cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
PERAN ORGANISASI PIMPINAN ANAK CABANG IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA IKATAN PELAJAR PUTERI NAHDLATUL ULAMA (IPNU IPPNU) DALAM MEMBENTUK KARAKTER NASIONALISME PADA REMAJA DI KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO Farid Anwar; Muhammad Turhan Yani
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v11n2.p525-539

Abstract

The problem of teenagers today is not something that can be underestimated because teenagers are an asset to the nation because they are the next generation who will continue leadership in the country of Indonesia, but teenagers are currently experiencing a problem, namely the decline in the character of nationalism, namely 1. Decreased socialization 2. Activeness in the success of the event statehood 3. And the willingness to spread national insights from themselves they prefer to be silent and play cellphones even more interested in foreign culture than their own nation. The purpose of this research is to find out the role of the Branch Leaders of the Nahdlatul Ulama Student Association and the Nahdlatul Ulama Girls Student Association, Taman District Sidoarjo Regency in forming the character of nationalism in adolescents in Taman Subdistrict, Sidoarjo Regency and knowing what are the obstacles experienced by this study using descriptive qualitative methods with data sources from interviews with informants, the results of the study show that the Lead The leadership of the Nahdlatul Ulama Student Association Branch and the Nahdlatul Ulama Female Student Association, Taman Subdistrict, Sidoarjo Regency has a role in establishing the character of nationalism in Taman Subdistrict, which is carried out through various work programs, some of which are internal and external, including the loyalty period of members, training of young cadres and future members. Introduction to the school environment. Internal activities are more specific to members while external activities are for youth outside the members of the IPNU IPPNU management, Taman District
STRATEGI JARINGAN KEMANUSIAAN JAWA TIMUR DALAM MENGENTASKAN ANAK JALANAN DI KOTA MALANG Aris Nurhuda; Agus Satmoko Adi
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v11n2.p540-552

Abstract

Abstract This study aims to describe the strategy carried out by the East Java Humanitarian Network in alleviating street children in Malang City and to find out the obstacles encountered by the East Java Humanitarian Network in alleviating street children in Malang City. East Java Humanitarian Network. The alleviation strategy is the process, method, act of alleviating by awakening, improving, elevating bad luck or circumstances to better ones. The street children who have been eradicated by the East Java Humanitarian Network have really helped the government to overcome the problem of street children in Malang City. The East Java Humanitarian Network has three programs conducting business development which consist of skills training in collaboration with volunteers. The Learning House program educate street children, accompanying children to get identity cards. The theory used in this study is strategy theory according to Fred R David, which is the theory chosen to find a strategy to eradicate street children in the city of Malang. This research use desciptive qualitative approach. The techniques used in data collection are observation, interviews and documentation. The criteria for informants are administrators of the East Java Humanitarian Network. Primary data sources derived from interviews and secondary data in the form of documentation. Data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation and conclusion and results. There is a strategy that can eradicate street children carried out by the East Java Humanitarian Network.. Keywords ; East Java humanitarian network, Street Children, Strategy
PRESTASI BELAJAR ANAK KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI SDN PUNGGING 1 KECAMATAN PUNGGING KABUPATEN MOJOKERTO IKE NURWULANSARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n1.p1-19

