggunakan skala Guttman. Populasi penelitian ini adalah 464.166 Gen-Z yang ada di Surabaya, berusia 17-26 tahun, dan telah menonton tayangan “3 Bacapres Bicara Gagasan” di kanal YouTube Najwa Shihab. Sampel penelitian menggunakan rumus Yamane yang berjumlah minimal 100 responden. Dalam penelitian ini, sampel responden yang diambil sejumlah 139. Hasil penelitian menemukan bahwa Gen-Z melihat kecenderungan strategi impression management yang digunakan oleh 3 Calon Presiden tersebut adalah ingratiation, yaitu strategi seseorang untuk dianggap baik dan positif di mata orang lain. Sedangkan, strategi yang paling jarang digunakan adalah intimidation dan supplication, yaitu strategi yang membentuk kesan berbahaya dan strategi yang menunjukkan sisi inferioritas dari individu tersebut.
Sikap Generasi Z Tentang Video “3 Bacapres Bicara Gagasan” di Channel Youtube Najwa Shihab Rachel Helensky Shambhala; I Putu Poundra Lois Putra Witarsa; Daniel Budiman Prayogo; Darren Tanuwijaya
Scriptura Vol. 13 No. 2 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.13.2.184-194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap generasi Z tentang video “3 bacapres bicara gagasan” di channel youtube Najwa Shihab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dan menggunakan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data serta skala likert untuk pengukuran data penelitian. Menurut data dari BPS terdapat 41.416.407 generasi Z dari Jawa Timur berumur 17-26 tahun yang dijadikan populasi penelitian ini. Sampel penelitian ini dihitung menggunakan rumus slovin yang berjumlah 100 responden. Hasil penelitian ini bahwa generasi Z mengetahui, menyukai, dan cenderung mendukung salah satu calon presiden setelah menonton video “3 bacapres bicara gagasan”. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa 100% responden menunjukan sikap yang positif tentang video “3 bacapres bicara gagasan”.

Page 8 of 11 | Total Record : 109