cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA KEPADA SISWA DI SMPN 1 JABON SIDOARJO Samsul Arifin; Muhammad Turhan Yani
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.074 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p977-991

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mendiskripsikan wujud peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter toleransi antar umat beragama kepada siswa. Lembaga pendidikan sekolah yang di angkat dalam penelitian yaitu Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Jabon Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Jabon Sidoarjo. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut : Wujud peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter toleransi antar umat beragama terhadap siswa dapat melalui aktivitas yang dilakukannya. Aktivitas yang dilakukannya sesuai dengan bentuk seperti saling mengerti antar umat beragama, saling menghargai kesetaraan dalam ajaran antar umat beragama, serta saling bekerja sama antar umat beragama. Tidak hanya itu saja guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam penelitian ini juga telah melaksanakan tugasnya sebagai guru semestinya seperi memberikan ilmu pengetahuan maupun pengalaman yang telah terjadi, membentuk kepribadian peserta didik, sebagai perantara dalam pembelajaran, membimbing peserta didik, serta sebagai penghubung antara sekolah dan masyarakat. Kata Kunci : Lembaga pendidikan sekolah, karakter, toleransi antar umat beragama Abstract The purpose of this study is to describe the manifestation of the role of the Pancasila and Citizenship Education teacher in shaping the character of tolerance between religious communities to students. School educational institutions that were adopted in the study were 1 Jabon Sidoarjo State Middle School. This research uses a qualitative research approach. In selecting the sample data source researchers used a purposive sampling technique. Sampling of these data sources is the Principal, Pancasila and Citizenship Education Teachers as well as students in Jabon Sidoarjo 1 Middle School. The results obtained are as follows: The manifestation of the role of the Pancasila and Citizenship Education teacher in shaping the character of tolerance between religious communities towards students can be through the activities they do. Activities carried out in accordance with forms such as mutual understanding between religious communities, mutual respect for equality in teachings between religious communities, and mutual cooperation between religious communities. Not only that, the Pancasila and Citizenship Education teacher in this study also carried out their duties as a teacher, such as providing knowledge and experience that had taken place, forming the personality of students, as intermediaries in learning, guiding students, and as a liaison between schools and the community. Keywords: School educational institutions, character, tolerance between religious communities
STRATEGI KOMUNITAS BONEK GREENNORD’27 DALAM MENUMBUHKAN SIKAP KEKELUARGAAN PADA ANGGOTANYA Rahilatul Husna; Rr. Nanik Setyowati
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p992-1006

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi komunitas Green Nord dalam menumbuhkan sikap kekeluargaan pada anggotanya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah Capo, Pengurus, dan anggota Green Nord sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi yang dilakukan oleh Capo dan pengurus kepada anggotanya dalam menumbuhkan sikap kekeluargaan terdapat 3 indikator yakni kebersamaan, solidaritas, dan loyalitas. Sebagaimana bentuk kebersamaan untuk menghindari permusuhan dan perpecahan, meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan dalam hal mendukung tim sepak bola kesayangan, dan dapat menjalin hubungan yang harmonis, aman, dan tentram. Solidaritas sebagai rasa saling membantu antar sesama, rasa peduli atau tolong menolong antar suporter atau suporter lain. Dan yang terakhir loyalitas adalah sebagai bentuk perasaan setia dan pengabdian yang di lakukan untuk tim kebanggaan serta kepada teman seperjuangan, hal ini juga direalisasikan dalam kegiatan meliputi: kopdar, songgo bareng, dan pengabdian. Kata Kunci: Strategi, Komunitas GreenNord’27, dan Sikap Kekeluargaan Abstract The purpose of this study is to describe the strategy of the GreenNord community in growing family attitudes towards its members. This research uses descriptive qualitative research methods. The informants in this study are Capo, Management, and GreenNord members as the main informants. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The validity of the data used is data triangulation. Data analysis techniques in this study include: data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions or verification. The results showed that the strategy undertaken by Capo and the board to its members in growing family attitudes were three indicators namely togetherness, solidarity, and loyalty. As a form of togetherness to avoid enmity and division, increase the spirit of unity and unity in terms of supporting favorite soccer teams, and can establish harmonious, safe, and peaceful relationships. Solidarity as a sense of mutual assistance between people, a sense of caring or help to help between supporters or other supporters. And the last is loyalty as a form of loyalty and devotion that is done for the team of pride and friends in arms, this is also realized in terms of activities include: Kopdar, Songgo bareng, dan Pengabdian. Keywords: Strategy, GreenNord’27 Community, and Family Attitude
PEMANFAATAN STRATEGI PEMBELAJARAN INOVATIF DENGAN MENGGUNAKAN MULTIMEDIA Gelar Putra Dirgantara
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.787 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p1007-1021

Abstract

Abstract Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan strategi pembelajaran inovatif dengan menggunakan multimedia dalam meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar pada SMP Dharma Wanita Surabaya kelas VIII. Penelitian ini merupakan survey yang menggunkan metode diskriptif. Data dikumpulkan menggunakan angket wawancara kemudian diuji realibitias dan validitasnya. Sampel uji coba dalam penelitian ini 3 pembelajar dan 30 peserta didik dengan teknik random sampling yang digunakan. Penelitian ini berhasil menunjukan tingkat pemanfaatan strategi pembelajaran inovatif dangan menggunakan multimedia dalam hal motivasi memiliki prosentse sebesar 80%, dan aktivitas belajar sebesar 70%. Dengan demikian, pemanfaatan strategi pembelajaran inovatif dengan menggunakan multimedia dapat meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar. Kata Kunci : Strategi, Inovatif, Survey, random sampling, motivasi, aktivitas belajar Abstract This study aims to find out how to use innovative learning strategies by using multimedia to increase motivation and learning activities in Surabaya Dharma Wanita Middle School VIII. This research is a survey using descriptive method. Data were collected using an interview questionnaire and then tested for reliability and validity. Trial samples in this study were 3 students and 30 students using random sampling techniques. The results of this study indicate the level of utilization of innovative learning strategies using multimedia in terms of motivation has a percentage of 80%, and learning activities of 70%. Thus, the use of innovative learning strategies using multimedia can increase motivation and learning activities. Keywords: Strategy, Innovative, Survey, random sampling, motivation, learning activities
PERAN KOORDINATOR KOMUNITAS BONEK SIMO AREA SURABAYA TERHADAP KEPEDULIAN SOSIAL DI TENGAH WABAH COVID-19 Dimas Anggie Lorenza; I Made Suwanda
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.488 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p1022-1036

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran koordinator terhadap kepedulian sosial di tengah pandemi Covid-19. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori tentang peran yang kemukakan oleh Biddle dan Thomas dan teori Prosocial Behavior yang dikemukakan oleh Mussen & Eisenberg, yaitu teori yang berbicara tentang posisi dan prilaku seseorang yang diharapkan dari padanya tidak berdiri sendiri, melainkan selalu berada dalam kaitannya dengan adanya orang- orang lain yang berhubungan dengan orang atau aktor tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik key informan dengan metode snowball sampling. Informan pada penelitian ini adalah empat koordinator Bonek dan satu anggota Bonek. Tahapan analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran koordinator Bonek terhadap kepedulian sosial baik dengan membuat program-program yang dapat memperbaiki citra negatif sebagian orang . Salah satu kegiatan yang telah dilakukan yaitu melakukan kegiatan penyemprotan desinfektan di area rumah-rumah warga, pembagian masker gratis, penjagaan pos pintu masuk area wilayah Simo. Kata Kunci: Peran Koordinator Suporter, Covid-19, Kepedulian Sosial Abstract This study aims to determine the role of the coordinator in social care in the midst of the Covid-19 pandemic. This research uses qualitative methods, aims to describe broadly and deeply the existing conditions. The theory about roles put forward by Biddle and Thomas and the Prosocial Behavior theory put forward by Mussen & Eisenberg, which is a theory that talks about the position and behavior of a person that is expected of him not standing alone, but always in relation to the existence of other people who are related with that person or actor. The technique of determining the sample using the key informant technique with the snowball sampling method. The informants in this study were four Bonek coordinators and one Bonek member. The stages of data analysis were data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the role of the Bonek coordinator in social care was good by creating programs that could improve the negative image of some people. One of the activities that has been carried out is spraying disinfectant in the area of ​​residents' houses, distributing free masks, guarding the entrance post in the Simo area. Of course, the implementation of the program cannot be separated from the role of Bonek Supporters coordinator. Keywords: Coaching, Legal child conflict, Social control.
POLA ASUH POLA ASUH ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK Forma Widya Saputra; Muhammad Turhan Yani
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.771 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p1037-1051

Abstract

Abstrak Pola asuh orang tua merupakan cara orang tua dalam mengasuh anak, mendidik anak, membimbing, serta melindungi anak hingga dewasa. Pola asuh anak terdiri dari tiga tipe yaitu pola asuh otoriter, pola asuh demokrasi, dan pola asuh permisif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh yang sesuai digunakan dalam upaya pembentukan karakter positif pada diri anak. Metode yang digunakan dalam penelitianini adalah metode studi pustaka. Pada penelitian ini data dikumpulkan dengan menggunakan metode teknik analisis isi. Sebagai upaya untuk menjaga ketepatan dari pengkajian dan untuk mencegah kesalahan informasi pada penelitian ini, dilakukan pengecekan antar pustaka serta membaca ulang pustaka dan memperhatikan komentar serta masukan dari pembimbing.. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dengan metode dokumentasi lalu dianalisis dengan teknik analisis isi. Hasil dari kajian tentang pola asuh orang tua dalam pembentukkan karakter anak yaitu dengan menggunakan pola asuh demokrasi. Pola asuh demokrasi dipilih karena dalam penerapannya sesuai dengan kemauan orang tua dan kemauan anak. Kata Kunci : Pola asuh, Pendidikan Karakter, Anak
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE DI DINAS PENDIDIKAN KOTA MADIUN Alif Ma'ruf; Harmanto Harmanto
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.955 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p1052-1065

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan prinsip-prinsip good governance di Dinas Pendidikan Kota Madiun. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, pendekatan ini digunakan untuk mencari dan memahami strategi yang diterapkan dalam terwujudnya data yang tampak (pemerintahan yang baik). Metode yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif ini terdiri dari tiga macam antara lain observasi partisipasi pasif, wawancara semistruktur, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pendidikan Kota Madiun telah menerapkan prinsip-prinsip good governance. Dinas Pendidikan dalam menumbuhkan partisipasi masyarakat melakukan berbagai upaya. Upaya yang dilakukan ini seperti memberikan sarana atau media bagi masyarakat untuk memberikan masukan, kritik ataupun saran bagi Dinas Pendidikan Kota Madiun. Sarana atau media yang bisa di gunakan oleh masyarakat adalah telpon, e-mail dan kotak saran.Penerapan prinsip-prinsip good governance perlu di tingkatkan pada prinsip kesetaraan. Pada prinsip kesetaraan belum ada program yang terlaksana secara konkrit. Selain itu pada prinsip partisipasi, Dinas Pendidikan Kota Madiun perlu menambah media bagi masyarakat dalam memberikan masukan sehingga dapat memudahkan masyarakat. Kata Kunci : Good Governance, Pendidikan Abstract The purpose of this study was to determine the application of the principles of good governance in the Madiun City Education Office. This research will be conducted using a qualitative approach, this approach is used to find and understand the strategies applied in the manifestation of visible data (good governance). The method used is descriptive. Data collection techniques in qualitative research consisted of three types, including passive participation observation, semistructured interviews, and documentation studies. The results showed that the Madiun City Education Office had implemented the principles of good governance. The Education Office in fostering community participation has made various efforts. These efforts include providing a means or media for the public to provide input, criticism or suggestions for the Agency Madiun City Education. The means or media that can be used by the community are telephone, e-mail and suggestion box. The application of the principles of good governance needs to be improved on the principle of equality. On the principle of equality, there is no concrete program that has been implemented. In addition to the principle of participation, the Madiun City Education Office needs to add media for the community to provide input so that it can facilitate the community. Keywords: Good Governance, Education
INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT DALAM MENJAGA TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA ( DESA GUMENG KECAMATAN JENAWI KABUPATEN KARANGANYAR) Wahyu Setyorini; muhammad Turhan Yani
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.147 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p1078-1093

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana masyarakat melakukan interaksi sosial di tengah adanya perbedaan agama yang ada di desa Gumeng. Penelitian ini menggunakan teori interaksi sosial Gillin dan Gillin. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif desain studi kasus. Informan dalam penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara. Teknik analisis data diawali dengan melakukan reduksi data, kemudian penyajian data lalu ditarik kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi masyarakat masih memiliki sikap toleransi antar umat beragama yang masih terjaga dengan baik. Masyarakat menjalankan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama yang diyakininya. Kegiatan dalam hal kerja sama dan gotong royong dilakukan masyarakat secara bersama-sama, tanpa membedakan keyakinan yang dianut oleh individu lain. Dalam hal akomodasi, masyarakat selalu menghormati dan mengharagai satu sama lainnya, seperti dalam kegiatan hari raya keagamaan baik agama Islam, Hindu, Kristen dan Aliran Kepercayaan. Sedangkan dalam hal asimilasi masyarakat mampu menerima perbedaan agama yang ada di keluarga mereka, hasil dari pernikahan beda agama. Kata Kunci : Interaksi sosial, toleransi, agama Abstrack This research aims to find out how people do social interaction amid the existence of religious differences in the Gumeng village. In this research using social interaction theory from Gillin and Gillin. Informan in this research were determined using puposive sampling technique. Data collection is done by using interview technique. Data analys technique begins with data reduction, then the presentation of data, and then drawn conclusions. The technique of data validity using source triangulasi technique. The results of this research indicate that the social interaction stil has a tolerance attitude among religious communities are still well preserved. The comunnity carries out religious activities in accordance with the religion it believes. Activities in terms of cooperation do it together, without distinguishing beliefs held by others. In terms of community accomodation always respect and appreciate each other, such as religious festivals in Islam, Hinduism, Christianity, and the flow of Faith. while in terms of assimilasion the community is able to accept the different religions that exist in their families, the result of diferrent religious marriages. Key word : Social interaction, tolerance, religious
HUBUNGAN WAWASAN NUSANTARA DENGAN SIKAP NASIONALISME SISWA SMAS ASSAADAH BUNGAH GRESIK Zahrotul Islamiyah; I Made Suwanda
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.317 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p1067-1077

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman wawasan nusantara dengan dengan sikap nasionalisme siswa SMAS Assaadah Bungah Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasimya adalah siswa kelas XI dan XII SMAS Assaadah Bungah Gresik T.A. 2017/2018 yang berjumlah 489 orang. Sampel diambil dengan Probability Sampling dengan cara stratified random sampling dan ditetapkan sebesar 10% yang berjumlah 83 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal pilihan ganda dan angket. Uji validitas menggunakan rumus korelasi product moment, sedangkan uji reliabilitasnya menggunakan rumus Spearman-Brown. Uji prasyarat analisis menggunakan uji kecenderungan, uji normalitas dengan menggunakan rumus Liliefors dan pengujian hipotesis menggunakan korelasi product moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kecenderungan pemahaman wawasan nusantara siswa secara umum berada pada tingkat sedang yakni 46,99%, (2) kecenderungan sikap nasionalisme siswa secara umum juga berada pada tingkat sedang yakni 51,88%, dan (3) pemahaman wawasan nusantara dengan sikap nasionalisme memiliki hubungan yang kuat dengan rhitung sebesar 0,96116. Kata Kunci : Pemahaman, wawasan nusantara, sikap nasionalisme, siswa Abstrack This study aims to determine wheter there is a correlation between the comprehention of insight archipelago and nationalism attitude of students in Assaadah Bungah Gresik High School. The method used is a quantitative method with a correlational approach. Population is class XI and XII studends of Assaadah Bungah Gresik High School F.Y. 2017/2018 which amounted to 489 people. Samples were taken by Probalility Sampling which used stratified random sampling) and is set at 10% which numbered 83 students. Data collection techniques in research using multiple choice test question and questionnaires. The validity test using product moment correlation formula, while the reliability test using Spearman-Brown formula. The prerequisite analysis test using trend analysis, normality test that used Liliefors formula and hypothesis test using Pearson product moment correlation.The results showed: (1) The tendency of students comprehension of the general conception of insight archipelago is at medium level which is 46,99%, (2) the tendency of nationalism attitude students in general are also at medium level which is 51,81%, and (3) the student’s comprehension of insight archipelago has a strong correlation with nationalism attitude, namely count r of 0,96116. Keyword : Comprehension, insight archepilago, nationalism attitude, student
STRATEGI SISWA YANG BERASAL DARI DESA DALAM MENGHADAPI BULLYING DI SMP NEGERI NEGERI 2 LAMONGAN bagus imam safi'i; Rr. Nanik Setyowati
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.952 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p1094-1103

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian adalah menganalisis strategi siswa yang menjadi korban bullying dalam menghadapi bullying di SMP Negeri 2 Lamongan. Yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah penalararan moral dari teori perkembangan moral Kohlberg bukan perilaku moral, artinya apa yang dilakukan oleh seseorang individu tidak menjadi pusat pengamatannya yang menjadikan penalaran moral sebagai pusat kajiannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: 1) Tidak menghiraukan, masa bodoh atau cuek dan bertahan karena keadaan. Cuek, masa bodoh ataupun tidak menghiraukan adalah salah satu strategi yang dilakukan oleh korban yang mengalami bullying. 2) Melakukan perlawanan dengan cara membalas perbuatan pelaku atau melakukan perlawan dengan melontarkan kata-kata kasar.Melawan atau mebalas pelaku dengan cara apa saja agar pelaku bullying jera adalah suatu hal yang normal dan manusiawi. 3) Melaporkan kepada Guru BK atau pada wali kelas. atau siswi yang menjadi korban bullying tidak ingin masalahnya berkepanjangan dan lebih rumit lagi, korban melaporkan ke Guru BK atas apa yang bullying yang menimpanya. Kata Kunci: Strategi, siswa dari desa, bullying. Abstract The purpose of this study is to analyze the strategies of students who are victims of bullying in dealing with bullying in State JHS 2 Lamongan. Kohlberg's Moral Development Theory does not focus on moral behavior, meaning that what an individual does not become the center of his observations which makes moral reasoning the center of his study. The research method used in this study is a qualitative approach. The research design used is phenomenology. The results obtained are as follows: 1) Ignore, ignorant or indifferent and survive because of circumstances. Indifferent, ignorant or indifferent is one of the strategies carried out by victims of bullying. 2) Take the fight by repaying the perpetrators' actions or take the fight by hurling harsh words. Fighting or repaying perpetrators in any way so that perpetrators of deterrent bullying is a normal and humane thing. 3) Report to the BK teacher or the homeroom teacher or a student who is a victim of bullying does not want the problem to be prolonged and even more complicated, the victim reports to the BK teacher for what is bullying that happened to her. Keywords:Strategy, village student, bullying.
PENERAPAN STRATEGI GURU DALAM MENANGANI SCHOOL BULLYING SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TAMAN SISWA KOTA MOJOKERTO (STUDI KASUS DI SMP TAMAN SISWA KOTA MOJOKERTO) Diana Ika Novitasari; Rr. Nanik Setyowati
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.137 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p1104-1116

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan strategi guru dalam menangani school bullying di SMP Taman Siswa Kota Mojokerto, (2) Teori Behaviorisme B.F Skinner digunakan untuk menjawab masalah dalam penelitian ini. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian di SMP Taman Siswa Kota Mojokerto yang beralamatkan Jl. Residen Pamuji Mergelo, Purwotengah, Kec. Magersari, Kota Mojokerto Jwa timur 61311. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik pengumpulan data, penarikan kesimpulan serta keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi guru dalam menangani school bullying di SMP Taman Siswa Kota Mojokerto yakni (1) mengetahui akar permasalahan terjadinya bullying di sekolah (2) memberikan hukuman pada siswa yang melakukan pelanggaran (3) memberikan himbauan kepada siswa yang telah melakukan bullying serta siswa lainnya (4) memberikan beberapa layanan baik dari guru BK maupun guru yang lainnya. Hambatan dalam mengatasi perilaku bullying di sekolah tersebut yakni: (1) kesulitan untuk bisa melapor kepada guru dikarenakan tibul rasa ketakutan pada diri korban bullying, (2) kesulitan dalam mengontrol perilaku siswa pada saat berada di luar kelas serta kurangnya penerapan guru terhadap perilaku bullying. Kata Kunci: Penerapan Strategi Guru, perilaku bullying Abstract The purpose of this research is: (1) to describe the implementation of teacher strategies in overcoming behavior of bullying in SMP Taman Siswa Kota Mojokerto, (2) Behaviorism BF Skinner's theory is used to answer the problem in this study. This research uses a qualitative approach with case study method. This research in SMP Taman Siswa Kota Mojokerto Jl. Residen Pamuji Mergelo, Purwotengah, Kec. Magersari, Kota Mojokerto Jawa Timur 61311. Data collection technique used observation and interview. Data were analyzed using data collection techniques, data presentation, drawing conclusions, and the validity of the data. The results showed that the strategy of teachers in dealing with bullying behavior in SMP Taman Siswa Kota Mojokerto namely: (1) determine the root causes of bullying, (2) provides for punishment, (3) gives an appeal to students who did the bullying behavior and the other students, (4) provide some services from BK to the student victims of bullying and bullies. Barriers to cope with bullying behavior: (1) the difficulty in controlling the behavior of the current students are outside the school, (2) difficulty in controlling student behavior when outside the classroom and the lack of teacher application of bullying behavior. Keyword: Implementation of teacher strategy, behavior of bullying.

Page 3 of 93 | Total Record : 923


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue