cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
MAKNA PLURALISME AGAMA BAGI MASYARAKAT DI DAERAH KEMBANG JEPUN SURABAYA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n1.p440-454

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna pluralisme agama bagi masyarakat Kembang JepunSurabaya, konstruksi masyarakat Kembang Jepun Surabaya dalam memaknai pluralisme agama, danperwujudan pluralisme agama yang ada pada masyarakat di daerah Kembang Jepun Surabaya. Penelitianini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan didaerah Kembang Jepun Surabaya. Informan dalam penelitian ini dipilih dengan teknik purposive samplingdengan kriteria penduduk yang tinggal minimal sepuluh tahun dan para pemuka agama. Teknikpengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Teknikanalisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkanmakna pluralisme agama bagi masyarakat di daerah Kembang Jepun Surabaya adalah pluralisme agamadalam artian sosiologis, masyarakat percaya dan yakin pada Tuhan mereka masing-masing danmengungkapkan bahwa agama itu merupakan urusan pribadi masing-masing manusia kepada Tuhannya.Konstruksi masyarakat di daerah Kembang Jepun Surabaya dalam memaknai pluralisme agama didasarkanpada dua hal, yaitu keadaaan keluarga masing-masing yang anggota keluarganya berbeda agama, danajaran agama masing-masing yang mengajarkan untuk menghormati segala perbedaan yang ada.Perwujudan dari pluralisme agama yang ada di daerah ini dapat dilihat dari adanya kegiatan kerja bakti,arisan PKK, pembagian angpao, sembako, kue.Kata Kunci: Makna, Pluralisme Agama.AbstractThis research aims to know the meaning of religious pluralism for the Kembang Jepun Surabaya,construction society of the Kembang Jepun Surabaya meanings of religious pluralism and religiouspluralism embodiment of the society in Kembang Jepun Surabaya’s area. Research used a qualitativeapproach with case research design. Research informants choosed by sampling purposive with criteriaresidents who live at least ten years and religious leaders. Data collection technique used indepthinterviews, participants observation and documentation. Data Analyzed by using data reduction, datapresentation, and data verification. The result show that the meaning of religious pluralism for the societyin Kembang Jepun Surabaya’s area is religious pluralism in terms of sociological, societies trust andbelieve in their God and revealed that religion was a private affair of each man to his Lord. Constructionsociety in Kembang Jepun Surabaya's area to interpretation of religious pluralism is based on two things,the circumstances of each family are different family members and the teachings of their religion whichteaches to respect all the differences that exist. Manifestation of religious pluralism that exist in this areacan be seen from the activities of social work, social gathering PKK, sharing angpao, food, cake.Keywords: Meaning, Religious Pluralism.
NASIONALISME SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 5 SIDOARJO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n1.p455-469

