cover
Contact Name
Muhamad Ridwan Effendi
Contact Email
satwika@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
satwika@unj.ac.id
Editorial Address
Gedung K, Lt II, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur - DKI Jakarta, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Satwika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28099621     DOI : https://doi.org/10.21009/satwika.
Sebagai jurnal peer-review community engagement dan akademik layanan publik, Satwika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat terbit dua kali dalam setahun, pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini membina dan berbagi sumbangsih akademis dalam rangka mengupas isu-isu dalam ilmu-ilmu sosial dan humaniora, serta permasalahan dan kebutuhan sosial. Jurnal ini memuat artikel-artikel dari kegiatan kemasyarakatan dan pengabdian masyarakat dalam disiplin ilmu-ilmu sosial dan humaniora, seperti kewarganegaraan, hukum, sejarah, ekonomi, sosiologi, geografi, antropologi, politik, budaya, agama, dan perspektif pendidikan seperti Pendidikan Kewarganegaraan, Geografi Pendidikan, Pendidikan Sosiologi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Antropologi, Pendidikan Agama, Ilmu Komunikasi untuk Keperluan Pendidikan, dan ilmu-ilmu sosial lain yang relevan.
Articles 88 Documents
Pengenalan Sejarah dan Budaya Indonesia dan Taiwan bagi Generasi Muda Kurniawati; Sim Y.H. Teddy; Nur Fajar Absor; Lobelia Asmaul Husna; Pamela Ayesma
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SATWIKA: Volume 5, Number 2, December 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.050202

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sejarah dan budaya pada generasi muda, seperti yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat Kolaboratif Internasional Universitas Negeri Jakarta dengan National Chung Cheng University, Taiwan. Topik utama dalam pengabdian ini adalah “Migrasi Austronesia dan hubungannya dengan Taiwan dan Indonesia”. Pemilihan topik ini didasarkan alasan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia diketahui adalah suku Austronesia, yang berasal dari wilayah Taiwan. Adapun tahapan metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari: pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelaksanaan. Adapun hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman, pengetahuan, dan wawasan pada mahasiswa National Chung Cheng University, Taiwan dan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta tentang hubungan sejarah antara Indonesia dan Taiwan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pedoman dan rujukan untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Indonesia dan Taiwan.
Optimalisasi Pembelajaran bahasa Arab berbasis kearifan lokal di Madrasah Diniyah Takmiliyah Kefi Fadhilah; Pepep
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SATWIKA: Volume 5, Number 2, December 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.050207

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan kompetensi santri melalui model pendampingan dan pemberdayaan berkelanjutan berbasis komunitas Madrasah Diniyah Takmiliyah Istiqomah Cipada Bandung merupakan lembaga pendidikan keagamaan nonformal yang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter dan kompetensi santri. Namun, keterbatasan sarana, metode pembelajaran, serta minimnya akses pada inovasi pendidikan menjadi tantangan yang berpengaruh pada kualitas lulusan.. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, wawancara mendalam dengan pengurus dan guru, penyebaran kuesioner kepada santri, serta pelatihan dan pendampingan berbasis kebutuhan lokal. Data dikumpulkan dari santri, tenaga pendidik, dan masyarakat sekitar sebagai sumber informasi utama. Objek kegiatan adalah seluruh santri dan tenaga pendidik Madrasah Diniyah Takmiliyah Istiqomah, dengan lokus di Desa Cipada, Kabupaten Bandung Barat. Dugaan sementara, melalui penerapan pendekatan berbasis komunitas, akan tercipta peningkatan signifikan pada keterampilan akademik, spiritual, dan sosial santri, disertai penguatan kolaborasi antara madrasah, keluarga, dan lingkungan.
Pembentukan Karakter Keindonesiaan Melalui Pengintegrasian Sejarah Lokal Dalam Mata Pelajaran Sejarah untuk Meningkatkan Nasionalisme Siswa SMP Negeri 133 Jakarta di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta Nur Aeni Marta; Diki Tri Apriansyah Putra; Sekar Ayuning Tias
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SATWIKA: Volume 5, Number 2, December 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.050206

Abstract

Tujuan pembelajaran sejarah adalah membentuk karakter bangsa sehingga memiliki peran yang penting dalam membentuk kesadaran kebangsaan dan menanamkan nilai keindonesiaan bagi generasi muda. Namun seringkali pembelajaran sejarah dianggap membosankan, kurang menarik minat belajar siswa apabila hanya menekankan materi yang ada di buku teks yang narasi sejarahnya lebih bersifat nasional sehingga siswa kurang merasakan manfaat untuk kehidupan nyatanya. Untuk itu perlu inovasi baik strategi, media maupun bahan ajar dikaitkan dengan sejarah lokal yang memiliki nilai kearifan yang sangat berguna bagi pembentukan karakter bangsa. Dalam rangka itu, dilakukan penerapan pembelajaran yang inovatif, integrative dengan sejarah lokal, di SMPN 133 Jakarta Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Metode pelaksanaan  dilakukan melalui workshop dan untuk mengukur keberhasilan dilakukan penyebaran angket kepada 20 siswa/peserta. Kegiatan ini dapat dikatatakan berhasil memberikan kesadaran nasionalisme yang merupakan fondasi karakter Keindonesiaan. Hasil angket menunjukkan bahwa (95%) siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap materi sejarah lokal, (100%) siswa menilai pembelajaran menjadi lebih menarik dan relevan, serta (95%) siswa menyatakan bangga terhadap peninggalan sejarah di Kepulauan, Emodul terintegrasi sejarah lokal menumbuhkan rasa cinta tanah air (86%) dan kesadaran persatuan (90%). Dengan demikian disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian berupa penerapan e modul terintegrasi sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah, terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, membentuk karakter keindonesiaan, dan memperkuat nasionalisme generasi muda di lingkungan sekolah.
Edukasi Pengelolaan Sampah Menggunakan Incinerator dan Biopori Bersama Omah Dongeng Sangkara untuk Mengurangi Dampak Sosial dan Lingkungan di Kelurahan Patemon Fahrudin Hanafi; Muhammad Fauzan Ramadhan; Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq; Muhammad Ihsanurrohman; Rafika Fitri; Arina Sofiyatur Rohmah
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SATWIKA: Volume 5, Number 2, December 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.050201

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah, masih menjadi tantangan utama di Indonesia akibat peningkatan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan keterbatasan sistem pengelolaan sampah. Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi permasalahan tersebut, yang ditandai dengan masih maraknya praktik pembakaran sampah terbuka oleh masyarakat. Praktik ini dianggap praktis, namun berdampak negatif terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan melalui kegiatan edukasi serta penerapan teknologi incinerator skala kecil dan lubang resapan biopori bekerja sama dengan Komunitas Omah Dongeng Sangkara. Metode yang digunakan adalah Participatory Action and Learning System (PALS) dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat pada seluruh tahapan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus–September 2025 dengan sasaran masyarakat Kelurahan Patemon. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi perilaku. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan masyarakat sebesar 15,69%, dari 78,43% menjadi 94,12%. Selain itu, masyarakat menunjukkan komitmen untuk menghentikan praktik pembakaran sampah terbuka dan mulai mengadopsi teknologi pengelolaan sampah yang diperkenalkan. Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 (Quality Education), SDGs 11 (Sustainable Cities and Communities), SDGs 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDGs 13 (Climate Action).
Pentingnya Pemahaman Jurnalistik bagi Pegiat Media Digital Kategori Blogger Dudi Rustandi; Yogie Alwaton
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SATWIKA: Volume 5, Number 2, December 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.050209

Abstract

Blogger merupakan salah satu pelaku ruang digital yang aktif menyebarluaskan informasi, baik melalui blog maupun media sosial. Sebagai pelaku media digital, blogger fokus menyebarluaskan informasinya melalui tulisan di media blog, kemudian menyebarkannya melalui media sosial. Konten yang dipublikasikan ditujukan agar dapat dibaca oleh pengguna sehingga memiliki nilai guna bagi para pembacanya. Namun, berdasarkan pengamatan, hampir tidak ada blogger yang berlatar belakang pendidikan jurnalistik atau ilmu komunikasi. Selain itu, pengetahuan dan keterampilan blogger yang sesuai dengan kaidah jurnalistik juga masih minim. Oleh karena itu, dosen Universitas Telkom menggagas kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk menyelenggarakan pelatihan Jurnalistik bagi Komunitas Blogger Bandung. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memfasilitasi Komunitas Blogger Bandung agar memiliki keterampilan menulis dan berbagi informasi sesuai dengan kaidah jurnalistik. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah melalui pembelajaran pengabdian. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan pengamatan, dilanjutkan dengan implementasi berupa penyampaian materi workshop dan diskusi. Kegiatan diakhiri dengan penyediaan tautan survei kepuasan. Luaran dari kegiatan ini berupa penerbitan rilis di media massa dan penyusunan laporan akhir. Berdasarkan hasil yang diperoleh, kegiatan ini mencapai hasil yang sangat baik. Peserta mitra sepakat bahwa materi yang disampaikan memiliki kualitas yang baik dalam menarik minat peserta mitra sasaran.
Psikoedukasi Pola Asuh Positif dan Komunikasi Efektif Kader dalam Pencegahan Stunting di Kelurahan X Bagus Urip Sujiwo
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): SATWIKA: Volume 6, Number 1, June 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.060101

Abstract

Stunting merupakan permasalahan multidimensional yang tidak hanya berkaitan dengan kekurangan gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas pola asuh dan aspek psikososial keluarga. Permasalahan stunting di Kalurahan X tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga dengan rendahnya pemahaman pengasuhan positif, kualitas komunikasi keluarga, dan keterlibatan kader posyandu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dan stakeholder komunitas dalam memahami stunting dari sisi psikososial serta menerapkan komunikasi efektif kepada keluarga balita. Metode yang digunakan meliputi asesmen komunitas melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, focus group discussion (FGD), analisis data sekunder, serta intervensi psikoedukasi yang berisi materi stunting, pola asuh, pengasuhan positif, dan simulasi komunikasi efektif. Peserta kegiatan adalah kader posyandu, dukuh, dan perangkat kalurahan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap stunting sebagai masalah multidimensional, perubahan cara pandang terhadap pentingnya pola asuh positif, serta mulai digunakannya materi psikoedukasi dalam kegiatan posyandu. Evaluasi dan monitoring satu bulan pascakegiatan memperlihatkan respons positif dari kader dan dukuh, meningkatnya kemampuan peserta menjelaskan kembali materi, serta mulai adanya penyisipan edukasi pola asuh positif kepada ibu balita. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan psikoedukasi berbasis komunitas berpotensi memperkuat pencegahan stunting melalui perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik pengasuhan.
Pengabdian Akademik dalam Metode Pengajaran Kitab Bulughul Maram untuk Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Santri PP. As-Syukri Sumber Payung Haqiqi Masrurotul Aini
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): SATWIKA: Volume 6, Number 1, June 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.060102

Abstract

Pengabdian akademik ini bertujuan meningkatkan pemahaman keagamaan santri melalui pengajaran Kitab Bulughul Maram di Pondok Pesantren As-Syukri Sumber Payung Ganding Sumenep Madura pada tanggal 1 Maret 2026 sampai tanggal 1 April 2026 . Tidak bisa dipungkiri bahwa, hadis sebagai sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur'an memiliki peran penting dalam menjelaskan berbagai ketentuan syariat. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk kajian hadis rutin mingguan yang diikuti santri tingkat MTs, MA, dan SMA. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi langsung terhadap proses pembelajaran. Pengajaran dilakukan menggunakan metode bandongan atau wetonan, yaitu kiai membacakan, menerjemahkan, dan menjelaskan hadis-hadis dalam Kitab Bulughul Maram, sedangkan santri menyimak dan memberi makna pada teks kitab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap hadis-hadis hukum yang berkaitan dengan ibadah dan kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme belajar, kedisiplinan, dan kemampuan santri dalam memahami teks berbahasa Arab. Dengan demikian, pengajaran Kitab Bulughul Maram menjadi sarana yang efektif dalam memperkuat pemahaman keagamaan santri di lingkungan pesantren.
Diseminasi Riset Sejarah Austronesia: Penguatan Kompetensi Akademisi & MGMP Sejarah DKI Jakarta Kurniawati; Sim Y.H Teddy; Nur Fajar Absor; Diki Tri Apriansyah Putra; Afifah Sholihah; Maisarah; Pamela Ayesma; Atief Arezal Fatah Timur; Panji Rayhan Sultoni; Muhammad Ar Rayyan
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): SATWIKA: Volume 6, Number 1, June 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.060103

Abstract

Penguatan pembelajaran sejarah dan multikulturalisme sangat penting bagi seluruh kalangan, baik siswa, guru ataupun mahasiswa secara umum. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat terutama mahasiswa dan guru MGMP Jakarta Timur melalui pendekatan pedagogis inovatif. Topik utama kegiatan kolaborasi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan National Chung Cheng University, Taiwan mengangkat tema “Migrasi Austronesia dan Pembentukan Masyarakat Multikultural Indonesia”. Pemilihan topik ini didasari oleh kajian mengenai asal muasal nenek moyang bangsa Indonesia sebagai bagian dari masyarakat penutur Austronesia yang berasal dari Taiwan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 tahap: pra-pelaksanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman bagi keseluruhan peserta secara signifikan. Mahasiswa mendapat penguatan kompetensi dan wawasan berbasis historiografi komparatif berskala internasional, sementara para guru menunjukkan penguatan materi dan ketertarikan akan materi sejarah bertopik multikulturalisme untuk menjadi bahan ajar yang bersifat aplikatif. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi komitmen kuat serta mempererat hubungan, baik antara Indonesia dan Taiwan, terutama dalam esai-esai sejarah pada masing-masing bangsa.