cover
Contact Name
Alfredo Tutuhatunewa
Contact Email
alfredo.tutuhatunewa@fatek.unpatti.ac.id
Phone
+6282248301405
Journal Mail Official
itabaosjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka Ambon - 97233 Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal i tabaos
Published by Universitas Pattimura
ISSN : -     EISSN : 28298179     DOI : https://doi.org/10.30598/i-tabaos.2022.2.1
Jurnal i tabaos adalah jurnal peer-review yang menerbitkan makalah hasil penelitian mahasiswa asli, pada semua aspek aplikasi Teknik Industri. Topik yang akan dibahas termasuk, tetapi tidak terbatas pada: Rekayasa sistem kerja dan ergonomi. Rekayasa sistem manufaktur. Rekayasa sistem perusahaan. Rekayasa sistem rantai pasokan. Rekayasa dan manajemen mutu. Manajemen rekayasa. Kebijakan dan strategi teknologi/industri.
Articles 92 Documents
PENERAPAN METODE CPM DAN PERT DALAM PENJADWALAN REPARASI LAMBUNG KAPAL KM. SABUK NUSANTARA 75 DI PT. DOK DAN PERKAPALAN WAIAME de Fretes, Fellisya Belinda; Mandaku, Hanok; Camerling, Billy J.
i tabaos Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.1.30-39

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan metode CPM dan PERT dalam penjadwalan reparasi lambung kapal KM. Sabuk Nusantara 75 yang bertujuan untuk optimalisasi waktu reparasi. Proses reparasi lambung kapal terdiri dari 26 tahapan yang dikelompokan ke dalam tiga bagian utama; persiapan docking, pekerjaan reparasi lambung (pelimbungan), dan proses undocking. Seluruh kegiatan ini awalnya memerlukan durasi total 122,59 jam (15 hari) melebihi waktu yang direncanakan yakni 14 hari. Analisa awal mengungkapkan bahwa aktivitas dengan waktu pengerjaan yang panjang, khususnya sweepblast dan pengecatan lambung, menimbulkan perbedaan signifikan antara estimasi optimis dan pesimis sehingga menyebabkan ketidakpastian serta potensi keterlambatan penyelesaian reparasi. Penerapan CPM melalui program LINGO menghasilkan waktu optimal pengerjaan sebesar 94,9 jam (12 hari) dengan jalur kritis; A1 → A2 → A3 → A4 → A5 → A6 → A13 → A14 → A16 → A17 → A22 → A23 → A24 → A25 → A27. Selanjutnya, metode PERT digunakan untuk menghitung probabilitas keberhasilan penerapan CPM. Berdasarkan perhitungannya, probabilitas penyelesaian reparasi sesuai target adalah 65,54%. Hasil penelitian ini memberikan kemungkinan penyelesaian reparasi lambung kapal bisa selesai dalam durasi tersebut, tetapi dengan risiko keterlambatan yang perlu diantisipasi.
PENERAPAN METODE 5S UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADA PABRIK TAHU UD SUMBER REZEKI Noviyanti, Noviyanti; Maitimu, Nil E.; Pattiapon, Marcy L.
i tabaos Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.1.40-50

Abstract

UD Sumber Rezeki merupakan industri kecil menengah yang bergerak dalam bidang pembuatan tahu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu metode 5S, tahap seiri dirancangkan dengan memilah peralatan yang penting dan tidak penting, tahap seiton dirancangkan dengan menata barang sesuai jenis barang, tahap seiso dirancangkan dengan membuat area-area pembersihan, tahap seiketsu dirancang dengan memberikan kontrol visual berupa pemberian tanda dan pemberian poster 5S, tahap shitsuke dirancang dengan melakukan kegiatan dengan menjadikan metode 5S sebagai aturan kedalam sistem kegiatan standar pabrik. Setelah dilakukannya perbaikan, waktu kerja dapat di optimalkan dari Sebelumnya, pada bulan februari 2024 karyawan menghabiskan waktu 600 menit untuk bekerja, namun setelah menerapkan metode 5S pada bulan maret 2024 waktu kerja berkurang menjadi 578 menit. Sebelum penerapan metode 5S, produksi pada bulan februari 2024 hanya mencapai 220 produk per 10 jam. Namun, setelah menerapkan metode 5S, jumlah produksi di bulan maret 2024 meningkat menjadi 250 produk per 10 jam.
IMPLEMENTASI SUPPORT VECTOR MACHINE DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MEMBELI PRODUK BAGEA Leatemia, Theovani; Latuny, Wilma; Lawalata, Victor O.
i tabaos Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.2.61-69

Abstract

Produk bagea merupakan salah satu industri mikro yang berkontribusi dalam peningkatan taraf hidup penduduk di Pulau Saparua. Sektor industri yang bergerak di bidang pangan ini mampu menghidupi banyak keluarga dengan tingkat pendapatan yang relatif tinggi. Peneliti ingin melakukan preferensi terhadap produk bagea berdasarkan atribut yaitu Merek, Kualitas, Kemasan, Fitur dan Desain untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan membeli atau tidak, serta menghitung tingkat akurasi menggunakan algoritma SVM berbantuan machine learning WEKA pada dataset penilaian responden berdasarkan atribut. Hasil akhir penelitian ini, tingkat akurasi keputusan membeli bagea diperoleh dengan menggunakan uji persentase split 50% dengan variabel yang mempengaruhi keputusan membeli yaitu merek, kualitas, dan fitur.
KAJIAN PENILAIAN KINERJA PIMPINAN PERUSAHAAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KRITERIA MALCOLM BALDRIGE Patty, Umi Kalsum; Maitimu, Nil E.; Camerling, Billy J.
i tabaos Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.2.70-77

Abstract

Penilaian kinerja yang efektif merupakan kunci untuk memastikan kelangsungan dan kesuksesan bisnis, terutama di industri telekomunikasi yang sangat kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja PT. Telekomunikasi Indonesia Witel Maluku menggunakan pendekatan kriteria Malcolm Baldrige. Metode ini dipilih karena mencakup seluruh aspek kinerja perusahaan dan tidak hanya berfokus pada hasil keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diisi oleh para kepala manajerial tiap bidang di PT. Telekomunikasi Indonesia Witel Maluku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Telekomunikasi Indonesia Witel Maluku berada pada level World Class Leader dengan kategori Excellent. Kesimpulan ini didasarkan pada jumlah persentase bobot yang tinggi di berbagai aspek kinerja seperti kepemimpinan, perencanaan strategi, fokus pada pasar dan pelanggan, serta manajemen pengetahuan. Rekomendasi yang diberikan termasuk peningkatan program pelatihan tenaga kerja dan adopsi teknologi analitik untuk pengelolaan anggaran yang lebih efektif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan telekomunikasi lainnya dalam meningkatkan kinerja mereka melalui metode penilaian yang komprehensif dan terstruktur.
OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI LOGISTIK PENJAGAAN INSTALASI MENARA SUAR PADA KANTOR DISTRIK NAVIGASI TIPE A KELAS I AMBON Cahyani, Khadijah Dwi; Sahar, Dian Pratiwi; Mandaku, Hanok
i tabaos Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.2.78-84

Abstract

Studi ini mengaplikasikan Travelling Salesman Problem with Multiple Time Windows pada masalah distribusi logistik pada Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon. Logistik disalurkan ke beberapa menara suar yang berlokasi di sebelas (11) pulau terpisah, dengan tujuan meminimasi waktu pengiriman (makespan). Masalah dimodelkan dengan menggunakan pendekatan Mixed Integer Linear Programming. Kendala Time Windows dilihat pada syarat waktu tiba kapal disetiap Menara Suar, diantara jam 10.00 sampai 16.00. Berdasarkan hasil pemrograman dengan perjalanan menggunakan kecepatan 10 knot per jam meunjukkan nilai objective value sebesar 251,9000 atau rute pendistribusian dapat dilaksanakan selama 10 hari 4 jam. Kemudian, menggunakan kecepatan 9 knot per jam meunjukkan nilai objective value sebesar 273,5000 atau rute pendistribusian dapat dilaksanakan selama 11 hari 3 jam. Selain itu menggunakan kecepatan 8 knot per jam meunjukkan nilai objective value sebesar sebesar 296,3750 atau rute pendistribusian dapat dilaksanakan selama 12 hari 3 jam. Kondisi aktual yang Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon untuk distribusi logistik adalah 14 hari untuk kecepatan 8 knot per jam. Setelah dialakukan running menggunakan pemrograman LINGO mendapatkan waktu selama 12 hari 3 jam, sehingga TSP-MTW untuk distribusi logistik pada Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon dapat dinggap efektif.
EFISIENSI E-COMMERCE ENABLER MENGGUNAKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) Habir, Nurul Cantika Prameswari; Tupan, Johan M.; Lawalata, Victor O.
i tabaos Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.2.85-95

Abstract

PT.XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan solusi e-commerce enabler sejak tahun 2021 dan memegang peran krusial dalam membantu pelaku bisnis menjalankan operasional toko online mereka. Namun para pelanggan PT.XYZ memiliki cancelation rate yang cukup tinggi akibat kurangnya efisiensi dalam proses bisnis mereka. Sehingga penulisan ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi pada setiap pelanggan e-commerce enabler PT. XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data envelopment analysis (DEA). DEA merupakan metode yang mampu mengukur efisiensi relatif dari suatu unit usaha atau operasional dengan mempertimbangkan multiple input dan output. Dilakukan analisis pada 10 pelanggan e-commerce enabler PT.XYZ dengan menggunakan 2 faktor input dan 5 faktor output. Didapatkan hasil tingkat efisiensi pelanggan e-commerce enabler PT.XYZ telah mencapai tingkat 1 atau 100%, yang berarti semua 10 pelanggan telah menggunakan input secara optimal untuk menghasilkan output. Namun terdapat ruang perbaikan pada faktor input X1 dengan menurunkan 700 buah rata-rata inbound pada pelanggan B. Selain itu, berdasarkan analisis sensitivitas, nilai efisiensi juga sangat dipengaruhi oleh factor input yaitu rata-rata inbound dan average order value
PENERAPAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS UNTUK PEMELIHARAAN KOMPONEN KRITIS MESIN SWD TIPE 6TM 410 RR PADA PT. XYZ Hitimala, Sangkulana; Camerling, Billy J.; Rasyid, Mentari
i tabaos Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.2.96-103

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu sumber daya terpenting bagi pertumbuhan manusia, pemelihraan Mesin SWD yang dilakukan selama ini oleh perusahaan bersifat preventif maintanance . Diketahuinya mesin SWD unit 2 terdapat kerusakan pada beberapa komponen yaitu, piston, batang penghubung , poros c , ketup pengatur oli, bantalan, kepala silinder dan pin piston . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komponen kritis penyebab kerusakan mesin SWD unit 2 dan mengetahui penyebab kegagalan faktor peenyebabnya kegagalan mesin SWD unit 2, dan melakukan rekomendasi perbaikan komponen. Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) merupakan metode yang sistematis dan terstruktur untuk menganalisis serta mengidentifikasi penyebab kegagalan dalam sistem atau proses. Tujuan utamanya adalah membatasi dan menganalisis waktu terjadinya kegagalan. Dari hasil kajian atau analisis diperoleh nilai RPN nya yang sangat tinggi dengan urutan tiap komponen yaitu, kepala silinder nilai RPN sebesar 210, piston nilai RPN sebesar 150, ketup pengatur oli nilai RPN sebesar 144, dan batang penghubung nilai RPN sebesar 120. Faktor Penyebab kerusakan pada komponen kritis kepala silinder , piston, ketup pengatur oli, dan batang penghubung mesin diesel SWD unit 2, bahwa kerusakan disebabkan oleh faktor, mesin, dan material.
ANALISIS RANTAI NILAI PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH TENUN DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Ratu, Petra Junior; Tutuhatunewa, Alfredo; Camerling, Billy J.
i tabaos Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.2.104-114

Abstract

Tenun adalah kain tradisional yang biasa digunakan acara adat, budaya dan bahkan dalam keseharian di Nusa Tenggara Timur. Dalam penelitian ini, rantai nilai digunakan untuk mencari dan menentukan saluran rantai nilai yang paling efektif dan efisien. Identifikasi menggunakan konsep Porter (1985), Pemetaan (Mapping) dan Analisis Nilai tambah (Value Added), merupakan alat dan konsep yang menjadi bagian dari proses penelitian ini. Dengan begitu, analisis rantai nilai menghasilkan sebanyak 6 saluran pemasaran dengan alur yang berbeda-beda mulai dari petani hingga konsumen akhir. Margin pemasaran dan nilai tambah tertinggi untuk produk tenun selendang ada pada saluran ke-3 jenis tenunan Buna (70,38%, Rp 281.500/pcs), dan terendah pada saluran ke-2 jenis Futus (61,00%, Rp 122.000/pcs). Untuk sarung, tertinggi pada saluran ke-1 jenis Buna (67,88%, Rp 271.500/pcs) dan terendah pada saluran ke-2 jenis Futus (60,80%, Rp 152.000/pcs). Untuk selimut, tertinggi pada jenis Buna (78,87%, Rp 622.000/pcs) dan terendah pada jenis Futus (71,40%, Rp 287.000/pcs).
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KANTONG PLASTIK BERBAYAR TERHADAP GREEN BEHAVIOUR PARA RETAILER DI KOTA AMBON Debiyanti de Fretes; Dian P. Sahar; Mentari Rasyid
i tabaos Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.3.136-145

Abstract

Kantong plastik merupakan salah satu penyebab pencemaran lingkungan dan bahaya bagi kesehatan. Untuk itu, dibuat suatu kebijakan terkait penggunaan kantong plastik yang disebut dengan kantong plastik berbayar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai pengaruh kebijakan kantong plastik berbayar yang ramah lingkungan terhadap pola perilaku manusia (green behaviour) untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai pada retailer di Kota Ambon. Kebijakan tersebut mempengaruhi green behaviour. Green Behaviour dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya environmental knowledge, environmental attitude, green consumption, dan green perceived risk. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat di Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan Kriteria populasi yaitu konsumen yang berbelanja pada retailer di Kota Ambon dan sampel sebanyak 68 responden dengan menggunakan teknik nonprobability sampling (purposive sampling). Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis Structural Equation Modeling - Partial Least Square (PLS). Penelitian ini menemukan bahwa environmental knowledge, environmental attitude, green consumption dan green perceived risk berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap green behaviour. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan kebijakan dan melihat seberapa efektif kebijakan ini jika diterapkan di Kota Ambon.
PENGUKURAN EFISIENSI KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) TERHADAP KINERJA UMKM DI KABUPATEN MALUKU TENGAH MENGGUNAKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) MODEL VARIABLE RETURN TO SCALE (VRS) OUTPUT-ORIENTED Amien Harmady Tuahan; M. Thezar Afifudin; Dian P. Sahar
i tabaos Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.3.122-135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi teknis pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Maluku Tengah menggunakan pendekatan metode Data Envelopment Analysis (DEA) model Variable Return to Scale (VRS) Output-Oriented. DEA memberikan nilai efisiensi bagi setiap Decision Making Unit (DMU) dalam sampel, yang memungkinkan analis untuk mengidentifikasi DMU yang memerlukan perbaikan dan merencanakan tindakan yang sesuai. DMU yang dievaluasi dalam penelitian ini sebanyak 35 DMU yang menjadi pelaku UMKM di Kabupaten Maluku Tengah dengan menggunakan tiga input (Jumlah KUR, Total Penerimaan KUR, Biaya Operasional) dan dua output (Pendapatan, Profit). Data dianalisis menggunakan software MaxDEA Versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 pelaku UMKM yang memiliki kinerja efisiensi sebesar 100%, 2 pelaku UMKM dengan kinerja efisiensi di skala 90%-100%, 1 pelaku UMKM berada pada skala 80%-90%, 8 pelaku UMKM berada pada skala 60%-80%, dan pelaku UMKM yang memiliki kinerja yang tidak efisien berada dibawah 60% yaitu sebanyak 11 pelaku UMKM.

Page 8 of 10 | Total Record : 92