Abstract

Tindak kekerasan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Padahal Negara sudah memberi payung hukum bagi korban KDRT dan memberi hukuman bagi pelakunya. Namun, itu tidak bisa menjamin tidak kekerasan bisa berakhir atau pun berkurang.Penelitian ini akan menjawab rumusan masalah bagaimana jenis-jenis kekerasan dan bagaimana  prestasi belajar anak korban kekerasan dalam rumah tangga. Teori yang digunakan dalam penelitian ini teori kekerasan sebagai tragedi dari James Gilligan dan teori perkembangan anak oleh Ellizabet B. Hurlock. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan rumus persentase. Lokasi penelitian ini adalah di SDN Pungging 1 Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto. Dengan menggunakan sampel siswa yang mengalami KDRT yang bersekolah di SDN Pungging 1 yang berjumlah 48 siswa. Teknik analisis data menggunakan; (1) angket, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah ada 3 jenis kekerasan yaitu kekerasan fisik, psikologis dan seksual. Kekerasan yang paling banyak terjadi di SDN Pungging 1 adalah kekerasan fisik yang berupa cubitan dengan persentase 85,4%. Prestasi belajar anak korban KDRT yang cukup baik dibandingkan dengan anak yang tidak mendapatkan KDRT, ini bukan satu alasan melegalkan atau melazimkan tindak KDRT pada anak. Namun orang tua harus bisa mencari alternatif yang lain selain menggunakan hukuman yang berupa kekerasan.   Kata Kunci : Kekerasan dalam Rumah Tangga,  Anak , Hukuman.
PERAN SINGLE MOTHER DALAM MENGEMBANGKAN MORALITAS ANAK DI KELURAHAN WONOKROMO KECAMATAN WONOKROMO SURABAYA MUFID WIDODO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n1.p20-38

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran single mother dalam mengembangkan moralitas anak dan strategi single mother dalam menghadapi masalah selama proses pengembangan moralitas anak. Fokus permasalahan pada penelitian ini adalah: (1) bagaimana peran single mother dalam mengembangkan moralitas anak; dan (2) strategi single mother dalam menghadapi masalah selama proses pengembangan moralitas anak. Teori yang digunakan adalah teori sosialisasi “I” dan “Me” dari Mead. Jenis penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif dengan metode naratif. Lokasi penelitian berada di kelurahan Wonokromo Surabaya. Informan pada penelitian ini berjumlah empat single mother. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah dengan: (1) mengolah data; (2) kategorisasi pola jawaban; (3) pengecekan temuan data dengan triangulasi dan member checking; (4) menulis hasil penelitian. Hasil temuan menunjukkan bahwa peran single mother dalam mengembangkan moralitas anak adalah: (1) membangun pengertian atas status yang disandang; (2) menjadi ibu yang “demokratis sekaligus taktis”. Strategi single mother dalam menghadapi permasalahan adalah: (1) berbagi masalah dengan orang terpercaya; (2) lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Me” berlaku ketika mereka menjadi single mother yang diharapkan oleh masyarakat. Sebaliknya, “I” berlaku ketika berusaha memaksakan nilai moral keluarga kepada anak, meskipun ada perbedaan dengan persepsi masyarakat sekitar.
PENANAMAN NILAI NASIONALISME DAN PATRIOTISME UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SIDOARJO NOVITASARI Iriane IRIANE RAWANTINA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n1.p39-54

Abstract

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana penanaman nilai nasionalisme dan patriotisme siswa kelas X SMA Negeri 4 Sidoarjo (2) Apa hambatan menanamkan nilai nasionalisme dan patriotisme pada siswa kelas X? (3) Bagaimana upaya guru PKn mengatasi hambatan dalam penanaman nilai nasionalisme dan patriotisme siswa kelas X SMA Negeri 4 Sidoarjo? Penelitian ini terkait dengan proses penanaman nilai nasionalisme dan patriotisme yang disertai dengan hambatan dan upaya dalam penanaman nilai nasionalisme dan patriotimse di kelas X SMA Negeri 4 Sidoarjo. Data diperoleh dengan cara observasi partisipan, wawancara mendalam serta dokumentasi. Hasil penelitian disimpulkan dalam tiga masalah, yaitu: (1) nasionalisme dan patriotisme tidak hanya ditanamkan pada mata pelajaran dan perangkat pembelajaran. (2) hambatan berupa IPTEK, pemikiran siswa, dan didikan orang tua. (3) upaya berupa kegiatan formal dan non formal yang ada di sekolah.
PERAN SMK TELEKOMUNIKASI DARUL’ULUM PETERONGAN JOMBANG DALAM MENGATASI BALAPAN MOTOR LIAR YANG DILAKUKAN OLEH SISWA MOCHAMAD R. R APRIANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n1.p55-69