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Nasionalisme siswa dan faktor-faktor yangmempengaruhi nasionalisme siswa. Masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dalam era globalisasiini adalah hilangnya nasionalisme peserta didik. Untuk membangun anak-anak bangsa yang memilkimental dan kepribadian bangsa diperlukan suatu usaha, salah satunya yang terpenting adalah melaluipendidikan. SMP Negeri 5 Sidoarjo ini memiliki peranan penting dalam menumbuhkan nasionalismesiswanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data penelitianini diperoleh melalui wawancara dan angket.Hasil penelitian ini, bahwa tingkat nasionalisme siswa jikadikaitkan dengan 4 pilar kebangsaan yaitu NKRI, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945menunjukkan bahwa siswa memiliki nasionalisme yang sangat tinggi. Pilar bhineka tunggal ika dilihatdari indikator mengesampingkan perbedaan suku, adat, budaya dan agama merupakan wujud karakternasionalisme tertinggi yang ditunjukkan siswa kelas VIII. Namun, untuk pilar NKRI dari indikatorkedaulatan negara kesatuan republik Indonesia dan menghargai jasa para pahlawan tergolong masihrendah.Faktor yang mempengaruhi tingkat nasionalisme siswa adalah faktor internal berasal dari dalamdiri siswa meliputi siswa merasa memiliki kesadaran yang tinggi untuk memiliki sikap nasionalis. Faktoreksternal berasal dari lingkungan sekolah yaitu berbagai kegiatan yang menunjang nasionalisme siswabaik berupa kegiatan program OSIS maupun kegiatan pada saat pembelajaran PPKn berlangsung.Kata kunci: Nasionalisme.AbstractThis research aims to knowing the level of student nationalism and factors that affects of nationalismstudent. The problems faced by indonesian in this globalization era, is the loss of nationalism a student. Tobuild the sons of the people who have personality of the nation needed a business one of them is theimportant thing is through education. Junior High School 5 Sidoarjo it has an important role in growingnationalism their student. This research using approach quantitative with a method of descriptive. Of labdata is obtained through interviews and questionnaire.The result of this research, that the level ofnationalism students as if linked with four main pillars namely NKRI, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika,and UUD 1945 can be inferred students having nationalism, most of which is very high. Pillars bhinekatunggal ika viewed from an indicator of the tribes, the exclusion of distinction custom, culture is a form ofnationalism and religious character most high shown a student of class VIII. However, to pillars NKRI ofan indicator of the sovereignty of the unitary state of the republic of indonesia and cherish services thehero appertain still low. Factor that affect the level of nationalism students are the internal factor derivedfrom the inner self students covering students feel having awareness of high for a smug attitudenationalist. The external factor derived from the school is a variety of activities that support of nationalismstudents good program in the form of OSIS activities and activities at the time of learning PPKn.Keywords: Nationalism
PEMBUDAYAAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN BANK SAMPAH DI DESA DUWET KECAMATAN BENDO KABUPATEN MAGETAN
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n1.p470-484

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembudayaan karakter peduli lingkungan melalui kegiatan Bank Sampah yang ada di Desa duwet Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, Bank Sampah di Desa Duwet pembudayaan karakter peduli lingkungan yang terdapat pada kegiatan tersebut yaitu, pembuangan sampah pada tempatnya, pembuatan saluran air, penanaman tanaman produktif, penanganan lahan kritis, kerja bakti, pembuatan jimpitan jamban, pemberantasan nyamuk demam berdarah (DBD), mengelola sampah organik, pembuatan kerajinan dari daur ulang sampah, reboisasi pada tanah yang gundul. Faktor yang mempengaruhi kegiatan Bank Sampah terdapat tiga faktor yaitu: (1) sosial: penyebabnya adanya gizi buruk pada balita, penyakit demam berdarah yang menyerang masyarakat desa, dan sampah plastik bekas pembungkus jeruk pamelo; (2) Pendidikan: pendidikan yang layak akan tetapi kurang kreatif mengakibatkan kurang aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan; (3) Ekonomi: mata pencaharian sebagian besar penduduk adalah bertani mengakibatkan kurangnya pendapatan mereka; (4) Budaya: tekhnologi yang ada pada saat ini.Kata Kunci : Pembudayaan, Karakter Peduli Lingkungan, Kegiatan Bank Sampah.AbstractThis study aims to determine the character of civilizing care environment through Waste Bank in Duwet Village Bendo Sub-District Magetan District. This is a qualitative research case study research design. The data are collected by participant observation, in-depth interview, and documentation. Based on this research, Civilizing Character of Environment Care wich were contained in this activity is disposal of waste in place, making water lines, planting of productive plants, critical land management, community service, making jimpitan latrines, mosquito eradication of dengue fever (DBF), managing organic waste, making crafts from recycled waste, reforestation of deforested land.Factors affecting activity waste bank there are three factors as follows: (1) social: children malnutrition, dengue fever which attacked the villagers, and plastic garbage from pamelo wrappers; (2) Education: a decent education but less creative will result in less active in protecting the environment; (3) Economic: the livelihoods of most residents is farming resulted in the lack of their income; (4) Culture: technology that exists today.Keyword : Civilizing, Character of Environment Care, Waste Bank activities.
TINGKAT KEPATUHAN HUKUM SISWA SMA KARTIKA IV-3 SURABAYA TERHADAP ETIKA BERLALU LINTAS MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n1.p485-499

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana tingkat kepatuhan hukum siswa SMA Kartika IV-3 Surabaya terhadap etika berlalu lintas menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini diambil secara stratifilied random sampling yakni sebesar 85 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan hukum siswa SMA Kartika IV-3 Surabaya terhadap etika berlalu lintas menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 masuk dalam kategori cukup patuh. Namun, kualitas tingkat kepatuhan terhadap hukum masih dalam taraf compliance atau menghindari sanksi atau hukuman. Maka, efektivitas berlakunya suatu aturan hukum atau perundang-undangan dalam hal ini Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 masih rendah. Hasil angket yang disebarkan pada siswa diketahui bahwa ada tiga faktor yang melatarbelakangi siswa mematuhi hukum yakni (1) adanya rasa takut terhadap sanksi dan tindakan petugas kepolisian bila ia melanggar peraturan, (2) adanya kesadaran dari diri sendiri bahwa menaati peraturan lalu lintas sangat penting untuk keselamatan diri sendiri maupun orang lain, dan (3) adanya sikap saling menghargai dan menghormati antar pengguna jalan. Selain itu diketahui juga ada beberapa faktor yang menyebabkan siswa tidak patuh pada hukum yakni terburu-buru, keadaan (mendesak atau darurat dan terpaksa), dan faktor lupa.Kata Kunci : Kepatuhan Hukum, Etika Berlalu lintas, dan Undang- Undang Nomor 22 Tahun 2009AbstractThis study aims to describe how the level of compliance of the law of school students Kartika IV-3Surabaya of the traffic ethics according to Law No. 22 of 2009. This research is descriptive quantitative. The samples taken with technique stratifilied random sampling is equal to 85 students. Data was collected through questionnaires and documentation. The analysis technique used in this study is a descriptive analysis of the percentage of. The results showed high levels of compliance of the law students Kartika IV-3 Surabaya of the traffic ethics according to Law No. 22 of 2009 in the category of pretty obedient. However, the quality level of compliance with the law is still in the stage of compliance or avoiding sanctions or penalties. Thus, the effectiveness of a rule of law or enactment of legislation in this regard the Act No. 22 of 2009 is still low. The results of a questionnaire distributed to the students aware that there are three factors behind students comply with the law (1) the fear of sanctions and actions of police officers when he was breaking the rules, (2) an awareness of themselves that obeying traffic rules is very important for safety of themselves or others, and (3) the existence of mutual appreciation and respect between road users. Also, there are also several factors that cause students do not adhere to the law namely haste (urgent or emergency and forced), and the forgotten factor.Keywords: Legal Compliance, traffic Ethics, and Law No. 22 of 2009
PARTISIPASI POLITIK MAHASISWA DALAM PEMILIHAN UMUM RAYA JURUSAN TAHUN 2013 SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KEHIDUPAN DEMOKRATIS DI LINGKUNGAN PMPKN FIS UNESA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n1.p500-514

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat partisipasi politik mahasiswa PMP-KN FISUNESA dalam Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) Himpunan Mahasiswa Program Studi ( HIMAPRO)jurusan PMP-KN tahun 2013 danpersepsi mahasiswa PMP-KN FIS UNESA terhadap peran kegiatanPEMIRA HIMAPRO jurusan PMP-KN tahun 2013 dalam perwujudan nilai-nilai demokrasi. Penelitian inimerupakan penelitian deskritif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan mahasiswa jurusanPMP-KN FIS UNESA yang aktif sebanyak 1505 mahasiswa. Sampelpenelitian ini berjumlah 150mahasiswa diambil dengan teknik cluster sample. Metode pengumpulan data yang digunakan adalahangketdan wawancara.Penelitian ini menghasilkan data partisipasi politik mahasiswa PMP-KN angkatan 2007rendah (33,84%) dan termasuk partisipasi politik tertekan (apatis), partisipasi politik mahasiswa PMP-KNangkatan 2008 rendah (46,90%) dan termasuk partisipasi politik militant radikal, partisipasi politikmahasiswa PMP-KN angkatan 2009 rendah (47,02) dan termasuk partisipasi politik militant radikal,partisipasi politik mahasiswa PMP-KN angkatan 2010 tinggi (51,69%) dan termasuk partisipasi politikmilitant radikal, partisipasi politik mahasiswa PMP-KN angkatan 2011 tinggi (56,72%) dan termasukpartisipasi politik aktif, partisipasi politik mahasiswa PMP-KN angkatan 2012 tinggi (69,43%) dantermasuk partisipasi politik aktif. Hasil kedua yang diperoleh dalam penelitian ini adalah persepsimahasiswa PMP-KN FIS UNESA menyatakan bahwa kegiatan PEMIRA HIMAPRO jurusan PMP-KNtahun 2013berperan dalam perwujudan nilai-nilai demokrasi.Kata Kunci: Partisipasi politik, Mahasiswa, Pemilihan Umum RayaAbstractThe purpose of this study is to describe the political participation of PMP KN-FIS UNESA collages in“Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) Himpunan Mahasiswa Program (HIMAPRO)” and their perception ofthe role of PEMIRA HIMAPRO department of PMP-KN in 2013 in the realization of democratic values.This research was quantitative descriptive research. The population was all active students of PMP KNFISUNESA department, totaled 1505 students. This research sample was totaled 150 students taken byCluster Sample method. The data collection methods used was questionnaires and interviews. The resultsof this study indicate that political participation of PMP-KN class 2007 is lower (33,84%) and included indepressed political participation (apathy), political participation of PMP-KN class 2008 is lower (46,90%)included in radical militant participation , class 2009 is low (47,02%) included in radical militantparticipation, class 2010 is high (51,69%) included in radical militant, class 2011 high (56,72%) includedin active political, and class 2012 is high (69,43%) included in active political. The second result of thisresearch is the perception of PMP-KN FIS UNESA students stated that the activities of PEMIRAHIMAPRO of PMP-KN department in 2013 role in the embodiment of democratic values.Keywords : Political Participation, College Student, Pemilihan Umum Raya.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA/BURUH OUTSOURCING PT. GKS YANG DIPEKERJAKAN DI PT. NCA KABUPATEN GRESIK
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n1.p515-533

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pelaksanaan perlindungan perlindungan atas hak pekerja/buruh outsourcing PT. GKS* yang dipekerjakan di PT. NCA* Kabupaten Gresik, upaya hukum serikat pekerja/serikat buruh dalam hal terjadi pelanggaran hak pekerja/buruh outsourcing Kabupaten Gresik, dan bentuk pengawasan ketenagakerjaan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik terhadap pelaksanaan outsourcing. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling, maka yang dijadikan informan adalah Chief Accounting PT. GKS, kepala personalia PT. NCA, pegawai pengawas ketenagakerjaan Kabupaten Gresik, ketua serikat pekerja/serikat buruh Kabupaten Gresik, Pekerja/buruh outsourcing PT. GKS yang dipekerjakan di PT. NCA Kabupaten Gresik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data kemudian verifikasi/kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan perlindungan atas hak pekerja/buruh outsourcing PT. GKS yang dipekerjakan di PT. NCA dalam perjanjian kerja belum memenuhi persyaratan sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Upaya hukum yang dilakukan oleh serikat pekerja/serikat buruh adalah sebagai pihak dalam pembuatan perjanjian kerja bersama, mewakili pekerja dalam hal penyelesaian hubungan industrial, melakukan aksi mogok kerja. Bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik dengan mengirim tim pengawas keperusahaan, memberikan pembinaan, memberikan rekomendasi terhadap sanksi atas pelanggaran.Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Outsourcing.AbstractThis research aims to know the implementation of the protection of workers' rights/labor outsourcing PT. GKS who are employed by PT Nusantara Citra Alam Raya, how the legal efforts made by the union/trade union in the event of violation of workers' rights/labor outsourcing in Gresik regency, and how the shape of the labor inspection conducted by the Department of Manpower to the implementation of the outsourcing Gresik in Gresik regency.This research has a qualitative approach. Research informan choosed by sampling purposive. the parties that can be used as informants in research is the Accounting Officer of PT. GKS, the head of personnel PT. NCA, labor inspectors Gresik regency, chairman of the trade union/labor union Gresik regency, Labor /labor outsourcing PT. GKS who are employed by PT. NCA Gresik regency.Data collection technique used interviews, observation, and documentation. Data analyzed by using documentasion and data reduction, data presentation and then verify/conclusion. The result show that the Implementation of labor protection in PT Gresik Kian Sejahtera who are employed by PT. NCA haven’t meet the requirements as stated in the agreement as in law number 13 year 2003 on Manpower. Legal efforts undertaken by the union/labor union is a party to the collective bargaining agreement making, represent workers in terms of settlement of industrial relations, labor strike. Form of supervision conducted by the Department of Labor Gresik to send a team of supervisors keperusahaan, provide guidance, provide recommendations on sanctions for violations.Keywords: Jurisdictional Protection, Outsourcing
STRATEGI PENANAMAN NILAI-NILAI DEMOKRASI PADA SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI LAMONGAN
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n1.p534-548

Abstract

AbstrakMadrasah Aliyah Negeri Lamongan memiliki budaya demokrasi yang diterapkan sebagai sebuah strategi untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi, hambatan dan solusi mengatasi hambatan yang ditemui untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan cara pengumpulan data kualitatif. Informan penelitian dipilih dengan teknik purposive snowball sampling, untuk siswa menggunakan snowball sampling. Cara pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui beberapa proses yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh Madrasah Aliyah Negeri Lamongan untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi pada siswa dilakukan melalui budaya demokrasi meliputi angket kepuasan pelanggan, kotak saran, pemilihan pengurus OSIS melalui Pemilu, dan metode diskusi dalam pembelajaran. Hambatan yang ditemui yaitu adanya keluhan siswa yang bermacam-macam, kurangnya rasa tanggung jawab siswa, minimnya rasa keberanian siswa untuk mengisi kotak saran, kurangnya rasa percaya diri pada calon kandidat, dan minimnya pemahaman siswa tentang diskusi yang baik. Solusi yang ditempuh untuk mengatasi hambatan adalah menetapkan 14 prioritas dalam kepuasan pelanggan, mengadakan sosialisasi kotak saran, memberi pengarahan pada kandidat, mengadakan LDKMS, dan memberi penjelasan pada siswa tentang diskusi yang baik.Kata kunci: Strategi, Nilai-nilai DemokrasiAbstractIslamic High School Lamongan has implemented democratic culture as a strategy to inculcate democratic values in students. This study aims to determine strategies, barriers and solutions to overcome the obstacles encountered to instill democratic values in students. This research is a descriptive study using qualitative data collection techniques. Informants were selected by purposive snowball sampling technique, students using snowball sampling. Way of collecting data using interviews, observation and documentation. Data analysis techniques through a process that consists of data collection, data reduction, data display and conclusion. The results showed that the strategies used the Islamic High School Lamongan to instill democratic values in students through a culture of democracy include customer satisfaction questionnaires, suggestion boxes, OSIS election through election, and discussion methods in teaching. Obstacles encountered by the student complaints vary, students lack a sense of responsibility, lack of a sense of courage students to fill in the suggestion box, a lack of confidence in the potential candidates, and students' lack of understanding of good discussion. Solutions adopted to overcome these barriers is set 14 priorities in customer satisfaction, conduct socialization suggestion box, gave a briefing on candidates, held LDKMS, lecturing to students about good discussion.Keywords: Strategy, Democratic Values
PERANAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN SISWA DI SMP NEGERI 1 SUGIO KABUPATEN LAMONGAN
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n1.p549-563

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk kedisiplinan siswa, dan membandingkan kedisiplinan siswa yang aktif dan tidak aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Permasalahan pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana peran kegiatan pramuka dalam membentuk kedisiplinan siswa; (2) Apakah ada perbedaan kedisiplinan antara siswa aktif dan tidak aktif dalam kegiatan pramuka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan komparatif. Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Sugio Kabupaten Lamongan. Sampel dalam penelitian ini adalah 120 siswa yang terdiri atas 60 siswa aktif dan 60 siswa yang tidak aktif dalam kegiatan pramuka. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan tes skala sikap, yang terlebih dahulu diuji validitasnya. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan dengan menggunakan Chi Kwadrad. Berdasarkan analisis data yang dilakukan hasilnnya sebagai berikut, (1) bentuk-bentuk kegiatan pramuka yang paling dapat membentuk kedisiplinan siswa yaitu, Peraturan Bars-Berbaris (PBB) dengan skor 287, upacara dengan skor 286, perkemahan dengan skor 283, pembentukan kedisiplinan siswa pada kegiatan ekstrakurikuler pramuka juga melalui materi (teori dan praktik) dan peraturan, (2) ada perbedaan sikap kedisiplinan antara siswa yang aktif dan tidak aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka dengan α < 0.05.Kata kunci: Ekstrakurikuler Pramuka dan Kedisiplinan Siswa.AbstractThis study aims to describe the role of extracurricular activities in form scouts student discipline, in addition to comparing discipline students who are active and not active in activities scouts. Problems in this study were: (1) What is the role of scouts in building the discipline of students; (2) Is there any difference students of discipline between the active and the not active in activities scouts. This research is quantitative descriptive and comparative. The research in State Junior School 1 Sugio Lamongan Regency. The samples are 120 students of 60 active students and 60 students who are not active in activities scouts. The data are collected by observation, interviews, and attitude scale test first tested for validity. Then, they are analyzed using descriptive statistic and Chi Kwadrad. Based on data analysis result as follows, (1) the forms of extracurricular activities that most scouts can shape the discipline of students, Rule-Linear Bars (PBB) with a score of 287, with a score of 286 ceremonies, camp with a score of 283, the formation of student discipline scouts in extracurricular activities as well as through the material (theory and practice) and regulations, (2) there is a difference between the attitudes discipline students who are active and not active in extracurricular activities scout with α < 0.05.Keywords: Scouts Extracurricular and Discipline of student.
EFEKTIVITAS UU NO. 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP ANAK JALANAN DI KOTA SURABAYA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n1.p564-578

Abstract

AbstrakPenelitian yang dilakukan di Terminal Joyoboyo dan Terminal Purabaya Surabaya ini bertujuan untukmengetahui efektivitas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak terhadap anak jalanan di KotaSurabaya. UU No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak merupakan salah satu kebijakan yangdibuat untuk melindungi hak anak termasuk anak jalanan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptifkuantitatif dengan responden Kepala Dinas Sosial dan anak-anak jalanan di Terminal Joyoboyo danPurabaya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah random samplingkarena pengambilan sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang adadalam anggota populasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan persentase. Darihasil penelitian, diketahui bahwa persentase penerapan UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anakterhadap anak jalanan tidak efektif yaitu sebesar 46,17%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan UUtentang Perlindungan Anak terhadap anak jalanan ini tidak berjalan dengan baik. Faktor penegak hukumdan budaya hukum masih buruk dan menjadi faktor penghambat keefektifan undang-undang. Namun,Pemerintah Surabaya tetap melakukan upaya untuk menekan jumlah angka anak jalanan di KotaSurabaya melalui program razia, pembinaan dan bimbingan moral terhadap anak jalanan di KotaSurabaya. Disimpulkan bahwa program razia, pembinaan bakat dan bimbingan moral diterapkan padaanak jalanan sebagai bentuk implementasi UU Perlindungan Anak. Disarankan kepada pemerintah untukmemberikan penyuluhan kepada orang tua anak jalanan serta melakukan kerjasama dengan sanggar dankomunitas anak jalanan agar dapat memberantas dan memberdayakan keluarga anak jalanan.Kata Kunci: UU Perlindungan Anak, anak jalananAbstractThis study is conducted in Joyoboyo and Purabaya Terminal intent on the effectiveness of laws number23, 2002 about children protection in the fringe area of Surabaya. The law number 23, 2002 is one of thepolicies that made for protecting children rights included waifs. This study applies qualitative descriptivedesign moreover the head of social and waifs department in Joyoboyo and Purabaya Terminal as theparticipant. The sample technique in this study use simple random sampling. This technique is appliedbecause samples are taken randomly in one population by ignoring their strata in the population member.The analysis that is used in this study is percentage. The findings and discussions found 46,17% from thepercentage of application of laws number 23, 2002 about children protection. It means that this law isineffective. This result shows that the law about children protection is inapplicable. Enforcer factorsentences and still bad law culture and as statute effectiveness resistor factor. However, Surabaya publicagency still effort to decrease the number of waifs in Surabaya by raid program, founding, and moralguidance for them. It can be concluded that the application of the raid program, founding, and moralguidance are kinds of the implementation the laws about children protection. The government issuggested to conduct counseling to waifs’ parents. Furthermore, good cooperation with waifs’ communityis one of the best ways to make their life beneficial.Keywords: the laws of children protection, the waifs.
PERAN RADIO SUARA SURABAYA SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN UNTUK TERTIB BERLALU LINTAS BAGI WARGA KOTA SURABAYA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n1.p579-594

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran radio SS dalam meningkatkan kesadaran warga kota Surabaya khususnya bagi para pengendara mobil untuk tertib berlalu lintas dan peran radio SS dalam membantu kepolisian untuk mengatur lalu lintas di jalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis eksploratif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan pada sikap berkendara warga kota Surabaya untuk tertib berlalu lintas sebelum menjadi pendengar radio SS dan sesudah menjadi pendengar radio SS. Selanjutnya, peran program kelana kota radio SS dalam membantu polisi lalu lintas terlihat dengan terciptanya suatu kerjasama antara lembaga kepolisian dengan radio SS. Kerjasama ini dapat dilihat dari keberadaan program kelana kota radio SS sebagai suatu sumber terpercaya bagi polisi lalu lintas untuk mengetahui berbagai kondisi lalu lintas di jalan dan mempermudahkan penyebaran informasi lalu lintas kepada warga. Informasi lalu lintas yang diberikan oleh warga kepada radio SS dapat membantu mengurangi beban pekerjaan polisi lalu lintas dalam memantau kondisi lalu lintas di jalan.Kata kunci: Peran Radio Suara Surabaya, Tertib Berlalu Lintas, Media PendidikanAbstractThis research aims to know the role of radio SS in increasing awareness of citizens of Surabaya especially for motorists to orderly traffic and the role of radio SS in helping the police to regulate traffic on the road. This research used a qualitative approach with type explorative. Data collection techniques using in-depth interviews. Data were analyzed with data reduction, data presentation, and data verification. The results showed a change in the attitude of the citizens of Surabaya drive to become orderly traffic before and after the SS radio listeners to radio listeners SS. Furthermore, the role of city rover radio program in assisting SS visible traffic police with the creation of a partnership between police agencies with radio SS. This cooperation can be seen from kelana kota program where the radio SS as a reliable source for the traffic police to determine the range of traffic conditions on the road and facilitate dissemination of traffic information dissemination to citizens. Traffic information provided by citizens to the radio SS can help reduce the burden work of traffic police to monitor traffic conditions on the road.Keywords: Role of Radio Suara Surabaya, Orderly Traffic, Education Media

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue