cover
Contact Name
Johar Amir
Contact Email
abdul.haliq@unm.ac.id
Phone
+6281342761279
Journal Mail Official
wahanaliterasi@unm.ac.id
Editorial Address
Graduate Program Universitas Negeri Makassar, Jalan Bonto Langkasa Gunungsari Baru Makassar, 90222 Kampus PPs UNM Makassar Gedung AC, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
WAHANA LITERASI: Journal of Language, Literature, and Linguistics
ISSN : 28301641     EISSN : 28301552     DOI : -
Core Subject : Education,
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics publishes manuscripts on research in language teaching, literature, and linguistics. This journal features research novelties and significance for scientific advancement in one of the fields of the published manuscripts. This journal welcomes submissions from around the world as well as from Indonesia. Manuscripts published including; Linguistics; phonology, morphology, syntax, discourse analysis, psycholinguistics, sociolinguistics, and critical discourse analysis. Literature: local literature studies, Indonesian literature, foreign literature studies, children literature, literature studies for character education, and other literary studies. Indonesian Language and Literature: curriculum development, learning methods, learning materials, learning media, assessment, Indonesian language learning across curricula, information and communications technology in Indonesian language learning, language skills, and other Indonesian language learning analyses. The editorial board would like to receive manuscripts submitted via the online submission system. Make sure that the manuscripts meet the scope and submission guidelines of the journal.
Articles 76 Documents
BENTUK KESANTUNAN BERBAHASA DALAM FILM “1 KAKAK 7 PONAKAN” KARYA YANDY LAURENS: KAJIAN PRAGMATIK Tuti Wijayanti
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v5i2.86060

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa dalam film 1 Kakak 7Ponakan karya Yandy Laurens melalui kajian pragmatik sebagai landasan utama.Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus pada ranahkesantunan dalam ilmu pragmatik. Data penelitian berupa tuturan para tokohdalam film yang dikumpulkan melalui tiga tahap, yaitu menyimak, mencatat, danmendokumentasikan, kemudian dianalisis menggunakan teori kesantunan GeoffreyLeech. Penelitian ini dibatasi pada bentuk kesantunan yang muncul dalam dialogfilm. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 149 tuturan yang memenuhi prinsipkesantunan berbahasa, mencakup enam maksim: kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan,kerendahan hati, kesetujuan, dan simpati. Analisis lebih lanjut menegaskanbahwa bentuk kesantunan tersebut memiliki nilai edukatif, khususnya dalam aspekkebahasaan dan etika komunikasi.Kata kunci: kesantunan berbahasa, pragmatik, tuturan.
KARAKTERISTIK RAGAM BAHASA KOMUNITAS GIM DARING PADA PLATFORM DISCORD: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Rizki Herdiani
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v5i2.86293

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik ragam bahasa yang digunakan oleh komunitas gim daring pada platform Discord. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa percakapan tertulis anggota komunitas gim daring pada Discord yang dikumpulkan melalui metode simak dan dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan enam karakteristik utama ragam bahasa, yaitu penggunaan istilah teknis gim, campur kode bahasa Indonesia–Inggris, akronim dan singkatan, sapaan komunitas, bahasa gaul dan ekspresi emotif, serta unsur bahasa daerah. Penggunaan jargon gim menunjukkan identitas kelompok, sedangkan campur kode dan singkatan mencerminkan pengaruh budaya gim global serta kebutuhan komunikasi yang efisien. Sementara itu, bahasa gaul, sapaan komunitas, dan unsur bahasa daerah menunjukkan upaya membangun solidaritas sosial sekaligus mempertahankan identitas lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa ragam bahasa komunitas gamer pada Discord merupakan perpaduan antara budaya global dan identitas lokal dalam ruang digital. Kata kunci: ragam bahasa, sosiolinguistik, komunitas gamer, Discord, bahasa digital
PEMANFAATAN MEDIA BARU DALAM PELESTARIAN SASTRA LISAN MELALUI DIGITAL STORYTELLING CERITA RAKYAT SULAWESI SELATAN Abdul Hakim
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 6, No 1 (2026): Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v6i1.88154

Abstract

Sastra lisan Bugis-Makassar merupakan kristalisasi nilai filosofis dan identitas kultural masyarakat Sulawesi Selatan yang kini menghadapi ancaman kepunahan akibat pergeseran preferensi konsumsi media generasi muda. Namun, kehadiran media baru menawarkan paradigma baru dalam preservasi kebudayaan melalui format digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media baru dalam pelestarian sastra lisan melalui pendekatan digital storytelling pada cerita rakyat Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis konten (content analysis). Objek penelitian terdiri dari tiga video animasi cerita rakyat dengan tayangan tertinggi pada kanal YouTube Riri Cerita Anak Interaktif, yaitu Legenda Nenek Pakande, Legenda I Laurang, dan Legenda Nene' Mallomo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform YouTube efektif mentransformasikan sifat sastra lisan yang awalnya efemeral (mudah hilang) menjadi arkival (terdokumentasi permanen). Integrasi elemen multimedia seperti narasi ekspresif, visualisasi karakter, dan efek suara terbukti mampu mengontekstualisasikan nilai-nilai falsafah kemanusiaan dan keutamaan moral lokal seperti siri’ (harga diri), alempureng (kejujuran), sitinaja (kepatutan), serta kecerdikan lokal kepada masyarakat digital. Kolom komentar YouTube juga bertransformasi menjadi ruang dialektika budaya partisipatif intergenerasional. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya rekontekstualisasi warisan budaya takbenda ke dalam ekosistem digital agar tetap relevan bagi generasi masa depan.Kata Kunci: Media Baru, Sastra Lisan, Digital Storytelling, Cerita Rakyat, Pelestarian Budaya.
KESADARAN SOSIAL DAN RELASI KEKUASAAN DALAM NOVEL ANAK SEMUA BANGSA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER: KAJIAN NEW HISTORICISM Siti Nur Rahmah Hastuti; Andi Karman; Aslan Abidin
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 6, No 1 (2026): Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v6i1.85445

Abstract

Novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer merupakan bagian kedua dari tetralogi Buru yang menggambarkan kehidupan masyarakat pribumi pada masa kolonial Belanda. Karya ini tidak hanya menyajikan cerita fiksi, tetapi juga memperlihatkan realitas sosial dan relasi kekuasaan yang terjadi pada masa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesadaran sosial dan relasi kekuasaan yang muncul dalam novel melalui pendekatan New Historicism. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks. Data penelitian diambil dari novel Anak Semua Bangsa terbitan Hasta Mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kesadaran tokoh utama, Minke, dipicu oleh peristiwa traumatis dan pengamatan kritis terhadap diskriminasi kolonial. Relasi kekuasaan ditemukan tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga melalui kontrol ruang gerak, bahasa metaforis, dan normalisasi penindasan yang membatasi hak dasar masyarakat pribumi. Kesadaran akan ideologi dan prinsip menjadi titik awal munculnya perlawanan terhadap dominasi kolonial dalam narasi tersebut Kata kunci: New Historicism, relasi kekuasaan, kesadaran sosial, sastra Indonesia
ANALISIS NILAI MORAL NOVEL JANJI KARYA TERE LIYE PERSPEKTIF CULTURAL STUDIES Nurhikma Nurhikma; Andi Karman; Aslan Abidin
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 6, No 1 (2026): Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v6i1.85381

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dialog antarbudaya dalam perspektif cultural studies dan nilai moral dalam hubungan antarmanusia pada novel Janji karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Sumber data berupa novel Janji karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Penerbit Sabak Grip Nusantara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat dengan pemilihan data secara purposif, menghasilkan 13 kutipan yang relevan. Data dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) dengan perspektif cultural studies melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama: pertama, novel Janji memuat dialog antarbudaya yang mencakup enam aspek, yaitu ideologi, relasi kuasa, representasi budaya, identitas sosial, kelas sosial, dan praktik budaya; kedua, novel ini mengandung tujuh nilai moral dalam hubungan antarmanusia, meliputi peduli sesama, tolong-menolong, musyawarah, hidup rukun, pemaaf, tepat janji, dan menghargai orang lain. Nilai-nilai moral tersebut terintegrasi secara organik dalam dialog antarbudaya antartokoh, sehingga novel ini layak dijadikan media pendidikan karakter sekaligus bahan ajar sastra yang relevan.Kata kunci: nilai moral; dialog antarbudaya; cultural studies; novel; Tere Liye 
Ritual Domestik dan Subkultur Perlawanan dalam Laut Bercerita: Analisis Wujud Kebudayaan Koentjaraningrat Tarismah Ismail; Andi Karman; Aslan Abidin
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 6, No 1 (2026): Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v6i1.85744

Abstract

This study analyzes cultural manifestations in Leila S. Chudori's Laut Bercerita using Koentjaraningrat’s literary anthropology framework. A qualitative descriptive method with a literary anthropology approach was employed. Data, consisting of narrative units and dialogues, were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The results demonstrate three primary findings. First, the ideological system is manifested through resistance and human values acting as a counter-culture against authoritarianism. Second, the behavioral system materializes in domestic rituals and clandestine subcultures that maintain social cohesion. Third, the physical system (artifacts), represented by letters and banned books, transforms into a sacred medium preserving collective memory. In conclusion, Laut Bercerita functions as a fictional ethnography reconstructing historical trauma through cultural practices. This study implies the critical role of literature as a space for cultural transmission to combat historical amnesia regarding state violence.Keywords:, Literary anthropology, Koentjaraningrat, Laut Bercerita, subculture of resistance. domestic rituals.