Abstract

Penelitian yang dilakukan di SMK Telekomunikasi Darul’ulum Peterongan ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang siswa dan peran sekolah dalam mengatasi balapan motor liar.Dengan menekankan terhadap fungsi dari kepala sekolah, waka kesiswaan, guru, tata tertib, program-program ekstra, dan BK. Analisis penelitian dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dari 53 responden menunjukkan bahwa sekolah mempunyai peran yang baik dalam mengatasi tindakan balapan motor liar yang dilakukan oleh siswa (66,47 %). Akan tetapi terjadi ketidak optimalan fungsi dari pemberian hukuman dalam tata tertib yang merupakan salah satu dari struktur sekolah. Dari 53 responden, Sebanyak 28 (52,83 %) responden menyatakan pemberian sanksi tidak menimbulkan efek jera dan 30 (56,60) responden menyatakan sekolah kesulitan untuk mengeluarkan siswa dari sekolah. Serta adanya faktor dari keluarga, lingkungan bermain siswa dan kurangnya kerja sama dengan pihak kepolisian juga menyebabkan adanya tindakan balapan motor liar. Dari hasil penelitian, lingkungan keluarga, lingkungan bermain siswa dan kurangnya kerja sama dengan pihak kepolisian melatar belakangi terjadinya tindakan balapan motor liar dan peran SMK Telekomunikasi Darul’ulum Peterongan Jombang mempunyai peran yang baik di dalam menyikapi tindakan balapan motor liar.Akan tetapi masih terdapat kelemahan pada struktur sekolah dimana pemberian hukuman kurang optimal
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA SURABAYA NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK DAN KAWASAN TERBATAS MEROKOK DI TERMINAL JOYOBOYO SURABAYA ISWANTI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n1.p70-84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) implementasi Perda No.5/2008 di terminal Joyoboyo Kota Surabaya (2) kendala-kendala yang dihadapi terhadap pemberlakuan Perda No.5/2008 di terminal Joyoboyo Kota Surabaya (3) upaya-upaya petugas terminal Joyoboyo Kota Surabaya dalam mengatasi kendala pemberlakuan Perda No.5/2008 di terminal Joyoboyo Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskiptif kualitatif, di terminal Joyoboyo Kota Surabaya, pada bulan Desember 2011 - Januari 2013 dan diambil secara accidental sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasilnya, penerapan Perda No.5/2008 di terminal Joyoboyo Kota Surabaya belum berjalan efektif. Kendalanya yaitu sarana dan fasilitas masih minim, tidak ada pengawasan dan peringatan masih kurang, kesadaran masyarakatnya rendah, tidak pernah memberikan sanksi. Kata Kunci : Perda No.5/2008, Terminal Joyoboyo Kota Surabaya.
STRATEGI PEMBENTUKAN DISIPLIN SISWA MELALUI PELAKSANAAN TATA TERTIB DI SMA NEGERI 1 KRIAN SIDOARJO ANIKA Herman HERMAN PRATAMA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n1.p84-100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui strategi pembentukan disiplin siswa melalui pelaksanaan tata tertib di SMA Negeri 1 Krian kabupaten Sidoarjo; (2) mengetahui kendala yang dialami dan upaya mengatasi kendala yang dialami dalam pembentukan disiplin siswa melalui pelaksanaan tata tertib di SMA Negeri 1 Krian kabupaten Sidoarjo. Penelitian diperoleh melalui observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil data penelitian akan dianalisis dengan teori belajar sosial Albert Bandura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan yaitu: (1) keteladanan; (2) pembiasaan; (3) komunikasi; (4) pelatihan; (5) pemberian reward/hadiah dan punishment/hukuman. Sedangkan kendala-kendala yang dialami yaitu kurangnya kesadaran diri siswa, pengaruh lingkungan tempat tinggal dan pergaulan, kurangnya pengawasan dan pembiasaan disiplin dari orang tua, minimnya pengetahuan siswa terhadap tata tertib, serta kurangnya hubungan interpersonal antara konselor dan wali kelas dengan siswa. Cara mengatasi kendala yaitu mengajak orang tua siswa bekerja sama dengan pihak sekolah, pembiasaan disiplin di dalam keluarga, meningkatkan kinerja tim tata tertib sekolah, penindak lanjutan administrasi piket tim tata tertib dan guru, serta meningkatkan hubungan interpersonal antara konselor dan wali kelas dengan siswa.
PERANAN SANGGAR ALANG-ALANG SURABAYA DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN ANAK JALANAN MAULINA Mifta MIFTA F
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n1.p101-105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peranan sanggar Alang-alang Surabaya dalam upaya pemberdayaan anak jalanan; (2) mengetahui kendala apa yang dihadapi oleh pengurus sanggar Alang-alang dan upaya mengatasi kendala yang terjadi dalam upaya pemberdayaan anak jalanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil data penelitian akan dianalisis dengan teori pola kebudayaan Ruth F. Benedict Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan sanggar Alang-alang dalam memberdayakan anak jalanan lebih menekankan pada bidang kesenian, seperti program kegiatan yang diselenggarakan yaitu (1) Bimbingan Anak Negeri (Anak Jalanan); (2) Bimbingan Anak Perawan (Perempuan Rawan); (3) Bimbingan Ibu dan Anak Negeri (BIAN). Dalam setiap program selalu diselipkan nilai-nilai etika, estetika, norma, dan agama. Sedangkan kendala-kendala yang dihadapi antara lain: tidak taat aturan sanggar, kurang memperhatikan saat kegiatan belajar berlangsung, dan masih kurang hormat terhadap orang yang lebih tua. Cara mengatasi kendala yaitu memberi hukuman secara langsung tetapi bersifat mendidik seperti menghafal do’a, serta mengajak orang tua bekerja sama dalam mendidik anak-anaknya. Kata kunci: Peranan, Sanggar Alang-alang, Pemberdayaan, Anak Jalanan
PENGGUNAAN TAMAN BUNGKUL SEBAGAI RUANG PUBLIK DALAM MEWUJUDKAN DEMOKRASI DELIBERATIF (STUDI KASUS TERHADAP KOMUNITAS SENOPATI) FARIDAH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n1.p116-132

Abstract

Taman Bungkul sebagai ruang publik dijadikan tempat untuk berkumpulnya berbagai komunitas di Surabaya. Komunitas-komunitas ini tidak hanya berkumpul tetapi juga saling tukar-menukar pendapat ataupun argumentasi, sehingga ada wadah untuk menampung aspirasi  mereka. Aspirasi yang ditampung ditindak lanjuti dengan menyampaikannya atau menyalurkannya kepemerintah kota Surabaya. Komunitas yang mewujudkan Demokrasi Deliberatif ini salah satunya komunitas SENOPATI. Komunitas ini berperan aktif dalam menentukan suatu kebijakan pemerintah terkait jalan khusus sepeda onthel yang telah diputuskan dengan terbukti di sepanjang jalan raya Darmo, Urip Sumoharjo, jalan Pemuda, Basuki Rahmat dan Gubenur Suryo terdapat tanda khusus sepeda onthel dengan warna hijau dan ada tanda sepeda onthel serta warna jingga (orange) yang disponsori oleh cat EMCO. Taman Bungkul dijadikan tempat untuk melakukan berbagai aktivitas oleh berbagai kalangan. Kegunaan yang begitu banyak dari taman Bungkul ini menjadikan menarik untuk diketahui. Terutama dalam penelitian ini yang berusaha untuk mengetahui kegunaan dari taman Bungkul sebagai tempat untuk mewujudkan Demokrasi Deliberatif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik snowball sampling untuk penentuan sampelnya. Pengumpulan data menggunakan triangulasi, yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk sumber data yang sama secara serempak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data kualitatif  model Miles and Huberman.   Kata kunci: Penggunaan taman Bungkul, Ruang Publik, Demokrasi Deliberatif

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue