cover
Contact Name
Setyo Admoko
Contact Email
setyoadmoko@unesa.ac.id
Phone
+6282144347073
Journal Mail Official
physics@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetaahuan Alam Jl. Ketintang, Gd C3 Lt 1, Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inovasi Pendidikan Fisika
  • inovasi-pendidikan-fisika
  • Website
ISSN : 23024496     EISSN : 28303881     DOI : -
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika menerbitkan artikel hasil penelitian di bidang pendidikan fisika meliputi bidang Filsafat dan Kurikulum, Inovasi Pembelajaran, Media Pembelajaran dan Evaluasi Pembelajaran. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya sebanyak tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Juli, dan September.
Articles 241 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Pokok Bahasan Kalor untuk Melatihkan ‎Keterampilan Proses Sains Terhadap Hasil Belajar di SMAN 1 Sumenep‎ Wahyudi, Lutfi Eko; Supardi, Zainul Arifin Imam
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 2 (2013): Vol. 2 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan keterampilan proses sains dalam model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa dengan melatihkan keterampilan proses sains dalam model pembelajaran inkuiri terbimbing. Model penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan one group pre test post test design. Subyek penelitian yang digunakan yaitu siswa kelas X-6 SMAN 1 Sumenep. Data yang diperoleh antara lain hasil pre test, post test dan skor keterampilan proses sains. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan statistik yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Dari analisis uji-t diperoleh thitung sebesar -27,97 dengan nilai ttabel sebesar 2,04. Karena nilai ( t = -27,97 ) < (t 0,25/30 = -2,04 ) maka hipotesis H0 ditolak dan menerima H1 bahwa adanya perbedaan antara hasil nilai pre test dan post test. Berdasarkan hasil pengamatan lima aspek keterampilan proses sains antara lain, merumuskan hipotesis, mengidentifikasi variabel, merumuskan langkah percobaan, melakukan percobaan dan menganalisis data memperoleh kriteria cukup baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan melatihkan keterampilan proses sains dapat meningkatkan hasil belajar di kelas X-6 SMAN 1 Sumenep.
Pengaruh Pendekatan CTL Melalui Strategi TEQ Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMAN ‎‎16 Surabaya‎ Majid, Mohammad Sufaudin; Suprapto, Nadi
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 2 (2013): Vol. 2 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mendiskripsikan pengaruh pendekatan CTL melalui strategi TEQ terhadap hasil belajar siswa, jenis penelitian ini adalah penelitian experimental dengan desain korelasional dan randomized control-group pretest-post test dilakukan dengan diawali oleh penyusunan perangkat pembelajaran. Sampel berupa kelas kontrol dan eksperimen yang diambil dari siswa kelas X-5 sebagai eksperimen dan X-6 sebagai kontrol di SMAN 16 Surabaya tahun ajaran 2012/2013, mendapatkan hasil yang menyatakan bahwa hubungan pendekatan CTL melalui strategi TEQ terhadap hasil belajar siswa dalam persamaan regresi Yˆ=-21,151 + 1,282 X dengan koefisien korelasi sebesar 0,468, koefisien korelasi ini tergolong kriteria cukup baik. Jadi pendekatan CTL melalui TEQ berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Untuk uji-t diperoleh nilai thitung=7,890 lebih besar dari ttabel=1,671 yang menyatakan H1 diterima, dengan ketentuan H1: rata-rata hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol mengalamai perbedaan. Adapun kendala dalam penelitian ini adalah diperlukannya proses adaptasi siswa terlebih dahulu sebelum menerapkan pendekatan CTL melalui strategi TEQ, karena strategi ini merupakan strategi baru yang dialami siswa dan jumlah pertemuan yang sedikit menyebabkan hasil penerapan pendekatan CTL melalui strategi TEQ tidak optimal.
Korelasi Strategi Pembelajaran Learning by Questioning Terhadap Berpikir Kritis Siswa Kelas XI ‎SMAN 1 Gedangan‎ Alhamidy, Muhamad Hakim; Suprapto, Nadi
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 2 (2013): Vol. 2 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan hubungan antara strategi pembelajaran LBQ (Learning By Questioning) terhadap keterampilan berpikir kritis . LBQ merupakan suatu strategi pembelajaran berbasis pertanyaan yang dikembangkan dari strategi berbasis pertanyaan yang sudah ada yakni socrates method dan TEQ (Thinking Empowerment by Questioning). Aplikasi strategi pembelajaran LBQ melatihkan siswa kemampuan bertanya dengan terlebih dahulu diberikan pertanyaan yang bertingkat kesulitannya. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMAN 1 Gedangan dan rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional. Berdasarkan hasil penelitan dengan menggunakan analisis korelasi dan regresi didapatkan bahwa strategi pembelajaran ini memiliki pengaruh yang kuat terhadap keterampilan berpikir kritis dengan koefisien korelasi sebesar 0,723 dengan persamaan regresi Y=-141,9356 2,4862.
Pengaruh Strategi Motivasi Attention, Relevance, Confidance, Satisfaction (ARCS) dalam Model ‎Pembelajaran Langsung Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis di ‎Kelas X SMA Negeri 18 Surabaya Fatimah, Nurrrany; Abdullah, Abdul Aziz
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 2 (2013): Vol. 2 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil observasi yang dilakukan di SMA Negeri 18 Surabaya, masih banyak siswa yang belum termotivasi belajar, sehingga hasil belajar mereka cenderung rendah. Oleh sebab itu, peneliti mencoba menerapkan strategi motivasi ARCS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi motivasi ARCS dalam pembelajaran langsung terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan listrik dinamis. Rancangan penelitian ini adalah true experimental design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 18 Surabaya yang berjumlah enam kelas. Sampel penelitian terdiri dari tiga kelas eksperimen (X-1, X-2, X-3) dan satu kelas kontrol (X-4). Hasil pretest dianalisis dengan uji normalitas dan homogenitas. Dari hasil analisis uji normalitas dan homogenitas didapatkan semua kelas berdistribusi normal dan homogen. Dari hasil analisis uji-t dua pihak didapatkan thitung kelas X-1, X-2, dan X-3 berturut-turut sebesar 5,67, 5,83 dan 4,49 dengan ttabel sebesar 2,00. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen berbeda dengan kelas kontrol karena thitung tidak berada pada -ttabel < thitung < ttabel. Nilai thitung pada uji-t satu pihak kelas X-1, X-2, dan X-3 sama dengan thitung pada uji-t dua pihak dengan ttabel sebesar 1,67. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol karena thitung > ttabel. Dari analisis data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi motivasi ARCS dalam pembelajaran langsung berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan listrik dinamis di kelas X SMA Negeri 18 Surabaya.
Peran Analisis Tugas dalam Group Investigation untuk Meningkatkan Aktivitas Siswa dan ‎Pemahaman Konsep Siswa pada Pokok Bahasan Alat Optik Kelas X di SMAN 15 Surabaya‎ Widyagaraini, Puspita; Anggaryani, Mita
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 2 (2013): Vol. 2 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran analisis tugas dalam Group Investigation terhadap aktivitas siswa dan pemahaman konsep. Rancangan penelitian ini adalah one group pre-test post-test design, dengan sampel yang digunakan sebagai subyeknya adalah kelas X-1, kelas X-2, dan kelas X-10 di SMAN 15 Surabaya. Hasil pre-test dianalisis dengan uji normalitas dan homogenitas. Langkah selanjutnya siswa diberikan post-test, dari hasil nilai pre-test dan post-test dilakukan pengujian hipotesis menggunakan analisis statistik uji-t dua pihak untuk mengetahui perbedaan hasil rata-rata nilai pre-test dan post-test. Dari hasil uji menunjukkan bahwa rata-rata hasil pre-test dan post-test di ketiga kelas berbeda. Sehingga menunjukkan bahwa hasil post-test lebih baik dari hasil pre-test. Hubungan hasil analisis tugas dengan hasil pemahaman konsep ditunjukkan dengan regresi Y= 209.64-1.607X dan koefisien determinasi sebesar 96%. Hubungan hasil analisis tugas dengan hasil aktivitas siswa ditunjukkan dengan regresi Y=X dan koefisien determinasi sebesar 100%. Hubungan hasil aktivitas siswa dengan hasil pemahaman konsep ditunjukkan dengan regresi Y= 11.579+0.7895X dan koefisien determinasi sebesar 16%.
Telaah Hukum Kekekalan Energi Mekanik pada Sistem Dua Fluida untuk Meningkatkan ‎Pemahaman Konsep Siswa Megasari, Ratih Purwati
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 2 (2013): Vol. 2 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pemanfaatan telaah hukum kekekalan energi mekanik pada sistem dua fluida dengan beda kerapatan terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa melalui visualisasi video percobaan gravity current di laboratorium. Sebagai hasil dari penelitian praexperimental dengan desain one group pre-test post-test, didapatkan pemahaman siswa kelas XI IPA SMAN 2 Lamongan setelah pembelajaran yang belum dapat mencapai ketuntasan secara klasikal. Hal ini ditunjukkan dengan hasil rata-rata post-test yang berada di bawah KKM yang ditetapkan. Namun demikian hasil analisis hubungan antara pre-test dan post-test siswa dengan menggunakan uji t berpasangan menunjukkan bahwa pemahaman konsep yang diperoleh siswa dalam penelitian ini berbeda secara signifikan dengan peroleha skor gain ternormalisas klasikal sebesar 0,36 yang berkategori sedang.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dengan Media Physicround pada Materi ‎Cahaya Setianingrum, Rika Pristianti; Sunarti, Titin
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 2 (2013): Vol. 2 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Togethere) dengan media physicround pada materi cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan media physicround, mendeskripsikan prestasi belajar siswa dan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan media physicround. Rancangan penelitian menggunakan true experiment design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 4 Ponorogo. Sampel penelitian kelas terdiri dari dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Berdasarkan data dan analisis, 1)Hasil penelitian keterlaksanaan pembelajaran dari observer sebesar 3.114%. 2)Prestasi belajar siswa di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol, dengan thitung kelas eksperimen berturut-turut sebesar 7,93 dan 10,83 lebih besar dari ttabel 2,00. 3)Respons siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan media physicround secara umum baik. Respons siswa tertinggi terdapat pada aspek ketiga dan keenam yaitu siswa lebih mudah memahami materi fisika dan lebih berani menyampaikan pendapat persentase sebesar 86.11% dan 87,5% . Hasil pnelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan media physicround berpengaruh pada prestasi belajar siswa dan siswa memiliki respon yang positif. Untuk penelitian lebih lanjut, media physicround dapat digunakan untuk pemahaman konsep sehingga prestasi belajar siswa dapat tercapai dengan baik.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Menggunakan Media Komik pada Pengajaran ‎Fisika Pokok Bahasan Listrik Dinamis Kelas X di SMA Negeri 2 Bangkalan Suciati, Suciati; Abdullah, Abdul Aziz
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 2 (2013): Vol. 2 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi penggunaan media komik dalam pengajaran dapat membangkitkan minat belajar siswa sehingga siswa akan terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang baik akan menunjang keberhasilan suatu pendidikan. Diharapkan dalam proses pembelajaran, siswa banyak terlibat dan belajar dalam kondisi yang menyenangkan. Namun, hal ini tidak sesuai dengan fakta yang ada karena 95% siswa merasa kurang tertarik membaca buku pelajaran fisika dan 87% siswa memiliki minat belajar yang rendah dengan menggunakan referensi atau media belajar yang mereka gunakan selama ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan perangkat pembelajaran dengan menggunakan media komik pada pokok bahasan listrik dinamis di SMA Negeri 2 Bangkalan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan memusatkan pada pengembangan perangkat pembelajaran dengan menggunakan media komik. Desain penelitian yang digunakan yaitu 4-D yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate atau diadaptasi menjadi 4-P yang terdiri dari pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan dengan uji coba terbatas pada 20 siswa kelas X-H SMA Negeri 2 Bangkalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran dengan menggunakan media komik dapat digunakan dalam proses pengajaran Fisika karena memenuhi tiga kriteria yaitu sangat layak digunakan berdasarkan penilaian buku ajar siswa dan LKS masing-masing menurut ahli media sebesar 91.15% dan 84.90% sedangkan menurut ahli materi sebesar 88.00% dan 86.67 %, praktis karena siswa tidak mengalami kesulitan dalam menggunakannya dan efektif karena mendapat respon dari siswa sebesar 87.88% sehingga tergolong dalam kriteria sangat positif serta hasil belajar siswa pun baik secara kognitif atau psikomotor 100% tuntas. Jadi, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan ini menjadi salah satu solusi peningkatan kualitas pengajaran dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran Fisika kelas X di SMA Negeri 2 Bangkalan.
Pemanfaatan Visualisasi Video Percobaan Gravity Current untuk Meningkatkan Pemahaman ‎Konsep Fisika pada Materi Tekanan Hidrostatis Ain, Trise Nurul
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 2 (2013): Vol. 2 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa dengan memanfaatkan visualisasi serangkaian video percobaan gravity current pada materi pokok tekanan hidrostatis. Metode yang digunakan adalah One Group Pre-Test Post-Test Design dengan menggunakan satu kelas sampel penelitian. Pre-Test diberikan sebelum perlakuan untuk mengukur pemahaman awal siswa sedangkan Post-Test diberikan untuk mengukur pemahaman akhir siswa setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil Pre-Test dan Post-Test didapatkan nilai uji-t berpasangan sebesar 27,93. Nilai tersebut lebih besar dari ttabel sehingga Ho ditolak dengan reliabilitas 95%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman konsep siswa yang signifikan. Hasil dari analisis skor gain ternormalisasi didapatkan 22 siswa (64,7%) mendapatkan skor gain tinggi dan 12 siswa (35,3%) mendapatkan skor gain sedang serta skor gain rata-rata keseluruhan siswa sebesar 0,74 yang berkategori tinggi. Keterlaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan visualisasi video percobaan gravity current pada RPP 1 dan RPP 2 yang diamati oleh dua orang pengamat adalah terlaksana dengan baik. Siswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran yang dilaksanakan.
Pengaruh Strategi Pembelajaran MURDER (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review) ‎Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Alat-Alat Optik di SMAN I Puri Mojokerto Hidayatiningsih, Triya; Suprapto, Nadi
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 2 (2013): Vol. 2 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design di SMAN I Puri Mojokerto yang bertujuan untuk mendiskripsikan hubungan antara strategi pembelajaran MURDER (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review) terhadap hasil belajar siswa. MURDER merupakan suatu strategi pembelajaran dengan 6 tahapan kegiatan pembelajaran yang meliputi fase mood dengan memberikan motivasi berupa fenomena pada siswa, fase understand dengan menggaris bawahi poin-poin penting, fase recall dengan mendiskusikan poin-poin penting, fase digest dengan melakukan percobaan terkait pokok bahasan, fase expand dengan melakukan studi literatur dan fase review dengan mengulas singkat keseluruhan materi. Strategi pembelajaran MURDER pada tiap KBM juga diterapkan dengan memberikan lembar evaluasi siswa sesuai dengan 6 tahapan pembelajaran pada strategi pembelajaran MURDER. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas X di SMAN 1 Puri Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pengelolaan pembelajaran dengan menerapkan strategi pembelajaran MURDER pada kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan baik namun masih terkendala dengan pengelolaan waktu. Hasil analisis dengan menggunakan analisis korelasi dan regresi juga menunjukkan bahwa strategi pembelajaran MURDER memiliki pengaruh yang kuat terhadap hasil belajar siswa dengan koefisien korelasi sebesar 0,69 dan dengan persamaan regresi Y=18.63+ 0.78x serta siswa mempunyai respons yang baik terhadap penerapan strategi pembelajaran MURDER. Berdasarkan hasil di atas, peneliti menyarankan untuk menyusun perencanaan waktu yang baik agar setiap fase pembelajaran dapat dilaksanakan dengan maksimal serta dilakukan inovasi pada lembar evaluasi MURDER.